Senin, 17 Februari 2020

Karya Bhakti TNI Koramil 01 Jepara, Buka Akses Jalan Baru

Targethukumonline. Jepara - Danramil 01 Jepara Kapten Chb Edi Susanto pimpin langsung Pelaksanaan Progam Kegiatan Karya Bhakti TNI Satkowil Koramil 01 Jepara Semester 1 Tahun 2020 di dukuh Sokolimo Rt 01 RW 05 Kelurahan Bapangan, Jepara kota, (16/02/20).

Berjuang, mengabdi & membangun negeri demi NKRI.

Karya bhakti yang bertema “Melalui Karya Bakti Yang Adaptif Kita Ciptakan Ruang Juang dan Kondisi Juang Yang Tangguh”, tersebut diikuti oleh seluruh anggota Koramil 01 Jepara, 3 anggota Polsek Jepara kota, perangkat Kelurahan Bapangan, Linmas, ormas dan warga Sokolimo Bapangan.
Sebelumnya, Babinsa setempat Serda Suwono sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, baik dari warga, tokoh masyarakat dan pihak pemerintah kelurahan untuk membuka lahan di Sokolimo menjadi jalan.

Menurut Danramil, karya bhakti kali ini membuka lahan tidur untuk akses jalan umum, dimana tanah sebelumnya merupakan milik warga yang dihibahkan untuk pembuatan jalan.

“Inilah bukti semangat gotong royong warga Sokolimo, dimana sebelumnya jalan ini berupa lahan kosong.

Setelah ada kesepakatan warga untuk membuka jalan ini menjadi lebih lebar, kita bantu pengerjaannya,” ujarnya.

Danramil menambahkan, karya bhakti yang dilakukan dengan membuat parit dan membangun pondasi batas pinggir jalan sepanjang 100 meter dan untuk pembuatan jalan selebar 2,5 meter.

“Saya pribadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. 

Semoga dengan adanya jalan ini dapat memperlancar roda perekononiam warga. Tetap guyub dan semangat,” imbuh Danramil. (J-TEAM)
Share:

Primkop Kartika C 08 Kodim Jepara Gelar Rapat Anggota Tahunan ke 51

Targethukumonline. Jepara - Sebanyak 218 anggota Primer Koperasi Kartika C.08 Kodim 0719 Jepara mengikuti Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke 51 Tutup Buku Tahun 2019 di Aula Makodim 0719 Jepara, Jl R.W. Monginsidi No 08 Jepara, Senin tgl (17/02/20).

Kapten Yashadi mendapatkan doorprize sebuah TV.

Acara yang bertema “Dengan Semangat Kebersamaan, Kemandirian dan Kinerja Yang Baik Kita Tingkatkan Peran Koperasi Dalam Menunjang Kesejahteraan Prajurit dan PNS TNI AD” ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0719 Jepara Letkol Arm Suharyanto, Kasdim Mayor Inf M Nurul Chabibi, Kapuskopad Dam IV Diponegoro yang diwakili Mayor Cba Susi, Kepala Primkop Kartika C.08 Kodim 0719 Jepara Kapten Inf Sumidi, Ka Dinas Koperasi dan UKM Jepara Eriza, perwakilan Persit KCK Cab XL dan seluruh anggota koperasi Kodim 0719 Jepara.

Rapat Anggota Tahunan merupakan ciri dan sendi utama dalam menggerakkan koperasi, oleh karenanya merupakan hal wajib untuk di lakukan.

Selain itu, RAT juga merupakan implementasi dan semangat yang harus hidup dalam koperasi yaitu asas kekeluargaan dan sebagai wujud pertanggungjawaban mengemban tugas dalam pengelolaan Koperasi Kodim 0719 Jepara.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim sekaligus pembina Primer Koperasi Kartika C.08 Kodim 0719 Jepara menyampaikan bahwa koperasi ada, untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Oleh karena itu untuk kedepan, para anggota koperasi dapat memanfaatkannya dalam berbelanja secara maksimal.

“Saat ini untuk koperasi Kartika C.08 sudah mulai ada peningkatan, hal ini dibuktikan dengan adanya doorprize yang di siapkan dalam RAT, untuk itu terus tingkatkan lagi demi kesejahteraan anggota,” tutur Dandim.

Sementara Mayor Cba Susi mewakili Kapuskopad Kartika Kodam IV Diponegoro mengharapkan, Koperasi Kartika C.08 untuk membenahi struktur kepengurusan, karena didapati dalam kepengurusan tidak tercantum sekretaris.

Lebih lanjut, Mayor Susi menyampaikan, secara penilaian peningkatan koperasi Kartika C.08 dalam Rentabilitas dimana perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba selama periode tertentu cukup baik mencapai 10 persen lebih sehingga hal tersebut mendapatkan nilai yang positif.

“Primer Koperasi Kartika C.08 secara umum kemajuannya meningkat sangat seknifikan, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya omset dan saldo yang dimiliki oleh Koperasi. 

Hal tersebut dapat terwujud berkat kerjasama yang baik antara pihak Koperasi dan konsumen,” jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian doorprize bagi peserta yang beruntung, yakni berupa TV 32 inch, kulkas, sepeda gunung, mesin cuci, kompor gas, kipas angin dan lain sebagainya. (J-TEAM)
Share:

Sabtu, 15 Februari 2020

Ratusan Sepeda Tua Meriahkan Universary KOSTI Pati

Targethukumonline. Pati - Ratusan sepeda tua pagi tadi terlihat berkeliling kota Pati, bukan acara pawai ataupun karnaval, namun acara tersebut adalah dalam rangka memperingati hari jadi Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Korwil Pati yang ke 1.

Universary Kosti Pati dimeriahkan oleh ratusan komunitas sepeda onthel.

Selain ngonthel bareng keliling kota Pati yang diikuti oleh 550 orang peserta untuk memeriahkan universary KOSTI Pati yang pertama, panitia juga mengadakan acara syukuran dan tumpengan yang dipusatkan di aula Suluh Bhakti Kodim 0718 Pati, Minggu tgl (16/02/20).

Acara ngonthel bareng Dandim Pati dan Bupati Pati pagi tadi terlihat sangat meriah karena pemandangan seperti ini termasuk langka karena jarang sekali terjadi.

Melihat ratusan sepeda tua berkeliling kota Pati, mengingatkan pada tahun 70 atau 80 an karena dimasa itulah sepeda tua paling banyak digunakan sebagai alat transportasi.

Namun kini sepeda tua tersebut sudah jarang dijumpai karena sudah termasuk barang langka serta antik sehingga hanya kolektor atau orang - orang tertentu saja yang tergabung dalam komunitas seperti KOSTI yang memiliki sepeda tua semacam itu.

Sekitar pukul 06.40 WIB ngonthel keliling kota diberangkatkan oleh Dandim Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE start dari halaman Kodim 0718 Pati berkeliling kota Pati menempuh jarak sekitar 7 km dan finish kembali di halaman kodim Pati.

Tidak disangka - sangka, acara tersebut juga mendapat apresiasi dari orang nomor satu di kabupaten Pati yang tampak hadir dan ikut ngonthel bersama KOSTI. 

Selain Bupati dan Komandan Kodim Pati, terlihat pula dalam rombongan tersebut adalah Wakapolres Pati Kompol I Wayan Rudy S, SH.M.Pd.H., Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag.Msi., para Perwira Staf Kodim 0718 Pati, seluruh Danramil 0718 Pati dan para Ketua Komunitas Sepeda Tua masing - masing kecamatan sekabupaten Pati bersama anggota komunitas.

Setelah ngonthel keliling kota Pati, acara dilanjutkan dengan syukuran dan potong tumpeng bertempat di aula Suluh Bhakti Kodim Pati.

Membuka acara tersebut, Ketua Panitia Endro sriyoto yang merupakan wakil ketua KOSTI Korwil Pati menyampaikan terima kasih kepada forkopimda Pati yang berkenan hadir serta telah memberikan fasilitas kepada KOSTI berupa perijinan kegiatan.

"Pada kesempatan pagi hari ini kita juga mendapatkan tamu yang luar biasa yaitu Lio dari Banyuwangi, yang telah sukses sekitar 8 bulan lalu melaksanakan ngontel, berangkat dari Banyuwangi menuju ke titik nol Indonesia yaitu di Aceh kemudian kembali lagi ke Banyuwangi.

"Saya selaku panitia serta seluruh anggota pasti sudah berupaya semaksimal mungkin menyiapkan acara ini yang terbaik, namun pada kenyataannya hanya inilah yang dapat kami suguhkan, untuk itu saya mewakili panitia mohon maaf yang sebesar - besarnya," ucap Endro.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Pati H. Haryanto, SH.MM.MSi menyampaikan apresiasi kepada KOSTI karena dengan sepeda ontel bisa guyub rukun sekaligus berolah raga murah meriah tapi bisa membuat badan sehat.

"Saya mengucapkan selamat ulang tahun yang pertama kepada KOSTI, semoga jaya selalu.

Dan semoga kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan karena untuk ajang silaturahmi sesama komunitas Onthel supaya dapat guyup rukun," tutur Haryanto. (ROI)
Share:

Atlet Muda Yongmoodo Kabupaten Pati Siap Berprestasi di PORPROV Jateng

Targethukumonline. Pati - Untuk menyongsong kejuaraan POR PROV Jateng yang rencana akan digelar di Pati Raya tahun 2022 kedepan, cabang olahraga (Cabor) yongmoodo kabupaten Pati yang berhome Base di Markas Kodim 0718 Pati menggembleng atlet - atlet muda.

Atlet muda Pati siap menyongsong kejuaraan Porprov.

Tidak tanggung - tanggung, selama tiga kali dalam seminggu atlet - atlet muda yang rata - rata masih duduk di bangku SMA/SMK di wilayah kabupaten Pati ini digembleng setiap hari selasa, kamis dan sabtu mulai pukul 16.00 WIB sampai menjelang magrib.

Sederet nama pelatih yongmoodo kodim 0718 Pati cukup dikenal dan sudah memiliki nama besar dilingkup Jawa Tengah serta di wilayah kabupaten Pati adalah Serka Slamet sebagai ketua pelatih, Sertu Amino, Sertu Handik , Serda Supri dan Kopda Joko.
Kelima pelatih tersebut sudah mempunyai kualifikasi Dan Satu atau Sabuk Hitam.

Cabor yongmoodo tercatat masuk dan diakui oleh KONI Kabupaten Pati mulai pada tahun 2018, dan pada tahun yang sama atlet yongmoodo kabupaten Pati yakni Serda Sutikno langsung tancap gas pada gelaran POR PROV JATENG yang berlangsung di Solo dengan menyumbangkan 1 Medali perunggu.

Ditemui selesai latihan hari sabtu, 15 februari 2020, Serka Slamet kepala pelatih Cabor yongmoodo kabupaten Pati menuturkan bahwa persiapan menuju POR PROV Jateng 2022 dia sudah mempersiapkan sejumlah atlet muda yang setiap tiga hari dalam seminggu melaksanakan latihan yang dipusatkan di aula Suluh Bhakti Kodim Pati.

"Ada dua puluh orang adik - adik yang sudah aktif mengikuti latihan yongmoodo di Kodim Pati," ujarnya.

"Alhamdulillah kami sudah memiliki sarana prasarana yang cukup lengkap.

Ini semua berkat dukungan dari semua pihak yang peduli yakni dari KONI, Pemda dan Komandan Kodim selaku ketua sekaligus Pembina Cabor Yongmoodo sehingga kami dapat membina atlet - atlet muda di Pati, " kata Slamet.

Slamet juga menjelaskan tentang apa itu yongmoodo yang belum dikenal luas atau sepopuler cabor lainnya, serta tingkatan sabuk dalam yongmoodo yang diawali dari sabuk berwarna putih kemudian kuning, hijau, biru, merah dan puncaknya adalah sabuk hitam atau Dan Satu.

"Mohon doa serta dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Pati agar Cabor yongmoodo dapat meraih prestasi lagi untuk mengharumkan kabupaten Pati," ucapnya. (ROI)
Share:

Prajurit Yonif MR 411/PWD Kostrad Bantu Dinas Ketahanan Pangan Merauke Gelar Pasar Murah

Targethukumonline. Merauke - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Yanggandur, yang dipimpin Danpos Serka Supriyadi beserta 8 orang anggotannya turut membantu Dinas Ketahanan Pangan Merauke dalam penyelenggaraan pasar murah di halaman balai kampung Yanggandur, Distrik Sota, kab. Merauke, Papua, Minggu tgl (16/02/20).

Pasar murah sebagai bentuk wujud kepedulian dalam rangka HUT ke 118.

Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Merauke ke-118 tahun 2020, dengan tujuan menyediakan sembako dengan harga lebih murah dari yang dijual dipasaran bagi masyarakat diperbatasan RI-PNG tepatnya di kampung Yanggandur.

“Harga paket sembako pada pasar murah ini dijual jauh dibawah harga pasaran, seperti telur, beras, kopi, teh, mie instan, minyak goreng dan sarden, sehingga meringankan pengeluaran masyarakat yang tinggal diperbatasan dalam memenuhi kebutuhannya sehari - hari," ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Merauke Sem Imbenai.

Tambahnya, Pihaknya juga sangat berterimakasih kepada Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang telah membantu menyiapkan tenda serbaguna TNI dan turut membantu menjadi petugas yang melayani masyarakat dalam pembelian sembako saat kegiatan pasar murah berlangsung.

Sementara itu, Serka Supriyadi mengatakan, senang bisa terlibat dan membantu Dinas Ketahanan Pangan Merauke untuk mensukseskan acara pasar murah di kampung Yanggandur, tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena bisa mendapatkan sembako dengan harga murah dan terjangkau.

Disela-sela sibuknya petugas melayani penjualan, salah satu masyarakat kampung Bapak Sebianus Maiwa (45) merasa senang dan sangat berterimakasih dengan kegiatan pasar murah yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Merauke di kampung Yanggandur.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Merauke, Kepala Distrik Sota, Danramil Sota, Wadansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad, Kapolsek Sota, Kepala Kampung Yanggandur dan seluruh warga masyarakat Kampung Yanggandur. (Budhy Fajar)
Share:

Kisah Inspiratif Warung Mobile Nasi Sedekah 2000 di Jepara

Targethukumonline. Jepara - Berawal dari ide membuat warung konvensional untuk bersedekah, Pak Zaki mencoba mendiskusikan kepada teman-teman yang akhirnya di buatlah warung sedekah 2000 dengan cara berkeliling tempat menggunakan mobil, Minggu tgl (16/02/20).

Warung mobile sedekah sarana berbagi untuk sesama.

"Ya ide itu berawal dari keinginan membuat warung sedekah dan saya diskusikan kepada teman - teman maka jadilah warung sedekah dengan konsep warung mobile yang dapat di gunakan untuk berkeliling," ujar Zaki.

Dengan harga Rp.2.000 per porsi warga masyarakat jepara sudah dapat menikmati nasi yang berlauk telur dadar, kering dan sayur tahu, dalam hitungan jam saja 60 porsi nasi sudah habis.

"Karena sifatnya sedekah jadi nominal yang kami tetapkan cukup sebatas 2.000 saja mas, dan gratis bagi yang benar - benar membutuhkan makan siang tetapi tidak mempunyai uang, alhamdulillah ada juga yang memberikan uang lebih kami juga menerima dengan hati terbuka.

Dan kami membuka selebar lebarnya bantuan dari para donatur yang ingin membantu warung sedekah ini agar setiap hari buka untuk melayani warga masyarakat di jepara karena keterbatasan modal maka warung buka dua hari sekali dengan berpindah pindah tempat mulai dari pasar ratu jepara, komplek rusunawa jepara dan pinggiran desa ujung batu," terang Jiok yang juga ikut membantu mengelola warung sedekah 2000.

Sebuah kisah inspiratif ini  semoga dapat memberikan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap sesama manusia dan berharap warung - warung sedekah lain nya akan bermunculan di jepara. (J-Team)
Share:

Diguyur Hujan, Rumah Warga Roboh di Raguklampitan

Targethukumonline. Jepara - Hujan disertai angin kencang yang mengguyur sebagian wilayah kecamatan Batealit semalem, menyebabkan rumah milik Rofiq (55) warga RT 06 RW 02 desa Raguklampitan roboh, Sabtu tgl (15/02/20).

Pelda Sugiyanto saat berkunjung di rumah korban.

Menurut informasi dari Babinsa setempat Sertu Suntoro dan Batuud Ramil 03 Batealit Pelda Sugiyanto, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, tidak adanya tanda - tanda akan roboh, membuat Rofiq dan kedua anaknya tak bisa menghindar, akibatnya mereka tertimpa langit langit rumah dan mengalami luka ringan.

“Tidak ada tanda - tanda, hanya tiba - tiba lampu rumah mati dan dinding atas serta atap rumah langsung roboh, Rofiq dan kedua anaknya berlari keluar. 

Mereka kejatuhan langit - langit rumah sehingga luka ringan,” ungkap Pelda Sugiyanto saat dikonfirmasi.

Sekitar pukul 22.30 WIB, Rofiq beserta anaknya di bawa ke Puskesmas Batealit oleh warga sekitar, untuk sementara waktu, mereka akan menginap di rumah keluarganya yang jaraknya tak jauh dari kediamannnya.

Penyebab utama robohnya rumah milik Rofiq ini selain hujan disertai angin, dikarenakan struktur dinding bangunan yang asal jadi, sehingga kurang kokoh dan tidak kuat menahan beban, apalagi saat diguyur hujan deras.

“Yang jelas struktur dinding rumah tersebut kurang kokoh. Untuk kerugian diperkirakan sekitar 50 jutaan. 

Ini merupakan pelajaran bagi kita semua, harus tetap waspada dimanapun kita berada,” terang Sugiyanto. (J-Team)
Share:

Operasi Gaktib dan Yustisi Untuk Meminimalisir Pelanggaran Prajurit

Targethukumonline. Semarang - Salah satu ciri dari profesionalitas prajurit adalah disiplin yang tinggi, dan salah satu upaya untuk memelihara kedisiplinan yang tinggi tersebut adalah melalui Operasi Penegakan Ketertiban dan Operasi Yustisi, (15/02/20).

Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa sesaat setelah membacakan amanat Panglima TNI.

Dalam pelaksanaannya, operasi harus dikembangkan kearah peningkatan profesionalitas petugas dan subjek hukum melalui upaya edukasi.

Hal ini karena esensi operasi adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi prajurit dan PNS TNI.

Dengan demikian kepatuhan terhadap norma, peraturan dan hukum dapat ditegakkan, baik atas kesadaran individu maupun secara struktural formal.

Dalam melaksanakan tugas operasi, petugas tidak boleh bersikap arogan namun demikian harus tegas dan tidak ragu - ragu.

Terapkan inovasi - inovasi baru dalam penegakkan hukum sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan optimalisasi pencapaian tugas pokok. 

Penguasaan tugas dan tanggung jawab tidak hanya terbatas pada UU dan aturan yang berlaku, tetapi juga perkembangan lingkungan strategis yang berpengaruh”, ujar Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa pada Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TA. 2020 di Halaman Mapomdam IV Diponegoro Kalibanteng Semarang, pada jum’at kemarin.

Operasi yang mengambil tema “Dengan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA. 2020, Polisi Militer Siap Meningkatkan Ketaatan hukum, Disiplin dan Tata Tertib Prajurit Guna Membangun TNI yang Profesional dan Menjadi Kebanggan Rakyat Menuju Indonesia Maju” ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Kepada awak media usai memimpin upacara, Kasdam IV Diponegoro menegaskan bahwa operasi ini pada dasarnya untuk mengingkatkan prajurit supaya taat hukum.

Prajurit juga warga negara yang juga harus patuh dan taat kepada hukum.

“Substansi operasi Gaktib dan Yustisi untuk meningkatkan kesadaran bagi prajurit dan PNS TNI taat dan patuh pada hukum”, tegas orang nomor dua di Kodam IV Diponegoro.

Sasaran dari operasi ini seluruh prajurit dan PNS TNI baik TNI AD, TNI AL maupun TNI AU.

Sehingga dalam pelaksnaannya nanti akan melibatkan Polisi Militer TNI AD, AL dan AU, termasuk instansi terkait lainnya seperti Polda, BNN dan yang lainnya.

“Tujuannya, untuk meminimalisisir pelanggaran baik deseri, lalin, disiplin dan pelanggaran-pelanggaran lainnya”, ungkapnya.

Disoal tentang Pilkada Serentak, Jenderal bintang satu itu menyampaikan pada tahun 2020 ini akan dilaksanakan Pilkada Serentak di 270 wilayah.

Seluruh prajurit dan PNS TNI harus untuk memegang teguh komitmen netralitas TNI agar
pilkada dapat terlaksana dengan aman, lancar dan sukses.

Hadir dalam acara tersebut Irdam IV Diponegoro Kolonel Inf Legowo W.R. Jatmiko, para Staf Ahli Pangdam, LO AU dan AL, para Asisten dan Kabalakdam IV Diponegoro, pejabat dari TNI AL dan TNI AU. (Budhy Fajar)
Share:

Kementan dan Pemda Bali Berkomitmen Kendalikan Kasus Kematian Babi di Bali

Targethukumonline. Denpasar - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyampaikan kesiapan dan komitmennya untuk terus membantu Pemerintah Provinsi Bali dalam mengendalikan penyakit pada babi yang dalam 1 (satu) bulan terakhir ini menjangkiti beberapa wilayah di Provinsi Bali, (15/02/20).

Ditjen PKH siap tanggulangi virus babi.

Hal tersebut disampaikan I Ketut Diarmita, Dirjen PKH pada saat menemui Gubernur Bali, I Wayan Koster, di Kantor Gubernur Bali, pada jumat sore.

Menurut Ketut, penyakit babi yang terjadi di Bali merupakan suspek African Swine Fever (ASF), dan tindakan pengendalian yang dilakukan oleh petugas kesehatan hewan di Provinsi Bali sudah tepat, hal ini terbukti dengan terkendalinya kasus.

"Berbeda dengan daerah ataupun negara lain, kasus kematian babi di Bali saat ini hanya mencapai 0,11% dari total populasi babi di Bali yang berjumlah 800 ribu ekor. Artinya petugas sudah sigap menghadapi kasus ini," tambahnya.

Ketut juga menjelaskan bahwa Pemerintah telah berupaya membangun kapasitas dalam menghadapi kasus seperti kematian babi di Bali ini, karena kejadian kasus memang sudah diprediksi akan terjadi sebelumnya.

Hal ini mengingat adanya penerbangan langsung dari negara tertular serta praktek pemberian sisa-sisa makanan sebagai pakan (swill feeding) yang memang biasa dilakukan masyarakat.

"Swill feeding diduga merupakan sumber masuknya penyakit ini, mengingat sifat virus yang tahan pada makanan olahan dan juga di lingkungan," ungkapnya.

Namun demikian, Ketut juga menegaskan bahwa virus penyebab penyakit babi di Bali ini tidak dapat menular ke manusia (bukan zoonosis), sehingga masyarakat dihimbau tidak takut konsumsi daging babi.

Pada kesempatan bertemu Gubernur Bali tersebut, Ketut memperkenalkan sebagian anggota tim ahli yang terdiri dari beberapa guru besar dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yakni Prof. I Nengah Kerta Besung dan Prof. IGN Kade Mahardika (FKH Unud), Prof. Sri Hadi Agung Priyono dan Prof. I Wayan Teguh Wibawan (FKH IPB University), Dr. AA Gde Putra (Komisi Ahli Kesehatan Hewan), dan drh. Agung Suganda (Kepala Pusvetma) yang saat ini dalam proses mengembangkan vaksin untuk mencegah ASF.

"Dalam waktu dekat, prototipe vaksin akan segera diujicobakan, mudah-mudahan berhasil, sehingga bisa mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut," imbuhnya.

Ketut menjelaskan bahwa pembuatan vaksin ASF ini tidak mudah, dan telah banyak negara mencoba membuatnya, namun belum ada yang berhasil membuat vaksin yang efektif mencegah penyakit. Ia berharap ada terobosan dalam pengembangan vaksin di Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Bali menyampaikan apresiasinya kepada Kementan atas dukungannya dalam pengendalian penyakit babi yang terjadi.

Ia meminta Ida Bagus Wisnuardhana, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dan jajarannya untuk tetap sigap dalam mengantisipasi kasus, dan mencegah penyebaran penyakit.

"Ini penting, mengingat babi merupakan penghidupan bagi masyarakat, khususnya untuk masyarakat Bali," ungkapnya.

Mengakhiri kunjungan, Ketut kembali menegaskan komitmennya untuk terus membantu pengendalian penyakit pada babi di Bali. (Dody CP)
Share:

Blog Archive