Rabu, 11 Desember 2019

Soliditas TNI di Hari Juang TNI AD Kodim Pati Laksanakan Pengobatan Gratis

Targethukumonline. Pati - Masih dalam rangkaian kegiatan untuk menyambut Hari juang TNI Angkatan Darat, Kodim 0718 Pati bersama r.s KSH Pati mengadakan kegiatan Bhakti sosial pengobatan kepada masyarakat desa Gadudero kecamatan Sukolilo kabupaten Pati, Rabu tgl (11/12/19).

Masyarakat setempat sangat antusias mengikuti kegiatan pengobatan gratis.

Kegiatan bhakti sosial yang dipusatkan di gedung Paud Sekar Melati dukuh Poncomulyo desa Gadudero kecamatan sukolilo Pati ini disambut antusias oleh warga masyarakat.

Bhakti sosial yang dilaksanakan mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 12.35 WIB ini dipimpin langsung oleh Perwira seksi Teritorial Kodim 0718 Pati Kapten Inf Kusmiyanto.

Sedangkan tim medis yang diterjunkan dari KSH Pati sebanyak 9 orang yang dipimpin oleh Asmen marketing dan promosi kesehatan Ulum Minnafiah, Dr. Alvenia, Dr. Dina, dua orang perawat, satu apoteker dan tiga orang pendukung ini berhasil melayani sebanyak 155 pasien yang didominasi oleh lansia.

Jenis pengobatan yang diberikan dalam kegiatan bhakti sosial tersebut adalah pelayanan pemeriksaan tensi darah, pengobatan penyakit ringan seperti batuk, pilek, pusing serta keluhan ringan lainnya yang dapat ditangani ditempat tersebut. 

Selain dari RS KSH Pati, dari Puskesmas Sukolilo 1 yang dipimpin langsung oleh kepala puskesmas Yusuf Prasetyo Budi, S.Kep.Ns bersama timnya juga turut andil dalam kegiatan tersebut dengan mengunjungi ke rumah pasien yang tidak dapat hadir di gedung Paud Sekar Melati, bahkan salah satu pasien dirujuk ke rumah sakit karena kadar gula darahnya melebihi ambang batas yakni 500 mg/dl.

Tim dari KSH Pati juga menjemput salah satu pasien dari rumahnya karena kondisi lututnya mengalami kesakitan apabila digunakan berjalan untuk dibawa ke gedung yang digunakan untuk kegiatan bhakti sosial.

Kepala desa Gadudero Setyo Budi bersama para perangkat, bidan desa dan anggota Koramil 09 Sukolilo yang dipimpin oleh Lettu Inf Wanto pun sangat sigap membantu pelaksanaan kegiatan tersebut dengan melayani serta membantu penyiapan sarana, prasarana dan membantu para pasien yang kondisinya membutuhkan bantuan.

Kegiatan seperti ini tentunya dapat dirasakan oleh masyarakat seperti yang dituturkan salah satu warga bernama Sundarni (59) warga desa Gadudero yang memiliki keluhan sakit kepala sebelah dan bangun tidur badan terasa sakit semua.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan sebulan sekali disini biar kami tidak usah jauh-jauh berobat ke Puskesmas atau kerumah sakit,” imbuhnya.

“Pengobatan ini sangat bermanfaat bagi kami dan sangat membantu warga, terimakasih kepada TNI dan KSH, Puskesmas Sukolilo yang telah memberikan pelayanan pengobatan didesa kami,” ucap Sundarni. (ROI)
Share:

Senin, 09 Desember 2019

Operasi Gabungan Polres Jepara dan Polres Demak di Perairan Laut Utara

Targethukumonline. Jepara - Ciptakan Kondusifitas, Kapolres Jepara dan Kapolres Demak Bersinergi melakukan Patroli Bersama di Wilayah perairan Utara Jawa Tengah, Selasa tgl (10/12/19).

Operasi gabungan di perairan laut utara pulau jawa agar tetap aman dan kondusif.

Polres Jepara terus, lakukan upaya menjaga serta memelihara kondusifitas wilayah Jepara agar tetap aman dan terkendali. 

Pagi ini Kapolres Jepara bersama dengan Kapolres Demak didampingi Kasatpolair Polres Jepara, Kasatpolair Polres Demak, Kasipropam dan Anggota melaksanakan patroli gabungan di Wilayah Perairan Jawa Tengah bagian utara.

Kegiatan patroli gabungan yang dilaksanakan tersebut adalah upaya dalam menjaga kondusifitas di Wilayah Hukum Polres Jepara dan Wilayah Hukum Polres Demak, mengingat kedua wilayah terdapat wilayah perairan yang juga harus dijaga kondusifitasnya.

Disela kegiatan, Kapolres Jepara Polda Jawa Tengah menjelaskan bahwa pagi ini Polres Jepara bersama dengan Polres  Demak melaksanakan patroli gabungan di wilayah perairan Jawa Tengah bagian utara sebagai langkah menjaga kondusifitas wilayah, mengingat bahwa kemarin sempat terjadi ketegangan antara nelayan Kabupaten Jepara dengan Nelayan Kabupaten Demak.

Selain melaksanakan patroli perairan Wilayah Jawa Tengah bagian utara sebagai langkah mengantisipasi adanya pelanggaran yang terjadi, kami dari Polres Jepara dan Polres Demak juga mengajak para nelayan saling bergandeng tangan menjaga serta memelihara persatuan dan kesatuan, mengingat persatuan itu sangat mahal harganya ” tambah Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman, S.I.K., M.H. ($.aries)
Share:

282 Cakades Bakal Berkompetisi di Pilkades Serentak di Kabupaten Pati

Targethukumonline. Pati - Sebanyak 282 Calon Kepala Desa (Cakades) yang akan berkompetisi pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 21 Desember 2019 mendatang, hari ini dikumpulkan di Pendopo Kabupaten Pati untuk mendapat arahan dari Forkopimda.

Niatkan menjadi Kades untuk membangun desanya.

Bupati Pati Haryanto mengatakan sekalipun sebelumnya para Cakades sudah mendapat penjelasan teknis dari Camat maupun pengawas tingkat kecamatan, mereka dikumpulkan kembali agar memantapkan pemahaman, demi terwujudnya Pilkades yang aman, damai, dan tertib.

"Serta dapat terpilih Kades yang sesuai harapan masyarakat.
Pemberian pemahaman ini, adalah juga kewajiban dari pengawas Kabupaten", imbuhnya.

Menurut Bupati, 282 calon ini tidak mungkin terpilih menjadi kepala desa semua. "Karena yang jadi hanya 121, berarti lebih banyak yang tidak jadi.

Kalau kita memahami dan menyadari, artinya harus siap yakni siap kalah - siap menang", tutur Haryanto.

Bupati menambahkan, peta persaingan di masing-masing 121 desa penyelenggara Pilkades berbeda-beda.

"Terdapat 18 desa yang memiliki tiga Cakades, kemudian terdapat lima desa yang memiliki empat Cakades.

Lalu, terdapat dua desa yang memiliki lima Cakades. Desa selebihnya hanya memiliki dua Cakades", jelas Haryanto.

Bagaimanapun peta persaingannya, Haryanto mengimbau seluruh Cakades, Timses, dan masyarakat agar tetap menjaga kondusifitas.

"Pilihan boleh beda kerukunan tetap dijaga, mari wujudkan kompetisi yang sehat, jangan sampai Pilkades yang merupakan sarana memilih pemimpin ini justu menjadi bibit perpecahan.

Boleh berusaha agar bisa menang tapi dengan mekanisme yang fair", harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Haryanto juga
memberi arahan untuk mewujudkan Pilkades yang berhasil.

Pertama, menurutnya kunci kesuksesan Pilkades terletak pada kenetralan panitia.

Kepada segenap panitia, ia mengimbau mereka agar jangan memihak Cakades tertentu.

"Kalau ingin jadi pendukung, ingin jadi timses, mumpung belum pelaksanaan, lebih baik mengundurkan diri dulu, jangan sampai (jadi timses) terselubung", ujarnya.

Imbauan untuk nertral juga disampaikan Haryanto kepada unsur pengawas dan BPD.

Pada intinya ia meminta semua pihak untuk bekerja sesuai kapasitasnya masing-masing, tidak melanggar fungsi dan perannya sehingga malah membuat suasana tidak baik.

Adapun kepada para pendukung Cakades, Haryanto meminta mereka untuk berkampanye sesuai mekanisme yang ada dan tidak menjelekkan calon lain.

"Mengenai pendukung ini harus jadi perhatian para calon, karena selama ini justru ada juga yang calonnya diam, tapi yang bikin gaduh pendukungnya.

Ini hati-hati, pendukung yang bisa menetralisir adalah para calon, cara-cara yang tidak sesuai aturan harus dihindari," tegasnya lagi.

Terakhir, kepada para Cakades, Haryanto mengimbau mereka agar meluruskan niatnya.

"Di dalam kerangka ikut kompetisi Pilkades, jangan punya pikiran karena sudah habis (dana) banyak (untuk mengikuti Pilkades), nanti ada duit dana desa yang bisa dimanfaatkan.

Dana desa adalah untuk pembangunan untuk rakyat. Jangan punya pikiran begitu karena ini jadi pantauan.

Aturannya sangat rigid, tidak bisa dipakai seenaknya", terang Bupati.

Hal ini ditekankan Haryanto, terutama kepada para calon yang baru, yang sebelumnya belum pernah terlibat di birokrasi.

"Meski dana desa masuk ke rekening desa, direncanakan sendiri, dilaksanakan sendiri di tingkat desa, dan pencairan sendiri, tetapi tidak serta-merta bisa digunakan untuk kepentingan pribadi, bahkan dipinjam pun tidak bisa.

Karena itu, saya wanti-wanti agar betul-betul disiapkan, siap kalah-siap menang. Kalau terpilih, amanah dilaksanakan dengan baik. 

Niatnya menjadi Kades adalah membangun dan melayani masyarakat yang baik",pungkasnya. (ROI)
Share:

Presiden Jokowi Tekankan Pentingnya Perbaikan Sistem Birokrasi Untuk Atasi Korupsi

Targethukumonline. Jakarta - Presiden Joko Widodo menekankan pentingnya perbaikan sistem birokrasi untuk mengatasi persoalan korupsi.

Pentingnya perbaikan sistem birokrasi untuk atasi persoalan korupsi.

Menurutnya, setidaknya ada sejumlah hal yang menjadi bahan evaluasi bagi pencegahan tindak korupsi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Kepala Negara saat memberikan keterangan kepada awak media di SMKN 57 Jakarta, Senin, 9 Desember 2019.

Di tempat tersebut, Presiden menyaksikan drama bertema antikorupsi dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia.

Evaluasi tersebut meliputi, pertama, penindakan itu perlu tapi pembangunan sistem itu menjadi hal yang sangat penting.
 
Menurut Presiden, hal tersebut dalam rangka memberikan pagar - pagar agar penyelewengan dan korupsi itu tidak terjadi.

"Kedua, menurut saya hal ini juga sangat penting, rekrutmen politik, proses rekrutmen politik penting sekali.

Jangan sampai proses rekrutmen politik membutuhkan biaya yang besar sehingga nanti orang akan tengok - tengok untuk bagaimana pengembaliannya, itu bahaya sekali," imbuhnya.

Ketiga, Presiden menekankan soal fokus kerja, menurutnya, jika semua hal dikerjakan secara sekaligus, maka tidak akan menyelesaikan masalah.

"Kita fokusnya di mana dulu? Jangan semua dikerjakan tidak akan menyelesaikan masalah. 

Evaluasi-evaluasi seperti inilah yang harus kita mulai koreksi, mulai evaluasi, sehingga betul-betul setiap tindakan itu ada hasilnya yang konkret bisa diukur," ujarnya.

Keempat, adanya perbaikan sistem di sebuah instansi setelah penindakan. 

Presiden memberi contoh, misalnya seorang gubernur di sebuah provinsi ditangkap, maka setelah ditangkap seharusnya ada perbaikan sistem di pemerintah provinsi tersebut.

Untuk itu, Presiden mengatakan, akan segera bertemu dengan KPK untuk menyiapkan langkah-langkah evaluasi tersebut, mulai dari perbaikan sistem, rekrutmen politik, dan fokus kerjanya.

"Apakah perbaikan di sisi eksekutif daerah atau sisi pemerintah pusat atau kepolisian atau di sisi kejaksaan sehingga harus ditentukan fokusnya sehingga tidak sporadis dan evaluasi itu sangat perlu," ungkapnya.

Sementara itu, soal penerbitan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perppu) terkait undang - undang (UU) tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Presiden menyebut masih mempertimbangkannya. 

Ia menambahkan, saat ini UU tersebut belum berjalan.

"Sampai detik ini kita masih melihat, mempertimbangkan, tetapi kan undang - undangnya sendiri belum berjalan, kalau nanti sudah komplet, sudah ada dewas (dewan pengawas), sudah ada pimpinan KPK yang baru, nanti kita evaluasi lah," kata Presiden. (ROI)
Share:

Minggu, 08 Desember 2019

Bupati Haryanto Ajak ASN Persiapan Mental Sempurnakan "Bangunan" Anti Korupsi

Targethukumonline. Pati - Memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia, Pemerintah Kabupaten Pati menyelenggarakan upacara di alun - alun Simpang 5 Pati, Senin tgl (09/12/19).

Hari korupsi sedunia sebagai bangunan mental kedepannya.

Dalam upacara tersebut Bupati Pati Haryanto selaku inspektur upacara membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah. 

Dimana dalam sambutannya menceritakan tentang gerakan anti korupsi yang telah dilakukan oleh 'Founding Fathers' yakni Soekarno - Hatta.

Menurut Bupati telah banyak contoh terpampang dimana korupsi begitu hebat dalam menghancurkan sebuah negara.

"Contoh saja di China, silih berganti dinasti runtuh karena korupsi, di Singapura ketika mereka belum merdeka, dimana laku koruptif telah menyumbat jalannya pemerintahan.

Lalu di Jepang, Amerika, Korea dan sejumlah negara Eropa yang pernah mengalami masa kelam karena negara dikendalikan tikus tikus pengerat uang rakyat," ujarnya.

Namun, di negara itu semua bangkit untuk melakukan gerakan besar-besaran, dimana antara pejabat dan masyarakat sepakat menyatakan perang terhadap korupsi.

"Seperti China, dimana mantan perdana menteri China Zhu Rongji pernah secara tegas mengatakan, beri saya seratus peti mati.

Yang mana sembilan puluh sembilan akan saya gunakan untuk mengubur para koruptor dan satu untuk saya, jika saya melakukannya, sekarang bisa kita lihat bagaimana kemajuan yang telah dicapai negara negara itu," ucapnya.

Kini negara Indonesia yang mana sempat mati suri perang terhadap korupsi dan mulai bangkit untuk melawan korupsi.

"Saat ini KPK jadi ujung tombak sebagai mandat reformasi. 

Bersama kepolisian dan kejaksaan, indonesia mencanangkan gerakan ganyang koruptor, sistem yang dibangun dari mental pejabatnya hingga masyarakat," terangnya.

Di Jawa Tengah sendiri, sejak tahun 2013 telah mencanangkan gerakan 'mboten korupsi mboten ngapusi' yang dimulai dari lingkungan Pemprov, pemda, hingga seluruh pelosok Jawa Tengah.

"Untuk di kalangan pemerintah mental pejabat lama kita dobrak, sistem jadul kita rombak, pungli kita sikat dengan teknologi, manipulasi anggaran kita semprot dengan digitalisasi, mafia mafia proyek kita hantam dengan keterbukaan," ujar Bupati.

Upaya pemberantasan korupsi di Jawa Tengah akan terus diperkuat. Rencananya, tahun depan Pemprov akan "jor joran" untuk pembangunan sumberdaya manusia, menata manusia manusia Jawa Tengah yang semakin bermartabat.

"Segala cara kita lakukan, pemerintah kabupaten/kota kita ajak, bupati/walikota kita kirim ke KPK untuk membangun integritas," ujar Bupati mengutip sambutan Ganjar Pranowo.

Di akhir sambutannya Bupati mengajak seluruh ASN - Polri-TNI untuk bersiap melompat lebih jauh.

"Tempa raga dan sukmamu, siapkan mentalmu untuk turut andil menyempurnakan bangunan anti korupsi ini," tandasnya. (ROI)
Share:

Formades Ngabul Sukses Gelar Pengukuhan Pengurus

Targethukumonline. Jepara - Formades merupakan sebuah lembaga swadaya masyarakat yang lahir dan besar dari masyakat desa, jadi Formades dari, untuk dan oleh masyarakat, formades bekerja bersinergi dengan pemerintahan Desa, dibentuk dari anggota masyarakat desa itu sendiri untuk menggerakan, memantau, mengawal, mengawasi aspirasi masyarakat desa demi majunya pembangunan desanya.

Pelantikan dan pengukuhan FORMADES desa Ngabul oleh Ketum H. Heni Purwadi SH.

Demikian halnya dengan masyarakat desa Ngabul kec. Tahunan, kab. Jepara, setelah menyatukan pandangan dan tujuan maka dibentuklah FORMADES (Forum Masyarakat Desa) 

Forum Masyarakat Desa (Formades) sebagai wadahnya, dan pada sabtu malam, digelar acara pengukuhan pengurus Formades desa Ngabul, dengan tema "Kami Hadir Bersama Masyarakat". (08/12/19).

Acara tersebut dihadiri oleh Muspika Tahunan, Petinggi Desa Ngabul, Pengurus, anggota Formades, Pengusaha dan Tokoh Pemuda serta Tokoh Masyarakat Desa ngabul, Pengukuhan itu dilaksanakan bertempat di Balai Desa Ngabul, kecamatan Tahunan kabupaten Jepara, Jawa Tengah.

Pada kesempatan tersebut Ketua Utama Formades, Advokat H. Heni purwadi, SH. mengungkapkan bahwa tujuan khusus Formades adalah "mewujudkan Masyarakat yang Kuat dan Damai sehingga Desa dan masyarakatnya menjadi Sejahtera," terangnya.

Selanjutnya mas Adhi panggilan akrab Ketua Formades mempertegas bahwa "Formades tidak hanya bertugas untuk menampung aspirasi saja, tapi harus bisa menjadi penggerak, pengawas, pemantau dan pengawal aspirasi masyarakat demi majunya pembangunan di desa," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini juga Gunawan, selaku Ketua Formades desa Ngabul berharap agar Formades Ngabul bisa bekerja sama dengan semua unsur masyarakat di desa Ngabul dan bisa berbuat yang terbaik untuk masyarakat desa Ngabul", imbuhnya.

Peserta yang hadir dalam acara sebanyak 50 orang lebih dan dalam perjalanan acaranya berlangsung sangat khitmad, bahkan para hadirin sangat antusias penuh perhatian, sejak acara awal hingga akhir.

Selain Desa Ngabul, desa - desa lain juga sudah terbentuk seperti Kaliaman serta desa lain sudah memulai menyusun dibentuknya Formades, seperti Kriyan, Margoyoso, Singorojo.

Semoga dengan terbentuknya Formades disetiap desa di Jepara, penyimpangan - penyimpangan dana - dana pembangunan desa dapat diminimalisir sehingga kesejahteraan masyarakat desa yang akan cepat tercapai. ($.Budi)
Share:

Safin : Senam Ritmik Atlet Pati Menyumbangkan Mendali di Sea Games Manila

Targethukumonline. Pati - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), kemarin menghadiri Kejuaraan Senam Ritmik Open Tahun 2019 di GOR Pesantenan.

Kejuaraan senam ritmik menjadi wadah spirit atlet muda Pati.

Turut hadir pula dalam kesempatan itu, Kepala Dinporapar, Dandim 0718 Pati, DPRD Pati, Kabag Ren Polres Pati, dan dari KONI Pati
Safin mengatakan olahraga merupakan bagian dari kehidupan sehari - hari, yang bukan hanya untuk kesehatan saja tapi juga untuk menghasilkan prestasi-prestasi yang membanggakan Kabupaten Pati.

"Salah satu olahraga yang jadi andalan Kabupaten Pati adalah senam. Dan pada Porprov kemarin Pati juga lumayan mendapatkan medali", terang Wabup.

Saiful Arifin berharap kepada pengawas, dewan juri dan wasit di kompetisi ini agar mereka dapat menjalankan tugas mereka dengan  sebaik-baiknya dan seadil-adilnya.

"Karena olahraga bisa menorehkan prestasi jika didasari sportifitas", tegasnya.

Wabup juga menuturkan, di Sea Games Manila kali ini, anak dari Pati juga ada yang mendapatkan medali.

"Ini menggambarkan bahwa Pati ini punya potensi, karena itulah di lingkup Pati raya kita akan berusaha menjadi tuan rumah di Porprov tahun 2022", harapnya.

Ia pun mengaku tidak mudah untuk mewujudkan hal itu. 

Namun pihaknya berusaha untuk mewujudkannya demi menumbuhkan kecintaan generasi muda pada olahraga.

"Selain itu, dengan olahraga, kita bisa tunjukkan sikap-sikap baik mulai dari kejujuran, kerja keras, latihan dan sportivitas", lanjutnya.

Ia pun optimis, bila suatu daerah olahraganya berkembang dengan baik dan menghasilkan atlet - atlet dengan berprestasi, tentunya bisa berdampak pula pada kemajuan daerah.

"Kami dari pemerintah daerah akan mendukung atlet - atlet ini untuk terus berprestasi hingga bisa mengharumkan nama Indonesia di kancah Internasional", pungkasnya. (ROI)
Share:

Sabtu, 07 Desember 2019

Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Bupati Haryanto Singgung Penundaan Pilkades Ngablak

Targethukumonline. Pati - Kamis malam digelar Pengajian Umum dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Maulud Nabi Muhammad SAW sebagai bentuk rasa syukur kehadirat Allah SWT.

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Pati.

Turut hadir Bupati Pati, Sekda, Forkopimda, OPD, Camat, Ormas NU, Muhammadiyah, Pemuda Pancasila dan para Ulama dan Umaro'.

"Peringatan maulid nabi Muhammad SAW ini dimaksudkan untuk meningkatkan semangat kita untuk terus meneladani Rasulullah.

Dan dengan mengagungkan nama Rasulullah kita juga mendapatkan safaat di dunia maupun akhirat", tutur Bupati dalam sambutannya.

Ia pun mengaku bersyukur, sudah genap 7 tahun kebersamaan antara ulama dan Umaro' lewat kegiatan semacam ini.

"Alhamdulillah bisa bersatu padu rukun semacam ini, tidak memandang dari kalangan atau aliran apa saja karena tujuannya adalah membangun kebersamaan dan keguyuban", imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Haryanto juga menjelaskan bahwa, pada 21 Desember 2019 mendatang, rencananya 122 desa di Kabupaten Pati akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.

"Namun, ada satu desa yang terpaksa menunda pelaksanaan Pilkades hingga periode mendatang. Desa yang dimaksud ialah Desa Ngablak, Kecamatan Cluwak", terang Bupati.

Ia menjelaskan, keputusan ini diambil karena kini tinggal tersisa satu Calon Kades (Cakades) di Desa Ngablak.

"Sebetulnya, sebelumnya ada tiga Cakades, namun satu orang mengundurkan diri dan satu lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat", imbuhnya.

Jika Pilkades di Ngablak diteruskan, menurutnya akan rawan gugatan.

"Aturannya, bisa diberi perpanjangan waktu 20 hari (untuk menambah Cakades) kalau pendaftar hanya satu.

Namun, ini kan sebetulnya calon yang sudah ditetapkan ada tiga, hanya saja satu mundur dan satu tidak memenuhi syarat. Jadi tidak bisa diperpanjang, tidak ada aturan dan landasan hukumnya", papar Bupati.

Ia menambahkan, penundaan perlu dilakukan agar tidak terjadi gugatan.

"Kasihan apabila Kades terpilih nantinya malah dibatalkan oleh Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN), sudah habis uang banyak, kalau tidak jadi dilantik ya rugi. Pemda rugi, calon yang jadi rugi, masyarakat juga rugi. 

Makanya lebih baik ditunda sampai periode berikutnya", imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Haryanto memohon doa restu pada masyarakat agar Pilkades serentak pada tanggal 21 Desember mendatang berjalan aman dan lancar. 

"Semoga terpilih kepala desa sesuai harapan masyarakat, yang bisa melayani masyarakat dengan baik dan bisa jadi teladan", pungkasnya. (ROI)
Share:

Jumat, 06 Desember 2019

Letkol Arief Darmawan S.Sos Bersama Sang Istri Dalam Bingkai Kenangan Manis di Kota Pati

Targethukumonline. Pati - Rasa penuh haru menyelimuti serta tetes air mata perpisahan dirasakan oleh para hadirin di Pendopo Kabupaten Pati dalam acara "Pisah Sambut atau Kenal Pamit Komandan Kodim 0718 Pati" yang semalam dimulai mulai pukul 20.00 WIB Jumat malam, (07/12/19).

Bukti sosok pemimpin yang sederhana, santun, selalu ramah dan rendah hati.

Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos beserta istri Ny. Ayu Respati Darmawan memang dikenal dekat disemua kalangan sehingga pada saat pamitan dengan seluruh anggota Kodim
Pati kemarin banyak yang merasa terharu serta kehilangan atas keduanya, sebuah rasa yang tentu saja masih tersimpan banyak kenangan bersama dalam suka duka selama ini.

Arief Darmawan bersama istri dikenal dekat dengan anggota Kodim, dalam prinsipnya pejabat Dandim Pati selama dua tahun ini mengedepankan kekeluargaan dalam memimpin anak buahnya, sosok pemimpin yang selalu mengayomi anak buahnya, bijak dalam perbuatan dan perkataan.

Tidak berbeda dengan acara malam tadi juga berlangsung penuh haru pada saat season foto bersama dan bersalam - salaman, terlihat para hadirin terutama ibu - ibu yang tidak kuasa menahan kesedihan dan tidak sedikit yang berlinang air mata, semoga perpisahan ini bisa mengobati rasa rindu yang ada.

Dalam acara tersebut dihadiri Bupati Pati H. Haryanto, SH, MM, MSi beserta istri, Wakil Bupati Pati H. Saiful Arifin beserta istri, Pejabat Lama Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S Sos beserta istri, Pejabat Baru Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE beserta istri, Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Moch Sholihin, SAg, MSi beserta istri, Kapolres Pati diwakili Waka Polres Pati Kompol Ifan Hariyat, SH, SIK, MH, Pejabat jajaran pemerintah daerah kabupaten Pati, tokoh masyarakat, tokoh agama dan beberapa tamu undangan pejabat di kabupaten Pati.

Dalam sambutannya, Bupati Pati menyampaikan terima kasih kepada Dandim lama atau pejabat lama, dan penghargaan yang setinggi tingginya atas pengabdiannya sebagai Dandim 0718 Pati dalam menjabat dan bertugas di kabupaten Pati.

"Kalau menjabat disini terus maka akan terhambat kariernya sehingga perlu adanya peningkatan dengan bertugas dan mencari jabatan atau promosi yang lebih tinggi," terangnya.

Haryanto juga menceritakan Pengalamannya tentang pejabat Kodim yang paling lama adalah Letkol Triyono yakni sekitar 5 tahun.

"Memang harus ada rotasi sehingga karir bisa meningkat," ucap Haryanto.

"Kepada pejabat lama karena alih tugas di tempat tugas baru yaitu di Kodiklat Armed Cimahi Bandung Jawa Barat maka saya berpesan jangan putus tali silaturahmi, semoga selalu dalam lindungan Allah SWT.

"Kepada pejabat baru agar segera menyesuaikan diri dengan Kota Pati karena diakhir tahun ini pejabat baru langsung menghadapi tugas Pilkades Serentak 121 Desa sekabupaten Pati," imbuhnya.

"Semoga Pati kondusif, aman tertib selalu dan mari kita sukseskan pilkades serentak," tutur Bupati. 

Demikian pula sekapur sirih sambutan perpisahan dari Letkol Arief Darmawan S.Sos bahwa selama dua tahun ini telah mewarnai tugas di Makodim Pati penuh dengan berbagai warna warni yang ada, namun acapkali tugas yang dipikul dan diemban merupakan amanah dan tugas negara yang harus dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Kebersamaan dalam menjalankan tugas bersama jajaran Forkopinda kabupaten Pati Menjadi pengalaman dan kenangan yang tak terlupakan, tentu ini adalah dukungan dari bapak Bupati Pati dan jajarannya, sekali lagi terimakasih kepada semuanya atas segala perhatiannya selama ini, salam perpisahan untuk bapak ibu semuanya," ungkap beliau penuh rasa haru. ($.roy)
Share:

Blog Archive