Jumat, 31 Maret 2017

Razia Warkop Polisi Dapati Pemandu Lagu Dibawah Umur

Target Hukum Online. Rembang -  Kepolisian Resor Rembang melakukan razia di sejumlah warung kopi dan cafe yang berada di rembang pada kamis (30/3/17) malam. Dalam razia tersebut, petugas mendapati beberapa perempuan di bawah umur yang menjadi pramusaji dan pemandu lagu.

Seperti halnya ketika petugas merazia warung kopi yang berada di daerah pasar senggol, kecamatan Rembang. Petugas mendapati 3 wanita belia yang berusia di bawah 17thn sedang melayani tamu yang berkaraoke.

Kasat Narkoba Polres Rembang AKP Bambang Sugito mengatakan, pihaknya menemukan warung kopi yang mempekerjakan wanita sebagai pemandu lagu yang masih dibawah umur, ketiga wanita itu bekerja di pasar senggol, yakni di warung kopi "KADUNG MAWUT" ujarnya.

Terkait hal ini pihaknya belum memberikan teguran kepada pemilik warung agar tidak lagi mempekerjakan anak di bawah umur, kedepannya, pihaknya akan merekomendasikan kepada Pemda  untuk menangani persoalan tersebut.

Akp Bambang meyakinkan bahwa kegiatan serupa tidak hanya berhenti pada warung kopi, tetapi akan berlanjut pada tempat- tempat hiburan yang ada di seluruh kabupaten Rembang. (drmto)

Share:

Jalan Desa Plosorejo Puncakwangi Ditanami Pisang Oleh Warga

Target Hukum Online. Pati - Ada pemandangan menarik ketika kami para awak media melewati jalan Desa Plosorejo kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati, sehingga mengganggu perjalanan kami, tidak lain adalah di tanamnya pohon pisang persis di tengah badan jalan tersebut. Sebuah pemandangan yang sangat indah luar biasa ada jalan desa bisa tumbuh pohon pisang raja ditengah-tengah jalan utama desa, inilah sorga dunia bagi para raider yang akan melewati trak jalan yang penuh kubangan lumpur, sungguh malang nasib para warga dan masyarakat pengguna jalan terutama warga setempat.

Pagi hari tadi jam 06.30 WIB hari Jumat tgl (31/3/17) kami juga sempet ngobrol sebentar dengan warga desa tersebut, beliau mengatakan bahwa itulah wujud kekesalan warga karena jalan poros desa seharusnya lebih di utamakan sehingga untuk jalur transportasi warga yang mau bepergian merasa nyaman, maka dengan di tanamnya dua pohon pisang tersebut akan membuka mata pihak pemerintahan desa, beliau juga bilang dengan bahasa jawa" Dana desa dak okeh banget pak yo, kok dalane koyok lurung kebo, mosok dalan wes parah koyok ngono dimbarno bloko" ujarnya.

Tapi mau gimana lagi Bapak Kades Suyuti dan beserta perangkat desa yang terhormat hanya mengobral janji janji pada saat kampanye pilkades, tanpa mengindahkan keluhan dan keselamatan warganya. Semoga bapak Bupati Pati yang terpilih sekarang ini bisa dawuh pada bawahannya berbuat yang terbaik buat rakyatnya, jangan menutup mata dan memperkaya diri sendiri, seringkali rakyat dan masyarakat menjadi korban janji janji palsu para pemimpin desa yang terpilih. Apa jadinya pemimpin negeri ini yang sudah buta dan tuli matahatinya mau dibawa kemana negeri ini, nasib desa Plosorejo yang merana mas" ujarnya. (J©j©)

Share:

Kamis, 30 Maret 2017

Air Meluap Dijalan Raya Dan Halaman SD Sekarjalak Akibat Pembangunan Gorong-Gorong Belum Tuntas

Target Hukum Online. Pati - Hujan deras bercampur angin kencang, pada  Selasa tgl 27/03/2017 pagi hingga siang hari, mengguyur wilayah Margoyoso Pati dan sekitarnya membuat  jalan raya jalur Margoyoso Juana dan halaman sekolah dasar Sekarjalak tergenang banjir dan menyebabkan aktivitas kendaraan dan sekolah terganggu.

Hal inilah penyebab utamanya adalah air meluap dari proyek pembangunan gorong-gorong dari DPU yang belum tuntas.

Seperti yang di tuturkan oleh Nursalam salah satu guru yang mengajar di sekolah dasar Sekarjalak yang di temui oleh tim kabar desa, merasa prihatin atas kondisi halaman sekolah yang setiap hujan deras pasti kebanjiran rata-rata hampir sepergelangan kaki dewasa, sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar,"  ujarnya sedih.

Tidak hanya itu masih kata bapak Nursalam, jalur Margoyoso Juana juga tertutup dengan air walaupun sifatnya sementara, akan tetapi cukup membuat kendala bagi pengendara mobil menjadi antrian panjang bahkan sering kali terjadi kecelakaan akibat bau jalan berlubang dan tertutup dengan air," tandasnya.

Kami merasa prihatin atas pembangunan proyek gorong-gorong yang masih terbengkalai. Pembangunan yang di fasilitadi oleh DPU ini sudah satu tahun lebih belum selesai dan berdampak banjir di saat hujan deras. Pembangunan yang notabene bertujuan untuk menuntaskan air ternyata menjadi sebaliknya, begitu ungkap warga yang tidak mau di sebutkan namanya.

Kami berharap, pembangunan proyek gorong-gorong jalur Margoyoso Juana harus tuntas. Karena selama ada pembangunan tersebut kondisi lingkungan sekolah di Sekarjalak selama dua tahun ini harus siap menerima kenyataan berupa banjir yang menggenangi lingkungan sekolah hingga beberapa hari. Terkadang sekolah harus libur karena dalamnya air luapan dari gorong-gorong," imbuh Nursalam. (Z@rkon!)

Share:

Maling Spesialis Burung Murai Ditangkap Warga Sundoluhur Kayen Pati

Target Hukum Online. Pati - Desa sundoluhur pada hari Kamis pukul 09.30 WIB tgl  (30/3/2017) di hebohkan dengan tertangkapnya specialis pencuri burung, bermula ketika pelaku berinisial ( P) warga tambaharjo kecamatan tambakromo menjual burung murai batu hasil curianya di komplek ruko Desa Sundoluhur milik saudara Karyani (Yani), dengan gelagat yang mencurigakan saudara Yani langsung menghubungi saudara Abu rifai warga Sundoluhur karena beberapa hari yang lalu temannya saudara Abu yang sesama hoby pecinta burung kicau merasa kehilangan burung murai batu, burung yang sama seperti yang mau di jual si pelaku ke kios milik saudara Yani tersebut.
Sontak saja para mania burung kicau yang pernah merasa kehilangan burungnya berdatangan ke kios tersebut, dan akhirnya  burung yang mau di jual pelaku itu ternyata milik saudara Menggik (nama samaran) warga desa Kedalingan kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati.

Ketika warga semakin banyak yang berdatangan salah satu warga ada yang menghubungi polsek kayen dan selang beberapa menit kemudian beberapa anggota polsek kayen datang untuk mengamankan pelaku tetsebut guna mengantisipasi suatu hal yang tidak di inginkan dan pelaku langsung di bawa ke mobil patroli guna penyidikan lebih lanjut.

Menurut saudara Abu rifai ketika di mintai keterangan beliau mengatakan bahwa kejadian penangkapan tersebut sudah di rencanakan dan beliau bekerja sama dengan pemilik kios tersebut, karena beberapa tahun yang lalu beliau pernah kehilangan burung kicaunya dengan pelaku yang sama persis ciri-cirinya, pada awalnya juga tidak mengakui bahwa pelaku pernah mencuri burung di tempat yang berbeda, tapi dengan banyaknya masa yang mau melayangkan bogem mentah ke mukanya akhirnya pelaku mengakui hal itu.

Menurut saudara abu rifai ketika di mintai keterangan dari tim media targethukum online, beliau mengatakan memang beberapa hari yang lalu temen sesama pencinta burung dari karaban merasa kehilangan burungnya bahkan beberapa tahun yang lalu beliau sendiri juga kehilangan burungnya dengan ciri - ciri pelaku yang sama, sehingga beliau punya inisiatif untuk menjebak pelaku dengan bekerja sama dengan saudara Yani agar pelaku special pencuri burung segera tertangkap, menurut Abu Rifa'i bahwa burung kicau jenis murai batu memang sangat mahal bahkan ada yang laku sampai puluhan juta rupiah.

Harapan beliau dengan tertangkapnya pelaku, pihak kepolisian agar memproses secara adil dengan undang undang yang berlaku agar kedepannya para pelaku pencuri specialis burung berpikir ulang jika mau melakukan pencurian lagi. (drmto)
Share:

Mahasiswa Mesum Digerebek Warga di-Sekaran Gunungpati Semarang

Target Hukum Online. Semarang - Anak muda jaman sekarang, kuliah jauh - jauh pamitnya pada orang tua hanya hobi mesum dikos -  kosan. Seorang Taruna Amni semester 4 atas nama sesuai KTP, Ardian Setyo Pambudi telah digrebek warga Sekaran dikos - kosan putri gang Kalimasada - Sekaran Unnes Gunungpati hari minggu tgl (26/03/17) pukul 01.00 WIB dini hari.

Masa yang sudah berkumpul dan sudah lama diintai oleh warga dengan gerak gerik yang mencurigakan sudah mencium gelagat sudah cukup lama, bau mesum dari dua sejoli yang rundung oleh hawa nafsu. Dan akhirnya dua sejoli ini diamankan oleh pak RT dari amukan masa, yang ketahuan bersetubuh dengan pacarnya mahasiswi Akbid Abdi Waluyo Sekaran - Gunungpati.

Dalam pengakuannya pelaku Ardian masuk kos-kosan khusus Putri sekitar pukul 23.00 WIB lewat pintu jendela kamar ceweknya dan sudah selesai bersetubuh selama 2 ronde didalam kamar si cewek, berdasarkan pengakuan si cewek, sebelum ketangkap mesum hubungan suami istri dikamar kos ceweknya, dulu udah pernah melakukan ML selama 5 sampai 6 kali dihotel didaerah Bandungan kabupaten Semarang.

Dosen wali taruna ardian tingkat 2 smester 4 di AMNI adalah pak Fatahillah dan pelaku ketika digrebek dikamar kos putri oleh pemilik kos dan warga tertangkap basah dalam kondisi setengah telanjang atau bugil.

Penggrebekan dilakukan pukul 01.30 WIB dini hari tepatnya hari minggu tgl (26/03/17) dini hari dikamar kos khusus putri Gang Kalimasada, Sekaran - Unnes. (Eko Borgol)

Share:

Rabu, 29 Maret 2017

Festival Lomba Seni Siswa Nasional Tingkat SD Digelar Oleh UPT Kecamatan Tayu Pati

Target Hukum Online. Pati - Festival dan lomba seni nasional (FLS2N) berlangsung dengan meriah sekali di ikuti peserta dari Siswa tingkat sekolah dasar se- Kecamatan Tayu, Sabtu 25/3/2017 pagi.

Lomba seni ini di tempatkan di Sekolah Dasar Negeri Pondowan 01 dan 02 yang di ikuti 36 SD Negeri maupun swasta tingkat kecamatan Tayu Kabupaten Pati. Seperti di jelaskan Kepala UPT Kecamatan Tayu (Diyono),  festival lomba seni siswa nasional ini di selenggarakan rutin tiap tahun.

Lomba seni dan lainnya bertujuan untuk menyeleksi siswa yang berprestasi untuk menghadapi lomba pada tingkat kabupaten dan seterusnya.

Lomba seni ini dimaksudkan untuk mencari anak didik berbakat dan berprestasi untuk persiapan lomba ke tingkat Kabupaten hingga nasional.

Diyono, menambahkan sejumlah kategori dalam perlombaan festival adalah pantomim, menyanyi tunggal, menggambar, seni tari kreasi baru dan tilawah.

Kami mengharapkan kepada siswa siswi dan para guru harus bisa mendidik yang lebih baik lagi agar kedepan ilmu yang didapat di sekolah ini lebih bisa berguna untuk masa depan mereka," tandasnya. (Z@rkon!)

Share:

Selasa, 28 Maret 2017

Haul Ki Bagus Kuncung Mataram

Target Hukum Online. Pati - Haul Ki Bagus Kuncung atau Mbah H Metaram yang diperingati oleh penduduk setempat pada hari Selasa tgl (28/03) sangat meriah sekali bahkan dihadiri oleh Bupati Pati H. Haryanto SH. MM. MSi. keberadaan makamnya berlokasi di Dukuh Jabung, Desa Jatiroto, Kecamatan Kayen Kabupaten Pati  Jawa Tengah.

Hadir pula Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Wandansari sebagai Pengageng Sasana Wilapa Keraton Surakarta Hadiningrat dalam acara haul tokoh yang disebut-sebut sebagai Ki Bagus Kuncung tersebut pada tanggal 1 rajab. Pada tanggal itu pula, sedekah bumi bagi penduduk setempat dirayakan.

Makam Ki Bagus Kuncung sendiri tidak lama dibuka. Sang juru kunci, Mas Ngabehi Sukadi Prasetyo saat ditanya beliau mengatakan, makam yang berlokasi di lereng pegunungan Kendeng itu dibuka pada 7 Juli 2007 atas amanah dari Umi Syarifah Siti Khadijah Alatas yang disebut-sebut juru kunci sebagai waliyullah.

Lantas siapa sebenarnya Mbah Haji Metaram itu atau Ki Bagus Kuncung, kenapa dikultuskan penduduk sekitar, sebagai salah satu tokoh penyebar agama Islam pada masa itu.

Dari informasi yang dihimpun atas legalisasi dari GKR Wandansari, Ki Bagus Kuncung adalah anak dari Bagus Kacung atau Ki Ageng Mataram atau Ki Ageng Pemanahan. Bagus Kacung atau Ki Ageng Pemanahan punya empat istri dan 32 anak, salah satu anaknya itu Ki Bagus Kuncung," ujar Sukadi.

Ki Ageng Pemanahan adalah anak dari Ki Ageng Henis. Henis sendiri adalah anak dari Ki Ageng Selo atau Ki Bagus Songgom. Bila dirunut ke atas, ada juga tokoh Ki Ageng Getas Pendowo, Raden Mas Bondan Kejawan atau Ki Lembu Peteng dan Roro Nawangsih.

Dikisahkan, Mbah H Metaram sebagai salah satu senopati kerajaan dari kerajaan Mataram Islam untuk mengantarkan Saridin atau Syeh Jangkung ke Dukuh Landoh, Kayen, setelah menumpas pageblug atau wabah penyakit di Keraton Mataram.

Mbah Metaram tidak pulang, tetapi nyantrik dulu di-syech jangkung untuk ngangsu kaweruh setelah diijinkan beliau baru menyebarkan agama Islam di wilayah Pati selatan hingga akhir hayat dan dimakamkan di Dukuh Jabung desa Jatirejo Kecamatan Kayen Kabupaten Pati. Letak makam berdekatan dengan tempat pemakaman umum dan diapit dua pohon asem raksasa.

Sekilas tempatnya terkesan mistis, angker, dan wingit. Mungkin karena keberadaan dua pohon raksasa. Dari jalan raya Kayen-Tambakromo, masuk menyusuri jalan desa sekitar 1,5 kilometer.

Dari cerita tutur yang berkembang di masyarakat setempat, rebutan nasi tumpeng lengkap dengan ayam ingkung setiap tanggal 1 rajab diharapkan memberikan berkah, kesejahteraan, rezeki, dan keselamatan. Bahkan, nasi hasil rebutan acapkali disebar di sawah supaya pertanian subur.

Acara haul Ki Bagus Kuncung atau Raden Mas H. Metaram yang dirayakan setiap 1 rajab menjadi agenda atau kalender wisata budaya (cultural tourism) di wilayah Pati selatan. Namun, pengunjung masih berasal dari wisatawan lokal desa setempat dan sekitarnya biasanya dihadiri Ratu Surakarta Hadiningrat beserta dengan abdi dalemnya. (Zarkoni)

Share:

Senin, 27 Maret 2017

Babinkantibmas Sumbersari Sosialiasi di SD 01 Sumbersari Kayen

Target Hukum Online. Pati - Maraknya isu yang beredar dimasyarakat baik isu penculikan anak maupun kejahatan kriminal lainnya, sangat meresahkan sendi-sendi kehidupan bermasyarakat. Seusai pulang dinas dari Polsek Kayen Bripka Sukawi selaku Babinkamtibmas Desa Sumbersari langsung menuju SD 01 Sumbersari pada hari Senin pukul 07.05 WIB (27/03/17) untuk sosialisasi guna mencegah angka kejahatan misalnya penculikan anak yang lagi marak terjadi dilingkungan sekolah maupun ditempat umum yang terbuka seperti taman bermain dan sebagainya.

Harapan beliau dengan adanya Sosialiasi seperti ini dan seringnya memberi sosialisasi kepada masyarakat, angka kejahatan bisa di tekan semaksimal mungkin, solusi yang di pakai cukup unik yaitu memasang stiker untuk di tempel di tempat-tempat umum, dan sekolah-sekolah dengan di tulisi " Tempat ini di pasangi CCTV". Yang bertujuan pelaku kejahatan akan berpikir ulang untuk melakukan tindak pidana kejahatan dan kriminal yang akhir-akhir ini sangat meresahkan warga dan masyarakat.

Selanjutnya Bripka Sukawi dengan segenap jajarannya juga sudah dibentuk team khusus untuk menangani isu-isu yang tidak bertanggung jawab selama ini. Dengan adanya kerjasama dengan pihak-pihak terkait, baik dari sekolah maupun dari muspika setempat terutama pemerintah desa untuk lebih kondusif dalam menangani isu-isu sosial seperti ini, dan kami jajaran dari anggota Polsek Kayen selalu siap 24jam bila ada seorang yang mencurigakan silahkan hubungi kami, dan team akan turun langsung ke TKP, sebagai penanggung jawab sepenuhnya kami yang ada dilapangan. (J©j©)

Share:

Minggu, 26 Maret 2017

Babinkantibmas Desa Sundoluhur Berkunjung Dirumah Kaperwil Jateng " Media Target Hukum"

Target Hukum Online. Pati - Setelah melalui perjalanan panjang dalam menginvestasikan sejumlah permasalahan hukum yang ada, baik adanya sharing-sharing juga tindakan yang tegas yang perlu diambil, sejumlah sejawat dan rekan kerja selama ini. Dua kawan dan sahabat karib setelah sekian lama tidak berjumpa untuk singgah sejenak di Desa Sundoluhur Kecamatan kayen Kabupaten Pati pada Senin pukul 09.00 WIB tgl ( 27/3/17).

Silaturahmi yang dilakukan sesama anggota Polsek Kayen maupun media sangat dibutuhkan untuk selalu bersinergi, baik dari segi informasi dan kebutuhan komunikasi selanjutnya, guna menjaga keamanan dan ketertiban di Desa Sundoluhur, beliau Bripka Sukawi selain Babinkantibmas Desa Sumbersari dan Desa Sundoluhur juga merangkap penyidik Reskrim di Polsek Kayen maka dari itu sosialisasi tentang modus kejahatan yang lagi marak akhir- akhir ini, sangat digiatkan guna menekan angka kriminalitas.

Dalam kunjungannya beliau membahas bahwa modus kejahatan sangat berfariatif, misalnya modus yang di pakai penipu lewat online tersebut dengan cara memakai akun BBM palsu guna mengelabui calon korban, korban yang menjadi sasaran adalah TKI Yang bekerja di Korea Selatan, masing masing korban kena tipu sebesar 70jtan dengan modus asmara dan kemarin sudah ada pengaduan di Polsek Kayen, yang mengadu lebih dulu adalah pemilik foto yang dipakai untuk tindak pidana penipuan, mereka merasa di rugikan karena foto fotonya di pakai terlapor yang berinisial (U) untuk menjerat para korban.

Terlapor (U) juga pernah menipu TKI korea pada tahun 2011 kemarin dengan modus yang sama, dengan memakai foto palsu dan ngakunya anaknya juragan kapal agar si korban percaya dan semakin jatuh hati sehingga peluang untuk memperdayai korban sangat mulus, bahkan korban ketika itu bisa menipu hingga sekitar 270jt an.

Selanjutnya bapak Bripka Sukawi menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar selalu bersikap hati-hati terutama penipuan lewat bisnis online seperti ini. Juga selaku Babinkantibmas mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Sutarjo & Bapak Darmanto selaku Kepala Wilayah JATENG (Kaperwil) Media Target Hukum atas semua informasi dan kerjasamanya selama ini, dan akan terus kita giatkan agar kedepannya kepedulian media bisa mengangkat (mengekspose) permasalahan hukum yang ada selama ini. (drmto)

Share:

Jumat, 24 Maret 2017

Peresmian Musium Gedung Juang 45 Kabupaten Pati

Target Hukum Online. Pati -  Jumat tgl 24/03/17 di Jalan Diponegoro pati telah di selenggarakan peresmian Gedung Juang 45 sebagai musium sekaligus pameran lukisan dan pohon bonsai yang dihadiri oleh ratusan warga. Musium satu-satunya yang ada dikabupaten Pati, musium perjuangan yang penuh hirarki, darah dan air mata semangat untuk bushido (mempertahankan tanah air).


Musium dan pameran diresmikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pati Bp.SIGIT HARTOKO, SH. Dan dihadiri  Bupati Pati Bp. H. HARYANTO, SH, MM, M.Si. Dandim 0718 Pati Letkol Inf.ANDRI AMIJAYA KUSUMAH, S.Sos. Kapolres Pati AKBP MAULANA HAMDAN, SIK Muspika Kecamatan Pati, Ketua LVRI Kabupaten Pati Bp. RUSKANDAR, Ketua Pepabri Kabupaten Pati Letkol Purn HADI SUMARNO, Para Pasi dan Danramil, Ketua DHC’45 H. Lilik, Tokoh Masyarakat Bp. EDI SISWANTO dan Anggota Kodim 0718/Pati.


Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pariwisata menyampaikan,”Syukur alhamdulillah dapat menghadiri peresmian musium ini dan menyaksikan pameran di musium ini, kami dari Dispora berterima kasih Kepada Kodim 0718/Pati dalam waktu sekejab bisa menyulap Gedung Juang 45 menjadi musium yang kita banggakan untuk Kabupaten Pati yang kita cintai. Kami megucapkan terima kasih kepada para veteran yang memberikan ijin dan telah menyediakan tempat untuk tempat kuliner dan nanti akan kita sampaikan pula, forum ekspo di Pati. 


Semoga acara ini menjadi tontonan dan kita dukung kelompok komunitas dan in merupakan akses Kabupaten Pati dan pada intinya menikmati karya karya teman kita di Kabupaten Pati,” terangnya.
Para pengunjung yang sengaja datang dari berbagai daerah sangat terkesan dengan puluhan lukisan yang dipajang. Lukisan tersebut hasil karya warga Pati dan patut didukung sebagai karya anak-anak bangsa. 


Karya tersebut sangat unik dan menarik sehingga akan memberikan pendidikan yang berharga bagi generasi muda dan warga masyarakat khususnya kabupaten pati. Malam semakin larut semilir angin mamiri diujung tabir malam penuh misteri, cerita perjuangan dan pengorbanan arek-arek Pati dalam mengusir penjajah Belanda patut dijadikan cermin dan suritauladan, dengan gagah berani tak pernah gentar selama hayat masih dikandung badan, MERDEKAAA atau MATI dan Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para Pahlawannya. (J©j©)

Share:

Kamis, 23 Maret 2017

Menteri Perhubungan RI dan Kapolda Jateng Kunjungan Disyah Bandar Juana

Target Hukum Online. Pati - Kamis (23/3/2017) bertempat di Komplek Syahbandar Pelabuhan Juwana kabupaten pati  telah dilaksanakan Kunjungan Menteri Perhubungan RI Ir. BUDI KARYA SUMADI beserta rombongan dalam rangka Meninjau Galangan Kapal (Pembuatan Kapal Tradisional atau Kapal Kayu), Menhub beserta rombongan menempuh perjalanan dari Kabupaten Kudus menuju Pelabuhan Juwana Kabupaten Pati dengan menggunakan jalur Udara  sarana transportasi Helly milik Polda Jateng.


Ikut dalam rombongan Menteri Perhubungan RI Bp. Ir. BUDI KARYA SUMADI  di antaranya, Kapolda Jateng IRJEN Drs. CONDRO KIRONO, Dirjen Perkapalan dan Kepelautan Bp. RUDIANA, Dirjen Perkeretaapian Bp. PRASETYO BOEDICAHJONO.

Hadir dalam penyambutan kunjungan Menteri Perhubungan RI di komplek Kantor Syah Bandar Juwana yang disambut langsung oleh Bupati Pati Bp. H. HARYANTO, SH, MM, M.Si, Dandim 0718 Pati Letkol Inf.ANDRI AMIJAYA KUSUMAH, S.Sos, Kapolres Pati AKBP MAULANA HAMDAN, SIK, Jajaran UPT. 

Kemenhub di Semarang, Jajaran Muspika Juwana, Ka UPP Kelas III Bajomulyo Juwana Bp. EDI SUKISNO, S.Sos, Ka PPP Juwana Bp. JAFAR GAOL LUMBAN , Kepala Satker PSDKP Juwana Bp. DIDIK RISTANTO, SH, KBO Pol Air Polres Pati  IPTU DAFFID P, SH, Ka TPI Pati Bp. SUJARTO, SE.
Kunjungan Menteri Perhubungan Ir. BUDI KARYA SUMADI beserta rombongan ke Wilayah Juwana dalam rangka meninjau lokasi pembuatan Kapal Rakyat (Kapal kayu) Bapak EDI SUKISNO, S.Sos selaku Ka UPP kelas lll Bajomulyo Juwana menyampaikan bahwa, terkait dengan kunjungan Menhub ke Juwana dikarenakan adanya pembangunan 100 (Seratus) unit kapal niaga (Kapal Rakyat/tradisional) program Pemerintah yang nantinya akan digunakan untuk masyarakat di pulau-pulau terpencil ( perintis ) dan digunakan sbg sarana transportasi baik angkutan orang maupun barang sesuai kebutuhan.

Dan di sampaikan pula bahwa Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tahun ini sudah menyiapkan anggaran  untuk menyediakan 100 kapal Niaga (Kapal Rakyat / kayu)  berukuran 35 gros ton (GT), kapal itu dirancang agar dapat mengangkut muatan 40 penumpang dan 10 ton barang, kapal seperti itu yang dibutuhkan masyarakat di wilayah kepulauan sebagai sarana perhubungan antar wilayah.

Bupati Pati H. HARYANTO, SH, MM, M.Si kepada Menhub Menyampaiakan bahwa Wilayah Juwana selain terdapat pelabuhan Kapal ikan juga digunakan sebagai pelabuhan niaga (bongkar muat), di wilayah Juwana terdapat 4 Galangan Kapal (Dok Kapal).

Disampaikan juga oleh Bupati Pati, bahwa saat ini sedang di lakukan Revitalisasi TPI I yang dikelola oleh Provinsi Jateng. Dialog antara Menhub RI Bp. Ir. BUDI KARYA SUMADI dengan salah satu Nahkoda Kapal " KM.  Karya Bersama"an. MUH. CHAERUDIN, asal Sulawesi Selatan, dari Menhub pada intinya menanyakan tentang keluhan-keluhan yang dialami oleh nahkoda maupun pemilik Kapal, CHAERUDIN selaku nahkoda kapal menyampaikan bahwa akhir-akhir ini biaya kepengurusan atau surat-surat ijin sangatlah mahal dan terlalu lama, berbeda pada tahun-tahun sebelumnya dimana pada tahun sebelumnya kisaran biaya kepengurusan surat-surat hanya Rp. 500.000,- ( Lima ratus ribu rupiah ), namun akhir-akhir ini biaya kepengurusan Surat-Surat kapal bisa menghabiskan biaya sampai dengan Rp. 5.000.000,- ( 5 juta rupiah ). 

Setelah dialog Menhub RI Ir. BUDI KARYA SUMADI beserta rombongan meninjau lokasi pembuatan kapal (galangan kapal) di dukuh Ngebruk Desa Bumirejo milik H. SUMARNO alamat Desa Bendar Juwana guna melihat langsung tata cara pembuatan Kapal Rakyat (Kapal Kayu) dan dialog dengan pekerja dan tukang kayu pembuat Kapal.
Setelah selesai Menhub beserta rombongan meninggalkan Galangan Kapal untuk kembali ke Syahbandar,  selanjutnya meninggalkan Syahbandar menuju ke Kabupaten Jepara  dengan menggunakan jalur udara. (J©j©)

Share:

Jalan Utama Poros Tayu - Gunung Wungkal Rusak Parah

Target Hukum Online. Pati - Semakin hari kita disuguhi pemandangan yang luar biasa terjalnya sepanjang mata memandang hanya debu jalanan dan lobang-lobang besar yang menganga bak sumur-sumur mata air dimusim penghujan. Jalan yang kita tempuh tidak semanis gula jawa dimusim kemarau, beginilah nasib anak negeri dirumahnya sendiri adalah jalan poros kabupaten, dari Tayu ke Gunung Wungkal begitu dahsyat bagaikan gelombang tsunami memecah bebatuan terjal dan bergelombang begitu rusak parah akhir akhir ini. Inilah yang menjadi sebab setiap harinya akibat banyaknya truk yang lewat yang melebihi tonase, sehingga mengakibatkan jalan cepat sekali berlubang dan bergelombang.

Ketika kami para awak media Targethukum online melewati jalur tersebut memang sangat memprihatinkan, penyebabnya tidak lain adalah banyaknya perusahan gilingan batu yang menjamur di daerah tersebut. Yang konon karena kejar target dan lain sebagainya tanpa mengindahkan aturan lalu lintas dan dari Dinas Perhubungan, semakin liar saja truk-truk ini membawa muatan, seperti gunung-gunung batu yang berjalan diroda mesin.

Truk-truk tronton yang seharusnya rata-rata bermuatan dibawah 25ton namun tanpa mengindahkan keselamatan pengguna jalan, seperti inilah sehingga mengakibatkan jalan cepat rusak karena kapasitas jalan tersebut hanya di bawah 25 ton, bahkan bisa jadi muatannya lebih dari 30 ton. Seharusnya pemilik armada harus bertanggung jawab atas kerusakan yang terjadi selama ini, jangan hanya tutup mata dan telinga tanpa mengindahkan norma dan aturan dalam bermasyarakat, dan salah siapa kalau sudah begini. Jatuh korban hampir setiap harinya sangat kasian para karyawan, pekerja lepas maupun anak-anak yang berangkat pagi-pagi kesekolah hanya menjadi korban dan keserakahan para pemilik tambang batu nakal ini. (drmto)

Share:

Rabu, 22 Maret 2017

Demo Aliansi Peduli Lingkungan Dikantor Gubernur Jawa Tengah

Target Hukum Online. Semarang - Kamis tgl (23/03/17) pada pukul 09.45 WIB didepan Kantor Gubernur  Jateng jalan Pahlawan Semarang, telah berlangsung unjuk rasa dari Aliansi Masyarakat Peduli Sumber Mata Air Pegunungan Anti eksploitasi Komersial dari Kudus oleh lembaga swadaya masyarakat  pemerhati aspirasi publik dengan dipimpin oleh saudara Ahmad Vikri dengan kurang lebih 25 orang pengunjuk rasa dari aktivis peduli lingkungan.

Kehadiran dari aktivis lingkungan hidup ini, agar aparat yang terkait baik dari pemerintah kabupaten dan pemerintah kota menegakkan hukum  dengan adanya exploitasi air yang ilegal tersebut, supaya Gubernur menghentikan exploitasi mata air di lereng Gunung Muria. Dan bapak Gubernur harus segera mengambil kebijakan strategis untuk menjamin eksploitasi mata air di lereng gunung Muria agar ridak merusak lingkungan disebabkan eksploitasi besar-besaran. Agar bapak Gubernur selamatkan dan melindungi nasib petani Dawe, air bukan barang daganģan, Expolitasi air Muria bikin petani sengsara, montelku sayang montelku malang, pejabat jangan menutup mata dan telinga, tolak explotasi air muria karena air untuk masa depan anak cucu kita, bapak Polisi segera tangkap pengusaha air ilegal.

Selanjutnya pada pukul 10.00 WIB perwakilan aksi  ditemui oleh Bapak Sukar (Kepala Bidang ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat)  Kabidtibuntamas Pol PP dan ibu Soraya Kasiops Pol PP Provinsi Jateng untuk segera ditindaklanjuti.

Aspirasinya akan disampaikan kepada bapak Gubernur dan perangkat dinas yang terkait dengan permasalahan tersebut agar segera diambil langkah yang bijak sehingga masyarakat bisa menjadi lebih kondusif. Dan kedepannya kepedulian terhadap lingkungan bisa kita jaga bersama-sama. ($.g!T©)

Share:

Selasa, 21 Maret 2017

Patmi Pahlawan Kendeng Gugur Sebagai Kusuma Bangsa

Target Hukum Online. Jakarta -  Presiden Jokowidodo sudah mendengar kabar meninggalnya petani perempuan dari pegunungan kendeng Patmi (48th).

Patmi meninggal gara gara terkena serangan jantung setelah seminggu terakhir mengikuti aksi mengecor kaki di seberang Istana Merdeka Jakarta.

Tadi Bapakak Presiden sudah meminta kami untuk mengurus kepulangannya, tadi juga langsung di urus," kata kepala staf kepresidenan Teten Masduki, di komplek istana Selasa (21/3/17).

Teten mengucapkan duka cita yang mendalam dan Pemerintah akan memberi santunan kepada keluarganya untuk meringankan beban keluarga Patmi.

Teten mengatakan aksi pengecoran kaki seperti ini supaya di hentikan setelah kejadian ini, ia mengatakan, masyarakat bisa menyampaikan aspirasi tanpa harus membahayakan diri sendiri seperti ini.

Sobirin salah satu pendamping petani kendeng dari yayasan Desantara sebelumnya mengatakan, Patmi asal pati meninggal karena serangan jantung dalam perjalanan dari kantor LBH jakarta menuju rumah sakit St. Carolus.

Aksi hari ini di tunda karena masih dalam suasana duka, ujar sobirin saat di temui di kantor LBH menteng jakarta pusat pada hari selasa (21/3/17).

Patmi dan puluhan petani kendeng serta aktivis lingkungan menuntut Jokowi menjabut ijin baru yang dikeluarkan gubenur jawa tengah ganjar pranowo unyuk PT semen indonesia. Sebab dengan izin tersebut, kegiatan penambangan karst PT. semen indonesia di Rembang bisa berjalan dan dapat merusak lingkungan.

Izin tersebut juga di nilai melangkahi janji yang sudah di sampaikan Jokowi ke petani pada agustus 2016 lalu, saat itu, Jokowi berjanji tidak ada aktivitas penambangan yang dilakukan  hingga kajian lingkungan hidup strategis yang dilakukan pemerintah selesai di lakukan. (drmto)

Share:

Kunjungan Menteri Perhubungan di-Pelabuhan Juana

Target Hukum Online. Pati - Seiring dengan rencana kedatangan menteri Perhubungan ke Kabupaten Pati, yang rencananya berkunjung di pelabuhan terbesar di Jawa Tengah yaitu pelabuhan Juana yang juga aktif sebagai tempat pelelangan ikan terbesar didaerah Pantura pulau Jawa. 

Kapolsek Juwana beserta anggotanya bersama Muspika kecamatan Juwana kabupaten Pati melaksanakan koordinasi dengan Pemilik dok kapal/Pengecekan Kapal di Dok Sekitar Pelabuhan Juwana, dalam rangka persiapan menyambut  kunjungan Menteri Perhubungan RI di Pelabuhan Kapal Juwana.

Menteri Perhubungan rencananya akan tiba di pelabuhan Juwana pada hari kamis tgl 23/03/2017 pukul 14.00 WIB. Menurut informasi yang diterima oleh UPP3 Bajomulyo Juwana, bahwa kunjungan Menteri Perhubungan berkaitan dengan rencana pemesanan 100 (seratus) Unit Kapal dibawah 100 GT yang akan digunakan sebagai sarana transportasi di pulau-pulau terpencil (perintis).

Rencana lokasi yang akan di tinjau oleh Menteri Perhubungan di antaranya Dok/galangan kapal yang di tunjuk. Galangan Kapal (Dok Kapal) milik Bapak H. Marno yang terletak di Dukuh, Pencikan Desa  Bumirejo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati.

Galangan Kapal (Dok Kapal) milik Bapak H. Sariyani yang terletak di Desa Kudukeras Kecamatan Juwana Kabupaten Pati. Galangan Kapal (Dok Kapal) milik KUD Sarono Mino yang terletak di Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati, Galangan Kapal ( Dok Kapal ) milik Bapak H. Lasdi yang terletak di Desa Bajomulyo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati.

Dari hasil Survey oleh pihak UPP3 Bajomulyo Juwana, rencana Menteri Perhubungan beserta rombongan akan diarahkan ke Dok galangan kapal  yang telah di tunjuk  tersebut. (J©j©)
Share:

Pedagang Sempolan Omzet Ratusan Ribu Rupiah Perhari

Target Hukum Online. Pati -  Rabu pukul 09.00 WIB (22-03-2017) di depan ruko komplek Salsa simpang lima Pati bapak Siswanto (28 th) menjajakan barang dagangnya dalam sehari menghabiska 1000 sempolan per/tusuknya seharga 500 rupiah beliau biasanya mangkal di SD Pati wetan dan SMK Bani Muslim dan ketika musim ujian tiba beliau berkeliling mejajakan barang dagangannya di sekitar wilayah pati misalnya di depan salsa.

Ketika kami wawancarai beliau sangat senang sekali karena baru satu jam saja dagangannya bisa menghabiskan 100 tusuk karena banyak pelangan yang antri membeli sempolan bapak Siswanto jajanan yang terbuat dari tepung dan campuran ikan dan sangat di gemari anak-anak, remaja maupun orang tua. Hal seperti inilah yang akan membawa dampak positif sebagai kepala keluarga dengan dua orang anak yang masih kecil-kecil, cukup untuk menghidupi keluarga kecilnya.

Bersyukur sekali bisa menjadi tumpuan kepercayaan pada konsumen dan pelanggan setianya, jujur untuk mencari pekerjaan selama inipun susah, apalagi hanya bermodalkan ijazah SD atau SMP paling hanya jadi OB (ofice Boy) itupun kalau beruntung diterima karena minimal sudah harus berpengalaman 2tahun" Ujarnya. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada mas media yang telah meluangkan waktunya, besar harapan saya pedagang kaki lima atau pedagang kecil seperti kami bisa mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah khususnya Pemda Pati. (@|! Muksin)

Share:

Mengenal Lebih Dekat Sosok Seorang Leak

Target Hukum Online. Pati - Siapa yang tak kenal bang leak, sosok pemuda yang sangat tidak asing di bisnis dunia malam, beliau sangat dekat dengan para wartawan di kota pati, ketika ada waktu sela banyak teman- teman dari media dan Lsm selalu berkumpul di rumah beliau untuk membahas info terkini dan sekedar kopi darat.

Salah satunya bapak Andy selaku ketua KPMP kabupaten Pati beliau selalu menyempatkan waktu untuk sekedar sharing-sharing dan membahas info terkini di sekitar kabupaten Pati.

Beliau menganggap bahwa bang Leak adalah sahabat yang selalu memberi motivasi dalam karirnya selaku ketua LSM Komando Pejuang Merah Putih (KPMP).

Di rumah yang sangat unik berhalaman luas di desa Plangitan sore itu pukul 16.00 WIB hari jumat ( 17/3/2017) beberapa teman- teman media dan LSM hanya sekedar berkumpul tidak banyak yang dibahas, tentang percaturan politik sekarang ini yang semakin rumit dan edosentris Pilkada Pati yang sudah selesai namun masih menyisakan sekelumit permasalahan dengan sedulur kendeng yang tumbuh dan besar dan bersama alam, karena hanya alam lestarilah yang akan menyelamatkan anak cucu kita nantinya.

Juga percaturan politik di Pilkada DKI yang semakin meruncing dan panas suhu politiknya, bisa jadi nantinya akan membawa dampak yang besar dan perubahan peta politik saat ini. Pilgub pileg maupun Pilpres semakin dekat persiapan dan konsolidasi terus digiatkan, yang terkena imbasnya hanya rakyat kecil yang semakin bingung dengan maraknya partai partai baru yang hanya mengobral janji janji palsu, ini yang patut kita sadari bahwa tugas yang kita emban semakin berat dalam memilah dan memilih sosok seorang pemimpin yang baik yang mampu ada di tengah-tengah rakyatnya, dan NKRI Harga Mati. (drmto)

Share:

Program Prona Pemohon Dikenai Biaya 600ribu Dikatakan Shodakoh

Target Hukum Online. Pati - Salah satu dari perangkat desa Sejomulyo kecamatan Juwana Kabupaten Pati saat di temui  media mengatakan dengan tegas bahwa Progam PRONA di desa Sejomulyo dengan swadaya 600 itu di katakan sodakoh, dan dia juga mengatakan siapa yang mau mengurus kalau progam prona tidak ada swadayanya, dia menyampaikan kalau memang ngak ada swadayanya tidak ada yang mau menyiapkan pemberkasan, dan pemohon di suruh menyiapkan pemberkasan sendiri dan pihak perangkat cuma mau menghantar ke BPN" ujarnya.

Tidak seharusnya sebagai perangkat desa mengatakan hal seperti itu karna itu sudah jadi kewajiban
seorang Perangkat untuk membantu warganya, karena perangkat desa bukan semata-mata hanya julukan
seorang perangkat, karena mereka di jadikan perangkat desa mendapatkan Siltap dan bengkok desa.

PRONA, adalah singkatan dari Proyek Operasi Nasional Agraria. PRONA adalah salah satu bentuk kegiatan legalisasi asset dan pada hakekatnya merupakan proses administrasi pertanahan yang meliputi; adjudikasi, pendaftaran tanah sampai dengan penerbitan sertifikat tanda bukti hak atas tanah dan diselenggarakan secara massal. PRONA dimulai sejak tahun 1981 berdasarkan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 189 Tahun 1981 tentang Proyek Operasi Nasional Agraria. 

Berdasarkan keputusan tersebut, Penyelenggara PRONA bertugas memproses pensertifikatan tanah secara masal sebagai perwujudan daripada program Catur Tertib di Bidang Pertanahan.

PRONA merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan ekonomi lemah sampai dengan menengah. Biaya yang harus di keluarkan oleh  penyelenggaraan PRONA, seluruhnya dibebankan kepada murni di dalam APBN pada alokasi DIPA BPN RI.

Sedangkan biaya-biaya yang berkaitan dengan alas hak/alat bukti perolehan/penguasaan tanah, patok batas, materai dan BPHTB/PPh menjadi tanggung jawab Peserta PRONA.

Peserta PRONA berkewajiban untuk:
Menyediakan/menyiapkan Alas hak/alat bukti perolehan/penguasaan tanah yang akan dijadikan dasar pendaftaran tanah sesuai ketentuan yang berlaku. Menunjukkan letak dan batas-batas tanah yang dimohon (dapat dengan kuasa).

Menyerahkan Bukti Setor Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Bukti Setor Pajak Penghasilan dari Pengalihan Hak Atas Tanah dan Bangunan (PPh) bagi peserta yang terkena ketentuan tersebut. Memasang patok batas tanah sesuai ketentuan yang berlaku.

Jadi sesuai ketentuan di atas pemohon PRONA tidak harus mengeluarkan swadaya total sampe 600 ribu rupiah, tapi salah satu dari perangkat desa di desa Sejomulyo kecamatan Juwana kabupaten Pati mengatakan seperti itu 600 ribu rupiah itu adalah sodakoh dari pemohon PRONA. (J©j©)
Share:

Minggu, 19 Maret 2017

Heboh Kerbau Slewah Milik Sukarjan Bisa Menyembuhkan Segala Macam Penyakit

Target Hukum Online. Pati - Minggu tgl (19/03) fenomena yang terjadi saat ini seekor Kerbau milik Sukarjan (50), warga dukuh kedawung rt 08/05 Kecamatan Dukuhsekti Kabupaten Pati di yakini bisa membantu menyembuhkan segala macam penyakit.

Menurut ibu Rapi janda tua awal mula pemilik kerbau mengatakan,” Kerbau tersebut di beri nama kebo slewah, lantaran tanduk kerbau yang satu keatas dan yang satunya mengarah kebawah. Kata slewah berasal dari bahasa jawa yang artinya tidak normal. Namun menurut para sesepuh kuno kebo slewah di yakini bisa menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Sukarjan, pemilik kerbau adalah seorang buruh tani yang biasa memelihara ternak sapi sebagai penghasil sambilan. Awalnya pemilik kerbau ini tidak tau kalau kerbau yang di pelihara hampir 2 tahun ini memiliki kelebihan bisa menyembuhkan penyakit seseorang.

Ketika di tanya kronologisnya, Kasmat ipar dari Sukarjan sedikit bercerita ketika ada keluhan gatal-gatal di tangan Sukarjan yang tidak kunjung sembuh. Dia mengeluh di depan kerbau sambil mengelus elus kepalanya, tiba-tiba tangan Sukarjan di keleti (dijilati). Semula tidak mengira hal itu bisa menyembuhkan penyakitnya.

Untuk meyakininya Sukarjan memberikan informasi kepada keluarganya yang punya penyakit agar di dekatkan dengan kerbau untuk di jilati. Lagi-lagi penyakit tersebut bisa sembuh . Dengan kejadian inilah Sukarjan baru meyakini bahwa kerbau miliknya punya kelebihan bisa menyembuhkan penyakit. 

Lain hari cerita  kepada saudara, dan tetangga sekitarnya. Tak ayal lagi,  bagi yang mendengar langsung di buktikan dengan saudara dan tetangga yang punya penyakit rematik, asam urat, setroke sebelah bisa sembuh.

Masih dari Kasmat yang membantu proses penjadwalan pasien, menjelaskan bahwa pengobatan ini baru 1 bulan. Pasien yang datang selain warga Pati sendiri, juga banyak yang datang dari berbagai daerah lain seperti Jogya, Solo, Purwodadi, Kudus, Jepara, Rembang bahkan Gresik Jawa Timur.

Rata- rata per hari boleh di bilang mengobati hampir 100 orang.
Untuk memudahkan aktivitasnya, ibu Kastini yang di tunjuk sebagai juru kunci untuk mengantar pasien di bantu oleh Sukarjan (suami), Kasmat adik Kastini dan Rusdi orang kepercayaan yang mengurus kerbau tersebut. Pelayanan pengobatan di lakukan pada hari Senin-Kamis dan Minggu. Untuk hari sabtu dan Jumat tutup, pasalnya agar kerbau bisa istirahat.

Harga
Yang lebih mengherankan lagi ketika ada adzan waktu Dzuhur atau Ashar kerbau sudah tidak mau melakukan pengobatan. Kerbau langsung istirahat kurang lebih 1 jam baru bangun dan aktivitas kembali.

Masih dengan Kasmat, yang bisa di gunakan untuk pengobatan adalah air liur yang keluar dari mulutnya. Bagi pasien yang datang minta di obati di tanya namanya dan disampaikan oleh Kastini yang di percaya bisa interaksi dengan kerbau tersebut sesuai dengan penyakit yang di derita.

Kastini, ketika ditanya tentang silsilah kerbau tersebut sementara belum bisa menjawab karena belum ada petunjuk secara pasti. Menurut Kastini, ” kesembuhan penyakit berasal dari Allah semata, hanya saja proses penyembuhan bisa melalui perantara apa saja termasuk kerbau ini atas ijin yang maha kuasa,” ujarnya.

Kendati demikian kondisi kerbau tersebut bisa menjadi berkah bagi pemilik, tetapi pengunjung yang datang tidak di kenakan biaya pengobatan kecuali  kerelaan dari pengunjung itu sendiri.

Dan Sukarjan berharap kemampuan kerbaunya yang di percaya bisa menyembuhkan penyakit dan bisa memberikan manfaat bagi orang lain,” imbuhnya. ($.dim@n).

Share:

Sabtu, 18 Maret 2017

TK Aisyiah 02 Berkunjung di Kodim 0718 Pati

Target Hukum Online. Pati - Kunjungan Paud Aisyiyah 02 dan TK Aisyiyah 02 yang sangat antusias dalam pelaksanaan cafreeday dihalaman Makodim 0718 Pati, dengan Tema "Aku Bangga Menjadi Anak Indonesia" hal ini adalah wujud nyata pembinaan komsos dan teritorial TNI bersama rakyat dari untuk rakyat dan oleh rakyat pada hari Minggu pukul 08.00 WIB tgl (19/03/17).

Antusias dan semangat kegiatan peduli cafreeday, yang diisi dengan materi cinta akan lingkungan yang bersih terhadap polusi udara maupun sampah yang selama ini menjadi upaya Pemda untuk meningkatkan kebersihan kota. Merupakan pemahaman yang harus diterapkan sejak dini, hal ini harus didukung dengan motivasi peserta dari PAUD Aisyiyah 02 Pati Dan TK Aisyiah 02 Pati yang di ikuti kurang lebih 400 siswa-siswinya.

Tanggapan dan ungkapan dari Kepala Sekolah ibu Nurti Wijayanto dalam Kegiatan cafreeday bersama TNI dari PAUD Aisyiyah 02 Pati dan TK Aisyiah 02 Pati mengucapkan terima kasih sekali kepada bapak anggota TNI dari Kodim Pati beserta jajarannya khususnya Bapak Dandim Letkol Inf. Andri Amijaya Kusuma S.Sos yang sudah memberikan ijin tempat dan dukungan fasilitas lainnya.

Dihalaman Kodim 0718 Pati ini baik tersedianya toilet dan listrik bagi kegiatan kami dan para guru serta murid - murid dan kami bangga sekali dan bersyukur kepada Allah SWT, semoga amal dan ibadah dilimpahkan kepada para bapak TNI khususnya Kodim Pati semoga senantiasa selalu dalam lindungan Allah SWT.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah wujud nyata kecintaan anak didik sejak kecil dalam bentuk peduli lingkungan dan cegah polusi udara agar kota Pati ini bersih dari sampah dan bersih dari udara kotor, juga dukungan dari DLH (Dinas Lingkungan Hidup) yang selalu siap dalam membentuk dalam segala kegiatan juga apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan karya anak bangsa terutama bagaimana cara melindungi dan mencegah kerusakan lingkungan hidup.

Harapan kami sebagai Kepala Sekolah Paud Aisyiah 02 Pati Dan TK Aisyiah 02 kabupaten Pati semoga bermanfaat dan dapat bisa kita kembangkan untuk lebih maju lagi. Dan tidak putus bahkan menjadi kegiatan rutinitas sampai kapanpun, terima kasih kami ucapkan kepada seluruh jajaran anggota Kodim 0718 Pati atas bantuan dan dukungannya, semoga kedepannya kepedulian sosial baik itu lingkungan maupun kegiatan yang lainnya terus-menerus dijalin sebagai upaya pendidikan sejak usia dini. (J©j©)

Share:

Kirab Barongsay Liong Samsi Laksana Dharma

Target Hukum Online. Pati - Sabtu tanggal (18/03) dimulai pukul 13.00 WIB sampai dengan pukul  16.25 WIB bertempat di Klenteng Tjoe Tik Bio Jl Camong No 1 Juwana, telah berlangsung kirab  barongsay liong samsi " Laksana Dharma " keliling Kota Juwana dalam rangka memperingati Hari Ulang tahun Yang Mulia Dewi Welas Asih.

Kirap tersebut di ikuti oleh mobil patroli Polsek Juwana, bendera
Panji klenteng Tjoe Tik Bio, Marching Band dari SMPK Juwana, barongsai 3 buah Liong samsi. Untuk Route yang dilewati pada kirab iringan barongsai Liong Samsi keliling Kota Juwana dimulai start dari Klenteng Tjoe Tik Bio Silugonggo Proliman, tugu Krisna - jalan Diponegoro - jalan KH A Dahlan - jalan WR Supratman - Perempatan maling mati - jalan Sunan ngerang - jalan Diponegoro - jalan Kemasan - jalan WR Supratman hingga jalan Pajeksan sampai Kembali ke Klenteng Tjoe Tik Bio selesai finish.

Kegiatan pertunjukan kirab barongsai liong samsi tersebut mendapat antusias  penonton dari masyarakat Kecamatan Juwana kabupaten Pati dan sekitarnya sebanyak kurang lebih 1000 orang dan sebagai penanggung jawab kegiatan tersebut Plt. Ketua Liong Barongsay Laksa Dharma Juwana Bapak KASTARI.

Dengan adanya Kirab Liong dan Barongsay tersebut, harapan masyarakat Juwana khususnya serta bangsa Indonesia pada umumnya mendapatkan pengayoman, keselamatan, serta berkah yang melimpah dari Tuhan Yang Maha Esa.

Selama pelaksanaan kegiatan berjalan dalam keadaan lancar aman kodusif dengan pengamanan dibantu oleh anggota Polsek Juwana maupun dari anggota Koramil Juana, harapannya semoga kedepannya kegiatan rutin ini bisa menjadi cermin kerukunan umat beragama yang ada dikabupaten Pati. (J©j©)

Share:

Jumat, 17 Maret 2017

SMPN 2 Puncak Wangi Ingin Merentas Prestasi Tinggi

Target Hukum Online. Pati - Ditengah-tengah persaingan yang semakin ketat, apalagi tuntutan yang sangat tinggi bagaimanapun fasilitas haruslah ada untuk menarik minat murid-murid demi kemajuan bersama. Sedangkan saat ini SMPN 2 Puncak Wangi dengan kondisi seperti ini masih jauh dari fasilitas yang tersedia, seperti laboratorium, lab bahasa, lapangan untuk olahraga dan lain sebagainya. Tapi dengan kondisi yang serba kekurangan dan apa adanya ini adalah langkah terbaik untuk memacu diri dan bangkit untuk lebih maju lagi, persiapan terus dilakukan untuk menyambut tahun ajaran baru yang akan dilaksanakan bulan April - Mei mendatang, sebentar lagi sekolah juga akan mengadakan UN ujian Nasional serentak.

Kepala sekolah Japar, SH, Spd. sangat berharap ingin memajukan sekolahnya dan mempunyai banyak murid murid yang bermutu tinggi, saat ini siswanya secara keseluruhan berjumlah 221 dari kelas 1-3. Biarpun Bapak Japar saat ini sakit sakitan sudah hampir selama 8 bulan karna sakit stroke tapi semangat beliau sangatlah besar untuk memajukan sekolahan. Biarpun sakit tapi Bapak Japar tetap aktif kesekolahan untuk membimbing dan mengarahkan dan memberikan materi setiap harinya.

Keadaan tersebut sangatlah membuat bangga baik guru guru pengajar maupun pendidik selama dipimpin oleh beliau, perjuangan yang berat dan tidak mengenal lelah untuk terus maju dan mencapai prestasi yang setinggi-tingginya. Walaupun hanya sekolah pinggiran dan non unggulan dikabupaten Pati namun dengan materi saat ini diharapkan dapat bersaing dengan sekolah lainnya. Keinginan inilah yang terus dipupuk walau pahit dan getir namun terasa nikmat demi kemajuan SMPN 2 Puncak Wangi Pati. Dengan kesehatan yang semakin hari semakin memburuk dengan langkah tertatih-tatih namun senyuman kebahagiaan tersungging diwajahnya, tiada kebahagiaan yang abadi dan sorga adalah milik orang-orang yang membuat kebajikan dimuka bumi ini. Semoga doa dari semua staf pengajar maupun murid-murid tercinta mampu membuat bangkit kembali Bapak Japar dan disehatkan kembali tubuhnya yang telah renta ini, hanya amal'lah yang selalu dikenang" dan menjadi ladang ibadah" demikian pesan Bapak Japar mengakhiri pembicaraannya. ($.M@rj©π©)

Share:

Proyek Siluman Dipasar Hewan Winong Pati

Target Hukum Online. Pati - Pasar hewan terbesar dikecamatan Winong Kabupaten Pati ini selalu ramai dikunjungi oleh warga dan masyarakat sekitarnya, begitu juga para pedagang yang bertransaksi jual beli dengan masyarakat, apalagi ketika hari pasaran atau hari hari besar seperti hari raya Idhul korban dan sebagainya. Keuntungan yang diraup oleh warga maupun pedagang hewan setempat bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Ketika kami tim awak media target hukum datang ke pasar hewan Winong, Jumat pukul 10.00 WIB (17/03/17) mendapati ada proyek yang tidak jelas dengan sumber pendanaanya karena sama sekali tidak ada informasinya minimal papan nama proyek, anggaran dan sebagainya.

Adapun kualitas materialnya juga memprihatinkan karena tidak memenuhi standarisasi proyek pemerintah misalnya material pasirnya batu dan sebagainya, proyek seperti ini jelas sangat merugikan keuangan negara karena karena mutu dan kualitasnya pasti tidak terjamin sehingga mungkin untuk tahun depan bahkan tidak sampai setahun bangunan seperti pasti akan kembali rusak seperti semula.

Sehingga pemerintah daerah akan mengeluarkan anggaran lagi dan akan menjadi proyek tambal sulam oleh oknum kontraktor tersebut, untuk pihak terkait agar supaya jeli dalam memilih rekanan (pemenang proyek) yang benar benar sudah teruji kualitas pengerjaanya, sehingga tidak menghambur- hamburkan keuangan negara. Dan dari dinas terkait agar selalu bersikap tegas terhadap semua rekanan proyek yang selama ini terkesan menutup nutupi, informasi sekecil apapun bentuk proyeknya sangat penting bagi masyarakat yang langsung merasakan dan bersentuhan langsung fasilitas sarana dan prasarana untuk kepentingan masyarakat tersebut. (J©j©)

Share:

Bencana Puting Beliung Rusak Ratusan Rumah di Undaan Kudus

Target Hukum Online. Kudus - Hujan deras di sertai angin kencang dan puting beliung senin 13 /3/2017 di undaan kudus pada siang hari, mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan ratusan rumah yang rusak cukup parah.


Sebanyak tiga desa di Kecamatan Undaan kabupaten Kudus akibat angin puting beliung menjadi rusak. Camat Undaan Kudus Catur Widiyanto mengatakan,” angin puting beliung menyerang tiga desa yang paling parah diserang adalah meliputi desa Glagah Waru desa Genjang dan desa Kalirejo.

Angin puting beliung yang menyerang kawasan undaan ini sekitar 30 menit lamanya. Meski hanya sebentar, namun cukup membuat kerusakan rumah yang cukup parah, ” jelasnya kepada kabar desa.

Menurut warga  desa glagah waru yang genting rumahnya rusak menjelaskan, hujan yang disertai angin puting beliung ini hanya sekitar 30 menit, suara angin seperti gemuruh kencang sekali, sehingga warga pilih keluar rumah karena takut terjadi sesuatu.

Dari tiga desa diantaranya, desa Glagah Waru yang paling banyak, menurut informasi dari warga ada sekitar 103 rumah rusak ringan dan sedang. Menyusul desa Kalirejo hanya 45 kategori rusak ringan dan sedang. Sedangkan desa Genjang masih dalam proses pendataan.
Untuk selanjutnya, dari pihak PLN telah melakukan tindakan cepat untuk mengamankan jalur listrik. 

Peran Pemerintah desa setempat bersama dengan sekwilcam , BPBD dan PLN serta warga masyarakat melakukan gotong royong memperbaiki genting dan jaringan listrik yang rusak karena banyaknya pohon yang tumbang.


Disamping perbaikan genting, pemerintah desa juga mendata rumah yang rusak dan kebutuhan genting untuk perbaikan rumah. Yang di butuhkan dalam pengajuannya kepada pemerintah berupa genting dan chaisaw serta personil untuk perbaikan rumah dan jaringan listrik. Asumsi kebutuhan genting sampai laporan kami rinci sebanyak 10.000 genting,” kata Kades setempat. ($.D!M@n)
Share:

Sertijab Kapolres Baru Pati Semoga Membawa Berkah Dikabupaten Pati

Target Hukum Online. Pati - Pergantian Perwira Menengah maupun Tinggi dilakukan hampir semua Polda diseluruh wilayah Indonesia, seperti yang dilakukan Polda Jateng termasuk dijajaran Kepolisian Resort Pati dalam melakukan penyambutan Pimpinan Kapolres baru di Mako Polres Pati sesuai dengan adat upacara penyambutan dan penyerahan kunci gedung Polres dari Pimpinan yang lama AKBP Ari Wibowo, SIK Kepada Piminan yang baru AKBP Maulana Hamdan, SIK Jum'at, 17/3/2017. Pukul, 08.00 Wib.

Pergeseran pucuk Pimpinan Polres Pati ini sudah dilakukan pelantikan kemarin hari Selasa tgl (14/03) di Polda Jateng yang dilakukan oleh Kapolda Irjen Pol Condro Kirono, Kapolres Pati yang lama AKBP Ari Wibowo, SIK bergeser ke Polda Jatim sebagai Kepala Bagian Pembinaan dan Karir dan AKBP Maulana Hamdan, SIK yang sebelumnya menduduki Kapolres Kendal bergeser menjadi Kapolres Pati.

Terhitung mulai hari ini Polres Pati resmi dipimpin Kapolres Baru AKBP Maulana Hamdan, SIK penyambutan Kapolres baru tersebut dilakukan upacara di halaman depan Mako Polres sebagai tanda selamat datang dengan ditandai penyerahan kunci Mako Polres oleh AKBP Ari Wibowo, SIK dan diberikan kepada AKBP Maulana Hamdan, SIK.

Bagi AKBP Ari Wibowo, SIK pimpinan baru Kapolres Pati bukan orang asing karena mereka berdua satu letting di Sespim. Karena itu mereka terlihat sangat akrab dan bersenda gurau dan berbincang saat memasuki ruang Pimpinan dan bercengkrama dengan suasana yang ramah tamah.

Dalam sambutannya kepada Anggota Jajaran Polres Pati, AKBP Ari Wibowo, SIK mengatakan,"Terima kasih Kepada seluruh Anggota dijajaran Polres Pati yang selama ini sudah menjadi bagian dari keluarga besar kepolisian wilayah kabupaten Pati, bila ada kurang dari diri saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Untuk Kamtibmas di wilayah Kabupaten Pati sudah sangat baik, semoga AKBP Maulana Hamdan, SIK sebagai Pimpinan baru Polres Pati bisa membawa Kabupaten Pati lebih baik lagi. Mari kita menjaga hubungan silahturami dan selalu solidkan Korp Kepolisian,"ujarnya.

Kapolres Baru AKBP Maulana Hamdan, SIK juga menyampaikan terima kasihnya atas penyambutan yang dilakukan oleh Jajaran Polres Pati dan akan meneruskan program-program Kapolres lama, terutama selalu menjaga Kamtibmas di wilayah Polres Pati. 

Semoga angin segar yang berhembus sepoi-sepoi dalam mengiringi upacara Sertijab tadi, bisa membawa suasana yang lebih nyaman dan lebih kondusif untuk Kabupaten Pati kedepannya. Seorang pemimpin yang baik yang selalu berada di tengah-tengah kehidupan masyarakat Pati dalam setiap moment yang handarbeni Tut Wuri Handayani yang selalu berjuang bersama-sama rakyat. (J©j©)

Share:

Kamis, 16 Maret 2017

Gebyar Paud IGTKI Se-kecamatan Margoyoso Pati

Target Hukum Online. Pati - Dalam rangka menyongsong Hari Anak Nasional (HAN) dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) IGTKI PGRI Kecamatan Margoyoso mengadakan lomba menggambar dan drumband yang di ikuti 1790 anak Paud se-kecamatan Margoyoso Kabupaten Pati.

Gebyar Paud yang di selenggarakan selama tiga hari di  gedung Camat Margoyoso di sambut baik oleh anak didik tingkat TK dan di hadiri oleh Bapak Camat, Kapolsek dan Pengawas pendidikan  untuk memberikan dukungan.

Terkait dukungan sedikit wawancara yang di sampikan oleh Kapolsek Margoyoso ketika di temui kabar desa mengatakan, kami turut hadir pada acara ini karena  untuk memberikan suport agar anak-anak lebih semangat, karena anak adalah calon generasi penerus bangsa, maka pendidikan untuk anak-anak sangat penting sehingga bisa mengasah ketrampilan kususnya menggambar dan bermain musik dan pendidikan lainya sesuai dengan tema ini.

Dalam pembukaan acara, Rabu (01/03) yang dipimpin oleh Drs H. Hadapi ketua UPT Kecamatan Margoyoso mengatakan, rangkaian acara yang di gelar pada peringatan HAN dan Hardiknas ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan pada anak TK , tidak hanya membaca dan menulis, tetapi ada pendidikan lain seperti menggambar, menyanyi dan kesenian musik seperti drumband dan lain-lain supaya otak kanan kirinya bisa sehat, cerdas bisa berpikir yang lebih baik. Karena anak itu unik dan jadikanlah keunikan itu di bina dengan sebaik baiknya," tandasnya.

L.Mahmudah, S.Pd.I selaku panitia penyelenggara kegiatan dalam sambutanya menjelaskan, untuk menyongsong HAN dan Hardiknas yang di ikuti TK Paud  se-Kec Margoyoso yang di gelar pada tanggal 1, 2 dan 7 Maret ini adalah momen penting bagi anak didik  tingkat TK Paud.  Selain lomba menggambar dan menyanyi, pada hari ketiga akan di adakan lomba drumband yang di ikuti anak TK itu sendiri.

Hal ini di maksudkan untuk melatih anak supaya cerdas mandiri, kreatif dan tidak ketinggalan sama yang lain. Dalam penutupan acara Selasa (07/03) merupakan puncak kegiatan  akhir. Bidang per bidang sudah di ikuti oleh semua peserta sehingga bisa menghasilkan nilai yang di ambil dari kegiatan tersebut.

Adapun hasil akhir yang mendapatkan juara 1 adalah TK Sidomukti dan TK Asiyah Kajen. sementara untuk TK lain yang belum berhasil, agar supaya meningkatkan belajarnya yang lebih giat dan lebih berkreatifitas lagi. (Za®k0π!)

Share:

Penipu Online Berhasil Dibekuk Anggota Polsek BAE

Target Hukum Online. Kudus - Kamis (16/13) jajaran Polsek BAE, Polres Kudus mengamankan pelaku penipuan, setelah beberapa kali mulus melakukan aksinya, modus yang di pakai pelaku yaitu bisa memasukan menjadi anggota TNI maupun Polri, kini kedua pelaku harus menginap di hotel Prodeo milik Polsek BAE.

Bermula pelaku menyuruh suami istri Arohman bin Suyuti (60) dan Masriah binti Yusri warga Desa Bacin rt 08/03 kecamatan BAE kabupaten Kudus untuk membuat rekening baru di lima Bank di kudus dengan di iming- imingi anaknya  bisa menjadi anggota TNI, setelah membuat lima rekening yang berbeda selanjutnya 10 buku tabungan beserta ATM nya di minta oleh dua orang yang terduga penipu online tersebut bernama Hermanu Suryo jatmiko (27) warga desa Malangjiwan rt04/04 Kecamatan Colomadu Kabupaten Karanganyar bersama temenya Dion Johansyah (33) Desa Pasar Kemis rt 01/05 kabupaten Tangerang.

Selanjutnya ke dua penipu tersebut berupaya menipu lewat online dengan modus menyuruh mentransfer uang atas nama rekening suami istri tersebut, selama kurun waktu sebulan ada beberapa laporan di bank mandiri tentang penipuan online menggunakan transfer ke rekening suami istri yang bersangkutan, selanjutanya pihak bank mandiri menghubungi suami istri Arohman dan Masriah bahwa rekeningnya di gunakan untuk penampungan dari hasil penipuan online, dan mensiasati pasangan suami istri tersebut mengundang kedua pelaku untuk datang kerumah.

Setelah datang kerumah ke dua pelaku tersebut mengeluarkan pistol mainan untuk menakut nakuti pasutri tersebut, karena warga dan masyarakat mengetahui hal itu warga yang sudah siap tadi langsung datang dan menghakimi ke dua pelaku tersebut.

Babinkamtibmas Desa Bacin Bripka Zaenuri menerima laporan bahwa ada pelaku penipuan dihakimi warga, beliau langsung datang ke tkp bersama anggota lainnya dan mengamankan kedua pelaku tersebut untuk di bawa ke Polsek BAE guna penyidikan lebih lanjut.

Ternyata sebelumnya pelaku juga melakukan penipuan dengan modus yang sama, korban yang di tipu lebih dari lima orang dari berbagai wilayah, dari hasil tipu menipu itu pelaku meraup  keuntungan puluhan juta rupiah" ucap Kapolsek BAE AKP Dwi Jati Usodo SH. (drmto)

Share:

Pesta Siaga Siswa SD - MI Tingkat Kwartir Ranting se-kecamatan Sukolilo Pati

Target Hukum Online. Pati - Kegiatan Pesta Siaga yang di selenggarakan oleh gerakan pramuka kwarting ranting Kecamatan sukolilo kabupaten Pati, sangat antusias di sambut dengan meriah oleh siswa SD & MI se- Kecamatan Sukolilo. Pesta Siaga yang di gelar senin 13/2/2017 di Bumi Perkemahan Gadudero, tepatnya di halaman gedung PGRI ini di ikuti oleh ratusan siswa SD/MI se Kecamatan Sukolilo berjalan dengan baik, tertib dan sangat meriah.

Dalam pembukaan pesta siaga ini, sebagai pembina upacara Ibu Camat sukolilo, dan sebagai penutup acara di pimpin oleh Camat sukolilo. Salam Pramuka " Ikhlas Bhakti Bina Bangsa Berbudi Bawa Laksana dengan Moto " Maju dan Maju terus Maju, ini merupakan simbol dari Gerakan Pramuka Kwaran Sukolilo yang patut di banggakan.

Imam sopyan, Ketua Kwartir Pesta siaga atau panitia induk Kecamatan mengatakan, kegiatan ini adalah merupakan kegiatan pesta siaga  di kecamatan Sukolilo yang kita sudah menyelenggarakan setiap tahun sekali yang di ikuti oleh siswa SD/MI se Kecamatan sukolilo. Dengan berbagai kegiatan yang menyangkut tentang keimanan, olah raga dan seni, ketrampilan umum serta di bidang kepramukaan.

Materi kegiatan di harapkan siswa mampu memiliki iman dan taqwa kepada Tuhan yang maha esa, siswa juga mampu menunjukan sikap kuat mental, emosional, tinggi moral, kepribadian, berwatak dan berbudi pekerti luhur. Kemudian, siswa dididik agar bisa berusaha meningkatkan ketrampilan, ketangkasan dan olah raga. Siswa di harapkan mampu memiliki kepedulian terhadap sesama hidup dan alam lingkungan untuk menumbuhkan cinta tanah air dan budaya indonesia.

Kemudian kegiatan ini merupakan seleksi di Kecamatan yang nantinya di tingkat Kabupaten bagi yang meraih juara satu. Kegiatan  rutin yang di selenggarakan setiap tahun ini menjadi wahana bagi anak- anak didik utamanya di usia siaga sehingga nanti bisa untuk siswa yang rajin, trampil, pintar memiliki keimanan, keilmuan serta ketrampilan. Dan ini akan sangat mendukung tujuan pendidikan nasional melalui kegiatan kepramukaan.

Harapannya, kegiatan ini bisa memberikan prestasi yang lebih baik bagi anak didik bisa meraih tingkat Kwarcab, tingkat Binwil bahkan bisa mewakili di eks Karesidenan. Walaupun belum mampu mencapai kejuaraan  umum tingkat daerah, tetapi ini menjadi motivasi bagi segenab jajaran pendidikan di wilayah kecamatan Sukolilo senantiasa membina dan mengembangkan kegiatan kepramukaan sehingga bisa berprestasi yang lebih baik lagi di masa - masa yang akan datang.

Jumarno, Kepala UPTD Kec Sukolilo menambahkan, setelah kegiatan pesta siaga ini, kami dengan seluruh tim akan memberikan pemantauan, bimbingan terkait persiapan nanti di tingkat Kwarcab sehingga benar - benar menghasilkan prestasi di tingkat kwarcab. Kalau tahun kemaren Sukolilo selalu di tingkat Kwarcab, Binwil, bahkan di tingkat propinsi.

Sugiono Camat Sukolilo, dalam sambutannya pada penutupan acara mengatakan kepada "kabar desaku, kegiatan pesta siaga ini sebenarnya merupakan kegiatan rutin tiap tahun. Namun bukan rutinnya, tapi sangat membanggakan yang mendasari melandasi untuk anak- anak sebagai gerakan pramuka tingkat siaga atau tingkat bawah. Mereka mulai tumbuh dengan keceriaan bermain belajar dengan teknik-teknik yang sudah menasional. Artinya begitu juara tingkat ranting, mereka bisa dikirim ditingkat cabang dan selanjutnya.

Harapanya, anak-anak sekolah di Kec sukolilo pada umumnya bisa terima dan semangat belajar, akhirnya anak-anak bisa melanjutkan sekolah setinggi tingginya,"imbuh camat.

Sebagai puncak acara, Suyatmin jabatan Dinas Kepala sekolah SDN Kuwawur yang di tunjuk menjadi ketua panitia pelaksana mengatakan, kegiatan pesta siaga di Kwaran Sukolilo kami sangat berbangga hati karena dapat melaksanakan kegiatan materi per materi bidang per bidang sudah dilaksanakan oleh semua anak-anak.

Mudah-mudahan kedepanya untuk kwarcab Kecamatan Sukolilo bisa mendapakan juara dan bisa maju ke tingkat Binwil yang akan bertempat di Kabupaten Rembang tanggal 18/2/2017 sampai ke tingkat Kwarda. Dan Kami juga mengucapkan selamat atas juara I SDN Galiran yang merupakan juara tergiat I PA/PI nanti untuk maju ke tingkat Kwarcab Pati. ($.diman)

Share:

Rabu, 15 Maret 2017

Oknum Sekdes Desa Gemiring Lor Sangat Arogan Dengan Media

Target Hukum Online. Jepara - Hari kamis tgl (16/03) saat tim awak media target hukum berkunjung ke balaidesa Gemiringlor kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara sungguh sangat mengecewakan sambutan yang ada pada saat kita masuk di balaidesa disambut dengan baik tadinya oleh bapak carek Sodikin yang pada saat itu habis selesai makan beliau juga mempersilahkan kami duduk di depan ruangan bapak Kades.

Berhubung bapak Kades ada tamu dan beliau tidak bisa menemui lalu kami di panggil oleh pak Sodikin pada saat kami ngobrol panjang lebar dengan pak Carek Sodikin namun tiba-tiba bapak Carek marah-marah ga jelas kayak orang kesetanan beliau mencuriga dengan dalih bahwa kami merekam pembicaraanya.

Sangat disayangkan bahwa sama sekali tidak benar ada yang merekam pembicaraanya, sepertinya ada sesuatu yang disembunyikan atau kejanggalan terkait informasi Desa, lalu beliau keluar ruangan dan memanggil semua staf Desa Gemiring Lor untuk mengusir para awak media. Hal seperti inilah yang akhirnya akan membawa dampak yang tidak baik kedepannya, miris sekali ada seorang oknum perangkat desa yang tidak mempunyai etika sama sekali, kearoganan dan kesombongan inilah yang akhirnya membawa kehancuran pada seseorang. Alangkah baiknya jika semuanya bisa dibicarakan dengan baik baik tanpa adanya sifat premanisme maupun arogansi dari oknum perangkat desa tersebut. ($©!M)

Share:

Selasa, 14 Maret 2017

Kiprah AKN Marzuqi 12 Tahun Mencapai Prestasi

Target Hukum Online. Pati - Selasa tgl (14/03) di SMK Telekom AKN Marzuqi yang berada di dukuh Slempung Desa Dukuhseti Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati itu kini banyak kemajuan dan banyak prestasi, Di bawah yayasan Baitul Hazin, SMK tersebut berdiri di thn 2004, oleh Bapak KH. Ahmad Khoirun Nasikin selaku pendiri Yayasan Baitul Hazin.


Harapan beliau untuk kedepanya bisa menerima pendaftaran yang sebanyak- banyaknya karena tanpa uang gedung dan uang biaya perawatan gedung yayasan tersebut mampu menyediakan gedung yang sangat megah, adapun untuk jurusan unggulan antara lain, teknik komputer dan jaringan, rekayasa perangkat lunak dan teknik kendaraan.

Pada tahun ajaran 2016/2017 siswa siswi berjumlah 376 siwa yang terdiri dari 11 ruang kelas, kelas 1, 3 ruang, kelas 2 ada 4 ruang dan kelas 3 ada 4 ruang kelas.

Selama ini banyak perusahaan yang siap menampung lulusan smk tersebut antara lain, PT proxy Indonesia Solution, maupun PT Ungaran Sari Garmen dan PT Telekom Akses.

Untuk prestasi yang pernah di raih SMK Telekom AKN Marzuqi di antaranya, juara satu tingkat nasional lomba web desaign tahun 2014 dan juara satu tingkat jawa tengah.

Untuk kegiatan extrakulikuler  di antaranya kegiatan pramuka, desain grafis, softwear aplikasi dan networking suport, siswa kebanyakan dari sekitar kecamatan Dukuhseti, ada juga dari luar daerah misalnya dari Klaten dari Lamongan dari Gresik bahkan ada yang dari Kalimantan dan Sumatera.

Selain berkecimpung dalam dunia pendidikan di Indonesia Yayasan Baitul Hazin juga menerima murid-murid yang belajar di pesantren yang diasuh oleh guru-guru yang sangat profesional selain belajar ilmu pengetahuan juga belajar ilmu agama khususnya hafidz Qur'an. (drmto)

Share:

Minggu, 12 Maret 2017

Masyarakat Desa Bumirejo Juana Giat Bakti Sosial

Target Hukum Online. Pati - Minggu (12/03) bertempat di desa Bumirejo Rt 06/01 Kecamatan Juwana Kabupaten Pati telah berlangsung kegiatan kerja bakti atau bersih desa, kerja bakti di lakukan warga karena dampak dari pada banjir yang telah menggenangi desa Bumirejo beberapa hari kemarin, sehingga berdampak banyak saluran air dan got menjadi mampet atau tersumbat karena banyaknya lumpur yang mengendap kalau tidak di bersihkan maka di takutkan air tidak bisa mengalir dengan lancar dan mengendap menjadikan sarang nyamuk.

Kegiatan kerja bakti di mulai dari pukul 07.00 WIB bersama seluruh lapisan masyarakat, Bapak Kades Junaidi mengatakan kebersihan adalah faktor utama karena berdampak besar pada kehidupan masyarakat terutama dimana menjaga kesehatan adalah lebih penting. Faktor lingkungan yang kumuh karena hampir tiga minggu lebih banjir menerjang Desa Bumirejo Juana bisa mengakibatkan berbagai penyakit yang dirasakan warga.

Bapak Wahono sebagai perangkat desa kamituo yang langsung turun langsung dengan masyarakat bahu membahu bersama warga yang sangat antusias dengan adanya kegiatan ini. Masyarakat Desa Bumirejo pun sangat senang dan terbantu, oleh salah satu warga Bapak Ari" mengucapkan terimakasih dengan adanya kegiatan kerja bakti ini agar masyarakat sadar akan kebersihan supaya desa Bumirejo terlihat bersih tanpa gangguan penyakit dan kegiatan ini dapat menjadi contoh sebagai desa terbersih dikecamatan Juana.

Kegiatan bakti sosial bersama masyarakat dapat dilakukan secara rutin dikemudian hari, baik seminggu sekali maupun sebulan sekali karena manfaatnya lebih banyak dirasakan oleh warga terutama rumahnya yang terletak dipinggiran aliran sungai Juwana yang langsung terkena air yang meluap. Semoga seluruh jajaran Pemerintah Desa Bumirejo Kecamatan Juwana Kabupaten Pati dapat bersinergi bersama sama masyarakat dan warga setempat dalam membangun komunikasi maupun pembangunan segala bidang kedepannya. ($@b@®!)

Share:

Koramil 19 Gabus Baksos di Desa Soko

Target Hukum Online. Pati - Hari minggu tgl (12/03) pukul 07.00 WIB masyarakat desa Soko Kecamatan Gabus kabupaten Pati bahu membahu bersama koramil 19 Gabus meperbaiki tanggul sungai yang rusak akibat gerusan arus sungai, hal ini dilakukan agar tidak merugikan para petani, sebab saat ini usia padi berumur satu minggu.

Adalah Sertu Suwarto sebagai babinsa desa Soko yang sebelumnya telah berkoordinasi dengan kades dan Poktan untuk melaksanakan kegiatan tersebut, disela sela pelaksaan kerja bakti Sertu Suwarto mengatakan, walaupun hari minggu tapi bagi kami beserta rekan rekan petani dan warga tidak masalah untuk bekerja keras karena bagi kami sebagai apter selalu ditengah tengah masyarakat, dan kerja bakti seperti ini merupakan salah satu bentuk bakti TNI kepada masyarakat, dan sesuai dengan apa yang ada dalam mou antara Mabesad dengan Kementan dalam upaya khusus demi tercapainya swasembada pangan, apalagi akhir akhir ini bidang pertanian mengalami banyak kendala, seperti perubahan cuaca yang ekstrim bencana alam banjir maupun wabah hama penyakit saat padi mau dituai (panen) sehingga berpengaruh terhadap hasil panennya.

Hujan yang intensitasnya cukup tinggi, akibatnya berpengaruh pada infrastrukrur khususnya irigasi, seperti halnya yang sekarang ini kita kerjakan bersama sama, kami mengapresiasi pada Poktan di Desa Soko ini karena ditengah tengah masa tanam (MTll) ini seharusnya disibukan dengan pekerjaan masing masing namun para petani mau meluangkan waktunya untuk gotong royong untuk kepentingan bersama.

Menurut bapak Tejo sebagai ketua Poktan mengatakan, anggota kami termotivasi dengan bapak bapak koramil 19 Gabus yang dengan tidak ragu ragu ikut mencangkul maupun mengangkat tanah dengan semangat tinggi sehingga malu rasanya kalo kami tidak lebih giat dalam kerja bakti ini karena untuk kepentingan warga kami sendiri.

Dalam kegiatan ini diikuti oleh, Koramil 9 anggota, ppl 1 dari kecamatan Gabus, Kades dan jajarannya, ketua Poktan dan anggota 25 orang maupun masyarakat Desa yang membantu sehingga pekerjaan lebih ringan jika dikerjakan bersama-sama. Semoga kehadiran anggota TNI Koramil 19 Gabus dapat memberikan semangat untuk terus berjuang dan berkerja ditengah-tengah alam dan cuaca yang tidak bersahabat, kemandirian dalam membangun cita cita Bangsa dan Negeri ini. (J©j©)

Share:

Sabtu, 11 Maret 2017

Counter HP Diruko Kayen Dibobol Maling

Target hukum online. Pati- hari sabtu malam minggu sekitar jam 20:00 wib saat saudara Suyono penjaga kios berjaga di kios sebelah barat melihat seorang anak yang sedang berhenti di dekat bengkel las belakang deretan kios komplek pasar kayen,  tidak lama kemudian anak tersebut menstater sepeda motornya menuju ke arah barat untuk membeli baksi, karena mencurigakan anak tersebut selaku diperhatikan oleh Suyono.

Tidak lama kemudian, Suyono mendengar suara 'brak' dari dalam kios/ counter "DYCA PHONE" milik saudara Ady, sehingga suyono curiga karena menduga suara tersebut berasal dari dalam kios akibat ada flapon yang jatuh, selanjutnya suyono menuju ke belakang kios dengan membawa senter dan mendapati ada seorang anak yang tidak di kenal dan akan melarikan diri sehingga di tangkap oleh saudara Suyono, dan setelah di tanyai siapa saja temenya dan menunjuk seorang temanya yang masih makan bakso.

Selanjutnya suyono memangil sdr Slamet utk mengamankan kios tersebut sedang suyono mengamankan kedua pelaku tersebut ke polsek kayen yang berjarak sekitar 100 meter dari tempat kejadian, karena banyaknya masa yang dtg dari sekitar kayen polisi kangsung sigap mengamnkan dua pelaku tersebut sehingga pelaku tidak kena amukan masa.

Pelaku ada 3 orang, yang berinisial  JS (14thn), RWS (14thn) dan W (15thn) semuanya warga sinom Widodo Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati dan W berhasil melarikan diri,  dari hasil olah TKP pelaku masuk dengan cara membuka genteng kemudian membobol plafon yang tidak ada ramnya, selanjutnya pelaku turun dan mengambil barang, dari keterangan pemilik kios Counter Hp barang yang di curi berupa satu buah hp merek axuz zen phone go senilai Rp 950.000 dan paket perdana tree sekitar 5 biji senilai Rp 100.000, paket simpati sekitar 3 biji senilai Rp180.000, jumlah kerugian seluruhnya di taksir sebesar Rp1.230.000 ungkap korban, dengan ini pelaku bisa di kenai pasal prncurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dengan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 thn penjara. (drmto)

Share:

Koramil 07 Wedarijaksa Giat Menanam Padi

Target Hukum Online. Pati - Tak pernah lepas dari tugas yang diembannya walau letih dan lelah dalam melaksanakan tugas, sebagai Babinsa dalam tugasnya di wilayah tak lepas dari masyarakat khususnya petani untuk itu Babinsa selalu aktif di persawahan membantu petani dalam kegiatannya sehari hari dalam hal ini Babinsa desa.

Babinsa Desa Tlogoarum Serma Sasmitro dengan di bantu rekannya dari koramil 07 Wedarijaksa berbaur bersama petani melaksanakan bercocok tanam di sawah milik bapak Luri yang luasnya lebih kurang 1 ha.

Bibit padi jenis Chiherang yang sudah menjadi langganan bapak Luri menjadi andalan, karena di rasa kwalitasnya bagus untuk ditanam disawah miliknya.

Tlogoarum merupakan desa yang memiliki sawah yang sangat sedikit luasnya di bandingkan dengan desa desa yang lain. Karena desa tersebut berada di dekat pantai, sehingga masyarakatnya kebanyakan petani tambak dan garam. Karena menurut keterangan bapak Luri sawah yang berada di sebelah timur jalan raya Juana - Tayu airnya asin dan tidak bisa di tanami padi.

Kebetulan Bapak Luri mempunyai sawah yang dekat dengan desa Jetak, sehingga bisa di tanami padi.
Babinsa desa Tlogoarum Serma Sasmitro dan rekannya terjun ke sawah membantu proses tanam di sawah Bapak Luri, walaupun harus bergelut dengan lumpur namun tak membuat mereka jijik dan terus bersemangat.

Mereka bekerja tanpa kenal lelah dengan tujuan guna mendukung program swasembada pangan yang sudah berjalan agar stok beras yang ada di bulog pati mencapai target.

Bapak Luri sangat bersyukur bisa berbaur dengan bapak bapak anggota TNI menggarap sawah miliknya. Dan beliau berkata" selama ini saya jarang sekali terjun langsung ke sawah hanya bisa mengawasi, namun dengan kedatangan bapak TNI ke sini mau tidak mau harus ikut juga nyemplung ke sawah.

Saya senang dan bangga atas kinerja bapak TNI yang selalu aktif di sawah dan tahu akan keluh kesahnya petani. Harapan Bapak Luri apa yang di rasakan keluh kesah oleh petani dapat tersalurkan, sehingga ke depannya petani semakin maju dan sejahtera. Semoga TNI selalu ada dan siap dalam menghadapi situasi yang ada baik ditengah-tengah masyarakat selama ini dan JAYA lah selalu TNI dalam mengayomi seluruh lapisan masyarakat. (Masru'i)

Share:

Kamis, 09 Maret 2017

Pungli Prona Di Wonogiri Akhirnya Terbongkar

Target Hukum Online. Wonigiri - Jum'at tgl (10/03), selama ini hanya berembus kabar ada pungutan liar (pungli) pada proyek nasional agraria (prona) dalam setiap penyertifikatan tanah hak milik di wilayah kabupaten wonogiri.

Faktanya, tim satuan sapu bersih pungutan liar  (satgas saber pungli) Wonogiri berhasil menyita dan mengamankan uang yang di duga hasil pungli prona tahun 2017 total Rp 578.145.000 di empat desa di kecamatan Tirtomoyo.

Ketua pelaksana satgas saber pungli Kompol Wawan Purwanto yang juga Wakapolres Wonogiri bersama anggota timnya menggelar jumpa pers Senin kemarin di sekretaris satgas saber pungli wonogiri.

Di beberkan, tim merilis dan mengembalikan kelebihan uang pungli kepada pemohon Prona 2017 di kecamatan Tirtomoyo. Total uang yang di kembalikan ke pemohon berkisar 471.335.000.

Perincianya Desa Hargosari sebesar Rp 107.000.000,Desa Sukoharjo sebesar Rp191.530.000, Desa Ngarjosari sebesar Rp101.650.000 dan Desa Hargorejo sebesar Rp71.155.000.
Kronoligisnya, ada dugaan  pungli yang di lakukan terhadap pemohon Prona th 2017  di empat desa yaitu Desa Hargosari 200 pemohon, Desa sukoharjo 358 pemohon, Desa Hargirejo 133 pemohon, " kata ketua satgas saber pungli kompol Wawan Purwanto, pungutan di kakukan di kantor desa masing-masing saat selesai pengecekan berkas oleh panitia desa, kecamatan dan BPN.

Uang pungli masing- masing pemohon prona per pemohon di kenai Rp 850.000. Dan di terima staf kecamatan di bantu perangkat desa. Padahal sesuai kebutuhanya dalam satu bidang ketika di rinci hanya menghabiskan  Rp 315.000.

Jumpa pers di hadiri Sekda suharno, kasi intel, kejari Triyanto, kasi pidum kejari Pintono, Kasat Reskrim AKP M. Kariri, Camat Tirtomoyo, A kades dan 4 pokmas.

Melalui koordinator prona Wonogiri atau kasi sengketa konflik dan perkara kantor ATR dan BPN Wonogiri Eko Heru Purwanto menolak di anggap terlibat proyek itu.

Di menjelaskan ada dua tahap penyelenggaraan Prona, yaitu tahap pra Prona dan tahap Prona. Tahap pra Prona meliputi, pelengkapan berkas, seperti luas tanah yang di ajukan, ktp dan syarat lain.
Tahapan pra Prona itu ada kelompok masyarakat (pokmas) tugasnya seperti pembelian materai, pembuatan patok, foto copy dan lain- lain. 

Kantor ATR/P tidak memiliki Campur tangan pada tahap itu.
Setelah pra Pronab lengkap, dilanjutkab tahap Prona, meliputi, penyuluhan, pengukuran, pengolahan data tim dan penerbitan sertifikat, ingat tahapan Prona itu di biayai APBN senilai Ro 209.500 Per bidang tanah. Biaya ideal tahap Pra Prona bukan wewenang kami untuk menjelaskan, itu mutlak wewenang Panitia Prona di Desa masing- masing ungkap beliau.

Dalam proses pengukuran, tim dari ATR/BPN  tidak boleh menerima uang dari peserta Prona, peserta Prona di himbau tidak boleh memberikan tanda terimakasih berupa apapun kepada tim pengukur. (drmto)
Share:

Rabu, 08 Maret 2017

Prona Desa Langse Kecamatan Margorejo Pati

Target Hukum Online. Pati - Desa Langse kecamatan margorejo, program prona menjadi sangat fenomenal di kalangan masyarakat, karena dengan adanya Prona masyarakat sangat di untungkan, karena program tersebut sangat membantu masyarakat luas, apalagi dalam pengurusanya ke BPN di tanggung pemerintah sehingga masyarakat tidak perlu merogoh kocek hingga 3 sampai 4 juta.


Dalam pengurusan tersebut pemohon cuma di kenai biaya pembelian patok, materai, dan pengisian data, adapun untuk Desa Langse kecamatan Margorejo tersebut di kenai biaya 600 ribu hingga 700 ribu per pemohon ungkap salah satu penohon yang tidak bisa kami sebutkan namanya dan ketika kami mau klarifikasi kepada ketua panitia yaitu Bapak Kadus (bapak Joko) dia tidak pernah merespon temuan kami di lapangan, dia bilang nanti kita ketemu pak kita klarifikasi, tapi ketika kami para awak media mau klarifikasi ke ketua panitia tersebut dia selalu menghindar bahkan sampai 4x datang ke rumahnya beliau  tidak pernah bisa di temui.

Pada hari selasa kemarin (7/3/2017) ketika kami para awak media ke rumah bapak kepala desa, desa tersebut beliau mengatakan, bahwa program Prona di tangani pihak panitia dan beliau menyerahkan semua itu kepada panita, mohon untuk temen- temen media bisa langsung klarifikasi kepada ketuanya ungkap beliau mengakhiri pembicaraan dengan kami para awak media.( So!m)


Share:

Koramil 21 Trangkil Menerima Kunjungan Siswa-siswi TK Harapan Bangsa

Target Hukum Online. Pati - Rabu tgl (08/03) bertempat di kantor koramil 21 Trangkil Pelda Manurung dan Serma Arif Fuadi  menerima kunjungan siswa siswi dari TK /KB Harapan Bangsa Desa Kadilangu yang di pimpin oleh kepala sekolah ibu Siti Mutiatun S.Pd.I. tujuan datang ke koramil ingin mengenalkan keberadaan Koramil, Polsek dan kantor kecamatan agar anak anak tahu keberadaan ke tiga instansi yang di namakan Muspika dan menjelaskan tugas dan tanggung jawab di masing masing instansi.

Kepala Sekolah menyampikan terima kasih kepada Bapak TNI yang sudah menerima kedatangan siswa siswi di sambut hangat oleh anggota Koramil 21Trangkil." Ungkapnya.

Kedatangan siswa siswi ke kantor Koramil disambut oleh
Pelda Manurung didampingi Babinsa Kadilangu Serma Arif Fuadi memberikan materi pengenalan koramil dan pengarahan tentang bela negara dan memberikan cerita kepahlawanan." jelas Pelda Manurung.

Danramil 21 Trangkil Kapten Inf Setyo Utomo memberikan apresiasi yang setinggi tingginya atas kunjungan siswa siswi  KB Harapan Bangsa dari Desa Kadilangu ke koramil agar anak-anak sejak usia dini diperkenalkan apa arti sebuah perjuangan. Meliputi bagaimana gagah beraninya sosok Pahlawan yang berani melawan penjajah selama nyawa masih dikandung badan, bela negara adalah tugas kita semua sebagai anak-anak bangsa yang nantinya akan meneruskan perjuangan pengabdian dalam mengisi pembangunan Indonesia kedepannya." Tegas Danramil. (Masru'i)

Share:

Blog Archive