Rabu, 31 Mei 2017

Kodim 0718 Pati Memperingati Hari Lahirnya Pancasila

Targethukumonline. Pati - Bertempat di depan halaman Makodim 0718 Pati telah dilaksanakan upacara hari lahirnya Pancasila, pada hari Kamis tgl (01/06/2017), sebagai wujud syukur telah lahir sebuah bangsa besar yang bermartabat hingga hari ini. Bangsa Indonesia adalah momentum pada detik ini lahirnya idelogi Pancasila yang berlandaskan untuk bersyariat berbangsa dan bernegara, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para Pahlawannya.


Hadir dalam kegiatan upacara tersebut, Dandim 0718 Pati Letkol Inf Andri Amijaya. S.Sos. Perwira Staf Kodim 0718 Pati, Para Danramil 0718 Pati, anggota Kodim 0718 Pati dan PNS juga anggota dari Sub Den Pom Pati.

Dandim 0718 Pati Letkol Inf. Andri Amijaya S.Sos dalam membacakan amanat Sambutan Presiden RI dalam rangka Peringatan Hari lahirnya Pancasila 1Juni 1945 - 1Juni 2017 dihadapan peserta upacara.


Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa pada pagi hari ini kita dapat berkumpul Menyelenggarakan upacara, Peringatan Hari Lahirnya Pancasila untuk yang pertama kalinya. Upacara ini meneguhkan komitmen kami agar lebih mendalami menghayati dan mengamalkan nilai - nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarkat, berbangsa dan bernegara.

Pancasila merupakan hasil dari Satu kesatuan yang di mulai dengan rumusan Pancasila tanggal 1Juni 1945 yang di pidatokan Ir Suekarno, Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945 dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945 Adalah Jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh pelosok Nusantara.


Sehingga kita membangun kesepakatan yang mempersatukan kita akan keberagaman bangsa Indonesia dari Sabang Sampai Merauke dari Miangas Sampai Rote juga keberagaman dari Etnis, Bahasa, Adat istiadat, Agama, kepercayaan dan golongan bersatu padu membentuk Indonesia, itulah Kebhinneka Tunggal Ika'an kita.

Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain pancasila masalah ini semakin mencemaskan tatkala di perparah penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong. Oleh karena itu saya mengajak peran aktif para ulama, ustad, pendeta, pastur, bhiksu, pedanda, tokoh masyarakat, pendidik pelaku tokoh seni budaya dan jajaran birokrasi TNI maupun POLRI serta masyarakat untuk menjaga pancasila.

Namun demikian kita harus waspada terhadap gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila, pemerintah akan bertindak tegas, terhadap organisasi dan gerakan Anti Pancasila, Anti UUD 1945, Anti NKRI, Anti Bhineka Tunggal Ika.

Pemerintah pasti akan tindak tegas, gerakan komunisme yang jelas sudah dilarang di bumi Indonesia, mari kita jaga perdamaian, jaga persatuan dan jaga perdaudaraan diantara kita, bersilap santun dan saling menghormati, saling toleran dan saling membantu untuk kepentingan bangsa Indonesia. Kita bersama sama rakyat bersatu padu melawan bahaya laten yang merorong kewibawaan, kehormatan dan keamanan Bangsa dan Negara Republik Indonesia. (Wawan$)
Share:

Selasa, 30 Mei 2017

Jalan Alternatif Sundoluhur - Tambakromo Sengaja Dibiarkan Rusak Parah

Targethukumonline. Pati - Jalan adalah hal utama dalam pembangunan saat ini, namun jalan poros yang seharusnya mendapatkan sentuhan bangunan dari Dinas Pejerjaan Umum kabupaten Pati terlihat rusak parah  bermula dari Desa Sundoluhur Kecamatan Kayen Kabupaten Pati dan hingga sampai masuk Desa Tambahagung seolah olah dinas Pekerjaan Umum menutup dan tidak mau tau perihal jalan rusak tersebut.

Sehingga aktifitas warga sangat terganggu bahkan banyak pengendara sepeda motor yang sering jatuh bangun di jalan poros tersebut, dan ketika kami klarifikasi kepada Dinas Pekerjaan Umum kabupaten pati melalui kepala bidang pelaksananya yaitu Bapak Faisal.

Beliau mengatakan bahwa untuk APBD Pati tahun 2017 tidak ada anggaran yang di peruntukan untuk jalan poros tersebut, beliau juga mengatakan untuk anggaran tahun depan juga blom jelas, jalan sepanjang kurang lebih 1km itu di taksir membutuhkan dana sekitar 2milyar untuk peningkatan dan pembangunan jalan tersebut ungkapnya.

Salah satu warga Desa Sundoluhur Bapak Ali yang kami wawancarai pada hari senin (29/05/17) kemarin, beliau mengatakan " wong nduwuran matane do merem kabeh, dalan nganti koyok lurong kebo ngene kok ura di bangun-bangun, opo gunane mbayar pajek, nek dalane koyok mengkene" ungkap beliau.

Dan harapan masyarakat untuk ini jalan poros tersebut tahun ini harus di bangun karena jalan tersebut adalah jalan poros yang menghubungkan Desa sundoluhur menuju Kecamatan Tambakromo tepatnya Desa Kedalingan yang mana jalan tersebut banyak di lalui warga sehingga sangat membantu kegiatan ekonomi di beberapa desa, karena infrastruktur jalan menjadi menunjang utama demi kelancaran roda perekonomian antar desa. (Drmto)

Share:

Jalan Poros Utama Tambakromo - Kayen Banyak Yang Berlobang

Targethukumonline. Pati - Selasa tgl (30/05) kondisi jalan raya Tambakromo hingga Kecamatan Kayen tepatnya di Desa Mangunrekso dukuh Rimalang -  Tambakromo sebagai poros utama jalan raya, banyak yang rusak dan berlubang lubang. Bahkan kedalaman lubang pada jalan raya Tambakromo - Kayen ada yang kedalamannya 15cm hingga 25cm.


Jalanan yang rusak dan berlubang ini diperkirakan kurang lebih 100 meter. Kondisi seperti ini sudah  hampir berbulan bulan dan belum ada perhatian dari pemerintah setempat. Dan bahkan ada pembiaran yang cenderung sikap apatis terhadap keselamatan warga maupun masyarakat umum, baik dari pengguna kendaraan roda empat terutama roda dua yang harus sik-sak untuk menghindari lubang-lubang yang menganga.

Tim target hukum mendapatkan keluhan dari warga yang sering melalui jalanan tersebut berharap pemerintah kabupaten Pati dari dinas terkait terutama Dinas Pekerjaan Umum segera bisa membantu kegiatan tambal sulam atau segera untuk memperbaikinya.
Kondisi jalan yang rusak ini disebabkan oleh pengaruh musim hujan kemarin dan menjadikan mudahnya aspal jalan terkelupas oleh air dan mudah rusak. Oleh warga dikhawatirkan bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas yang bisa menimbulkan jatuh korban bagi pengguna jalan.

Apalagi ini sudah mendekati hari raya idul fitri yang mana pemakai jalan akan semakin ramai dan padat.
Warga berharap selama menjelang puasa ini pemerintah kabupaten Pati bisa menindak lanjuti untuk segera memperbaiki jalan raya tersebut, sehingga pemakai jalan saat lebaran idul fitri nanti sudah dalam kondisi baik dan aman untuk para pengendara motor.



Demiikian harapan dari seorang warga Bapak Wawan yang berbincang bincang kepada tim media TH, agar pengguna kendaraan pribadi selalu waspada dan hati-hati, karena seperti siang tadi kalau turun hujan sangat berbahaya karena lubang yang besar dan dalam tidak kelihatan, yang akhirnya pengguna kendaraan roda dua terpelanting dan jatuh ditepi jalan" tutupnya. (Suko Pranoto)
Share:

Senin, 29 Mei 2017

Bakal Calon Perangkat Desa Ketintang Wetan Jalani Uji Publik di Balai Desa

Targethukumonline. Pati - Ketua Panitia Penyaringan dan Penjaringan pengisian perangkat desa Ketintang Wetan kecamatan Batangan Kabupaten Pati, senin pagi tgl (29/05) menggelar uji publik bagi bakal calon perangkat Desa Ketintang Wetan yang sudah mendaftar pada panitia pengisian perangkat Desa.

Dua kekosongan perangkat Desa Ketintang Wetan masing-masing​ di lamar oleh balon perangkat Desa Ketintang Wetan yakni Kaur administrasi dan umum oleh Andik Irawan dan Sumadi sedang Staf Urusan Keuangan dilamar oleh Sri Wahyuningsih.

Akan tetapi dari ketiga calon tersebut ada satu yang tidak hadir dalam uji publik dengan tanpa alasan apapun dan sudah di anggap gugur dalam pencalonan tersebut oleh panitia.

Kepala Desa Suwignyo, S.Pd kepada wartawan target hukum online Pati mengatakan " Bagi bakal calon perangkat desa yang tidak hadir pada uji publik bisa dianggap mundur dari tahapan pengisian perangkat desa berdasarkan peraturan panitia pengisian perangkat desa yang dituangkan dalam tata tertibnya" jelasnya di ruang kerjanya.

Sementara itu ketua panitia Untung S.Ag yang dibacakan oleh pembawa acara menyampaikan " Bakal calon yang dinyatakan lolos uji publik sebanyak dua orang calon. Dan diharapkan seluruh elemen masyarakat dan panitia yang ada dapat memberikan solusi yang tepat agar kegiatan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar. ($@bar!)

Share:

Sabtu, 27 Mei 2017

Mengenal Lebih Dekat Seniman Patung Asal Kota Pati

Targethukumonline. Pati  - Sabtu tgl (27/05) rumahku adalah istanaku, jendela sorga dunia ada rumah idaman bagi keluarga yang bahagia baik keluarga kecil yang baru menikah atau yang sudah fase dalam menjalankan kehidupan rumah tangga. Rumah bisa dikategorikan adat suatu daerah yang mana memiliki suatu makna dan identitas tersendiri, setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri baik dari daerah Sumatera, Kalimantan, Papua ataupun Jawa yang begitu banyak budaya leluhur yang adiluhung berciri khas dan corak ornamen rumah adat istiadat nusantara.

Adalah seorang pematung yang sangat profesional di bidangnya sedemikian ahlinya Bang Atek Suprayitno dengan karya-karya yang sangat luar biasa dan menembus pasaran dunia. Bang Atek Suprayitno pemuda asal dari Desa Godo Kecamatan Winong Kabupaten Pati yang sangat bersahaja ini mampu melahirkan karya-karya yang sangat digemari oleh warga lokal atau luar negeri. Lulusan thn 97 dari SMIK Sekolah Menengah Industri Kerajinan dari Kota ukir Jepara ini.

Belajar patung secara otodidak, kini sudah merambah pasaran keluar negeri. Dengan menguasai lima elemen material baik dari bahan baku dari kayu, batu, semen, besi ataupun logam dengan kadar keunikan tersendiri. Pematung dengan aliran realisme ini seperti figur patung hewan, manusia atau dengan karakter eropa, Jawa atau bahkan Afrika.

Pematung yang kini punya bengkel studio ( Pematung Indonesia) di Magelang Desa Blondo Kecamatan Mungkit dari arah jalan Jogjakarta - Magelang sudah cukup punya nama besar dikota Wisata ini. Kebanyakan pesanan figur seperti patung bunda Maria, figur patung harimau Jawa, figur patung Yesus atau banyak yang lainnya.


Pematung Indonesia sudah cukup melegenda dan punya nama tersendiri dihati para penggemarnya atau para peminat yang punya hobi kolektor seni, bisa dilihat di Instagram Pematung_Indonesia atau Facebook Bejos-infinity. Sangat disayangkan bila aset daerah ini kemudian ditelantarkan saja oleh Pemerintah kabupaten Pati tanpa ada perhatian sedikitpun, sedangkan pontensi daerah sangat luar biasa begitu banyaknya pemuda-pemuda asal Pati yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus seperti ini" tuturnya.

Harapan dari Bang Atek Suprayitno kedepannya Kabupaten Pati memiliki ikon ciri khas tersendiri, agar dibuat figur patung atau monumen yang dapat mempresentasikan budaya dan kearifan lokal kota Pati  sebagaimana mestinya, sehingga para pengunjung atau orang yang melewati kota Pati bisa lebih terkesan dihati dan menimbulkan rasa penasaran atau sugesti sehingga nantinya berkunjung kembali. Rumahku adalah istanaku dunia para seniman dengan ornamen yang artistik bisa lebih berkembang agar kota Pati tercinta ini bisa lebih baik dan maju lagi tutup" Bang Atek Suprayitno yang kini menetap dikota Borobudur Magelang. (Widodo)
Share:

Kamis, 25 Mei 2017

Festival Rebana Dan Tartil Di MTs Miftahul Huda Sugihrejo Pati

Targethukumonline. Pati - Dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan dari pengurus yayasan pendidikan Miftahul Huda Desa Sugihrejo kecamatan Gabus Kabupaten Pati, mengadakan lomba atau festival rebana & tartil dilingkungan MA & MTs Miftahul Huda Desa Sugihrejo.

Kegiatan festival dan tartil diikuti 6 peserta rebana dari BTQ Trimulyo, ALFIRDAUS MI Nurul Huda, MI Taris Tanjunganom, SDN Gabus 1, AL ATTOS , TPQ As sibyan dan 53 peserta tartil.

Acara festival rebana dan tartil ini tambah meriah karena disela sela kegiatan diberikan pembagian doorprize oleh H. Saifudin Mahmud manager BSM (Bandung Super Mode) sebuah retail pakaian yang cukup besar dipati dengan 3 gerai dan 1 gerai bandung jeans.

Juara dari lomba rebana yaitu dari berbagai SD dan MI adalah :
1. SDN 1 GABUS  " An Nur "
2. TPQ Darul muqodas " Al Attos "
3. MI NURUL HUDA " Al Firdaus "
Juara harapan rebana yaitu :
1. BTQ Desa Trimulyo kayen.
2. MI AS SIBYAN Desa Larangan.
3. MI TARIS Desa Tanjunganom.
Juara Tartil pada lomba kali ini adalah :
1. Tsania indiana zulfa SD Kuryokalangan.
2. Zuliana Fatimatus Zahro.
3. Isna Umi Nasyiroh SD Plumbungan.
Juara harapan untuk tartil festival kali ini adalah :
1. Fina lanahdiyana subulana TPQ Atthohiriyah.
2. Zeni Wulandari.
3. Musda Nazmir Rabbani.

Dan acara festival rebana dan tartil untuk menyambut bulan suci ramadhan ditutup oleh Kyai Abdurahman pengasuh pondok pesantren Al Makruf berharap semoga acara bisa berkesinambungan untuk kedepannya dan bisa menjadikan kebaikan bagi murid-murid SD maupun MI untuk melatih mental anak-anak sejak dari usia dini. Kedepannya untuk tahun yang akan datang bisa berkembang lagi dengan hadiah utama yang lebih menarik dan juga peserta lebih banyak lagi. (Mun!P)

Share:

Selasa, 23 Mei 2017

Pelantikan Sekretaris Desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo Pati

Targethukumonline. Pati - Bertempat di Balai Desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati, Senin tgl (22/05) kepala desa Tambahagung Bapak Parwi melantik sekretaris Desa terpilih Kabul Wahyu Hidayat S.Pd acara pelantikan dihadiri Camat Tambakromo Sudarto S.Sos, sekcam Partono SH, Kasi Pemerintahan​ Bambang Setyo Utomo SH, Kasi Trantib Dwi Martono SE beserta anggota, Danramil 20 /  Tambakromo Kapten Inf. Soepomo beserta anggota, Kapolsek Tambakromo diwakili KASIUM Ipda Sriyono beserta anggota, BPD, LPMD, RT, RW, tokoh masyarakat Desa Tambahagung serta keluarga yang dilantik

Sebagaimana diketahui kekosongan sekretaris desa Tambahagung ini hanya diikuti oleh satu peserta saja. Untuk itu berdasar keputusan kepala desa Tambahagung nomor : 141.32/II/V/2017 menetapkan dan mengangkat saudara Kabul Wahyu Hidayat SPd sebagai sekretaris desa Tambahagung Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati.

Berdasarkan​ keputusan tersebut dan atas jabatannya kepada yang bersangkutan berhak mendapatkan penghasilan tetap (siltap) tunjangan dan atau penerimaan lain sesuai perundang-undangan yang berlaku, serta masa jabatan yang bersangkutan sesuai ketentuan hingga berusia 60thn. Dan juga mendapatkan penghasilan lain berupa bengkok seluas 6.250 Ha.

Kepala Desa Tambahagung Parwi dalam kesempatan wawancara mengharapkan kepada sekretaris desa yang baru terpilih dan dilantik agar segera dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja yang ada. Bekerja dengan penuh semangat untuk mengabdi dan melayani keperluan masyarakat sehingga pelayanan yang ada menjadi lebih prima. (Hery)

Share:

Pelaksanaan Ujian Tertulis Perangkat Desa Keben

Targethukumonline. Pati -Pelaksanaan ujian tertulis untuk pengisian perangkat desa keben tahun 2017 dilakukan dibalai desa keben Kecamatan Tambakromo Kabupaten Pati. Pada 23 mei 2017 Sedangkan calon yg mengikuti hanya 1 orang yaitu Roni Setiawan. Skom islam, dari hasil ujian didapatkan nilai 76 dan bisa dinyatakan lulus.

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri dari unsur muspika Bapak Kapolsek AKP Warsito Danramil Kapten Inf. Soepomo kecamatan tambakromo pati. Pelaksanaan ujian tertulis berjalan dengan baik dan aman karena memang wilayah Desa Keben termasuk desa yang kondusif diwilayah tambakromo keputusan panitia.

Bahwa calon kasi kesra Roni setiawan sah lulus ujian tertulis perangkat dan layak untuk dilantik sebagai kasi kesra desa keben. Sambutan sekdes keben endang sudaryati dalam pelaksanaan ujian dilakukan dengan baik dan tertib dan hasil dari ujian pemenuhan perangkat akan dilaporkan ke kecamatan agar bisa segela ditindak lanjuti hasil ujian.

Agar perangkat yang terpilih bisa langsung mengisi jabatan Kasi Kesra dan pelayanan terhadap masyarakat menjadi lebih efektif. Harapan Camat Bapak Darto tambakromo semoga kasi kesra yang baru bisa melayani masyarakat keben dengan baik dan bisa menjadi contoh bagi warga keben. ( Mun!P)
Share:

Pengajian Rutin Reuni Akbar SMA Nasional Pati

Targethukumonline. Pati - Setelah jarak memisahkan teman sahabat dan handai taulan, selama lebih dari tiga dasawarsa tak terasa dengan berkat Rahmat Hidayah Allah SWT. Betempat dirumah Bapak Abdul Haris di Jl. Tondonegoro gang Dewaruci no 1 Pati kota, diadakanlah reuni Akbar Lintas angkatan SMA Nasional Pati dari seluruh Angkatan yang ada.

Undangan dihadiri dan diwakili oleh beberapa angkatan alumni SMA Nasional Pati mulai tahun 79, 80, 81,82,83,84,85,86,87 sampai tahun 94. Tujuan dari kegiatan ini adalah mempererat tali silaturahim dan mempertebal keimanan juga mempertemukan sedulur yang selama ini terpisah jarak dan waktu. Mempertemukan balung yang sudah terpisah antara adik dan kakak ini adalah momentum yang tepat menjelang bulan Ramadhan ini.

Acara pada hari ini Selasa tgl (23/05) pukul 18.30 WIB juga dihadiri seorang tokoh muda Prof DR. KH. MUHAMMAD MAg dari Jogjakarta​ yang juga alumni SMA Nasional angkatan tahun 1985, yang saat ini menetap dan tinggal dikota gudek sebagai bentuk wujud syukur atas terlaksananya kegiatan nantinya.

Pada kesempatan malam nanti ibu Lisnadi juga ibu Elisa yang sudah jauh-jauh datang dari kota atlas Semarang, menyempatkan diri untuk hadir bersama. Demi sebuah rasa persaudaraan dan menyambung tali silaturahmi yang sudah puluhan tahun terpisah juga rasa guyup seperti ada ikatan saudara inilah yang mampu membuat semangat baru, semangat hidup dalam dalam bentuk reuni akbar ini.

Semoga kedepannya kepedulian para alumni SMA Nasional Pati ini bisa membuahkan ide dan pikiran yang dapat memberikan sumbangsih terhadap almamater SMA Nasional yang saat ini keadaannya butuh penanganan yang serius. Harus lebih diupayakan agar yayasan SMA Nasional bisa lebih survive kedepannya sesuai dengan harapan para pengajar atau guru guru yang masih bertahan saat ini.

Inilah bentuk penghormatan, pengabdian dan perjuangan para alumni lintas angkatan yang akan hadir bersama sama di dalem rumah kediaman Bapak Abdul Haris. Tak ada hidayah yang luar biasa dengan jaminan jalan menuju surga kecuali seorang hamba hamba-nya yang mampu dengan ikhlas mampu mewujudkan dan menyambung tali silaturrahmi ini.

Adalah kala awan mendung dilangit yang kelabu, saat coretan tak lagi terbaca, saat sahabat satu-satu mulai menghadap keharibaanNya, hanyalah sebuah do'a yang bisa kami panjatkan. Dan segala limpahan rejeki, kesehatan dan umur yang panjang hingga Engkau pertemukan kami di surgaMu nanti. (@m!π)
Share:

Minggu, 21 Mei 2017

Tradisi Jalan Sehat Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Targethukumonline. Pati - Kegembiraan terlihat dilapangan waduk Jomblang Lengkong kecamatan Batangan Kabupaten Pati sejak pagi hari. Berbagai kostum warna-warnipun tampak tumpah ruah dalam gelaran jalan sehat yang diselenggarakan oleh peserta KKN STAIN Kudus Tahun 2017 Posko 32 Desa Lengkong yang dibantu oleh Komunitas Karang Taruna "Bina Mudika" Lengkong. Ratusan warga berbondon bondong menuju lapangan tersebut dengan tujuan untuk mengikuti dan memeriahkan kegiatan jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional serta memperingati datangnya bulan suci ramadhan.

Semangat yang menggebu-gebu kian terlihat diwajah para peserta jalan sehat, mulai dari anak-anak dewasa hingga para orangtua. Begitupun dengan semangat para perangkat desa yang sudah berkenan mengikuti dan memeriahkan kegiatan jalan sehat ini. Begitu sangat bahagianya para peserta KKN atas partisipasi serta antusias dari para warga dan masyarakat. Karena berkat hadirnya beliau-beliau kegiatan bisa lebih meriah lagi.

Minggu, tgl (21/05) tepat pukul 06.00 WIB lapangan waduk Jomblang telah dipadati para warga untuk mengikuti kegiatan jalan sehat yang sebelumnya diisi dengan kegiatan senam Indonesia Sehat secara bersamaan yang diinstrukturi oleh saudara Amir saudari wahyu dan​ serta saudari Ayuk. Usai senam panitia jalan sehat (KKN Lengkong) memberikan kesempatan kepada Bapak Yashadi, Ama.Pd. untuk memberikan sambutan singkat mengenai kegiatan jalan sehat ini.

Dalam sambutannya bapak Kades mengatakan bahwa tradisi ini harus terus dijaga kelestariannya, masyarakat dan seluruh warga Desa Lengkong bisa mengambil pelajaran semangat akan kebersamaan ini. Bahwa puasa akan kita jalani sebentar lagi sebagai bentuk wujud syukur kita, atas segala nikmatNya selama ini.

Untuk memudahkan peserta, panitia memutuskan start dan finish berada dilapangan waduk Jomblang Desa Lengkong" ujar Burhan selaku kordes Lengkong. Kapolsek  Kecamatan Batangan juga ikut berpartisipasi aktif dalam kegiatan jalan sehat ini, yakni ikut membantu dalam pengamanan kegiatan hingga selesai.

Terdapat kurang lebihnya 150 dorprize yang salah satunya yaitu Kipas angin, Dispenser, Kompor Gas, Tremos air serta masih banyak dorprize-dorprize lainnya.

Namun sayangnya, peserta yang hadir tidak sesuai harapan dari panitia. Sehingga banyak sekali kupon yang tidak terpakai (Keluh Vivi). Tapi tak mengapa, hal tersebut tidak mengurangi kemeriahan kegiatan jalan sehat ini" Tambah Vivi.

Menurut salah seorang warga lengkong, KKN tahun ini merupakan KKN yang paling sukses dan paling banyak program-program yang dilaksanakan serta begitu ramahnya para peserta KKN sehingga warga merasa bahwa mahasiswa KKN STAIN Kudus merupakan bentuk figure yang mampu dijadikan tauladan untuk warga lengkong pada khususnya. (Vivi)

Share:

Ketika Pohon Rindu Sudah Berbunga

Targethukumonline. Pati - Kerinduan adalah kesengsaraan yang indah dan aku telah melewati kesengsaraan itu kala merindumu
itulah kemenanganku meski setelahnya...  .. .
 
Api cinta telah membakar habis mimpiku menjadi abu tinggalkan tulang yang menjadi arang untuk menggores pesan-pesan bisu diatas tungku...

Sama seperti wanita pada umumnya tentu saja sejak kecil aku selalu mendambakan pasangan hidup yang baik, setia, mapan, dan bisa diandalkan. 

Tampan itu cuma bonus saja. Dan ketika pada akhirnya aku menerima seseorang yang tidak seperti keinginanku itu apakah berarti aku tidak pandai memilih atau mencari? Tentu tidak.

Jika mata hati kita sudah terbuka dan tahu apa yang sebenarnya kita cari dalam diri laki laki maka kita tidaklah  butuh apa yang mereka miliki, dan tidak akan takut pada yang tidak mereka miliki...

Sebuah keberanian akan menjadi penuntun jalan bagaimana kita menempatkan diri saat mereka memiliki segalanya atau saat mereka tak punya apa-apa dan bagiku tidak harus menjadi istri pak jendral dulu untuk bisa disebut bu jendral. 

Kemuliaan adalah hasil perjuangan bukan hadiah atau pemberian...
Perempuan keluar dari jendela peradaban, mengejar cakrawala yang jauh dari pandangan
di jeda jaman ia berhenti, berpaling menghitung waktu yang hilang...

Jarak menumbuhkan banyak pertanda demikian terang awalnya
lalu menjelma titik titik semacam hujan...

Semakin tak terbaca tapi senja masih melukis dilangit yang sama di sana rindu kerap kujumpa...(bersambung) (Vivi)

Share:

Ketika Pohon Rindu Memulai Berbunga

Targethukumonline. Pati - Minggu tgl (21/05) Lenkong is memory mungkin lima belas hari sudah merubah raut wajahku, bentuk tubuh juga sedikit penampilanku. Tapi kenyatannya kurun waktu itu belumlah cukup mampu untuk memoles jalanan di kampungku. Masih seperti dulu jalanan aspal yang berlobang di sana-sini membuat perutku sedikit kaku.

Sungai yang mengular mensejajari jalanan pun masih berwarna sama, sewarna nescafe mengalir tenang di hiasi batang-batang pohon asam yang kian menua. Melintasi jajaran pohon asam paling ujung membuat dadaku berdegup kencang, desir darahku terasa makin cepat seperti hendak bertemu dengan kekasih yang lama terpisah.

Yaa ...aku memang akan menemui kekasih lamaku, kampung halaman dan rumahku adalah kekasih yang lama kutinggal, pernah kulupakan namun selalu kurindukan dan kini kudatangi lagi. Rasa haru menelusup hatiku terlebih saat taksi yang kutumpangi berhenti di perempatan yang membelah jalan raya induk menjadi tiga cabang jalan dan tiga kampung.

Kutatap sebuah patung pejuang berikat kepala tanpa alas kaki masih berdiri kokoh di atas "Dam Petung" mengacungkan senapan , aku masih ingat sekali begitu orang-orang menyebut nama bendungan air sungai itu.
" Ambil yang arah lurus ke selatan pak !" Kataku memberitahu sopir taksi.
" iya Mbak." Jawabnya singkat sambil mengarahkan taksi ke arah yang kutunjuk.

Mataku bergantian menengok sisi kanan kiri jalan dengan seksama, banyak sekali perubahan rumah dan pertokoan tampak lebih megah dari saat kutinggalkan dulu. Mataku melepas pandang ke arah kiri di sebrang sungai sebuah bangunan sekolah tempatku menempuh pendidikan SMP dulu, begitu terlihat tenang dan asri. Beberapa batang pohon palm dalam pot besar berjajar rapi di kanan kiri pintu gapura.

Tiga puluh meter arah selatan lagi aku terpaku pada sebuah rumah bertingkat dua agak kusam dindingnya. Sebenarnya rumah familyku tapi entah kenapa aku tak ada hasrat untuk berhenti dan mendatanginya. Kutarik nafas agak dalam terbersit tanya dalam hati kecilku " Sebenarnya untuk siapa kedatanganku ini?".

bersambung... (Vivi)

Share:

Hanya Untuk Renungan Akan Segala Nikmatnya

Targethukumonline. Pati - Tak mudah untuk mengatakan atau mengakui KESALAHAN diri sendiri....
dan sangat mudah untuk mengatakan kesalahan orang lain.....
Tak mudah untuk menginggat pemberian namun sangat mudah untuk menginggat apa yang diberikan.....

Jadilah jiwa seorang yang bisa membawamu pada dimana orang mengaggumi kebijakanmu.....
Jadilah orang yang bisa berkata kamu MEMANG.......bukan mereka berkata KARENA.............

Orang HEBAT itu bukan karena dia pandai mencari kesalahan namun ia bisa melihat kesalahan diri'nya......
Jadilah HEBAT yang sejati
Jadilah BIJAK yang sebenarnya
karena itu semua akan menunjukan rendah tidaknya kwalitas DIRIMU.....

Semoga menjelang bulan yang penuh Rahmat dan hidayah ini, dibulan yang penuh ampunan ini...
Bisa menjadi cerminan untuk diri kita sendiri, saling memaafkan kesalahan yang lalu maupun yang akan datang, sebagai wujud syukur atas segala nikmatnya...
Dan atas segala dosanya, dosaku dan dosa diriNYA... (Yu Riadi)

Share:

Lomba di Desa Lengkong Menyambut Bulan Suci Ramadhan

Targethukumonline. Pati - KKN STAIN KUDUS posko 32 Desa lengkong Kecamatan Batangan Kabupaten Pati yang bekerjasama dengan karang taruna ''Bina Mudika" melaksanakan berbagai kegiatan perlombaan untuk menyambut datangnya bulan ramadhan yang sekaligus menjadi salah satu program kegiatan dalam bidang olahraga oleh KKN Desa Lengkong. 


Sabtu tgl 20 Mei 2017 pukul 14.00 WIB bertempat di area sendang jomblang Lengkong tampak warga berduyun-duyun melihat lomba yang sangat meriah sekali. Terdapat tiga macam jenis perlombaan yakni balap karung, balap kelereng dan pukul air.

Menurut Burhanudin Alawi selaku kordes Desa lengkong mengatakan bahwa warga Lengkong sangat antusias dalam mengikuti kegiatan perlombaan tersebut, terlebih untuk anak-anak. Hal tersebut dapat dilihat dari banyaknya peserta lomba dan juga banyaknya penonton yang hadir dalam acara perlombaan tersebut" ujar Burhan.

Alasan kenapa peserta KKN STAIN Kudus memilih jenis-jenis lomba tersebut adalah tiada lain hanya untuk menjalin kebersamaan serta kemeriahan antara warga Desa Lengkong pada khususnya dan warga sekitar Desa Lengkong pada umumnya. Sehingga peserta KKN mampu berbaur dengan baik dengan seluruh warga dan masyarakat Desa Lengkong.

Dalam melaksanakan acara perlombaan ini, peserta KKN dibantu oleh komunitas karang taruna  "Bina Mudika" desa Lengkong sebagai bentuk wujud syukur atas kedatangan para mahasiswa-mahasiswi yang telah tulus dan ikhlas dalam membantu kemajuan masyarakat Desa Lengkong selama ini.

Dengan tiada henti peserta KKN mengucapkan terimakasih atas bantuan serta partisipasinya kepada seluruh anggota karang taruna yang telah tulus ihlas membanting tulang untuk membantu berlangsungnya kegiatan perlombaan ini, ujar Vivi dan Eni selaku wakil kordes dan sekretaris KKN Desa Lengkong" tutupnya. (Vivi)
Share:

Sabtu, 20 Mei 2017

Gerebek Nyadran Desa Sikasur Pemalang

Targethukumonline. Pemalang - Minggu tgl 21 mei 2017, Pemerintah Desa Sikasur Kecamatan Belik mengadakan tradisi budaya sadranan yang bertajuk " GEREBEG NYADRAN". Kegiatan acara ini di hadiri oleh pemerintah kabupaten Pemalang yang di wakili oleh SEKDA beserta jajarannya serta CAMAT Belik beserta jajarannya, Bapak Kepala Desa Sikasur Bapak Kusin beserta warga masyarakat Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang.

Dalam sambutannya Bapak Kades mengungkapkan bahwa tradisi yang sudah turun temurun ini bisa kita jaga bersama-sama kelestariannya agar anak cucu kita nantinya dapat mengambil pelajaran dari nilai-nilai budaya dan perjuangan para leluhur. Agar apa yang telah kita nikmati sampai hari ini adalah berkat do'a para leluhur dan bisa menjadi cerminan kita melangkah kedepannya.

Adapun prosesi Grebeg Nyadran di awali dengan proses Kirab Budaya yang di mulai dari pendopo Balai Desa Sikasur dan berakhir di Sendang Telaga Silating di lanjut dengan prosesi siraman air sendang kamulyan Telaga Silating.

Acara kemudian di tutup dengan doa dan makan tumpeng bersama, untuk memeriahkan acara ini di lanjut pula dengan hiburan aneka budaya Desa Sikasur dan lomba menangkap bebek di sendang Silating.

Masyarakat Desa Sikasur sangat antusias dengan acara ini dan berharap agar acara tradisi atau budaya sebagai warisan leluhur terus tumbuh dan terpelihara dengan baik oleh warga Pemalang khususnya Desa Sikasur. ( Tri Puji )

Share:

Pemuda Asal Pati Ini Sukses Pasarkan Jeruk Pamelo Sampai Keluar Negeri

Targethukumonline. Pati - Seiring pesatnya perkembangan dunia teknologi belakangan ini membuat banyak orang memanfaatkan teknologi digital sebagai ajang bersosialisasi ataupun berbisnis.

Salah satunya Nurul Huda, pemuda tampan asal desa Bageng kecamatan Gembong kabupaten Pati ini memanfaatkan sarana media sosial untuk berjualan grosir buah dan bibit jeruk pamelo madu.

Berawal dari hobinya menulis artikel di blog dan kecintaannya terhadap daerahnya dia membuat blog tentang jeruk pamelo madu yang menjadi aset produk unggulan kabupaten pati terutama desa Bageng.

Jeruk pamelo madu adalah salah satu varietas jeruk besar yang ada di Indonesia dan sudah terdaftar dikementrian pertanian sebagai salah satu varietas jeruk besar unggulan sejak tahun 2008.

Hal tersebut yang membuat buah jeruk pamelo madu banyak di cari dan diburu penikmat buah lokal, karena keunggulan dari buah jeruk pamelo dibandingkan dengan buah jeruk besar yang lainnya adalah rasanya yang manis, tanpa asam, daging buah lembut dan tanpa biji.
Sedangkan jeruk besar pada umumnya rasanya kecut dan daging buah agak keras.

Prospek yang bagus dari jeruk pamelo madu ini mampu di baca oleh pemuda kelahiran 1989 ini sehingga dia berinisiatif untuk mempromosikan produk buah lokal andalan desanya ini hingga ke luar negeri menggunakan sarana media sosial sehingga buah jeruk pamelo madu ini dikenal oleh banyak orang.

Dari berjualan dimedia sosial dan blog Nurul Huda bisa menghidupi keluarga kecilnya bahkan mampu menyuplay kebutuhan buah jeruk pamelo di beberapa kota seperti Bandung, Surabaya, Jakarta, Semarang, Malang, Sidoarjo, Magelang, Solo dan Medan.

"Selama ini permintaan dari kota kota besar di Indonesia sangat tinggi sementara stok buah jeruk pamelo madu yang ada di daerah kami terbatas sehingga permintaan tidak semuanya dapat kami penuhi, " ujar Nurul huda atau yang akrab di sapa Huda ini.

Menurutnya tanaman jeruk pamelo didaerahnya hanya sebatas tanaman pekarangan yang di tanam oleh warga di desa Bageng dan beberapa desa yang ada di kawasan lereng muria dan belum ada petani yang menanam sekala perkebunan, padahal prospek budidaya jeruk pamelo madu sangatlah bagus. Menurutnya petani masih belum bisa menghitung omset yang bisa didapat dari berkebun jeruk pamelo ini apabila diterapkan di skala perkebunan.

Mereka masih move on dari cara bertani tradisional seperti menanam singkong dan jagung yang hasilnya mereka bisa hitung tapi sebenarnya pendapatanya jauh lebih kecil dari hasil buah jeruk pamelo.

Dalam blognya Huda juga menulis tentang analisa usaha jeruk pamelo madu lengkap dengan teknik budidayanya di www.pamelomadu.blogspot.com.

Harga jual jeruk pamelo madu ini cukup tinggi pada tahun 2017 ini harga jeruk pamelo tembus di harga 16000/ kg di tingkat petani. Dan memasuki musim kemarau harga bisa terus naik apabila pasokan buah mulai berkurang.

Huda mengatakan dirinya kerap menerima ajakan kontrak kerjasama untuk ekspor buah ini, tapi karena pasokan buah pamelo madu dari petani masih terbatas sehingga dia belum berani untuk menyanggupinya.

Dia berharap kesadaran para petani atau investor yang ada di desanya maupun di daerah lain untuk membaca peluang ini dan memanfaatkan potensi pertanian yang ada sehingga banyak lagi petani yang membudidayakan jeruk pamelo madu ini" tutupnya​. (Hud@)

Share:

Bulan Yang Penuh Rahmat Lil Allamin

Targethukumonline. Pati - Bismillah do'aku kan selalu menyertai nak..,, dalam kehidupan yang fana ini...
Tawaqal kepada Allah agar hati kita tidak terlalu bersedih mengenang masa yang telah lalu. Tawaqal adalah inti keimanan karena​ itulah kewajiban para umatNya. Tawaqal itu bisa bertambah dan berkurang sebagaimana iman seseorang... Manusia itu bertingkat dalam perkara tawaqal & Keimanan sesuai dengan kadar keyakinan masing-masing...

Tawaqal adalah jalan menuju kahidupan yang tenang, tentram & bahagia. Tawaqal adalah pintu yang akan mengantarkan hilangnya ketakutan dan terputusnya kesedihan. Orang yang bertawaqal dalam tawaqalNya adalah orang yang hatinya tidak tunduk kepada makhluk, tapi hatinya selalu dipenuhi keyakinan pada Allah SWT...

Ia mendahulukan kejujuran, walaupun membahayakan dan menyakitkan namun memaafkan dengan​ ikhlas walau sangat berat tanpa ada penyesalan...

Tawaqal kepada Allah adalah tidak menyesatkan diri atas sanjungan, pujian maupun cemoohan, ia tetap beriman menyerahkan segala urusan padaNya, berdoa dan memohon kepadaNya...

Jika berlebihan dalam hal memuji seseorang maka namanya adalah syirik tanda tak mampu, menyekutukanNya..ingat bahwa semua ada campur tanganNya...Daun kering yang jatuhpun karena jalan takdir Nya...

Bisa jadi orang yg disanjung"dipuji bagaikan dewa suatu saat akan berbuat balik tanpa diketahui olehmu sebelumnya...
Semoga kita bisa menjadi insan" yang selalu bertawaqal pada Allah SWT.... sampai menjelang diakhir nanti,, jelang dibulan yang penuh Rahmat Hidayah bulan yang penuh ampunan ini,, aamiiinn yaaaa Rabbal'alaamiinn...

Semoga kita mampu menjalaninya...
※sebagai motivasi penyemangat diri※
          *seNyumMu adalah sorgaku* by Kawulo Alith...

Share:

PJR Juana Gelar Operasi Patuh Candi 2017 di Juana Pati

Targethukumonline. Pati - Sabtu tgl (20/05) PJR Juwana gelar operasi patuh candi 2017 yang bertempat di jalan Silugonggo Juwana Kabupaten Pati, kegiatan tersebut di pimpin langsung oleh Kanit baru AKP M. Kholil SH, MH, MSi. Tujuan dari pada operasi candi tersebut adalah untuk menertibkan pengendara sepeda motor dan mobil agar selalu membawa surat surat kendaraan dan kelengkapan dalam berkendara,dan menaati peraturan rambu rambu lalu lintas.

Meskipun sudah dilakukan operasi hampir setiap hari tetapi tetap saja masih ada banyak pengendara yang belum melengkapi surat surat dan kelengkapan kendaraan bermotor seperti STNK, SIM, helm sehingga pengendara banyak yang ketilang dan akhirnya harus mendatangi sidang pengadilan di Pati untuk menembus kesalahannya.

AKP M. Kholil SH. MH. MSi mengimbau kepada pengendara baik pengguna motor dan mobil agar melengkapi surat surat kendaraan dan kelengkapannya agar di jalan menjadi pelopor keselamatan bagi semua masyarakat juga buat diri sendiri.

AKP M. Kholil SH MH MSi dan anggotanya akan menindak tegas kepada pengendara sepeda motor dan mobil yang tidak melengkapi surat surat dan kelengkapan tanpa pandang bulu, cara ini di tegakkan demi menjaga ketertiban dan keselamatan bersama di jalan umum" Ungkapnya. ($@bar!.Mjono)

Share:

Jumat, 19 Mei 2017

Penertiban Warung Remang Remang Menjelang Bulan Suci Ramadhan

Targethukumonline. Pati - Sabtu tgl (20/05) dalam menyambut bulan suci Ramadhan jajaran Muspika Kecamatan Juana Kabupaten Pati melaksanakan penertiban warung remang - remang di belakang ruko indah (BRI) ruko congyok yang masuk wilayah Desa Karang Rejo Kecamatan Juana Kabupaten Pati yang disinyalir untuk tempat transaksi seks dan prostitusi maupun minuman keras.

Kegiatan penertiban tempat tersebut di pimpin langsung camat Juana Bapak Teguh Widyadmoko AP  beserta jajarannya. Dalam penertiban tersebut telah berhasil membongkar dan membakar 5 lima bilik kamar milik Bapak Suyoto warga Desa Karang Rejo kecamatan Juana kabupaten Pati, kemudian selanjutnya membongkar 3 (tiga) bilik kamar milik Bapak Supriyadi warga Desa Karang Rejo Kecamatan Juana serta 2 (dua) bilik kamar milik Bapak Parlan warga Desa Growong Kidul.

Saat awak media mewawancarai salah satu pemilik warung remang- remang Bapak Parlan dia mengatakan bahwa warung tersebut sudah berdiri sejak lama bahkan hampir belasan tahun. Dia juga siap menutup warung tersebut saat menjelang bulan suci Ramadhan apabila dari pihak berwajib dan pemerintah setempat memerintahkan.

Camat Juana menghimbau supaya semua warung remang-remang tersebut agar mematuhi agenda pernyataan yang mereka tanda tangani, tapi kenyataannya sampai sekarang masih melanggar dan masih banyak wanita-wanita serta penjualan miras merebak di wilayah tersebut.

Untuk agenda penutupan wilayah tersebut masih di koordinasikan dengan instansi atau dinas-dinas terkait. Harapannya​ warga masyarakat supaya wilayah Kecamatan Juana terbebas dari tempat prostitusi ataupun peredaran miras. ($.git0)
Share:

Sertijab Serah Terima Jabatan Kanit PJR Juana Pati

Targethukumonline. Pati - Sabtu tgl (20/05) bertempat di kantor PJR pada pukul 08.00 WIB, sedang berlangsung acara kegiatan sertijab pergantian Kanit PJR Juwana Kabupaten Pati antara Kanit PJR lama yang dijabat oleh AKP Sigit Asnawi SH dan diganti oleh Kanit yang baru AKP M. Kholil SH. MH. MSi yang dulu pernah menjabat sebagai Kasat Bimas Polres Demak, sedangkan Kanit PJR yang lama AKP Sigit Asnawi SH sekarang menjabat di POLDA JATENG sebagai Paur Si standar  KAMSEL (Keamanan dan Keselamatan).

AKP Sigit Asnawi SH berharap kedepannya​ dengan pergantian Kanit PJR Juwana yang baru semoga bisa tambah lebih maju dan sukses dalam melayani masyarakat khususnya diwilayah Kecamatan Juwana agar masyarakat Juwana bisa lebih disiplin dalam berkendara dan berlalu lintas dalam mentaati peraturan UU lalu lintas. Keadaan inilah diharapkan sopan santun ititute masyarakat sebagai bentuk penghormatan pada diri sendiri, orang lain maupun masyarakat pengguna jalan lainnya.

Adapun visi dan misi AKP M. Kholil SH. MH. MSi akan menjadikan masyarakat Juwana Pati agar lebih tertib dalam berkendara dan menjadi pelopor keselamatan berkendara di jalan raya, sehingga nantinya meminimalisir tingginya angka kecelakaan di Kabupaten Pati khususnya kecamatan Juwana.

Setelah acara sertijab selesai di lanjutkan makan bersama di kantor PJR JUWANA, agar kegiatan tersebut berjalan dengan tertib sesuai aturan dan tupoksi dilapangan. Sesuai perintah dari Bapak Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian agar seluruh jajaran kepolisian dapat sabar dan bersinergi dalam menyikapi permasalahan yang ada, meskipun benturan selalu ada, namun keselamatan warga dan masyarakat harus lebih diutamakan. ($@bari''Mjono)

Share:

Menemani Sang Hartawan Selama 40 Hari

Targethukumonline. Pati - Alkisah seorang Konglomerat yang sangat kaya raya menulis surat wasiat: "Barang siapa yang mau menemaniku selama 40 hari di dalam kubur setelah aku mati nanti, akan aku beri warisan separuh dari harta peninggalanku."

Lalu ditanyakanlah hal itu kepada anak-anaknya apakah mereka sanggup menjaganya di dalam kubur nanti.
Tapi anak-anaknya menjawab, "Mana mungkin kami sanggup menjaga ayah, karena pada saat itu ayah sudah menjadi mayat."

Keesokan harinya, dipanggillah semua adik-adiknya. Dan beliau kembali bertanya, “Adik-adikku, sanggupkah diantara kalian menemaniku di dalam kubur selama 40 hari setelah aku mati nanti? Aku akan memberi setengah dari hartaku!"

Adik-adiknya pun menjawab, “Apakah engkau sudah gila? Mana mungkin ada orang yang sanggup bersama mayat selama itu di dalam tanah.”

Lalu dengan sedih Konglomerat tadi memanggil ajudannya, untuk mengumumkan penawaran istimewanya itu ke se antero negeri.

Akhirnya, sampai jugalah pada hari di mana Konglomerat tersebut kembali ke Rahmatullah. Kuburnya dihias megah laksana sebuah peristirahatan termewah dengan semua perlengkapannya.

Pada waktu yang hampir bersamaan, seorang Tukang Kayu yang sangat miskin mendengar pengumuman wasiat tersebut. Lalu Tukang Kayu tersebut dengan tergesa-gesa segera datang ke rumah Konglomerat tersebut untuk memberitahukan kepada ahli waris akan kesanggupannya.

Keesokan harinya dikebumikanlah jenazah Sang Konglomerat. Si Tukang Kayu pun ikut turun ke dalam liang lahat sambil membawa Kapaknya. Yang paling berharga dimiliki si Tukang Kayu hanya Kapak, untuk bekerja mencari nafkah.

Setelah tujuh langkah para pengantar jenazah meninggalkan area pemakaman, datanglah Malaikat Mungkar dan Nakir ke dalam kubur tersebut.

Si Tukang kayu menyadari siapa yang datang, ia segera agak menjauh dari mayat Konglomerat. Di benaknya, sudah tiba saatnya lah si Konglomerat akan diinterogasi oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.

Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Malaikat Mungkar-Nakir malah menuju ke arahnya dan bertanya, "Apa yang kau lakukan di sini?"

Aku menemani mayat ini selama 40 hari untuk mendapatkan setengah dari harta warisannya", jawab si Tukang kayu.

Apa saja harta yang kau miliki?", tanya Mungkar-Nakir.
"Hartaku cuma Kapak ini saja, untuk mencari rezeki", jawab si Tukang Kayu.

Kemudian Mungkar-Nakir bertanya lagi, "Dari mana kau dapatkan Kapakmu ini?"
"Aku membelinya", balas si Tukang Kayu.
Lalu pergilah Mungkar dan Nakir dari dalam kubur tersebut.

Besok di hari kedua, mereka datang lagi dan bertanya, "Apa saja yang kau lakukan dengan Kapakmu?"
"Aku menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar, lalu aku jual ke pasar", jawab tukang kayu.

Di hari ketiga ditanya lagi, "Pohon siapa yang kau tebang dengan Kapakmu ini?"
"Pohon itu tumbuh di hutan belantara, jadi ngak ada yang punya", jawab si Tukang Kayu.
"Apa kau yakin?", lanjut Malaikat.
Kemudian mereka menghilang.

Datang lagi di hari ke empat, bertanya lagi "Adakah kau potong pohon-pohon tersebut dengan Kapak ini sesuai ukurannya dan beratnya yang sama untuk dijual?"
"Aku potong dikira-kira saja, mana mungkin ukurannya bisa sama rata", tegas tukang kayu.

Begitu terus yang dilakukan Malaikat Mungkar Nakir, datang dan pergi sampai tak terasa sekarang 39 hari sudah. Dan yang ditanyakan masih berkisar dengan Kapak tersebut.

Di hari terakhir yang ke 40, datanglah Mungkar dan Nakir sekali lagi bertemu dengan Tukang kayu tersebut. Berkata Mungkar dan Nakir, "Hari ini kami akan kembali bertanya soal Kapakmu ini".

Belum sempat Mungkar-Nakir melanjutkan pertanyaannya, si Tukang kayu tersebut segera melarikan diri ke atas dan membuka pintu kubur tersebut. Ternyata di luar sudah banyak orang yang menantikan kehadirannya untuk keluar dari kubur tersebut.

Si Tukang Kayu dengan tergesa-gesa keluar dan lari meninggalkan mereka sambil berteriak, "Kalian ambil saja semua bagian harta warisan ini, karena aku sudah tidak menginginkannya lagi."

Sesampai di rumah, si Tukang Kayu berkata kepada istrinya, "Aku sudah tidak menginginkan separuh harta warisan dari mayat itu. Di dunia ini harta yang kumiliki padahal cuma satu Kapak ini, tapi Malaikat Mungkar-Nakir selama 40 hari yang mereka tanyakan dan persoalkan masih saja di seputar Kapak ini. Bagaimana jadinya kalau hartaku begitu banyak? Entah berapa lama dan bagaimana aku menjawabnya."

Dari Ibnu Mas’ud RA dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, "Tidak akan bergerak tapak kaki anak Adam pada hari kiamat, hingga ia ditanya tentang 5 perkara, yaitu umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudanya kemana dipergunakannya, hartanya darimana ia memperolehnya dan kemana dibelanjakannya, ilmunya sejauh mana diamalkan?" (Kusno Andromeda)

Share:

Wisuda Akhirussanah Yayasan Madin Nurul Huda

Targethukumonline. Grobogan -  Jum'at tgl (19/05/2017), taman Pendidikan al-Qur’an (TPQ) dan Madrasah Diniyah Yayasan Nurul Huda desa Getasrejo Kecamatan Grobogan Kabupaten Grobogan menyelenggarakan Wisuda Akhirussanah. Bertempat di halaman TPQ dan Madrasah Diniyah Nurul Huda, acara berlangsung lancar. Dihadiri oleh para Pengasuh, para orang tua wali santri dan seluruh jajaran guru dan para santri.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah TPQ dan Madrasah Diniyah mengucapkan terima kasih dan syukur kehadirat Allah atas terselenggaranya acara ini. “Terima kasih atas kepercayaan Bapak-Ibu Wali Santri yang telah mempercayakan anak-anaknya belajar di sekolah ini”, tukas KH.Najib Affica AM, Ketua Yayasan.

Tahun ini, MADIN Nurul Huda berhasil mewisuda 20 santriwan-santriwati. Para santri berhasil merampungkan materi pengajian Al-Qur’an dengan metode Yanbu'a. Selain wisuda, Yayasan Nurul Huda biasanya mengadakan karnaval tahunan. Akan tetapi karena jalan raya Getasrejo sedang perbaikan, maka ditiadakan.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangannya, secara keseluruhan acara berlangsung secara lancar dan meriah, diharapkan ke depan acara serupa bisa dilaksanakan dengan lebih baik. Rangkaian acara tersebut menandai berakhirnya tahun ajaran 1437/1438 H, 2016/2017 M. Semoga kedepannya yayasan Nurul Huda dapat memberikan sumbangsih pemikiran dan mencetak generasi muda yang akan datang sebagai landasan dan penerus harapan bangsa, sesuai dengan empat pilar sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara. (Ilham Dzulfikar)
Share:

Kisah Sebuah Negeri Atas Angin

Targethukumonline. Pati - Ada sebuah kisah dinegeri atas angin ini, saat perampok berteriak kepada semua orang di bank :

” Jangan bergerak! Uang ini semua milik Negara. Hidup Anda adalah milik Anda ..”

Semua orang di bank kemudian tiarap.

Hal ini disebut “Mind changing concept – merubah cara berpikir“.

Semua orang berhasil merubah cara berpikir dari cara yang bisa menjadi cara yang kreatif.

Salah satu nasabah yang sexy mencoba merayu perampok. Tetapi malah membuat perampok marah dan berteriak, ” Yang sopan mbak! Ini perampokan bukan perkosaan!”

Hal ini disebut ” Being professional – bertindak professional“. Fokus hanya pada pekerjaan sesuai prosedur yang diberikan.

Setelah selesai merampok bank dan kembali ke rumah, perampok muda yang lulusan MBA dari universitas terkenal berkata kepada perampok tua yang hanya lulusan SD ” Bang, sekarang kita hitung hasil rampokan kita”.

Perampok tua menjawab. ” Dasar bodoh, Uang yang kita rampok banyak, repot menghitungnya. Kita tunggu saja berita TV, pasti ada berita mengenai jumlah uang yang kita rampok.”

Hal ini disebut “Experience – Pengalaman“. Pengalaman lebih penting daripada selembar kertas dari universitas.

Sementara di bank yang dirampok, si manajer berkata kepada kepala cabangnya untuk segera lapor ke polisi. Tapi kepala cabang berkata, ” Tunggu dulu, kita ambil dulu 10 milliar untuk kita bagi dua. Nanti totalnya kita laporkan sebagai uang yang dirampok.”

Hal ini disebut “Swim with the tide – ikuti arus“. Mengubah situasi yang sulit menjadi keuntungan pribadi.

Kemudian kepala cabangnya berkata,” Alangkah indahnya jika terjadi perampokan tiap bulan.”

Hal ini disebut “Killing boredom – menghilangkan kebosanan“. Kebahagiaan pribadi jauh lebih penting dari pekerjaan Anda.

Keesokan harinya berita di TV melaporkan uang 100 milliar dirampok dari bank. Perampok menghitung uang hasil perampokan dan perampok sangat murka. “Kita susah payah merampok cuma dapat 20 milliar,orang bank tanpa usaha dapat 80 milliar. Lebih enak jadi perampok yang berpendidikan rupanya.”

Hal ini disebut sebagai “Knowledge is worth as much as gold – pengetahuan lebih berharga daripada emas“.

Dan di tempat lain manajer dan kepala cabang bank tersenyum bahagia karena mendapat keuntungan dari perampokan yang dilakukan orang lain.

Hal ini disebut sebagai “seizing opportunity – berani mengambil risiko“.

Adakalanya kita harus mengerti bahwa diatas langit masih ada langit, banyak orang pintar menjadi keblinger dinegeri atas angin ini. Mengerti belumlah cukup untuk membuat negeri bisa menjadi lebih baik, tanpa adanya sifat keadilan dan kejujuran yang harus selalu dijaga dilestarikan oleh pemimpin negeri atas angin ini. (M.jono)

Share:

Penanaman Seribu Pohon di Desa Lengkong Se-kecamatan Batangan Pati

Targethukumonline. Pati - Jum'at tgl (19/05) demi menjaga kelestarian serta keindahan alam sebagai bentuk pengabdian dan dharma bhakti kepada ibu Pertiwi. Mahasiswa KKN STAIN Kudus Tahun 2017 Posko 32 Desa Lengkong Kecamatan Batangan Kabupaten Pati, beserta warga dan Kepala Desa Bapak Yashadi mengadakan kegiatan penghijauan yang bertempat di Lapangan Desa Lengkong, yang lokasinya tepat berada dibelakang SD N 1 Lengkong.

Kegiatan penghijauan atau penanaman pohon secara simbolik disahkan oleh Kepala Desa Lengkong bapak Yashadi yang pada kesempatan ini diwakili oleh Staf kaur keuangan beliau Bapak Musyafa'.

Adapun jenis pohon yang ditanam antara lain pohon mahoni, pohon mangga, pohon lamtoro dan beberapa jenis pohon lainnya. Pohon-pohon ini secara resmi diberikan kepada masing-masing desa, khususnya desa-desa yang berada didaerah Batangan.

Adapun sistem penerimaan atau penyerahan pohon-pohom tersebut melalui koordinator kecamatan dari KKN STAIN KUDUS Tahun 2017 oleh saudara Eko Purnomo yang bertempat diposko desa Kuniran, kemudian diberikan kepada setiap anggota koordinator desa diseluruh kecamatan Batangan.

Terdapat kurang lebihnya sekitar 1500 batang bibit pohon yang diterima oleh pihak koordinator kecamatan dan kemudian bibit pohon tersebut didistribusikan kesetiap desa sejumlah 50 batang pohon, untuk diserap dan ditanam di sejumlah titik agar bisa membuat rindang dan teduh disejumlah spot lokasi.

Kegiatan penghijauan atau penanaman pohon di desa lengkong dilaksanakan pada pukul 16.00 WIB. Kegiatan ini berlangsung dengan lancar baik tanpa ada hambatan dilapangan tetap bekerja dengan semangat tinggi.

Setelah selesai menanam seluruh pohon, peserta KKN diarahkan menuju kelokasi yang nantinya akan dijadikan sebagai tempat untuk melaksanakan perlombaan yakni di sendang jomblang Lengkong yang letaknya tidak begitu jauh dari lapangan desa Lengkong untuk mempersiapkan tempat agar bisa digunakan untuk kegiatan lomba besok, seperti melakukan pembersihan tempat serta pembuatan lintasan lomba. (Vivi)

Share:

Rabu, 17 Mei 2017

Pengerjaan Proyek​ Dana Desa DD terkesan Asal-asalan

Targethukumonline. Pati - Desa Tawangrejo kecamatan Winong Kabupaten Pati, ditemukan proyek pembuatan talut yang di duga ada unsur penyelewengan Dana Desa sehingga proyek talut di desa tersebut terkesan asal jadi, misalnya material pasirnya menggunakan pasir padas, dan batunya memakai batu kapur yang kualitasnya sangat jelek akhirnya kosnya lebih rendah sehingga kualitas proyeknya kurang memenuhi standar.


Ketika kami para awak media menemui salah satu warga yang tidak bisa kami sebutkan namanya kemarin Rabu tgl (16/05/17) beliau mengatakan bahwa proyek tersebut tidak melibatkan warga masyarakat Desa Tawangrejo, karena sudah di kerjakan oleh salah satu rekanan dari Pati kota yaitu Bapak Jarot.

Beliau juga mengatakan seharusnya para warga bisa diperdayakan untuk bekerja diproyek tersebut, karena  dalam peraturannya proyek Dana Desa bertujuan untuk pemberdayaan masyarakat bukan malah dikasihkan ke pemborong, ungkap beliau mengakhiri pembicaraan kami.
Dan menurut pengamatan kami pembuatan talut tersebut memang kurang memenuhi standar dari segi material semennya juga sangat minim.

Padahal sudah jelas himbauan dari Bapak Bupati Pati H. Haryanto SH, MM, MSi. " jangan main-main dengan penggunaan Dana Desa karena Dana Desa sangat rentan di selewengkan" sehingga beliau menghimbau kepada seluruh Kepala Desa di kabupaten pati untuk berhati hati dalam menggunakan Dana Desa.

Karena jika sampai ada penyelewengan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan turun langsung ke desa untuk menindaklanjuti hal tersebut, ungkap beliau ketika memberi arahan dan sosialisasi penggunaan Dana Desa kepada seluruh Kepala Desa di pendopo Kabupaten Pati waktu itu. (TIM)
Share:

Selasa, 16 Mei 2017

Masyarakat Desa Wonokerto Seguyup Meningkatkan Pendidikan Di Yayasan Miftahul Ulum

Targethukumonline. Demak - Minggu tgl (14/05)  kegiatan puncak akhir tahun pendidikan di Yayasan pendidikan yang berbasis Al Qur'an dan kitab kuning dibawah bendera Nahdatul Ulama NU dari tahun ke tahun mengalami perubahan yang sempat membuat dewan guru harus semakin meningkatkan perjuangan untuk lebih gigih melakukan pendekatan serta mencetak generasi yang mampu memberi warna terbaik di tengah tengah kehidupan masyarakat.


Hal tersebut seperti halnya yang di sampaikan oleh beliau sang pimpinan Yayasan Miftahul Ulum sebagai penerus perjuangan para sesepuh pendiri sekaligus pemuka agama di Desa Wonokerto Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak mampu memberi penyegaran dengan harapan di tahun berikutnya memberi nilai tambah sehinga anak murid bisa meningkat baik dari jumlah maupun terciptanya generasi yang memahami ilmu agama sendi-sendi kehidupan didalam masyarakat.

Sang pengasuh A. Jami'an Jalaludin adalah alumni ponpes Pacul Gowang Jawa Timur merasakan angin segar selain mendapat dukungan dari Bapak Kepala Desa juga mendapat apresiasi kebersamaan antusias warga yang telah menyisihkan rizqinya untuk kemajuan perkembangan Yayasan Pendidikan Miftahul Ulum, terbukti masyarakat berbondong - bondong mensukseskan berbagai acara rutinitas akhir tahun.

Mengigat perjuangan pendiri Yayasan Miftahul Ulum para sesepuh di antaranya KH. Ahmad Maskuri, Kyai ALWI, Kyai Abdul Muhid, H. Suhadi H. Ahmad Zaini alumni pon-pes Darul-Ulum Kudus beserta pengajar lainnya. Sudah terpatri dalam hati masyarakat untuk itu rasa kebersamaan semangat masyarakat menyatu dengan yayasan, di tambah lagi dukungan Kepala Desa H. Bambang Utoro dalam sambutannya serta inti tausyah penceramah yang membangun ke thauqhidan agar tidak salah penafsiran, oleh karena itu harus ada guru mursid. Semoga kedepannya kepedulian dalam membangun generasi muda sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara bisa terlaksana dengan baik. ($uc!pto)

Share:

Senin, 15 Mei 2017

Diduga Desa Cengkalsewu Langgar Perdes Prona

Targethukumonline​. Pati - Senin tgl (15/05) PRONA merupakan salah satu wujud upaya pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat golongan ekonomi kecil sampai dengan ekonomi menengah.

Biaya pengelolaan penyelenggaraan PRONA, seluruhnya dibebankan kepada rupiah murni di dalam APBN pada alokasi DIPA BPN RI. Sedangkan biaya-biaya yang berkaitan dengan alas hak/alat bukti perolehan/penguasaan tanah, patok batas, materai dan BPHTB/PPh menjadi tanggung jawab Peserta PRONA.

Biaya untuk pelaksanaan pengelolaan kegiatan PRONA bersumber dari rupiah murni pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), yang dialokasikan ke DIPA-BPN RI.

Anggaran dimaksud meliputi biaya untuk Penyuluhan, Pengumpulan Data (alat bukti/alas hak), Pengukuran Bidang Tanah, Pemeriksaan Tanah, Penerbitan SK Hak/Pengesahan Data Fisik dan Data Yuridis, Penerbitan Sertipikat, Supervisi dan Pelaporan.

Sementara di lapangan, ternyata masih ada saja pihak pemerintah desa yang berusaha memanfaatkan program tersebut untuk meraup keuntungan pribadi demi memperkaya diri sendiri. Salah satu contohnya adalah pemerintah Desa Cengkalsewu, kecamatan sukolilo Kabupaten Pati dibawah pimpinan Sukarno sebagai Kepala Desa.

Pihak Desa cengkalsewu diduga melakukan pungutan kepada warganya yang menerima Prona pada tahun 2017. Lebih parahnya, dugaan praktek pungli yang melibatkan pemerintah desa Cengkalsewu, kecamatan Sukolilo kabupaten Pati tersebut, ternyata mengatasnamakan Camat Sukolilo.

Salah seorang pemohon prona Desa Cengkalsewu, yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengaku adanya biaya tambahan terkait prona yang ada di Desa Cengkalsewu. Progam yang sudah di perdeskan Desa Cengkalsewu yakni sebesar Rp. 600.000,- (enam ratus ribu rupiah) sudah meliputi alas hak/alat bukti perolehan/penguasaan tanah, patok batas, materai dan BPHTB/PPh serta PPAT.

Dari keterangan pemohon prona Desa​ Cengkalsewu mengatakan bahwa adanya biaya tambahan  selain dari perdes yaitu PPAT dari kecamatan sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan masyarakat luar desa yang mempunyai alas hak di Desa cengkalsewu di mintai sebesar Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah) serta yang belum mempunyai SPPT di mintai sebesar Rp. 50.000,- (lima puluh ribu rupiah).

Bahwa kami Tim Target Hukum saat mengklarifikasi kepada Camat Sukolilo mengatakan bahwa terkait pemohon yang memakai PPAT tidak membenarkan jika PPAT dari kecamatan menerima administrasi sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) dan terkait pungutan tersebut untuk segera mengklarifikasi kepada Desa.
“saya tidak membenarkan jika saya menerima administrasi PPAT Kecamatan sebesar Rp. 250.000,- (dua ratus lima puluh ribu rupiah) mas, karena saya tidak menerima segitu, silahkan kroscek ke desa untuk mengklarifikasi”.

Selain itu dari hasil kajian Biro Hukum Provinsi Jateng dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), terkait dengan Perdes Pungutan Desa bukan menjadi kewenangan Desa.

Karena Perdes batal nantinya untuk mengkover biaya selain yang dibayarkan pemohon ke Badan Pertanahan Nasional (BPN), melalui rembug desa atau kelurahan. Dalam rembug desa tersebut nantinya diminta mengundang musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) dan tim saber pungli.

Dalam musyawarah tersebut, Muspika dan tim saber pungli akan menyaksikan prosesnya. Setelah disepakati oleh masyarakat, hasilnya akan dituangkan dalam berita acara yang diketahui oleh Kepala Desa (kades) dan Camat.

Besarannya pungutan sesuai hasil rembug desa. Akan tetapi perdes prona Desa Cengkalsewu di duga sudah di langgar oleh Desa Cengkalsewu sendiri. (TIM)

Share:

Koramil Winong Panen Raya di Desa Kudur

Targethukumonline. Pati - Senin tgl (15/05/17) Babinsa koramil Winong Sutrisno melaksanakan pendampingan panen padi jenis IR 64 dilahan sawah Bapak Idris Desa Kudur kecamatan Winong Kabupaten Pati seluas 1ha.

Sebagaimana​ kita ketahui bersama bahwa pendampingan padi ini harus selalu dilaksanakan oleh Babinsa untuk mengetahui sejauh mana hasil panen padi sebagai​ perbandingan ada tidaknya peningkatan hasil panen padi pada MT atau masa tanam 1 dan MT 2.

Pada kesempatan ini Bapak Idris mengucapkan banyak trimakasih atas kehadiran babinsa yang telah meluangkn banyak waktu, memberikan saran dan masukn untuk meningkatkan hasil panennya.

Danramil Winong kapten kav Sugeng selalu mengarahkan kepada para Babinsa untuk selalu mengadakan pendampingan kepada kelompok tani khususnya padi agar dapat mencapai hasil yang maksimal.

Dan program pemerintah dalam swasembada pangan terutama beras bisa berhasil sesuai dengan target selama ini. Petani di Pati bisa menjadi salah satu ​lumbung padi secara Nasional, karena Kabupaten Pati merupakan tiga besar penghasil beras terbesar di Jawa Tengah. (W!dodo)

Share:

Minggu, 14 Mei 2017

Karnaval TPQ Yayasan Miftahul Ulum Demak

Targethukumonline. Demak - Ratusan warga dan masyarakat Wonokerto​ Kecamatan Karang tengah kabupaten Demak mengikuti Karnaval hari minggu tgl (14/05/17) pagi, acara yang digelar oleh segenap panitia Akhirussanah.

Dan berlangsung meriah, warga yang hadir berasal dari berbagai kalangan, wali murid sendiri serta warga setempat. Tampak hadir melepas keberangkatan karnaval tersebut yaitu Ketua yayasan guru dan tokoh masyarakat lainnya.

Kedatangan peserta karnaval juga disambut ratusan siswa yang mengenakan pakaian adat istiadat dari berbagai daerah. Tak hanya pawai, dengan berjalan berlenggak lenggok, namun cara ini sebagai sarana untuk menyalurkan aspirasi-aspirasi, hobi bakat dan potensi siswa ke arah yang positif," jelasnya.

Hal ini menurutnya juga membuktikan bahwa murid TPQ saat ini sudah tidak bisa dipandang lagi sebagai kaum tradisional yang kolot namun kreatifitas mereka juga tidak kalah dengan sekolah umum lainnya.

Acara yang bekerjasama​ dengan masyarakat Dusun Wonokerto tersebut berlangsung meriah sekali, nampak dari masyarakat yang antusias menonton jalannya karnaval yang juga menampilkan Group Drum Band dari siswa siswi yayasan Miftahul Ulum.

Di setiap jamaah rebana swamping sangat antusias memeriahkan acara karnaval tersebut, dengan rute keliling kampung dimulai dari halaman yayasan Miftahul Ulum selanjutnya diteruskan mengelilingi kampung Desa Wonokerto.

Di setiap lorong gang semua warga  menyambutnya dengan meriah, karena dilintasi  rombongan  karnaval. Adapun peserta yang mengikuti acara tersebut lebih dari lima ratus lebih siswa siswi dan wali murid, dalam arak arakan tersebut.

Dalam kesempatan ini Bapak
Ajamiaan Jalaludin mewakili segenap dewan guru serta masyarakat, mengucapkan ribuan terima kasih terhadap sang  pemimpin Desa Wonokerto karena jasa baik serta kemuliaan hati beliau, yang mencurahkan perhatian kepada yayasan, saat berada dalam wilayah kepemimpinanya semoga dapat meningkat kualitas generasi muda yang cerdas berwawasan, berpancasila beragama dan bernegara dalam sendi-sendi kehidupan. ($uc!pto)

Share:

Jejak Pengabdian Sang Kyai Akhmad Maskuri

Targethukumonline. Demak - Minggu tgl (14/05) di yayasan miftahul ulum desa Wonokerto Kecamatan Karangtengah Kabupaten Demak setiap tahun ajaran baru adakan acara akhir tahunan atau lebih dikenal dengan (Akhirussanah dalam bahasa arabnya) yayasan yang berdiri sejak tahun 1980, dimulai dengan berdirinya pendidikan Islam yang berbasis AL QURAN DAN KITAB KUNING dalam menanamkan jiwa islami yang menganut ajaran ahli sunah wa' Jamaah.

Setiap harinya dari kegiatan belajar mengajar berlangsung yang mana diikuti sebanyak 600 lebih murid yang mana kebanyakan murid atau siswa-siswi dari desa setempat desa tetangga dan sekitarnya hingga sampai ditahun akhir sembilan puluhan.

Berjalan dengan seiringnya waktu diawal tahun 1995 - 2000 sedikit mengalami penurunan, akan tetapi walau demikian para guru pengajar  tetap semangat dalam mengelola yayasan tersebut, yang saat itu dipimpin atau dibina oleh seorang tokoh agama yaitu, H AKHMAD MASKURI.

Beserta para pengasuh tetap memacu memberikan spirit semangat untuk meningkatkan daya juang dan minat para wali orang tua murid untuk mendidik putra putrinya ke yayasan miftahul ulum tersebut, agar lebih matang dalam hal ke agamaan dan prilaku di dalam kehidupan sendi-sendi bermasyarakat.

Dengan demikian mereka adalah  sebagai pewaris perjuangan para wali atau ulama, siap berperan dalam kehidupan bermasyarakat yang lebih baik dan berpotensi menjadi ahli agama atau ahli dakwah sebagai bentuk pengabdian ditengah-tengah masyarakat.

Pada awal tahun 2012  pemimpin pondok H AHMAD MASKURI wafat hingga sampai sekarang dilanjutkan oleh menantunya  Al ustad A. JAMIA'AN Jalaludin, alumni pondok pesantren Darul Ulum. Atas rasa semangat perjuanganya bersama pengasuh lainnya tidak luput, peran serta masyarakat sehinga saat ini mulai semarak antusias para wali murid menyekolahkan putra putrinya.

Seperti yang kita lihat  dalam acara akhir tahun ajaran 2017, acara tahunan di antaranya menggelar kegiatan khataman Al- QURAN, perayaan Karnaval, Drum Band serta  Group Rebana Desa Wono Kerto.

Ini sebagai wujud eksistensi dan wujud syukur dalam kemeriahan acara di pondok pesantren tersebut.
Sebagai penutup dari berbagai rangkaian acara adalah khirussanah atau pelepasan para murid yang telah lulus. ($uc!Pt0)

Share:

Sabtu, 13 Mei 2017

Kopdar Club Motor CB Pati

Targethukumonline. Pati - Sebagai club motor terbesar dikabupaten Pati saat ini, sebagian anggota yang tergabung dalam club CB Pati melakukan kopdar, ada yang beda pada kopdar kali ini karena biasanya kopdar dilakukan diwarung kopi pinggir jalan tapi kopdar kali ini dilakukan dikediaman Pak Dhe Arip atau yang sering disebut Dhe Arip runting sesepuh atau dedengkot club CB. Untuk rapat kali ini anggota club CB Pati melakukan agenda pembahasan tentang kelengkapan kendaraan dan ijin mengemudi.

Hal tersebut dibahas karena mengingat pentingnya safety ridding dan kepatuhan terhadap undang undang lalu lintas agar bisa menjadi contoh pengendara yg baik sopan dan tertib lalu lintas dan bagi yang belum memiliki SIM diberi waktu 5 bulan. Dan jika belum bisa melengkapi SIM dan STNK maka dianggap tidak menjadi anggota CB Pati tapi masih bisa ikut kegiatan kopdar club atau kegiatan club.

Selain pembahasan diatas dhe arip selaku pembina menyarankan agar anggota yg belum memiliki seragam agar segera membuat seragam agar diwaktu kopdar bisa lebih terlihat kompak. Dan itu wajib bagi yang namanya tercatat sebagai anggota club.

Untuk keberlangsungan club maka masing masing anggota club wajib membayar iuran bulanan sebesar 5 rb dan tiap kopdar melakuan iuran suka rela.

Dan harapan dari ketua CB Pati Freddy ( angop ) semoga club CB Pati menjadi klub yang solid yang berguna bagi masyarakat dan setiap anggota club CB Pati menjadi contoh yang baik dalam berkendara atau berlalu lintas.  (Mun!P)

Share:

Lengkong Bersholawat Dan Berdzikir Bersama Habib Ali

Targethukumonline. Pati - Jum'at, tgl (12/05) lantunan shalawat oleh ratusan umat muslim sudah mulai terdengar. Masyarakat Desa Lengkong Kecamatan Batangan Kabupaten Pati dan sekitarnya melaksanakan kegiatan rutinan yakni kegiatan arwah jama' yang dilaksanakan setiap setahun sekali.

Dalam kesempatan ini Bapak Ahamd Syafi'i selaku ketua panitia kegiatan arwah jama' serta seluruh anggota kepanitiaan lain pada khususnya dan semua masyarakat Lengkong pada umumnya secara bersama-sama serentak mengadakan kegiatan "Lengkong Bersolawat" yang dihadiri oleh beliau Habib Ali dari Jepara.

Dalam acara ini mahasiswa KKN STAIN Kudus posko 32 Desa Lengkong mendapat tugas dari ketua panitia untuk membantu dalam menerima tamu.

Kegiatan "Lengkong Bersholawat" ini menjadi semakin meriah karena dalam acara ini beliau Bapak H. Haryanto SH. MM. MSi selaku Bupati Pati ikut serta dalam melantunkan lafadz-lafadz shalawat. Semakin mariahnya lagi kegiatan shalawat akbar ini dimeriahkan pula oleh Group Rebana modern yang tidak lain berasal dari Desa Lengkong itu sendiri "Group Rebana Modern Al-Muwahidin" yang sangat mahir dan indah dalam memainkan suara-suara merdu dari tiap alat musiknya.

Masyarakat Lengkong dan sekitarnya sangat berantusias dalam mengikuti kegaitan shalawat tersebut. Hal ini dapat dilihat dari begitu banyaknya pengunjung yang hadir dalam acara tersebut. Pengunjung tidak hanya berasal dari desa Lengkong saja, namun banyak pula pengunjung-pengunjung yang berasal dari daerah lain. Misalnya dari Desa RACI, Desa Jembangan, Desa Japah dan beberapa desa lainnya.

Bahkan mahasiswa KKN yang berasal dari luar daerahpun ikut berpartisipasi dalam memeriahkan kegiatan ini, salah satunya yakni mahasiswa KKN yang berada di desa Sukoagung Batangan Pati yang diwakili oleh saudara kentor dan saudari Naharul selaku kordes dan wakil kordes didesa tersebut.

Selesainya acara, Habib Ali beserta rombongan bersinggah dirumah beliau K.H Kholil selaku sesepuh Desa Lengkong untuk mengikuti acara makan bersama. Mahasiswa KKN lengkong beserta Bapak Kades H. Yashadi dan Bapak Camat H. Supaat Batangan juga ikut serta dalam acara makan bersama tersebut.

Usai makan bersama peserta dan mahasiswa-mahasiswi KKN Desa Lengkong berselfie-selfie cantik bersama Habib Ali dan Bapak Yashadi Kades Lengkong. Dan kemudian disambung foto bersama Bapak Bupati Pati H. Haryanto SH MM MSi. (Vivi)

Share:

Jumat, 12 Mei 2017

Ada Pelangi Dimatanya Ada Rindu Dihatinya

Targethukumonline. Pati - Senja itu angin mamiri bersenda gurau penuh rindu diujung malam, ada nada sendu dilagunya ada pelangi dimatanya, ada isak lirih ditangisnya...

Della hanya tersenyum kecil melihat warna bintang di langit yang biru temaram, ada keindahan dihatinya yang merana...

Namun senyuman manis itu bukan milikku, mata lentik itupun bukan milikku, hanya bau harum aroma melati yang membasahi lekuk tubuh wanginya yang hinggap di ujung mataku...

Pagi ini selalu saja seragam abu-abu yang menjadi saksi bisu, tentang aku dan dia, tentang rindu yang bersemayam di hatiku...

Namun ku bukan gadis kecilku yang lugu seperti dulu, yang hanya bisa pergi ke sawah atau ke kali bermain dengan teman-teman kecil ku seperti dahulu...

Kini aku hanya bisa menatap masa depanku, dengan tangan mungil ku ini aku ingin membahagiakan kedua orangtua ku...

Aku hanya anak kecil yang baru beranjak dewasa, kan ku hadapi kerasnya kehidupan ini namun aku hanyalah anak kemarin sore yang tak mengerti apa-apa...

Ku kumpulkan semangat hidup ku, demi cita-cita ku demi kedua orangtua ku dan demi keluarga ku, aku hanyalah​ anak dusun yang sekedar mengais rejeki demi masa depanku...

Anak seusiaku mungkin lagi asyik bermain kesana kemari, bersenda gurau dengan teman-temannya, namun harapan semangat kerja keras ku demi sebuah mimpi impian yang selalu kusiram dengan air semangat dan kerja keras ku... (Della)

Share:

Bangkitkan Jiwa Merah Putih TNI Bersama Rakyat Dalam Berolahraga

Targethukumonline. Pati - Pembukaan dan juga pertandingan open tournamen futsal Danramil 03 Tayu Cup I thn 2017 dalam rangka kegiatan lomba binter madya tingkat nasional dilapangan futsal perumahan Tayu kulon indah Desa Tayu Kulon Kecamatan Tayu dengan jumlah peserta 300 orang Jum'at  tgl (12/05).

Acara tersebut dihadiri Dandim 0718 pati yang diwakili Kapten Arh Abdul Wakhid, Muspika Kecamatan Tayu, Ketua PSSI ASKAB PSSI Kabupaten Pati Edi Ho, Anggota Koramil 03 Tayu, Warga masyarakat pecinta futsal.

Sambutan Danramil 03 Tayu Kapten Arh Abdul Wakhid sangat berterima kasih kepada semua pihak atas segala upaya baik yang berupa dukungan moril maupun materil sehingga acara turnamen ini dapat terselenggara dengan baik karena ini merupakan kegiatan yang pertama mungkin masih banyak kekurangan yang diharapkan kegiatan ini dapat berlanjut dan akan lebih baik lagi.

Terima kasih kepada para tamu undangan yang sudah berkenan hadir memberi suport pada kegiatan ini sehingga diharapkan dapat mempererat persatuan dan kesatuan antar masyarakat dan komunitas dan juga dapat meningkatkan kemampuan atlit muda diwilayah sehingga akan bermunculan talenta muda yang nantinya dapat memperkuat di ajang yang lebih tinggi.

Sambutan ketua panitia Serda Sugiyarto mengucapan selamat datang kepada hadirin dan tamu undangan yang hadir dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu baik secara moril dan dukungan materiil termasuk juga kepada seponsor sehingga turnamen ini terlaksana dengan baik, turnamen ini adalah sebagai ajang silaturahmi komunitas futsal dan juga meningkatkan kemampuan mencari bibit muda.

Sehingga semangat sportifitas harus dijunjung tinggi kami dari tim panitia mengakui banyak kekurangan untuk itu kami mohon maaf yang sebesar besarnya, turnamen ini diikuti 32 tim futsal  se-Kawedanan Tayu dan sekitarnya dilaksanakan selama 3 hari jumat sabtu dan minggu. (Luk!T0)

Share:

MBAH Kusnan Sang Musafir Dari Selo Grobogan

Targethukumonline. Pati - Jumat tgl (12/05) perjalanan hidup yang ada di dunia ini, selalu menyimpan misteri begitu banyak yang terjadi keadaan manusia dalam menghadapi tantangan hidup begitu perjalanan dalam pengembaraannya,  mbah Kusnan arane Jaka Gledek berasal dari Desa Selo Kecamatan Tawangharjo Kabupaten Grobogan. Mengembara dalam mencari jati diri sudah hampir lima tahun ini Mbah Jaka Gledek menjadi musafir berjalan ke tempat para Auliya atau wali wali Allah.

Berjalan tanpa bekal uang maupun makanan lainnya, hanya berupa bekal sholawat dan Al-fatihah berjalan menyusuri makam-makam Walisongo dari ujung timur dari makam Mbah Kholil Bangkalan, sunan Ampel Surabaya, sunan Giri Gresik, sunan Drajat, sunan Bonang, sunan Muria, sunan Kalijaga baru ke sunan Kudus terakhir ke sunan Gunung Jati Cirebon.

Berlanjut perjalanan musafir Mbah Kusnan atau Jaka Gledek hingga ke Pamijahan, Banten kembali lagi ke sunan Bayat Klaten. Hidup dalam pengembaraan ini kata Mbah Jaka Gledek adalah mencari ridho Gusti Allah, masing-masing punya cara dan metode sendiri-sendiri karena ada tugas yang di embannya. Singgah sejenak di masjid Al-Mukarramah Juwana Pati Mbah Jaka Gledek akan melanjutkan perjalanannya ke makam Syeh Ahmad Muthomakin Kajen Margoyoso Pati. (Ilham Dzulfikar)
Share:

Kamis, 11 Mei 2017

PODSI Pati Butuh Perhatian Pemda Pati

Targethukumonline. Pati - Bertempat di basecamp PODSI Pati (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia) di desa Kedung pancing kamis (11/05) para atlit dayung sedang melakukan kegiatan latihan untuk menyambut kejuaraan lomba Dayung PORDA (Pekan Olahraga Daerah) dalam latihan tersebut di dampingi oleh tiga orang asisten pelatih diantaranya adalah Achmad purwanto, Sunar dan Totok karyanto.

Menager pelatih utama Bapak Sugito melalui Asisten pelatih Achmad Purwanto mengatakan tujuan latihan pada hari ini adalah untuk menyambut kejuaraan PORDA (pekan olahraga daerah) yang akan di selenggarakan di Solo Surakarta pada tahun 2018 mendatang.

Selain itu tujuan dalam latihan ini juga untuk membuat mental para atlit agar lebih kuat bersungguh sungguh dalam menghadapi tantangan yang jauh lebih hebat, pertandingan yang akan kita hadapi adalah lawan-lawan yang sudah berpengalaman tanding nasional, ini yang harus kita antisipasi kedepannya dan kita harus lebih serius dan siap dalam berlatih.

Bapak Sugito sebagai Menager pelatih berharap agar semua para atlit besok dalam bertanding bisa berhasil mendapatkan juara dan membawa nama baik Kabupaten Pati. Untuk itu Pemda Pati bisa memfasilitasi para atlit maupun pelatih melalui KONI Pati baik berupa bantuan alat-alat maupun uang saku sebagai penunjang semangat para atlit maupun pelatih" ungkapnya. ($@bar!)

Share:

Kedai Kopi Della Lambada Bikin Ketagihan Pelanggan Setianya

Targethukumonline​. Pati - Kamis tgl ((11/05) kedai kopi Della lambada yang ada didesa Pasucen Kecamatan Trangkil Kabupaten Pati bikin pemuda ketagihan, tidak ada yang tidak kenal dengan pemiliknya yang aduhai cantiknya adik Della gadis manis ini banyak fansnya atau penggemarnya. Putri bungsu dari empat saudara dari ibu Sri Maryati ini masih duduk di bangku sekolah SMA Misbachul Ulum Pasucen.
Sekarang ini kopi lambada begitu nikmat dan enak rasanya, melayang-layang karena yang melayani gadis gadis manis pujaan hati atau kembang Desanya Pasucen. Kedai kopi Della buka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 23.00 WIB dengan menu spesial sego tewel, ada kopi lelet maupun kopi susu.

Della begitu banyak pelanggan memanggilnya begitu dahsyat kopinya, hampir setiap harinya bapak-bapak yang dari Bendar Juana, ada yang dari Batangan bahkan Tayu, Gabus sampai Cluwak Dukuhseti bisa ngopi berjam-jam di kedai kopi Della (Lambada) di Desa Pasucen ini.

Kata mas Ipung pemuda tampan dari Desa Trangkil ini menjadi pelanggan setianya katanya jujur kopinya memang enak juga spesial sekali, dan apalagi adik Della ini juga spesial yang bikin hidup menjadi bergairah dan semangat lagi. Tuturnya kayak iklan rokok mas hidup jadi lebih hidup melihat senyuman manis dari Della Pemilik warung kopi Lambada ini" tutupnya. (Ipung)
Share:

Blog Archive