Selasa, 29 Agustus 2017

Keramat Sumur Jolo Tundo Petilasan Angling Darma

Targethukumonline. Pati - Situs atau tempat ritual gua pikulun naga raja dan sumur jala tundo yang berlokasi digunung kendeng desa Baleadi Malawat  kecamatan Sukolilo Kabupaten Pati Jawa Tengah, yang wajib dilestarikan dan diuri uri menurut juru kunci tempat tersebut, menurut eyang Susilo alamat desa baliadi RT 005 RW 002 yang sudah turun temurun menjadi juru kunci sumur Jolo tundo itu, mengatakan atau berpesan lewat media kalau bisa pemerintah kabupaten Pati menjadikan tempat tersebut jadi tempat wisata religi.

Eyang Susilo~Juru Kunci Jolotundo

Karena selama ini sering kali dikunjungi para pelaku musafir cari keyakinan dari dalam dan luar negeri menurut keterangan juru kunci ki Susilo yang ditemui awak media didalam dunia gaib tempat tersebut saling berkaitan erat sama watu payung yang selama ini terkuak tempat spriritual tertinggi atau puser buminya dunia yang dijaga naga raja keterangan tersebut disampaikan nara sumber beberapa minggu yg lalu Ir. Enyang suryo, eyang Ngatmo dan ki Agus.

Eyang Afandi orang yang berkeyakinan ini  lahir pada tahun 1949 tinggal didesa kayen dukuh mbuloh RT 02 RW 05 kecamatan kayen kabupaten Pati Jawa Tengah. Eyang Afandi keturunan atau cucu dari wali Syeh Nur Muhammad Bapaknya eyang Afandi kiyai Abdul Kohar sampai saat ini rumah yang ditinggali atau singgahi eyang Afandi bekas peninggalan wali Syeh Nur Muhammad.

Eyang Afandi sendiri belajar keyakinan tidak punya seorang guru ataupun kiyai, guru keyakinan  eyang afandi adalah orang gaib, yang menurutnya bernama eyang Ismoyo. Eyang afandi sendiri belajar keyakinan sejak kecil tahun 1960 an dan eyang afandi tidak pernah berziarah  atau pergi kemakam para wali atau berjalan melalang buana kegunung gunung atau tempat tempat ritual lainnya.

Selama ini eyang Afandi selalu dikasih pitutur atau wejangan lewat semedi atau ritualisasi bakar dupa disaat pikiran eyang Afandi gelisah, disaat semedi dirumah yang datang  Ir. Sukarno, nyai ratu pantai selatan, sunan kali jaga, kadang juga syeh jangkung atau lebih dikenal sebutan saridin dan yang sering kali eyang Ismoyo pesan menyampaikan lewat keyakinan kepada eyang Afandi gunung kendeng harus di selamatkan bagaimanapun caranya sebagai manusia yang masih hidup dibumi Pati tersebut, karena banyak situs tertua dunia yang wajib dilestarikan dan diuri uri kata orang jawa khususnya sesepuh dari Sukolilo.

Karena eyang Afandi sendiri juga meyakini kalau digunung kendeng watu payung itu tempatnya para dewa dan dewi para leluhur orang Jawa, eyang Afandi  sendiri juga sering dikasih petunjuk sama eyang Ismoyo kalau watu payung itu tempatnya para dewa dan dewi yang menurut eyang Ismoyo sendiri sudah menitis atau rengkarnasi dan menurut eyang Afandi sendiri logikanya juga sudah pernah ketemu orang yang dimaksud eyang Ismoyo tersebut, dapat menitis atau renkarnasi kepada manusia sekarang yang asli keturunan Pati.

Menurut keterangan eyang Afandi kalau gunung kendeng atau watu payung itu ditambang khususnya masyarakat Pati akan mengalami bencana yang luar biasa dahsyat melebihi semburan lapindo karena sumber mata air terbesar kehidupan masyarakat Pati dan sekitarnya dari  gunung kendeng.

Eyang Afandi~Narasumber

Dan keterangan eyang Afandi bagi para oknum pemerintah yang mengegolkan pertambangan semen diwatu payung gunung kendeng bakal kena azab dari Sang Yang Wenang yang artinya mengalami kebutaan lumpuh itu menurut keterangan eyang Afandi," tutupnya. ~bersambung~(Teguh)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive