Kamis, 30 November 2017

Kunjungan Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan di Mitra Kampung KB Desa Sukorejo Rembang

Targethukumonline. Rembang - Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan, SE dari fraksi Gerindra bersama Mitra Kerja Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), melakukan sosialisasi intergrasi kampung KB bersama Mitra Kerja Tahun 2017, bertempat di Balai Desa Sukorejo Kecamatan Sumber Kabupaten Rembang, kamis tgl (16/11/17).

Sosialisasi kampung KB di desa Sukorejo Rembang
Ibu Hj. Sri Wulan SE dalam kunjungannya di desa sukorejo kecamatan sumber kabupaten rembang yang di wakili oleh tenaga ahli Irfan Rahmana SE.MM, memaparkan program kampung KB ini diharapkan membawa ragam manfaat bagi warga dan masyarakat yaitu peningkatan kualitas hidup warga lewat keluarga kecil, peningkatan kesejahteraan bagi keluarga pra sejahtera serta meningkatnya kesadaran warga akan pembangunan yang berwawasan kependudukan," terangnya.

Acara ini di hadiri oleh Kepala Balai diklat KKB Pati Drs. Moh. Sholikul Hadi MA, Muspika Sumber, Kapolsek Sumber Suhendi tirto beserta anggotanya, Danramil Sumber Abdul Rahman beserta anggotanya, Camat Sumber Plt Kamdani S.Sos, Kabid KB Rembang Priyadi S.Sos, Kepala desa Sukorejo beserta perangkat desanya, ketua RT RW, dan karang taruna acara tersebut dihadiri sekitar 200 warga dan masyarakat setempat.

Priyadi menjelaskan bahwa kampung KB diyakini cukup efektif meningkatkan hidup masyarakat di tingkat Desa. Kampung KB merupakan salah satu contoh dalam melaksanakan program KKBPK dengan melibatkan seluruh bidang yang ada di lingkungan BKKBN yang bekerja sama dengan instansi terkait," jelasnya disela sela sosialisasi intergrasi Kampung KB.

Politisi wanita dari Fraksi Gerindra ini yang di wakili tenaga ahli Irfan Rahmana ini menuturkan KKB merupakan tempat terintegrasinya seluruh program pembangunan yang ada, sesuai rencana seluruh pembangunan di kampung KB tersebut," ungkapnya.

Dalam acara tersebut Hj. Sri Wulan SE berpesan supaya melaksanakan program KB yaitu Dua Anak Cukup, dalam kesempatan pada hari ini memberikan kenang-kenangan berupa alat olah raga kepada karang taruna dan memberikan bingkisan berbagai macam doorprice, sepeda gunung dan banyak hadiah lainnya. ($.koco)
Share:

1500 Peserta Akan Ikuti Turnamen Sepakbola Fraksi PDI Perjuangan

Targethukumonline. Jakarta - Sekitar 1.500 peserta bakal mengikuti gelaran turnamen sepak bola usia 8, 10 dan 12 tahun Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (F-PDI Perjuangan) CUP II yang akan digelar Sabtu-Minggu 9-10 Desember di Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro (GMSB), Kuningan, Jakarta Selatan.

Teknikal Meeting dok. Panitia (Persiapan Turnamen)

Sampai saat target panitia sudah mencatat 112 tim yang akan ikut dalam turnamen dengan perincian usia 8 tahun 40 tim, usia 10 tahun 40 tim dan usia 12 tahun 32 tim. Artinya, jumlah peserta sekitar 1.500 ini terhitung banyak.

Sehingga persiapan acara turnamen ini siap digelar," kata turnamen official Johanis AN Somar didampingi, Komisi pertandingan H Syiaruddin, Komisi Wasit Trisno saat menggelar technical meeting dengan pelatih dan pemilik Sekolah Sepak Bola (SSB) yang akan mengikuti turnamen di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan Kamis tgl (30/11/17) petang.

Jan Somar sapaan akrab Johanias AN Somar menambahkan, turnamen kali ini juga diikuti peserta dari luar Jakarta diantaranya;  Bandung, Cikarang, SSB Bekasi, Tangerang, Bogor dan SSB Bina Citra Angkasa Pura Manado, Sulawesi Utara.

Antusias teman-teman peserta sangat luar biasa. Bahkan panitia tidak bisa mengakomodasi lagi peserta dari Jambi Yogyakarta, Surabaya, Lampung dan daerah lainnya karena keterbatasan waktu," ujarnya.

Jadi kami atas nama panitia mohon maaf belum bisa mengakomodasi teman-teman dari daerah lain".

Pria kelahiran Merauke ini menambahkan, turnamen Fraksi PDI Perjuangan ini juga kami catatkan dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) untuk kategori peserta terbanyak anak-anak.

Kita sudah kirimkan suratnya ke MURI mudah-mudahan bisa tercatat dalam rekor MURI," pungkasnya. (Tim/TH)
Share:

Otak Atik Pancasila, Gubernur Sulbar Ali Baal Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Targethukumonline. Jakarta - Lembaga Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (LPPH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan melaporkan Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, kamis tgl (30/11/17).

Gubernur Sulawesi Barat di Laporkan ke Bareskrim

Ali Baal diduga melakukan tindak pidana penghinaan terhadap Pancasila. Sebelum dilaporkan, ratusan anggota LPPH Pemuda Pancasila Silsel melakukan aksi demo menuntut agar Ali Baal segera diproses hukum.

Kami membawa masalah ini ke Bareskrim Polri agar Ali Baal diproses hukum. Sebab  bukannya klarifikasi untuk minta maaf, dia Ali Baal malah mensosialisasikan untuk mengubah Pancasila. 

Ini kejahatan penistaan pada dasar negara dan harus diproses hukum," ujar Andi Ifal Anwar selaku jenderal lapangan LPPH) Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan.

Ifal juga mengatakan bahwa siapa pun yang mengotak-atik Pancasila akan berurusan dengan hukum. Dan LPPH Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan akan mengawal proses hukum demi tegaknya Pancasila sebagai dasar negara.

Kami akan mengambil inisiasi gerakan dari seluruh Indonesia karena ini merupak pengrusakan terhadap tatanan berbangsa dan bernegara," jelasnya.

Ifal menyangkal jika gerakan yang dilakukan ini berisi muatan politik. Ditegaskan bahwa ini murni demi memperjuangkan dasar negara.

Tak ada muatan politik karena Pilkada Sulselbar juga sudah selesai. Kita murni membela Pancasila, dan siapa pun yang melanggar dan ingin mengubah Pancasila, maka kami terdepan melawan itu," jelasnya.

Pada kesempatan sama, Faisal dari Anggota LPPH Pemuda Pancasila Sulawesi Selatan juga menimpali bahwa apa yang dilakukan Ali Baal adalah bentuk radikalisme baru dan ini termasuk pengkhianatan pada negara.

Ini murni penistaan pancasila. Ali Baal harus belajar sejarah dan jangan seenak perut sendiri ubah Pancasila. Pancasila adalah dasar negara yang diatur dalam konstitusi sehingga siapa pun yang mengubah atau mengotak-atik Pancasila adalah pelaku kejahatan. Apalagi ini dilakukan oleh seorang kepala daerah, sangat berbahaya ini," jelasnya.

Sebelumnya, Ali Baal salah mengucapkan teks Pancasila saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan di Mamuju, Sulawesi Barat, 10 November 2017, ketika itu ia mengubah urutan sila ke lima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, dibacakan gubernur menjadi sila kedua.

Saat dikonfirmasi atas jesalahan ini, Ali Baal mengaku selalu berpikir bahwa radikalisme, terorisme, komunisme, aksi demo, dan persoalan lainnya karena masih terlalu jauh antara sila pertama dengan sila kelima Pancasila.

Kejadian inilah yang membuat massa dari Pemuda Pancasila melaporkan Ali Baal ke polisi dan menuntut untuk diadili. (Tim/TH)
Share:

Rabu, 29 November 2017

Komnas Perlindungan Anak : Kekerasan Seksual Terhadap Anak Terulang Kembali

Targethukumonline. Jakarta - Kamis tgl (30/11/17), Kekerasan seksual yang dilakukan orang terdekat anak terulang kembali di Jakarta dan patut untuk diwaspadai warga Jakarta.
Ruhendi (32) warga KD, Kebon Jeruk, Jakarta Barat dengan sadar tega melakukan kekerasan seksual berulang-ulang terhadap dua putri kandungnya AA (16) dan MU (14) bukan nama inisial sebenarnya yang masih duduk masing-masing dibangku sekolah SMP dan SMK.

Ketua Komnas Perlindungan Anak~Arist Merdeka Sirait

Perlakuan biadab dan menjijikkan Ruhendi terhadap kedua dara dagingnya ini terungkap ketika kedua korban tidak tahan lagi menanggung derita atas perbuatan bejat ayah kandungnya mengadu kepada ibunya, minggu tgl (26/11/17).

Perlakuan bejat Ruhendi dilakukan berulang-ulang dirumahnya sejak kedua putrinya duduk dibangku Sekolah Dasar. Setiap Ruhendi sebelum dan sesudah melakukan perbuatan mesumnya kepada kedua putrinya didahului dengan pelecehan seksual dan ancaman kekerasan.

Perbuatan yang dilakukan secara sadar itu, Ruhendi tidak hanya melakukan kejahatan seksual terhadap buah hatinya itu, tetapi juga merekam kedua putrinya melalui ponselnya dalam posisi telanjang pada saat kedua korban mandi dan rekaman dalam bentuk bentuk video tersebut masih tersimpan dalam ponsel pelaku.

Setelah Polisi mendapat laporan dari ibu korban, minggu tgl (26/11/17), Polsek Kebon Jeruk bergerak cepat lalu menangkap dan menahan pelaku. Saat ini Ruhendi sudah diamankan di Polsek Kebon Jeruk untuk dimintai keterangan dan pertanggung jawaban hukum.

Mengingat pelaku adalah ayah kandung dari kedua korban yang seyogianya melindungi anaknya,  perbuatan pelaku Ruhendi dapat dijerat dengan pasal berlapis dengan ancaman pidana pokok maksimal 20 tahun dan ditambah sepertiga dari pidana pokoknya.

Oleh sebab itu, demi keadilan hukum bagi korban dan demi kepentingan terbaik bagi anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak sebagai institusi independen yang bertugas dan berfungsi untuk memberikan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia.

Mendorong pihak penyidik Polri Khususnya penyidik Unit PPA Polres Jakarta Barat untuk bersedia kiranya menjerat pelaku dengan menggunakan UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang penerapan PERPU Nomor 01 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak junto pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana pokok maksimal 20 tahun ditambah dengan sepertiga dari pidana pokok.

Itu artinya pelaku bisa saja terancam hukuman seumur hidup, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas  Perlindungan Anak kepada media, rabu tgl (29/11/17), di diselah-selah sidang memberikan keterangan sebagai saksi ahli di PN Depok.

Waspada kekerasan seksual, dengan menggunakan momentum kasus kekerasan seksual ini yang dilakukan Ruhendi ini, Komnas Perlindungan Anak mengajak masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan dan ancaman kekerasan terhadap anak dimasing-masing lingkungannya.

Arist menambahkan, untuk memutus mata rantai kekerasan terhadap anak, masyarakat Jakarta sudah saatnya saling peduli diantara sesama warga dan merajut kembali sistim kekerabatan sosial yang semakin hari semakin terasa ditinggalkan.

Mengingat kehidupan Jakarta sebagai kota metropolitan yang warganya sudah serba individualistis maka diperlukan gerakan bersama merajut kepedulian terhadap anak sebagai bentuk kewajiban untuk pemenuhan hak anak yang diamanatkan undang-undang dan kesepakatan international.

Untuk mengimplementasikan  tanggungjawab  pemenuhan  dan perlindungan hak anak dari ancaman kekerasan terhadap anak di DKI Jakarta, dalam waktu  yang tidak terlalu lama.

Komnas Perlindungan Anak segera mengagendakan untuk bertemu Gubernur DKI Jakarta dan jajarannya untuk memberikan dorongan dan masukan agar DKI Jakarta segera menyusun rencana aksi pemulihan hak-hak anak sebagai bagian dari 8 program prioritas Gubernur DKI Jakarta serta mencanangkan gerakan perlindungan anak sekelurahan berbasis masyarakat di lingkungan DKI Jakarta sebagai wujud dari Jakarta yang telah mendapat predikat kota layak anak.

Untuk memberikan pemulihan trauma korban, Komnas Perlindungan Anak segera membentuk tim Psikologis untuk membantu pemulihan korban melalui pendekatan psicosocial therapy dan Relawan cepat Komnas Perlindungan anak siap membantu untuk pendampingan.

Atas peristiwa ini Arist mengingatkan, karena orangtua, keluarga, masyarakat, pemerintah dan negara bertanggungjawab untuk memberikan yang terbaik bagi anak, maka sudah saatnya warga Jakarta bangkit bersama untuk mengakhiri segala bentuk kejahatan, penganiayaan, penindasan, eksploitasi dan penelantaran. (Tim/TH)
Share:

Festival Pesona Budaya Minangkabau Pecahkan Rekor MURI

Targethukumonline. Batusangkar - Pelaksanaan agenda daerah Kabupaten Tanah Datar berupa ivent Festival Pesona Budaya Minangkabau (FPBM) yang dilaksanakan pada tanggal 29 November 2017 hingga 3 Desember 2017 mendatang secara resmi dibuka Ketua Umum Dekranas Hj. Mufidah Jusuf Kalla di Istano Basa Pagaruyung, rabu tgl (29/11/17).

Festival Pesona Budaya Minangkabau di Istana Pagaruyung

Wagub Nasrul Abit dalam kesempatan itu menyampaikan, apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ibuk Hj. Mufida Jusuf Kalla yang terus memberikan dukungan dan perhatian terhadap kemajuan kampung halaman. 

Dan kita bangga kegiatan FPBM ini sejalan dengan visi misi Gubernur Sumatera Barat yang memprioritaskan pembangunan non fisik khususnya pengamalan nilai-nilai agama adat dan budaya sesuai filosofi Adat Basandi Syarak- Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Banyak orang protes kenapa non fisik didahulukan, kenapa tidak pembangunan fisik, pembangunan jalan atau jembatan didahulukan, pembangunan keduanya harus selaras dan sejalan, pembangunan jembatan dan jalan tetap jalan, pembangunan agama, adat dan budaya harus kita pertahankan karena ini merupakan ciri-ciri masyarakat Minangkabau," ungkap Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan, apresiasi juga disampaikan kepada Bupati Irdinansyah, yang telah berinisiatif menyelenggarakan FPBM ini untuk melihat sejauh mana adat budaya masih dipakai di Sumatera Barat.

Untuk itu kita mengajak seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat menampilkan budaya dan kesenian masing-masing, itu semua adalah untuk melestarikan kearifan lokal di Sumatera Barat ini di tengah kemajuan teknologi.

Melalui FPBM ini kita mengajak masyarakat menjadikan budaya tidak hanya sebagai kebanggaan namun terkandung di dalamnya nilai-nilai agama, kehidupan bermasyarakat dan bernegara," terang Nasrul Abit.
Hj. Mufidah Jusuf Kalla juga dalam sambutannya menyatakan senang dan bangga dengan terlaksananya ivent FPBM.

Saya sangat mendukung terselenggaranya kegiatan ini karena bisa menunjukkan aktifitas dan kreatifitas masyarakat Minangkabau serta dapat mengekspresikan dan mengkomunikasikan aspirasi budaya dalam berbagai bentuk kegiatan sebagai upaya melestarikan kebudayaan daerah," ujarnya.

Hj. Mufidah juga menyampaikan, kita mendorong kegiatan dapat berjalan dengan baik karena dapat mendukung pengembangan sektor pariwisata daerah sehingga bisa memperkenalkan keberagaman kuliner, kerajinan dan lainnya dan tentunya bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat setempat.

Kegiatan ini sejalan dengan strategi pembangunan nasional yang mengedepankan pembangunan sosial budaya yaitu pembangunan nasional dilandasi tradisi yang tumbuh dalam masyarakat sehingga pembangunan dapat terlaksana dengan melibatkan partispiasi masyarakat dengan kearifan lokal secara berkesinambungan.

Sementara Bupati Irdinansyah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang turut mensukseskan FPBM ini terutama kepada Ibu Hj. Mufidah Jusuf Kalla yang berkenan hadir serta Dato’ Tan Sri Rais Yatim tokoh perantau Minangkabau di Malaysia beserta rombongan perantau yang memegang posisi penting di negeri jiran tersebut.

Disebutkan kegiatan ini berlangsung untuk kedua kalinya dan atas izin Bapak Gubernur Sumbar, iven yang dulunya bernama Festival Pagaruyung berganti menjadi Festival Pesona Budaya Minangkabau.  

Karena kita ingin festival ini milik Minangkabau maka kita mengusulkan kepada Bapak Gubernur untuk dirubah namanya, Bapak Gubernur merekomendasikan bahkan menyatakan festival ini menjadi icon Provinsi Sumatera Barat ke depan," terang Irdinansyah Tarmizi.

Festival Budaya ini juga dirangkai dengan Pagaruyung Expo dan Pagelaran Seni Spesifik Minangkabau di Lapangan Cindua Mato, Pameran Budaya Nusantara dan Pameran Foto PesonaTanah Datar di Gedung Nasional Maharajo Dirajo.

Keikutsertaan negara tetangga Malaysia dan Propinsi tetangga Riau turut memeriahkan ajang festival ini berupa persembahan Budaya Serumpun di lapangan Cindua Mato.

Pada acara pembukaan yang berlagsung meriah ini turut disaksikan Ketua Harian Dekranas Ny. Erni Tjahyo Kumolo, 13 orang Isteri Menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja, Anggota DPR RI Ny. Betty Shadiq Pasadigoe, Ketua DPRD Sumbar Hendra Irwan Rahim serta Ketua Dekranasda Sumbar Ny. Nevi Irwan Prayitno.  

Tak kalah serunya, rangkaian acara akan menampilkan arakan jamba sebanyak 1.111 jamba dari 75 Nagari se Kabupaten Tanah Datar yang akan memecahkan rekor MURI pada hari pembukaan.

Acara pembukaan juga dihadiri oleh delegasi Negara Malaysia, Propinsi tetangga seperti Riau dan beberapa Kabupaten/Kota di Sumatera Barat.
Yang patut dibanggakan dengan iven budaya ini adalah Pencanangan Kementerian Pariwisata Festival Pesona Budaya Minangkabau termasuk dalam 100 festival budaya prioritas di Indonesia.

Selain penyerahan rekor MURI diatas, pada hari pembukaan juga akan dimeriahkan dengan tarian massal Pesona Minangkabau dan Pawai Budaya serta Ibu Hj. Mufidah beserta romobongan melakukan peninjauan pagelaran tenun Lintau dengan ciri khas pewarna alami yang dibina langsung Dekranas. (Tim/TH)
Share:

Jiwa Nasionalisme Dalam Rangka HUT KORPRI ke- 46 Menjadi Ketahanan NKRI

Targethukumonline. PATI - Rabu tgl (29/11/17), dimulai pukul 07.30 WIB s/d 08.30 WIB, di alun-alun Simpang lima Pati telah berlangsung Upacara Bendera dalam rangka HUT ke 46 Korpri kab. Pati dengan tema "Kerja Bersama Korpri Setia Sepanjang Masa".

Upacara HUT Korpri ke 46 dipimpin oleh Bupati Pati

Adapun yang hadir dalam Kegiatan tersebut, forkompimda kab. Pati yang mewakili, Wakil Bupati Pati, Anggota DPRD kab. Pati, Kapolsek se Jajaran Polres Pati, Danramil se Jajaran Kodim 0718 Pati, Staf Ahli Setda kab. Pati, Asisten dan Kepala Bagian Setda kab. Pati, Ka. SKPD kab. Pati, Camat Se-kab. Pati, Ketua TP.PKK kab. Pati, Ketua DWP kab. Pati, Pimpinan BUMN / BUMD dan tamu udangan.

Penjabat Upacara antara lain, Pembina Upacara Bupati Pati H. Haryanto SH. MM. MSi, Pewira Upacara Ka Dispermades DR. Muhtar SIP MM, Komandan Upacara Camat Juwana Teguh Widjatmoko AP MSi.

Sambutan Presiden RI pada HUT ke 46 Korpri tahun 2017 yang dibacakan Bupati Pati H. Haryanto SH.MM.Msi yaitu di era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus dihadapi. 

lnovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. 

Aparatur sipil negara harus mampu mengurangi ketertinggalan dalam memberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi.

Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian. 

Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasarkan Pancasila.

Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara yang tidak baik, dan perkuat semangat debirokratisasi.

Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel.

Pemberian hadiah piala dan piagam kepada Guru yang berprestasi

Selamat hari ulang tahun Korpri ke 46 semoga makin maju baik dalam pelayanan serta dipercaya masyarakat. ($.uyoto)
Share:

Kasdim 0718 PATI Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H

Targethukumonline. Pati - bertempat di Halaman Masjid Agung Baitunnur Pati telah berlangsung kegiatan Sholawatan dan Pengajian umum dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 (Kelahiran Kanjeng Nabi) bersama Habib Helmy Bin Hasan Alaydrus dan KH. Abdur Rohman Syamsuri dari Kudus. 

Sholawat dan do'a bersama Habib Helmi Alaydrus dalam rangka Maulid Nabi Muhammad SAW

Dengan Tema “Meneladani akhlaq Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara", selaku penanggung jawab kegiatan Dr. Nur Aris, M.Ag. selasa tgl (28/11/17).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara Forkopimda kab. Pati yang mewakili Pembicara KH. Habib HELMY BIN HASAN ALAYDRUS dan KH. Abdur Rohman dari Kudus, Danramil Pati yang diwakili Batuud, Camat Pati, Tokoh agama dan Alim Ulama dan jemaah berjumlah sekitar lebih kurang 600 orang.

Sambutan Ketua Panitia Drs. Heru Susanto, MSi mengatakan bahwa selamat datang kepada forkopimda atau yang mewakili dan seluruh tamu undangan maupun yang hadir pada acara pada malam hari ini.

Terimakasih atas kehadirannya kepada Forkompinda dan semua tamu undangan, semoga dengan acara ini kita bisa lebih meneladani Nabi Muhammad SAW, mudah-mudahan acara ini berjalan lancar sampai dengan selesai.

Sambutan Bupati Pati menyampaikan dan mengucapkan terimakasih kepada Habib Helmy Alydrus, K.H. Nur Rohmat, Forkopimda, para sepuh pinisepuh dan seluruh jemaah yang hadir acara ini dilaksanakan seluruh pelosok Indonesia maupun pelosok kab. Pati.

Adapun kegiatan ini merupakan agenda tiap tahun mengagungkan Nabi Muhammad SAW semakin bertambah semangat untuk mencintai beliau baik tuntunannya, ajaran ajarannya dan semuanya sesuai syafaat agama islam.

Dari jaman jahiliyah sampai sekarang ini merupakan perjuangan yang tidak semudah yang kita bayangkan mudah-mudahhan dijauhkan dari segala macam bencana alam dan dimudahkan dalam menghadapi cobaan atau ujian hidup.

Kita harus instropeksi diri atas kelebihan/kekurangan yang kita miliki Apapun yang kita perbuat untuk Masyarakat Kita sama sama membangun kab. Pati untuk lebih maju lagi, baru” ini kab. Pati ada menjuarai MTQ.

Mari kita berbuat sesuatu yang bermanfaat baru baru saja saya memberi penghargaan kepada Guru berprestasi berbuat yang bermanfaat, mudah - mudahan  dengan keteladanan Nabi Muhammad SAW kita bisa menambah kebajikan dalam hidup bermasyarakat.

Kepada para Ortu tolong dijaga anak anaknya dari berbagai dampak teknologi sekarang seperti HP dan sebagainya serta dari makanan minuman sekarang yang sudah tidak alami lagi, saya tidak bisa bicara banyak, namun mari kita bersama melakukan apa yang telah menjadi ajaran Nabi Muhammad SAW, Semoga kita bisa istiqomah dan mendapat syafaat Nabi.

Inti tausiyah Maulid Nabi Muahmmad SAW yang disampaikan K.H. Abdur Rohman Syamsury adalah;

Pertama-tama, mari kita panjatkan puji serta syukur ke hadirat Allah SWT. Atas Rahmat dan Karunia-Nya kita masih dapat bernapas dan berkumpul di tempat ini.

Semoga Allah menjadikan langkah kaki kita sebagai amal saleh ketika kita melangkahkan-nya untuk beribadah dan menimba ilmu, sama seperti kita yang telah meluangkan waktu untuk datang dan menghadiri tausiah ini.

Semoga di hari yang bersejarah ini kita bisa mendapatkan syafaat dari Nabi Besar Muhammad SAW, peringatan maulid mengingatkan kita bahwa Nabi Besar Muhammad SAW adalah suri tauladan yang baik.

Kesungguhan kita dalam mengikuti teladan Rasulullah SAW secara utuh dalam mengarungi perjuangan hidup ini adalah kunci menuju kehidupan umat yang lebih maju dan bermartabat di masa yang akan datang.

Perubahan menjadi lebih baik, lebih utuh dan lebih bersungguh-sungguh dalam meneladani Rosulullah SAW dalam seluruh sisi kehidupan kita. Kehidupan pribadi, keluarga, masyarakat, bangsa, negara.

Maulud atau yang lebih kita kenal dengan sebutan maulid adalah hari lahirnya Rasulullah Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada tanggal 12 Rabiul Awal dalam penanggalan Hijriyah.

Makna dari maulid Nabi ialah ialah sebagai ekspresi kegembiraan dan juga penghormatan pada sang Nabi, perayaan maulid nabi ini telah lama mengakar di masyarakat Islam jauh sebelum Rasulullah wafat.

Semoga di hari yang berbahagia dan penuh sejarah ini, kita dapat memaknai Maulid Nabi Muhammad, dan semoga kita selaku muslim dapat mencontoh perilaku baik yang dimiliki oleh beliau, amin.

Di hari yang bersejarah bagi umat muslim ini, mari kita mengkaji sejarah maulid Nabi Muhammad yang penuh dengan perjuangan, kita sudah mengetahui bahwa beliau lahir pada tanggal 12 rabiul awal tahun gajah.

Yang mana pada hari di mana beliau lahir ada peristiwa besar yang terjadi di kota mekah yakni terjadinya serangan dari raja Abrahah pada ka'bah.
Sholawat dan dzikir bersama Habib Helmi Alaydrus

Pada saat itu, Nabi Muhammad lahir sebagai anak yatim karena ayahnya sayyidina Abdullah telah wafat sejak beliau masih ada dalam perut Ibunya Siti Aminah dan bersholawatlah untuk Nabi, karena malaikat Allah SWT juga bersholawat untuk Nabi, dengan menjalankan sunah dan teladan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari sehari semoga kita mendapat syafaatnya selalu disetiap menjalani cobaan atau ujian hidup. ($.uyoto)
Share:

Selasa, 28 November 2017

Siklus Tropis Cempaka Sebabkan Banjir, Longsor Dan Puting Beliung

Targethukumonline. Jakarta - Cuaca ekstrem yang terjadi akibat pengaruh Siklon Tropis Cempaka telah menyebabkan bencana banjir, longsor dan puting beliung. BMKG telah menyampaikan peringatan dini adanya siklon tropis Cempaka yang berada di perairan sekitar 32 km sebelah selatan-tenggara Pacitan Provinsi Jawa Timur.

Dok. Banjir di Gunung Kidul

Kekuatan siklon 65 km per jam pada Selasa (28/11/2017). Dampak dari siklon tropis Cempaka adalah cuaca ekstrem seperti hujan deras, angina kencang, dan gelombang tinggi di Jawa dan Bali.

Cuaca ektrem telah menyebabkan banjir, longsor dan puting beliung di 21 kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Bali.

Data sementara yang dihimpun Posko BNPB, bencana tersebut terjadi Kabupaten Situbondo, Sidoarjo, Pacitan, Wonogiri, Ponorogo, Serang, Sukabumi, Purworejo, Tulungagung, Semarang, Klaten, Malang, Wonosobo, Klungkung, Kota Yogyakarta, Gunung Kidul, Kulon Progo, Sleman, Bantul, Kudus, dan Sukoharjo.

Daerah Pacitan yang paling dekat dengan siklon tropis Cempaka terjadi hujan lebat sehingga menimbulkan banjir dan longsor pada selasa tgl (28/11/17) dini hari, sungai-sungai meluap menyebabkan ribuan rumah terendam banjir.

Banjir meluas terjadi 13 desa di 3 kecamatan yaitu Kecamatan Pacitan (Desa Sirnoboyo, Desa Sukoharjo, Desa Kayen, desa kembang, Desa Ploso, Desa Arjowinangun, Desa Sidoharjo), Kecamatan Kebon Agung (Desa Purworejo,  Desa Banjarjo, Desa Kebon Agung), dan Kecamatan Arjosari (Desa Pagutan, Desa Jatimalang, Desa Arjosari), jalan lintas selatan lumpuh total.

Banjir dan longsor menyebabkan 11 orang meninggal dunia yang menerjang Kabupaten Pacitan. Ke-11 korban meninggal dunia terdiri dari 9 orang akibat tertimbun tanah longsor dan 2 orang hanyut terbawa banjir.
Korban longsor berasal dari Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung sebanyak 7 orang dan dari Desa Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo sebanyak 2 orang.

Sembilan korban meninggal akibat longsor itu hingga saat ini belum dapat dievakuasi, sulitnya akses menuju lokasi dan tingginya intensitas hujan, menjadi kendala.
Banjir menyebabkan 2 orang meninggal dunia dan korban telah ditemukan. Warga yang terdampak lebih dari 4.000 jiwa dan perlu dievakuasi. Kerusakan masih dalam pendataan, pengungsi di Kecamatan Pacitan ditempatkan di GOR Pacitan dan Masjid Sirnoboyo.
Tim SAR gabungan dari BPBD Pacitan Bersama TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat masih melakukan evakuasi, kendala di lapangan angin kencang dan debit sungai masih tinggi.

Proses pencarian korban terus dilakukan, dapur umum akan didirikan, bantuan logitik disalurkan, kebutuhan mendesak selimut, perahu karet dan pakaian.

Hujan berintensitas sedang hingga tinggi juga terjadi meluas di wilayah Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur pada selasa tgl (28/11/17), banjir dan longsor terjadi dibeberapa tempat jalur Ponorogo menunju Pacitan lumpuh total tertutup longsor di Kecamatan Slahung Kabupaten Ponorogo.

Banjir, longsor dan puting beliung juga melanda wilayah di DI Yogyakarta pada selasa tgl (28/11/17), banjir terdapat 3 titik banjir di Kabupaten Gunung Kidul dan 2 titik di Kabupaten Kulonprogo, beberapa permukiman terendam banjir hingga 1 meter.

SMK Pelayaran dan SMP 3 Satosari terendam banjir sehingga proses belajar mengajar terganggu. Longsor terjadi di 22 titik yaitu 16 titik longsor di Kabupaten Bantul, 2 titik di Kabupaten Kulonprogo, 1 titik di Kabupaten Gunung Kidul dan 3 titik di Kabupaten Sleman.

Longsor menimpa rumah dan menjebol tembok masjid Pondok Pesantren di Kulon Progo sehingga 3 santri luka ringan. Puting beliung juga melanda 56 titik di daerah Yogyakarta.

Diperkirakan siklon tropis Cempaka akan bergerak menjauhi  wilayah Indonesia pada rabu tgl (29/11/17), Namun masih memberikan dampak hujan deras dan gelombang tinggi di wilayah Jawa dan Bali. 

Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman banjir, longsor dan puting beliung. (Tim/TH)
Share:

Personel Jajaran Kodim 0718 PATI Berlatih Menembak Guna Mendukung Tugas Pokok Benteng NKRI

Targethukumonline. Pati - Selasa tgl (28/11/17) pukul 07.00 WIB dilapangan tembak Polres desa Banyuurip kecamatan Margorejo kabupaten Pati, telah dilaksanakan latihan menembak Senapan Kodim 0718 Pati Triwulan IV TA 2017 oleh anggota kodim 0718 Pati yang di ikuti pelaku 182 dan pendukung 30  jumlah 212 orang.

Melatih skill dan kemampuan di setiap personel Kodim 0718 PATI

Dalam kegiatan latihan menembak senjata serbu ringan pada kesempatan tersebut hadir yang diwakili oleh Pasiops Kodim 0718 Pati, Danlat Kapten inf Koko, Koord Senapan Kapten Inf Yahudi Danunit Intel Kodim 0718 Pati dan perwakilan anggota masing-masing koramil.

Team Harpal Pendukung, Team Polban Pendukung, Tim Kesehatan pendukung dan Provos Dim 0718 Pati.

Sebagai Ketua Kordinator Latihan menembak dan Komandan Latihan Kpt Inf Suyani mengatakan bahwa
anggota yang akan melaksanakan menembak diambil apel pengecekan personel dan penyampaian materi latihan oleh kordinator materi, supaya diperhatikan faktor keamanan inti utama.

Latihan menembak juga jangan dianggap remeh bagi setiap prajurit walaupun kita sering kali Beraktifitas dan berlatih. Ikuti semua arahan dan Bimbingan dari para pelatih, agar hasil kita sesuai Target latihan menembak.

Kemudian Komandan Latihan memberikan tugas kepada para pendukung agar Daerah Persiapan (DP) koordinator menerima pelaku dari Danlat dilanjutkan tindakan keamanan, Rik pers dan materi selanjutnya diserahkan ke Bintara pelatih untuk menyampaikan teori praktis tentang menembak senapan dengan menggunakan jenis senjata SS1dan kepada pelaku menembak.

Pelaku dibagi menjadi 14 gelombang + 2 orang tiap gelombang 10 personil selanjutnya gelombang pertama  melaksanakan menembak koreksi senapan 3 butir amunisi jarak 25 meter dan 5 butir munusi perkelompokan/perkenaan 100 meter sikap tiarap dan berlanjut hingga gelombang terakhir.

Pukul 08.40 WIB pelaku melaksanakan tembak koreksi jarak 25 meter sikap tiarap 5 butir munisi pengelompokan dan 3 butir munisi 100 meter tembak tepat dan dilanjutkan menembak tepat, penilaian jarak 100 meter dengan 10 butir amunisi sikap tiarap menggunakan lesan 1 s/d 10 dimulai gelombang pertama hingga gelombang terakhir.

Pada pukul 14.15 WIB latihan menembak senapan Kodim 0718 Pt Triwulan - lV TA 2017 selesai dalam keadaan aman. Petembak dengan nilai tertinggi diantaranya yaitu Serda Sujadi R.05 nilai 94, Serda Kusyanto R.03 nilai 90, Pelda Supriyanto R.15 nilai 90.

Kita hebat' karena berlatih dan berlatih. Dok/lapangan tembak.

Semoga prajurit - prajurit TNI selalu berjaya dinegeri ini, lebih baik pulang tinggal nama daripada gagal dalam tugas dan lebih baik berurai darah dan air mata dalam berlatih daripada beruarai darah dan air mata di medan pertempuran. ($.uyoto)
Share:

Senin, 27 November 2017

Hujan Deras Mengguyur Kota Pacitan Mengakibatkan Banjir Dan Macet

Targethukumonline. Pacitan - Selasa tgl (28/11/17) pukul 02.00 WIB saat ini akibat curah hujan yang tinggi selama 2 hari berturut - turut, telah mengakibatkan air meluap dibeberapa titik baik di sekitar pintu masuk kota Pacitan, namun yang cukup parah air menggenangi di sekitar alun-alun kota Pacitan.

Banjir di alun-alun kota Pacitan

Wilayah kabupaten Pacitan dengan letak geografis yang cukup tinggi hanya dilalui oleh air dari atas atau banjir kiriman dengan ketinggian bervariasi antara 50cm sampai 150 cm, yang saat ini terpantau sudah mulai memasuki rumah warga di beberapa desa diantaranya di kecamatan Kebonagung yaitu desa Kebonagung, desa Purwoasri, desa Padi Barong, serta mengakibatkan jebolnya tanggul dibantaran sungai tersebut.

Air menggenang disepanjang jalan kota Pacitan

Juga di wilayah kecamatan Pacitan desa Kayen, desa Sukoharjo, dan desa Sirnoboyo, di mungkinkan Debit air akan terus meningkat dikarenakan hujan masih terus turun dan pihak Tagana maupun masyarakat setempat sudah berkoordinasi dengan BPBD Pacitan untuk mendatangkan Tim TRC, sehinga penanganan korban banjir bisa cepat terselesaikan. (Triyono)
Share:

Kodim 0718 PATI Raih Predikat Adi Manunggal Utama Bidang Ketahanan Wilayah

Targethukumonline. Pati - Kasad Jenderal TNI Mulyono menyerahkan Trophy dan penghargaan kepada para pemenang lomba pembinaan teritorial (Binter) dan lomba karya tulis teritorial dalam acara apel Danrem dan Dandim TA. 2017 yang dipusatkan di Secapa AD Bandung Jabar.

Kodim 0718 PATI meraih predikat Adi Manunggal Utama~Bidang Ketahanan Wilayah

Prestasi kembali ditorehkan oleh Kodim 0718 Pati Korem 073 Makotarama, dengan berhasil meraih predikat Adi Manunggal Utama bidang Ketahanan Wilayah di jajaran TNI AD, senin tgl (27/11/17).

Kodim 0718 Pati  didaulat sebagai juara dalam lomba Binter tingkat Utama nasional dengan Predikat Adi Manunggal Utama bidang Ketahanan Wilayah mewakili Kodam IV Diponegoro dalam lomba tingkat Nasional dan bersaing dengan 301 Kodim seluruh Indonesia. Ini bukan hanya prestasi Kodim 0718 Pati tapi prestasi seluruh prajurit dan warga masyarakat Pati,” ungkap Dandim Letkol Inf Andri Amijaya Kusumah.

Lebih lanjut Dandim menyampaikan, Binter merupakan kegiatan rutin dan harus dilaksanakan sesuai dengan petunjuk dan aturan. Terlebih, Kodim 0718 Pati merupakan Kodim yang ditunjuk oleh Kodam IV Diponegoro untuk mewakili Kodim-Kodim lain dalam mengikuti kegiatan ini.

Atas dasar itu, program yang sudah terlaksana secara rutin kita kemas sedemikian rupa sehingga menjadi penampilan yang lebih menarik. Terlepas dari itu, dalam lomba Binter ini dilihat dari segi inovatif dan kreatifitas dalam mengaplikasikan program serta sinergitas terhadap pemerintah daerah dan masyarakat," jelasnya.

Selain itu pihaknya mengakui tidak mudah bersaing di tingkat nasional, namun berkat didukung segenap prajurit, Pemerintah Kabupaten Pati, Unsur Dewan Perwakilan Rakyat, beberapa komunitas dan masyarakat di wilayah Kodim 0718 Pati, maka Kodim 0718 Pati berhasil meraih Predikat Adi Manunggal Utama bidang Ketahanan Wilayah se Indonesia jajaran TNI AD.

Dengan tema “Melalui apel Danrem Dandim terpusat TA 2017 kita mantapkan profesionalitas aparat Komando Kewilayahan dalam rangka mendukung tugas pokok TNI AD”, kegiatan apel Danrem Dandim TA 2017 di Secapa AD Bandung juga memberikan penghargaaan terhadap Kodim lain yaitu juara Umum predikat Adi Manunggal Utama Kodim 0104 Aceh Timur, predikat Adi Manunggal Utama bidang Bakti TNI Kodim 0824 Jember dan predikat Adi Manunggal Madya bidang ketahanan wilayah Kodim 0717 Purwodadi.

Letkol Inf Andri Amijaya Kusuma dalam keterangan tertulis menyampaikan rasa terimakasih kepada masyarakat Pati yang telah membantu menyukseskan kegiatan tersebut “Prestasi ini kami sembahkan untuk seluruh masyarakat kabupaten Pati yang sangat kami cintai, semoga Allah SWT senantiasa memberikan perlindungan, situasi kondusif dan Pati juara di masa depan," imbuhnya. ($.uyoto)
Share:

Kualitas Mutu Produksi Perlu Guna Meningkatkan Daya Saing

Targethukumonline. Padang - Untuk meningkatkan mutu dan daya saing bangsa produktivitas nasional tingkat Internasional maka dilaksanakan sosialisasi antara perusahaan dalam negeri dan luar negeri tak lupa pula dari Dinas Kesehatan.

TKMPN satu untuk semua

Dibicarakan dalam acara sosialisasi temu karya mutu dan produktivitas nasional XXI (TKMPN) dan internasional Quality Produktivitas Convetion (IQPC) 2017 turut hadir dalam acara ini Direktur Bina Produktivitas Muhammad Zuhri Bahri dari Kementerian Ketenagakerjaan RI dan staf ahli bidang sumberdaya industri, Diyah W. Poedjiwati dari Kementrian Perindustrian dengan peserta 2160 orang dan dibuka oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit, senin tgl (27/1117).

Dalam sambutannya Wakil Gubernur Sumatera Barat menyampaikan, untuk memperkuat mutu produktifitas guna meningkatkan daya saing tingkat internasional maka dilaksanakan sosialisasi seperti ini guna untuk bisa saling bekerja sama antar perusahaan, dan bertemu di perum resmi ini bisa saling bertukar pikiran, menambah wawasan dari bidang pendidikan/ akademisi dengan bidang usaha.

Acara ini dihadiri perwakilan perusahaan dalam negeri dan luar negeri, dari Malaysia, Thailand dan Singapura. Dan juga di wakili dari Dinas Kesehatan sebagai pembanding kualitas mutu.

Wagub Nasrul Abit juga menyampaikan, dengan adanya acara TKMPN  & IQPC yang kali ini dilaksanakan di ranah minang, ini juga sekaligus sebagai promosi untuk memperkenalkan wisata yang ada di Sumatera Barat kepada para peserta yang berasal dari luar Sumatera Barat," ujarnya.

Nasrul Abit juga mengatakan,  kegiatan TKMPN dan IQPC ini merupakan ajang mendemontrasikan keunggulan perusahaan dalam melaksanakan kegiatan mutu dan produktivitas yang terlaksana lebih dari 21 tahun di Indonesia.

Yang jumlah peserta setiap tahunnya meningkat, hal tersebut membuktikan bahwa semua pihak di perusahaan sudah paham pentingnya mutu dan produktivitas serta daya saing nasional, kegiatan ini disponsori oleh BUMN & BUMD.

Kita berharap kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan, inisiatif maupun kreatif setiap peserta sekaligus membuka cakrawala baru bagi pimpinan dan setelah ini terjalinnya kerja sama yang harmonis antar instansi pemerintahan, badan yudikatif, legislatif, organisasi sosial, dunia pendidikan dan dunia usaha di Indonesia," harap Nasrul Abit. (Tim/TH)
Share:

Sehari Bersama Komunitas Anak Baduy

Targethukumonline. Banten - Senin tgl (27/11/17), dalam rangka memperingati Hari Anak Se-Dunia yang jatuh 20 November dan Refleksi 27 tahun Indonesia Ratifikasi Konvensi PBN tentang Hak Anak, Komisi Nasional Perlindungan Anak bersama Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Provinsi Banten dan LPA Lebak, LPA Kota Serang serta LPA Tangerang sebagai lembaga independen yang bertugas dan berfungsi melakukan pembelaan dan perlindungan anak di Indonesia.

Sehari bersama komunitas anak Baduy

Bersama puluhan komunitas anak Baduy  bercengkrama, bermain dan bergembira menikmati budaya, waktu luang dan rekreasi sebagai bagian integral yang tidak bisa dipisahkan dari hak anak yang dijamin oleh Konvensi Hak Anak PBB maupun UU RI Nomor 23 Tahun 2002 yang telah diubah menjadi UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak serta UU RI Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

Bemain, bercengkrama dan bergemmbira bersama  puluhan anak Baduy  bersama keluarganya di desa Kaleker Lebak Banten ini dilakukan sebagai wujud pemenuhan terhadap hak anak untuk menikmati waktu luang, rekreasi dan Budaya anak yang mulai terasa hilang akibat dampak dari modernisasi dan tsunami teknologi yang melanda dunia.

Anak-anak Indonesia  pada umumnya sudah dipisahkan dari permainan atau "dolanan"" tradisional yang lebih tampak menekankan permainanan kebersamaan dan solidatitas  diantara anak untuk membangun karakter, inisiatif dan kreatifitas anak, oleh sebab itu, Komnas Perlindungan Anak bersama Komunitas Adat Baduy dan LPA Banten bersepakat akan membangun interaksi sosial yang intensif berkesinambungan melalui program aktivitas LPA Propinsi  Banten dan LPA Lebak tahun 2018.

Dalam mencegah dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya kekerasan dan perkawinan usia anak, perdagangan anak (trafdfiking) untuk tujuan eksploitasi seksual, ekonomi dan kemungkinan terjadinya adopsi ilegal, demikian disampaikan Arist Merdeka Sirait dalam diskusi Merajut Kembali Budaya Anak Baduy di rumah panjang Adat Baduy di desa Kakeker Lebak Banten usai bermain dan berinteraksi dengan anak-anak Baduy.

Arist nenambahkan, anak-anak dari komunitas suku Baduy patut memdapat perlindungan untuk menikmati akar budayanya dan semua pemangku kepentingan khususnya pemerintah Lebak dan pemerintahan Banten memberikan kepastian hukum dan sosial untuk menyelamatkan  anak-anak dari Suku Baduy dari dampak negatif teknologi dan modernisasi.

M. Uut Lufthi Ketua LPA Banten sekaligus Dewan Komisioner Penguatan Kelembagaan dan Jaringan Kerja Komnas Perlundungan Anak menyampaikan dalam diskusi merajut budaya adat Baduy di rumah panjang bahwa untuk mempertahankan akar budaya sebagai identitas diri Komunitas suku Baduy, diperlukan terus menerus pendampingan yang partisipatif dan penghargaan terhadap Hak Asasi Manusia dan perbedaan pendapat. (Tim/TH)
Share:

Jiwa Dan Pengabdian Nasionalisme Merah Putih Tertanam Dijajaran Personel Kodim 0718 Pati

Targethukumonline. PATI - Kodim 0718/ Pati  menggelar Upacara Bendera yang secara rutinitas dilaksanakan setiap hari Senin untuk mewujudkan rasa hormat kepada bendera merah putih serta rasa cinta kepada bangsa dan negara, di Lapangan Upacara Makodim 0718 Pati yang beralamatkan Jln.Panglima Sudirman no 79 Pati, senin tgl (27/11/17).

Upacara Bendera hari Senin mempunyai makna penting bagi jajaran personel Kodim 0718 Pati

Dalam Upacara Bendera tersebut dipimpin oleh Dan Up Kapten Inf. Supomo sebagai Danramil 20 Tambakromo Pa Up. Lettu Chb Indro yang bertindak sebagai Irup Kapten Inf Mujimo,serta diikuti oleh seluruh Anggota Kodim 0718 Pati baik militer maupun PNS.

Sebagai penjabaran tugas kedepannya akan semakin berat dan tanggung jawab yang semakin besar, karena perekonomian global juga tatanan perekonomian Indonesia berdampak pada rencana pembangunan jangka panjang yang ada.

Upacara pengibaran bendera yang  secara rutin dilaksanakan pada setiap hari senin memiliki makna penting, sebagai upaya untuk mengingatkan Prajurit dan PNS TNI Kodim 0718 Pati.

Tentang  perjuangan para generasi pendahulu disamping itu juga sebagai sarana Komando guna menjalin komunikasi antara pimpinan, staf dan anggota agar setiap kebijakan, instruksi, petunjuk dan informasi dapat mengalir dan dipahami secara seksama.

Untuk dijadikan pedoman dalam setiap pelaksanaan tugas membantu terciptanya suasana yang nyaman dan kondusif, di dalam setiap kegiatan pembangunan yang ada. ($.uyoto)
Share:

Minggu, 26 November 2017

Tour DE Singkarak Mengangkat Potensi Wisata Sumbar

Targethukumonline. Bukittinggi - Tour de Singkarak tahun 2018 tetap diselenggarakan, walau telah diserahkan kepada pemprov Sumbar. Tour DE Singkarak promosi wisata Sumbar yang luar biasa hebohnya, antusias masyarakat menyaksikan disetiap etape dari 18 Kabupaten / Kota se Sumatera Barat.

TdS mengakat potensi wisata Sumbar secara keseluruhan

Hal ini disampaikan disela-sela penyerahan hadiah etape 9  Pasaman - Bukittinggi di lapangan kantin Bukittinggi, minggu sore tgl (26/11/17).
Lebih jauh Wagub Nasrul Abit menyampaikan, penyelenggaraan Tour de Singkarak tahun 2017 secara keseluruhan acara event promo terbesar pariwisata Sumatera Barat itu terselenggara dengan baik dan sukses. 

Kita menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak , Pemerintah pusat, Kementrian Pariwisata Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten kota, para sponsor, tokoh-tokoh pariwisata yang telah menjadi TdS ini menjadi berarti bagi Sumatera Barat dalam upaya membentuk daya tarik kunjungan wisata ke daerah ini.

Kepada masyarakat Sumatera Barat yang telah ikut meramaikan,  menyemarakan dan mendukung pelaksanaan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua," ujar Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit juga mengatakan, kita akan lanjutkan Tour de Singkarak ini dengan dukungan semua pihak, pemkab/kota, sponsor dan element pendukung lainnya sebagai event tahunnan yang mengidola menjadi kebanggaan secara nasional maupun di Sumatera Barat sendiri.

Kita mengetahui berbagai dampak kegiatan ini telah meningkat animo masyarakat akan kegiatan pembangunan pariwisata sebagai upaya pertumbuhan ekonomi masyarakat baik secara langsung maupun multi efek dari kegiatan itu sendiri. 

Selama 9 hari ini kita melihat masyarakat bergembira menyaksikan TdS ini,  mereka keluar rumah bersama-sama saling bertemu dan bercengkarama,  menceritakan hebohnya TdS sebagai semangat keterbukaan menyambut tamu. 

Ada 28 negara yang ikut Tour de Singkarak, kali ini tentu menjadi sebuah harapan para pembalap ini juga akan menceritakan hebat pariwisata Sumatera Barat dan keramah tamahan masyarakat.

Semoga semua ini dapat menjadi menjadi kebanggaan kita bersama dalam memajukan pembangunan di Sumatera Barat, demi terwujudnya masyarakat yang sejahtera," harapnya. (Tim/TH)
Share:

Sabtu, 25 November 2017

Peresmian Gedung Yayasan Pesantren Islam Al - Azhar Cab. Riau

Targethukumonline. Pekanbaru - Peresmian Gedung Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al - Azhar cabang Riau ditingkat sekolah SD Ke 48 dan SMP ke 37 di Bumi Lancang kuning kota Pekanbaru, sabtu tgl ( 25/11/17).

Peresmian gedung SD-SMP Al- Azhar cabang Riau

Peresmian gedung baru sekolah SD dan SMP Al Azhar dihadiri oleh perwakilan Gubernur Riau yang diwakili Kepala Biro Kesra Provinsi Riau, Drs H Masrul Kasmy MSi, Wali Kota Pekanbaru yang diwakili oleh Kadisdik Pekanbaru, H Abdul Jamal M.Pd,  Ketua Umum Yayasan Pesantren Islam Al – Azhar H. Muhammad Suhadi S. Kom,  Sekretaris YPI Al-Azhar Bapak Drs. H. Shobirin H.S, ketua Yayasan Pesantren Islam Al – Azhar Cabang Riau, DR. H. Nurhamin, S.Pt. MH serta para tamu undangan.

Dalam kata sambutan peresmian pemprov Riau mendukung Pondok Pesantren YPI Al - Azhar di Riau, dari data yang dimiliki dinas Pendidikan Riau jumlah Pondok Pesantren 182 yang terdaftar dan belum terdaftar ada sekitar 200 Pesantren, bertambahnya Pondok Pesantrean YPI Al-Azhar di Pekanbaru menambah satu lagi pesantren di Riau yang tentunya akan menambah mutu Pendidikan Islam di Riau, Dimana pendidikan YPI Al Azhar aini fokus pada Pendidikan Islam, sehingga mendorong SDM Riau," ungkap Masrul Kasmy Mewakili Pemprov Riau.

Lanjut Masrul, YPI Al Azhar  yang mengedepankan dakwah sosial harapannya dapat mengembangkan pendidikan Islam di pelosok - pelosok Riau yang mana tingkat pendidikannya masih minim, nantinya lulusan dari pondok pesantren ini akan turut membantu peningkatan perekonomian di Provinsi Riau," tambah Masrul Kasmy yang juga mantan wakil Bupati kepulauan Meranti.

Hal senada disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, H Abdul Jamal M.Pd, hadirnya sekolah SD dan SMP YPI Al Azhar di Pekanbaru menambah kuantitas Pendidikan Islam, ini artinya bertambah juga kualitas pendidikan Islam dalam Pembentukan Pendidikan akhlak anak- anak dan ini sejalan dengan Visi Misi Kota Pekanbaru smart city yang Madani," ujar Jamal Kepada Media.

Ditempat yang sama disampaikan oleh ketua Umum Yayasan Pesantren Islam Al – Azhar H. Muhammad Suhadi S.Kom, menyampaikan ucapan terimakasih atas dukungan dari berbagai lapisan masyarakat yang mampu membuat Al-Azhar bisa berdiri tegar di kota Pekanbaru.

Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemerintah Provinsi Riau, Pemerintahan Kotamadya Pekanbaru dan Masyarakat Pekanbaru yang membantu kelangsungan dalam pembangunan gedung hingga acara peresmian Gedung.

Tidak menutup kemungkinan ke depannya, sekolah ini akan berkembang lebih jauh lagi, sehingga pasti membutuhkan dukungan, sokongan dan apresiasi dari seluruh masyarakat Riau," terang Muhammad Suhadi. ($.ucipto)
Share:

Guru Penerang Ilmu Dan Anak Bangsa Untuk Membangun Negeri

Targethukumonline. Sumbar - Membangun pendidikan berarti membangun karakter anak bangsa yang cerdas,  bernoral,  santun, berkepribadian tangguh dan kuat melalui keteladanan dan dedikasi guru.

Guru Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Tema ini erat kaitannya dengan implementasi Peraturan Presiden Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter.

Hal ini disampaikan oleh Wagub Sumbar Drs. H. Nasrul Abit Dt. Malintang Panai disela sela waktu selaku Pembina Upacara pada Hari Guru Nasional 2017, tingkat provinsi Sumatera Barat di halaman kantor gubernur, sabtu tgl (25/11/17).

Hadir dalam upacara itu,  Ketua DPRD,  Forkopimda,  Kepala OPD dilingkungan Pemprov. Sumbar,  Kepala Sekolah SMA/SMK se Sumbar.

Wagub Nasrul Abit lebih jauh menjelaskan, guru merupakan inspirasi anak bangsa dalam bangku pendidikan, keteladan guru menjadi salah satu kunci utama dalam menciptakan anak bangsa yang berkarakter.

Pengabdian guru memang luar biasa, dan akan terpatri dalam jiwa setiap anak bangsa, guru sosok pahlawan tanpa tanda jasa.

Terima kasih guru, semoga engkau selalu dalam kebaikan hidup untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan bangsa," ungkap Wagub Nasrul Abit.

Wagub dalam kesempatan itu membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Guru sebagai sosok utama dalam satuan pendidikan. 

Memiliki tanggung jawab membentuk karakter peserta didik melalui harmonisasi olah hati, olah rasa, olah pikir dan olah raga.

Disamping itu, guru dan tenaga kependidikan juga harus mampu mengelola kerjasama antar satuan pendidikan, keluarga, dan masyarakat untuk mengobarkan Gerakan Nasional Revolusi Mental.

Guru harus dapat berperan sebagai "the significant other" bagi peserta didik, guru harus menjadi sumber ketauladanan.

Momentum Hari Guru Nasional hendaknya kita jadikan sebagai refleksi apakah guru-guru kita sudah cukup profesional dan menjadi teladan bagi peserta didiknya.

Bagi pemerintah, Peringatan Hari Guru juga menjadi titik evaluasi yang strategis bagi pengambilan kebijakan.
 
Kebijakan-kebijakan yang sedang dan akan terus dilaksanakan adalah menjadikan guru lebih kompeten, profesional, terlindungi dan pada gilirannya lebih sejahtera, mulia dan bermartabat.

Pemberian tunjangan profesi bagi guru yang telah tersertifikasi, serta tunjangan khusus bagi guru yang mengabdi di daerah khusus akan terus menjadi perhatian.

Demikian pula guru-guru yang memiliki keahlian ganda untuk memenuhi kebutuhan pendidikan kejuruan akan terus ditingkatkan bersamaan dengan program-program Guru Garis Depan untuk mencapai pemerataan pendidikan yang berkualitas.

Perhatian pemerintah daerah yang memberi tunjangan tambahan dan membuat terobosan kebijakan yang inovatif kepada para guru tentu sangat kita hargai.

Kita tahu bahwa problema guru di setiap daerah berbeda-beda, melalui kebijakan pemerintah daerah berbeda-beda, melalui kebijakan pemerintah daerah banyak hal bisa diatasi.

Selamat Hari Guru Indonesia,  semoga selalu memberikan pengabdian terbaik bagi kejayaan bangsa," ujar Nasrul Abit Dt. Malintang Panai. (Tim/TH)
Share:

Dandim 0718 PATI Turut Meramaikan Pagelaran Ketoprak Projo Budoyo

Targethukumonline. Pati - bertempat di Alun alun Simpang Lima Kab Pati telah dilaksanakan " PAGELARAN KETHOPRAK PROJO BUDOYO " Dengan Lakon " SUMILAKING PEDHUT ING BUMI MATARAM "RONGGO ROMO" dalam rangka HUT KORPRI Ke 46 dengan bintang tamu Yati Pesek, Gareng Semarang, Ki Dalang Warseno Slank, jumat tgl (24/11/17).

Ketoprak Projo Budoyo Pati

Turut hadir dalam kegiatan tersebut yang langsung di hadiri oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Setda Provinsi Jateng dari Ir Sri Puryono, Bupati Pati Ir Haryanto SH MM MSi, Wakil Bupati Saiful Arifin, Dandim 0718 Pati, WaKapolres Pati, OPD Kab Pati, Camat Se Kab Pati dan Ka Dinas Instasi se Kab Pati.

Sambutan Bupati Pati mengatakan bahwa saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Setda Provinsi Jateng dan Bapak Gubernur yang mau mendukung pementasan pada malam hari ini.

Kami selain tugas pokok untuk melayani masyarakat pada malam hari ini kita menghibur warga masyarakat Pati Kegiatan ini bermaksud untuk nguri-uri budaya jawa kususnya Ketoprak sehingga budaya kita yang adiluhung tidak akan punah, kecuali sebagai hiburan kami juga bermaksud memberikan tuntunan.

Sambutan Setda Prov Jateng pada intinya bahwa pada malam hari ini kita akan berbaur dengan masyarakat untuk menghibur dengan berkethoprak ria menyatu dengan masyarakat dan untuk Korpri jangan pernah bosan untuk mengabdi kepada masyarakat dengan meningkatkan pelayanan sesuai tugas dan fungsi masing-masing.

Mari kita ramaikan hiburan kethoprak ini semoga bisa menjadi tuntunan, karena mandirinya Budaya Bangsa akan mengangkat harkat dan martabat Bangsa di mata dunia.

Peran dalam pagelaran dimainkan oleh pejabat Pemerintah Daerah Kab Pati yaitu Adipati Wiro Bumi Ir. Sujono Kadin Ketahanan Pangan, Garwo Ratu Manik Sri Yatun SE MM/Diskop dan UMKM, Patih Wiro Pati Suhud S.Sos MM Setwan, Senopati Wryandono Gubernur Ganjar Pranowo, Ki Ageng Kali Jambe Dandim 0718 Pati, Ki Ageng Gondang Rejo Kapolres Pati, Ki Ageng Tasik Madu Ir Suharyono MM Setda Pati, Ki Ageng Kedawung Sudarto Kesbangpol, Ki Papuan Ir Haryanto SH MM MSi Bupati Pati, Patih Sandang Rogo Saiful Arifin Wabup Pati.

Dalam pagelaran cerita sejarah ketoprak dalam lakon Pedut ING Mataram menceritakan tentang tokoh Ronggo Romo putra Danang Sutawijaya dalam tutur cerita tersebut terjadi perang dan menghadap saudara iparnya Pangeran Benowo di jipang panolan minta bantuan namun tidak berkenan membantu. 

Pedut ing Bumi Mataram

Akhirnya Ki Ronggo membuat pesanggarahan di Blora dan Ki Romo membuat pesanggarahan di Cepu, besok kalau ada keramaian jaman menjadi desa Tambakromo. ($.uyoto)
Share:

Jumat, 24 November 2017

Bakti Sosial KRI Dr. Soeharso di Kota Pariaman

Targethukumonline. Sumbar - Kegiatan bakti sosial KRI Dr. Soeharso dalam program Sail Sabang, Surya Bhakara Jaya ke - 66 tahun 2017 telah berjalan di Kota Pariaman. Kegiatan sosial KRI Dr. Soeharso yang hebat ini diharapkan dapat pula dinikmati oleh semua masyarakat kabupaten / kota se Sumatera Barat, karena masyarakat Sumbar amat membutuhkan.

Bakti Sosial KRI Dr. Soeharso

Hal ini diutarakan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat melakukan kunjungan kerja di Kapal Republik Indonesia (KRI) dr. Soeharso 990 di Teluk Bayur, Jum'at (24/11/17).

Ikut mendampingi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) II Padang Laksma TNI Agus Sulaeman, M.Sc., serta Bupati Pariaman meninjau KRI dr. Soehaso 990.

Wagub Nasrul Abit mengatakan,  Kapal Rumah Sakit ini, penampilannya standar rumah sakit kelas A, seperti bintang 5 lah ibarat hotel. Tentu jika masyarakat kurang mampu dapat dirawat disini akan terbantu dan menyenangkan," ujarnya kagum.

Wagub menjelaskan, agenda tahunan dari kegiatan sail sabang Kapal KRI dr. Soeharso akan singgah di pariaman, pulau banyak, sabang, lhokseumawe-langsa, dengan membawa misi Bhakti Sosial dan Pelayanan Kesehatan, ini dimulai dari tanggal 20 november sampai 15 desember 2017.

Kunjungan kapal KRI dr. Soehaso ke Sumatera Barat ini merupakan perdana, dan singgah di pariaman untuk melakukan pengobatan, untuk saat ini sudah ada 1.300 orang yang mendapatkan pelayanan medis dari kapal KRI dr. Soehaso, dan diantaranya 25 orang telah melakukan operasi katarak dan bibir sumbing.

Kapal ini memiliki standar rumah sakit profesional, ada 8 orang dokter ahli disini, terdiri dari dokter penyakit dalam, ada bedah, ada mata, ada kandungan, ada ortopedi, lengkap disini semua.

Dan tentu pasien yang telah mendapatkan pelayanan, senang kelihatannya karena dikasih, tempat yang begitu bagus dan bersih.
Kita menyampaikan terimakasih kepada Kasal, Danlamtamal dan semua, komandan dan dokter ahli, tugas 2 medis dan non medis yang sudah membantu ini, mudah-mudahan ke depan ini, tidak menunjuk satu kab/ kota untuk bisa di sumatera barat, dan ada bansos-bansos lainnya," harap Nasrul.

Sementara Wakil Walikota Pariaman Genius Umar menyampaikan,  agenda tahunan seil sabang ini diadakan karena pemenuhan janji.

Tahun lalu Kasal Laksamana Ade Supandi, Sutan Panglimo Rajo di Lauik Nan Sakti waktu pengukuhan gelar datuk, menjanjikan akan membawa Seil Sabang, walaupun tujuannya ke Banda Aceh, dia memerintahkan untuk masuk ke Pariaman," terang Genius Umar Wali Kota Pariaman.

Untuk itu kami atas nama pemerintahan dan kota Pariaman mengucapkan terimakasih kepada bapak kasal juga Bapam Dantammal," tambah Genius Umar. (Tim/TH)
Share:

Road Show Gerakan Perlindungan Anak Sekampung di Banten

Targethukumonline. Banten - Langkah strategis untuk menutus mata rantai kekerasan terhadap anak di wilayah hukum Banten tidak cukup dilakukan orang perorang maupun keluarga tetapi idealnya harus dilakukan dengan keterlibatan masyarakat sekampung, Jum'at tgl (24/11/17).

Ketum Komnas Perlindungan Anak

Salah satu bentuk gerakan perlindungan anak yang massif dan berkesinambungan selain dimulai dari keluarga dan rumah tangga,  harus pula melibatkan peran  seluruh pemangku kepentingan (stake holders) serta peran masyarakat partisipasi aktif di Banten guna menjaga dan melindungi anak dari segala bentuk ancaman kejahatan, kekerasan, penganiayaan, penelantara, eksploitasi seksual dan ekonomi serta diskriminasi terhadap anak.

Langkah strategis lainnya adalah dengan membangun dan menciptakan dapur perlindungan anak berbasis kampus.
Mahasiswa sebagai generasi penerus keluarga di masa mendatang, dan menjadi calon pemimpin bangsa harus dipersiapkan menjadi orangtua, keluarga dan calon-calon pemimpin masa depan yang mumpuni dan mempunyai kepedulian, sensitivitas dan perpekstif anak.

Mengingat kampus dan kalangan akademisi adalah komunitas dan lembaga strategis untuk dipersiapkan sebagai dapur gerakan perlindungan anak maka sudah saatnya dibuat sebuah jurusan dan mata kuliah wajib Perlindungan anak yang sungguh-sungguh menjadi jurusan strategis di masing-masing universitas, demikian disampaikan M. Uut Lufthi, SH, MH Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Propinsi Banten sebagai salah satu rangkuman dari hasil Seminar Nasional  yang diselenggarakan Fakultas Hukum Universitas Sri Geng Tirtayasa (UNTIRTA), pada hari selasa (22/11/17) di Auditoroum Fakultas Hukum Untirta.

Hadir dalam Seminar Nasional yang mengangkat topik Prinsip WELFARE STATE dalam Gerakan Perlindungan  Hak-hak berdasarkan Konstitusi,  Arist Merdeka Sirait, Dhanang Sasongko mading-masing sebagai Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal Komnas Perlindungan Anak dan DR. Muhti Mohas, SH, MH Selaku Dekan FH Untirta sebagai narasumber dihadapan 300 mahasiswa, dosen dan stateholders perlindungan anak di Serang Banten.

Untuk membangun  gerakan perlindungan anak Sekampung diseluruh wilayah Banten yang massif dan berkesimbangan, sangat diperlukan kehadiran pemerintah sebagai penyelenggara undang-undang dan konstitusi dan atas dukungan legislatif untuk memberikan pengawasan terhadap pelaksanaan undang-undang dan anggaran.

Pemerintah dan kampus dengan masing-masing tugasnya sangatlah strategis untuk menciptakan dan melahirkan kader-kader bangsa dan calon orangtua yang peduli dengan perlindungan anak, demikian ditambahkan DR. Muhti Mohar, SH, MH menyikapi gerakan perlindungan hak-hak anak berbasis konstitusi dan menjawab pertanyaan mahasiswa.

Arist Merdeka Sirait selaku ketua umum Komnas Perlindungan Anak mengajak semua komponen masyarakat Banten tembus batas dan profesi, apakah masing-masong berlatarbelang akademisi, tokoh adat, agama dan masyarakat, Legilator, pegiat perlindungan anak, orangtua dan keluarga, guru dan profesi lainnya untuk segera bangkit  bersama-sama memerangi dan mengakhiri kejahatan terhadap anak.
Langkah strategis untuk mewujudkan kepedulian itu, selain menyiapkan mahasiswa sebagai agen transformasi gerakan perlindungan anak berbasis kampus di Banten, juga mendorong  komitmen pemerintah daerah di Propinsi Banten mendeklarasikan masing-masing kota dan kabupaten bahkan sampai pada level kecamatan, kelurahan dan desa  sebagai daerah dan wilayah ramah dan bersahabat dengan anak, demikian disampaikan Arist dihadapan 300 peserta seminar.

Arist menambahkan, untuk memperkuat komitmen masyarakat dan pemerintahan Banten untuk menjaga dan melindungi anak dibutuhkan dukungan dan komitmen yang kuat dari legislatif baik dalam segi dukungan perundang-undangan  dan pembuatan Peraturan Daerah dan penyiapan anggaran yang memadai.

Sebab untuk memutus mata rantai kekerasan terhadap anak dan dalam rangka mengimplementasikan komitmen bersama bahwa menjaga dan melindungi anak tidak cukup dilakukan ditingkat keluarga tetapi harus dilakukan sekampung. Sebab,  menjaga dan melindungi anak sekampung adalah wujud dari sistim kekerabatan dalam budaya ke Indonesiaan.

Di akhir sesi, Dhanang Dasongko yang juga merupakan Direktur PAUD Institut menekankan bahwa pendidikan bagi anak usia dini masa kini di era milenial harus dilakukan lebih mengedepankan pada strategi partisipasi anak dan memberikan akses seluas-luas bagi anak untuk menyampaikan pendapat dan pikirannya.

Artinya orangtua lebih berperan sebagai falisitator anak  dalam setiap keluarga untuk mendidik anak, oleh sebab itu setiap keluarga dan orangtua harus mampu dan berani berubah paradigma pola pengasuhan dan pengajaran yang  otoriter menjadi dialogis dan partisipatif.

Untuk kepentingan terbaik anak di Banten dan anak di Indonesia,  Komnas Perlindungan Anak bersama LPA Propinsi Banten, LPA Kota Serang dan LPA Kabupaten Tangerang, sebagai organisasi dan istitusi pelaksana tugas dan fungsi pembelaan dan perlindungan anak di Banten dan di Indonesia dan sebagai  salah satu agenda Roadshow Gerakan Perlindungan Anak Sekampung di Banten, telah melakukan audensi dengan ibu HJ. Ade Rossi wakil Ketua DPRD Propinsi Banten untuk maksud mendapatkan dukungan politik, termasuk anggaran Gerakan Perlindungan Anak di Propinsi Banten.

Dalam perbincangan di ruang kerjanya, Ibu Hj. Ade Rossi berjanji dan berkomitmen akan memperjuangkan dan membantu agar rencana aksi melindungi anak sekampung di seluruh Banten bisa terwujud segera sebagai komitmen pemerintah dan masyarakat Banten dan berkomitmen membantu LPA Propinsi Banten untuk  mewujudkan rencana Temu Kebangsaan Anak Banten yang direncanakan akan dilakukan pada awal tahun 2018, demikian ditambahkan Arist sebelum melakukan perjalanan roadshow ke kabupaten Lebak  untuk bertemu komunitas anak-anak Baduy. (Tim/TH)
Share:

Kamis, 23 November 2017

Pencanangan Kampung KB Sebagai Program Terpadu Kab. Sanggau

Targethukumonline. Kalbar - Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) Desa Berakak Kecamatan Tayan Hulu, desa Semayang kecamatan Kembayan dan desa Empirang Ujung kecamatan Balai kabupaten Sanggau tahun 2017, dinyatakan telah resmi dimulai, demikian dikatakan wakil Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, MSi, ketika membuka kegiatan yang difokuskan di desa Berakak tersebut, pada kamis tgl (23/11/17).

Pencanangan kampung KB di desa Berakak

Dalam sambutannya wakil Bupati mengatakan guna memperhatikan target nasional yang mana diharapkan pada tahun 2017 ini, harus terbentuk satu desa/kampung KB di setiap kecamatan, maka untuk itu, kabupaten sanggau 2017 ini berusaha untuk merealisasikan target pembentukan kampung KB tersebut yang ditujukan pada desa fokus pada setiap kecamatan, kemudian selanjutnya akan dilakukan pembinaan pada tahun berikutnya dengan mensinergikan program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan keluarga (kkbpk) dengan program lintas sektor lainnya.
 
Hal tersebut cukup beralasan apabila pembangunan kependudukan dimulai dari wilayah pinggiran yaitu kampung atau desa. Karena kampung merupakan cikal bakal terbentuknya desa dan apabila pembangunan pada seluruh desa/kampung maju, maka desa pun maju, apabila seluruh desa maju maka sudah barang tentu akan terwujud sanggau maju dan terdepan," pungkasnya.

Lebih lanjut, kepada instansi terkait yang ada di kabupaten sanggau pada umumnya dan perwakilan BKKBN provinsi kalimantan barat secara khusus, agar kampung KB ini dibina dan diadvokasi dengan sebaik-baiknya, bukan hanya mengejar terbentuknya kampung KB di masing-masing kabupaten/kota serta kecamatan semata, namun yang lebih penting dan strategis adalah bagaimana menjadikan kampung KB tersebut sebagai miniatur atau potret dari sebuah desa yang didalamnya terdapat keterpaduan dari program pembangunan kependudukan KB dan pembangunan keluarga yang disinergikan dengan program pembangunan sektor terkait baik di tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota, kecamatan serta desa/kampung," harapnya.

Pada Kesempatan itu, Wakil Bupati juga menitipkan pesan kepada seluruh warga masyarakat yang hadir agar tetap selalu menjaga lingkungan yang bersih dan sehat, manfaatkan pekarangan rumah dengan menanam sayur mayur, terapkan budaya hidup bersih dan sehat serta perhatikanlah pendidikan anak dalam keluarga.

Disamping itu, kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan barat Drs. Kusmana, dalam kesempatan itu, mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah kabupaten sanggau, terutama atasan komitmen dan dukungan serta fasilitasi yang telah diberikan, mulai dari proses pemilihan, penetapan lokasi, persiapan hingga pencangan kampung KB tersebut.

Terkait pembentukan kampung KB ini adalah merupakan tindak lanjut dari arahan bapak Presiden RI kemudian ditindaklanjuti oleh menteri dalam negeri melalui surat edaran yang ditujukan kepada gubernur dan para bupati/wali kota se-Indonesia, dimana di tahun 2017 ini untuk terbentuk 1 kecamatan, 1 kampung KB, hal ini dimaksudkan agar manfaat program KB terintegrasi dengan program-program pembangunan lainnya, maka dengan kampung KB dimana nantinya semua kehidupan keluarga di wilayah ini direncanakan dan semua pembangunan di desa ini dimusyawarahkan.

Oleh karena itu setiap anak di kampung KB harus punya akte kelahiran, setiap anak usia sekolah harus bersekolah, pasangan usia subur yang belum ber-KB ikut ber-KB, program pengentasan kemiskinan, program pendidikan masyarakat paket A,B dan C, dan lainnya disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat, serta yang paling pokok adalah kegiatan komunikasi edukasi informasi pentingnya membentuk keluarga kecil bahagia yang direncanakan, sehingga program-program tersebut dapat lebih dirasakan secara langsung oleh masyarakat di kampung KB tersebut," tegasnya.

Berikut Camat Tayan Hulu Drs. Anselmus pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa desa berakak merupakan wilayah yang cukup jauh jangkauannya dari kota kecamatan tayan hulu, selain desa engkasan dan juga desa riyai, sehingga perlu dukungan bersama, terutama bidang infrastruktur jalan dan jembatan, serta bidang lainnya sehingga masyarakat lebih maju tingkat perekonomiannya.

Berikut terkait kegiatan ini diharapkan agar dapat berjalan dengan baik sesuai harapan bersama dan menyangkut desa fokus agar setiap OPD dapat menjalankan program yang difokuskan di desa fokus tersebut karena selama ini ada beberapa OPD saja yang melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.

Kades Berakak Repenus, SE melaporkan terkait wilayah kedesaannya, dikatakannya bahwa jumlah dusun yang ada di desa berakak ada tiga dusun diantaranya, dusun berakak dihuni 172 Kepala Keluarga (KK) dengan jumlah penduduk 691 jiwa, dusun Tabot Galong 211 KK dengan jumlah penduduk 829 jiwa dan Dusun Raman 107 KK dengan jumlah penduduk 486 jiwa, jadi total keseluruhan 486 KK dan jumlah penduduk 7006 jiwa, lebih lanjut bahwa sebelumnya desa ini juga pernah sebagai tuan rumah untuk kegiatan keluarga berencana kesehatan dan juga sebagai desa fokus.

Hadir pada pencangan, tim BkkbN Propinsi, Kepala DINSOSP3AKB kabupaten sanggau, beberapa perwakilan OPD dilingkungan pemerintah kabupaten sanggau, anggota DPRD kabupaten Sanggau dapil tayan hulu, camat berserta unsur forkopimcam tayan hulu, ketua GOW kabupaten Sanggau, tim penggerak PKK kabupaten sanggau dan kecamatan tayan hulu, kades tokoh /adat/agama/pemuda dan masyarakat setempat. (Tim/TH)
Share:

Wagub Nasrul Abit : Jadikan Media Siber Untuk Informasi Kebaikan

Targethukumonline. Sumbar - Jadikan kemajuan media siber sebagai wadah informasi menjembatani kebaikan dan jangan di tambah menjadi "Cyber Cream" siber kejahatan untuk menipu dan membohongi orang. 

SMSI resmi dilantik mewujudkan media cyber yang sehat dan bermartabat

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Barat yang dilantik hari ini agar mewujudkan media cyber yang sehat, bermartabat dan di cintai banyak orang karena taat aturan dan peduli budaya sendiri.

Ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit, saat memberikan sambutan pada pelantikan pengurus SMSI Sumatera Barat dan Seminar Nasional dengan tema Gerakan Nasional Transaksi Non Tunai di Sumatera Barat, Tantangan dan Peluang, Padang, kamis tgl (23/11/17).

Hadir dalam acara tersebut Ketua SMSI Pusat, Teguh Santoso, Utusan Walikota Padang,  Pimpinan BRI cabang Padang, Kepala Semen Padang, Praktisi Hukum, Pratisi Media Siber, Kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar serta beberapa tokoh PERS Sumatera Barat.
 
Wagub Nasrul Abit lebih dalam menyampaikan, perkembangan media siber ini sungguh luar biasa dimana media cetak malah terancam keberadaannya, dimana setiap peristiwa begitu cepat lebih mudah diakses setiap saat.

Media siber ini juga memasuk keruang publik, media sosial yang semua orang ikut serta secara pribadi aktif di facebook, twiter, instalgram, phth, dan whatshaap.

Kalau bicara siber berarti kita bicara kemajuan teknologi informasi,  yang mesti disikapi dengan baik dalam memajukan pembangunan daerah, bangsa dan negara. Kemajuan teknologi ini mesti dimanfaatkan dalam menjaga keutuhan persatuan bangsa, bukan sebagai alat pemecah belah.

Sesuai data Dewan Pers jumlah media siber telah mencapai 43.000, sementara yang teregestrasi baru sebahagian kecil. Karena itu kita berharap pengelola dan pemilik media siber melakukan aktifitasnya dengan rasa tanggungjawab, tidak berpikir untuk kepentingan sesaat dan menyesatkan masyarakat.

Adanya berita hoax (bohong) mesti cepat diluruskan, dan berbagai pihak diharapkan cepat mengingatkan jika perlu melaporkan kepada pihak berwajib untuk menjaga stabilitas keamanan daerah. 

Kita mengharapkan semua orang ikut serta mengawasi dan menganalisa setiap informasi yang disampaikan media siber, cek in ricek menjadi penting agar tidak terjadi salah pemahaman dan salah pengertian yang dapat menyesatkan. 

Kedepan media siber ini kita harapkan penuh tanggung jawab terhadap semua aktifitas jurnalistik, jangan sampai dijadikan cyber crime dan jangan sampai merugikan pihak lain," tegas Nasrul Abit mengulangi.

Selanjutnya Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit juga mengatakan, transaksi non tunai mempunyai manfaat sebagai berikut mudah untuk diawasi, efisien, tidak memerlukan biaya mahal. 

Dengan adanya transaksi non tunai tersebut juga akan mencegah beredarnya uang palsu.

Tetapi dengan adanya transsaksi non tunai tersebut akan merugikan beberapa pihak. Seperti banyak tenaga kerja yg kehilangan lapangan pekerjaan, contohnya dalam pembayaran yang selama ini memakai jasa petugas pembayar,  tidak diperkukan lagi," terangnya. (Tim/TH)
Share:

Blog Archive