Sabtu, 31 Maret 2018

Kirab Sepeda Tua Sambangi Kodim 0718 PATI

Targethukumonline. Pati - Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos dan Kapolres Pati AKBP Uri Nartanti Istiwidawati SIK. MSi dan Asisten I Setda Pati Sugiono telah menerima rombongan kirab bersepeda jarak jauh di Makodim 0718 Pati.

Komunitas sepeda tua singgah di Makodim 0718 PATI.

Dan dengan membawa Tropy Utama IVCA (International Veteran Cycle Association) 2018 dalam rangka mengikuti Kongres IVCA (International Veteran Cycle Association) Ke-38 bertajuk Internasional di bali yang diikuti 50 Negara, dengan Koordinator Bapak Irmanov (Tim Kirab IVCA 2018) yang diikuti kurang lebih 80 orang, Minggu tgl (01/04/18).

Kemudian setelah sampai di Makodim sepeda diarahkan dan diparkirkan dilanjutkan pelemasan dipimpin oleh Bati Ops Kodim 0718 Pati Rombongan IVCA (International Veteran Cycle Association) melaksanakan istirahat dan ramah tamah, penyerahan cindra mata oleh Komandan Kodim 0718 Pati dan dilanjutkan star pelepasan pemberangkatan oleh Kapolres Pati.

Asisten I Setda Kab Pati Bapak Sugiono menyampaikan" selamat datang di Kabupaten Pati mudah-mudahan kehadirannya bisa memberikan ide yang positif, kami sangat mendukung kegiatan ini dan bisa membawa semangat persatuan dan kesatuan Bangsa.

Selamat melanjutkan perjalanan semoga selamat sampai tujuan dan bisa berkumpul dengan komunitas IVCA dari daerah lain di seluruh Indonesia.

Kebersamaan dan semangat menjadi modal utama & pantang menyerah sebelum sampai garis finish.

Kegiatan ini merupakan serah terima Kirab bersepeda jarak jauh dengan membawa Tropy Utama IVCA (International Veteran Cycle Association) 2018 start dari pantai Anyer Banten yang akan finish menuju pantai Sanur Bali, dalam rangka mengikuti Kongres IVCA (International Veteran Cycle Association) Ke-38 bertajuk Internasional. ($.Zaenuri)
Share:

Jumat, 30 Maret 2018

Balitbang ESDM Gandeng Universitas Andalas Kembangkan Listrik Mikro Hidro

Targethukumonline. Sumbar - Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar didampingi Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM FX. Sutijastoto menyaksikan Penandatangan kerja sama operasi (KSO) antara Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (P3TKEBTKE) dengan Universitas Andalas (Unand) di Bukit Tinggi (30/03/18).

Kerjasama energi terbarukan, sebagai alternatif sumber energi kedepannya.

Penandatanganan  KSO Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro  (PLTMH)  0.4 MW antara BLU P3KEBTKE ditandatangi oleh pemimpin BLU P3TKEBT, Yunus Saefulhak dan Unand oleh Prof. Tafdil Husni. 

KSO ini akan menjadi sarana bagi kedua BLU dalam pengelolaan maupun bisnis PLTMH untuk mendapatkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Hasil kolaborasi ini diharapkan dapat menjadi model pelaksanaan bisnis PLTMH di masa mendatang.

Inshaa Allah kerja sama ini akan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, silahkan melakukan bisnis dengan adil," ujar Wakil Menteri ESDM, Arcandra Tahar setelah menyaksikan penandatanganan perjanjian KSO antar kedua pihak.

BLU P3TKEBT mencatat Potensi energi baru terbarukan khususnya di Sumatera Barat, mencapai 1.352,52 MW yang dapat dioptimalkan dan merupakan potensi bisnis yang cukup menjanjikan untuk penyediaan energi listrik.

Pengoperasian KSO PLTMH di Unand kedepannya juga ditargetkan dapat dijadikan sebagai pusat informasi dan demonstrasi PLTMH di Pulau Sumatera khususnya Sumatera Barat untuk meningkatkan SDM secara teknis maupun manjerial.

Kami ucapkan terima kasih banyak atas bantuan Pak Wamen melalui BLU di Badan Litbang ESDM untuk memfasilitasi adanya PLTMH, kami sangat menginginkan sekali adanya PLTMH”, tutur Rektor Unand, Tafdil Husni menyampaikan apresiasi.

Kerja sama Ini multifungsi, apalagi kami juga koordinasi dengan tiga institusi, kami menginginkan kampus kami sebagai Botanical University," tambah Tafdil Husni.

Pembangunan PLTMH UNAND kapasitas 400 kW dibangun atas kerja sama antara Unand dan P3TEK KEBTKE Kementerian ESDM, P3TEK KEBTKE membangun pipa pesat, rumah pembangkit, sistem mekanikal, elektrikal dan transmisi.

Sedangkan bagian lain dari PLTMH yaitu bendung, saluran pembawa, bak penenang dan saluran pelimpas adalah kerjasama antara UNAND dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPERA).

Kerja sama pengoperasian PLTMH ini merupakan wujud nyata sinergi program lintas kementerian/lembaga dalam rangka penyediaan prasarana dasar seperti listrik yang bersumber dari energi terbarukan," terang Sutijastoto.

Listrik yang dihasilkan nanti akan digunakan untuk keperluan operasional Unand dan kelebihan kapasitasnya dapat dijual ke PT PLN.

Setelah pembangunannya selesai dan Commercial On Date (COD) pada akhir November 2017, maka akan menghasilkan pendapatan yang merupakan PNBP baik bagi BLU Unand dan BLU P3TKEBTKE", pungkas Yunus. ($0N0)
Share:

Rabu, 28 Maret 2018

Wajib Bagi Prajurit TNI AD Kodim Pati Harus Bisa Menembak Pistol Dan Senapan Serbu

Targethukumonline. Pati - Sebagai kegiatan latihan agenda rutin triwulan ke IV 2018, bagi seluruh personel dari Kodim 0718 Pati mulai dari Dandim, Kasdim dan Danramil juga Perwira Staf termasuk personelnya wajib melaksanakan menembak, Rabu tgl (28/03/18).

Kesiapan setiap personil dalam ketrampilan uji tembak perorangan.

Baik itu menembak Pistol jenis FN 45 jarak 25 m dan senapan serbu Jenis M.16 / SS.1 F.1 jarak 100 m di daerah lapangan tembak Polres Pati desa Banyu urip kecamatan Margorejo yang di ikuti kurang lebih 230 personel termasuk pucuk pimpinan satuan langsung yang dikomando oleh Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos.

Penyampaian tersebut disampaikan oleh Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos disela-sela para anggota yang akan melaksanakan menembak, sebelum diambil apel pengecekan personel dan penyampaian materi latihan oleh kordinator materi," Pasiops Kodim 0718 Pati Kapten Inf Suyani.

Di daerah persiapan  koordinator menerima pelaku dari Danlat dilanjutkan tindakan keamanan, pemeriksaan personil dan materi selanjutnya diserahkan ke Bintara pelatih untuk menyampaikan teori praktis tentang aturan cara menggunakan jenis senjata SS 1dan kepada pelaku menembak.

Dan sebagai Komandan sandaran satuan sekedar himbauan maupun arahan saat pelaksanaan faktor keamanan inti utama dan keselamatan baik itu personel dan materiel agar dicek yang sebagai petugas pengendali," terang Dandim.

Penjelasan yang detail oleh Korlap supaya para pelaku menembak dibagi menjadi 14 gelombang tambahan 2 orang tiap gelombang 10 Personil selanjutnya gelombang pertama  melaksanakan menembak koreksi senapan 3 butir munisi jarak 25 m dan 5 butur munusi perkelompokan perkenaan 100 meter sikap tiarap dan berlanjut hingga gelombang terakhir.

Agar Tidak semrawut bagi tim penilai sesuaikan lajur yang telah ditnjuk oleh Kordinator menembak, hal ini disampaikan juga oleh Kasdim.

Sebagai catatan buat kita guna untuk melaporkan ke satuan atas jangan sampai salah supaya kedepan tidak kena teguran, sebagai Kepala Staf Kodim 0718 Pati himbauan dari Komandan diatas agar diagendakan bagi para ketua kordinator.

Jumlah munisi yang digunakan 2.572 butir dan yang ket 16 butir, petembak dengan nilai tertinggi Serda sujadi R.05 nilai 94, Serda kusyanto R.03 nilai 90 dan Pelda Supriyanto R.15 nilai 90.

Termasuk juga laporan jumlah amunisi pun jangan salah karena bertanggung jawab penuh nantinya buat Negara dan bagi petembak yang bagus supaya dipertahankan kalau perlu ditingkatkan.

Walaupun kita sudah tidak dijaman saat Dinas Bataliyon, di Saatkorwil kita lebih ke pendekatan dengan warga dan masyarakat secara persuasif. ($.darso)
Share:

Selasa, 27 Maret 2018

Revitalisasi Pasar Koto Baru Menjadi Alternatif Dalam Mengurai Kemacetan

Targethukumonline. Sumbar - Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit tinjau lahan untuk revitalisasi pasar Koto Baru sekaligus berikan bantuan kepada 6 orang kepala keluarga korban kebakaran, Pasar Koto Baru Kecamatan X Koto,  Kabupaten Tanah, Selasa tgl (27/03/18).

Revitalisasi pasar Koto Baru akan segera di realisasikan.

Kebakaran yang terjadi pada minggu malam (25/03/18) sekitar pukul 19.15 WIB tersebut menghanguskan 6 buah ruko dan satu rumah dikawasan pasar Koto Baru.

Ditaksir kerugian materi yang disebabkan oleh kebakaran tersebut mencapai 1.5 miliar.

Pemerintah Provinsi melalui Baznas membantu uang sebesar Rp. 5 juta untuk setiap Kartu Keluarga (KK), dari BNPB 4 buah tenda setiap KK, dan dan peralatan rumah tangga.

Wagub berharap kepada para korban agar tabah menghadapi musibah tersebut dan mulai membangun lagi usahanya.

Selanjutnya, dalam kunjungan tersebut Nasrul Abit mengungkapkan rencana yang akan dilakukan pemerintah terkait revitalisasi pasar Koto Baru.

Ada 2 rencana pemerintah terkait permasalahan yang terjadi di pasar Koto Baru, yang pertama pasar akan ditarik kebelakang dilahan seluas 2 hektar, yang kedua pembangunan jalan arternatif agar jalan Koto baru tidak macet lagi," ungkap Nasrul Abit.

Dalam kesempatan tersebut Wagub meminta kepada semua SKPD di Pemprov maupun Pemda Tanah Datar serta pihak-pihak yang terlibat agar segera menyiapkan dokumen terkait revitalisasi pasar tersebut.

Kita minta dokumennya segera disiapkan, karena ini akan kita ekspose dan laporkan kepada Menko Kemaritiman serta Kementerian Perhubungan, dan jika perlu kita sampaikan juga kepada Pak Wapres atau Bapak Presiden sendiri," ujar Wagub Nasrul Abit.

Saat diwawancarai awak media Nasrul Abit Mengatakan bahwa Pemprov Sumbar akan menyiapkan  dana sebesar 10 miliar, sedangkan masalah pembebasan tanah merupakan tanggung jawab dari pemda Kabupaten Tanah Datar.

Pemda Tanah Datar diharapkan segera dapat menyelesaikan masalah pembebasan lahan tanah tahun ini, tahun depan kita lansung pindahkan pasarnya kebelakang," kata Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit juga menegaskan terkait Konsep pembangunan pasar yang akan di revitalisasi kita minta perencanaan master plannya tertata dengan baik, parkirnya dimana, tempat bongkar barangnya dimana, tempat jualan yang basah dengan yang kering harus terpisah, artinya konsep pasarnya harus jelas dan modern serta juga memperhatikan pembangunan berbasis lingkungan.

Pasar Koto Baru nanti menjadi sebuah pasar tradisional yang bergaya modern, yang tidak lagi membuat macet jalan Koto Baru seperti saat ini," harap Nasrul Abit. ($0N0)
Share:

Keindahan Desa Godo Dilihat Dari Puncak Kubah Masjid Baitussalam Kecamatan Winong Kidul PATI

Targethukumonline. Pati - Winong Kidul tepatnya di desa Godo menyimpan obyek wisata yang masih terpendam selama ini, terbukti adanya situs cagar budaya Parang Garudo dan panorama alam yang sangat indah luar biasa, pada saat siang hari nampak dilihat dari kubah menara masjid sangat indah dan menakjubkan, Selasa tgl (27/03/18).

Keindahan panorama alami Desa Godo dilihat dari puncak kubah masjid Baitussalam Winong Kidul.

Kenyataan ini terbukti hasil yang disurvei maupun diambil foto oleh Kameramen Pendim 0718 Pati, Serda Muhdi saat itu sambil melepas lelah selesai melaksanakan ibadah sholat Dhuhur untuk bermunajat, bersyukur kepada Allah SWT, dan seketika mengambil dokumen menaiki anak tangga untuk mengambil gambar di lokasi TMMD REGULER 101/2018 tersebut.

Sangat disanyangkan kalau moment tersebut tidak terambil disela-sela istirahat anggota pendim tersebut meluangkan waktunya, disela sela kelelahan fisik yang mendera mengingat tugas yang masih belum terselesaikan.

Dengan jumlah penduduk mencapai kurang lebih 1325 KK dan pada saat itu, tahun lalu pemilu pilkada pencoblosan mencapai 2350 orang, keterangan tersebut yang ditegaskan dari Kepala desa Godo Suwondo menjelaskan kepada Penerangan Kodim Pati.

Harapan dari pada warga sendiri juga mengatakan pada penerangan Kodim Pati, terutama adanya TMMD Reguler didesannya sangat membantu sekali baik itu bantuan jalan rabat beton, pos ronda, jambanisasi, bedah rumah.

Kemudian warga juga meminta supaya apa yang ada diobyek wisata pemotretan tadi bisa diviralkan ke media online, cetak dan elektronik supaya pemerintah daerah Kabupaten Pati khususnya bisa membantu program anggaran dana untuk wilayah Desa Godo terutama Obyek Wisata cagar Budaya, yang semakin hari semakin menarik minat para pelancong dari luar daerah.

Harapan yang terkesan dari para wisatawan domestik, sangat mengapresiasi jika desa Godo yang masih menyimpan misteri alam, baik secara spiritual maupun secara keindahan pemandangan panorama alam begitu luar biasa daya tariknya ini bisa berkembang lebih maju kedepannya. ($.ucipto)
Share:

Sabtu, 24 Maret 2018

Dandim 0718 PATI Trabas Jalur Rabat Beton Program TMMD Reguler 101 2018 Desa Godo Kec. Winong

Targethukumonline. PATI - Dengan semangat dan konsentrasi penuh kesabaran Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos dengan ditemani oleh tim jurnalis TNI AD.

Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos terjun langsung di lapangan guna suksesnya TMMD reguler 101.

Juga satuan gabungan dari jajaran Koramil, Pendim 0718 Pati dan Babinsa desa Godo Kecamatan Winong kabupaten Pati, melihat lokasi jalur rabat beton sepanjang 1.7 km yang rencananya akan dibangun dalam rangka TMMD REGULER 101.

Yang semntara ini masih jalan diperkeras ditimbun dengan batu padas pegunungan dengan susah payah berjibaku medan jalur yang habis diguyur hujan semalaman kendaraan sepeda motor trail yang cocok untuk trabas dan sekaligus menerobos medan yang berlumpur, Sabtu tgl (24/03/18).

Dandim sendiri juga mengatakan semoga jalur utama penghubung kedua desa dukuh antara Godo dan Selowiler bisa segera teratasi dengan dicor rabat beton.

Karena hasil survei dari kami yang di bantu oleh Pemerintah Desa yaitu Kades Godo Suwondo juga sama akses jalur Selowiler memang sudah putus lama dan dana untuk percepatan pembangunan masih butuh waktu.

Dengan adanya program TMMD reguler 101 yang ada diwilayah teritorial Kodim 0718 Pati saya berharap bermanfaat kepada seluruh warga dan masyarakat desa Godo sekitarnya.

Dan termasuk kami juga melihat situs cagar budaya yaitu Parang Garudo situs kerajaan yang cukup tua keberadaannya di kadipaten Pati sebagai cikal bakal kadipaten Pati pesantenan sekarang ini sangat perlu dilindungi, karena hal ini merupakan obyek wisata kabupaten Pati yang hampir terlupakan, harapan kami sendiri untuk semua kalangan dari Media Cetak, Online dan Elektronik saya mengajak timbulkan aset Budaya daerah Pati ini kepada dunia wisata sampai ke Internasional kalau perlu agar nanti bisa tercapai.

Bali Deso Bangun Deso itulah semboyan kata Pimpinan Daerah Kabupaten Pati H. Haryanto SH. MH. MM. MSi agar para masyarakat kabupaten Pati  yang ada di pelosok desa saling membantu dari segala bidang, terutama pembagunan dan dengan adanya TMMD REGULER 101 ini bisa ada hikmah nya dari segi infrastruktur kepada seluruh warga Desa Godo.

Dengan jalan yang kami lihat bersama Tim Pendim dan ditemani jurnalistik lapangan tadi tidak menutupi kemungkinan para penduduk desa Godo senang juga nyaman nantinya, sudah jadi inilah bukti nyata Karya Bhakti TNI dimanapun berada, jalanan yang rusak diperbaiki dengan semangat kemerdekaan dengan rasa kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan selama ini. ($.mad Zaenuri)
Share:

Kamis, 22 Maret 2018

Disiplin Adalah Nafasku Bagi Setiap Personel di Jajaran Kodim 0718 PATI

Targethukumonline. PATI - Dalam setiap bertugas di lapangan anggota Kodim 0718 Pati dari Komandan satuan terutama Dandim memberikan perintah langsung kepada jajaran TIM unit intel Kodim Pati.

Pengecekan surat kelengkapan kendaraan dinas disetiap jajaran anggota Kodim 0718 PATI.

Setiap anggota agar segera mengecek kendaraan dinas sepeda motor dan kelengkapan surat sekaligus cek fisik kendaraan dinas tersebut, guna menindak lanjuti perintah satuan atas agar secara maksimal bisa terpantau bagi seluruh prajurit yang  masih aktif betugas, Jum'at tgl  (23/03/18).

Penekanan tersebut disampaikan juga kepada seluruh jajaran Koramil agar tugas dan tanggung jawab dalam perawatan dan penggunaan kendaraan dinas Kodim dan Koramil di wilayah Pati aman dan nyaman di gunakan, dan yang bertugas hari ini adalah jajaran Koramil 19 Gabus.

Yang nantinya disetiap Ops di seluruh wilayah kabupaten Pati mendapat giliran seluruh personel yang ada, dari kendaraan dinas maupun pribadi diadakan pengecekan oleh Tim Unit intel yang dipimpin langsung oleh Danunitel Kodim 0718 Pati Lettu Inf. Suwoyo dan diawasi juga oleh Danramil 19 Gabus Lettu Chb. Wasis.

Dan pelaksanaan meliput cek surat kendaraan SUM, STNK surat jalan bagi anggota yang jarak tempuh ke koramil jarak tempuhnya kurang lebih 30 km agar mempunyai surat jalan gunanya agar saat ada penegakan penertiban dijalan tidak menghambat perjalanan untuk personel Itu sendiri.

Danunitel Kodim Pati juga mengatakan kepada jajaran personel Koramil terutama pemegang kendaraan dinas, seterusnya untuk mentaati segala peraturan lalulintas agar Personel yang bersangkutan dimanapun bertugas nyaman dan aman saat berkendaraan motor.

Selalu Disiplin dalam mengemban tugas dilapangan bagi setiap anggota TNI.

Untuk secara fisik saya menekankan agar sebelum jalan dijalan raya atas kedisiplinan perorangan supaya cek motor masing-masing sesuai dengan Moto Prajurit TNI AD, Disiplin Adalah Nafasku. ($.rohmad)
Share:

Rabu, 21 Maret 2018

Kapolsek Juwana Pimpin Langsung Operasi Miras

Targethukumonline. PATI - Pada Hari Rabu tgl (21/03/18), pada pukul 13.00 WIB Kapolsek Juwana AKP Didik Dewantoro SH. SIK beserta para Kanit, Kasi, dan anggota SPK, melaksanakan razia ops miras di wilayah hukum Polsek Juwana yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Juwana AKP Didik Dewantoro SH. SIK, dalam razia operasi miras tersebut menghasilkan 69 botol miras di warung remang-remang.

Kapolsek Juwana Langsung pimpin operasi miras di wilayah kecamatan Juwana.

Maksud dan tujuan dilaksanakan razia ops miras tersebut, untuk menjaga kondusifitas wilayah hukum Polsek Juwana, dan untuk mengantisipasi terjadinya keributan antar pemuda yang diakibatkan mengonsumsi minuman keras serta mengantisipasi tindak pidana.

Dan itu semua biang keladi kriminalitas, dengan adanya razia operasi miras tersebut, masyarakat Juwana dan sekitarnya menyambut baik dengan tindakan Kapolsek Juwana AKP Didik Dewantoro SH. SIK, sehingga pedagang yang menjual miras akan jera dan tidak akan menjual miras lagi.

Kapolsek Juwana AKP Didik Dewantoro SH. SIK memberikan penekanan kepada toko atau warung jangan sekali kali menjual miras lagi, dan apabila ketahuan menjual miras lagi akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku, dan kedepannya akan di lakukan kegiatan rutinitas untuk mencegah hal hal yang tidak diinginkan. ($.darso)
Share:

Kadis Pariwisata : Tak Kantongi Izin, Tempat Hiburan di Padang Harus Pindah Lokasi

Targethukumonline. PADANG - Mengacu pada Perda (Peraturan Daerah) Kota Padang Nomor 5 tahun 2012 tentang TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata) yang menegaskan bahwasanya pada radius 200 meter dari rumah ibadah dan fasilitas pendidikan serta kegiatan sosial masyarakat dilarang berdirinya lokasi tempat hiburan, Rabu tgl (22/03/18).

Kadis Pariwisata Medi Iswandi akan menindak tegas Perda nomor 5 tahun 2012.

Kepada Dinas Pariwisata Kota Padang Medi Iswandi menegaskan, Selain mengacu pada perda nomor 5 tahun 2012 tersebut, Kota Padang yang dinobatkan sebagai kawasan destinasti halal dunia pada tahun 2017 juga menjadi pertimbangan bagi Dinas Pariwisata Kota Padang untuk menerbitkan semua perizinan bagi pelaku usaha hiburan.

Pada tahun 2018 ini perda nomor 5 tahun 2012 tersebut juga tengah di revisi oleh pemerintah Kota Padang, dimana jarak radius lokasi akan ditambah dari 500 meter bahkan sampai hingga 1 kilo meter, serta menambah syarat-syarat wisata halal terhadap dunia hiburan.

Ditahun ini kita akan merevisi perda nomor 5 tahun 2017 tersebut dengan menambah syarat-syarat standar wisata halal untuk dunia hiburan," ucapnya.

Medi Iswandi juga mengaku telah berkoordinasi dengan instansi terkait termasuk bagian hukum bahwasanya tempat hiburan malam yakni ‘Axana’ yang memiliki radius 200 meter dari rumah ibadah dan didepan lokasi karaoke serta musik roomnya tersebut juga berdiri bangunan sekolah.

Axana itu disebelahnya ada rumah ibadah, disebelahnya lagi ada rumah sekolah dan karaoke serta pub nya itu menurut kami bukan bahagian dari perizinan hotel serta mereka juga membangunnya ditempat parkir, dan kita tengah meneliti proses perizinan hotel Axana," tambahnya.

Selain itu pihak Dinas Pariwisata juga tidak akan merekomendasikan perpanjangan perizinan ‘Juliet Pub’ karna lokasi bangunannya yang juga dekat dengan rumah ibadah. “Kita tidak akan merekomendasikan perpanjangan izin ‘Juliet Pub’ karna bangunannya dekat dengan rumah ibadah," tegasnya.

Tak hanya Axana dan Juliet Pub, sejumlah cafe karaoke di Kota Padang yang tidak memenuhi syarat-syarat dan standar destinasti halal juga akan mendapatkan sanksi yang sama, seperi Damarus, Cindi, cafe 25, cafe 29 dan beberapa cafe lainnya.

Medi Iswandi juga menyatakan agar nama-nama tempat hiburan malam tersebut diatas agar dapat segera menghentikan kegiatannya, karna yang pastinya pihak Dinas Pariwisata Kota Padang tidak akan merekomendasikan izin mereka sampai kapanpun jika tidak dipindahkan dan memenuhi kriteria destinasi halal serta perda nomor 5 tahun 2012.

Yang pastinya kami tidak akan merekomendasikan izin mereka, solusinya mereka harus pindah lokasi, karna tidak mungkin tempat ibadah atau sekolah yang dipindahkan, kriterianya harus memenuhi destinasi hiburan halal, seperti di dalam room karaoke tidak boleh ada toilet, kamar yang bersekat-sekat, tidak boleh memasang foto yang seronok, jika mereka menjual minuman berakohol harus ada izin dari dinas perindustrian," tutupnya. ($.0N0)
Share:

Persit Kodim 0718 PATI Teruskan Perjuangan Demi Satuan Tercinta

Targethukumonline. Semarang - Ajang pencari bakat dibilang KDI TNI AD bagi para perwakilan duta istri prajurit TNI AD dijajaran KODAM IV DIPONEGORO telah dibuka oleh Ibu Ketua Persit Kartika Candra Kirana Daerah IV Diponegoro, IIR WURYANTO lomba olah vokal solo dan duet, selasa tgl (21/03/18).

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Kodam IV Diponegoro Semarang, selalu tampil penuh percaya diri di HUT Persit ke 72.

Dalam rangkaian Hut Persit ke 72  tahun 2018, yang di selenggarakan pada hari ini bertempat di Gedung Diponegoro Kodam IV Diponegoro Semarang.

Dari Kodim 0718 Pati sendiri ditunjuk oleh Korem 073 Makutarama yaitu Ketua Koorcab Korem 073 Makutarama Salatiga untuk mewakili lomba olah vokal solo lagu, dalam acara tersebut yang di bawakan lagunya Oleh Ny. Husen Ohorella dari Koramil 02 Juwana Kodim Pati.

Sebagai Ibu Ketua Persit Cabang XXXIX/39 Kodim 0718 Pati mengatakan dalam sela waktu mendampingi anggota persit salah satu peserta sangatlah bangga dan senang, tidak mudah perjuangan anggota persit kami dalam merebut juara solo lagu.

Sambutan dari Ibu ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodam IV Diponegoro mengatakan kepada para peserta dan tamu undangan Dalam penyampaiannya, agar ajang lomba menyanyi maupun menari agar bersungguh - sungguh dalam pelaksanaannya jangan buat main- main, karena seni dan karya kita sangat bermanfaat karena dari jiwa seni yang ada di jati diri kita merupakan kebanggaan tersendiri.

Termasuk juga saya bangga dengan bakat yang terpendam dari ibu- ibu sebagai istri Prajurit TNI AD khususnya dalam jiwa seni yang tinggi baik olah vokal dan tari tobelo jarang sekali kita lihat.

Harapan kami sebagai ibu ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodam IV Diponegoro jangan patah semangat dalam lomba pastinya tentunya ada yang menang dan kalah, kita berngkat jauh dari kota wilayah kabupaten masing-masing berharap untuk ajang bergenggsi ini supaya bisa mendapatkan nama satuan baik tingkat Korem dan Kodim bisa bangga jika berhasil, komitmen ini agar dipegang kuat di setiap satuan terutama persit.

Kebanggaan dan jati diri istri prajurit yaitu terletak pada ajang lomba akan tetapi semua itu bisa dijadikan tali silahturohmi antara sesama satuan," ungkap ibu ketua Persit Kartika Candra Kirana Kodam IV Diponegoro. ($.ucipto)
Share:

Gebyar HPN Digelar Berbagai Lomba Menggambar Dan Mewarnai Tingkat SD & TK

Targethukumonline. Pati - Gebyar HPN atau Peringatan Hari Pers Nasional 2018 di Kabupaten Pati bakal digelar Lomba Menggambar dan Mewarnai tingkat Sekolah Dasar dan TK, selasa tgl (21/03/18).

Datang, daftar dan menangkanlah hadiahnya dengan berbagai doorprice & hadiah utama.

Jadwal pelaksanaan Lomba tanggal 15 April 2018 di Komplek Halaman Pendopo Kabupaten Pati mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Adapun hadiah berupa tropi, sertifikat dan uang pembinaan untuk juara satu hingga harapan. Total hadiah uang pembinaan Rp.5.500.000 untuk kategori SD kelas 4 sampai 5 dan TK usia 4 – 6 tahun.

Pendaftaran Rp.20.000 dapat snack dan minum.

Tempat pendaftaran di Kantor Kecamatan Pati ruang Kantin Jl. Supriyadi dan melalui tempat lain sesuai brosur lomba.

Lomba menggambar dan mewarnai ini sebagai rangkaian Acara Peringatan Hari Pers Nasional di Kabupaten Pati. Selain itu pada hari yang sama diadakan Lomba Baca Puisi tingkat SMA SMK di Pendopo Kabupaten Pati. Dilanjutkan siangnya pentas Dalang Cilik dan malamnya Hiburan Panggung Terbuka di Halaman Pendopo sekaligus penyerahan hadiah pemenang lomba.

Ketua Panitia H. Istono mengatakan jika serangkaian acara yang digelar Forum Wartawan Pati sebagai bukti nyata kegiatan yang positif dan banyak manfaatnya maupun faedahnya, adalah sebuah arena kompetitif yang sangat bagus untuk menguji mental anak-anak didik kita sebagai salah satu hobi yang sangat bagus untuk mengolah respon otak kiri agar selalu aktif.

Adalah serangkaian kegiatan lain baik tanam penghijauan, peduli pungut sampah sudah dilakukan lebih awal. 

Puncaknya pada tanggal 15 April 2018 dengan panggung terbuka di halaman Pendopo Kabupaten Pati, dengan aneka hiburan orkes dangdut OM. MITRA PESONA HPN yang dihadiri artis - artis ibukota kadipaten Pati, yang sudah cukup fenomenal menggebrak panggung hiburan kota PATI tercinta, maka saksikanlah hiburan gratis ini bersama masyarakat dan keluarga tercinta anda. ($.ucipto)
Share:

Selasa, 20 Maret 2018

Dandim 0718 Pati Memaparkan Kesiapan TMMD Reguler 101 Tahun 2018

Targethukumonline. PATI - Selasa tgl (20/03/18), pukul 10.20 sampai pukul 12.00 WIB di ruang rapat Pragolo Sekda Pati berlangsung kegiatan rapat persiapan pelaksanaan TMMD Reguler 101 di Kab. Pati yang di hadiri lebih kurang 50 orang.

Bupati & Dandim 0718 PATI rapat koordinasi persiapan TMMD yang akan dilaksanakan di desa Godo.

Rakornis TMMD REGULER 101/2018 ini telah diHadiri Beberapa Pejabat dari Daerah serta  pendukung lainnya.

Bupati Pati, Wakil Bupati Pati, Dandim 0718 Pati, Kasdim 0718 Pati, Kasi Intel Kejaksaan Pati, Perwakilan dari Pengadilan agama Pati, OPD Kab. Pati, Muspika Kec. Winong, Para Danramil se Kodim Pati.

Sambutan Bupati Pati Dalam Rakornis Mengatakan bahwa Pelaksanaan TMMD ini berbeda denganTMMD sebelumnya karena ada penilaian ada lomba termasuk Jurnalistik.

Apa yang di mohon pak Dandim yaitu keterlibatan, progam-progam di bisa samakan/dibarengkan dalam kegiatan TMMD selama itu tidak melanggar tidak masalah.

Diharapkan kerjasamanya, karena lokasi yang saya pilih lokasi ekstrim jarang tersentuh, tujuannya memudah akses jalan menuju Desa Godo.

Bertepatan dengan penutupan TMMD tanggal 26 April 2018 bersamaan dengan kegiatan Pemda bulan bakti gotong royong, nanti kita bisa atur untuk jadwal penutupan akan tetapi dihari yang sama.

Bapak ibu semua bersatu padu membantu progam TMMD karena ini bukan progam bapak Dandim tapi ini adalah progam dari Pemerintah Daerah, ini termasuk momentum yang sangat baik yang bisa kita dukung semua.

Rencana pembukaan TMMD Reguler 101 tanggal 28 Maret 2018 dan penutupan hari Kamis tanggal 26 April 2018 lokasi di lapangan Desa  Godo Kec. Winong Kab. Pati yang akan menjadi program TMMD kedepannya. ($.ukoco)
Share:

Senin, 19 Maret 2018

Netralitas TNI Jangan Buat Main Main Khusus Personel Kodim 0718 PATI

Targethukumonline. Pati - Bertempat di halaman Makodim 0718 Pati Jln. Panglima Sudirman no. 79 Pati telah di laksanakan Upacara bendera dengan Inspektur upacara (Irup) Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Much Sholihin , S.Ag. MSi Komandan Upacara Danramil 21 Trangkil Kapten Inf. Setiyo Utomo Senin tgl (19/03/18).

Kasdim memberikan pembekalan dalam upacara minggu militer di Makodim Pati.

Amanat Panglima Kodam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Wuryanto, S.Sos, MSi. yang di bacakan Oleh Inspektur  Upacara (Irup) mengawali amanat ini, saya selaku Panglima Kodam IV Diponegoro dan atas nama pribadi  mengucapkan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1940/2018 M kepada umat Hindu yang melaksanakannya, semoga Tuhan Yang Kuasa selalu melindungi kita semua.

Pada tahun 2018 ini akan diselenggarakan Pilkada Serentak di seluruh wilayah Indonesia. Di wilayah Kodam IV Diponegoro akan dilaksanakan delapan Pilkada yang meliputi satu Pilkada Gubernur,  enam Pilkada Bupati, dan satu Pilkada Walikota.

Saya perintahkan kepada seluruh prajurit untuk tetap berada pada koridor netralitas, netralitas TNI bukan saja harga diri, tetapi juga harga mati.

Para Komandan dan Perwira, tidak boleh ada yang mentolerir setiap pelanggaran prajuritnya terkait netralitas TNI dalam Pilkada serentak.

Sebagai alat negara, para prajurit Kodam IV Diponegoro wajib menjaga netralitas, mengayomi dan menempatkan diri dengan baik diantara semua pihak yang sedang berkompetisi.

Kita perlu memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk menghormati proses demokrasi yang telah berlangsung, serta mengedepankan cara-cara yang beradab dan beretika dalam menyelesaikan berbagai persoalan. 

Kita tetap harus menjaga kewaspadaan dan siap membantu pemerintah untuk mengawal jalannya demokrasi sampai dengan seluruh proses Pilkada ini selesai, yaitu pelantikan para Kepala Daerah baru yang terpilih.

Upaya yang bisa kita lakukan adalah dengan memetakan potensi kerawanan serta membangun komunikasi dengan para tokoh agama, adat, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan sepanjang pelaksanaan Pilkada serentak ini.

Setelah upacara bendera dilaksanakan acara pelepasan anggota, Danramil 04 Kayen Kapten Kav Koko Sarjono, menjelang masa pensiun Letda Inf Nur Rosidi dan Letda Czi Sholikin, pindah satuan serta di lanjutkan pemeriksaan kendaraan oleh anggota Provost dan anggota Intel Kodim 0718 Pati. ($.ultamim)
Share:

Sabtu, 17 Maret 2018

Praktek Mandiri Perawat Mesti Harus di Fasilitasi

Targethukumonline. Padang -- Pemerintah tidak bisa menolak masalah praktek mandiri oleh perawat, yang memang sudah melalui proses standar kemampuan oleh Dinas Kesehatan. 

Praktek mandiri perawat sangatlah penting kedepannya.

Untuk pemkab/ko agar memfasilitasi pemberian izin untuk legiatan praktek mandiri kepada perawat, karena kedepan peran mereka sangat penting dalam pelayanan kepada masyarakat.

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Nasrul Abit saat resmikan Gedung sekretariat Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Siteba Kota Padang, Sabtu tgl (17/03/18).

Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum PPNI Hanif Fadilla,  S.Kp. Ketua PPNI DPW Sumbar Sunardi S.KM dan beberapa OPD terkait.

Wakil Gubernur Nasrul Abit memberikan aspresiasi kepada PPNI yang telah mampu membeli gedung senilai 1,3 miliar untuk sekretariat PPNI Kota Padang dengan dana sendiri.

Persoalan penyakit masyarakat di Sumbar sangat besar terutama masalah LGBT dan Narkoba , kami sedang mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Belum lagi masalah gizi buruk, dengan keberadaan PPNI  merupakan hal yang sangat penting untuk menuntaskan masalah tersebut," terang Nasrul Abit.

Banyak daerah di Sumbar mengalami gizi buruk terutama kabupaten Mentawai yang merupakan daerah masih tergolong tertinggal di Sumbar.

Banyak masyarakat Mentawai yang mengalami gizi buruk untuk itu perlu perhatian khusus agar bisa keluar dari masalah tersebut," himbau Wagub Nasrul Abit.

Wagub Nasrul Abit menyatakan yang menyebabkan suatu daerah itu tertinggal adalah 14 indikator diantaranya pendidikan dan kesehatannya.

Persoalan ketertinggalan ini sebenarnya akan selesai apabila ada komitmen kuat dari bupati/walikota yang peduli terhadap masalah kesehatan dan pendidikan karena yang membuat membuat sukses dan tidaknya suatu daerah itu keluar dari kategori daerah tertingal adalah berdasarkan ukuran Indek Pembangunnan Manusia (IDM) di kabupaten/kota tersebut,"  ujar Nasrul Abit.

Ketua DPW PPNI Sunardi dalam kesempatan itu menyampaikan,  dengan adanya peresmian gedung sekretariat PPNI kota Padang yang bertempatan dengan peringatan hari Ulang Tahun ke 44 PPNI kita berharap menjadi momentum bagi kabupaten/kota lain untuk mendirikan sekretariat PPNI yang sama di daerah masing-masing kab/ko Se- Sumatera Barat.

Selama ini profesi perawat dipandang sebelah mata oleh masyarakat dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 38 Tahun 3014 tentang keperawatan kita berharap peran perawat lebih dirasakan oleh masyarakat. Dan dengan adanya sekretariat ini bisa dimanfaatan semaksimal mungkin oleh keperluan perawat," terang Sunardi.

Ketua Umum PPNI pusat, Harif Fadila S.Kp, mengimpormasikan bahwa dalam kurun 2 tahun ini sudah berdiri sebanyak 50 sekretariat PPNI di kabupaten/kota di Indonesia.

Kantor sekretariat ini hadir untuk menjadi tempat kegiatan organisasi dan pusat pelayanan terhadap anggota.

Karena itu kami berharap kepada Bupati /Walikota dengan apa yang dilakukan PPNI, pemerintah bisa mengajak ikut serta perawat dalam melakukan pembangunan dibidang kesehatan.

Kami ingin memberikan 2 (dua) solusi kepada pemerintah mengatasi masalah kesehatan yang pertama untuk memberikan izin praktek mandiri kepada para perawat, dan kedua program satu desa satu perawat.

Dengan ada solusi ini, pemerintah bisa menitipkan kepada PPNI program -program pembangunannya dan yang pasti perawat tidak bisa menolak hal tersebut, tegas Ketua Umum PPNI Harif tersebut. ($.0N0)
Share:

Jumat, 16 Maret 2018

Pembukaan Lomba PBB Antar Penggalang Dan Penegak Guna Disiplin Perorangan

Targethukumonline. PATI - Sabtu tgl (17/03/18), Acara event penting yang menjadi tolak ukur sekaligus uji terampil dan kecakapan dalam artian membawa nama sekolahan dan kwarcab tingkat wilayah Kecamatan dan Kabupaten Pati khususnya telah dibuka yaitu maksud dan tujuan adalah ;

Letkol Arief Darmawan S.Sos menghadiri HUT Racana Syeh Ahmad Mutamakim & Nyai Ageng Serang.

Pembukaan lomba pramuka tingkat penggalang dan penegak se-ekskarisidenan Pati dalam rangka HUT Racana Syeh Ahmad Mutamakim dan Nyi Ageng Serang yang di ikuti kurang lebih 450 peserta.

Dalam lomba atau pembukaan antar siswa dan siswi dari pramuka penegak maupun penggalang telah dihadiri para tamu undangan antaranya ;

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S. Sos, Rektor Ifmafa Gus Rozin, muspika Margoyoso
dan para peserta yang sudah tidak untuk mengikuti Lomba tersebut Meliput dari ;

SMK Salafiah Margoyoso, SMK Cordova Margoyoso, SMK pelayaran Tayu, SMK Kesuma Margoyoso, SMK Bhina Tunas Bakti Juwana, SMA 2 Bae Kudus, MA Al-Ikhlas Tlogowungu, SMA NU Al-Ma'ruf Kudus, SMKN Jateng, MA Miftahul Huda Tayu, MA PIM Mujahidin Gembong, SMAN 1 Juwana, MAN 1 Rembang, SMA Islam Tuan Sokolangu Gabus, MA Abadiyah Gabus, MA Sultan Agung Sukolilo, MA PPKP Darul Ma'la Winong Kidul, SMA PGRI 2 Kayen, MA Ibtida'ul Falah Kudus, MA Salafiah Kajen, MA Mazro'ato Ulum Wedarijaksa, SMKN 1 Juwana, MA Nahdlatusy Syubban Jepara, MARaudlatut Tholibin Tayu, MA I'anatut Thalibin Cebolek, MA Salafiah Jepara, Saka Wira Kartika Pati.

Kemudian acara dilanjutkan sambutan kata dari Pembina upacara Gus Rozin yang pada Intinya menyampaikan dalam hal sebagai berikut ;

Pertama kita ucapkan puji syukur di pagi hari ini kita bisa berkumpul disini untuk melaksanakan kegiatan upacara pembukaan lomba
Gerakan pramuka sangat dibutuhkan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.

Dalam hal ini Ifmafa ingin menjalin silaturahmi dengan pangkalan-pangkalan kepramukaan yang ada di wilayah Kab. Pati dalam bentuk lomba, semoga pelaksanaan lomba dapat berjalan dengan jujur dan sportif.

Jangan patah semangat kepada para adik adik peserta pramuka dalam perlombaan pasti ada yang menang dan kalah, jadikan Informasi tersebut sebagai acuan agar masing - masing dari kalian sebagai perwakilan dari wilayah se Kabupaten Pati punya motor maupun motivasi penggerak kepada adik - adik kita nantinya.

Agar nanti disaat dimana ada ajang lomba kepramukaan penegak dan penggalang yaitu PBB bisa menularkan Ilmu nya dengan yuniornya," ungkap Rektor IFMAFA menerangkan.

Kami juga mengucapkan terimakasih kepada para tamu undangan khususnya Dandim 0718 Pati yang telah hadir dalam kegiatan pramuka ini, agar kedepannya setiap tahunnya menjadi agenda rutin program pembekalan dan pembinaan setiap tahunnya. ($.darso)
Share:

Developing The First Grade Students Writing Ability By Using Effective Peer Response Model At MTs Aisyiyah Palembang By USTUTHIROH SY ABSTRACT

Targethukumonline. Palembang - The writer was interested in conducting this research in accordance that the students were bored with the conventional method used by teacher in teaching and learning. Besides that, there were no good communication between teacher and students in English teaching learning.



This research was conducted in classroom action research to 32 students of the seventh grader of MTs. Aisyiyah Palembang in the academic year of 2017/2018. It was applied into three cycles. Each cycle consisted of four phases, they were: planning, acting, observing, and reflecting. 

It was applied to find out 1) how can Peer Response improve the students’ writing ability of the first grade students of MTs. Aisyiyah Palembang? and 2) what are the students’ perceptions on the implementation of Peer Response to improve their writing ability?. There were some instruments to achieve the purpose of the research, namely: observation, questionnaire (yes-no questions) and writing test. 

Due the findings of research, it found that 1) on cycle 1, the results were not achieved satefactory, there were 9 students or 28.12% completed in the classical, the result of narrative story writing in cycle 1 showed with an average value 61.64; 2) in cycle 2, writing ability on narrative story achieved an average 67.03 or categoryzed enough. From the data, there were 22 students or 68% got good value or categoryzed enough. 10 students or 31% students got good value; 3) in cycle 3, the results achieved satisfactory, there were 26 students or 81.28%. 

In the classical learning to write narrative stories by using peer response model was said completed; and 4) from data questionnaire known that learning to write narrative stories using peer response model could improve students’ writing. Keywords: Peer Response, Writing Ability

INTRODUCTION
Writing is an important English skill beside listening, speaking and reading. It is a means of communicating ideas and information. Writing can be used as a communication apparatus in written language. Through writing, human beings can convey a lot of messages.  

Furthermore, teaching writing is a process of giving skills to students how to communicate and express their thought, feelings, and opinions in a written language. Harmer (2007: 112) states that teaching writing is used as a practical tool to help students practice and work with language they have been studying. In teaching writing, students are taught to create grammatical written productions like sentences, paragraphs, essays or long texts in a coherent and cohesive construction.
Those conditions are as challenge to a teacher. How to make students have a great motivation for writing? One of them is improving  and developing  the motivation of writing skills by using effective peer response model. 

Effective Peer Response Model offers a learning strategy to develop students’ writing ability. Torwong (2005:22-24) states that the advantages of the peer response technique includes : it allows students  to plays a more active role, it raises  students’ awareness when they write, it fosters  cooperative  learning, and  it enables  students  to  identify errors. In short, the peer response is an activity which allows students to learn from one another.  

Related to the preceding of description stated above, the researcher  interests in doing Classroom  Action Research (CAR) entitles ”Developing the  First Grade Students’ Writing Ability by Using Effective Peer Response  Model at MTs. Aisyiyah Palembang”.

RESEARCH QUESTIONS
Dealing with the limitation of the problems stated above, the problems of research are formulated in the following questions:

How can Peer Response improve the students’ writing ability of the first grade students of MTs. Aisyiyah Palembang?

What are the students’ perceptions on the implementation of Peer Response to improve their writing ability?

CONCEPTUAL FRAMEWORKS
The Concept  of Peer Response
The idea of students giving feedback to one another seems strange to a class the first time the idea is introduced “Isn’t that the teacher’s job?” they wonder.  

However, once the idea is explained to them and they see that the process of peer feedback can be fun as well as usefull; this becomes one of the ways many students can learn to improve their writing. Students should read and response to each other’s work. 

For it is important that they acquire the habit of judging a text in term of its meaning for them and of considering what the writer would need to do to make the text as comprehensible as possible for them as readers.

Writing Ability
The terms of writing have several meanings. Many experts have proposed the definition and explanation of writing. Widdowson (1978:62) states that writing is the act of making up correct sentences and transmitting them through the visual medium as mark on paper. 

Hornby (1974:996) states that writing is in the sense of the verb ‘ write’ write is to make letters or other symbols (egideographs) on a surface, especially  with a pen or a pencil on a paper. Troyka (1987:3-4) states that writing is a way of communicating a message. To a reader for a purpose, the purposes of writing are to express one-self, to provide information for one’s reader, to persuade one’s reader, and to create a literary work.

METHODOLOGY
This research was conducted  in classroom action research to 32 students of the seventh grader of MTs. Aisyiyah Palembang in the academic year of 2017/2018. It was applied into three cycles with four phases in each cycles, they were: planning, acting, observing, and reflecting. To comprehend steps should be taken in doing the research, the writer described it based on Sanjaya (2009:143).

RESULT  AND  DISCUSSION
Result of Cycle 1
On August 7th, 2017, as usual writer opened the lesson by saying “Assalamu’alaikum, students”? They responded enthusiastically by saying “Wa’alaikum salam, Mrs” to show that they were ready to have test 1. It was done to see students’ progress in ability by using peer response model after having treatments.

Before doing test 1 to the seventh grade students of MTs. Aisyiyah Palembang the writer explained the students the procedure of peer response and then writer gave students oppertunity to ask if they have questions. In fact all of them had eanght the idea, after that writer prepared apicure of paper to the students and the students followed mentions. 

Next, the writer asked the students to exchange their work. Due to 16 pairs for 32 students it took 70 minutes for test 1 of students’ writing ability, it was found that the students’ writing ability narrative story to the first grade students MTs. Aisyiyah Palembang in the classical style to achieve an average 61.06 or category was enough. 

From the data there were 9 students or 28.12% got good value is enough. 12 students or 50% students got value enough. Value bad / less got seven 11 students or 21% with the lowest is 44. Still lack of students score in writing ability narrative story caused by the students had not mastered grammar, choice of words, and using spelling and punctuation. 

It meant that test results narrative story writing that had been made in cycle 1 got an average 61.06 or categorized enough. Average value was generated through the summation of the nine aspects of the existing assessment. Assessment of writing in the cycle was divided into 4 groups. They were (1) content of the presented (2) content of organization (3) grammar (4) choice of words, using spelling and punctuation.
On the content of the idea presented divided into two aspects: imagination and written object. Aspects of the imagination on cycle 1 got average value 7.09 or categorized good. Aspect of the written object was 7.12 or categorized good. 

The content organization included three aspects namely: substability of the title and content , cohesion and coherence, and use of plot, on aspect sustability of the title  and content, average values was achieved by  students  7.25 or  categorized good.  

Average value reached by students was 7.09 or categorized good on cohesi and coherence. Average values reached by students was 6.81 or category enough on use of plot. Aspect the lowest average value was 5.96 with bad category were sentence structure and logically.

The third group was grammar included two aspects, namely: sentence stucture 5.96 or categorized bad. Average for the choice of words was 6.15 or categorized enough. The last aspect was using spelling and punctuation. Average value achieved was 6.34 or categorized enough. 

Based on the above data, students’ writing ability need increased again. On cycle 1, the results achieved not satisfy, based on passing grade (KKM) is 85% number of students which must have  70. According to certainty. Students who complete in the classical 9 students or 28.12%. 

Therefore, should be cycle ll as improvement from the cycle 1. Actions will do on cycle ll as improvement from cycle 1.
Result of Cycle  2
On  August 21th 2017, as usual writer opened the lesson by saying Assalamu’alaikum, students”? They responded enthusiastially by saying “Wa’alaikum Salam, Mrs” to show that they were ready to have test 2. It was done to see students’ progress in ability by using peer response model after having treatments.

Before doing test 2 to the sevent grade students of MTs. Aisyiyah Palembang the writer explained the students the procedure of peer response and then writer gave students opportunity to ask if they have questions. In fact all of them had caught the idea, after that writer prepared a piece of paper to the students and the students followed mentions.

Next, the writer asked the students to exchange their work. Due to 16 pairs for 32 students it took 70 minutes for test 2 of students’ writing ability, it was found that the students’ writing ability narrative story to the first grade students MTs. Aisyiyah Palembang in the classical style to achieve an average 67.03 or categorized enough. From the data there were 22 students or 68.75 % got good value and categorized enough. 

10 students or 31% students got value and categorized good. Still lack of students score in writing ability narrative story caused by the students had not mastered grammar, choice of words, and using spelling and punctuation. 

Test results narrative story writing that had been made in cycle 2 got an average 68.50 or categoryzed enough. Average value is generated through the summation of the nine aspects of the existing assessment. Assessment of writing in the cycle was divided into 4 groups. They were (1) content of the presented (2) content of organization (3) grammar (4) choice of words, using spelling and punctuation. 

On the content of the idea presented divided into two aspects: imagination and written object. Aspects of the imagination on cycle 2 got average value 63.54 or categoryzed enough. While, aspect of the written object was 63.15 or categoryzed enough. 

The content organization included three aspects namely: sustability of the title and content, cohesion and coherensi, and use of plot, on aspect sustability of the title and content, average values were achieved by students 85.00 or categoryzed very good. The highest average value was reached on cohesi and coherence. The lowest average value was 77.19 with enough categories is the the aspect of use of the plot.

The third group was grammar included two aspects, namely: sentence structure 74.69 or categoryzed good. Average for the choice of words was 51.04 or categoryzed bad.  The last aspect is using spelling  and  punctuation. Average value achieved was 60.00 or categoryzed bad.

Based on the above data students’ writing ability already enough. On cycle 2 the results achieved not satefactory, based on passing grade (KKM) is 85% number of students which must have  70. According to certainty. Students who complete in the classical 22 students or 68.50%.  If  compared with the results of cycle 1 of increased 100%. Therefore, should be cycle 3 as improvement from the cycle 2. Actions will do on cycle 3 as improvement from cycle 2. Action in cycle 3 be expected can increased score and change students behavior towards positif for learning process writing narrative story.

Result of Cycle 3
On August 4th 2017, as usual writer opened the lesson by saying “Assalamu’alaikum, students”? They responded enthusiastically by saying “Wa’alaikum Salam, Mrs” to show that they were ready to have test 3. It was done to see students’ progress in ability by using peer response model after having treatments.

Before doing test 3 to the sevent grade students of Mts Aisyiyah Palembang the writer explained the students the procedure of peer response and then writer gave students opportunity to ask if they have questions. In fact all of them had enough the idea, after that writer prepared a piece of paper to the students and the students followed mentions.

Next, the writer asked the students to exchange their work. Due to 16 pairs for 32 students it took 70 minutes for test 3 of students’ writing ability, it was found that the students’ writing ability narrative story to the first grade students MTs. Aisyiyah Palembang in the classical style to achieve an average 61.06 or categoryzed enough. 

From the data, there were 9 students or 28.12% got good value or categoryzed enough. 12 students or 50% students got enough value. 11 students got less / bad value or 21% and the lowest value was 44. Still lack of students score in writing ability narrative story caused by the students had not mastered grammar, choice of words, and using spelling and punctuation. 

Test results narrative story writing that have been made in cycle 3 got an average 73.12 or category is good. Average value is generated through the summation of the nine aspects of the existing assessment.  

Assessment of writing in the cycle was divided into 5 groups. They were (1) content of the presented (2) content of organization (3) grammar (4) choice of words, and (5) using spelling and punctuation. 

On the content of the idea presented divided into two aspects: imagination and written object. Aspect of the imagination on cycle 3 got average value 8.09 or categoryzed good. Aspect of the written object was 8.28 or categoryzed good. 

The content organization included three aspects namely: sustability of the title and content, cohesion and coherency, and use of plot, on aspect sustability of the title and content, average values that was achieved by students was 8.59 or categoryzed very good. Average value was reached by students 8.28 or categoryzed good on cohesi and coherence. 

Average value was reached by students 7.87 or categoryzed good on use of plot. Average value was 7.25 with good categories was sentence structure and locicalism reached by the students 7.28 or category was good.

The third group was grammar included two aspects, namely: sentence structure 7.25 or categoryzed good. Average of the choice of words was 7.15 or categoryzed bad.  

The last aspect was using spelling and punctuation. Average value achieved by students was 7.28 or categoryzed good.

Based on above the data, it could be concluded that in cycle 3. Narrative writing results were good.  

From these data, it could be concluded that the ability of writing a narrative story was increase in cycle 3. The results achieved were satisfactory, accordance with the standards minimum passing grade of 85%. Number of students had to achieve a score of 70, grade students who fullfil the criteria set there were 26 students or 81.28%. In the classical learning to write narrative stories by using peer response model was said completed.

CONCLUSIONS
Based on the results of data analysis stated in the previous chapter, the researcher could be concluded that using effective peer response model could improve the students’ writing at MTs. Asiyiyah Palembang. The complete conclusion were presented below.

In cycle 1, learning activities writing narrative stories using peer response model through the stages: planning, action, observation and reflection.   On cycle 1 the results were not achieved satefactory, based on passing grade (KKM) (85% number of students which must have  70). 

According to certainty, there were 9 students or 28.12% completed in the classical. Therefore, there should be cycle ll as improvement from the cycle 1. The actions would do on cycle ll as improvement from cycle 1. 

Moreover, the result of narrative story writing in cycle 1 showed with an average value 61.64. This problem was caused students lack an understanding narrative story writing skills included content of the ideas presented, content organization, grammar, style: choice of words, structure and vocabulary and spelling and punctuation. Another aspect of that was less satisfactory were choice of words, using spelling and punctuation.

In cycle 2, writing ability on narrative story to the first grade students of MTs. Aisyiyah Palembang in the classical style to achieve an average 67.03 or categoryzed enough. 

From the data, there were 22 students or 68% got good value or categoryzed enough. 10 students or 31% students got good value. Still lack of students’ scores in writing ability narrative story caused by the students had not mastered grammar, choice of words, and using spelling and punctuation.  Learning steps were maintained at cycle 2.

Successes were achieved in cycle 3. The results achieved satisfactory, accordance with the standards minimum passing grade of 85%. 

Number of students had to achieve a score of 70, grade students who fulfill the criteria set there were 26 students or 81.28%. In the classical learning to write narrative stories by using peer response model was said completed. 

Increase students’ ability in writing narrative stories could be seen from the results of the final test every cycle as presented in Table 10 stated before.
Part from the percentage of mastery learning, this research was also supported by data questionnaire. 

From data questionnaire known that learning to write narrative stories using peer response model could improve students’ writing.

REFERENCES
Abdullah, Slamet. 2005. Developing the Studend’s Writing Ability by Using Self Editing Strategy in the Tertiary Level. Palembang: Unpublished thesis. Sriwijaya University.   

Akhmadi Ali, Ida Safrida. 2007. Smart Steps. The Smartest Way to Learn English An English Textbook for Junior High School. Bandung: Ganexa Exact.

Asrori. 2008. Penelitian Tindakan Kelas. Bandung: CV  Wacana Prima.
Brown, Douglas,H. 2000. Principles of Language Learning and Teaching. America: Prentice – Hall, inc,. Engliwood Gliffs, New Jersey 07632.
Brian Tomlinson. 2002. Materials Development in Language Teaching, Cambridge: University Press.
Bacha, Nahla Nola, 2002. Testing Writing in the EFL Classroom: Student Expectation English Teaching Forum. London: 40(2): 14-16.
Endah Rosdiana Apriani. 2010. 

Developing the Tenth Grade Students Writing Ability Through Peer Comment in the Face Book. Palembang: Unpublised Graduate Thesis Graduate School PGRI University.

Fatimahzzahroh, 2008, Students Opinions Toward the Application of Peer Response Methods. Malang: Thesis, English Department, Faculty of Letters, State University of Malang.
Hujkin,D.1993. A teacher’s Guide to Class Room Researching. New York: Corwin Press, INC.

Hacth Evelyn and Farhady Hossein. 1981. Research Design and  Statistics For Applied  Linguistics.  Los Angeles: University of California Los Angeles.
Hatch Evelyn. 1992. Discourse and Language Education. New York:  Sydney. Cambridge. University Press NewYork.

Indrawati. 2009. Developing the Students Writing Ability by Using Effective Reer Response Model. Palembang: Unpublished Graduate Thesis, Graduate School Sriwijaya University.

Koshy Vaisa. 2005. Action Research for  Improving Practice A Practical Guide. London: Paul Chapman Publishing, A Sage  Publishing Company, I Orkiver’s yard, 55 city road. ECIY I.SP.

Lewis, M. 2006. Giving Feedback Classes. Singapore: SEAMEO Regional Language Center. MC. Carthy  Michael. 1991. Discourse Analysis  for  Language Teachers. New York: Cambridge University Press. 

Nunan David. 1992. Collaborative Language Learning and Teaching. New York: Cambridge University Press.

Nunan David. 1991. Language Teaching Methodology. New York: A Textbook for Teachers. Prentice Hall Inc. 

Oxford  L Rebecca. 1990. Language Learning  Strategies .Boston: Heince and Heince Publishers. A. Division of Wodsworth. Inc. Massachussetts. 02116.

Raka Johan,dkk.1998. Penelitian Tindakan Kelas.Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.

Rasyid, Harun Rasyid and Mansur. 2008. Penilaian Hasil Belajar. Bandung: CV wacana prima.
Rusyan, A. Tabrani Rjusyani and M. Sutisna WD. 2008. Kesejahteraan dan Motivasi dalam Meningkatkan Efektivitas Kinerja Guru. Bandung: PT Intimedia Cipta Nusantara.

Richards. C. Jack. 1990. The Language Teaching Matrix.New York: Cambridge University Press NewYork. Port Chester Melbourne Sydney.
Richards. C. Jack. 1996. Approaches and Methods in Language Teaching. NewYork: Cambridge Rodgers S. Theodore.

Tessema, K, A. 2005. Stimulating Writing Throught Project-Based Tasks. London: English Teaching Forum, 43(4): 22-27.

Torwong, P. 2005. Peer Response: Making It Work in EFL. Classroom. Jakarta:  Paper presented in LIA International Conference 2005, March 22 – 24.

Teo, A. K. 2006. Using Peer Assisted Writing Activity to Promote ESL/EFL Students’s Narrative Writing Skill. TESL. Journal, Vol.Xii, No. 8, August 2006.

Yan, G. 2005. A Process Genre Model for Teaching Writing, English Teaching Forum, 43(3): 18-24.
Yulius  Tiranda,  2010.  The Influence of Star Diagram Technique and              Students Attitude Towerd the Eighth Grade Students’ Ability in Writing Recount Text at SMP Negeri 45 Palembang. Palembang: Unpublised Graduate Thesis Graduate School PGRI University. (RED)
Share:

Serikat Pekerja Bank BNI HUT Ke- 19 Penggalangan Donor Darah Bersama Kodim 0718 PATI

Targethukumonline. PATI - Kesadaran akan pentingnya Kesehatan dalam arti Donor Darah untuk pribadi kita harus bisa di maklumi.

Giat donor darah anggota Kodim Pati dalah rangka HUT Ke- 19 serikat pekerja BNI.

Dan jangan ragu- ragu hal ini karena moto dari rutinitas pribadi kita jika selalu Donor Darah Dalam 3 bulan sekali Dari IDI (Ikatan Dokter Indonesia) sangat besar manfaatnya terlebih dalam rangka Hut serikat pekerja BNI ke 19.

Secara serentak yang bekerja sama dengan PMI Kabupaten menyelenggarakan program Donor Darah yang di dukung pula dari para donatur calon Pendonor terutama Personel TNI AD khususnya satuan Kodim 0718 Pati.

Kami dari Kepala Cabang BNI Pati Bagus Ardani mewakili seluruh karyawan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk berterima kasih atas atensi dan semangatnya Personel TNI AD dari Kodim Pati dan rekan mitra BNI, maupun karyawan BNI kami dimana pada khususnya kegiatan ini telah di ikuti kurang lebih 57 orang termasuk dari karyawan dan karyawati dengan sejumlah Personel dari Anggota KODIM 0718 Pati, Jumat tgl (16/03/18).

Harapan kami selaku tertua dikepala cabang BNI Pati Insyalloh kalau tahun depan tidak ada hambatan maupun rintangan tugas kami, akan kami lanjutkan bersama seluruh warga Pati dalam kegiatan HUT serikat pekerja BNI dalam program Donor Darah dan semoga Hasil dari para pendonor darahnya bisa bermanfaat bagi yang membutuhkan," terang Kepala Cabang BNI Pati Bagus Ardani. ($.ukoco)
Share:

Kamis, 15 Maret 2018

LKBH Jepara, Terpilih Sebagai Tim Ahli di Posbakum Pengadilan Agama Jepara Tahun 2018

Targethukumonline. Jepara - Program Jasa Konsultasi Pos Bantuan Hukum pada Pengadilan Agama Jepara Tahun 2018, secara resmi dimulai, Senin, tanggal (19/03/18).

H. Heni Purwadi SH & Drs. H. Imam Syafi'i SH. MH, MoU kerjasama Jasa Konsultasi Pos Bantuan Hukum.

Drs. H.Imam Syafi'i, SH, MH, sebagai Ketua Pengadilan Agama Jepara bersama dengan Panitera Drs. H. Lukman Hakim dan Sekretaris Ali Imron, SH di Pengadilan Agama Jepara, pada hari ini Kamis, tgl (15/03/18).

Tepat pada pukul 10.00 WIB pagi telah dilaksanakan menandatangani kontrak kerjasama mengenai Pengadaan Jasa Konsultasi Pos Bantuan Hukum pada Pengadilan Agama Jepara Tahun 2018 dengan Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH) Jepara yaitu Advokat H. Heni Purwadi, SH. sebagai Direktur atau Ketua, dan Penandatangan tersebut dilaksanakan di ruang Ketua Pengadilan Agama Jepara.

Dalam draft perjanjian kerjasama tersebut, LKBH Jepara akan menempati Posbakum Pengadilan Agama Jepara terhitung sejak tanggal 19 Maret 2018 sampai 31 Desember 2018.

Perjanjian tersebut merupakan hasil daripada lelang terbuka yang dilakukan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia melalui website LPSE MA.

Dari adanya perjanjian tersebut, diharapkan nantinya LKBH Jepara akan mampu memberikan pelayanan bantuan hukum kepada masyarakat dengan maksimal sesuai harapan sehingga masyarakat merasa puas dan terbantu. ($.faishol)
Share:

Rabu, 14 Maret 2018

STOP PRESS. !!!!

Targethukumonline. Pati  - Demi menegakkan visi media grup kami, MCI manajemen, yang menaungi beberapa media online baik suarapatinews.com, Biznet.com, targethukumonline.info, jateng7.com, kabardesa.id, maupun Targethukumindonesia.com melalui rapat Dewan Redaksi dan Direktur Pelaksana Media Group MCI Manajemen pada hari Rabu tanggal 14 Maret 2018.

STOP PRESS.   !!!!!

Memutuskan memberhentikan dengan tidak hormat wartawan targethukum.info yang namanya tertera berikut ini :

Nama : SO'IM
Biro     : Kudus
Reporter : www.targethukum.info

Sejak dikeluarkannya surat pemberhentian ini, segala tindak tanduk yang bersangkutan diluar tanggung jawab Redaksi MCI Group Manajemen.

Kepada khalayak ramai yang merasa dirugikan dengan tindakan yang bersangkutan agar melaporkan kepada aparat hukum. Terima kasih.

                                        TTD


                                       Mengetahui

                                  (Pimpinan Redaksi)

Nb : sejak KTA dikeluarkan, tertanggal 31 Januari 2018 sudah tidak menjadi anggota kami.
Share:

Pencegahan Dini Seorang Istri TNI AD Dalam Pemeriksaan IVA Serentak di HUT Persit 2018

Targethukumonline. PATI - Sadar akan bahayanya penyakit kanker payudara dan kanker seviks bagi para kaum hawa yang sudah waktunya setelah menstruasi, Rabu tgl (14/03/18).

Persit Kartika Chandra Kirana Kodim Pati, giat lakukan perawatan IVA.

Sangatlah penting buat pencegahan sejak dini termasuk para kaum wanita yang sudah berkeluraga akan tetapi semua itu ada batas umur sebelum dan masa manopose.

Untuk Itu saya sebagai Ketua Cabang Persit KARTIKA Candra Kirana XXXIX/39 Kodim 0718 Pati bekerja sama dengan rumah sakit Marga Husada TNI AD Kabupaten Pati dengan memberikan Ijin tempat yang layak guna acara pemeriksaan IVA.

Dan tujuan utama dari kegiatan HUT Persit ke 72 ini menitik beratkan pada kegiatan bansos, produk rumah tangga dari keluarga istri Prajurit, serta program kesehatan itu sendiri.

Bagi para ibu - ibu Persit saya menghimbau jangan bosan dan patah semangat mengikuti kegiatan tersebut.

Manfaatnya besar sekali bagi kita sendiri dan Keluarga, ungkap Ibu ketua Cabang Persit KARTIKA Candra Kirana XXXIX Kodim Pati Ny. Ayu Arief Darmawan.

Terimakasih juga kepada para ibu - ibu Persit dari Disjan dan Bataliyon 410 Alugoro yang juga sangat antusias ikut serta dalam rangka HUT Persit ke 72 dalam pemeriksaan IVA serentak.

Dan tidak mau kalah sama Ibu - Ibu dari seniornya karena tujuan utamanya sangat bermanfaat bagi keselamatan pribadi dan keluarga. ($.ukoco)
Share:

Gagal Daftar Perangkat, Warga Desa Baturejo Sukolilo Datangi Panitia

Targethukumonline. Pati - Belasan warga Desa Baturejo, Kecamatan Sukolilo Pati, Selasa tgl (13/03/18) mendatangi balai desa setempat. Kedatangan warga tersebut untuk melakukan aksi protes kepada panitia pengisian perangkat desa.

Audensi warga desa Baturejo terkait pengisian perangkat Desa, yang dinilai tidak transparan.

Karena diduga telah melakukan pelanggaran dalam melaksanakan tahapan penjaringan calon perangkat, acara ini di hadiri oleh Muspika, Polres Pati, Kades dan panitia.
Dalam Audensi yang bertempat di Aula Balai Desa  Baturejo Kec. Sukolilo Kab. Pati.

Masih atau klarifikasi kepada panitia pengisian kekosongan perangkat Desa Baturejo, yang di prakarsai oleh LSM GJL (Gerakan Jalan Lurus) dan masyarakat  Baturejo sekitar 20 orang.

Sehubungan dengan orasi menurutnya adanya dugaan penyelewengan kepentingan.
Proses pencalonan perangkat desa oleh LSM GJL (Gerakan Jalan Lurus)   yang disampaikan oleh perwakilan GJL Sumadi, didalam penjaringan pendaftaran perangkat  desa terindikasi adanya KKN dan pembohongan publik.

Disamping  perampasan hak, warga Baturejo dalam pendaftaran perangkat desa untuk di ulang kembali,” ujar Sumadi.

Kedatangan kami untuk meminta penjelasan kepada panitia pengisian perangkat desa karena dirasa telah bersikap tidak adil, mereka sudah menghalangi hak warga untuk mencalonkan diri menjadi perangkat desa. 

Ketidak adilan panitia adalah telah menolak Budi Krisnanto yang merupakan warga asli desa setempat, untuk mengikuti ujian seleksi pemilihan perangkat desa. 

Dengan alasan kelengkapan berkas syarat pendaftaran belum lengkap,” kata Sumadi salah seorang warga yang ikut aksi.

Riyanta membacakan deklarasi,” Anti Hoax, isu sara dan mendukung upaya Polri dalam penegakan hukum terhadap pelaku hoax.

Lain dari tuntutan Baidi dalam orasinya,” Untuk membubarkan panitia pengisian perangkat desa  lama, agar di bentuk Panitia baru. Dan masalah soal ujian perangkat harus dibuat oleh pihak independen.

H. Riyanta Ketua LSM GJL dalam sambutanya menyampaikan,”  diharapkan adanya komunikasi dan menjalin tali silaturrahim agar suasana kondusif dan aman di Baturejo.

Dan supaya proses pengisian perangkat  yang kosong dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan sistem dan UU yang berlaku. 

Riyanta juga menambahkan deklarasi,” tentang Anti Hoax, isu sara dan mendukung upaya Polri dalam penegakan hukum terhadap pelaku hoax, mendukung  pelaksanaan pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 dan pemilu tahun 2019 dengan damai.

Menolak segala paham anti pancasila, UUD 1945 dan ikut menjaga keutuhan NKRI, sepakat membangun kebersamaan dan perangi pengaruh media sosial yang bersifat hoax dan ujaran kebencian, “ ujar Riyanta.

Dalam sambutanya, Kades Baturejo Nur Subiakto S.T. mengatakan, proses pengisian perangkat desa yang kosong di Baturejo sudah sesuai prosedur dan hukum.

Dan lelang bondodeso digunakan untuk membangun saluran atau talud di desa yang sudah mencapai 70 persen.  

Sebelum masa kepemimpinanya usai, ia berjanji akan menyelesaikan pembangunan gedung balai desa menjadi terbesar di Kab Pati,” ujar Kades.

Suasana audensi warga dengan panitia pengisian perangkat desa di Balai Desa Batureja, Dok NM Pati
Camat Sukolilo dalam sambutanya mengatakan,” membenarkan adanya proses penjaringan pengisian perangkat desa di baturejo sudah berjalan sesuai prosedur.

Dan jika ada kelompok masyarakat yang kurang puas maka hal tersebut adalah bagian dari demokrasi dan tidak mempermasalahkan hal itu.

Agar terjadi komunikasi dengan baik antara pemerintah desa, panitia, dan LSM GJL selaku masyarakat yang bertugas sebagai pengontrol kinerja pemerintah desa, sedangkan Muspika sesuai tupoksinya hanya sebagai pengawas,” ungkap Camat.

Polsek Sukolilo AKP Supriyono juga menghimbau, kepada masyarakat desa Baturejo menghormati proses pengisian perangkat desa agar berjalan dengan aman dan kondusif sesuai mekanisme yang ada.

Dalam sambutan panitia yang di wakili oleh Hariyanto menyampaikan,” bahwa mekanisme dan tahapan pengisian perangkat desa Baturejo sudah sesuai prosedur yang ada dalam Perda, Perbub dan persediaan serta tata tertib kepanitiaan.

Dan tuntutan warga agar panitia di bubarkan dan diganti dari Kecamatan dan soal diambil dari Universitas yang ada.

Dalam hal tuntutan tersebut, Haryanto memberikan penjelasan,” bahwa yang bisa membubarkan panitia adalah Panwas Kecamatan dan Panwas Kabupaten.

Kami sebagai panitia sudah bekerja sesuai aturan yang berlaku dan melaksanakan UU yang ada. Prosedur-prosedur, dan tahapan-tahapan dilaksanakan dengan hati-hati agar tidak ada yang dirugikan dan semua panitia netral,” jelas Haryanto.

Sedangkan menurut keterangan Ketua Aktivis LSM PAL Indonesia Ahmad Robani Albar, SH. “Kegiatan semacam ini wajib di galakan di setiap desa dalam rangka pencegahan sesuatu yang di anggap tidak baik, separti KKN, PUNGLI, GRATIFIKASI sesuai dengan pungsinya yaitu sebagai lembaga kontrol sosial masyarakat, supaya masyarakatnya cerdas dan aparatnya amanah. ($.teguh)
Share:

Senin, 12 Maret 2018

Persit Kodim 0718 Pati Menyabet Kembali Olah Vokal Juara Satu Dan Tiga (Solo Dan Duet) HUT Ke 72 2018

Targethukumonline. Salatiga - Selasa tgl (13/03/18), Kemampuan sebagai istri seorang prajurit TNI AD tidak hanya membantu mengurusi Keluarga saja, ketika itu suami sedang bertugas ke luar daerah wilayah negara lain namun mereka harus mampu dan mempunyai bakat sejak kecil sampai menjadi istri TNI AD.

TIM Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0718 PATI, raih juara vokal di Tingkat KOREM 073 Makutarama.

Bisa bertahan dari segala godaan, resiko, kesehatan dan keselamatan kesehariannya, terutama dihombis bersama keluarga, tetangga untuk menghilangkan kejenuhan menunggu suami yang sedang bertugas diperbatasan contohnya Libanon, Aceh, Kalimantan, Ambon, Papua.

Ataupun tugas operasi kemanusiaan agar bisa ada keterimbangan hidup sehari, maka hobi menyanyi tersebut harus tersalurkan dalam bentuk kompetisi lomba olah vokal.

Di lain pihak juga bagi istri Prajurit TNI AD yang sudah pindah dari satuan Batalyon ke satuan teritorial juga jangan bosan. 

Ada kesempatan olah vokal lagu sesuai dengan pemahamannya maka gunakan segera dan tunjukkan bahwa bakat dan hobi menyanyi bisa untuk menghilangkan kejenuhan termasuk pula untuk media kesehatan dan lain sebagainya.

Saya selaku Ibu ketua Cabang Persit KARTIKA Candra Kirana XXXIX Kodim Pati dalam Hut Persit ke 72 tahun 2018 bagi para ibu - ibu dari rangkaian kegiatan tersebut ini lomba terakhir yang di selenggarakan oleh jajaran satuan dari Koorcab Korem  073 Makutarama.

Dalam Hut Persit ke 72 ini agar dijadikan lomba ini sebagai ajang mencari bakat dan kreatifitas ditingkat TNI AD khususnya wilayah Jawa tengah," terang Ibu ketua Cabang Persit KARTIKA Candra Kirana XXXIX Kodim 0718 Pati Ny. Ayu Arief Darmawan.

Lanjutan dalam lomba olah vokal lagu sesuai dengan aturan yang ditetapkan dari panitia, maka jangan di sia - siakan dengan kategori solo dan duet. 

Tetap jaga seportifitas dan nama satuan, saya juga sangat bangga dengan ibu - ibu Persit Kodim Pati dalam setiap even lomba dan kegiatan tidak ada kata putus asa dan patah semangat.

Jiwa Nusantara dan rasa kesadarannya ditunjuk oleh satuan mereka siap walaupun sementara keluarga ditinggal untuk sementara waktu.

Dan saya sekali lagi sangat terharu lomba menyanyi atau olah vokal suara dengan judul lagu DIA (dari artis Anji) yang dibawakan oleh Ibu Husen menjadi juara 1 (satu) tingkat Koorcab Korem 073 Makutarama.

Dan untuk kategori duet dengan lagu Jangkrik Genggong (Dari Artis Waljinah) yang dibawakan oleh ibu Nata dan ibu Imam Supriyanto  mendapat juara ke (3 ) tiga.

Terima kasih syukur alhamdulilah saya bangga atas jerih payah latihan Ibu-ibu semua, tidak lupa juga saya berterima kasih atas dukungan doa semua pihak dari seluruh ibu ibu persit yang ada di Hombis.

Dan bapak - bapak TNI dari Kodim Pati juga tim Pendim 0718 Pati, yang lainnya, termasuk para ibu - ibu ketua ranting pengurus Persit Kodim Pati, semoga kita selalu mendapat rahmat dan hidayah dari Allah SWT dalam setiap lomba yang ada untuk mempertahankan ditahun depan. ($.ucipto)
Share:

Blog Archive