Senin, 30 Juli 2018

Telah Terjadi Percobaan Pembunuhan Dan Kekerasan di Desa Donorejo Jepara

Targethukumonline. Pati - Kejadian mencekam yang di alami seorang warga dini hari telah terjadi percobaan kekerasan dan atau pembunuhan terhadap Sunadi warga dukuh Donorejo RT 06 RW 07 desa Tulakan Kecamatan Donorojo kabupaten Jepara pada pukul 03.10 WIB, Minggu tgl (30/07/18).

Korban yang sudah di rujuk kerumah sakit Kartini Jepara.

Menurut sumber berita saudara Rukiyanto sahabat dari korban Sunadi yang sempat menceritakan sedikit kejadiannya, bermula saat Sunadi pulang dari melekan dari saudaranya yang punya hajatan sunatan, sepulang dari acara melekan korban melanjutkan untuk mengecek traktor yang ada di sawah karena tidak dibawa pulang kerumahnya.

Selanjutnya kira kira korban berjalan 1 km dari tempat hajatan, ketika hampir sampai dilokasi sawah yang ada traktornya tiba tiba dihadang seseorang membawa parang atau pedang dan menyerang korban.

Kejadian begitu cepat, korban berusahan melawan, alhasil karena keadaan gelap, korban berusaha menangkis parang yang mengarah keleher korban sehingga jari korban hampir putus tulang jarinya.

Pelaku segera melarikan diri setelah korban sempat melawan hingga terkena sabetan pedang, korban saat ditemukan warga sudah keadaan dalam keadaan luka yang cukup parah, sehingga segera dilarikan kerumah sakit dokter Rehatta Kelet kemudian dirujuk kerumah sakit Kartini.

Korban adalah seorang buruh petani penggarap sawah yang baik, ia juga membantu di pembibitan buah star nursery dan juga penggarap sawah milik saudara Rukiyanto, motif sedang diselidiki pihak kepolisian jepara yang saat ini sedang melakukan investigasi di tempat kejadian perkara.

Pihak keluarga mengharap kepolisian segera mengusut tuntas dan mengharap keadilan, agar kasus ini segera ditindaklanjuti dan tidak menimbulkan keresahan di masyarakat yang selama ini sudah kondusif. (Aries)
Share:

Minggu, 29 Juli 2018

Mencegah Demam Berdarah, Danramil Margorejo Berjibaku Bersihkan Sungai Dan Sampah Bersama Warga

Targethukumonline. Pati - Sebagai bentuk solidaritas  TNI dan warga tepatnya di Desa Dadirejo kecamatan Margorejo Pati tepat pada pukul 07.30 WIB dipagi yang cerah dan angin semilir yang meniup pepohonan di bantaran sungai prakitan menambah rasa keindahan suatu desa dengan suara warga bercengkrama sambil mengayunkan galah dari bambu untuk menarik sampah yang berada di dalam sungai, Sabtu tgl (28/07/18).

Koramil 12 Margorejo bersama warga dan masyarakat membersihkan sampah yang menumpuk di sepanjang sungai.

Masyarakat dukuh prakitan, desa Dadirejo kec. Margorejo telah melaksanakan karya bhakti atau bhakti sosial pembersihan sampah di sepanjang bantaran sungai prakitan oleh Danramil 12 Margorejo Kapten Inf Sriyanto dan anggotanya.

Perangkat desa Dadirejo dan masyarakat 40 org dibawah pimpinan oleh Pjs Kades Sularso tujuan kegiatan tersebut adalah menindak lanjuti keluhan warga bahwa pada saat ini di musim kemarau sungai prakitan mengeluarkan aroma atau bau tidak sedap.

Kondisi air yang tidak lancar di akibat banyaknya sampah, baik sampah pabrik atau sampah organik yang ada didalam sungai sehingga sungai prakitan merupakan endemis nyamuk yang berbahaya yang dapat menyebabkan penyakit menular.

Dengan adanya permasalahan tersebut Danramil 12 Margorejo bersama Pjs Kades berupaya untuk pembersihan sampah di sepanjang bantaran sungai dengan harapan agar warga tidak terjangkit demam berdarah.

Pagi ini air di sungai perakitan sudah mengalir dengan lancar, hal ini di butuh kesadaran warga yang berdomisili di tepi sungai untuk tidak membuang sampah di sungai agar tidak terjadi sendimen atau penumpukan material yang bisa mengakibatkan banjir bandang karena curah hujan yang tinggi.

Sehingga pada musim hujan nanti dapat menjadi DAS atau daerah aliran sungai yang bermanfaat untuk warga, baik untuk pengairan atau irigasi di sawah-sawah yang membutuhkan air cukup banyak pada masa tanan nantinya. ($.rohmad)
Share:

Sabtu, 28 Juli 2018

Dandim 0718 Pati Menghadiri Pencanangan Kampung KB di Desa Tanjungsekar Puncakwangi Pati

Targethukumonline. Pati - Bertempat di halaman balai desa Tanjungsekar Kec. Pucakwangi Kab. Pati telah dilaksanakan "Pencanangan Kampung KB Desa Tanjungsekar Kec. Pucakwangi" diikuti sekitar 300 orang, Sabtu tgl (28/07/18).

Kampung KB sebagai program Nawacita yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh. Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos. Muspika Kec. Pucakwangi, Kepala Dinas Sosial Kab. Pati diwakili Ka Bid KB Prayogo Joko Lelono, Kepala Puskesmas Pucakwangi I diwakili Ibu Rukminingsih, Kades Tanjungsekar Drs. Irianto beserta perangkat Kades se Kec. Pucakwangi, tokoh agama, tokoh masyarakat dan toda desa Tanjungsekar Ibu - ibu PKK desa Tanjungsekar.

Kades Tanjungsekar Drs. Irianto menyampaikan ucapan selamat datang dan terimakasih kepada segenap tamu undangan dan team atas terlaksananya acara ini.

Semoga dengan adanya acara Pencanangan Kampung KB ini masyarakat desa Tanjungsekar dapat mengetahui dan mengerti akan arti KB dan dapat mensukseskan program KB merupakan program Nawacita yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.

Bahwa TNI Polri ikut berperan aktif dan wajib dalam mensukseskan pencanangan kampung KB karena kalau tidak dilakukan akan berdampak negatif sehingga berimbas kepada kesejahteraan masyarakat.

Saat ini manusia yang mendiami bumi kurang lebih 7 miliar padahal menurut para ahli kemampuan bumi hanya 5 miliar manusia, sudah kelebihan 2 miliar hal ini akan berdampak pada sumber daya alam yang ada di bumi yang tidak terbarukan akan semakin habis.

Alasan pencanangan kampung KB karena jumlah penduduk di Indonesia semakin meningkat dan sumber daya alam semakin berkurang sehingga nantinya lapangan pekerjaan sulit didapatkan," ujar Dandim 0718 Pati.

Sambutan Kadinsos Kab. Pati yang diwakili Kabid KB Prayogo Joko Lelono mengucapkan terimakasih kepada pihak kecamatan Pucakwangi dan pemerintah desa Tanjungsekar atas terlaksananya pencanangan Kampung KB.

Dengan bantuan PPKB semoga di desa-desa lain wilayah Kec. Pucakwangi dapat berperan serta dalam program pencanangan kampung KB.

Bahwa Kampung KB merupakan program dari pemerintah pusat yang mana dalam pencanangannya melibatkan beberapa instansi terkait.

Camat Pucakwangi Suristo, SH menyampaikan ucapan terimakasih atas seluruh panitia yang terlibat dalam kegiatan Pencanangan Kampung KB di desa Tanjungsekar dan khususnya Dinas Sosial yang sudah memberikan program kampung KB ini.

Untuk desa Tanjungsekar setelah pencanangan kampung KB jangan semata - mata hanya mengedepankan program KB saja namun lebih utamanya memadukan program - program kependudukan yang pada akhirnya dapat mensejahterakan masyarakat, seperti UMKM agar meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. ($.darso)
Share:

Jumat, 27 Juli 2018

Atlit Tenis Lapangan Kodim 0718 Pati Juara 1 Piala KASAD 2018

Targethukumonline. Magelang -Dalam rangka turnamen tenis lapangan Piala Kasad jajaran Kodam yang ada diseluruh Indonesia berkumpul dengan menampilkan para pemain atlit tenis lapangan, Jumat tgl (27/07/18).

Tim atlet tenis lapangan Kodim Pati berhasil meraih juara 1.

Bertempat dilapangan Indor Akmil  Magelang telah berlangsung pertandingan tersebut dari Kodam IV Diponegoro yang diwakili dari atlit petenis asal personel anggota persit Ny Nata istri prajurit Peltu Nata anggota Danramil 07 Wedarijaksa Kodim 0718 Pati DiBawah Pimpinan Dandim Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos berkat doa dari seluruh masyarakat yang selama selalu mendukung dan mengapresiasi dari seluruh kegiatan ini.

Personel dan keluarga besar prajurit Kodam IV Diponegoro dan jajaran kelurga besar Korem 073 Makutarama pasangan petenis putri dari anggota persit berhasil megalahkan petenis dari Kodam III Siliwangi dengan Skor 2-6, 6-4 taibrek 10-2 dibabak final dan meraih juara 1.

Sebelumnya dalam babak penyisihan petenis dari persit Kodim Pati yang berpasangan dengan Petenis dari Kodam IV Diponegoro mengalahkan 4 Kodam menuju ke semi final dan bisa menang melibas kodam V Brawijaya dan Kodam I Bukit Barisan patut kita acung jempol bagi petenis beregu putri dari Kodam IV Diponegoro yang diwakili dari persit Kodim Pati.

Semoga piala Kasad berikutnya kodam IV  Diponegoro bisa menjadi juara hingga ke Piala Cup Panglima TNI. Sukses juga buat Kodam IV Diponegoro, Korem 073 Makutarama dan Kodim 0718 Pati, terus berlatih dan lanjutkan perjuangan demi keberhasilan dan nama satuan agar bisa bersaing ketingkat Nasional. ($.ucipto)
Share:

Desa Sitiluhur Mengadakan Gebyar Tani Dan Sedekah Bumi Agar Tetap Lestari

Targethukumonline. Pati - Warga desa sitiluhur kecamatan gembong mengadakan gebyar tani untuk merayakan sedekah bumi, semua hasil tani seperti sayuran, umbi-umbian, buah-buahan di bentuk menjadi jolen dan di iring dan diarak keliling desa, menggunakan mobil bak terbuka tidak hanya itu ada beberapa grup seni yang ikut serta, seperti kesenian barongan, reog karya pemuda zaman milenial karang taruna Desa Sitiluhur, acara berjalan lancar dan meriah.

Tradisi sedekah bumi sebagai bentuk ucapan syukur kepada Allah SWT dari warisan budaya leluhur yang telah ada sejak dulu.

Kegiatan tersebut di mulai tanggal 26 juli 2018, pukul 09.00 WIB, panitia dan warga masyarakat berdoa bersama di lapangan rawa indah, adapun Suwoto selaku panitia mengatakan do'a bersama dilaksanakant agar segenap panitia diberikan kesehatan dan kelancaran.

Dilanjutkan arak-arakan jolen dengan membawa hasil pertanian di lapangan pesanggrahan dukuh jollong II desa Sitiluhur, peserta meliputi dari dukuh mboro, dukuh jolong, dukuh criwik, dukuh jonggol dengan diikuti kesenian barongan, dilanjutkan pada pukul 20.00 WIB di adakan pengajian umum dengan pembicara Ustad Markonyek juga jamiatul muballiqin dan rebana modern Aninda Rista dari Kudus.

Tanggal 27 Juli 2018 merupakan puncak acara, tepat pada pukul 08.00 WIB peserta sudah berkumpul  di lapangan sepakbola rawa indah dengan membawa ratusan jubung berisi makanan dan buah-buahan.

Dari dukuh mbangan dan dukuh ngembes ada 10 jolen, jolen tersebut di hias bagus dan ditata rapi berisi berbagai hasil pertanian mulai dari sayuran, buah-buahan, umbi-umbian dan hasil tani lainnya.

Acara di buka oleh Suyuti selaku kepala desa setempat, beliau menyampaikan, sangat mengapresiasi kegiatan ini, beliau berharap petani di desanya bisa lebih kreatif dan inovatif sehingga kedepannya kita mampu menjadi desa pariwisata yang lebih mandiri untuk menghadapi persaingan yang lebih global dalam era globalisasi sekarang ini.

Setelah sambutan jolen di arak keliling dukuh mbangan dan dukuh ngembes, di ikuti beberapa kesenian seperti barongan, barongsai, reog dari karya seni pemuda sitiluhur.

Setelah berkeliling jolen di kumpulkan di tengah lapangan sepakbola rawa indah untuk di bacakan doa, pembacaan doa di pimpin oleh ustad Lukman Hafidz, setelah pembacaan doa tidak ada satu jam, jubung dan jolen sudah bisa dinikmati bahkan menjadi rebutan oleh masyarakat.

Syaiful Hidayah, selaku tokoh pemuda masyarakat berharap semoga bisa menjalin keakraban sesama elemen masyarakat desa sitiluhur dan bisa melestarikan budaya peninggalan leluhur sebagai salah satu cagar budaya, apa lagi desa kita masuk sebagai desa wisata yang ada di kawasan wisata jollong.

Acara selesai pukul 12.00 WIB, di lanjut kegiatan pentas seni ketoprak dan campur sari yang di jadwalkan hingga pada malam harinya, sebagai bentuk hiburan panggung rakyat desa Sitiluhur kec. Gembong kabupaten Pati. ($.rahman)
Share:

Rabu, 18 Juli 2018

TNI Dan Polri Bersama Forkompinda Sinergitas Nobar Film Berjudul 22 Menit

Targethukumonline. Pati - Demi terjalin kekompakan dan kerukunan bersama secara menyeluruh TNI dan Polri dibarengi oleh Forkompinda dan muspika kabupaten Pati, dalam rangka HUT Bhayangkara ke 72/2018 Polri mengajak Nobar digedung pasar pragola lt.2  yang diIkuti kurang lebih 80 orang sesuai kapasitas gedung, Kamis tgl (19/06/18).

Nobar bareng di bioskop 21 pasar pragolo Pati bersama TNI-Polri.

Adapun tujuan utama Nobar Bersama film Bioskop dengan Judul 22 Menit, ada beberapa pesan dari Wakil Bupati mengenai film tersebut ;

Agar masyarakat Pati dan Indonesia khususnya bisa memahami betapa sulit dan penuh tanggung jawab sebagai TNI dan Polri tugas yang harus dihadapkan dengan Bahaya sewaktu - waktu timbul, baik itu dari dalam negri maupun luar negri.

Karena kita lihat bersama tadi saat bagaimana saat anggota kepolisian terutama dari satlantas lagi ramai ramainya mengatur lalu lintas jalan raya, secara tiba tiba, ditembaki oleh beberapa anggota kelompok teroris termasuk Pos Polisi diledakan dan timbul korban jiwa polri dan masyarakat yang tidak berdosa.

Untuk itu saya menghimbau kepada warga Dan Masyarakat Pati agar selalu peka dalam setiap Perubahan yang ada disekitar wilayahnya, contoh seumpama terjadi keganjilan yang mencurigakan secara cepat laporan ke pihak berwajib yaitu Babinkantibmas maupun Babinsa yang sudah punya No hpnya agar bisa dicegah secepatnya, semoga kota pati menjadi lebih aman makmur, maju dan sejahtera.

Dilanjut kan oleh komandan Kodim 0718 Pati juga mengucapkan selamat hari ulang tahun Bhayangkara ke 72 kepada Polres pati dan jajaran. Semoga Polres Pati maupun yang sedang bertugas dipos dan wilayah Pati selalu dalam lindungan Alloh SWT.

Dan keluraga yang ditinggal dalam bertugas diberikan Kesehatan, kekuatan dan Kemakmuran. Kami selaku Komandan Kodim Pati juga mewakili dari seluruh anggota TNI AD khususnya dari Kodim Pati tetap semangat dan apa yang menjadi agenda maupun sinegritas kita selama ini jangan sampai di pengaruhi oleh pihak yang tidak bertangung jawab.

Dan dampaknya bisa menghancurkan Kekuatan Benteng Negara Republik Indonesia NKRI dan memecahkan belah persatuan dan kesatuan yang sudah terjalin selama ini. ($.darso)
Share:

Kontingen Kodam IV Diponegoro Siap Berlaga di Pekan Olahraga Angkatan Darat 2018 di Magelang

Targethukumonline. Semarang - Kompetisi akbar di lingkungan TNI khususnya AD akan segera ditandingkan, ajang bergengsi Pekan Olah Raga Angkatan Darat (PORAD) akan segera digelar di Akademi Militer, Magelang, rencananya ajang ini akan berlangsung 21 hingga 30 Juli 2018 mendatang.

Atlet dari TNI AD Kodam IV Diponegoro siap bertanding dengan fair play.

Menghadapi ajang tersebut, Kontingen Kodam IV Diponegoro telh siap berlaga di arena PORAD VIII 2018, yang hari ini Rabu tgl (18/07/18) secara resmi diberangkatkan oleh Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Bakti Agus Fadjari, S.I.P., M.Si melalui Upacara Pemberangkatan Kontingen Porad VIII Kodam IV Diponegoro di Yon Armed 3/105 Tarik, Magelang.

Pangdam IV Diponegoro  Mayjen TNI Wuryanto, S.Sos., M.Si., melalui amanat tertulis yang dibacakan Kasdam IV Diponegoro menyampaikan bahwa para atelit yang menjadi duta telah diberikan kepercayan dan kehormatan, sekaligus membuktikan bahwa mereka bukan hanya jago kandang, tetapi prajurit dan PNS Diponegoro yang memiliki keunggulan dan bermental juara yang mampu berkompetisi di tingkat TNI AD.

Ditambahkan, para atlet tak hanya membawa nama Kodam IV Diponegoro, namun lebih pada membawa kebesaran nama Pahlawan Nasional Pangeran Diponegoro yang selalu menjadi simbol dan roh perjuangan bagi setiap prajurit Kodam IV Diponegoro.

“Wujudkan optimisme kalian sebagai prajurit sejati Kodam IV Diponegoro yang berdisiplin tinggi, pantang menyerah dan mampu melaksanakan tugas yang dipercayakan," tegas Pangdam.

Pangdam berharap para duta Kodam IV dapat memupuk dan meningkatkan mental kompetisi, mental bertanding, fighting spirit yang bergelora dan muara akhirnya dapat menunjukkan identitas sebagai Prajurit Diponegoro yang bermental juara.

Cabang olahraga yang akan dipertandingkan pada PRAD VIII tahun 2018 kali ini antara lain, atletik, sepak bola, bola voli, tenis lapangan, karate, renang, dan tinju, dengan memperebutkan 57 emas, 57 perak dan 77 perunggu.

Harapan selalu ada di pundak para atlet yang telah berlatih dengan keras sehingga kedepannya dapat meraih hasil yang maksimal dengan mendapatkan medali yang diinginkan sesuai cabang yang diikuti. ($.rohmad)
Share:

Senin, 09 Juli 2018

Dandim Pati Cek Kesiapan Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Kasiyan Sukolilo Pati

Targethukumonline. Pati - Menjelang pembukaan TMMD Sengkuyung tahap II di Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos di dampingi Kasdim, Perwira Staf dan Danramil beserta Muspika Kec. Sukolilo dan perangkat desa Kasiyan pagi tadi meninjau langsung tempat pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di lapangan desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo kab. Pati, Senin tgl (09/07/18).

Dandim Pati ; Mari kita sukseskan TMMD Sengkuyung tahap II.

Dalam kunjungannya Dandim  meninjau langsung kesiapan di lapangan mulai dari pemasangan umbul-umbul, pemasangan tenda, pembersihan lapangan serta gladi kotor pasukan dalam rangka mengisi jalannya upacara pembukaan TMMD Sengkuyung tahap II.

Dandim berharap pada seluruh anggota dapat memaksimalkan kesiapan baik tempat transit maupun jalan yang nantinya di lalui rombongan khususnya jalan utama yang nantinya di lalui rombongan muspika di upayakan steril.

"Hari ini diupayakan semaksimal mungkin, karena besok sudah memasuki hari H nya dimana pelaksanaan program TMMD Sengkuyung tahap II di buka, saya minta kerjasamanya pada seluruh anggota masing-masing bertanggung jawab agar pada saat acara pembukaan besok bisa berjalan dengan sukses dan lancar sesuai dengan apa yang kita harapkan. ($.darso)
Share:

Minggu, 08 Juli 2018

Forkompinda Siap Mendukung Launching Aplikasi SIAPaK Yang Berbasis Android

Targethukumonline. Pati -  Pada pukul 09.00 sampai pukul 11.30 WIB bertempat di ruang pragola Setda Kab. Pati telah berlangsung kegiatan " Launching dan Pelatihan Aplikasi Android SIAPak dalam menunjang Ketertiban Umum dan Ketentraman masyarakat di kabupaten Pati ", Senin tgl (09/07/18).

Sarana IT yang berbasis android smartphone dapat diunduh di play store dapat memberikan solusi bagi masyarakat kota Pati.

Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh para tamu undangan yaitu Bupati Pati Haryanto SH MM MSi, Dandim 0718 Pati diwakili oleh Kapten Kav Suyatna, Kapolres Pati diwakili oleh Iptu Agung SH, Kasat Pol PP Hadi Santosa AP MM, Camat se - Kab Pati, perwakilan Linmas Kab Pati dan OPD terkait.

Dalam Acara tersebut Kasat Pol PP Kabupaten Pati menyampaiakan sambutannya bahwasanya latar belakang dari giat launching aplikasi ini merupakan sistem kita untuk menerima laporan masyarakat secara online.

Pembuatan sistem ini berdasarkan pada tugas dan fungsi Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) yang melindungi masyarakat dalam rangka penanggulangan dan penanganan pengungsi, membantu aparat pemerintah dalam memelihara keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat, serta membantu kegiatan sosial kemasyarakatan di desa atau dikelurahan.

Sistem aplikasi dapat di unduh di Play Store tujuan pembuatan sistem ini adalah untuk melakukan pencegahan dini terjadinya konflik di masyarakat.

Warga dapat melaporkan secara online setiap permasalahan maupun perilaku yang berpotensi menjadi permasalahan melalui aplikasi atau website berbasis IT, agar program aplikasi ini dapat disosialisasikan, karena keberadaan aplikasi ini tentunya dapat memudahkan satlinmas dalam bertugas di lapangan.

Bupati Pati H. Haryanto SH.MM.Msi. juga mengatakan dalam sambutannya menyampaikan bahwa aplikasi ini sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam mengadukan laporan, penanganan penegakan Perda yang saat ini ada pada Sat Pol PP.

Jangan hanya proper sudah lulus, namun aplikasi dan tanggapan pengaduan masyarakat harus ada respon.

Semoga masyarakat dapat terlayani dengan baik melalui sistem aplikasi dan aduan masyarakat bisa terakomodir.

Ketertiban keamanan tidak hanya tertumpu pada Sat Pol PP namun juga dibantu oleh Polri maupun TNI.

Karena perkembangan jaman maka mau tidak mau kita harus berubah mengikuti teknologi yang ada
Kita juga harus waspada dengan perkembangan teknologi, karena banyak orang iseng atau penipuan yang mengaku mengatasnamankan aparat atau petugas.

Jangan hanya aplikasi ini menjadi sekedar aplikasi sistem, tapi harus ada tindakan real di lapangan dan harus ada laporan kepada saya terkait tindakan riil dari pengaduan masyarakat. ($.karno)
Share:

Menguak Kekayaan Alam Desa Plukaran Gembong Bersama Satuan Komunitas Pramuka Penegak Forum Wartawan Pati

Targethukumonline. Pati - Kegigihan anggota pramuka (Sako) satuan komunitas Forum Wartawan Pati yang didampingi oleh Kak Andik Aristiawan, SP dan kak Supaat, S.Pd mengemban misi penting yaitu mengumpulkan bibit tanaman langka Weru Dupung patut mendapatkan apresiasi yang tinggi.

Kegigihan anggota Sako dalam menjalankan misi, selalu semangat dan pantang menyerah.

Pengumpulan bibit tersebut sesuai dengan program yang telah dicanangkan sako yaitu gerakan orang tua asuh pohon (GOTAP) yang rencananya akan diluncurkan pada bulan november mendatang? sehingga penyediaan bibit harus dilaksanakan secepat mungkin.

Misi pengumpulan bibit weru dupung dilaksanakan pada minggu pagi tgl (08/07/18) yang berlokasi di dukuh beji plukaran gembong. Pos pertama yang kami tuju yaitu di rumah kak supaat tepatnya dindesa gembong.

Pos 1 kami gunakannuntuk menyiapkan perbekalan dan menyiapkan mental serta fisik anggota sako dan kemudian kami menuju ke pos inti yaitu di dukuh beji plukaran sekitar 5 km dari pos 1.

Perjalanan menuju lokasi mata kami dimanjakan dengan keindahan alam desa plukaran yang begitu indah dengan latar belakang gunung muria yang menghampar hijau luas memanjakan mata dengan angin sejuk sepoi-sepoi khas alam pegunungan, ada yang khas kopi, cengkeh, pisang dan lain sebagainya seakan akan melambai lambai kepada kami, sungguh indah dan produktif sekali kehidupan petani di desa tersebut.

Sesampai di tempat tujuan kami disambut dengan hangat oleh ibu esti supartiyah, Spd seorang guru SDN Plukaran dan anak gadisnya Bunga yang merupakan kembang Desa' Plukaran, saat ini menempuh pendidikan kelas XI di Aliyah Kudus, sambutan hangat tersebut tercermin dari tutur katanya yang ramah dan sajian aneka ragam makanan untuk kami.

Setelah menikmati secangkir kopi dan beberapa kudapan kami langsung menuju kebun tuan rumah untuk mengoleksi bibit weru dupung, dengan susah payah satu demi satu kami dapatkan bubit tersebut hingga terkumpul sekitar 25 bibit.

Hati yang puas dan perasaan yang lega kami rasakan setelah misi berhasil, tahapan selanjutnya adalah membawa bibit ke pangkalan kampus kehidupan TPA Margorejo Pati untuk kita rawat sebelum kita sampaikan kepada orang tua asuh. (Aris)
Share:

Sabtu, 07 Juli 2018

Pengurus HIPAKAD Kabupaten Pati Resmi Dilantik Dan Dikukuhkan

Targethukumonline. Pati - Salah satu organisasi kepemudaan yang cukup terampil dalam bidang kemasyarakatan Hipakad, tepat pada pukul 09.00 WIB telah dilaksanakan acara pelantikan dewan pengurus cabang, Himpunan putra putri keluarga Angkatan Darat (HIPAKAD) kab. Pati periode tahun 2018 - 2023 dan halal bihalal keluarga besar HIPAKAD di Aula Suluh Bhakti Makodim 0718 Pati, Sabtu tgl (07/07/18).

Hipakad cabang Pati resmi di lantik dan dikukuhkan.

Ketua HIPAKAD Kabupaten Pati Dirgahayu Irawati menyampaikan saya berharap dengan adanya pengukuhan Hipakad kab. Pati kita dapat menjalankan kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif diwilayah kab. Pati, mohon arahan dan dukungan dari semua unsur pemerintah daerah agar kami dapat melakukan kegiatan dengan sebaik-baiknya.

Sementara kami Hipakad kab. Pati siap mengawal dan menjaga NKRI. Motto Hipakad kab Pati “Sengkuyung Tumuji Raharjaning Putro Serdadu”.

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos menyampaikan"Saya berharap dengan dikukuhkanya Hipakad di Kabupaten Pati dapat berperan aktif "dan jangan sampai timbul masalah dengan ormas-ormas yang lain , Hipakad sebenarnya sudah ada sejak lama, akan tetapi diwilayah Kabupaten Pati baru terbentuk pada tahun ini.

Hipakad adalah sebuah organisasi resmi yang sudah berdiri, akan tetapi pihak Kodim belum mendapat Juknis dari Komando atas.

Kodim 0718 Pati akan selalu memantau perkembangan Hipakad di kabupaten Pati" Harapan saya Hipakad kabupaten Pati bisa berjalan berdampingan dengan ormas-ormas lain dikab. Pati sehingga dapat menciptakan suasana yang damai.

Kakesbangpol Kabupaten Pati " Sudarto menyampaikan "kesbangpol memiliki tugas pokok untuk mengkoordinasikan seluruh ormas dan LSM, dengan terbentuknya Hipakad kabupaten Pati supaya mendaftarkan diri di Kesbangpol.

Dengan tercatatnya suatu ormas di Kesbangpol maka dapat membantu ormas tersebut apabila disuatu hari ada permasalahan.

Diharapkan Hipakad kab. Pati dapat meneruskan tekad perjuangan dan dapat diimplementasikan jangan terpancing dengan isu-isu yang dapat merusak persatuan dan kesatuan NKRI.

Sehingga kedepannya organisasi ini menjadi contoh teladan yang baik, yang mencerminkan tekad kebangsaan yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 sebagai landasan untuk berorganisasi menimba ilmu secara langsung ke masyarakat. ($.ultamin)
Share:

Rabu, 04 Juli 2018

Dandim Pati Memberikan Wawasan Kebangsaan Kepada Peserta Didik Baru SMK Tunas Harapan

Targethukumonline. Pati - Masa Orientasi Peserta Didik Baru (MOPDB) dan juga penerimaan Tamu Ambalan (PTA)  Pendidikan Karakter I SMK Tunas Harapan Pati tahun pelajaran 2018/2019 sebagai wujud pembinaan mental sejak dini yang di ikuti oleh peserta kurang lebih 940 siswa-siswi, Rabu tgl (04/03/18).

Dandim Pati ; Wawasan Kebangsaan sangat penting sebagai bekal pengetahuan generasi muda Bangsa.

Dandim 0718 Pati Letkol Arm Arief Darmawan S.Sos.memberikankan materi wawasan kebangsaan kepada peserta didik baru, tentang 4 konsensus dasar Negara yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI dan pengetahuan  tentang kerajaan sriwijaya maupun majapahit yang saat itu mempersatukan seluruh Nusantara.

Belajar  yang benar jadi orang sukses kuasi Indonesia dengan kemapuan adik - adik dengan kekayaan Indonesia yang melimpah, para siswa harus bangga menjadi bangsa Indonesia.

Sementara itu di era" globalisasi saat ini semakin banyaknya ancaman multi dimensi, oleh karena itu generasi muda khususnya para peserta didik sangat perlu diingatkan dan ditanamkan kembali tentang wawasan kebangsaan dan bela negara sejak dini dengan harapannya agar kita tidak mudah rapuh dan tetap semangat jiwa nasionalisme kita sejak masih duduk di bangku sekolah.

Serta tetap menjaga kebersamaan, tidak mudah tercerai-berai, sehingga ke depannya kita memiliki ketangguhan dalam menghadapai berbagai tantangan jaman, apalagi para peserta didik ini merupakan generasi yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa sebagai tulang punggung dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. ($.karno)
Share:

Selasa, 03 Juli 2018

Kodim 0718 Pati MoU Dengan Dinas Lingkungan Hidup, Kelola Hutan Kota

Targethukumonline. Pati - Bertempat di aula Suluh Bakthi Kodim 0718 Pati berlangsung acara penandatanganan perjanjian kerjasama pengelolaan hutan Kota komplek lapangan tembak Kodim 0718 Pati antara Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Komandan Kodim 0718 Pati yang diikuti kurang lebih 65 orang, Selasa tgl (03/07/18).

MoU Kodim 0718 Pati dengan Dinas Lingkungan Hidup.

Kepala Dinas LHK Propinsi Jawa Tengah Sugeng Riyanto Msc menyampaikan rencana kerja sama pengelolaan hutan kota komplek lapangan tembak Kodim 0718 Pati sebagai tempat wahana wisata edukasi dan akan dibangunkan gapura dan gardu pandang.

Ucapan terima kasih kepada Dandim, lapangan tembak yang di miliki Kodim 0718 Pati boleh kami gunakan sebagai lokasi hutan Kota, kami akan membangun gardu pandang, gapura dan kami akan menanam berbagai tanaman seperti jeruk pamelo, kelapa kopyor, gaharu, kami akan membantu bibit tanaman apabila ada lahan kosong yang boleh kami tanami.

Komandan Kodim 0718 Pati menyampaikan "Kerja sama ini tidak ada ruginya karena lapangan tembak kita sebagai latihan menembak juga akan di buat hutan kota yang bisa untuk menjaga ekosistem yang ada juga mengurangi global warming.

Lapangan tembak juga nantinya setelah ada tanamannya bisa dijadikan wisata edukasi bagi masyarakat kota Pati, kita hanya menjaga tower peninjauan, gapura yang akan di bangun oleh Dinas LHK, sehingga kedepannya akan terbangun masyarakat madani yang lebih mengutamakan kepentingan bersama untuk mewujudkan sinergitas yang ada selama ini. ($.ultamin)
Share:

Desa Sitimulyo Kec. Puncakwangi Tersimpan Cagar Budaya Silsilah R. Surawijaya Rohmad

Targethukumonline. Pati -  Dengan suasana kententraman dan keindahan panorama alam sejuk, angin yang sepoi-sepoi khas udara pedesaan yang tanpa polusi dan keramahan warga masyarakat desa Sitimulyo dengan jumlah KK 850 orang tersebut, selalu tersenyum ramah dalam menyambut kedatangan tamu dari manapun yang ingin melihat suasana alam perdesaan maupun yang ingin berziarah, Selasa tgl (03/07/18).

Jejak si'ar agama Islam di Desa Sitimulyo Puncakwangi Kab. Pati.

Hal ini karena adanya adat dan istiadat para sesepuh mereka terutama dengan adanya makam para wali Allah khususnya, saat ditemukan jasad jenasah masih utuh yang sudah berusia ratusan tahun, hingga sekarang ini masih tersimpan pada saat warga menggali lubang kubur salah satu warga yang meninggal.

Jejak keramat para wali Allah yang pada waktu itu menyebarkan agama Islam, hingga ke pelosok negeri (kampung) dan tersembunyi dari keramaian kota, masih terlihat jelas di temukannya mayat yang masih utuh dengan bau yang masih harum.

Begitu luar biasa para leluhur kita dalam si'ar agama demi keselamatan umat manusia di dunia, dalam menegakkan panji-panji Islam di seluruh Nusantara.

Sumber informasi tersebut digali dan didapatkan oleh anggota TNI AD dari Kodim Pati Bidang Penerangan (Serda Muhdi kusno) disela - sela malam itu saat berziarah bersama ulama Kyai Zuhri dari Pimpinan Ponpes Rohudlotul Falah Kecamatan trangkil bersama rombongan.

Ditemani para warga dan para ulama termasuk Kyai Zuhri, salah satu juru kunci makam Bp. Hartono mengatakan Kepada Pendim 0718 Pati, bahwa pada saat warga Sitimulyo mau menggali lubang tanah untuk jenasah warga, namun kurang lebih 1,5 meter para penggali tersebut kaget melihat ada jenasah yang masih utuh baik itu kain kafan maupun tubuh jenasahnya.

Sejak itu maka para warga sepakat agar tidak diteruskan penggalian untuk pindah disebelahnya, hasil temuan tersebut para tokoh adat dan agama meminta bantuan para kyai wilayah Puncakwangi untuk menjadi pertimbangan memberi nama makam tersebut dengan nama  silsilah R. Surawijaya Rohmad dengan sebutan (Mbah Utuh).

Hingga hari ini setiap malam Jum'at para peziarah terus berdatangan untuk mendoakan jejak para wali Allah dalam meneruskan perjuangan beliau.

Untuk makam tersebut sekarang sedang direnovasi dari dana swadaya warga dan para donatur yang sedang berziarah.

Agar sekaligus menjadi rapi dan sekaligus menambah data cagar budaya kabupaten Pati, termasuk makam Pangeran Benowo yang masih satu wilayah kecamatan Puncakwangi kab. Pati.

Harapan warga Desa Sitimulyo meminta kepada Bupati dan wakil Bupati yang sekarang menjabat bisa meninjau lokasi makam mbah utuh R. Surawijaya Rohmad, termasuk membantu dan memberi bantuan dana untuk kelanjutan renovasi baik pagar makam dan tempat untuk berziarah para tamu dari seluruh penjuru Nusantara.

Kota Pati yang identik dengan kota seribu makam para wali Allah SWT, yang begitu mudah ditemukan jejak - jejak Islam dalam menyebarkan si'ar agama Islam di seantero wilayah kabupaten Pati, tradisi inilah yang selalu di uri - uri dalam setiap bulan syawal ataupun muharam seperti tradisi sekaten atau haul yang diteruskan para warga dan masyarakat setempat sekarang ini. ($.darso)
Share:

Senin, 02 Juli 2018

Tangis Ribuan Guru Honorer Jepara di Hari Raya

Targethukumonline. Jepara - 30 juni -  02 april 2018, sejumlah guru tidak tetap (GTT)  SD dan SMP di Kabupaten Jepara melakukan long march dari Kecamatan Donorojo menuju kantor bupati setempat, hal itu lantaran gaji guru honorer selama enam bulan belum dibayarkan.

Ribuan guru honorer long march menuju kantor Bupati Jepara.

Sedianya, gaji guru tidak tetap diterimakan tiap tiga bulan, namun, enam bulan terakhir gaji mereka belum cair. 

Ketua Forum (FK-GTT ) K2 Kabupaten Jepara, Ahmad Choiron menyampaikan, aksi jalan kaki puluhan guru honorer sejauh sekitar 40 km ini menuntut keadilan dan kesejahteraan.

Setiap bulan, guru honorer di Jepara digaji Rp500 ribu dari pemerintah daerah. Ditambah gaji dari sekolah yang besarnya beragam, mulai Rp150 ribu hingga Rp300 ribu.

"Kami menutut honor segera dicairkan. Kami sudah bekerja enam bulan tapi belum juga dibayar," ujar Choiron di sela-sela perjalanannya dari Donorojo menuju Kota Jepara, Sabtu (30/06/18).

Ia menegaskan, gaji GTT sudah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 29 Tahun 2018 tentang gaji GTT. Namun, di dalam Perbup tersebut gaji GTT jumlahnya beragam sesuai dengan lama mengajar. 
"Gaji yang diberikan paling tinggi Rp744.280. Tapi, guru honorer tidak lagi menerima gaji dari sekolah," lanjutnya. 

Untuk itu, ia meminta perlu adanya revisi Perbup tersebut. 

"Di dalam Perbup disebutkan, gaji dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Kemudian, untuk memenuhi kebutuhan hisup setiap bulan dengan apa, maka kami minta Perbup ini direvisi," tegas Choiron.

Saat dimintai konfirmasi terkait hal tersebut, Sekertaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jepara, Agus Tri Harjono menjawab singkat.

"Untuk gaji semua sudah ada aturan perhitungannya," ujarnya saat dihubungi wartawan. (Tim/TH)
Share:

Blog Archive