Rabu, 06 Februari 2019

Usai Banjir di Kayen, Seorang Nenek di Desa Jatiroto Takut Kembali Kerumah

Targethukumonline. Pati - Sungguh prihatin, seorang nenek yang tinggal sendirian takut kembali rumahnya usai banjir bandang di Kayen yang terjadi Senin 28 januari 2019   kemarin. 

Saat Sekcam Kayen menyambangi rumah korban, nenek Sami & Zamroni.

Pasalnya pasca banjir  menyisakan satu warga asal desa Jatiroto RT 05 RW 06, enggan kembali rumah, takut rumahnya roboh.

Terlihat dari pantauan awak media Senin (04/02) saat mengunjungi rumah milik seorang nenek yang hidup menjanda puluhan tahun kondisi rumahnya agak miring dan nyaris roboh.

Tidak hanya itu setelah tim media melakukan penelusuran terdapat tiga rumah yang nyaris roboh dan satu diantaranya takut pulang dan memilih mengungsi di rumah saudaranya.

Dari hasil pendataan warga yang dihimpun,  ketiga rumah tersebut adalah milik Sami seorang janda  (75), rumah milik Karni seorang janda (70), rumah milik Zamroni (41) berada di wilayah yang sama yaitu alamat desa Jatiroto RT 05 RW 06 Kecamatan Kayen Kabupaten Pati.

Dari ketiga warga tersebut dalam kehidupan sehari hari serba kekurangan dengan mencari pekerjaan seadanya demi sesuap nasi.
 
Namun yang menjadi keprihatinan  dari ketiga warga miskin ini pasca banjir menyisakan seorang warga yang sudah renta tidak mau kembali ke rumahnya takut rumanhya roboh.

Sampai saat berita di tayangkan belum ada kepedulian dari pihak desa maupun pemerintah untuk memberikan bantuan baik berupa sembakau dan perbaikan rumah agar layak huni.

Dan sampai saat ini warga masih  ngungsi di desa lain walaupun usai banjir.

Saat media menyambangi Kepala Desa jatiroto Mohamad Eko Wahyudi SHI, terkait warganya yang mengungsi saat terjadi banjir mengakui,” memang desa tidak mendata warga yang kebajiran.

“Pasalnya, kalau di ajukan bantuan yang di turunkan tidak memadai kawatir kalau masyarakatnya pada protes. 

“Sedangkan untuk rumah yang mau roboh akan di infentaris desa tahun 2019 kalau ada program mau di ajukan,” kata kades.

Saat tim menyambangi pihak Camat Kayen yang di temui sekcam Sutarmuji. S.Sos. M.H diruang kerjanya mengatakan,” bahwa Camat sedang rapat di pendopo kabupaten Pati. 

“Untuk warga yang kondisinya seperti itu pihak kecamatan tahu karena tidak ada laporan dari desa," ujarnya. 

Setelah tim menunjukan rekaman melalui vidio, sekaligus sekcam kayen langsung turun ke lokasi meninjau rumah milik ketiga warga tersebut.

Dan upaya selanjutnya pihak camat akan menindaklanjuti dengan segera melaporkan ke PMI dan intansi terkait,” imbuhnya.

Harapanya pemerintah desa dan pemerintah yang terkait tidak menunda terutama dalam hal perbaikan rumah.

Sehingga dimungkinkan warga bergegas kembali menempati rumahnya walaupun tidak permanen. ($.diman)
 
 
  
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive