Senin, 11 Maret 2019

Dalam Apel Kebangsaan, Polres Dan Pemkab Kudus Serta Elemen Masyarakat Gelar Deklarasi Pemilu Damai 2019

Targethukumonline. Kudus - Dalam  rangka jelang pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk, ratusan elemen masyarakat Kudus yang terdiri dari Polres, Kodim 0722, Dinas Perhubungan, Satpol PP, unsur penyelenggara pemilu, relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus, dan sejumlah ormas mengikuti apel kebangsaan di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus.

Sejumlah elemen masyarakat Kudus deklarasi pemilu damai 2019.

Apel dipimpin langsung oleh Bupati Kudus Ir. H. Muhammad Tamzil dengan didampingi Kapolres dan Dandim 0722 Kudus, Sabtu tgl (09/03/19).

Dalam acara yang digelar kali ini Bupati  menjelaskan,”bahwa apel kebangsaan sebagai bentuk kesiapan dari Pemkab, TNI dan Polri maupun masyarakat Kudus untuk tetap menjaga situasi yang kondusif di wilayah itu.

Di mana, sebagai penyelenggara pemerintahan pihaknya berkomitmen untuk tetap menjaga netralitas, demikian juga TNI dan Polri.

Dalam sambutan  intinya, Bupati menambahkan, tahun 2019 ini merupakan tahun politik yang harus disikapi dengan baik, semua kalangan harus berperan dalam menjaga kondusifitas daerah.

“ Jelang pelaksanaan pemilu, kami harap Kabupaten Kudus bisa tetap kondusif. Semua pihak kami harapkan dapat melaksanakan peran dan kontribusinya sesuai peran masing-masing,” himbaunya.

Dalam apel ini, ada empat butir deklarasi yang dibacakan, di antaranya tetap mempertahankan Pancasila, UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika dalam bingkai NKRI, tidak suka berita hoax, fitnah dan adu domba yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan.

Sementara Kapolres Kudus AKBP Saptono,S.I.K.,M.H menyatakan,” Apel Kebangsaan ini digelar dalam rangka untuk mewujudkan pelaksanaan Pemilu 2019 yang aman,damai dan sejuk.

“Sejumlah elemen masyarakat sepakat dalam apel kebangsaan ini, mendeklarasikan Pemilu 2019 yang aman, damai, dan sejuk.“Sejumlah elemen masyarakat sepakat dalam apel kebangsaan ini, mendeklarasikan Pemilu 2019 yang aman,damai, dan sejuk,” ujarnya.

Selain deklarasi pemilu damai, juga dilakukan deklarasi tolak politisasi tempat ibadah yang dilakukan sejumlah tokoh agama yang dipimpin oleh Ketua “Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kudus”, KH Ihsan. 

Kegiatan apel kebangsaan dilanjutkan dengan simulasi sistem pengamanan kota (sispamkota) yang menggambarkan kondisi kabupaten Kudus jelang pemilu 2019, di mana pihak Polres Kudus mendapati adanya politik uang dan perusuh yang membuat situasi wilayah Kudus tidak aman.

Momentum apel kebangsaan ini diharapkan dapat memperkokoh semangat kebersamaan persatuan dan kesatuan bagi seluruh pihak dan lapisan masyarakat di Kabupaten Kudus. ($.diman)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive