Senin, 11 Maret 2019

Ponpes Mampu Menjadi Salah Satu Penopang Kekuatan Perekonomian

Targethukumonline. Pati - Keberadaan Pondok Pesantren (Ponpes) di Jawa Tengah yang mencapai 4.759 dan jumlah santri mencapai kurang lebih 600 ribu orang, akan menjadi kekuatan ekonomi Indonesia, khususnya di Jawa Tengah sendiri.

Gus Taj Yasin ; Ponpes mampu menjadi penggerak perekonomian Bangsa.

Bahkan, pengembangan ekonomi berbasis Ponpes bakal ikut andil dalam pengentasan kemiskinan di Jateng.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen saat memberikan sambutan pada sarasehan bertema "Pendidikan dan perekonomian Modern dalam Perspektif Islam dan Rahmatan Lil Alami," di Markas Yayasan Tirto Buwono, Desa Tlutup, Kecamatan Trangkil, Pati, Jumat (08/03/19).

"Salah satunya adanya program ekonomi pondok pesantren (Ekotren) yang mencangkup berbagai bidang usaha, akan meningkatkan ekonomi Ponpes sekaligus kemandirian santri dalam berwirausaha, mengentaskan kemiskinan, dan mensejahterakan masyarakat," ujarnya.

Utamanya kegiatan yang berbasis online saat ini mampu menjadi alternatif wirausaha yang mandiri, baik secara individu maupun claster kelompok, meskipun daya saing saat ini begitu ketat namun masih terbuka kesempatan yang sama apalagi kekuatan anak muda di Indonesia begitu dominan.

Usaha aplikasi secara online begitu menguasai pangsa pasar saat ini, begitu juga harapan saat ini kampus atau sekolah/ponpes menjadi basis alternatif dengan munculnya para pengusaha atau wirausaha online yang begitu gencar dengan produk produk yang terupdate sekarang ini. ($.boy)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive