Selasa, 05 Maret 2019

Usai Peringati Hari Jadi ke 293 Bupati Grobogan Ziarah ke Makam Leluhur

Targethukumonline. Grobogan -Rangkaian kegiatan Hari Jadi Grobogan ke 293 masih berlanjut, hingga hari senin kemarin, kegiatan selanjutnya bupati Grobogan menyambangi para leluhur untuk mendoakan, dan sekaligus memperingati Hari Jadi ke-69 Satpol PP dan Hari Jadi ke-100 Pemadam Kebakaran (Damkar).  

Ziarah Bupati Grobogan dan rombongan di makam para leluhur.

Upacara peringatan hari jadi di Alun-alun Purwodadi pada Senin pagi pukul 08.00 WIB tanggal (04/04/19).

Sebagai pemimpin upacara Kapten Arh. Andi A’an Kunaifi dari Kodim 0717 Purwodadi, sementara di pendapa kabupaten dilaksanakan prosesi penyerahan lambang daerah.

Prosesi penyerahan dilakukan dari Bupati Grobogan Sri Sumarni kepada Ketua DPRD Grobogan Agus Siswanto, selanjutnya diserahkan kepada pasukan pembawa pataka lambang daerah.

Lebih sakral lagi, dibacakan sejarah singkat Grobogan yaitu tentang pusat kerajaan Medang Kamulan yang berada di wilayah Banjerejo kecamatan Gabus, Grobogan.

Kemudian muncul kerajaan-kerajaan di Jawa, seperti Kahuripan, Kediri, Singosari, Majapahit, Demak, Pati, Mataram, hingga Nusantara mengalami penjajahan.

Diceritakan pula tokoh-tokoh bersejarah dari Grobogan, seperti Aji Saka, Ki Ageng Tarub, Ki Ageng Selo, dan Ki Ageng Getas Pendowo.

Dan tempat leluhur inilah yang dikunjungi oleh Bupati dan seluruh jajarannya sebagai ungkapan rasa terima kasih dan memberikan penghormatan para leluhur sebagai  seorang pejuang yang membangun sejarah Grobogan.

Juga dikisahkan tentang Ki Ageng Selo yang terkenal dengan pepali-nya, yang menginspirasi para tokoh sesudahnya dalam perilaku kepemimpinan.

Antara lain Sultan Hadiwijaya, Panembahan Senopati, Sultan Agung, Pakubuwono, Prabu Mangkurat, Hamengkubuono I, dan Yosodipuro, seorang pujangga Kasunanan Surakarta.

Setelah pembacaan sejarah singkat, Bupati Grobogan Sri Sumarni sebagai irup upacara mengajak semua masyarakat dan jajarannya  mendoakan para pendahulu yang berjuang membangun Grobogan.

Beliau juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang menciptakan situasi atau suasana kondusif selama ini, sehingga muncul rasa aman, nyaman, dan bangga sebagai warga Grobogan.

”Pembangunan di segala bidang terus kami galakkan, termasuk penataan kota, alhamdulillah atas kerja sama yang baik, Grobogan menerima berbagai penghargaan, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ucapnya.

Usai upacara, rangkaian acara dilanjutkan dengan ziarah bersama rombongan ke makam leluhur, ada empat makam leluhur yang diziarahi, yaitu makam Ki Ageng Selo, Ki Ageng Tarub, Ki Ageng Getas, dan Adipati Puger.

Rombongan Bupati Grobogan Sri Sumarni menziarahi makam Ki Ageng Tarub dan Ki Ageng Selo melainkan tokoh-tokoh ini merupakan tokoh penting dalam sejarah Grobogan.

Masyarakat menyambut kedatangan bupati dengan antusias, para siswa-siswa SD berjajar membentuk pagar betis di jalan memasuki area Makam Ki Ageng Tarub, acara ini juga dihadiri kepala desa se-Kecamatan Tawangharjo, guru-guru, pengurus makam, dan masyarakat.

Dalam kesempatannya di dalam makam Bupati memberikan sambutannya” inilah rangkaian kegiatan kita bersama masyarakat   untuk selalu nguri-uri budaya dan menghormati para pendahulu kita yang telah berjuang membangun sejarah Grobogan”.

Semoga beliau-beliau diterima oleh Allah sebagai insan terbaik,” ungkap Sri Sumarni.

Prosesi ziarah juga diisi dengan bancaan, berdoa, potong tumpeng, dan makan bersama, rombongan kemudian melanjutkan ziarah ke Makam Ki Ageng Selo.

Lokasinya tak jauh dari makam Ki Ageng Tarub, tak kalah antusias masyarakat sekitar juga menyambut meriah kedatangan rombongan.

Selain pagar betis para siswa, juga disambut tabuhan rebana ketika hendak memasuki area pemakaman.

Selain rombongan Bupati, ada juga rombongan ketua DPRD Grobogan yang ziarah di Makam Ki Ageng Tarub, setelah rombongan selesai semua, kemudian menuju pendapa kabupaten untuk beramah tamah dan menyerahakan bantuan sosial. ($.diman)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive