Senin, 01 April 2019

Bupati Grobogan Lantik 222 Kades Terpilih Dalam Pilkades Serentak Tahap I

Targethukumonline. Pati - Pendapa Kabupaten Grobogan menjadi saksi tempat dilantiknya 222 kepala desa se Kabupaten Grobogan. Para kades yang dilantik ini merupakan kades terpilih yang dinyatakan dalam Pilkades serentak 22 November 2018 silam.

222 Kades Grobogan dilantik oleh Bupati Sri Sumarni.

Bupati Grobogan Sri Sumarni melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan kepala desa (kades) periode 2019-2025 di pendapa kabupaten. 

Acara pelantikan juga dihadiri para pimpinan FKPD dan camat se-Kabupaten Grobogan.

Sebanyak 222 kades terpilih gelombang satu periode 2019-2025 dilantik Bupati Grobogan Sri Sumarni di Pendapa kabupaten.

Dari data yang diperoleh, 222 kepala desa yang dilantik ini separuhnya merupakan petahana dan 111 merupakan kepala desa baru, 22 orang di antaranya merupakan kades perempuan.

Di hadapan Bupati Grobogan dan disaksikan jajaran FKPD serta camat se-Kabupaten Grobogan, para kades ini dilantik dan diambil sumpah jabatannya.

Dalam sambutannya, Bupati Sri Sumarni meminta kepada seluruh kades yang baru saja dilantik ini supaya bekerja dengan sungguh-sungguh.

Menurut dia, banyak tugas dan pekerjaan yang mesti dipersiapkan atau diselesaikan secepatnya.

“Dalam waktu dekat akan ada pelaksanaan Pemilu, saya meminta semua kades ikut menyukseskan penyelenggaraan pesta demokrasi ini dengan mendorong warganya menggunakan hak pilihnya,” imbau Bupati.

Di samping itu, masih kata bupati, meminta semua kades selalu memperhatikan aspirasi masyarakat dan berupaya keras untuk memajukan desanya.

Para kades juga dituntut agar kreatif dan inovatif sesuai dengan potensi desanya masing-masing.

Sebagai kades baru, bupati meminta segera merealisasikan pelaksanaan APBDes tahun 2019, sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam menjalankan tugas, para kades juga memfungsikan potensi perangkat desa dan lembaga desa sesuai dengan kewenangan yang ada, sehingga harmonis, yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Menurut Bupati, pesta demokrasi yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019 merupakan momen penting bagi masyarakat Indonesia dalam memilih pemimpin.

Tidak hanya memilih Presiden, tetapi juga wakil rakyat di tingkat kabupaten, provinsi, pusat dan DPD.
Agar pemimpin di tingkat desa harus ikut agar pesta demokrasi ini bisa berhasil, aman dan lancar.

"Kepada semua masyarakat yang memiliki hak pilih, saya meminta untuk datang ke TPS, gunakan hak pilih dengan cerdas.

Pilih pimpinan yang benar-benar amanah dan dapat dipercaya, dengan membuktikan-verifikasi nyata dan tidak menjanjikan, akan membawa masyarakat menjadi lebih sejahtera," ” pinta bupati.

“Saya juga berharap kepada para pendamping kades agar turut mendukung dan memerankan fungsi dengan baik-didukung.

Khusus untuk para istri kades adalah penggerak motor PKK di desa.

Berdayakan kader yang harus ada, yang akhirnya mencapai sukses tugas-tugas suami saudara sebagai kades, ”pinta bupati. 

“Sejak pelantikan hari ini, maka saudara-saudara telah secara sah sebagai kepala desa yang melekat dengan segala tugas, wewenang, kewajiban dan haknya, untuk masa jabatan selama enam tahun kedepan,” terang bupati mengakhiri.

Sementara Kabag Pemdes Setda Grobogan Mundakir Walad juga menyampaikan,” pengucapan sumpah janji dan pelantikan kepala desa masa jabatan 2019-2025 dilakukan serentak gelombang satu sebanyak 222 kepala desa terpilih dilantik secara langsung oleh bupati.

Usai pelantikan, mereka akan menandatangani pakta integritas dan dilanjutkan penyematan pangkat tanda jabatan oleh bupati.

”Usai pelantikan, kades terpilih akan mendapatkan SK jadi Kepala Desa. 

Mereka langsung bisa bekerja sesuai dengan mendapatkan SK Kepala Desa,” kata Mundakir.

Mudakir menambahkan, selama prosesi acara pelantikan, tamu undangan yang diperbolehkan masuk adalah Kepala Desa terpilih beserta istri, Ketua BPD Desa setempat dan Muspika masing-masing Kecamatan.

Selain itu, warga yang menghantar akan menunggu di luar gerbang pendapa. Sebab, kades terpilih yang dilantik ada ratusan.

”Untuk masa jabatan kades enam tahun. Hasil dari pemilihan Kepala Desa tidak ada yang mundur, sakit atau meninggal dunia.

Kades yang terpilih adalah pemenang dari Pilkades yang digelar pada September tahun 2018 lalu,” pungkasnya. ($.diman)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive