Sabtu, 31 Agustus 2019

Haul Nyai Ageng Ngerang Refleksi di Tahun Baru Hijriyah

Targethukumonline. Pati - Bertepatan menjelang satu suro, Haul Nyai Ageng Ngerang salah satu wali yang menyebarkan agama Islam di pesisir jawa bagian utara khususnya di kafipkadi Pati dan sekitarnya, Bupati Beberkan Harapannya di Tahun Baru Hijriyah, (01/09/19).

Gema satu Suro bertepatan dengan haul nyai Ageng Ngerang.

Bupati Pati Haryanto hari ini menghadiri Kirab Luwur Haul Nyai Ageng Ngerang di Desa Tambakromo, Kecamatan Tambakromo.

Turut hadir dalam acara tersebut Camat Tambakromo, Kapolsek Tambakromo, Danramil Tambakromo dan Forkopimcam Tambakromo.

Peringatan Haul Nyai Ageng Ngerang selalu mengingatkan kepada kita pada pergantian tahun baru Hijriyah.

Karena pada pergantian tahun tersebut kita selalu mengingat leluhur kita atau sesepuh yang dulu pernah berjasa dalam rangka mengembangkan syiar agama", terang Haryanto.

Bupati pun berharap pergantian tahun baru Hijriyah dapat menjadi momentum yang baik untuk merekatkan kebersamaan antara masyarakat, tokoh agama, ulama dan berbagai pihak.

"Karena saya yakin peringatan yang guyub rukun gotong-royong ini dapat membuahkan semangat dan keberkahan bersama", imbuhnya.

Tak lupa Bupati mendoakan warga Tambakromo dan Kabupaten Pati agar diberikan keberkahan, kesehatan, keselamatan, kemuliaan dan kesejahteraan.

"Kemudian kita memohon kepada Allah SWT, mudah-mudahan tahun baru ini kita diberikan yang lebih baik dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Yang lalu biarlah menjadi kenangan dan untuk masa yang akan datang mari kita bina, bimbing dan rawat bersama-sama", jelasnya.

Sebagaimana tema peringatan Hari jadi yang ke-696, Nyawiji Mbangun Pati kang Mukti, ke depan Bupati ingin mengajak masyarakat untuk bersatu membangun Pati yang mulia, maju, makmur, dan sejahtera.

"Dan budaya yang semacam ini tidak bisa kita tinggalkan karena ini adalah sebagai wujud peran serta masyarakat dalam melestarikan budaya yang sudah ada.

"Karena seni budaya juga bisa menyatukan kita", pungkasnya. (ROI)
Share:

Jumat, 30 Agustus 2019

Presiden Jokowi : Saya Percaya Warga Papua Cinta Damai

Targethukumonline. Jakarta - Presiden Joko Widodo memerintahkan agar situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan Papua Barat untuk dijaga dan segera dipulihkan.

Semua pihak agar dapat mengendalikan diri untuk pemulihan di Papua.

Dalam kaitannya dengan itu, Presiden menggarisbawahi bahwa seluruh warga negara Indonesia, tanpa terkecuali, berhak mendapat perlindungan dan dijaga martabatnya.

Hal itu disampaikan Presiden kepada jajaran terkait saat memimpin rapat terbatas di Istana Merdeka pada Jumat, 30 Agustus 2019, untuk membahas penanganan situasi keamanan di Papua dan Papua Barat.

"Saya perintahkan agar situasi keamanan dan ketertiban di Papua dan Papua Barat juga dijaga dan segera dipulihkan.

Semua warga negara tanpa kecuali, semuanya, harus dilindungi dan dijaga harkat dan martabatnya," ujar Presiden.

Pemulihan tersebut juga mencakup perbaikan terhadap kerusakan sejumlah fasilitas umum selepas aksi unjuk rasa di Papua dan Papua Barat. 

Presiden berharap agar aktivitas perekonomian, pendidikan, dan pelayanan publik dapat kembali berjalan seperti sediakala.

Selain itu, Presiden Joko Widodo meminta aparat keamanan untuk menindak tegas pelaku perusakan dan provokasi yang mengakibatkan suasana menjadi tidak kondusif. 

Ia mengatakan bahwa pemerintah tidak akan memberi toleransi terhadap tindakan anarkistis di Bumi Cenderawasih.

"Tidak ada toleransi pada perusuh dan pelaku tindakan-tindakan anarkistis. 

Saya juga, saya ulang lagi, memerintahkan kepada aparat keamanan untuk bertindak secara tegas kepada siapapun yang melakukan tindakan rasialis dalam bentuk apapun," Presiden menegaskan.

Presiden sendiri telah menerima laporan bahwa tindakan hukum telah diambil baik kepada oknum sipil maupun militer tanpa terkecuali yang melakukan tindakan-tindakan sebagaimana yang telah disebutkan.

Lebih jauh, dirinya meyakini bahwa masyarakat Papua dan Papua Barat adalah masyarakat yang cinta akan kedamaian. 

Presiden berharap agar Tanah Papua senantiasa menjadi wilayah yang damai.

"Saya percaya bahwa warga di Papua adalah warga yang cinta damai, cinta kepada bangsa dan negara," tuturnya.

Untuk diketahui, rapat terbatas tersebut digelar seusai Presiden melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah.

Jajaran terkait yang hadir dalam kesempatan itu ialah Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Badan Intelijen Negara Budi Gunawan, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (ROI)
Share:

Dr. H Endar Susilo SH MH Secara Aklamasi Terpilih Kembali Menjadi Ketua MPC Pemuda Pancasila Kab. Semarang

Targethukumonline. Semarang - Musyawarah Cabang II (MUSCAB II) Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Semarang yang di gelar hari Jumat siang, 30 Agustus 2019.

Dr. H Endar Susilo SH MH terpilih kembali menjadi ketua Pemuda Pancasila Kab. Semarang.

Kegiatan dilaksanakan Sekretariat MPC PP kabupaten Semarang menghasilkan keputusan memilih kembali DR H. Endar Susilo SH MH menjadi Ketua MPC PP kabupaten Semarang masa bakti 2019 - 2023.

Pelaksanaan MUSCAB II berjalan dengan lancar dan aman, di laksanakan oleh OS dan SC yang di tunjuk oleh MPC PP kabupaten Semarang.

Kuji Yanto SH M.Kn memimpin sidang Muscab dengan lancar di mulai dari rapat Pleno 1, pembacaan tata tertib dalam Muscab sampai Pleno V, dan di ikuti oleh peserta Muscab yang terdiri 16 Ketua PAC, Unsur Pengurus MPC, team Pengawas dan Peninjau.

Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) kab. Semarang Haris Pranowo yang hadir dalam acara tersebut dalam sambutan  menyampaikan "Kami dari Kesbangpol berharap Muscab nanti di laksanakan dengan tertib dan aman serta menjunjung tinggi musyawarah untuk mufakat.

Siapapun yang terpilih nanti menjadi Ketua MPC PP kabupaten Semarang harus bisa mempersatukan seluruh Anggotanya dan apabila terjadi suatu masalah internal PP harus di kembalikan kepada AD/ART Organisasi dan saya juga berharap PP di Kabupaten Semarang bisa bersinergi dengan pemerintah, TNI dan Polri."

Haris juga menambahkan bahwa di Kabupaten Semarang terdaftar di Kesbangpol ada 167 ormas yang aktif maupun tidak aktif. 

Salah satu Ormas yang besar menurut Haris adalah Ormas Pemuda Pancasila
Endar Susilo dalam sambutannya setelah terpilih kembali menjadi Ketua MPC PP kabupaten Semarang menyampaikan ucapan terimakasih kepada 16 PAC yang telah mempercayainya menjadi Ketua MPC PP kabupaten Semarang.

Saya berjanji akan membawa Pemuda Pancasila di Kabupaten Semarang menjadi lebih baik dari sebelumnya, menjaga persatuan dan kesatuan baik antara anggota PP maupun dengan Ormas lainnya serta mengabdikan Ormas yang saya pimpin  untuk masyarakat, pemerintah, bangsa dan negara Republik Indonesia," tambah Endar.

Peserta Muscab, tamu undangan dan team keamanan PP yang mengikuti Muscab jumlahnya tidak lebih dari 250 Orang, karena panitia membatasi setiap PAC hanya boleh membawa Anggota 10 yang terdari 1 ketua,3 pengurus yang di perbolehkan masuk di ruangan sidang dan 6 orang Koti. (Abrori)
Share:

Kamis, 29 Agustus 2019

Bupati Haryanto : Berani Muscab Pemuda Pancasila Organisasi Yang Sehat

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto, menghadiri Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-V Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Pati di Ruang Pragolo Setda Kabupaten Pati, (30/08/19).

Muscab PP kabupaten Pati berlangsung sangat dinamis.

Turut hadir Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Much Sholihin, Kabag Bin OPS Polres Pati Iptu Mulyono, Kepala Kesbangpol Kab Pati Susanto, dan Wakil Ketua MPW Prov Jateng Iwan Leksono, SH.

Bupati Pati Haryanto mengatakan penyelenggaraan Muscab tersebut menandakan bahwa Pemuda Pancasila Kabupaten Pati merupakan organisasi yang benar-benar sehat dan meyakini seluruh lini dalam organisasi Pemuda Pancasila telah berjalan sebagaimana mestinya.

"Kalau tidak berani menyelenggarakan Muscab artinya pimpinan organisasi punya kekhawatiran. Ada tiga kemungkinan. 

Pertama biasanya khawatir takut diganti. Kedua khawatir dituntut memberi pertanggungjawaban dan yang ketiga organisasinya tidak pernah berkecimpung dalam gerakan yang ada di masyarakat", ujarnya.

Haryanto menyebut bekerjasama dengan pemerintah daerah, Pemuda Pancasila selama ini telah  banyak berkiprah di masyarakat.

"Jadi bukan hanya mendatangi upacara atau apel kegiatan tertentu melainkan juga banyak berperan memberikan pemahaman kepada masyarakat", imbuhnya.

Bupati Pati Haryanto berharap Pemuda Pancasila dapat selalu berada di garda terdepan dalam rangka menjaga Pancasila sebagai ideologi pemersatu bangsa.

"Terkait pergantian kepengurusan hal ini harus disadari bersama sebagai kebutuhan akan regenerasi. 

Tujuannya agar organisasi tetap hidup dan dinamis", imbuhnya.

Terkait Muscab pergantian pengurus yang terjadi di beberapa daerah, menurut Bupati, itu lebih karena ada yang membawa kepentingan pribadi.

"Di beberapa daerah ada pihak yang membawa misi tertentu. 

Dia tidak ingin membesarkan organisasi melainkan hanya ingin menjadikan organisasi sebagai sarana bagi kepentingan pribadinya. 

Ia pun meyakini persoalan semacam itu tidak ada di Pemuda Pancasila Kabupaten Pati", lanjutnya.

Menurut Haryanto, jika tujuannya adalah membesarkan organisasi demi kepentingan masyarakat luas, maka takkan ada persoalan.

"Di bawah kepengurusan siapa pun yang namanya Pemuda Pancasila akan tetap eksis", tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Haryanto menerima amanat untuk menjabat dalam Majelis Pertimbangan Organisasi Pemuda Pancasila. 

Menurutnya, selaku orangtua, ia tentu tidak bisa menolak mandat dan kepercayaan yang diberikan padanya.

"Saya tentu tidak bisa menolak sebab majelis pertimbangan organisasi itu kan tugasnya memberi pertimbangan, saran, dan masukan demi kebaikan bersama", terang Bupati.

Haryanto juga memuji Ahmadi yang telah membawa organisasi dengan baik, menurutnya, semenjak kepemimpinan Ahmadi Pemuda Pancasila semakin solid.

Dan pada akhirnya Ahmadi, dalam Muscab tersebut memang terpilih kembali sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Pati Periode 2019-2023. (ROI)
Share:

Danyonarmed 11 Kostrad Gelar Acara Silahturahmi Dengan Wartawan

Targethukumonline. Magelang - Disela-sela kegiatan Satuan, Danyonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad Letkol Arm Asep Ridwan, S.H., M.Han berkesempatan untuk bersilaturahmi dengan wartawan baik media cetak, elektronik maupun online yang ada di Kota Magelang Jawa tengah yang bertempat di ruang transit Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad Gelangan Kota Magelang, Kamis tgl (27/08/2019).

Sinergitas TNI dan wartawan (IPJT), bersama membangun negeri.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Bapak Trasno Winarto selaku Ketua PWO (Perkumpulan Wartawan Online) dan  Bapak Moh. Safik selaku Sekber IPJT (Insan Pers Jawa Tengah) Magelang Raya turut memberikan pengalaman dan masukan kepada seluruh wartawan dan anggota yang hadir di tempat.

Danyonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad Letkol Arm Asep Ridwan, S.H., M.Han pada kesempatan tersebut, memaparkan pengalaman penugasan selama bertugas di TNI Angkatan Udara khususnya di Satuan Kostrad, kemudian Danyonarmed 11 menyampaikan bahwa pertemuan ini diagendakan untuk menjalin sinergitas dengan wartawan baik media cetak, elektronik maupun online yang ada di Kota Magelang dengan Satuan Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad.

"Harapan saya akan terwujud silaturahmi yang baik dalam membangun kerjasama yang baik khususnya dalam hal publikasi dengan memberitakan kegiatan yang ada di Satuan Yonarmed 11/76/GG/1/2. Kostrad", ujar Danyon.

Sementara itu, Bapak Trasno Winarto selaku Ketua PWO (Perkumpulan Wartawan Online) mengatakan "saya mengharapkan pertemuan kali ini bisa semakin mempererat tali silaturahmi wartawan dengan Yonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad serta menjadi mitra yang tetap bersinergi. Hubungan kami dengan Satuan ini sudah baik, apalagi dengan Danyonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad sudah pasti mendapat informasi kalau ada kegiatan di Satuan tersebut", ungkapnya.

Kegiatan ini merupakan suatu kebijakan dari Panglima Divif 2 Kostrad Mayjen TNI Tri Yuniarto, S.A.P, M.Si, M.Tr (Han) yang disampaikan kepada Letkol Arm Didik Harmono, S.E Selaku Danmenarmed 1/PY/2 Kostrad Kepada seluruh Jajarannya, bahwa kegiatan silaturahmi sangat penting demi terjalinnya simbiosis mutualisme atau hubungan yang saling membutuhkan, sehingga akan membentuk persepsi sama khususnya dalam mempublikasikan kegiatan yang ada di Satuan.

Dikesempatan tersebut, Danyonarmed 11/76/GG/1/2 Kostrad memberikan secara simbolis Buku sejarah tentang TNI tepatnya Satuan Kostrad, kepada para wartawan yang hadir pada kegiatan tersebut. (Abrori)
Share:

Jelang Muscab II PP Kabupaten Semarang, Masih Satu Bakal Calon Yang Mendaftar Menjadi Ketua MPC PP

Targethukumonline. Semarang - Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) kabupaten Semarang siap menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) II PP, Jumat tgl (30/08/19).

Dr. H Endar Susilo SH. MH Dok/TH/

Acara digelar di Sekretariat MPC PP kabupaten Semarang, Tegalrejo RT 05 / RW 03 kecamatan Bawen Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah.

Ketua MPC PP Kabupaten Semarang, Dr H Endar Susilo SH MH menyampaikan, bahwa dalam Muscab II PP ini akan dihadiri tidak kurang 300 peserta dan tamu.

Diantaranya Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Jateng, Majelis Pertimbangan Organisasi (MPO) PP tingkat cabang, Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kabupaten Semarang, Pimpinan Anak Cabang (PAC) PP dari 19 kecamatan di Kabupaten Semarang.

Kemudian, lembaga atau badan tingkat cabang, para peninjau, Forkompinda Kabupaten Semarang  serta perwakilan kader PP di Kabupaten Semarang.

"Dalam Muscab II PP kabupaten Semarang ini materi yang akan di sampaikan dan di bahas adalah pertanggungjawaban pengurus MPC PP kabupaten Semarang yang lama dan pemilihan Ketua MPC PP yang baru serta Program Kerja PP MPC Kab Semarang empat tahun kedepan.

Harapannya, dalam Muscab II PP ini benar-benar dapat diselenggarakan sesuai dengan rencana," kata Endar Susilo didampingi Ketua Panitia MUSCAB II Kuji Yanto SM MKn kepada wartawan, Kamis tgl (29/08/19).

Ditambahkan, bahwa hingga sehari sebelum pelaksanaan Muscab II PP kabupaten Semarang belum ada bakal calon lain yang mendaftarkan menjadi calon Ketua MPC periode 2019 - 2023 dari Kepengurusan MPC Kab. Semarang. 

Baru satu kandidat calon yang mendaftar yaitu Dr. H Endar Susilo SH MH.

Diharapkan saat pelaksanaan Muscab II PP besuk, akan muncul tokoh-tokoh pemuda di kabupaten Semarang yang mendaftar untuk menjadi Ketua MPC PP kabupaten Semarang.

"Kami berharap mendekati pelaksanaan Muscab II PP besuk, akan muncul kandidat lain selain Pak Endar," keterangan dari Kuji Yanto ketua Panitia Muscab.

Di sampaikan juga oleh Kuji Yanto bahwa Muscab besuk merupakan amanah dari RAKORNAS Majelis Pimpinan Nasional Ormas Pemuda Pancasila, bahwa setiap MPC PP harus menggelar Muscab PP paling akhir bulan Agustus 2019 ini yang nanti akan di lanjutkan dengan agenda Musyawarah Besar ( MUBES ) PP ," ujar Kujiyanto SH MKn.

Pantauan wartawan  di lokasi Muscab II PP Kabupaten Semarang, di Sekretariat MPC PP di Tegalrejo, Kecamatan Bawen, sejumlah panitia masih melaksanakan proses persiapan lokasi.

"Kami disini hanya menyiapkan tempatnya, untuk urusan yang lain kami kurang paham, silakan langsung konfirmasi ke ketua panitia," kata Anang Enta Nugroho, salah seorang panitia yang mempersiapkan muscab yang akan datang. (Abrori)
Share:

Rabu, 28 Agustus 2019

Bupati Haryanto Serahkan Bantuan Bencana Alam dan Sosial

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto hari ini menghadiri acara penyerahan bantuan bencana sosial dan bencana alam tahun 2019 di Ruang Pragolo Setda Kabupaten Pati.

Bupati Haryanto serahkan bantuan bencana & sosial.

Bantuan diserahkan secara simbolis oleh bupati dan dihadiri oleh Kepala Dinsos Kabupaten Pati, sejumlah camat, Kepala Desa, serta para penerima bantuan, Rabu tgl (28/08/19).

Dalam sambutanya bupati menyampaikan permohonan maafnya karena baru bisa menyerahkan bantuan dikarenakan proses pencairan yang membutuhkan waktu cukup lama.

"Memproses bantuan keuangan memang cukup lama, mencairkan 1 atau 20 bantuan prosesnya sama", terang Haryanto.

Kalaupun ada yang sudah dibangun, menurut Bupati, ini dapat dipakai untuk menyempurnakan.

"Yang belum dibangun nanti bisa dicarikan tambahan misalnya dari Baznas, PMI atau dari bantuan gotong royong masyarakat misalnya saat membangun digerakkan secara gotong-royong, atau sekedar menyediakan makanan untuk tukang.

Kalau dari PMI pasti sudah dapat semua, dengan minimal bantuan Rp 500 ribu", imbuhnya.
Semua orang Haryanto yakini pasti tidak ada yang mau terkena musibah. 

"Tetapi yang namanya malang tidak bisa ditolak, mujur tidak bisa diminta, itu sudah jadi suratan takdir dari Allah kita hanya bisa berdoa, itu namanya ujian," hibur Bupati.

Bupati menghimbau agar bila ada yang terkena musibah warga dapat saling bergotong-royong membantu.

"Pak Inggi dan Pak Camat saya yakin sekarang warga masyarakat kepedulian sosialnya cukup tinggi dibandingkan dulu. 

Sekarang, tetangganya kena musibah langsung datang membantu tanpa disuruh. 

Mohon maaf saya tidak bisa mendatangi seluruhnya secara langsung, tapi ini bentuk perhatian Pemda diserahkan secara kolektif", jelasnya.

Sementara itu dalam laporanya Kepala Dinsos Kabupaten Pati Soebawi mengatakan bantuan sosial ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk diberikan kepada korban musibah / bencana alam banjir, angin topan, tanah longsor, tersambar petir, gempa bumi dan kebakaran.

"Jumlah Penerima Dana Bantuan Sosial dan Bencana Alam Tahap Kedua Tahun 2019 meliputi bantuan akibat bencana alam untuk rumah semi permanen / permanen total sebesar Rp 49 juta untuk 3 rumah semi permanen dengan keterangan rusak berat (masing-masing Rp 4 juta), 2 rumah semi permanen dengan keterangan roboh (masing-masing Rp 7, 5 juta), 3 rumah permanen keterangan rusak berat (masing-masing Rp 4 juta) dan 1 rumah permanen keterangan roboh (Rp 10 juta).

Bantuan akibat kebakaran, lanjutnya, ada 3 rumah semi permanen sebesar Rp 22,5 juta yang terdiri dari 3 rumah semi permanen dengan keterangan hangus (masing-masing Rp 7, 5 juta). (ROI)
Share:

Banyak Pekerjaan Menanti, Bupati Haryanto Harapkan Kelengkapan DPRD Segera Terbentuk

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto, Selasa malam menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Pati dalam rangka Pengucapan Sumpah atau Janji Anggota DPRD Kabupaten Pati Masa Jabatan 2019 - 2024 yang di Ruang Paripurna DPRD Pati, (28/08/19).

Pelantikan anggota DPRD kabupaten Pati 2019 - 2024.

Para anggota DPRD ini dipilih berdasarkan hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 17 April 2019 yang ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati pada Sabtu 10 Agustus 2019.

Keputusan itu dipublikasikan melalui pengumuman bernomor 746/PL.02.7/3318/KPU-Kab/VIII/ 2019 dan ditanda tangani oleh Ketua KPU Kabupaten Pati.

Untuk hasil rekapitulasi jumlah perolehan kursi partai politik di DPRD Pati, PDI P mendapat 10 kursi, Partai Demokrat 6 kursi, PKB 6 kursi, Partai Gerindra 6 kursi, Partai Golkar 5 kursi, Partai Nasdem 5 kursi, PPP 5 kursi, PKS 3 kursi, Hanura 3 kursi, dan Perindo 1 kursi.

Bupati Pati Haryanto yang hadir di acara tersebut kemudian membacakan sambutan dari Gubernur Provinsi Jateng Ganjar Pranowo.

"Selamat atas dilantiknya anggota DPRD terpilih, dan terima kasih kepada anggota DPRD lama yang belum berkesempatan lolos di Pemilu kemarin", ujar Haryanto.

Menurut Bupati, pengabdian tidak terbatas hanya di anggota DPRD saja.

"Semoga bagi anggota DPRD yang belum terpilih lagi, dapat mengabdi kembali di lain waktu dan lain kesempatan, semoga selalu diberikan kesehatan", imbuhnya.

Haryanto pun berharap alat kelengkapan DPRD segera terbentuk mengingat telah banyak pekerjaan yang telah menanti. 

"Yaitu diantaranya ialah pembahasan APBD tahun 2020, agar kita tidak tertinggal", terangnya.

Bupati pun berpesan agar keluarga para anggota DPRD juga turut mendukung sebab anggota dewan memang sering tugas keluar daerah untuk studi banding atau kunjungan dalam rangka menambah ilmu maupun pengetahuan guna dapat diimplementasikan dalam perumusan kebijakan.

Sementara itu, Ali Badrudin yang terpilih menjadi ketua sementara DPRD Kabupaten Pati masa jabatan 2019 - 2024 mengucapkan terima kasihnya atas kontribusi masyarakat yang telah mengikuti pemilu 2019 lalu serta semua pihak yang telah berupaya maksimal demi terselenggaranya Pemilu yang aman damai dan kondusif.

"Terima kasih juga untuk Bupati Pati dan jajarannya, Wakil Bupati Pati, Sekda, Forkopimda serta dari jajaran keamanan yaitu Polres, TNI, Satpol PP dan seterusnya, yang telah maksimal dalam menjaga kondisi di Pati agar senantiasa kondusif selama Pemilu hingga saat ini", pungkasnya. (ROI)
Share:

Selasa, 27 Agustus 2019

Safin Apresiasi Program Bantuan Pendidikan Baznas Kabupaten Pati

Targethukumonline. Pati - Bantuan pendidikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pati sebesar 122 juta rupiah, dibagikan oleh Wakil Bupati Saiful Arifin di SMP Negeri 1 Tayu, Rabu (28/08/19).

Bantuan pendidikan sebagai bukti komitmen Baznas kab. Pati.

Bantuan pendidikan ini dibagikan di lima kecamatan eks Kawedanan Tayu dengan jumlah 61 sekolah. 

Mulai dari kecamatan Margoyoso 18 sekolah, kecamatan Gunungwungkal 7 sekolah, kecamatan Tayu 14 sekolah, kecamatan Cluwak 10 sekolah dan kecamatan Dukuhseti 12 sekolah. 

Penerima bantuan dari setiap sekolah sebanyak 5 siswa, sedangkan setiap siswa menerima beasiswa sebesar 400 ribu rupiah.

Dalam hal ini Wakil Bupati Saiful Arifin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Baznas Kabupaten Pati, yang telah meluncurkan Program Bantuan Pendidikan Baznas bagi siswa-siswi kurang mampu SMP/MTs negeri maupun swasta.

Menurut Wabup, kegiatan ini juga selaras dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Pati dalam mendukung program peningkatan pendidikan berkualitas, sehingga murid yang tidak mampu bisa layak mendapatkan pendidikan agar menjadi SDM yang bermutu.

"Kami berharap bantuan pendidikan tersebut dapat menjadi pemicu bagi para siswa, agar semakin giat belajar," tegas Wabup.

Safin meminta agar bantuan ini dimanfaatkan
seoptimal mungkin untuk mendukung pembiayaan pendidikan. 

Meski jumlahnya tidak terlalu besar, tapi setidaknya dapat sedikit memberikan keringanan dalam pembiayaan pendidikan. 

"Oleh karena itu, kami terus menunggu partisipasi dan dukungan dari berbagai pihak baik pemerintah, swasta maupun organisasi sosial untuk membantu pemenuhan kebutuhan pendidikan yang layak bagi siswa siswi yang kurang mampu di Kabupaten Pati," ujarnya.

Wakil Bupati Safin pun mengungkapkan, Program Bantuan Biaya Pendidikan
dari Baznas Kabupaten Pati pada tahun - tahun yang lalu telah berjalan dengan baik. 

Ia berharap tahun 2019 bisa lebih baik lagi dan semakin banyak penerima manfaat dari bantuan ini.

"Kepada para siswa siswi penerima bantuan agar tidak berkecil hati, tetap semangat, dan fokus belajar terus, karena yang terpenting adalah cita - cita dan masa depan kalian", imbaunya.

Bantuan ini merupakan bagian dari sumbangsih para ASN di lingkungan Kabupaten Pati yang disalurkan melalui Baznas. 

Dalam hal ini, setiap ASN juga ikut berpartisipasi meningkatkan Dana Baznas melalui potongan TPP sebesar 2,5 %. Disamping itu juga potongan gaji setiap bulan.

Dalam menyerahkan bantuan pendidikan Baznas  tersebut, Wakil Bupati Saiful Arifin didampingi Kepala Disdikbud Pati Winarto, beserta Wakil Ketua Baznas Kabupaten Pati Sutaji. (ROI)
Share:

Safin Hadiri Rakor Sistem Informasi Pelelangan Ikan

Targethukumonline. Pati - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) hari ini menghadiri Rapat Koordinasi Internal Pelaksanaan Penerapan Sistem Informasi Pelelangan Ikan TPI di Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pati.

Sistem informasi pelelangan ikan menjadi solusi tepat guna.

Rapat ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), dan Kabid P2 TPI Dwi Endang Subekti, Selasa tgl (27/08/19).

Rapat dilakukan guna mengkaji dan membahas kebijakan-kebijakan yang memberi kemanfaatan kepada masyarakat.

Wakil Bupati Safin dalam wawancara menyampaikan bahwa rapat ini sifatnya internal dan membahas terkait kesiapan infrastruktur, SDM, dan hal-hal terkait Iainnya.

"Perbaikan itu tidak hanya di luar, tetapi kita juga harus menyempurnakan dari dalam (internal-red). 

Alhamdulillah rapat berjalan terbuka dan teman-teman juga mempunyai pandangan yang baik dan akan terus kita dorong agar bisa lebih maksimal", jelasnya.

Pihaknya membahas juga tentang bagaimana  mengatur strategi  dalam menghadapi persaingan dengan TPI-TPI tetangga.

Ia pun berharap agar sistem ini dalam pelaksanaanya nanti bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat.

"Saya ingin tidak hanya PAD yang kita kejar, akan tetapi bagaimana melayani masyarakat, itu yang jauh lebih penting", pungkasnya. (ROI)
Share:

Senin, 26 Agustus 2019

Bupati Haryanto Minta Orangtua Bijak Dalam Penggunaan Dana Beasiswa

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto menghadiri acara penyerahan beasiswa berprestasi kepada para pelajar jenjang SD, MI, SMP/MTs di lingkungan eks Kawedanan Tayu, Juwana dan Jakenan, Senin tgl (26/08/19).

Penerimaan beasiswa seharusnya diikuti dengan prestasi di sekolah.

Acara yang bertempat di lapangan indoor SMP Negeri 1 Juwana ini dihadiri oleh ratusan siswa penerima beasiswa dan didampingi oleh para orang tua mereka.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Winarto mengatakan, beasiswa diperuntukkan bagi siswa yang akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

"Tujuan diberikannya beasiswa ini ialah guna memberikan apresiasi dan motivasi, bagi siswa yang berprestasi, selain itu, untuk memberi bantuan bagi anak - anak yang kurang mampu", ujarnya.

Ia menegaskan, beasiswa khusus bagi siswa kurang mampu dan berprestasi di sekolah negeri maupun swasta.

Winarto menyebutkan, besarnya beasiswa untuk siswa jenjang SD atau MI sebesar 1 juta per orang sedangkan untuk yang jenjang SMP atau MTs sebesar 1,5 juta.

Total penerima jenjang SD/MI sebanyak 1.382 siswa sedangkan jenjang SMP/MTs sebanyak 820 siswa.

Jadi total keseluruhan penerima 2.202 siswa dan total dana yang diberikan sebesar 2 miliar 612 juta.

"Pemberian beasiswa ini juga sebagai antisipasi agar anak - anak tidak putus sekolah", ungkapnya.

Sementara itu, usai penyerahan beasiswa kepada para siswa, Bupati Pati Haryanto sempat menghibur para penerima beasiswa yang hadi dengan bernyanyi.

Ia mengajak siswa agar berani untuk maju ke panggung dan bernyanyi bersama, lagu Indonesia Pusaka menjadi pilihan Bupati untuk menggelorakan cinta tanah air.

"Lagu ini kita nyanyikan agar kita maupun anak - anak selalu diingatkan dengan tanah air kita, yaitu Indonesia.

Sebab, mungkin banyak para siswa yang belum mengetahui perjuangan para pahlawan dahulu, betapa sulitnya menyatukan para generasi", ujarnya.

Terkait pemberian beasiswa ini, Bupati  memaparkan bahwa program beasiswa, tidak hanya tahun ini, namun sudah berkali - kali.

Ada yang lewat GNOTA, ada yang lewat Baznas, ada yang lewat CSR, serta sejumlah pihak maupun pegiat di bidang pendidikan.

"Ini sedikit membantu dalam rangka untuk meringankan beban, khususnya dalam kebutuhan sekolah.

Tadi ada juga yang sudah menerima beasiswa langsung diserahkan orang tua, tidak apa - apa asalkan orang tua pun menggunakan dana tersebut untuk kepentingan anaknya, jangan untuk kepentingan yang lain", tegasnya.

Jadi sekali lagi Bupati Haryanto menyampaikan kepada para siswa untuk senantiasa belajar. 

Bahkan banyak orang tua yang rela banting tulang sedemikian rupa agar kelak anaknya mulia dan sejahtera.

"Jangan patah semangat, belajar dan belajar, sebab kalau kalian pandai, orang tua tidak perlu susah payah menyekolahkan karena mendapat prestasi", tutupnya. (ROI)
Share:

Sabtu, 24 Agustus 2019

Majelis Dzikir Wujud Syukur Pemkab Pati Atas Segala Prestasi Selama Ini

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati yang diwakili oleh Wakil Bupati Pati Saiful Arifin hadir di acara majelis dzikir di halaman Setda Pati pada Sabtu malam, (25/08/19).

Wujud syukur kepada Allah SWT atas perjalanan Pemkab Pati sampai hari ini.

"Acara ini bukan hanya untuk saling bertatap muka namun diharapkan mampu menorehkan pesan dan kesan khusus untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT", jelas Wabup Safin.

Atas nama pemerintah Kabupaten Pati ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pati untuk berdoa agar Kabupaten Pati selalu dijauhkan dari mara bahaya bencana serta segala sesuatu yang dapat merusak akidah dan moral masyarakat.

"Semoga doa dan dzikir kita dikabulkan Allah SWT", harapnya.
Safin pun tak lupa mengingatkan bahwa sebagai hamba Allah, manusia hendaknya senantiasa berharap agar diselamatkan baik di dunia maupun di akhirat.

"Serta sebagai bangsa agar senantiasa berjuang sekuat tenaga untuk terus membangun Kabupaten Pati agar ke depan bisa lebih baik lagi", imbuhnya.

Dengan digelarnya majelis dzikir ini Safin berharap agar Kabupaten Pati dapat menjadi daerah yang maju, adil, sejahtera dan aman.

"Acara ini juga merupakan wujud syukur atas berbagai prestasi di berbagai bidang pembangunan yang telah diraih selama ini", lanjutnya.

Safin menyebut bahwa majelis dzikir ini juga merupakan bukti rasa syukur pada leluhur dengan berdoa bersama dengan tujuan kebersamaan menuju Persatuan NKRI.

"Semua ini dapat tercapai tentunya atas doa dari seluruh lapisan masyarakat. 

Untuk itu sekali lagi saya mengucapkan banyak terima kasih pada masyarakat yang selama ini telah mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam pembangunan Kabupaten Pati", lanjutnya.

Safin pun mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus meningkatkan kerja nyata dalam memasuki persaingan global.

"Sehingga kita dapat mempersiapkan diri untuk bersaing di seluruh sektor dengan daerah lainnya", imbuhnya.

Turut hadir dalam acara majelis dzikir tersebut, Bupati Pati, Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, para ulama dan umaro' Kabupaten Pati. (ROI)
Share:

Safin Buka Kompetisi Bola U-12 Mini Soccer

Targethukumonline. Pati - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin, Sabtu pagi membuka Kompetisi Bola U-12 Mini Soccer Se-Desa Gabus, di Lapangan Desa Gabus Kecamatan Gabus, (25/08/19).

Kompetisi sejak usia dini dalam menjaga bibit unggul kedepannya.

Wakil Bupati sangat berterima kasih pada penyelenggara karena di samping untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI yang ke-74, kegiatan ini juga amat bermanfaat untuk mencari bibit-bibit pemain sepak bola di Kabupaten Pati, khususnya yang ada di Gabus.

"Saya juga berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini tetapi mari kita hidupkan persepakbolaan di kabupaten Pati. 

Mari terus kita cari bibit-bibit yang unggul dan tunas-tunas muda yang bisa memberikan sumbangsih pemain untuk Kabupaten Pati", ujar Wabup yang juga merupakan Ketua Persipa tersebut.

Diakui Safin, kompetisi semacam ini sangat membantu pihaknya untuk melihat bibit-bibit unggul tersebut.

"Dan yang paling penting, olahraga tidak hanya tentang menang dan kalah. 

Olahraga juga mengajarkan soal sportivitas yang wajib kita junjung tinggi", imbuhnya.

Safin pun optimis, bila olahraga sepak bola digeluti secara serius justru akan menjadi mata pencaharian bagi anak muda yang berbakat.

"Banyak pemain Kabupaten Pati yang  sudah menjadi pemain profesional, dan mereka memperoleh pendapatan yang layak dari profesinya", lanjut Wabup.

Safin pun berharap kejuaraan seperti ini dapat ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya.

"Semoga ke depan akan bermunculan para pemain yang handal di tingkat nasional bahkan internasional yang berasal dari Kabupaten Pati", pungkasnya. (ROI)
Share:

Jumat, 23 Agustus 2019

Hadiri Istighosah, Bupati Haryanto Singgung Soal Papua

Targethukumonline. Pati - Kegiatan rutin istighotsah kembali digelar Kamis malam di Pendopo Kobupaten Pati, Jum'at tgl (23/08/19).

Mari kita guyup rukun jangan sampai terpecah belah.

Kegiatan doa bersama ini diikuti para Ulama’ dan Umaro’, Forkopimda, para pimpinan OPD, pimpinan Kemenag, FKUB, DPRD, TNI-Polri, dan perwakilan dari sejumlah Ormas Keagamaan dan Organisasi Wanita.

Dalam kegiatan yang rutin digelar dua bulan sekali tersebut, Bupati Haryanto menyinggung tentang masih banyaknya provokasi bernada rasis terhadap masyarakat Papua.

Hal ini menurutnya merupakan upaya memecah-belah bangsa, banyaknya provokasi yang bertebaran juga ia khawatirkan dapat memancing isu negatif.

"Kadang  kita ini mudah diadu domba karena pengaruh media sosial. Kita jangan sampai terpengaruh, mari tetap pertahankan kebersamaan, NKRI adalah harga mati," tegas Haryanto.

Menurut Bupati, di Pati sendiri juga ada warga asal Papua yang hidup damai berdampingan dengan masyarakat setempat.

"Warga keturunan Papua yang sekolah di Pati juga cukup banyak, di SMP dan SMA Kayen ada beberapa.

Tapi mereka sudah jadi keluarga di sini. Istrinya asli Papua suami dari sini atau sebaliknya," ungkapnya.

Haryanto mengajak masyarakat khususnya peserta istighosah untuk bersama-sama mendoakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Menurut Haryanto kegiatan istighosah rutin ini merupakan satu wujud senjata untuk melawan upaya pihak tertentu yang ingin merusak persatuan.

"Kegiatan kebersamaan semacam ini merupakan senjata kita sebagai tolak bala untuk melindungi kita dari upaya oknum yang hendak memecah belah bangsa.

Jangan dikira pertemuan semacam ini tidak bermakna," lanjut Haryanto.

Bupati juga mengingatkan kembali akan tema peringatan Hari Jadi Ke-696 Kabupaten Pati.
Ia menyebut, tema "Nyawiji Mbangun Pati kang Mukti" artinya bersama-sama bersatu membangun Pati yang sejahtera.

"Di sini kita bersatu padu, guyub. Jangan mau dipecah-belah," pungkasnya. (ROI)
Share:

Kamis, 22 Agustus 2019

Presiden Jokowi Serahkan 2.706 Sertifikat Tanah Untuk Masyarakat Kupang

Targethukumonline. Kupang - Dalam lawatan kunjungan setelah menghadiri muktamar PKB, hari ini melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Presiden Joko Widodo menyerahkan 2.706 sertifikat hak atas tanah kepada masyarakat.

2.706 sertifikat dibagikan kepada masyarakat NTT.

Acara penyerahan tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Kupang, Nusa Tenggara Timur, Jum'at tgl (23/08/19).

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi berpesan kepada seluruh penerima untuk menjaga sertifikat tanahnya dengan baik.
Secara khusus, ia meminta masyarakat untuk memfotokopi dan memberi bungkus plastik sertifikatnya.

“Karena kalau enggak diberi plastik ini juga, kadang-kadang kalau gentengnya bocor, kena air, sertifikat rusak. 

Ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki, namanya sertifikat, sekali lagi, ini adalah tanda bukti hak hukum atas tanah yang kita miliki,” ujar Presiden.

Di hadapan masyarakat yang berasal dari Kabupaten Kupang, Kota Kupang, dan Timor Tengah Selatan tersebut, Kepala Negara membeberkan alasan pentingnya sertifikat dimiliki oleh setiap masyarakat pemilik lahan.

Menurutnya, setiap ia berkunjung ke daerah, sengketa tanah dan lahan sangat sering dikeluhkan warga kepada dirinya.

“Ada tetangga dengan tetangga, ada masyarakat dengan perusahaan, masyarakat dengan pemerintah. 

Karena apa? Karena masyarakat tidak pegang yang namanya tanda bukti hak hukum atas tanah,” imbuhnya.

Presiden Jokowi juga berpesan agar masyarakat bersikap bijak dan teliti jika ingin menggunakan sertifikatnya sebagai agunan atau jaminan untuk meminjam uang ke bank.

“Saya titip, tolong kalau mau pinjam ke bank itu dihitung dulu, dikalkulasi dulu, bisa ngangsurnya enggak? Bisa nyicilnya enggak? Kalau enggak, jangan pinjam uang ke bank,” katanya.

Lebih lanjut, Kepala Negara berpesan agar masyarakat menggunakan seluruh uang hasil pinjaman dari bank tersebut untuk hal yang produktif, misalnya, untuk usaha pertanian, membuka toko, atau menambah modal usaha.

“Jadi saya titip kalau ada yang mau pinjam ke bank, dapat Rp 30 juta, gunakan seluruhnya untuk usaha. Jangan sampai dipakai untuk tadi, beli sepeda motor, atau beli yang lain, TV, nanti dulu,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga sempat memberikan kuis membacakan Pancasila kepada masyarakat yang hadir.

Tiga orang yang beruntung mendapatkan foto dengan Presiden Jokowi, berikut dengan hadiah sepeda.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam acara tersebut antara lain, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN Sofjan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Staf Khusus Presiden Gories Mere, Gubernur NTT Viktor Laiskodat, dan Bupati Kabupaten Kupang Korinus Masneno. (ROI)
Share:

Rabu, 21 Agustus 2019

Bupati Haryanto Ingatkan Kembali Urgensi Gerakan Nasional Orang Tua Asuh

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto hari ini menghadiri acara Penyerahan Bantuan Kepada Anak Asuh Tahun 2019 di Pendopo Kabupaten Pati.

Sebanyak 250 anak mendapatkan bantuan khusus sekolah.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Sekda Pati, Kepala Dinas Pendidikan, dan Forkopimda, (21/08/19).

Bupati Pati Haryanto mengatakan GN-OTA merupakan sebuah gerakan inisiatif dari masyarakat untuk menjaga agar anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan dasar sebagai landasan meraih masa depan yang baik.

Pendidikan Dasar, menurut Bupati menjadi fondasi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang menghadapi masa depan.

Secara nasional, lanjut Bupati, pemerintah Indonesia menetapkan wajib belajar pendidikan dasar 9 tahun sejak tahun 1996.

"Awal gerakan nasional orang tua asuh bertujuan untuk menggerakkan kesadaran masyarakat dalam mencapai tujuan pendidikan di Indonesia", imbuhnya.

Setiap tahun, imbuh Bupati, GNOTA memiliki target anak asuh yang akan dibantu.

"Dengan semakin bertambahnya anak asuh maka kita semakin gencar mengajak masyarakat untuk berpartisipasi menjadi orang tua asuh guna mencerdaskan anak Indonesia", terang Haryanto.

Orang tua ASUH, lanjut Bupati, dapat berperan dalam membantu menyediakan seragam sekolah, sepatu, buku, pena, pensil sekolah dan berbagai kebutuhan pribadi anak untuk bersekolah hingga anak asuh dapat lebih fokus belajar.

Kegiatan ini diharapkan bisa mengurangi beban orang tua si anak, yang umumnya dari keluarga tidak mampu.

"Ini merupakan tugas kita untuk memberikan mereka fondasi yang kuat demi masa depan mereka yang cerah dan menggaransi kelangsungan pendidikan dasar 9 tahun untuk mereka", imbuhnya.

Sehingga, lanjut Haryanto, bagi mereka yang dari keluarga tidak mampu dapat terus bersekolah dan menuntaskan pendidikan dasarnya.

"Kini saatnya bersama-sama membantu anak-anak di Kabupaten Pati khususnya untuk menuju masa depan yang cerah semoga bermanfaat dan dapat menjadi perhatian kita bersama", lanjutnya.

Sementara itu, Ketua GN-OTA Musus Indarnani, dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu program kerja GN-OTA Kabupaten Pati tahun 2019.

"Tujuannya untuk meringankan dan membantu anak asuh dari keluarga tidak mampu atau miskin yang masih duduk di bangku sekolah SD/MI/SMP MTS/ SMA /MA", terang Musus.

Selain itu juga untuk memberikan semangat dan motivasi pada anak-anak yang tidak mampu agar tidak putus sekolah dan agar kebutuhan akan perlengkapan sekolah anak asuh seperti alat tulis seragam sepatu tas dan dapat tercukupi.

Jenis bantuan yang akan diberikan kepada anak keluarga tidak mampu tahun 2019 terdiri atas Bantuan dari GN-OTA dan dari Baznas Kabupaten Pati.

Bantuan dari pengurus lembaga GN-OTA Kabupaten Pati sebanyak 205 orang, dengan rincian 125 anak asuh SD/MI masing-masing mendapatkan sebesar Rp 150 ribu per anak asuh, 60 anak asuh SMP/MTS masing-masing sebesar Rp 250 ribu per anak asuh, dan 20 anak asuh SMA/MA masing-masing sebesar 350 per anak asuh.

Sementara itu, bantuan dari baznas Kabupaten Pati diperuntukkan bagi 205 orang, yang terdiri atas 1.125 anak asuh SD/MI masing-masing sebesar Rp 150 ribu per anak asuh, 60 anak asuh SMP/MTS masing-masing sebesar Rp 200 ribu per anak asuh, serta 20 anak asuh SMA/MA masing-masing sebesar Rp 250 ribu per anak asuh.

"Adapun sumber anggaran penyerahan bantuan untuk anak asuh tahun 2019 bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah APBD Kabupaten Pati dan bantuan dari Baznas Kabupaten Pati", pungkas Musus. (ROI)
Share:

Selasa, 20 Agustus 2019

Ikuti Jalan Sehat Delapan Penjuru Mata Angin, Bupati Haryanto Berikan Kesannya Pada Kecamatan Juwana

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto berkesempatan hadir dalam acara Pasar Murah yang dilanjut dengan jalan sehat 8 penjuru mata angin yang terpusat di Kecamatan Juwana, Selasa tgl (20/08/19).

Jalan sehat delapan arah penjuru mata angin, menjadi puncak kegiatan HUT RI ke 74.

Acara ini digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 696 Pati dan peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan RI.

Acara tersebut telah digelar sejak Minggu kemarin dengan rangkaian acara lomba yaitu desaku berhias, donor darah dengan jumlah pendonor 105 orang, lomba yel-yel, malam tirakatan, lomba video desa, hiburan dan pentas seni.

Dan puncak acaranya ditutup dengan jalan sehat 8 penjuru mata angin yang diikuti oleh kurang lebih tiga ribu peserta.

Dalam sambutannya, Bupati Pati memberikan apresiasinya kepada segenap pihak yang telah berkontribusi demi terselenggaranya kegiatan ini.

Mulai dari ketua panitia, camat dan jajarannya, Muspika serta unsur - unsur lain yang telah berperan aktif.

"Saya sudah puluhan tahun bekerja di kecamatan Juwana. Orang Juwana itu simpel - simpel, namun ada hasil nyatanya", ujarnya.

Bupati pun memberi respon bahwa, masyarakat Juwana memang orang - orang yang berpendidikan.

Oleh karena itu, dalam pelaksanaan KKN oleh mahasiswa Undip selama 42 hari kemarin, wajar apabila para mahasiswa tidak terlalu banyak mengedukasi masyarakatnya.

"Juwana ini merupakan daerah penyangga ekonomi di Kabupaten Pati. Hal ini lantaran, banyak masyarakatnya yang makmur, sejahtera serta banyak pengusahanya", imbuhnya.

Selain itu, lanjut Bupati, masyarakat Juwana juga menerapkan hidup kreatif, dinamis serta tidak banyak problematika.

Semua ini lantaran orang - orang Juwana itu saling mengerti dan saling memahami antara satu dengan yang lain.

"Semoga masyarakat di kecamatan Juwana maupun di kabupaten Pati dapat terus bersatu hingga membuat Pati semakin maju. Sesuai dengan slogan, SDM Unggul Indonesia Maju", pungkasnya.

Sementara itu, Camat Juwana, Sugiono mengatakan bahwa, dalam menyelenggarakan kegiatan ini, pihaknya melibatkan semua unsur yang ada mulai dari ASN maupun Muspika di lingkup kecamatan Juwana, Polsek setempat, Koramil, Satpol PP, pengusaha, KKUB serta segenap unsur lainnya.

"Sehingga dalam pelaksanaannya, kegiatan ini memang digelar dari, oleh dan untuk masyarakat Juwana.

Semoga kedepan, Kecamatan Juwana dapat terus menjadi daerah penyangga ekonomi di Kabupaten Pati serta menggerakkan roda perekonomian bagi masyarakat setempat", harapnya. (ROI)
Share:

Senin, 19 Agustus 2019

Perubahan APBD 2019, Pendapatan Daerah Diestimasi Meningkat 100 Milyar

Targethukumonline. Pati - Pemerintah Kabupaten Pati melakukan peningkatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah tahun 2019, maka dari itu perlu dilakukan penyesuaian dengan melaksanakan Perubahan APBD yang bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Pati pada senin (19/08/19).

Paripurna perubahan anggaran APBD 2019.

Hadir dalam acara ini Bupati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin, Ketua DPRD, Wakil Ketua DPRD, Sekda Suharyono, Kepala OPD se Kabupaten Pati dan segenap anggota DPRD kabupaten Pati.

Untuk melaksanakan mekanisme perubahan anggaran tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati bersama DPRD Kabupaten Pati pada tanggal 12 Agustus 2019 telah menyepakati Perubahan Kebijakan Umum APBD dan Perubahan Plafon Anggaran sementara APBD Kabupaten Pati tahun anggaran 2019.

Bupati Haryanto mengatakan bahwa perubahan kebijakan umum APBD Kabupaten Pati tahun anggaran 2019, pendapatan daerah diestimasikan sebesar Rp.  2.931.779.890.000,00 atau meningkat sebesar Rp. 100.800.702.000,00 dibandingkan dengan target pendapatan sebelum perubahan APBD Tahun Anggaran 2019.

Dalam pembacaan pengantar nota keuangan Bupati menjelaskan bahwa estimasi peningkatan pendapatan daerah tersebut secara rinci dijelaskan antara lain yakni Pendapatan Asli Daerah yang bertambah sebesar Rp.  32.876.539.000,00.
Sementara di Dana Perimbangan mengalami penurunan target pendapatan sebesar Rp.10.559.903.000,00 dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah bertambah Rp.78.484.066.00,00.

Walaupun pendapatan daerah secara keseluruhan mengalami kenaikan target, namun demikian rincian untuk masing-masing sumber pendapatan daerah masih terdapat pengurangan anggaran pendapatan, karena tidak sesuai dengan asumsi kebijakan yang telah ditetapkan serta pergeseran anggaran.

Sejalan dengan penyusunan rancangan perubahan anggaran pendapatan daerah Tahun Anggaran 2019, Pemerintah Kabupaten Pati perlu melakukan penyesuaian terhadap belanja daerah berdasarkan kemampuan keuangan daerah dan perkembangan kondisi terakhir peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Berdasarkan kebijakan umum perubahan APBD Kabupaten Pati Tahun Anggaran 2018 belanja daerah direncanakan sebesar Rp. 3.063.822.831.000 atau meningkat sebesar Rp.  238.250.248.000 jumlah tersebut menunjukkan peningkatan anggaran sebesar 8,43% dari alokasi belanja APBD murni Tahun Anggaran 2019.

Kegiatan Program tersebut dimasukkan dalam anggaran belanja tidak langsung yang bertambah menjadi Rp 53.573.358.000 dan juga anggaran belanja langsung bertambah sebesar Rp.  184.676.890.000. (ROI)
Share:

Sabtu, 17 Agustus 2019

Detik Detik Proklamasi di Alugoro Berjalan Khidmat

Targethukumonline. Pati - Upacara Detik- detik Proklamasi tingkat Kabupaten Pati, tahun ini berbeda dari sebelumnya, biasanya upacara selalu bertempat di Alun-alun Pati, (17/08/19).

Upacara 17 Agustus berkumandang di lapangan Alugoro.

Namun karena revitalisasi Alun-alun yang belum rampung, upacara tahun ini berpindah di lapangan Alugoro Pati.

Kendati upacara tidak berada di Alun-alun Pati namun tak mengurangi kekhidmatan Detik- detik Proklamasi.

Bupati Pati Haryanto selaku inspektur upacara menjadi pembaca teks proklamasi pada saat upacara detik-detik Proklamasi HUT RI ke-74 yang dimulai pukul 10.00 WIB.

Pembacaan teks proklamasi dilakukan setelah detik-detik proklamasi yang ditandai dengan pembunyian sirine.

Dalam sambutan Gubernur Jateng yang dibacakan Bupati Haryanto mengemukakan, dalam masa perjuangan setelah kemerdekaan ini sudah semestinya tidak membedakan suku, agama atau pun ras.

Tak peduli warna kulit, rambut, jenis kelamin, kaya ataupun miskin.

Selain itu, mengisi kemerdekaan ini juga dilakukan dengan memperhatikan anak-anak bangsa, dimana mereka harus dibekali dengan ilmu pengetahuan dan semangat toleran, agar mereka juga bisa sampai ke Bulan, ke Mars, dan Galaksi lain dan tidak ketinggalan dengan negara lain.

Dalam sambutannya Ganjar Pranowo juga menegaskan bahwa Pancasila adalah harga mati untuk Indonesia.

"Pancasila sebagai dasar Republik adalah harga mati. 

Tidak bisa ditawar dan harus kita tanam sedalam-dalamnya di Bumi Pertiwi," kutip Haryanto saat membacakan sambutan gubernur.

Usai berakhirnya upacara, Bupati memberikan penghargaan kepada masyarakat Kabupaten Pati yang mempunyai prestasi di tingkat internasional, nasional dan provinsi. 

Diantaranya kepada Christoper Edbert Setiabudi peraih Juara I Lomba Open Internasional De Karate, dan Agung Kusuma Jaya peraih Juara III Olympiade Sains Terapan Mostratec Brazil, dan sederet peraih prestasi tingkat nasional dan provinsi yang berasal dari pelajar, sekolah maupun masyarakat.

Tak hanya itu, sejumlah pemenang lomba dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke 74 juga mendapatkan hadiah usai upacara.

Seperti Lomba Gerak Jalan, Lomba Menyanyi Kepala OPD dan Lomba Tenis Meja antar OPD mendapatkan ucapan selamat dari Bupati Pati dan Forkopimda. (ROI)
Share:

Jumat, 16 Agustus 2019

Keharuan Bupati Haryanto Dengarkan Sejarah Perjuangan Pertempuran Kemerdekaan di Pati

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto mengaku terharu setiap kali mendengar momen  sejarah tentang pertempuran mempertahankan kemerdekaan yang terjadi di Pati, yang dibacakan dalam rangkaian prosesi taptu menjelang HUT Ke-74 Republik Indonesia di depan Gedung Juang Pati, Sabtu tgl (17/08/19).

Mengenang kilas balik perjuangan para pahlawan yang gugur di medan laga.

Ia pun menyadari bahwa perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan tidaklah mudah.

"Kirab taptu malam ini juga diselenggarakan dalam rangka mengingatkan kita akan sejarah perjuangan para pahlawan. 

Bahwa perjuangan merebut kemerdekaan Republik Indonesia tidaklah mudah. 

Di sini kita hanya bisa introspeksi dan meneteskan air mata. Karena beliau (para pejuang-red) tidak bisa menikmati (kemerdekaan-red). 

Yang bisa menikmati adalah kita," ungkap Haryanto di hadapan masyarakat yang menyaksikan prosesi taptu.

Sejarah singkat yang dimaksudkan Bupati dibacakan oleh Wakil Ketua  Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Kabupaten Pati,  Kapten Purnawirawan Untung Joko Suratno.

Untung menyebut, peperangan yang terjadi di Pati tidak bisa dilepaskan dari peristiwa pertempuran lima hari di Semarang, 15-19 Oktober 1945.

"Oktober 1945, setelah Jepang menyerah (kepada Sekutu-red), di Semarang (tentara-red) Jepang tidak mau menyerahkan senjatanya. 

Tiap malam (tentara-red) Jepang berkeliaran sampai tanggal 14 Oktober 1945 pukul 1 malam," jelasnya.

Ketika itu, lanjutnya, para pejuang juga harus menghadapi Belanda, dengan membonceng tentara Inggris, tentara Belanda hendak merebut kembali kemerdekaan Indonesia yang telah diproklamasikan.

Perjuangan melawan Belanda pun, menurut Untung, berlanjut hingga peristiwa pemberontakan PKI di Madiun pada 1948.

"Pada tanggal 28 Desember 1948, setelah PKI dibubarkan oleh tentara Siliwangi dan Jawa-Bali, 5 orang gugur. 

Dua orang dari anggota PPI dan tiga orang anggota Masyumi. 

Keesokan harinya, 29 Desember 1948, di Pos Widorokandang, Saudara Gunawan dari anggota brigade mobil tertembak di rumahnya," tambahnya.

Melanjutkan ceritanya, Untung mengatakan, pada tanggal 11, 12, dan 13 Juni 1949 terjadi pertempuran antara tentara Belanda dengan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) di Pucakwangi.

"Esok harinya, di Kletek dan Sundoluhur, 21 tentara Belanda dihadang dan ditembak mati. 

Selanjutnya, sebagian tentara kita di bawah pimpinan penghadangan saudara Irmar Woto bertempur dengan pesawat Cocor merah
di stasiun kereta api Pati. 

Sebagian lainnya (bertempur) di Patiayam. Saudara Ali Ahmadi gugur di Trowelo Kecamatan Gembong dalam pertempuran ini", pungkasnya. (ROI)
Share:

LMPI Mancab Jepara Gelar Diskusi dan Renungan Memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74

Targethukumonline. Jepara - Dalam "Menumbuhkan semangat jiwa korsa dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan" di hari kemenangan ini, Jum'at tgl (16/08/19).

Jiwa korsa tumbuh dalam keluarga besar LMPI.

Bertempat dirumah jagong SCJ, LMPI Mancab jepara menggelar acara diskusi dan renungan Memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74, dengan tema "menumbuhkan semangat jiwa korsa dan mempererat rasa persatuan dan kesatuan " acara diskusi dan renungan dimulai dengan menyanyikan lagu indonesia raya,menyanyikan lagu mars LMPI.

Kemudian sambutan ketua panitia kemudian sambutan ketua LMPI Mancab Jepara H. Heni Purwadi. SH
Dalam sambutannya ketua LMPI Mancab Jepara berterimakasih kepada seluruh panitia yang telah mensukseskan acara ini.

Dari renungan dan diakusi diakusi atau ngobrol ngobrol semacam ini berharap LMPI akan semakin besar kedepan.

Jangan harap organisasi kita besar kalau kita tidak pernah kumpul dan diskusi membahas bagaimana LMPI dan Indonesia Kedepan.

Kemandirian organisasi itu sangat penting, ketua berharap LMPI bisa mandiri dan kompak dalam situasi apapun.

Sambutan Selanjutnya oleh Kolonel Pur. Soepanto, beliau adalah Panglima LMPI Mada Jateng, memberikan dorongan serta motifasi menjelaskan
apa sih semangat jiwa korsa, semangat jiwa korsa adalah rasa senasip sepenanggungan dilatar belakang organisasi apapun kita itu satu nasip. 

Artinya kalau kita satu nasip, kalau rekan kita sakit, kitapun ikut merasakan sakit. Meskipun secara fisiknya rekan kita yang sakit tetapi hati kita juga merasakan sakit. 

Dengan sendirinya kita sebagai mahluk sosial kita wajib untuk membantunya, paling tidak membesarkan morilnya  supaya penyakitnya bisa sembuh, secara harfiah diartikan rasa ikatan batin, seperti sapu lidi, sapu lidi itu kalau tidak diikat tidak bisa untuk menyapu, tetapi kalau sudah diikat dalam satu wadah organisasi rasa kebersamaan itu akan menumbuhkan jiwa korsa.

Bergeraknya atas dasar  komando, tidak bergerak sendiri sendiri.

Bagaimana caranya untuk supaya menumbuhkan kadernisasi dalam rangka membesarkan LMPI yang dengan sangat keterbatasan anggaran dana, tentunya memerlukan pemikiran tersendiri, yang pertama  dilakukan bisa diawali dengan penyebaran informasi yang positip kepada masyarakat, seperti kegiatan kegiatan yang sifatnya sosial,atau apapun kegiatannya yang penting positip yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat itu sendiri, dengan demikian LMPI Jepara akan dinilai baik dan diterima oleh masyarakat.

Sebenarnya gak melulu mengeluarkan dana, dimulai dari diri sendiri saja dilingkungan sekitar, ikutlah, berbaurlah dengan warga sekitar dengan kegiatan kegiatan yang ada, sambil memakai seragam LMPI. sesekali adakan acara yang melibatkan seluruh anggota, jadi seperti itu dulu, saya yakin kalau fakta yang dimunculkan positip saya rasa imbasnya akan positip juga untuk kemajuan,serta pertumbuhan kadernisasi kedepan.

Beliu juga mencontohkan Sishankamrata singkatan dari sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta. Sistem ini adalah sistem pertahanan yang menyeluruh untuk melindungi persatuan dan kesatuan NKRI. 

Komponen utamanya adalah pertahanan militer kita seperti TNI, POLRI dan Masyarakat, masyarakat disini sangat banyak dan berlapis lapis, seperti tokoh tokoh masyarakat, profesional organisasi organisasi masyakat dan lain lain, semua punya tanggung jawab moral untuk mempertahankan keutuhan keamanan NKRI, jika sewaktu waktu negara dalam  keadaan genting untuk mempertahankan wilayah kesatuan NKRI kita wajib ikut angkat senjata.

Dengan pengertian pengertian seperti itu yang sebenarnya organisasi ini tujuannya untuk membantu  menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia saya yakin akan bergerak hatinya, kalau tidak bergerak suruh pindah kenegara lain ucap gunawan supanto.

Secara materi organisasi memang perlu trobosan untuk menghidupi suatu organisasi itu sendiri, seperti buat usaha yang hasilnya nanti bisa buat memutar operasional syukur syukur bisa untuk berbagi hasil dengan anggota, tidak mudah memang perlu kedisiplinan dan kejujuran.

Sambutan terakhir ketua LMPI Mancab Jepara H.Heni Purwadi, SH membacakan Renungan yang isinya sebagai berikut :

Renungan Kemerdekaan
Dirgahayu Bangsaku
Dirgahayu Indonesia
Kemandirian Bukan Merendahkan Harga Diri, Tapi untuk memberi contoh pada anak cucu agar Jiwanya Tangguh dan Bermental Baja.

Tanpa kemandirian tak akan mungkin lahir kemerdekaan,
Kemerdekaan itu adalah :

Bebas dari rasa takut,
Bebas dari rasa galau,
Bebas dari tekanan,
Bebas dari hambatan,
Bebas dari kemiskinan,
Bebas dari penghianatan,
Bebas dari kemunafikan,
Bebas dan Bebas dari hal apapun.

Bebas bukan tanpa batas,
Tapi tetap harus ada batasan,
Dan, itulah makna kemerdekaan,
Kemerdekaan yang kita rasakan hingga sekarang, adalah Anugerah terindah dan berkah dari Tuhan, yang telah diperjuangkan dengan sungguh - sungguh dan tulus oleh pendahulu kita atau para Pahlawan bunga bangsa yang telah gugur dan menyatu dengan ibu pertiwi.

Dengan segala daya dan upaya serta penuh kerelaan dan rasa ikhlas telah mengorbankan segala tenaga, harta dan nyawanya.

Tugas kita sekarang adalah menjaga, merawat dan mengawal bersama kemerdekaan dengan tindakan dan prestasi yang terbaik.

Jadilah elang perkasa, jangan jadi ayam yang bersayap tapi tak mampu terbang.

Kapal Hebat akan selalu siap berlayar, dan lebih baik tenggelam di tengah laut daripada hanya diam tertambat didermaga.

Bergeraklah wahai saudaraku semua mari saling memberi semangat, mari saling bergandengan tangan mari saling menasehati dan memperhatikan
Mari saling mendo'akan.

Alloh hu robbi
Ya Allah Ya Robb,
Tuhan Yang Maha Kuasa,
Kami yang hadir dalam acara ini, kami seluruh rakyat Indonesia mempersembahkan puji dan syukur kehadirat-Mu, atas nikmat dan rahmat kemerdekaan yang telah Engkau anugerahkan kepada bangsa dan negara kami.

Ya Allah Ya Robb,
Yang Maha Pengasih,
Kami yang hadir dalam acara ini, kami menyadari sepenuhnya bahwa kemerdekaan yang Engkau anugerahkan kepada kami bangsa dan rakyat Indonesia adalah nikmat yang telah kami peroleh dengan pengorbanan jiwa dan raga putra-putri pejuang bangsa kami.

Oleh karena itu curahkan dan limpahkanlah kasih sayang dan ridho-mu kepada para pahlawan dan pejuang bangsa kami, baik yang dikenal maupun yang tidak dikenal, Kiranya Engkau mengampuni dosa-dosa para pahlawan kami, dan berkenan menerima pengabdian dan darma bakti mereka sebagai syuhada bangsa dan negara kami.

Ya Allah Ya Robb
Tuhan Yang Maha Penyayang
Atas segala rahmat dan Karunia-Mu, pada hari ini kami
Kami yang hadir dalam acara ini
.
Dan seluruh bangsa Indonesia, kembali dapat memperingati hari proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia yang ke-74.

Dengan semangat proklamasi kemerdekaan Indonesia, bangkitkan semangat persatuan dan kesatuan kami. 

Berkahilah bangsa kami, berilah bimbingan kepada kami untuk untuk menjadi negara yang maju agar terhindar dari kemiskinan dan bisa menjadi negara yang makmur berkeadilan serta adil yang penuh kesejahteraan bagi rakyat dan bangsa Indonesia.

Ya Allah Ya Robb,
Tuhan Yang Maha Bijaksana
Kami yang hadir dalam acara ini. 

Berikanlah kemudahan,
Kami menyadari dan memahami perjuangan bangsa kami belum selesai, perjalanan sejarah bangsa kami masih jauh, oleh sebab itu Ya Allah hindarkan bangsa dan negara kami dari fitnah dan marabahaya, jauhkan kami dari perpecahan dan permusuhan, mantapkanlah tekad kami untuk membangun negara dan bangsa kami, dan jadikanlah bangsa kami bangsa yang mandiri, maju, bertaqwa, beraklaq mulia, makmur adil dan sejahtera.

Ya Allah Ya Robb,
Tuhan Yang Maha Pemersatu
Kami yang hadir dalam acara ini.
Berikan hati yang penuh kasih dan sayang jadikanlah peringatan dan renungan hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia ini sebagai momentum untuk dapat merekatkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa kami.

Limpahkanlah karunia-Mu baik yang datangnya dari langit maupun dari bumi.

Ya Allah Ya Robb,
Tuhan Yang Pengampun
Kami yang hadir dalam acara ini.

Masih berlumur banyak salah dan dosa ampunilah semua dosa kami, dosa-dosa ibu bapak kami, saudara-saudara kami, guru kami, sahabat-sahabat kami dan Anggota Keluarga besar LMPI Marcab Jepara serta para pemimpin kami.

Terimalah amal dan perjuangan kami, karena Engkau maha pengampun lagi maha mengetahui.

Ya Allah Ya Robb,
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang, kami yang hadir dalam acara ini mengharap dengan penuh ketulusan, kabulkanlah permohonan dan doa kami, agar kami semua (khususnya pengurus dan anggota LMPI) yang hadir dalam acara ini tergolong hamba-Mu yang baik, bertaqwa dan tetap iman kepada-Mu, sehingga mampu menjadi orang - orang pilihan yang berguna bagi diri sendiri, Keluarga, sahabat, organisasi, masyarakat, bangsa dan negara serta agama kami,
Hadirkan di hati kami semangat tolong - menolong dan gotong - royong.

Jauhkanlah di hati kami sifat keburukan, dan Penyakit AIDS ( Amarah, iri, dengki dan Sombong) Aammiiin ya robbal alamiin Kun fa yakun.

Acara ditutup dengan Doa selanjutnya pemotongan tumpeng oleh ketua LMPI Mancab Jepara diserahkan kepada Panglima LMPI Mada Jateng Bapak Kolonel Pur. Supanto. ($ aries)
Share:

Kamis, 15 Agustus 2019

Persipa Donasi 2 : 0 Lawan Persipur Berpeluang Masuk Delapan Besar

Targethukumonline. Pati - Bermain kandang kontra Persipur Purwodadi, Persipa Pati berhasil menang dua gol tanpa balas, Wakil Bupati Saiful Arifin yang datang langsung ke Stadion Joyo Kusumo Pati sukses membakar semangat laskar Saridin ini, Jum'at tgl (16/08/19).

Gol cepat dicetak oleh sang kapten membuat Persipa unggul.

Gol pertama dilesakkan sang kapten, Eko Priyono, melalui sundulan ke gawang lawan sebelum laga genap berjalan satu menit. 

Adapun gol kedua tertoreh melalui sepakan striker Muhammad Rizqi Fauzan pada menit ke-71.

Kemenangan ini membuat Laskar Saridin masih berpeluang untuk bisa lolos ke babak delapan besar. 

Dengan torehan 9 poin hasil dua kali menang, tiga kali seri, dan dua kali kalah, kini Persipa bertengger di posisi kedua klasemen sementara.

Persipa kini tinggal menyisakan satu laga tandang melawan Persip Pekalongan, sang pemuncak klasemen yang sejauh ini belum terkalahkan (dengan perolehan 18 poin dari 6 pertandingan). 

Laga ini akan dilakoni pada 25 Agustus mendatang.

Sementara, Persibas Banyumas yang masih menyisakan dua laga membayangi di posisi ketiga klasemen dengan torehan 7 poin.

Berkomentar seusai laga, pelatih Persipa Rudy Eka Priyambada mengaku puas dengan permainan anak-anak asuhnya di Stadion Joyokusumo Pati hari ini.

"Mereka berhasil mengamankan poin penuh di laga krusial ini, di pertandingan terakhir nanti kami akan bermain habis-habisan.

Bermain total, entah lolos atau tidak. Yang jelas, mau lanjut atau selesai? tentu kita berharap semua yang terbaik untuk Persipa,” ungkapnya.

Sementara itu, Pelatih Persipur Bambang Hartoyo menilai kali ini Persipa memang layak menang.

”Kami ucapkan selamat atas kemenangan Persipa, memang pantas menang, tapi sebenarnya kami bermain sama baiknya. Seimbanglah,” ucapnya.

Hanya saja, Bambang mengaku, gol pertama yang tercipta terlalu cepat menjadikan anak asuhnya kedodoran.

”Gol pertama membuat anak-anak Persipur sedikit drop dan down,” katanya. (ROI)
Share:

Moh. Jali Alumni UNTAG Semarang Terpilih Kades Desa Kujung Ketigakalinya

Targethukumonline. Tuban - Bupati Tuban, H Fathul Huda, mengambil sumpah dan melantik 273 Kepala Desa (Kades) periode masa bakti 2019-2025 di Pendapa Krido Manunggal Tuban, Rabu tgl (14/08/19).

Mohammad Jali SE. MM Kades Desa Kujung yang dilantik oleh Bupati Tuban.

Tampak hadir dalam prosesi tersebut, jajaran Forkompinda Tuban, Wabup Tuban Noor Nahar Hussein, Ketua TP PKK Tuban, Kepala BNNK Tuban, Sekretaris Daerah pimpinan OPD Pemkab, dan Camat se Kabupaten Tuban.

Bupati Huda menyampaikan,  pelantikan ini menjadi penanda bahwa yang terpilih memegang amanah di desa masing-masing.

Jabatan Kades ini menjadi subjek dan objek pembangunan desa.

Kemajuan desa tergantung sinergitas antara Kades, Perangkat Desa, Badan Permusyawaratan Desa, dan masyarakat.

"Utamakan musyawarah, Pemdes dan BPD harus bersinergi dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam rangka membangun dan memajukan desanya," terang politisi asal Montong itu.

Dia katakan, dana desa juga dikelola secara akurat dan berdampak pada penurunan kemiskinan, serta tidak melanggar aturan yang berlaku.

Pembangunan desa harus linear dengan pembangunan yang dikerjakan Pemkab Tuban.

Kades bersama Pemdes harus memberi perhatian khusus pengentasan kemiskinan masyarakat. 

Kades bersama perangkat desa menjadi ujung tombak pengentasan kemiskinan di Kabupaten Tuban.

Salah satu upaya yang perlu segera diambil adalah melakukan validasi data-data tentang masyarakat miskin, kesehatan, pendidikan maupun bantuan sosial lainnya.

"Oleh karena itu, Kades bersama perangkat harus benar-benar mengawal proses pendataan secara berkelanjutan dan update," ungkapnya.

Bupati Huda menghendaki, Kades memiliki inovasi dan terobosan di berbagai bidang. 

Tidak hanya itu, potensi desa harus mampu dimaksimalkan dan dioptimalkan ada. 

Di sektor perdagangan, perlu adanya penguatan BUMDes dengan bekerja sama dengan investor yang ada, sehingga dapat meningkatkan jumlah pendapatan desa.

Di bidang pariwisata, perlu dukungan dari Pemdes dalam rangka penguatan destinasi wisata di masing-masing desa.

Adanya destinasi wisata dapat menciptakan multiplayer efek, diantaranya muncul UKM maupun wirausaha baru yang berdampak positif pada roda perekonomian masyarakat.

"Pemkab Tuban akan membantu memfasilitasi demi peningkatan kesejahteraan masyarakat," imbuh Bupati Huda.

Orang nomor satu di Kabupaten Tuban ini menginstruksikan agar Kades mempelajari aturan dan regulasi desa.

"Jangan sampai ada kesalahan karena kurang memahami peraturan yang ada," tegasanya.

Dispermades Kabupaten Tuban akan menggelar sosialisasi dan pendampingan terkait regulasi yang berlaku.

Bupati dua periode ini mengaku puas atas pelaksanaan Pilkades serentak.

Dia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah melakukan Pilkades 2019 dengan baik, tentram dan kondusif.

Kondisi masyarakat yang harmonis hendakya dipertahankan agar pembangunan berjalan lancar dan ringan dilakukan.

"Kami sampaikan selamat kepada seluruh Kades dilantik. Semoga menjadi abdi masyarakat amanah dan menjalankan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya," harapnya.

Hal senada diungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Tuban, H. M. Miyadi, S.Ag., MM.

Dia berharap agar keharmonisan dan ketertiban di masyarakat yang adem ayem dapat terus dipertahankan.

"Untuk menjaga kerukunan, kedamaian dan tidak timbul masalah di desa," ujarnya.

Miyadi menambahkan bahwasanya Kades yang baru terpilih mau belajar kepada kades yang lama, bila perlu belajar kepada pemerintahan tingkat kecamatan maupun kabupaten.

Terkait anggaran dana desa yang semakin bertambah, Miyadi berharap, agar digunakan sesuai target yang telah ditentukan sesuai peraturan yang berlaku.

"Kami berharap Pemkab Tuban juga senantiasa memberi pelatihan dan pendampingan agat tidak terjadi kesalahan," terang politisi PKB ini.

Berbakti demi warga dan masyarakat desa Kujung merupakan amanah ketiga kalinya bagi seorang Moh. Jali SE, MM alumnus universitas tujuh belas Agustus Semarang yang dilantik pada hari ini. (ROI)
Share:

Blog Archive