Rabu, 18 September 2019

Suporter Ricuh Baku Hantam, Laga Persiku Kudus VS Persijap Jepara Dihentikan

Targethukumonline. Kudus - Tampak sepeda motor yang rusak akibat insinden kerusuhan suporter kedua tim Persiku vs Persija di Stadion Wergu Wetan Kudus Selasa Sore hari.

Ricuh suporter saling serang, pertandingan dihentikan.

Laga Persiku Kudus junior melawan Persijap Jepara junior piala Soeratin tahun 2019 di Stadion Wergu Wetan Kudus harus dihentikan. Hal ini terjadi karena adanya kerusuhan dua suporter.

Suporter kedua tim terlibat saling lempar batu di dalam area lapangan hijau. Akibat insiden itu pertandingan harus dihentikan pada menit ke-41.

Tidak saja di dalam lapangan, aksi saling serang suporter kedua tim berkembang hingga di luar stadion. Selasa (17/09) sore.

Kerusuhan antar suporter ini pun berlanjut dan melebar ke masyarakat di Kota Kudus. 

Sejumlah massa yang terlihat beratribut Persijap Jepara yang melintas di jalan raya langsung diadang dan diserang.

Sejumlah kendaraan yang diparkir di area stadion ikut dirusak oleh sekelompok massa suporter dari Persiku dan juga Persijap.

Belum pasti penyebab kedua suporter pada pertandingan derby muria itu harus terhenti karena ulah suporter,tampak juga lempar batu terjadi di pertandingan itu.

Dari informasi yang didapatkan, kerusuhan tidak terjadi hanya di dalam stadion saja. 

Namun juga kerusuhan terjadi hingga menjalar di luar Stadion Wergu Wetan Kudus. 

Saat di konfirmasi "Penyebab keributan belum kami ketahui, apa ada saling ejek, atau apa. 

Tiba-tiba yang terjadi saling lempar di dalam stadion hingga berkembang di luar Stadion," kata panitia pelaksana pertandingan Persiku Mustain, kepada awak media.

Bahkan dari video yang beredar sejumlah sepeda motor yang terpakir di luar stadion kena amukan suporter.

Selain itu, juga informasi yang didapatkan ada lima orang yang kini dirawat di rumah sakit daerah Kudus. 

Mereka merupakan suporter dari Kudus dan juga dari Jepara.

Suporter ricuh, laga pertandingan Persiku Kudus junior melawan Persijap Jepara junior piala Soeratin di hentikan pada menit ke - 41
Ketua Panitia Pelaksana Pertandingan, Mustain mengungkapkan, “pertandingan hari ini seyogyanya tidak ada suporter dari Jepara.

Hanya, ketika pertandingan akan dimulai informasi ada beberapa suporter dari Jepara yang ada di Stadion Wergu Wetan Kudus.

“Sebenarnya suporter dari Jepara ini tidak datang. Tapi kenyataannya informasinya ada beberapa yang datang kesini. 

Kalau Jepara datang kami koordinasi dengan pihak kepolisian. Kalau nanti ada suporter yang datang,” bebernya kepada awak media.

Menurutnya, ternyata ada banyak suporter dari Jepara yang datang ke stadion Wergu Wetan Kudus. 

Apalagi, kata dia jumlah suporter yang datang luar biasa. Selanjutnya pada menit ke-41 terjadi kerusuhan, sehingga pertandingan harus dihentikan.

Pertandingan masih kedudukan 0-0, harapan kita tetap Jawa Tengah yang jalanya hukumannya. 

Memang ini murni bukan kesalahan kami. Ini kami sangat disayangkan kerusuhan ini terjadi. Apalagi sebelumnya tidak ada koordinasi sebelumnya,” tandasnya. 

Sampai dengan Selasa malam, suasana mencekam masih terasa di jalan-jalan sekitar Kudus. 

Beberapa warga berusia remaja berdiri di pinggir jalan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan baik motor maupun mobil yang berplat nomor asal Jepara.

Kapolsek Kota AKP Muh Khoirul Naim membenarkan bahwa terjadi kericuhan antar-suporter kedua kesebelasan hingga mengakibatkan laga pertandingan dihentikan.

Akibat kericuhan tersebut, terdapat tiga suporter Persiku Kudus yang mengalami luka ringan. "Ketiganya hanya menjalani rawat jalan karena hanya luka ringan," ujarnya.

Suporter Persijap dipulangkan Selasa malam dengan mobil patroli polisi. (ROI)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive