Selasa, 31 Desember 2019

AKBP Arif Budiman SIK : Prestasi di Tahun 2019 Harus Terus Ditingkatkan di Tahun Depan

Targethukumonline. Jepara - Jajaran kepolisian Polres Jepara, sampaikan Pres rilis akhir tahun 2019, bertempat gedung Aula Endra Dharma Laksana, disampaikan oleh Kapolres AKBP Arif Budiman S.I.K,MH, Senin tgl (31/12/19).

Buah kerja keras, disiplin tinggi juga pelayanan terpadu menjadi sebuah prestasi.

Hadir dalam acara Kapolres Jepara, AKBP Arif Budiman., SIK,MH, Wakapolres Jepara, Kompol Ariyanto Salkery SH, MH, Pejabat Kabag, Kasat, Kasubag, Kasi, Kapolsek dan wartawan.

Pres rilis akhir Tahun ini adalah sebagai bentuk pertanggungjawaban terhadap publik (masyarakat) melalui media dimana sebagai bagian kegiatan yang dilakukan diseluruh kesatuan Kepolisian Republik Indonesia terkait dengan dinamika kamtibnas yang telah diselenggarakan selama kurun waktu satu tahun berjalan, sekaligus juga sebagai bahan efaluasi bagaimana pengelolaan dinamika kamtibnas di tahun yang akan datang.

Pres rilis ini menjadi penting karena kepolisian membangun tranparansi kepada masyarakat melalui media yang ada di Jepara terkait dengan dinamika kamtibnas yang dilaksanakan.

Terkait dengan gangguan kamtibnas dikurun waktu ditahun 2018 sampai dengan 2019, dimana kejahatan kamtibnas selama kurun waktu tersebut, secara jumlah mengalami peningkatan. 

Dari tahun 2018 jumlah gangguan kejahatan kamtibnas  sejumlah 211 perkara, terselesaikan menjadi 147 perkara.

Ditahun 2019 gangguan kejahatan kamtibnas mengalami peningkatan menjadi 291 kejadian perkara, dan dapat diselesaikan menjadi 192 perkara artinya ditahun ini  peningkatan gangguan kejahatan kambtibnas meningkat tetapi diimbangi dengan keberhasilan pengungkapan sejumlah perkara.

Terkait dalam pelayanan yang belum termaksimalkan, dijadikan evaluasi kedepan agar lebih baik dan juga prestasi yang didapat ditahun 2019 ini menjadikan semangat mengejar predikat menjadi pelayanan prima dijajaran Polres Jepara.

Diantara prestasi yang diterima Polres Jepara ditahun 2019 diantaranya adalah ;

Pelayanan publik SIM dan SKCK sangat baik, di Polres Jepara Predikat sangat baik (A-) penghargaan diberikan oleh Kemenpan RI kepada Kapolres Jepara AKBP Arif Budiman S.I.K, MH.

Wakapolres Jepara Kompol Ariyanto Salkery SH. MH juga mendapatkan piagam penghargaan sebagai Perwira Menengah (Pamen) teladan dari Kapolda Jawa Tengah.

Dari jajaran Satlantas, Kasatlantas Polres Jepara  AKP Panji Gedhe Prabawa S.I.K, SH juga mendapatkan penghargaan dalam karya film pendek berjudul LIDI, yang masuk 10 besar finalis vestifal police movie 2019 penghargaan diserahkan langsung oleh Kapolda Jawa Tengah.

Bripda Evana Rahmawati Polwan peraih medali perak  pertandingan sepak takraw dalam ajang sea Games 2019 di Philipina.

Pengamanan yang momementa sehingga PLN memberi Penghargaan Kepada Polres Jepara adalah pengamanan pembangunan jaringan listrik SUTET 150 KV yang mangkrak selama 11 tahun, dijaringan tanjungjati Jepara ke Sayung.

Dalam perjalanan pembangunnya 79 tower belum tersambungkan energi listriknya, juga terjadi penolakan terhadap warga, Polres jepara berhasil mengamankan dan mendamaikan warga yang semula terjadi penolakan terhadap pembangunan tersebut.

Tidak ada konflik atau korban sehingga pengerjaan pembangunan serta penyambungan terselesaikan. ($.aries)
Share:

Koramil Dukuhseti Bantu Warga Yang Terdampak Angin Puting Beliung

Targethukumonline. Pati - Hujan disertai angin puting beliung sekitar pukul 11.00 WIB mengakibatkan sejumlah rumah roboh rusak dan roboh di dukuh ngarengan RT 3 RW 7 desa Puncel kecamatan Dukuhseti, Selasa tgl (31/12/19).

Sesaat tim relawan dan tim SAR dan Koramil Dukuhseti membersihkan puing puing rumah yang roboh.

Awal mulanya adalah  diakibatkan karena hujan yang disertai angin puting beliung yang hanya selama 1 menit tetapi menimbulkan banyak kerusakan.

Masih beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa namun mengakibatkan kerugian yang harus ditanggung oleh para korban diantaranya yang paling parah adalah 1 unit rumah  ukuran 6 x 9 meter milik Mulyadi roboh alamat RT 3 RW 7 dukuh Ngarengan desa Puncel, sedangkan rumah milik Latifa mengalami kerusakan di bagian belakang yakni kandang ayam  tertimpa dahan pohon sehingga atap dari asbes rusak.

Mendapatkan laporan dari warga desa binaan, Babinsa desa Puncel Koramil 10 Dukuhseti Peltu Hasyim bertindak cepat mengadakan pengecekan ke lokasi bencana bersama perangkat desa, tim SAR  dan Kasi Trantib Kecamatan Dukuhseti guna mendata dan membantu korban bencana alam.

Berikut ini data kerusakan berupa  genteng rumah melorot dan lepas yang dialami warga dukuh Ngarengan desa Puncel yaitu Lukman 2/4, Maskah 1/7, Moh Sholeh 1/7, Udin 3/7, Shofiah 2/7, Sukardi 4/7, Yakop 3/7, Ali Sofwan 2/7, Sekolahan 3/7, Faizin 3/7, Kosnan 2/7, Suparman 1/7.

Gerak cepat yang dilakukan oleh Babinsa desa Puncel juga dari Tim SAR juga dari warga dan masyarakat setempat yang bergotong royong untuk selalu membantu warga yang terdampak atau yang terkena musibah atau bencana alam, sekiranya dapat meringankan beban dari musibah bencana alam tersebut. 

Hal ini juga di utarakan oleh Mulyadi yang rumahnya roboh terkena angin puting beliung, sangat berterima kasih atas bantuan dari bapak Babinsa, Tim SAR juga masyarakat yang telah membantu saat ini," tutupnya. (ROI)
Share:

Menjaga Ketahanan Pangan Nasional Babinsa Koramil Tayu Lakukan Pendampingan Khusus di Sektor Pertanian

Targethukumonline. Pati - Musim hujan sudah tiba, tentunya ini yang selalu dinanti-nanti terutama oleh para petani dikawasan Kabupaten Pati, terutama wilayah Pati Timur dan selatan yang sangat merasakan dampak kemarau yang begitu panjang.

Upsus terus dilakukan selama musim hujan telah tiba.

Dampak kemarau panjang tahun ini telah meninggalkan cerita tersendiri terutama sebagian wilayah di Kabupaten Pati yang mengalami krisis air bersih selama berbulan - bulan seperti di kecamatan Jaken, Jakenan, Pucakwangi, Winong, Tambakromo, Sukolilo, Batangan, bukan cuma puluhan namun ratusan desa mengalami krisis air.

Memasuki bulan Desember 2019 musim hujan yang telah dinantikan oleh banyak orang terutama para petani sudah tiba. 

Geliat ekonomi keluargapun mulai menuai harapan tentunya untuk memulai bercocok tanam khususnya diwilayah tadah hujan yang hanya mengandalkan air hujan sebagai pengairan satu - satunya untuk tanaman padi saat ini.

Disejumlah wilayah, sawah sudah mulai menghijau dengan tanaman padi yang tumbuh dengan sistem tanam yang sering kita kenal dengan Gogo rancah.

Kondisi berbeda dialami oleh wilayah bagian utara kabupaten Pati tepatnya di kecamatan Tayu yang memiliki banyak sumber air dan irigasi yang dapat menyuplai air ke lahan pertanian sehingga diwilayah ini dapat melaksanakan tanam padi sampai tiga kali sehingga diwilayah ini para petani padi khususnya dapat panen raya yang melimpah.

Seiring dengan program pemerintah di era Presiden Joko Widodo saat ini juga memprioritaskan sektor pertanian dengan Program Upsus Ketahanan Pangan yang menggandeng TNI - AD untuk melaksanakan pendampingan bersama Kementerian Pertanian kepada para petani.

Seperti yang dilaksanakan oleh para Babinsa Koramil 03 Tayu Kodim 0718 Pati yang mengadakan pendampingan upsus ketahanan pangan  LTT (Laporan Tambah Tanam) dan LTP (Laporan Tambah Panen) diwilayah Kecamatan Tayu, Selasa tgl (31/12/19).

Berikut ini hasil pendampingan yang sudah rutin dilaksanakan oleh para Babinsa diwilayah desa binaan masing-masing.

Laporan Tambah Tanam (LTT)  yaitu desa Pondohan, Kedungsari, Margomulyo 1 ha, Pakis 1 ha, Sendangrejo, jepat Kidul, Tunggulsari, Jepat lor, Tendas, Keburomo, Sambiroto, Tayu wetan 1 ha, Tayu kulon 2 ha, Pundenrejo 1 ha, Kedungbang 1 ha, Bedokaton kidul 4, Purwokerto 4 ha, Bulungan 6 ha, Luwang 4 ha, Dororejo 4 ha, Kalikalong 3 ha.

Dengan jumlah 32 hektare sawah yang siap tanam yang sudah memasuki MT satu agar hasil bisa lebih maksimal.
                 
       
Laporan Tambah Panen (LTP) ; desa Pondowan, Margomulyo 2 ha, Pakis, Jepat kidul, jepat lor, Keboromo, Tayu wetan, Tayu kulon, Pundenrejo, Bendokaton kidul, Purwokerto, Bulungan, Luang 1 ha, Kali kalong, kedungsari, Sendangrejo, Tendas, Sambiroto, Dororejo.      

Sedangkan untuk awal panen di awal musim hujan baru tiga hektare sawah di wilayah kecamatan Tayu yang nantinya diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah kabupaten Pati dan sekitarnya. (ROI)
Share:

Soliditas TNI, Kodim Pati Laksanakan Penyegaran Jasmani

Targethukumonline. Pati - Untuk menjaga stamina agar tetap sehat, para Prajurit TNI dan PNS TNI-AD Kodim 0718 Pati melaksanakan aerobik di stadion Joyokusumo Kabupaten Pati, Selasa tgl (31/12/19).

Penyegaran fisik mental menjadi perhatian utama bagi Prajurit TNI - AD.

Kegiatan aerobik ini merupakan jadwal rutin yang dilaksanakan setiap hari selasa dan kamis untuk memelihara kebugaran serta membina fisik seluruh anggota Kodim Pati.

Sebelum melaksanakan kegiatan, dilaksanakan apel pagi yang dipimpin oleh Perwira Seksi Operasi Kodim 0718 Pati Lettu Kavaleri Budi Karyadi, SE dihalaman Stadion Joyokusumo Kabupaten Pati.

Dalam arahannya, Budi Karyadi menyampaikan untuk kegiatan hari ini akan dilaksanakan  seperti biasanya yakni lari keliling halaman luar stadion sebanyak 5 putaran bagi yang mampu, serta gerakan tambahan seperti sit up dan push up.

Setelah apel pagi, sebelum melaksanakan kegiatan aerobik, didahului gerakan pemanasan untuk menghindari serta mengurangi resiko cidera agar otot siap untuk gerakan fisik selanjutnya berupa joging keliling stadion dan ditambah dengan gerakan push up serta sit up sebagai penguatan.

Pembinaan ini memiliki tujuan jangka panjang karena selain untuk memelihara kebugaran masing-masing perorangan, kegiatan ini juga untuk mempersiapkan diri khususnya bagi personel yang akan mengikuti seleksi sekolah dan tes kesegaran jasmani untuk persyaratan kelulusan kenaikan pangkat yang merupakan syarat mutlak bagi Prajurit.

Penyegaran fisik dan jasmani harus terus ditingkatkan sebagai bukti TNI menjadi garda terdepan dalam menjaga wilayah NKRI yang setiap saat ibu Pertiwi memanggil harus selalu siap menjalani kaidah dan sumpah prajurit. (ROI)
Share:

Senin, 30 Desember 2019

Di Penghujung 2019 Bupati Haryanto Serahkan 1.500 Sertifikat PTSL

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto menyerahkan 1.500 sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) 2019 kepada masyarakat Desa Sukolilo, kecamatan Sukolilo, Senin tgl (30/12/19).

1.500 sertifikat diserahkan kepada masyarakat Sukolilo Pati.

Acara penyerahan sertifikat oleh Haryanto kepada beberapa perwakilan penerima dilaksanakan di Gedung Haji Sukolilo.

Haryanto menyebut, dengan total 3.600 sertifikat, Kecamatan Sukolilo merupakan kecamatan dengan jumlah penerima PTSL terbanyak se-Kabupaten Pati.

Dalam hal ini, Desa Sukolilo merupakan desa yang warganya paling banyak mendapatkan program ini.

“Tahun lalu juga sudah banyak. Karena ini program PTSL, satu desa harus selesai, dapat semua. 

Tadi saya tanya kepala desa, masih kurang sekitar seribu yang belum dapat,” ujarnya.

Haryanto menegaskan, sepanjang desa itu tidak bermasalah, warganya ayem-tentrem, pemerintah daerah pasti akan memperhatikan dan mempertimbangkan untuk kembali memberi jatah PTSL pada tahun mendatang.

“Tapi kalau warganya ribut, saya suruh alihkan ke desa lain saja, desa yang tidak ribut. Karena yang membutuhkan program ini banyak,” ucap Bupati.

Menurutnya, program PTSL amat dibutuhkan masyarakat. 

Sebab, dibanding mengurus sertifikat tanah secara reguler, mengurus melalui PTSL jauh lebih murah.

Jika mengurus secara reguler, seluruhnya dibiayai sendiri oleh masyarakat. Adapun dalam program PTSL ada peran serta pemerintah.

“Ada (kebutuhan pengurusan sertifikat) yang dibiayai pemerintah, tapi tidak semuanya, sehingga masyarakat masih perlu mengeluarkan sedikit biaya. 

Kadang ini jadi persoalan, tapi alhamdulillah di desa ini tidak ada masalah,” imbuh Haryanto.

Ia berharap, dengan adanya sertifikat PTSL ini, ketenteraman masyarakat bertambah karena sudah memiliki bukti otentik kepemilikan tanah.

Jika masyarakat membutuhkan tambahan modal untuk usaha atau untuk bertani, Haryanto menyarankan mereka untuk menggadaikan sertifikatnya ke bank.

“Tapi dipakai untuk usaha. Jangan iri sama tetangganya. Misal tetangga rumahnya dibangun bagus, nanti sertifikatnya digunakan untuk modal membangun rumah. 
Jangan begitu. Dipakai modal usaha saja,” imbaunya. (ROI)
Share:

Minggu, 29 Desember 2019

Bupati Haryanto : Loyalitas Alumni Praja IPDN Bukanlah Untuk Perseorangan

Targethukumonline. Pati - Loyalitas Alumni Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), yang tergabung dalam Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) diharapkan tidak untuk perseorangan tapi harus ditujukan bagi negara.

IKAPTK berikan yang terbaik buat Negara.

"Setelah tiba saatnya mengabdi di masyarakat maka loyalitas harus ditanamkan. 

Dan loyal itu bukan untuk perseorangan tetapi loyalitas untuk negara yang kita cintai ini", tutur Bupati Pati Haryanto, kemarin, di Pendopo Kabupaten, saat menyampaikan sambutan di acara silaturahmi IKAPTK dan Praja IPDN se-Eks Karesidenan Pati tahun 2019 bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pati.

Kepada para praja muda, Bupati juga berpesan agar dari awal selalu menanamkan pengabdian dan selalu mengasah kemampuan.

"Apa yang telah dicapai para senior  itu adalah proses yang panjang, tidak datang secara tiba - tiba. 

Karena kami tidak membedakan-bedakan alumni IPDN dengan alumni lainnya, semuanya berkompetisi sesuai kemampuan", tutur Bupati.

Selain itu, Haryanto mengharapkan agar kegiatan silaturahmi tersebut dapat dimanfaatkan untuk saling mengenal satu dengan yang lain.
 
"Pamongpraja harus saling asah asih asuh. Dimana pada saat-saat tertentu kita bisa menjadi bapak, anak ataupun teman. 

Kita bersama-sama saling memberi arahan dan bimbingan, semoga dengan mengenal satu dengan yang lain bisa dimanfaatkan untuk menimba ilmu dari para senior", jelas Haryanto.

Event tahunan yang mengambil tema "Membangun Jiwa Pamong dengan Semangat Kekeluargaan dan Kebersamaan serta Meningkatkan Rasa Persatuan dan Kesatuan," tersebut berlangsung dua hari.

Kegiatan yang berlangsung sejak Jumat (27/12), itu diawali dengan bhakti sosial di Panti Asuhan Muhammadiyah Al-Maun Pati, kemudian dilanjutkan dengan futsal, donor darah dan ditutup pada Sabtu (28/12) dengan acara  silahturahmi dengan Pemerintah Kabupaten Pati.

Selain dihadiri Bupati, kegiatan silaturahmi di Pendopo itu juga diikuti oleh Wakil Bupati Saiful Arifin (Safin), Asisten Sekda, sejumlah Kepala OPD, dan para alumni serta purna praja IPDN. (ROI)
Share:

Jumat, 27 Desember 2019

Dr Endar Susilo SH MH : IPJT Sebagai Marwah Para Insan PERS Harus Menjadi Garda Terdepan

Targethukumonline. Jepara - Sebagai Akademisi dan Seorang organisatoris, DR H Endar Susilo, SH, MH, Ketua Umum Sekretariat Bersama Insan Pers Jawa Tengah (Sekber IPJT) hasil musyawarah daerah Sekber IPJT di Jepara, telah menyiapkan Kerangka kerja (PLAT FORM), organisasi yang akan dipimpinnya, Jum'at tgl (27/12/19).

IPJT menjadi kiblat dunia jurnalistik atau insan PERS yang ada di Indonesia.

Organisasi akan maju dan Survive bilamana struktur dari tingkat kabupaten / kota sampai tingkat pusat, dibangun dengan pondasi yang Kuat, dimana Sekber IPJT sudah berdiri di 27 kabupaten / kota di jawa tengah", jelasnya.

Endar mengakui bahwa masih banyaknya pekerjaan rumah yang akan di selesaikannya, diantaranya adalah pembentukan struktur fungsionaris kepengurusan, perbaikan anggaran dasar, anggaran rumah tangga dan peraturan organisasi Sekber IPJT, bila perlu penambahan Nomeratur Baru yang tidak menyimpang dengan AD/ART yang baru," terang Endar.

Secara terpisah Mochamad Safik selaku Sektetaris Jendral Undefinitif dihubungi lewat selulernya, sangat mendukukung dengan apa yang di lakukan oleh ketua umum terpilih, lebih lanjut menurut Moch Safik", Dr Endar adalah seorang Pemimpin yang cerdas dan walaupun masih muda sudah mengemban jabatan jabatan publik lainnya.

Menurut Moch Safik sekali lagi, "saya yakin kalau kapal besar SEKBER IPJT akan mampu di nahkodai oleh DR Endar Susilo, yang tentunya beliau harus didukung oleh pengurus-pengurus yang memiliki tidak hanya loyalitas, tapi juga dedikasi yang tinggi pula, dan tidak menempatkan orang-orang yang hanya memanfaatkan organisasi demi kepentingan nya sendiri", pungkasnya, disela sela kesibukannya dalam mempersiapkan rapat kerja yang melibatkan ketua-ketua Dewan Pengurus Kabupaten / Kota (DPK) Sekber IPJT se Jawa Tengah dan juga teman-teman yang selama ini telah berkontribusi besar dalam pengembangan Sekber IPJT.

Muh Safiq menegaskan, disamping pembentukan struktur baru dalam kepengurusan Tingkat Pusat, DR Endar juga memerintahkan kepada saya selaku Sekretaris Jenderal Demisioner untuk segera mengajukan Permohonan Surat Audiensi ke semua FORKOMPINDA diwilayah Jawa Tengah.

Juga persiapan pelantikan pengurus pusat dan persiapan MOU dengan semua Pimpinan Aparat Penegak Hukum di tingkat Provinsi.

Juga sekaligus memperbaharui semua Surat Keputusan (SK) yang sudah dan yang akan diterbitkan untuk DPP SEKBER IPJT, dan menyiapkan program program kerja dalam kerangka peningkatan kesejahteraan semua anggota.

Melakukan pertemuan-pertemuan rutin dengan semua  DPK sebagai bahan evaluasi dan attensi", tandasnya.

Seperti diketahui bahwa Sekber IPJT yang dibentuk dan didirikan pada bulan Februari 2019 oleh tokoh-tokoh senior Insan Pers di Jawa Tengah, pada bulan Februari 2020 merencanakan memperingati ulang tahun yang pertamanya sekaligus mengadakan acara pelantikan Fungsionaris Pengurusnya yang baru hasil Musda Sekber IPJT di Jepara beberapa waktu yang lalu.

Acara Ultah sekaligus pelantikan tersebut rencana akan dihadiri oleh semua Anggota IPJT se Jawa Tengah dan mengundang unsur dari Pemerintah, TNI, Polri, Penegak Hukum, para Profesinal dan tokoh masyarakat. ($.aries)
Share:

Kamis, 26 Desember 2019

Letkol Czi Adi Ilham Zamani SE : Jelajah Teritorial Bersama Komunitas Sepeda Santai dan Forkopimda

Targethukumonline. Pati - Sepeda santai Jelajah desa bersama forkopimda Kabupaten Pati dan komunitas sepeda hari ini menempuh jarak sekitar 25 Km Jumat tgl (27/12/19).

Nyepeda santai bersama Forkompimda dan komunitas sepeda santai.

Pemberangkatan Sepeda santai yang mengambil titik start di halaman pendopo Kabupaten Pati pada pagi ini dimulai tepat pada pukul 06.30 WIB yang dipimpin oleh Bupati Pati H. Haryanto, SH.MM.MSi, terlihat pula dalam rombongan adalah Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani SE, Kapolres Pati AKBP Bambang Yudhantara Salamun S.I.K serta pejabat lain dijajaran kabupaten Pati.

Ada manfaat ganda yang dapat dipetik dari kegiatan yang dilaksanakan setiap sebulan sekali ini, salah satunya adalah sarana untuk menjaga kesehatan serta kebugaran, tetapi disamping itu juga dengan bersepeda santai bersama pejabat serta komunitas berkeliling wilayah di Kabupaten Pati ini secara tidak langsung merupakan pemantauan serta peninjauan ke desa - desa.

Dari sekian banyak komunitas Sepeda di Kabupaten Pati yang selalu setia mengikuti kegiatan seperti ini salah satunya adalah Komunitas sepeda Kodim 0718 Pati.

Komunitas ini beranggotakan para Prajurit serta PNS Kodim 0718 Pati yang setiap saat selalu mengikuti acara yang diadakan oleh Pemda Kabupaten Pati serta selalu mendampingi unsur pimpinan Kodim dalam acara serupa.

Setelah menempuh jarak sekitar 25 Km menyusuri rute sekitar Kota pati, kecamatan Gabus dan kembali finish di halaman Bank Jateng ini diikuti sekitar 135 orang peserta.

Dandim Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE selaku pejabat baru dikabupaten Pati ini memberikan apresiasi terhadap kegiatan tersebut.

"Kegiatan seperti ini bagus banget, selain sehat raga juga memupuk tali silaturahmi antar forkopinda," ucap Adi.

"Saya kan orang baru, sekalian berolah raga tentunya sekalian saya orientasi wilayah yang deket-deket dululah, sambil wisata keliling desa agar lebih fresh," terangnya. (ROI)
Share:

Pengelolaan Dana Desa Akan Disalurkan Melalui Bank Jateng

Targethukumonline. Pati - Demi memudahkan koordinasi maupun komunikasi terkait pengelolaan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) maupun yang lain, Pemerintah kabupaten Pati membuat kebijakan rekening desa ke Bank Jateng, Kamis tgl (26/12/19).

DD & ADD akan dilimpahkan ke rekening Bank Jateng.

Adapun tujuh kecamatan yang mengalami pengalihan rekening tersebut ialah, Kecamatan Juwana, Kecamatan Batangan, Kecamatan Jaken, Kecamatan Tayu, Kecamatan Trangkil, Kecamatan Gembong dan Kecamatan Winong, yang semula rekening desa nya ialah PT. BPR akan beralih ke Bank Jateng.

Namun untuk Siltap (Penghasilan Tetap) yang awalnya di Bank Jateng, nantinya akan berpindah ke PT. BPR Bank Daerah.

Bupati Pati Haryanto mengatakan dulu antara kepala desa dan camat, ingin saling berbagi tugas bahwa pada saat itu ada sejumlah desa yang terlayani di PT. BPR Bank Daerah dan akhirnya disepakati 7 kecamatan.

"Hal ini juga untuk menindaklanjuti bahwa apabila ada bantuan yang hendak diserahkan ke desa, pihak kementerian tahunya itu Bank Jateng.

Dengan demikian kita atur, sebab desa tidak boleh membuka dua rekening", ujar Bupati Pati Haryanto saat memberikan arahan dalam acara Sosialisasi Pengalihan Rekening ke Bank Jateng yang bertempat di Pendopo kabupaten Pati, Kamis tgl (26/12/19).

Sehingga mulai tahun 2020, lanjut Bupati, mulai dari DD, ADD masuk ke rekening Bank Jateng semua, hal ini juga bertujuan agar semua pihak dapat fokus terhadap pelayanan.

"Sedangkan untuk yang Siltap, sesuai dengan Perda APBD kemarin maupun Perbup yang ada, disetarakan dengan golongan 2a. Itu masuknya semua ke PT. BPR Bank Daerah.

Jadi kalau ada pinjaman, tukar guling, digulingkan dan lain - lain, itu lewatnya PT. BPR Bank Daerah", jelasnya.

Menurut Bupati, hal ini juga bertujuan untuk menertibkan dalam pengelolaan keuangan di desa. 

Bupati mengimbau agar dapat mengelola keuangan, agar tak lupa melibatkan pihak terkait seperti perangkan desa, BPD, tokoh masyarakat dan seterusnya.

Direktur Bank Jateng Cabang Pati, Isnu Widyantoro menyebut bahwa hal ini dilakukan sebagai bentuk pembagian peran maupun tanggung jawab antara pihak Bank Jateng dan PT. Bank Daerah Pati.

"Sebab mengelola DD, ADD dan yang lain ini memang cukup berat, mengingat bahwa DD maupun ADD yang nilainya tergolong besar, tentunya itu butuh pertanggung jawaban dan akuntabilitas yang baik", ujarnya.

DD dan ADD, lanjutnya, akan menjadi tanggung jawab pihaknya, sedangkan untuk Siltap akan menjadi tanggung jawab bank daerah.

"Bapak - bapak dan Ibu - ibu yang masih punya simpanan masih tetap jalan, namun kalau mau ambil lagi langsung ke bank daerah, kita berbagi peran. 

Dan apabila nanti bank daerah kurang uang bisa datang ke pihak kami", imbaunya. (ROI)
Share:

Bupati Haryanto Kukuhkan 12 Kepala SMP

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto siang tadi mengukuhkan 12 Kepala SMP di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Kamis tgl (26/12/19).

12 kepala SMP dikukuhkan oleh Bupati Pati.

Acara  pengukuhan dilaksanakan di Aula Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Pati.

Delapan kepala sekolah yang dikukuhkan merupakan hasil rotasi, sedangkan empat lainnya merupakan kepala sekolah baru hasil promosi jabatan.

Bupati Pati Haryanto menjelaskan bahwa pengangkatan kepala sekolah baru dilakukan untuk mengisi kekosongan kepala sekolah yang ada di lima SMP.

"Sebetulnya yang kosong ada lima sekolah, karena masa bakti kepala sekolah sebelumnya sudah 12 tahun. 

Kemudian dilaksanakan ada uji kompetensi kepala sekolah dan sudah ada empat kepala sekolah baru yang dinyatakan memenuhi syarat", terang Haryanto.

Ia pun menambahkan untuk satu SMP yang Kepala Sekolahnya masih kosong, menurut Haryanto nantinya akan diisi Plt atau Pelaksana Tugas.

Sesuai aturan yang berlaku, lanjut Bupati, masa bakti kepala sekolah maksimal memang 12 tahun.

Haryanto pun meminta maaf karena tidak bisa memperpanjangnya. 

Hal ini, menurutnya, juga demi berjalannya kaderisasi kepala sekolah.

Adapun mengenai delapan kepala sekolah yang dirotasi, Haryanto mengatakan, hal ini sudah berjalan sesuai mekanisme dan prosedur yang ada.

"Kepala sekolah yang masa baktinya  sudah cukup lama, kita dekatkan ke perkotaan. 

Adapun yang baru kita tempatkan agak jauh supaya belajar, memang kalau kepala sekolah baru ditempatkan di daerah pinggiran, pada saatnya nanti kembali ke perkotaan,” jelasnya.

Haryanto berharap, setelah dikukuhkan, para kepala sekolah dapat segera melaksanakan tugas, mengingat saat ini sudah memasuki semester kedua tahun ajaran.

Kepada kepala sekolah baru, ia berpesan agar mereka ngangsu kawruh pada seniornya.

Begitupun sebaliknya kepada kepala sekolah yang senior, Haryanto berharap agar mereka bersedia membimbing para kepala sekolah baru.

Adapun rincian kepala sekolah yang dikukuhkan ialah Sri Nurhayati, yang sebelumnya guru madya SMPN 2 Jaken, dipromosikan menjadi Kepala SMP 4 Juwana.

Sementara itu, Kristina Ratna Kartika, yang sebelumnya guru madya SMPN 3 Juwana, kini dipromosikan menjadi Kepala SMPN 2 Tayu.

Kemudian ada Anwar Mashudi, yang sebelumnya guru muda SMPN 4 Juwana, dipromosikan menjadi Kepala SMPN 1 Gunungwungkal.

Di samping itu, juga terdapat nama Amin Mustofa, yang sebelumnya guru madya SMPN 1 Wedarijaksa, dipromosikan menjadi Kepala SMPN 2 Gunungwungkal.

Lalu Suhono, yang sebelumnya Kepala SMPN 1 Batangan, dirotasi menjadi Kepala SMPN 5 Pati.

Sementara itu, Harun Sudjijanto, yang sebelumnya Kepala SMPN 1 Dukuhseti, kini dirotasi menjadi Kepala SMPN 1 Batangan.

Muncul pula nama Sri Wahyuni, yang sebelumnya Kepala SMPN 2 Gunungwungkal, kini dirotasi menjadi Kepala SMPN 1 Tayu.

Adapun Sudarman, yang sebelumnya Kepala SMPN 1 Gunungwungkal, kini dirotasi menjadi Kepala SMPN 1 Sukolilo.
 
Kemudian Kuntarni, yang sebelumnya Kepala SMPN 4 Juwana, dirotasi menjadi Kepala SMPN 2 Wedarijaksa.

Berikutnya Giyarto, yang sebelumnya Kepala SMPN 8 Pati, dirotasi menjadi Kepala SMPN 2 Juwana.

Lalu Amin Aolawi, yang sebelumnya Kepala SMPN 1 Tayu, dirotasi menjadi Kepala SMPN 1 Juwana.

Dan terakhir, Munif Wahyudi, yang sebelumnya Kepala SMPN 2 Tayu, kini dirotasi menjadi Kepala SMPN 8 Pati. (ROI)
Share:

Rabu, 25 Desember 2019

Secara Humanis, Kabid Humas Polda Banten Sambangi Jamaat Gereja Yang Laksanakan Ibadah Natal

Targethukumonline. Serang - Secara Humanis, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi P SIK MH sambangi Jamaat di Gereja HKBP Kota Serang yang melaksanakan Ibadah perayaan Natal 2109, Rabu tgl (25/12/19).

Kabid Humas Polda Banten sambangi jamaat yang merayakan Natal.

Dalam kegiatannya, Kabid Humas Polda Banten didampingi oleh Kapolsek Serang Kota, Anggota PAM OPS Lilin Kalimaya 2019, Pendeta Gereja HKBP kota Serang serta para awak media Pokja Banten.

"Alhamdulillah, hari ini saya bersama tim bisa melaksanakan pengecekkan pengamanan langsung Jamaat Gereja HKBP Kota Serang yang merayakan Ibadah perayaan Hari Natal 2019 ini,'' terang Edy.

Kedatangan Kabid Humas beserta rombongan disambut hangat oleh Pendeta Gereja HKBP Kota Serang beserta Jamaat lainnya. 

Satu persatu Jamaat mulai dari anak - anak hingga dewasa mendatanginya untuk menyalami dan mengucapkan terimaksih.

Dijelaskan Edy, giat ini bertujuan untuk mencegah terjadinya gangguan keamanan saat ibadah. 

Selanjutnya, supaya dapat menciptakan kelancaran pada perayaan Hari Raya Natal Tahun 2019 di wilayah hukum Polda Banten.

Setelah sampai di Gereja, tim langsung melakukan pengecekan untuk terhadap anggota yang bertugas serta melaksanakan pengamanan Gereja. 

Sehingga anggota dalam menjalankan tugasnya tetap disiplin dan Profesional selama pelaksanaan Operasi Lilin Kalimaya 2019.

"Selama dilaksanakan pengecekkan, semua kegiatan berjalan aman. 

Sehingga umat Kristiani merayakan Natal dan Tahun Baru dapat berjalan dengan lancar dan aman,"tutup Edy. (ROI)
Share:

Selasa, 24 Desember 2019

Pastikan Nataru Aman, Wakapolda Banten Pantau Perayaan Malam Misa Natal

Targethukumonline. Tangerang - Wakil Kepala Polisi Daerah (Wakapolda) Banten Brigjen Pol Drs. Tomex Korniawan, memimpin pemantauan perayaan Malam Misa Natal di Daerah Hukum Kabupaten Tangerang, Selasa tgl (24/12/19).

Brigjen Pol Drs. Tomex Korniawan pantau langsung pengamanan di misa natal.

Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi Priadinata, S.I.K., M.H membenarkan bahwa pemantauan yang di lakukan Wakapolda untuk memastikan seluruh masyarakat yang merayakan Natal dapat beribadah dengan tenang, damai dan khusyuk.

Terkait dengan tindakan mengantisipasi teror saat Malam Misa Natal hingga perayaan Natal dan Tahun Baru, kata edy, dengan dilakukannya pemantauan ini pada beberapa gereja di Wilayah Hukum Polda Banten, itu membuktikan bahwa pihaknya serius memberikan rasa aman.

"Kehadiran kami salah satu untuk itu, kami berusaha memastikan masyarakat utamanya mereka yang merayakan natal dengan baik," tambah Kabidhumas Polda Banten.

Pihaknya berharap, perayaan Natal tahun ini berjalan aman serta masyarakat bisa melaksanakan ibadahnya dengan tenang.

Usai melakukan pemantauan  malam Natal di Darkum Tangerang, dilanjutkan dengan pengecekan Mapolsek Panongan dan Pospam Mardigras Citra Raya kecamatan Panongan. (ROI)
Share:

Malam Misa Natal Kodim Pati Pastikan Keamanan Disejumlah Gereja

Targethukumonline. Pati - Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE bersama komunitas Gusdurian Pati melaksanakan pemantauan langsung ibadah Natal disejumlah Gereja di Kecamatan Pati dan Kecamatan Juwana, Selasa tgl (24/12/19).

Kodim 0718 Pati pastikan pengamanan disejumlah titik gereja.

Dalam pemantauan ke sejumlah Gereja di kecamatan Pati dan Juwana malam tadi, Dandim Pati didampingi oleh komunitas Gusdurian Pati diantaranya adalah Kyai Heppy dan EDY Siswanto (Edy Kubota).

Pemantauan dan pengecekan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk meyakinkan pengamanan yang diberikan oleh aparat sudah berjalan sesuai prosedur sehingga keamanan serta kenyamanan dalam melaksanakan ibadah Natal yang dijalankan saudara kita umat Nasrani senantiasa dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan.

Selain berpatroli keliling wilayah Kota Pati dan Juwana, Dandim Pati juga menyempatkan diri untuk singgah di dua Gereja di kecamatan Pati kota dan di kecamatan Juwana Pati.

Sebelum pelaksanaan ibadah Misa Natal, dalam kesempatan itu pula, Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE selaku pejabat Dandim Pati yang baru memperkenalkan diri kepada jemaat yang hadir di Gereja Santo Yusuf, jalan Kamandowo no 3 Pati dan di Gereja Santa Maria Lasalete desa Kauman kecamatan Juwana Kabupaten Pati.

Menurut orang nomor satu di Kodim Pati tersebut, kegiatan pengamanan serta pemantauan langsung ke lapangan seperti ini dirasa sangat penting dan merupakan kewajiban bagi aparat TNI, Polri dan bahkan seluruh lapisan masyarakat.

Adi juga menghimbau agar secara bersama - sama untuk memelihara keamanan serta kerukunan dilingkungan masing - masing serta menjaga kondusifitas diwilayahnya apalagi saat moment yang penting perayaan hari besar keagamaan seperti saat ini Natal tahun 2019 dan sebentar lagi perayaan tahun baru 2020 yang tentunya memerlukan perhatian ekstra agar seluruh momentum tersebut dapat dilalui serta dirayakan oleh masyarakat dalam keadaan aman dan damai. (ROI)
Share:

Senin, 23 Desember 2019

Bupati Haryanto Pimpin Upacara Peringatan Hari Ibu dan Bela Negara

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto hari ini menjadi Irup Peringatan Hari Ibu ke-91 dan Hari Bela Negara ke-71 di halaman Kantor Setda Kabupaten Pati.

Hari ibu menjadi refleksi jati diri anak Bangsa.

Haryanto dalam amanatnya mengatakan bahwa Peringatan Hari Ibu ini diharapkan menjadi momen penting untuk mendorong semua pemangku kepentingan untuk lebih memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan.

Dengan tema Hari Ibu kali ini yaitu Perempuan Berdaya, Indonesia Maju, perempuan didorong untuk mengembangkan segala potensi dan kemampuannya sebagai motor penggerak sekaligus sebagai agen perubahan.

Menurut bupati, tema tersebut dipilih setelah melihat situasi dan kondisi Indonesia saat ini dimana masih sering ditemukan perempuan yang mengalami kekerasan, bahkan perlakuan diskriminatif.

"Dan yang terpenting ialah, peran laki - laki dalam kampanye-kampanye dan gerakan - gerakan yang mendukung pencegahan kekerasan terhadap perempuan", imbuhnya.

Terkait peringatan Hari Bela Negara, menurut Bupati, Presiden telah menginstruksikan pelaksanaan Rencana Aksi Nasional Bela Negara di berbagai bidang dan tataran di seluruh Indonesia.

Hal ini, lanjutnya, juga melibatkan segenap jajaran Kementrian / Lembaga dan Pemerintah Daerah, serta berbagai elemen masyarakat.

Bupati juga meyakini, bela negara bukan hanya menjadi alat untuk menghadapi ancaman yang bersifat potensial maupun aktual, namun juga menjadi alat pencapaian tujuan nasional bangsa.

"Tanpa adanya sikap dan perilaku bela negara, maka pengelolaan negeri kita yang besar dan luas dengan berbagai sumber daya alamnya yang melimpah, tak akan mencapai keadilan dan kemakmuran yang diharapkan", imbuhnya.

Untuk itu, bupati menegaskan bahwa penanaman nilai - nilai dasar bela negara harus dilakukan secara terus menerus kepada seluruh komponen masyarakat.

"Yang belajar dan mengajar, teruslah meningkatkan kearifan dan pengabdian masyarakat berbasis nilai - nilai kebangsaan. 

Sedangkan yang mengabarkan berita, teruslah menjadi penerang informasi masyarakat secara jujur, berimbang dan bertanggung jawab", pungkasnya. (ROI)
Share:

Minggu, 22 Desember 2019

Safin Harapkan Pelatih Berlisensi D Latih Anak Anak SSB di Desa

Targethukumonline. Pati - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), mengharapkan pelatih yang telah mengikuti kursus dan mengantongi lisensi D sepakbola, untuk dapat melatih anak-anak desa yang ada di Kabupaten Pati, (23/12/19).
 
Pelatih lisensi D diharapkan mampu mendorong prestasi di SSB sejak usia dini.

"Nantinya mereka setelah mendapat lisensi  bisa melatih anak anak SSB di desa-desa atau yang lain, dan dengan ilmu yang dipunyai diharapkan bisa mendukung perkembangan sepak bola Pati ke arah yang semakin positif", tuturnya.

Kemarin saat menutup Kursus Lisensi D Pelatih Sepak Bola di Lapangan Akademi Sepakbola yang berada di Desa Mojoagung, Trangkil.

Menurutnya ada 23 pelatih berlisensi D yang nantinya diharapkan bisa memberikan warna dalam pengembangan sepak bola di kabupaten Pati.

Langkah demi langkah, imbuh Safin, semuanya dilakukan demi memajukan sepak bola Pati, mulai dari pencarian bibit lokal pemain sepakbola, sampai menggelar pelatihan/ kursus untuk pelatih.

"Hal ini bertujuan untuk menciptakan sportivitas sekaligus membangkitkan persepakbolaan di kabupaten Pati", tegas Wabup yang juga ketua Persipa ini.

Ia pun mengajak segenap pihak untuk saling mendukung satu sama lain dengan cara yang positif guna memajukan sepak bola di kabupaten Pati.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar)  bekerja sama dengan Persipa Pati dan Asosiasi kabupaten (Askab) PSSI Pati, menggelar Kursus Lisensi D Pelatih Sepak Bola.

Kursus pelatihan ini diikuti 23 peserta dan dilangsungkan selama tujuh hari, sejak 16 Desember hingga 22 Desember 2019. (ROI)
Share:

Kota Patiku Tercinta, Harapan Itu Selalu Ada

Targethukumonline. Pati - Surat kepada kawan begitulah ungkapan hati sebagaian masyarakat kota Pati tercinta di sudut sudut warung kopi dengan kasak kusuknya, ibarat panas sewindu diguyur hujan berhari hari sungguh terasa adem, (22/12/19).

Kami butuh sosok pemimpin yang ada dan hadir di hati kami.

Begitulah harapan warga kota Pati yang semakin hari semakin menampakkan wajah yang bersih bersinar dan berseri seri, tidak ada perjudian yang merajalela, tidak terlihat disudut sudut kota orang yang madat atau mabuk mabukan dengan segelas pitcer yang berisi minuman keras ataupun para calo yang bergentayangan di sudut salantas untuk menerima order pembuatan SIM dan lainnya, ataupun operasi candi / ketupat yang kadang meresahkan para pengendara motor dan mobil yang kerap tanpa papan nama atau seringkali ditikungan jalan pentol godi atau arah pasar puri bahkan membuat kemacetan di siang hari saat anak anak pulang sekolah atau kerja.

Jika wajah Indonesia baru yang menjadi program Presiden Joko Widodo dalam kabinet kerja baru dengan aparatur yang bersih bukan bualan, sungguh sangat indah kota - kota yang ada di seluruh wilayah NKRI ini, terutama dengan pejabat baru baik dari Kajari, Kodim dan Polres Pati.

Bukan mustahil Indonesia di era baru ini memiliki semangat baru seperti menteri BUMN Erick Thohir atau Komisaris Pertamina AHOK yang langsung mencopot para perusak wajah dinegeri ini, masyarakat sangat berterimakasih atas segala upaya para tikus tikus kantor yang selalu mengharapkan pundi-pundi dari hasil kerja yang tidak benar yang selalu merugikan kepentingan umum atau rakyat kecil.

Harapan juga selalu ada atas segala upaya Kapolres Pati yang baru AKBP Bambang Yudhantara Salamun SIK, seperti setitik tetesan air ditengah gurun yang gersang, sungguh kebatilan akan binasa dengan kebaikan dan kejujuran.

Untuk menata kota Pati tercinta butuh sosok figur yang hebat dan luar biasa dalam menegakkan panji-panji kebajikan butuh berpuluh-puluh tahun, sekiranya tuhan telah menitipkan seorang sosok yang bijaksana dalam mengontrol keamanan dan ketertiban yang hampir mustahil selama ini, banyaknya penyuapan dan korupsilah yang telah menghambat pembangunan selama ini.

Semoga harapan masyarakat kabupaten Pati dalam menata segala aspek dan bidang akan mendapatkan kesejahteraan baru, amanah seorang pemimpin yang mempunyai tanggungjawab besar kepada warga dan masyarakat kota Pati tercinta, kami bangga kepadamu bapak Kapolres Pati, berat tanggungjawabmu menjadi bukti kerendahan hatimu dalam melaksanakan tugasmu untuk menata kota Pati dengan wajah anggunnya.

Yang beberapa hari telah menunjukkan jatidirinya, ribuan botol minuman keras telah dimusnahkan para pengoplos telah engkau ciduk, para madat dan penjudi telah insaf dan para bobotohpun telah tiarap saat ini.

Kami bangga padamu, sosok malaikat pembawa perubahan dalam kebaikan telah hadir dihati kami, semoga angin segar ini akan terus ada untuk selamanya dikotaku Pati tercinta demi kemaslahatan umat dan masyarakat selama ini.

Walau kadang kebaikan akan selalu muncul hambatan dan rintangan, namun secercah harapan untuk menuju wajah Indonesia yang bersih menjadi hukum mutlak untuk menyingkirkan rintangan selama ini.

Kebatilan yang merajalela, kaum hedonis para kaum borjuis dan kaum para penghamba dunia malam masih menikmati hingga saat ini, dunia malamnya para bangsawan masih belum tersentuh namun kami percaya lambat laun kota Pati yang terkenal kota karaoke akan berubah menjadi kota para santri karena sedemikian banyaknya pesantren yang ada di kota Pati.

Kami tidak muluk-muluk untuk pembenahan yang satu ini karena atensi dan beking yang terlalu kuat untuk satu hal ini masih mengalir ke kantong kantong para cukong yang ada, namun gebrakan dan pembenahan ini menjadi titik awal kota Pati dengan wajah barunya, yang lebih bersih, santun dan tertib, sekali lagi kami mengucapkan terimakasih wahai bapak kami untuk menata segala moral yang telah rusak di negeri ini.

Dihari ibu ini kami mengucapkan selamat hari Ibu juga ucapan terimakasih yang tak terhingga atas segala syukur kepadaNya, semoga ibu ibu yang ada di negeri ini melahirkan banyak calon pemimpin negeri ini, menjadi pemimpin yang tawakal yang selalu mengayomi para rakyat jelata, para kaum dhuafa dan para kaum miskin di negeri yang kami cintai ini, Indonesia tanah airku. (Amin)
Share:

Ikuti Lomba Lari Blora Run, Bupati Haryanto Dapatkan Medali Emas

Targethukumonline. Blora - Bupati Pati Haryanto bersama ASN Run, hari ini mengikuti Lomba Lari Blora Run yang  digelar Dalam Rangka Memperingati Hari Jadi ke-270 Kabupaten Blora.

Blora RUN dalam rangka hari jadi ke 270.

Dalam kegiatan yang dipusatkan di Kantor Pemkab Blora tersebut, Bupati Pati Haryanto berhasil mendapatkan medali emas penghargaan dari Bupati Blora.

"Terima kasih atas kesempatan yang diberikan sehingga saya bersama 50 ASN Run asal Kabupaten Pati dapat turut serta menyemarakkan kegiatan ini", terang Haryanto di sela-sela kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Blora Djoko Nugroho ini.

Sebagai apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Pati, Djoko Nugroho kemudian memberikan mendali emas penghargaan kepada Bupati Pati.

Pada perlombaan itu, jarak 5 km, ditempuh rombongan Bupati dan ASN Run selama kurang lebih 30 menit.

Sementara itu, 700 peserta lain juga turut ambil bagian dalam lomba tersebut, termasuk sejumlah pelari elit internasional.

Selain itu, juga ada nomor lari 5 kilometer yang diperuntukkan bagi pelajar umum nasional dan lokal Blora.

Adapun pemberangkatan peserta terbagi dalam tiga gelombang, yaitu 10 km umum, 5 km pelajar nasional dan 5 km pelajar lokal.

Kategori 10 km umum dilepas oleh Bupati Blora. Sedangkan Bupati Pati dipercaya untuk melepas kategori  5 km pelajar nasional.

Setelah itu, Bupati dan ASN Run pun bergabung di 5 km pelajar lokal, untuk selanjutnya dilepas oleh Kajari Blora di garis start.

Dan di akhir lomba, pelari dari luar provinsi Jawa Tengah tampak mendominasi perolehan juara pada kategori 10 K. (ROI)
Share:

Sabtu, 21 Desember 2019

Tumpukan Sampah Saat Pergantian Tahun Baru, Jadi Sorotan Dalam Rapat Ekuinda Nataru

Targethukumonline. Pati - Digelar acara rapat Koordinasi Ekonomi, Keuangan, dan Industri Daerah (Ekuinda) Hari Raya Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di Ruang Penjawi Sekretariat Daerah Kabupaten Pati.

Sampah menjadi prioritas utama dalam pembahasan tahun baru 2020.

Dalam kegiatan rakor tersebut membahas sebagai mana pencegahan pencegahan terjadinya kerusuhan, meningkatnya harga bahan pokok, dan titik titik dimana rawan kemacetan yang harus ditangani.

Tak hanya hal tersebut saja, dalam rakor tersebut Bupati Pati Haryanto menyinggung mengenai keadaan cuaca yang belum menentu.

"Dengan hujan yang belum merata, maka perlu dilakukan langkah dalam mengantisipasi kemungkinan peningkatan intensitas hujan mendekati Nataru. 

Dimana nanti agar tidak terjadi banjir yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat pada momentum Nataru", jelasnya.

Oleh sebab itu Bupati tekankan jajarannya harus mengantisipasi, terutama tempat - tempat yang sering dipakai menumpuk sampah, seperti Widorokandang, Sinoman, dan dekat Terminal Kembang Joyo lama.

"Sekaligus mengingatkan warga agar membantu bersih-bersih sungai, karena selama kemarau banyak yang buang sampah di sungai," tandasnya. (ROI)
Share:

Setelah 13 Tahun, Pembangunan Jalan Lingkar Pati Akhirnya Tuntas di Akhir Tahun

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto kemarin meresmikan proyek penuntasan pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) Pati.

Jalan lingkar selatan diresmikan di akhir tahun 2019.

Menurut Bupati, jalan nasional yang menjadi kewenangan pemerintah pusat ini, pembuatannya membutuhkan proses yang panjang yaitu sekitar 13 tahun yang lalu tepatnya pada tahun 2006. 

"Yang mana Pemerintah Kabupaten Pati mulai dari proses membebaskan lahan, perizinan, penimbunan serta pemadatan", kenang Haryanto.

Bupati menambahkan, pihaknya maupun masyarakat umum tidak bisa membayangkan apabila jalan lingkar selatan ini tidak ada. 

Pasti akan terjadi macet di titik lokasi seperti di Pusat Kuliner, Alun - alun maupun tempat - tempat perbelanjaan.

“Namun alhamdulillah, dengan pembebasan lahan kurang lebih 12,38 Km ini, dapat dibangun jalan lingkar hingga tuntas sepenuhnya menjadi dua jalur di tahun 2019 ini”, ujar Bupati.

Haryanto berharap agar jalan ini dapat dinikmati para pengguna jalan khususnya kendaraan lintas provinsi dan juga sekaligus sebagai pengurai kemacetan.

"Penuntasan jalan lingkar ini momennya juga sangat tepat yaitu saat di mana pemerintah sedang mempersiapkan jalur transportasi untuk mudik menjelang Hari Natal dan Tahun Baru 2020", imbuhnya.

Oleh karena itu, Bupati mengucapkan terima kasih kepada Kementrian PUPR yang diwakili oleh Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, sebab jalan ini selain dapat dinikmati warga Pati juga efektif untuk mengurai kemacetan dalam kota Pati.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional VII, Ahmad Cahyadi menyampaikan bahwa pembangunan jalan lingkar Pati ini adalah melanjutkan pembangunan yang sebelumnya telah dimulai oleh Pemkab Pati.

"Kemudian dilanjutkan oleh pemerintah pusat, yakni Kementrian PUPR Direktorat Bina Marga yang mulai menangani pada tahun 2007 hingga sekarang. 

Dan pada tahun 2019 ini telah tuntas diselesaikan”, ujarnya saat diwawancarai.

Panjang jalan lingkar selatan ini menurutnya ialah 12,38 Km dan memiliki lebar 4 lajur yang mana jika diukur dari dari tepi sampai tepi saluran air sekitar 19 meter.

Ia juga mengatakan bahwa jalan telah didesain sedemikian rupa agar sesuai dengan standard.

“Untuk anggarannya sebesar Rp 229 milyar ditambah dengan pembebasan lahan yakni sekitar Rp 17 milyar. 

Sehingga total anggaran Rp 246 milyar, atau hampir Rp 250 milyar”, paparnya. (ROI)
Share:

Jumat, 20 Desember 2019

Keceriaan Anak TK Kemala Bhayangkari Jepara Sambut Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah

Targethukumonline. Jepara - Ketua Bhayangkari Daerah Jawa Tengah Ny. Hj. Yudaningrum Rycko Amelza Dahniel bersama dengan Pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Tengah berkunjung ke Mapolres Jepara, (20/12/19).

Tampak keceriaan TK Kemala Bhayangkari.

Kunjungan yang dilaksanakan wanita kelahiran Jakarta tersebut adalah merupakan rangkaian kegiatan kunjungan kerja rutin yang juga telah dilaksanakan di Polres lainnya di Wilayah Hukum Polda Jawa Tengah.

Ada yang menarik perhatian saat Ny. Hj. Yudaningrum Rycko Amelza mengunjungi Taman Baca Polres Jepara.

Tampak keceriaan anak - anak TK Kemala Bhayangkari Jepara menyambut kedatangan Istri dari Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Dr. H. Rycko Amelza Dahniel, M.Si. yang didampingi Ketua Bhayangkari Cab. Jepara beserta Pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Tengah.

Sifat ke-ibuan dari Ny. Hj. Yudaningrum Rycko Amelza terlihat saat beliau menyambangi taman baca Polres Jepara.

Dengan ramah dan sesekali bercanda, Ibu dari 3 anak ini membacakan buku cerita yang berjudul Aku Bilang Maaf  dihadapan anak - anak dari TK Kemala Bhayangkari Jepara.

"Itulah Ibu kita, sangat merakyat, mau bergaul dengan siapa saja dan sangat pintar dalam mendidik anak," jelas Ny. Tia Arif Budiman. ($.aries)
Share:

Deklarasi dan Pelantikan SEKBER IPJT Magelang Raya Menjadi Tonggak Sejarah Baru

Targethukumonline. Magelang - Deklarasi dan Pelantikan Sekber IPJT Magelang Raya, memberikan inspirasi kepada semua Pengurus SEKBER IPJT di masing masing masing kabupaten Kota, (20/12/19).

Sukses IPJT Magelang Raya menjadi tonggak sejarah baru.

Dalam sambutannya DR. H. Endar Susilo, SH, MH selaku ketua umum, membeberkan program dan rencana kegiatan di era kepemimpinannya, beberapa hal yang disampaikan adalah berkaitan dengan, penyususnan struktur baru yang lebih menggigit, tentang pengembangan sumber daya manusia. 

Pengembangan sumber Daya Manusia, beliau nenambahkan Organisasi seperti SEKBER IPJT ini adalah organisasi baru, namun memiliki perkembangan pengembangan yang cukup signifikan, bahkan Endar yang juga seorang Advokad dan Dosen di salah satu perguruan tinggi swasta ternama disemarang, bercita cita bagaimana SEKBER IPJT menjadi Organisasi yang menaungi wartawan di Jawa Tengah.

Tidak hanya di tingkat Jawa Tengah saja, tetapi Tingkat Nasional, maka di sinilah perlu Pengurus yang benar benar berjiwa Organisatoris sejati dan benar benar memiliki kepekaan dan jiwa memiliki organisasi (SENSE OF ORGANIZATION)," pungkasnya. ($.aries)
Share:

Pembangunan Rabat Beton Yang Bersumber Dari Dana Desa Tidak Sesuai RAB dan Terkesan Asal Jadi

Targethukumonline. Pati - Pembangunan yang Berkesinambungan memang sangat di harapkan oleh masyarakat, karena pembangunan tersebut sangat  berdampak positif bagi warga masyarakat, pembangunan yang bersumber dari Dana Desa mampu mendongkrak perekonomian warga dan kemajuan infrastruktur di Desa, dalam penggunaanya Dana Desa juga sudah di atur oleh undang-undang yang berbunyi sebagai berikut :

Pengerasan jalan di sekodok terkesan asal jadi.

Dana Desa (DD) adalah dana yang berasal dari APBN yang Diperuntukkan untuk Seluruh desa di Indonesia guna menunjang pembangunan infrastruktur dan ekonomi masyarakat desa, hal itu sudah tertuang di Peraturan Pemerintah Republik Indonesia nomer 60 tahun 2014 tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN yang berbunyi Sebagai berikut.

Presiden Republik Indonesia menimbang: a. Bahwa berdasarkan ketentuan pasal 72 ayat (1) huruf besar dan ayat (2) undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa, salah satu sumber pendapatan desa berasal dari alokasi anggaran pendapatan dan belanja negara.

B. Bahwa alokasi APBN kepada Desa perlu dilaksanakan secara transparan dan. Akuntabel dengan memperhatikan kemampuan APBN.

C. Bahwa dalam rangka memberikan kepastian hukum, pengalikasian yang bersumber dari APBN perlu di atur dalam peraturan pemerintah.

D. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf A, hufuf B dan huruf C perlu menetapkan peraturan pemerintah tentang Dana Desa yang bersumber dari APBN. Mengingat 1: pasal 5 ayat (2)  undang undang Dasar negara Republik Indonesia tahun 1945.
2: undang undang nomor 6 tahun 2014 tentang Desa (Lembaran negara Republik Indonesia tahun 2014 nomor 7, tambahan lembaran nrgara Republik Indonesia nomor 5495).

Akan tetapi pada kenyataannya yang kami temui di Desa Jontro jelas sangat merugikan warga, salah satu warga yang sempat kami wawancarai kepada awak media pada hari Kamis mengatakan " Sebagai rakyat sangat menyayangkan akan kebijakan Pemerintah Desa, karena setiap ada perencanaan Pembangunan, warga tidak pernah di libatkan.

Dan penggunaan dananya tidak transparan, contoh Pembangunan Rabat Beton di samping rumah saya, yang mana Pembangunan Rabat Beton tersebut hanya nambal atasnya saja, cuma dari bahan pasir, semen banyak pengurangan tapi dalam anggarannya di sebutkan pasir muntilan tapi kenyataannya pasir lokal, bahkan baru satu bulan Rabat Beton sudah rusak dan mengelupas, inikan jelas sebuah pembodohan, padahal rakyat itu tau, kalau pemerintah desa sini tidak begitu transparan," ungkapnya.

Pembangunan Rabat Beton yang senilai Rp 164.398.000,- yang ada di RT 02 RW 05 sekodok menjadi pembangunan fisik yang terkesan asal jadi, miris dan sangat disayangkan anggaran dana desa hanya dijadikan ajang korupsi para aparatur desa yang terlibat pembangunan Rabat Beton tersebut. (tim/THI)
Share:

Presiden Jokowi Sampaikan Komposisi Kandidat Dewan Pengawas KPK

Targethukumonline. Balikpapan - Presiden Joko Widodo menyampaikan kriteria sejumlah kandidat Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, akan ada lima figur yang akan mengisi posisi sebagai anggota Dewan Pengawas lembaga antirasuah tersebut.

Ada lima figur kandidat pimpinan KPK.

"Mengenai Dewan Pengawas, ya nama - nama sudah masuk tapi belum kita finalkan karena hanya akan diambil lima," kata Presiden saat berbincang dengan wartawan di Borneo C Ballroom, Hotel Novotel, Kota Balikpapan, Rabu, 18 Desember 2019.

Kelima figur calon anggota Dewan Pengawas KPK, kata Presiden, berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari hakim, jaksa, hingga ekonom.

Kepala Negara memastikan bahwa figur - figur yang terpilih nantinya merupakan figur terbaik.

"Ada dari hakim, ada dari jaksa, ada dari mantan KPK, ada dari ekonom, ada dari akademisi, ada dari ahli pidana, saya kira itu. Namanya nanti, ditunggu sehari saja kok.

Yang jelas nama-namanya adalah nama - nama yang baik, saya memastikan nama yang baik," tegasnya.

Turut mendampingi Presiden saat berbincang dengan wartawan antara lain Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Juru Bicara Presiden M. Fadjroel Rachman, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (ROI)
Share:

Presiden Optimis Konsep Ibu Kota Baru Akan Berhasil

Targethukumonline. Balikpapan - Presiden Joko Widodo optimistis konsep pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur akan berhasil meskipun daerah tersebut memiliki kondisi geografis yang menantang berupa bukit - bukit.

Presiden Jokowi optimis pembangunan ibu kota akan segera terealisasi.

Menurutnya, hal tersebut justru akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para arsitek yang akan merancang ibu kota negara.

"Setelah melihat kemarin, justru itu kalau kita bawa urban planner atau membawa arsitek ke tempat lokasi saya berikan jaminan mereka pasti akan sangat senang sekali dengan kondisi yang naik turun berbukit seperti itu karena akan lebih cantik dan lebih indah dibanding kalau hanya datar saja.

Saya pastikan itu, pasti mereka akan lebih senang kalau arsitek," ujar Presiden saat berbincang dengan wartawan di Borneo C Ballroom, Hotel Novotel, Kota Balikpapan, Rabu, 18 Desember 2019.

Menurut Presiden, kondisi geografis ibu kota negara baru yang menantang tersebut juga akan dipermudah dengan pembangunan akses jalan tol yang menghubungkan kota-kota di sekitarnya.

"Sepaku dengan Balikpapan dekat sekali. Kemarin muter sampai dua setengah jam itu karena memang muter.

Tapi kalau nanti tolnya dilangsungkan itu paling 30 menit sampai," imbuhnya.

Lokasi yang kemarin ditinjau Presiden Jokowi juga dekat dan menghadap sebuah teluk.

Menurut Presiden, kondisi tersebut juga akan mempercantik kawasan ibu kota negara nantinya.

Presiden menegaskan bahwa kawasan ibu kota negara merupakan kawasan hutan tanaman industri (HTI) yang akan dihijaukan kembali.

Untuk itu, secara khusus Presiden telah memerintahkan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar untuk membuat kebun bibit (nursery).

"Saya sudah perintahkan ke Menteri Kehutanan untuk dibuatkan kebun bibit, dibuatkan nursery yang kurang lebih 100 hektare yang mungkin akan memuat jutaan bibit di situ.

Sehingga kawasan itu akan menjadi sebuah kawasan yang sangat hijau dan penuh dengan oksigen.

Tidak ada polusi, enggak ada limbah, yang banyak orang berjalan kaki, naik sepeda, naik transportasi umum, yang bebas emisi, yang ada adalah mobil - mobil listrik yang juga zero emission," paparnya.

Sementara itu, untuk lini masa pembangunan ibu kota negara, Presiden menjelaskan bahwa pemerintah akan segera membentuk Badan Otorita Ibu Kota paling lambat awal Januari 2020.

Setelah itu, pemerintah akan mengajukan revisi undang-undang terkait ibu kota kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

"Seingat saya ada 14 undang-undang yang ada di omnibus juga, bareng - bareng," imbuhnya.

Sekitar tiga bulan setelah Januari, Presiden berharap semua proses tersebut telah selesai. Adapun gagasan besar desain diharapkan selesai dalam enam bulan ke depan atau pada bulan Juli 2020.

"Kemudian langsung dilakukan yang namanya land clearing dan pembangunan infrastruktur dasar. 

Sehingga kita harapkan nanti mulai tahun depan sudah dimulai pembangunan gedung-gedungnya.

Terutama akan diselesaikan untuk gedung - gedung pemerintahan terlebih dahulu," ungkapnya.

Kepala Negara sendiri menargetkan klaster pemerintahan yang akan dibangun pertama kali tersebut dapat selesai dalam kurun empat tahun atau pada 2023.

Pembangunan klaster tersebut juga akan dilakukan secara paralel dengan pembangunan transportasi umum, pembangunan air baku, dan instalasi listriknya.

"Untuk klaster yang lain, saya kira karena kita mengajak PBB, KPBU, mengajak swasta, baik yang klaster pendidikan, baik klaster kesehatan, baik klaster riset dan inovasi, termasuk nanti BUMN dan kawasan bisnis dan semi bisnisnya, sehingga nanti ini juga akan dikerjakan secara paralel. Kira-kira gambaran besarnya itu," tandasnya. (ROI)
Share:

Upaya Pemerintah Untuk Atasi Banjir dan Macet di Jakarta

Targethukumonline. Jakarta - Banjir dan kemacetan merupakan dua masalah klasik yang ada di Jakarta.

Dua masalah yang harus kita atasi macet dan banjir.

Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dua persoalan tersebut.

Untuk banjir misalnya, pemerintah sedang membangun dua bendungan di daerah Bogor sebagai salah satu kota penyangga Jakarta.

"Banjir ini kita masih dalam proses kan membangun bendungan yang namanya Sukamahi dan ada dua di atas, di Bogor, Ciawi dan Sukamahi. 

Selesai kira-kira akhir tahun depan. Insyaallah akhir tahun depan akan selesai," kata Presiden Joko Widodo saat berbincang dengan wartawan di Borneo C Ballroom, Hotel Novotel, Kota Balikpapan, Rabu, 18 Desember 2019.

Presiden Jokowi yakin jika kedua bendungan tersebut telah selesai, banjir di Jakarta akan bisa lebih dikendalikan. 

Namun, Presiden juga mengingatkan bahwa banyak upaya lain yang harus dilakukan untuk mengatasi banjir di Jakarta, antara lain pembersihan got dan pelebaran sungai.

"Tetapi juga sangat tergantung sekali yang namanya banjir di Jakarta itu adalah pembersihan got, kemudian juga pelebaran dari sungai Ciliwung yang sampai di Jakarta sudah menyempit.

Yang ketiga manajemen pengelolaan pintu - pintu air yang ada, termasuk di dalamnya adalah pengerukan waduk-waduk yang ada di Jakarta, waduk Pluit dan lain - lainnya," imbuhnya.

Sementara itu, untuk mengatasi persoalan kemacetan, pemerintah juga terus berupaya untuk menciptakan transportasi massal yang terintegrasi.

Misalnya, Moda Raya Terpadu (MRT) tahap I yang telah selesai dikerjakan, dan Lintas Rel Terpadu (LRT) yang ditargetkan selesai pada akhir tahun 2021.

"Itu akan sangat mengurangi macet. Dan tentu saja mengintegrasikan dari moda transportasi yang ada, LRT gabungin nanti dengan MRT, dengan TransJakarta, dengan commuter kita, dengan kereta bandara, nanti mungkin dengan kereta cepat, berarti ada 6, diintegrasikan semuanya. Itu juga akan sangat-sangat mengurangi kemacetan di Jakarta," jelasnya.

Meski demikian, Presiden menggarisbawahi bahwa jika ibu kota negara tidak dipindahkan dari Jakarta, maka persoalan tersebut akan sulit untuk diselesaikan.

Hal tersebut dikarenakan Jakarta merupakan pusat segala aktivitas kantor dan bisnis.

"Tapi sekali lagi, kalau tidak pindah ibu kota ya memang tetap akan sulit karena semua orang ingin meniti karir di Jakarta, ingin bisnis di Jakarta. 

Semuanya mikirnya di seluruh Tanah Air kan ke Jakarta semuanya atau ke Jawa sehingga yang terjadi adalah kepadatan penduduk yang semakin tambah semakin hari," ungkapnya.

"Sudah bolak balik saya sampaikan 56 persen penduduk kita itu ada di Jawa, khususnya Jakarta dan sekitarnya. PDB ekonomi kita juga sama 58 persen ada di Jawa, khususnya di Jakarta. Sehingga perlu pemerataan ekonomi, kira - kira itu," tambahnya. (ROI)
Share:

Jelang Natal dan Tahun Baru 2020, Polres Jepara Musnahkan Ribuan Botol Miras

Targethukumonline. Jepara - Pelaksanaan cipta kondisi, menciptakan rasa aman terkendali akan terus dilakukan oleh Polres Jepara beserta Polsek Jajaran, utamanya menjelang perayaan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020, hal ini nampak saat pelaksanaan pemusnahan barang bukti miras yang diselenggarakan oleh Polres Jepara, kamis tgl (19/12/19).

Dok/TH/Aries. ribuan miras yang dimusnahkan.

Usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Lilin Candi 2019, Polres Jepara yang dilaksanakan di Lapangan Upacara Endra Dharmalaksana Polres Jepara, kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan miras berbagai merk sebanyak 11.678 botol serta ginseng dan oplosan sebanyak 1.537 liter di Halaman Belakang Mapolres Jepara.

Kegiatan yang dibuka oleh Kapolres Jepara AKBP. Arif Budiman, S.I.K.,M.H. yang diwakili oleh Wakapolres Jepara Polda Jawa Tengah Kompol. Arianto Salkery, S.H.,M.H. turut hadir oleh unsur Forkopimda Kab. Jepara atau yang mewakili, Personil Polres Jepara dan Polsek Jajaran, Perwakilan Tokoh Agama Kab. Jepara, Perwakilan Tokoh Masyarakat kab. Jepara, Wartawan baik dari media cetak maupun online serta tamu undangan lainnya.

Ribuan botol serta ribuan liter miras (minuman keras) pada hari ini akan kita musnahkan dalam rangka cipta kondisi jelang perayaan Natal Tahun 2019 dan Tahun Baru 2020 di kab. Jepara.

Untuk kedepan, kita dari Polres Jepara akan selalu bekerja sama dengan berbagai pihak dan seluruh elemen masyarakat untuk terus memberantas peredaran miras yang ada di kab. Jepara karena miras adalah pemicu utama terjadinya berbagai tindak kejahatan” terang Wakapolres Jepara Polda Jawa Tengah Kompol Arianto Salkery, S.H.,M.H.

Selanjutnya Forkopimda kab. Jepara atau yang mewakili secara bergantian menandatangani berita acara pemusnahan barang bukti miras (minuman keras).

Kemudian disambung dengan pemusnahan barang bukti yang diawali oleh pemecahan botol miras oleh Forkopimda kab. Jepara dan dilanjutkan dengan pemusnahan dengan menggunakan alat berat. ($.aries)
Share:

Selasa, 17 Desember 2019

Soal Ekspor Lobster, Presiden Jokowi Ingatkan Keseimbangan Lingkungan dan Ekonomi

Targethukumonline. Kutai - Presiden Joko Widodo memberikan tanggapan terkait polemik ekspor benih lobster yang ramai diperbincangkan akhir - akhir ini.

Kita lihat sisi ekonomi dan keseimbangan alam dari ekspor tersebut.

Menurut Presiden, hal terpenting dari isu tersebut adalah negara dan nelayan mendapatkan manfaat serta tidak merusak lingkungan.

"Yang paling penting menurut saya negara mendapatkan manfaat, nelayan mendapatkan manfaat, lingkungan tidak rusak, yang paling penting itu.

Nilai tambah ada di dalam negeri dan ekspor dan tidak ekspor itu hitungannya ada di situ," kata Presiden di gerbang tol Samboja, kabupaten Kutai Kartanegara, kalimantan Timur, Selasa, 17 Desember 2019.

Kepala Negara juga mengingatkan agar persoalan ini dilihat dan mempertimbangkan berbagai aspek, terutama keseimbangan antara lingkungan dan nilai ekonomi.

"Kita tidak hanya melihat lingkungan saja tetapi nilai ekonominya juga dilihat.

Tapi juga jangan hanya melihat nilai ekonominya saja, tapi lingkungan juga harus tetap kita pelihara. Keseimbangan antara itu yang penting," imbuhnya.

Presiden juga tidak menghendaki jika ekspor lobster dilakukan secara asal - asalan.

Misalnya, dengan menangkap dan mengekspor seluruh bibit lobster tanpa memperhatikan aspek lingkungan dan manfaat bagi nelayan.

"Saya kira pakar-pakarnya tahu lah mengenai bagaimana tetap menjaga lingkungan agar benih lobster itu tidak diselundupkan, tidak diekspor secara awur - awuran, tetapi juga nelayan mendapatkan manfaat dari sana, nilai tambah ada di negara kita," tandasnya.

Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan sendiri tengah mengkaji dan merumuskan ulang peraturan terkait bersama para stakeholder dan ahli - ahli.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dalam siaran persnya mengatakan, dalam waktu dekat Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) akan bertemu dengan seluruh stakeholder terkait untuk membicarakan persoalan ini.

"Intinya adalah dalam langkah satu kebijakan yang akan kami ambil harus mempertimbangkan aspek ekonomi, tetap mempertahankan lapangan pekerjaan yang dulunya ada agar tetap ada, dan menghasilkan devisa negara, namun lingkungannya juga terjaga," kata Menteri Edhy. (ROI)
Share:

Bupati Haryanto : Pendamping Desa Tak Boleh Minta Jatah Santunan Kematian

Targethukumonline. Pati - Bertempat di ruang Pragolo Setda Kabupaten Pati, dilaksanakan penyerahan santunan kematian tahap keempat, Selasa tgl (17/12/19).

Santunan kematian tahap empat sebesar Rp 888 juta.

Sementara itu, Bupati Pati Haryanto dalam santunan tersebut mengucap syukur dapat melaksanakan penyerahan santunan kematian tersebut. 

Baginya, bantuan ini merupakan salah satu upaya untuk sedikit meringankan duka cita dari keluarga penerima.

"Yang namanya kematian itu kan tidak ada yang tahu kapan datangnya. 

Oleh karena itu, bagi keluarga maupun ahli waris yang ditinggalkan kelurganya, jangan sedih berlarut - larut", ungkapnya.

Meskipun nilainya tidak seberapa, yakni satu juta rupiah, namun Haryanto menegaskan bahwa anggaran santunan ini, memang merupakan hak yang diperuntukkan meringankan beban. 

Santunan seperti ini memang telah berjalan selama 6 tahun di masa pemerintahannya.

"Satu juga memang nilai yang tidak seberapa, namun bagi yang membutuhkan pasti sangat bermanfaat", imbuhnya.

Bupati menyebut, tali asih ini merupakan bentuk empati dari pemerintah kabupaten. 

Selain itu, Haryanto juga menghimbau kepada para pendamping dari desa, untuk tidak meminta "jatah" kepada penerima santunan, namun justru lebih baik ditambah.

"Kalau perangkat desa mengantarkan ya jangan sampai mengurangi hak dari penerima. 

Kalau perlu malah ditambah, benar itu, jangan sampai terjadi. 

Selain itu, mengurus santunan kematian seperti ini lebih mudah, gampang dan tidak ada potongan".

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pati Subawi mengatakan bahwa di tahun ini, penyerahan bantuan di tahun ini telah terlaksana sebanyak empat tahap.

"Tahap pertama sebesar 289 juta untuk 289 ahli waris, tahap kedua sebesar 239 juta untuk 239 ahli waris dan hari ini sebanyak 173 ahli waris mendapat santunan sebesar 173 juta. 

Sedangkan yang tahap terakhir, yaitu hari ini sebesar 187 juta untuk 187 ahli waris", ujarnya.

Bantuan yang selama ini diserahkan kepada para penerima manfaat tersebut sebesar satu juta rupiah yang akan diserahkan secara non tunai melakui akun virtual di bank yang telah bekerjasama.

"Untuk total anggaran santunan sebanyak empat tahap yaitu sebesar 888 juta", tutupnya. (ROI)
Share:

Blog Archive