Jumat, 06 Desember 2019

Reskrim Polres Tegal di Itwasda Polda Jateng

Targethukumonline. Semarang - Terkait atas peningkatan laporan dari Reskrim Polres Tegal ke Itwasda dan Dumas Polda Jateng, akibat yang diduga dianggap tidak penting menurut pihak Reskrim Polres Tegal.

Dok/TH/Aidin.

Ketika pada tanggal 27 - 02 - 2019 pihak pelapor telah diberi Surat Pengembangan Hasil Penyelidikan/SP2HP dengan Nomor B/126/II/2019 Reskrim Polres Tegal.

Dan sebelumnya sudah di panggil para saksi masing - masing.

Namun sudah kesekian kalinya dua bulan kemudian ditanya melalui SMS maupun WhashAp nya yang nomor terlampir di SP2HP tidak pernah dibalas, tiga bulan kemudian ditanyakan langsung ke ruangan Reskim Polres Tegal.

"Pak kami lagi sibuk persiapan menjelang Pilpres dan lain lain, nanti akan saya sampaikan sama Pak Kanit," ungkap anggota Kanit Reskrim Polres Tegal kepada awak media.

Laporan ke Reskrim Polres Tegal adalah serangkain melanggar pasal 18 Nomor 40 tahun 1999 tentang Pers.

Terkait penyerobotan topi yang sedang digunakan atau dipakai Jurnalis atau Wartawan pada saat jam kerja guna pelindung kepala saat sedang peliputan.

Kemudian mengintimidasi bahkan mengejar sampai didepan kantor Koramil Warureja dan topinya diberikan ke Polsek Warureja Kabupaten Tegal.

Perlakuan oknum Kades Desa Warureja yang pada saat itu masih menjabat Kades.

Kemudian pada ahir bulan November 2019 awak media menemui saudara Tedi Sunaryo di ruang kerjanya kebetulan Kepala Desa Warureja terpilih.

"Kami sekarang selaku Kepala Desa Warureja yang baru dilantik beberapa bulan yang lalu.

Memang yang di maksud oknum Kades pada saat itu kami sebagai warga ikut serta dengan warga desa Warureja lainnya berbondong bondong ke Inspektorat kabupaten Tegal.

Menurut warga yang lainnya melaporkan hasil pembangunan desa Warureja yang kurang maksimal, kemudian kalau mau ditingkatkan laporan ke Polda Jateng silahkan.

Walaupun kami selaku Kepala Desa sebagai pelayanan siapapun termasuk sampean yang datang ke kantor balai Desa kami sebagai Kedes wajib melayani," ungkapan dari Kades kepada wartawan.

Berlanjut hasil SP2HP dari Reskrim Polres Tegal  tepat pada tanggal 05 Desember 2019 resmi ditingkatkan LP ke Itwasda Dumas Polda Jateng.

"Kami dari Admin Itwasda tetap menerima pengaduan atau laporan dari siapapun dan inipun langsung berkasnya kami bawa ke Admin Dumas.

"Kami dari Admin Dumas Polda Jateng atas berkas yang langsung diarahkan dari Itwasda dan langsung kami terima dan mendasari apa telah diberikan SP2HP dengan nomor B 126/II/2019 dari Reskrim Polres Tegal segera akan kami tindaklanjuti" ungkap Admin Dumas Polda Jateng kepada awak media.

Ali Rosidi selaku Ketua Persatuan Wartawan Nasional/PWN Jateng dan Ketua LSM bina Pelangi serta Ketua Sekber Insan Pers Jawa Tengah/IPJT Pekalongan Raya yang ketika di BAP di Reskrim Polres Tegal turut serta mendampingi.

"Kami dari beberapa organisasi komunitas Wartawan tentu mendasari Undang - undang dasar tentang Pers.

Tentu SOP POLRI ketika sudah mengeluarkan SP2HP harusnya sesuai waktunya yang semestinya sudah gelar perkara ditingkat Polres.

Kebetulan pelapor selaku Journalispolice Perwakilan Jateng juga anggota kami yang giat peliputan di berbagai daerah.

Maka kami selaku pimpinan di Jateng sangat mendukung atas peningkatan pelaporan ke Itwasda Polda Jateng agar kedepan Undang-undang Pers yang di naungi beberapa komunitas lembaga dapat dijadikan tuntunan," demikian komentar dari saudara Ali Rosidi. (A'IDIN, ST)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive