Senin, 17 Februari 2020

Karya Bhakti TNI Koramil 01 Jepara, Buka Akses Jalan Baru

Targethukumonline. Jepara - Danramil 01 Jepara Kapten Chb Edi Susanto pimpin langsung Pelaksanaan Progam Kegiatan Karya Bhakti TNI Satkowil Koramil 01 Jepara Semester 1 Tahun 2020 di dukuh Sokolimo Rt 01 RW 05 Kelurahan Bapangan, Jepara kota, (16/02/20).

Berjuang, mengabdi & membangun negeri demi NKRI.

Karya bhakti yang bertema “Melalui Karya Bakti Yang Adaptif Kita Ciptakan Ruang Juang dan Kondisi Juang Yang Tangguh”, tersebut diikuti oleh seluruh anggota Koramil 01 Jepara, 3 anggota Polsek Jepara kota, perangkat Kelurahan Bapangan, Linmas, ormas dan warga Sokolimo Bapangan.
Sebelumnya, Babinsa setempat Serda Suwono sudah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, baik dari warga, tokoh masyarakat dan pihak pemerintah kelurahan untuk membuka lahan di Sokolimo menjadi jalan.

Menurut Danramil, karya bhakti kali ini membuka lahan tidur untuk akses jalan umum, dimana tanah sebelumnya merupakan milik warga yang dihibahkan untuk pembuatan jalan.

“Inilah bukti semangat gotong royong warga Sokolimo, dimana sebelumnya jalan ini berupa lahan kosong.

Setelah ada kesepakatan warga untuk membuka jalan ini menjadi lebih lebar, kita bantu pengerjaannya,” ujarnya.

Danramil menambahkan, karya bhakti yang dilakukan dengan membuat parit dan membangun pondasi batas pinggir jalan sepanjang 100 meter dan untuk pembuatan jalan selebar 2,5 meter.

“Saya pribadi menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. 

Semoga dengan adanya jalan ini dapat memperlancar roda perekononiam warga. Tetap guyub dan semangat,” imbuh Danramil. (J-TEAM)
Share:

Primkop Kartika C 08 Kodim Jepara Gelar Rapat Anggota Tahunan ke 51

Targethukumonline. Jepara - Sebanyak 218 anggota Primer Koperasi Kartika C.08 Kodim 0719 Jepara mengikuti Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke 51 Tutup Buku Tahun 2019 di Aula Makodim 0719 Jepara, Jl R.W. Monginsidi No 08 Jepara, Senin tgl (17/02/20).

Kapten Yashadi mendapatkan doorprize sebuah TV.

Acara yang bertema “Dengan Semangat Kebersamaan, Kemandirian dan Kinerja Yang Baik Kita Tingkatkan Peran Koperasi Dalam Menunjang Kesejahteraan Prajurit dan PNS TNI AD” ini dihadiri oleh Komandan Kodim 0719 Jepara Letkol Arm Suharyanto, Kasdim Mayor Inf M Nurul Chabibi, Kapuskopad Dam IV Diponegoro yang diwakili Mayor Cba Susi, Kepala Primkop Kartika C.08 Kodim 0719 Jepara Kapten Inf Sumidi, Ka Dinas Koperasi dan UKM Jepara Eriza, perwakilan Persit KCK Cab XL dan seluruh anggota koperasi Kodim 0719 Jepara.

Rapat Anggota Tahunan merupakan ciri dan sendi utama dalam menggerakkan koperasi, oleh karenanya merupakan hal wajib untuk di lakukan.

Selain itu, RAT juga merupakan implementasi dan semangat yang harus hidup dalam koperasi yaitu asas kekeluargaan dan sebagai wujud pertanggungjawaban mengemban tugas dalam pengelolaan Koperasi Kodim 0719 Jepara.

Dalam sambutannya, Komandan Kodim sekaligus pembina Primer Koperasi Kartika C.08 Kodim 0719 Jepara menyampaikan bahwa koperasi ada, untuk meningkatkan kesejahteraan bersama.

Oleh karena itu untuk kedepan, para anggota koperasi dapat memanfaatkannya dalam berbelanja secara maksimal.

“Saat ini untuk koperasi Kartika C.08 sudah mulai ada peningkatan, hal ini dibuktikan dengan adanya doorprize yang di siapkan dalam RAT, untuk itu terus tingkatkan lagi demi kesejahteraan anggota,” tutur Dandim.

Sementara Mayor Cba Susi mewakili Kapuskopad Kartika Kodam IV Diponegoro mengharapkan, Koperasi Kartika C.08 untuk membenahi struktur kepengurusan, karena didapati dalam kepengurusan tidak tercantum sekretaris.

Lebih lanjut, Mayor Susi menyampaikan, secara penilaian peningkatan koperasi Kartika C.08 dalam Rentabilitas dimana perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba selama periode tertentu cukup baik mencapai 10 persen lebih sehingga hal tersebut mendapatkan nilai yang positif.

“Primer Koperasi Kartika C.08 secara umum kemajuannya meningkat sangat seknifikan, hal ini dibuktikan dengan meningkatnya omset dan saldo yang dimiliki oleh Koperasi. 

Hal tersebut dapat terwujud berkat kerjasama yang baik antara pihak Koperasi dan konsumen,” jelasnya.

Acara dilanjutkan dengan pemberian doorprize bagi peserta yang beruntung, yakni berupa TV 32 inch, kulkas, sepeda gunung, mesin cuci, kompor gas, kipas angin dan lain sebagainya. (J-TEAM)
Share:

Sabtu, 15 Februari 2020

Ratusan Sepeda Tua Meriahkan Universary KOSTI Pati

Targethukumonline. Pati - Ratusan sepeda tua pagi tadi terlihat berkeliling kota Pati, bukan acara pawai ataupun karnaval, namun acara tersebut adalah dalam rangka memperingati hari jadi Komunitas Sepeda Tua Indonesia (KOSTI) Korwil Pati yang ke 1.

Universary Kosti Pati dimeriahkan oleh ratusan komunitas sepeda onthel.

Selain ngonthel bareng keliling kota Pati yang diikuti oleh 550 orang peserta untuk memeriahkan universary KOSTI Pati yang pertama, panitia juga mengadakan acara syukuran dan tumpengan yang dipusatkan di aula Suluh Bhakti Kodim 0718 Pati, Minggu tgl (16/02/20).

Acara ngonthel bareng Dandim Pati dan Bupati Pati pagi tadi terlihat sangat meriah karena pemandangan seperti ini termasuk langka karena jarang sekali terjadi.

Melihat ratusan sepeda tua berkeliling kota Pati, mengingatkan pada tahun 70 atau 80 an karena dimasa itulah sepeda tua paling banyak digunakan sebagai alat transportasi.

Namun kini sepeda tua tersebut sudah jarang dijumpai karena sudah termasuk barang langka serta antik sehingga hanya kolektor atau orang - orang tertentu saja yang tergabung dalam komunitas seperti KOSTI yang memiliki sepeda tua semacam itu.

Sekitar pukul 06.40 WIB ngonthel keliling kota diberangkatkan oleh Dandim Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE start dari halaman Kodim 0718 Pati berkeliling kota Pati menempuh jarak sekitar 7 km dan finish kembali di halaman kodim Pati.

Tidak disangka - sangka, acara tersebut juga mendapat apresiasi dari orang nomor satu di kabupaten Pati yang tampak hadir dan ikut ngonthel bersama KOSTI. 

Selain Bupati dan Komandan Kodim Pati, terlihat pula dalam rombongan tersebut adalah Wakapolres Pati Kompol I Wayan Rudy S, SH.M.Pd.H., Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag.Msi., para Perwira Staf Kodim 0718 Pati, seluruh Danramil 0718 Pati dan para Ketua Komunitas Sepeda Tua masing - masing kecamatan sekabupaten Pati bersama anggota komunitas.

Setelah ngonthel keliling kota Pati, acara dilanjutkan dengan syukuran dan potong tumpeng bertempat di aula Suluh Bhakti Kodim Pati.

Membuka acara tersebut, Ketua Panitia Endro sriyoto yang merupakan wakil ketua KOSTI Korwil Pati menyampaikan terima kasih kepada forkopimda Pati yang berkenan hadir serta telah memberikan fasilitas kepada KOSTI berupa perijinan kegiatan.

"Pada kesempatan pagi hari ini kita juga mendapatkan tamu yang luar biasa yaitu Lio dari Banyuwangi, yang telah sukses sekitar 8 bulan lalu melaksanakan ngontel, berangkat dari Banyuwangi menuju ke titik nol Indonesia yaitu di Aceh kemudian kembali lagi ke Banyuwangi.

"Saya selaku panitia serta seluruh anggota pasti sudah berupaya semaksimal mungkin menyiapkan acara ini yang terbaik, namun pada kenyataannya hanya inilah yang dapat kami suguhkan, untuk itu saya mewakili panitia mohon maaf yang sebesar - besarnya," ucap Endro.

Sementara itu, dalam sambutannya, Bupati Pati H. Haryanto, SH.MM.MSi menyampaikan apresiasi kepada KOSTI karena dengan sepeda ontel bisa guyub rukun sekaligus berolah raga murah meriah tapi bisa membuat badan sehat.

"Saya mengucapkan selamat ulang tahun yang pertama kepada KOSTI, semoga jaya selalu.

Dan semoga kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan karena untuk ajang silaturahmi sesama komunitas Onthel supaya dapat guyup rukun," tutur Haryanto. (ROI)
Share:

Atlet Muda Yongmoodo Kabupaten Pati Siap Berprestasi di PORPROV Jateng

Targethukumonline. Pati - Untuk menyongsong kejuaraan POR PROV Jateng yang rencana akan digelar di Pati Raya tahun 2022 kedepan, cabang olahraga (Cabor) yongmoodo kabupaten Pati yang berhome Base di Markas Kodim 0718 Pati menggembleng atlet - atlet muda.

Atlet muda Pati siap menyongsong kejuaraan Porprov.

Tidak tanggung - tanggung, selama tiga kali dalam seminggu atlet - atlet muda yang rata - rata masih duduk di bangku SMA/SMK di wilayah kabupaten Pati ini digembleng setiap hari selasa, kamis dan sabtu mulai pukul 16.00 WIB sampai menjelang magrib.

Sederet nama pelatih yongmoodo kodim 0718 Pati cukup dikenal dan sudah memiliki nama besar dilingkup Jawa Tengah serta di wilayah kabupaten Pati adalah Serka Slamet sebagai ketua pelatih, Sertu Amino, Sertu Handik , Serda Supri dan Kopda Joko.
Kelima pelatih tersebut sudah mempunyai kualifikasi Dan Satu atau Sabuk Hitam.

Cabor yongmoodo tercatat masuk dan diakui oleh KONI Kabupaten Pati mulai pada tahun 2018, dan pada tahun yang sama atlet yongmoodo kabupaten Pati yakni Serda Sutikno langsung tancap gas pada gelaran POR PROV JATENG yang berlangsung di Solo dengan menyumbangkan 1 Medali perunggu.

Ditemui selesai latihan hari sabtu, 15 februari 2020, Serka Slamet kepala pelatih Cabor yongmoodo kabupaten Pati menuturkan bahwa persiapan menuju POR PROV Jateng 2022 dia sudah mempersiapkan sejumlah atlet muda yang setiap tiga hari dalam seminggu melaksanakan latihan yang dipusatkan di aula Suluh Bhakti Kodim Pati.

"Ada dua puluh orang adik - adik yang sudah aktif mengikuti latihan yongmoodo di Kodim Pati," ujarnya.

"Alhamdulillah kami sudah memiliki sarana prasarana yang cukup lengkap.

Ini semua berkat dukungan dari semua pihak yang peduli yakni dari KONI, Pemda dan Komandan Kodim selaku ketua sekaligus Pembina Cabor Yongmoodo sehingga kami dapat membina atlet - atlet muda di Pati, " kata Slamet.

Slamet juga menjelaskan tentang apa itu yongmoodo yang belum dikenal luas atau sepopuler cabor lainnya, serta tingkatan sabuk dalam yongmoodo yang diawali dari sabuk berwarna putih kemudian kuning, hijau, biru, merah dan puncaknya adalah sabuk hitam atau Dan Satu.

"Mohon doa serta dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Pati agar Cabor yongmoodo dapat meraih prestasi lagi untuk mengharumkan kabupaten Pati," ucapnya. (ROI)
Share:

Prajurit Yonif MR 411/PWD Kostrad Bantu Dinas Ketahanan Pangan Merauke Gelar Pasar Murah

Targethukumonline. Merauke - Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Yanggandur, yang dipimpin Danpos Serka Supriyadi beserta 8 orang anggotannya turut membantu Dinas Ketahanan Pangan Merauke dalam penyelenggaraan pasar murah di halaman balai kampung Yanggandur, Distrik Sota, kab. Merauke, Papua, Minggu tgl (16/02/20).

Pasar murah sebagai bentuk wujud kepedulian dalam rangka HUT ke 118.

Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Merauke ke-118 tahun 2020, dengan tujuan menyediakan sembako dengan harga lebih murah dari yang dijual dipasaran bagi masyarakat diperbatasan RI-PNG tepatnya di kampung Yanggandur.

“Harga paket sembako pada pasar murah ini dijual jauh dibawah harga pasaran, seperti telur, beras, kopi, teh, mie instan, minyak goreng dan sarden, sehingga meringankan pengeluaran masyarakat yang tinggal diperbatasan dalam memenuhi kebutuhannya sehari - hari," ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan Merauke Sem Imbenai.

Tambahnya, Pihaknya juga sangat berterimakasih kepada Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad yang telah membantu menyiapkan tenda serbaguna TNI dan turut membantu menjadi petugas yang melayani masyarakat dalam pembelian sembako saat kegiatan pasar murah berlangsung.

Sementara itu, Serka Supriyadi mengatakan, senang bisa terlibat dan membantu Dinas Ketahanan Pangan Merauke untuk mensukseskan acara pasar murah di kampung Yanggandur, tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, karena bisa mendapatkan sembako dengan harga murah dan terjangkau.

Disela-sela sibuknya petugas melayani penjualan, salah satu masyarakat kampung Bapak Sebianus Maiwa (45) merasa senang dan sangat berterimakasih dengan kegiatan pasar murah yang diadakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Merauke di kampung Yanggandur.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Merauke, Kepala Distrik Sota, Danramil Sota, Wadansatgas Yonif MR 411/PDW Kostrad, Kapolsek Sota, Kepala Kampung Yanggandur dan seluruh warga masyarakat Kampung Yanggandur. (Budhy Fajar)
Share:

Kisah Inspiratif Warung Mobile Nasi Sedekah 2000 di Jepara

Targethukumonline. Jepara - Berawal dari ide membuat warung konvensional untuk bersedekah, Pak Zaki mencoba mendiskusikan kepada teman-teman yang akhirnya di buatlah warung sedekah 2000 dengan cara berkeliling tempat menggunakan mobil, Minggu tgl (16/02/20).

Warung mobile sedekah sarana berbagi untuk sesama.

"Ya ide itu berawal dari keinginan membuat warung sedekah dan saya diskusikan kepada teman - teman maka jadilah warung sedekah dengan konsep warung mobile yang dapat di gunakan untuk berkeliling," ujar Zaki.

Dengan harga Rp.2.000 per porsi warga masyarakat jepara sudah dapat menikmati nasi yang berlauk telur dadar, kering dan sayur tahu, dalam hitungan jam saja 60 porsi nasi sudah habis.

"Karena sifatnya sedekah jadi nominal yang kami tetapkan cukup sebatas 2.000 saja mas, dan gratis bagi yang benar - benar membutuhkan makan siang tetapi tidak mempunyai uang, alhamdulillah ada juga yang memberikan uang lebih kami juga menerima dengan hati terbuka.

Dan kami membuka selebar lebarnya bantuan dari para donatur yang ingin membantu warung sedekah ini agar setiap hari buka untuk melayani warga masyarakat di jepara karena keterbatasan modal maka warung buka dua hari sekali dengan berpindah pindah tempat mulai dari pasar ratu jepara, komplek rusunawa jepara dan pinggiran desa ujung batu," terang Jiok yang juga ikut membantu mengelola warung sedekah 2000.

Sebuah kisah inspiratif ini  semoga dapat memberikan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap sesama manusia dan berharap warung - warung sedekah lain nya akan bermunculan di jepara. (J-Team)
Share:

Diguyur Hujan, Rumah Warga Roboh di Raguklampitan

Targethukumonline. Jepara - Hujan disertai angin kencang yang mengguyur sebagian wilayah kecamatan Batealit semalem, menyebabkan rumah milik Rofiq (55) warga RT 06 RW 02 desa Raguklampitan roboh, Sabtu tgl (15/02/20).

Pelda Sugiyanto saat berkunjung di rumah korban.

Menurut informasi dari Babinsa setempat Sertu Suntoro dan Batuud Ramil 03 Batealit Pelda Sugiyanto, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 21.45 WIB, tidak adanya tanda - tanda akan roboh, membuat Rofiq dan kedua anaknya tak bisa menghindar, akibatnya mereka tertimpa langit langit rumah dan mengalami luka ringan.

“Tidak ada tanda - tanda, hanya tiba - tiba lampu rumah mati dan dinding atas serta atap rumah langsung roboh, Rofiq dan kedua anaknya berlari keluar. 

Mereka kejatuhan langit - langit rumah sehingga luka ringan,” ungkap Pelda Sugiyanto saat dikonfirmasi.

Sekitar pukul 22.30 WIB, Rofiq beserta anaknya di bawa ke Puskesmas Batealit oleh warga sekitar, untuk sementara waktu, mereka akan menginap di rumah keluarganya yang jaraknya tak jauh dari kediamannnya.

Penyebab utama robohnya rumah milik Rofiq ini selain hujan disertai angin, dikarenakan struktur dinding bangunan yang asal jadi, sehingga kurang kokoh dan tidak kuat menahan beban, apalagi saat diguyur hujan deras.

“Yang jelas struktur dinding rumah tersebut kurang kokoh. Untuk kerugian diperkirakan sekitar 50 jutaan. 

Ini merupakan pelajaran bagi kita semua, harus tetap waspada dimanapun kita berada,” terang Sugiyanto. (J-Team)
Share:

Operasi Gaktib dan Yustisi Untuk Meminimalisir Pelanggaran Prajurit

Targethukumonline. Semarang - Salah satu ciri dari profesionalitas prajurit adalah disiplin yang tinggi, dan salah satu upaya untuk memelihara kedisiplinan yang tinggi tersebut adalah melalui Operasi Penegakan Ketertiban dan Operasi Yustisi, (15/02/20).

Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa sesaat setelah membacakan amanat Panglima TNI.

Dalam pelaksanaannya, operasi harus dikembangkan kearah peningkatan profesionalitas petugas dan subjek hukum melalui upaya edukasi.

Hal ini karena esensi operasi adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi prajurit dan PNS TNI.

Dengan demikian kepatuhan terhadap norma, peraturan dan hukum dapat ditegakkan, baik atas kesadaran individu maupun secara struktural formal.

Dalam melaksanakan tugas operasi, petugas tidak boleh bersikap arogan namun demikian harus tegas dan tidak ragu - ragu.

Terapkan inovasi - inovasi baru dalam penegakkan hukum sehingga dapat meningkatkan efektivitas dan optimalisasi pencapaian tugas pokok. 

Penguasaan tugas dan tanggung jawab tidak hanya terbatas pada UU dan aturan yang berlaku, tetapi juga perkembangan lingkungan strategis yang berpengaruh”, ujar Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa pada Upacara Gelar Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TA. 2020 di Halaman Mapomdam IV Diponegoro Kalibanteng Semarang, pada jum’at kemarin.

Operasi yang mengambil tema “Dengan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA. 2020, Polisi Militer Siap Meningkatkan Ketaatan hukum, Disiplin dan Tata Tertib Prajurit Guna Membangun TNI yang Profesional dan Menjadi Kebanggan Rakyat Menuju Indonesia Maju” ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia.

Kepada awak media usai memimpin upacara, Kasdam IV Diponegoro menegaskan bahwa operasi ini pada dasarnya untuk mengingkatkan prajurit supaya taat hukum.

Prajurit juga warga negara yang juga harus patuh dan taat kepada hukum.

“Substansi operasi Gaktib dan Yustisi untuk meningkatkan kesadaran bagi prajurit dan PNS TNI taat dan patuh pada hukum”, tegas orang nomor dua di Kodam IV Diponegoro.

Sasaran dari operasi ini seluruh prajurit dan PNS TNI baik TNI AD, TNI AL maupun TNI AU.

Sehingga dalam pelaksnaannya nanti akan melibatkan Polisi Militer TNI AD, AL dan AU, termasuk instansi terkait lainnya seperti Polda, BNN dan yang lainnya.

“Tujuannya, untuk meminimalisisir pelanggaran baik deseri, lalin, disiplin dan pelanggaran-pelanggaran lainnya”, ungkapnya.

Disoal tentang Pilkada Serentak, Jenderal bintang satu itu menyampaikan pada tahun 2020 ini akan dilaksanakan Pilkada Serentak di 270 wilayah.

Seluruh prajurit dan PNS TNI harus untuk memegang teguh komitmen netralitas TNI agar
pilkada dapat terlaksana dengan aman, lancar dan sukses.

Hadir dalam acara tersebut Irdam IV Diponegoro Kolonel Inf Legowo W.R. Jatmiko, para Staf Ahli Pangdam, LO AU dan AL, para Asisten dan Kabalakdam IV Diponegoro, pejabat dari TNI AL dan TNI AU. (Budhy Fajar)
Share:

Kementan dan Pemda Bali Berkomitmen Kendalikan Kasus Kematian Babi di Bali

Targethukumonline. Denpasar - Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyampaikan kesiapan dan komitmennya untuk terus membantu Pemerintah Provinsi Bali dalam mengendalikan penyakit pada babi yang dalam 1 (satu) bulan terakhir ini menjangkiti beberapa wilayah di Provinsi Bali, (15/02/20).

Ditjen PKH siap tanggulangi virus babi.

Hal tersebut disampaikan I Ketut Diarmita, Dirjen PKH pada saat menemui Gubernur Bali, I Wayan Koster, di Kantor Gubernur Bali, pada jumat sore.

Menurut Ketut, penyakit babi yang terjadi di Bali merupakan suspek African Swine Fever (ASF), dan tindakan pengendalian yang dilakukan oleh petugas kesehatan hewan di Provinsi Bali sudah tepat, hal ini terbukti dengan terkendalinya kasus.

"Berbeda dengan daerah ataupun negara lain, kasus kematian babi di Bali saat ini hanya mencapai 0,11% dari total populasi babi di Bali yang berjumlah 800 ribu ekor. Artinya petugas sudah sigap menghadapi kasus ini," tambahnya.

Ketut juga menjelaskan bahwa Pemerintah telah berupaya membangun kapasitas dalam menghadapi kasus seperti kematian babi di Bali ini, karena kejadian kasus memang sudah diprediksi akan terjadi sebelumnya.

Hal ini mengingat adanya penerbangan langsung dari negara tertular serta praktek pemberian sisa-sisa makanan sebagai pakan (swill feeding) yang memang biasa dilakukan masyarakat.

"Swill feeding diduga merupakan sumber masuknya penyakit ini, mengingat sifat virus yang tahan pada makanan olahan dan juga di lingkungan," ungkapnya.

Namun demikian, Ketut juga menegaskan bahwa virus penyebab penyakit babi di Bali ini tidak dapat menular ke manusia (bukan zoonosis), sehingga masyarakat dihimbau tidak takut konsumsi daging babi.

Pada kesempatan bertemu Gubernur Bali tersebut, Ketut memperkenalkan sebagian anggota tim ahli yang terdiri dari beberapa guru besar dari Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) yakni Prof. I Nengah Kerta Besung dan Prof. IGN Kade Mahardika (FKH Unud), Prof. Sri Hadi Agung Priyono dan Prof. I Wayan Teguh Wibawan (FKH IPB University), Dr. AA Gde Putra (Komisi Ahli Kesehatan Hewan), dan drh. Agung Suganda (Kepala Pusvetma) yang saat ini dalam proses mengembangkan vaksin untuk mencegah ASF.

"Dalam waktu dekat, prototipe vaksin akan segera diujicobakan, mudah-mudahan berhasil, sehingga bisa mencegah penyebaran penyakit lebih lanjut," imbuhnya.

Ketut menjelaskan bahwa pembuatan vaksin ASF ini tidak mudah, dan telah banyak negara mencoba membuatnya, namun belum ada yang berhasil membuat vaksin yang efektif mencegah penyakit. Ia berharap ada terobosan dalam pengembangan vaksin di Indonesia.

Sementara itu, Gubernur Bali menyampaikan apresiasinya kepada Kementan atas dukungannya dalam pengendalian penyakit babi yang terjadi.

Ia meminta Ida Bagus Wisnuardhana, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali dan jajarannya untuk tetap sigap dalam mengantisipasi kasus, dan mencegah penyebaran penyakit.

"Ini penting, mengingat babi merupakan penghidupan bagi masyarakat, khususnya untuk masyarakat Bali," ungkapnya.

Mengakhiri kunjungan, Ketut kembali menegaskan komitmennya untuk terus membantu pengendalian penyakit pada babi di Bali. (Dody CP)
Share:

Penyisiran Hutan Papua Satgas Raider 300 Menemukan Ladang Ganja

Targethukumonline. Keerom - Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Pos Kalilapar di pimpin Letda Kav Sutrisno mendapatkan 1 paket ganja kering dan ladang ganja di Kampung Kalilapar, Distrik Waris, kabupaten Keerom, Papua pada jumat siang.

Satgas Yonif Raider 300/Bjw temukan ladang ganja.

Hal tersebut yang dilaporkan Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno S.I.P dalam release tertulisnya di kab. Keerom, Sabtu tgl (15/02/20).

Pelaksanaan patroli yang dilaksanakan dalam penyisiran ditemukannya ladang ganja merupakan hasil informasi dari masyarakat yang bernama L (27) merupakan binaan dari Pos Kalilapar bahwa menyampaikan adanya masyarakat pendatang dari PNG membuat keributan yang merasahkan masyarakat.

Dari hasil informasi tersebut Danpos Kalilapar berserta beberapa anggota mendatangi tempat keributan tsb, kemudian mengamankan 2 warga yang berasal dari PNG atas nama Sdr. S (29) dan Sdr. L (26) yang keduanya tidak memiliki dokumen ke imigrasian selanjutnya di bawah ke Pos Kalilapar.

Hasil pemeriksaan dan penggeledahan dari kedua warga PNG ditemukan 1 paket ganja kering dengan berat 0.5 gram, hasil pemeriksaan dan introgasi dari kedua warga PNG diperoleh informasi bahwa terdapat 3 lokasi lahan dihutan Kp. Kalilapar ditanami pohon ganja.

Pelaksanaan penyisiran dihutan  kampung Kalilapar di Pimpin langsung Lettu Inf Hartono sebagai Danki C bersama Danpos Kalilapar dan 11 anggota.

Dalam penyisiran dari 3 lokasi di temukannya pohon ganja yang di tanam secara menyebar sebanyak 62 batang dan juga berhasil mengamankan pemilik lahan ganja tersebut yakni sdr L (35) warga Kp. Kalilapar yang pada saat tim patroli melaksanakan penyisiran di lokasi pertama yang bersangkutan tertidur pulas di gubuk.

Adapun tanaman ganja yang ditemukan berjumlah 62 batang terdiri dari 32 batang pohon ganja tinggi 2 meter, 13 batang pohon ganja tingggi 1 meter, 11 batang pohon ganja tinggi 80 Cm, 6 batang pohon ganja 50 Cm.

Lettu Inf Hartono melaporkan penemuan tanaman ganja tersebut kepada Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno S.I.P, selanjutnya Dansatgas memerintahkan Danki C untuk membawa kedua warga PNG dan pemilik lahan ganja tersebut berikut 1 paket ganja serta 62 batang pohon ganja yang di temukan untuk di bawa ke Pos Kotis Satgas Yonif Raider 300/Bjw di Kp. Wonorejo.

Pasi Intel Satgas Raider 300, Lettu Inf Yudha Hanggara atas petunjuk  Dansatgas berkoordinasi dengan AKBP Imam Safi'i dari BNN prov. Papua untuk penyerahan kedua warga PNG dan pemilik lahan berikut 62 batang ganja serta 1 paket ganja guna proses lebih lanjut sesuai hukum yang berlaku.

Masyarakat Kampung Kalilapar sangat bangga dengan kinerja yang di laksanakan oleh Satgas Raider 300, karena dengan penemuan lahan ganja ini dapat menciptakan keamanan di wilayah perbatasan khususnya di Kampung Kalilapar. (Budhy Fajar)
Share:

Hadiri Bedah Buku PWI, Kabag Prokompim Ditanya Soal Kompetensi Wartawan

Targethukumonline. Pati - Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda kabupaten Pati, Ahmadi, hari ini hadir mewakili Bupati Pati di acara Bedah buku Dusta Yudistira karya Redaktur Tribun Jateng Achiar M Permana, Sabtu tgl (15/02/20).

Kabag Prokompim sesaat dalam sesi tanya jawab.

Selain menyampaikan sambutan, di sesi tanya jawab, Kabag Prokompim juga berkesempatan menjawab pertanyaan dari peserta.

Salah satunya, adalah pertanyaan yang diajukan oleh Eko.

"Terkait pertanyaan Saudara Eko, soal kompetensi wartawan, perlu kami sampaikan bahwa dalam waktu dekat Prokompim akan membagikan form isian untuk seluruh wartawan yang bekerjasama dengan Pemkab Pati", cetusnya.

Blangko isian itu, menurut Ahmadi, berisi sejumlah pertanyaan, seperti misalnya nama wartawan kemudian asal media, hingga data terkait Uji Kompetensi Wartawan, serta badan hukum perusahaan media yang menaungi wartawan tersebut.

"Yang intinya untuk mengetahui lebih jauh tentang kompetensi wartawan yang selama ini bekerjasama dengan Pemkab", terang Kabag Prokompim.

Lebih lanjut Ahmadi juga berpesan agar wartawan pun memiliki sifat profesional, cerdas dan berkarakter.

"Saya pun sepakat tadi dengan yang disampaikan Ketua PWI Pati, bahwasanya wartawan itu dalam menulis berita tak boleh beritikad buruk dan juga terlarang untuk berlaku sewenang - wenang", tuturnya.

Dalam bedah buku yang mengangkat tema "Literasi Media untuk Menghindari Jebakan Hoaks di Sekitar Kita" tersebut, Ahmadi juga menyampaikan keprihatinannya soal berita hoaks yang juga marak saat banjir melanda kabupaten Pati.

"Tempo hari kan seperti itu, bahan hoaksnya dari Jawa Barat, tapi ditulisi terjadi di Tayu", imbuh Kabag Prokompim.

Selain mengundang Pemkab, dan menghadirkan Sang Penulis Buku, kegiatan yang digelar dalam rangka
memperingati Hari Pers Nasional 2020 itu juga menghadirkan Ketua PWI Jateng 2014 - 2019 Amir Machmud, serta budayawan Anis Sholeh Ba'asyin.

Dusta Yudistira sendiri berisi kumpulan esai Achiar dalam merefleksikan fenomena mutakhir yang dipadankan dengan kisah pewayangan.

Peristiwa - peristiwa yang diangkat meliputi tentang korupsi, terorisme, keberagaman, kehidupan sosial, dan lainnya.

Dalam acara tersebut Achiar M Permana pun membeberkan alasannya memberi judul buku Dusta Yudistira.

Dalam pewayangan, Yudistira merupakan tokoh yang dikenal selalu jujur.

Menurutnya, secara hukum positif, dalam kasus gugurnya Aswatama, Yudistira tidak akan terbukti berbohong. 

Namun secara subtansi Yudistira dinilai sengaja menjadikan makna ucapannya meleset.

Menurutnya, yang dilakukan media hari ini adalah mirip dengan Yudistira. 

Media selalu memiliki dalih telah sesuai kode etik jurnalistik di balik framing yang disajikan melalui berita-beritanya.

Menanggapi buku tersebut, Amir Machmud yang di buku itu ikut memberikan kata pengantar, mengatakan bahwa Dusta Yudistira menjadi menarik disimak karena dibahasakan dengan kalimat - kalimat dan narasi yang indah sehingga tulisan itu menjadi demikian menarik dan penting.

"Mestinya wartawan memiliki estetika jurnalistik seperti ini meski memang sekarang eranya di medsos penuh dengan postingan yang emoticonal dan syarat audio visual", terangnya.

Sementara itu budayawan Anis Sholeh Ba'asyin justru berpendapat bahwa fenomena hoax tak dapat dilepaskan dari tarik menarik kepentingan ekonomi, korporasi, pemodal, ataupun politik media.

Selain itu, ia pun menyoroti rendahnya budaya literasi saat ini yang semakin memperparah fenomena hoax itu sendiri. (ROI)
Share:

Jumat, 14 Februari 2020

12 Jenasah Telah di Evakuasi Danrem 172/PWY Apresiasi Bantuan Semua Pihak

Targethukumonline. Oksibil - Komandan Korem 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar Parluhutan Sianipar mengapresiasi bantuan semua pihak dalam proses evakuasi 12 jenazah jatuhnya Heli MI-17 Milik TNI Angkatan Darat di pegunungan Mandala Distrik Oksop pada 28 Juni 2019 lalu.

Evakuasi jenazah di bantu oleh anggota TNI - Polri dan tim SAR.

"Kodam XVII Cenderawasih mengucapkan terima kasih yang setinggi - tingginya terutama kepada rekan-rekan kita yang berada di TKP yang sedang menuju ke bawah kaki gunung Mandala untuk dilakukan penjemputan kembali ke Oksibil", kata Binsar di Oksibil, Sabtu tgl (15/02/20).

Yang kedua kepada Puspenerbad yang sudah bersusah payah dalam seminggu ini untuk mengevakuasi baik barang maupun personel dan para  pilot dari PT. Intan Angkasa dan PT. Antam yang membantu proses evakuasi dan pergeseran pasukan menuju TKP.

"Kemudian juga kami ucapkan terima kasih kepada Pemda kabupaten Pegunungan Bintang, semua tokoh masyarakat, tokoh adat termasuk Polres Pegunungan Bintang, tim Basarnas serta semua bagian yang terkait dan juga pihak bandara Oksibil yang selama ini sudah membantu proses penerbangan heli kita di sini", ujar Binsar.

Terkait evakuasi ke 12 jenazah heli MI-17, Binsar mengungkapkan bahwa jenazah telah diterbangkan dari bandara Oksibil menuju ke Jayapura. 

Setelah itu akan dilakukan proses Identifikasi.

"Setelah kita jemput dari TKP, jenazah langsung kita kirim menggunakan pesawat CN milik TNI AU menuju bandara Sentani Jayapura.

Selanjutkan akan dilakukan Identifikasi lebih lanjut di RS. Bhayangkara", kata Binsar.

Dikatakan lagi, dari 12 jenazah yang dievakuasi 10 diantaranya sudah terindifikasi dan kondisinya sebagian masih utuh.

Sementara 2 jenazah lainnya tinggal kerangka atau tidak bisa dikenali.

“Dua jenazah yang tidak dikenali ini akan di Identivikasi di Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura,” ucapnya. (Dody CP)
Share:

Bersama Sinergitas Kodim 0913 Penajam Panser Utara Bersama Polres PPU dan Masyarakat Bersihkan Sampah di Laut

Targethukumonline. Penajam - Kodim 0913/PPU bersama Polres PPU bersinergi dengan masyarakat membersihkan sampah yang berada di sekitar Pelabuhan Very, Pelabuhan Speed Boad umum, pelabuhan Klotok dan pelabuhan Cevron Penajam Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), jum’at siang.

Bersihkan sampah yang ada di sekitar pelabuhan.

Dandim 0913/PPU Letkol Inf Mahmud saat di hubungi  awak media mengatakan, “Kegiatan itu dilaksanakan dalam rangka menumbuhkan kembali kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, dengan terlibatnya TNI, Polri dan Aparat Pemerintah Daerah juga masyarakat dalam pelaksanaan Jum’at bersih, dan diharapakan dapat menjadi contoh dan teladan bagi masyarakat kota Penajam sehingga dapat menggugah kesadaran masyarakat akan indahnya kebersihan,” tegas Dandim.

“Saya juga mengajak seluruh warga Penajam  agar dapat melibatkan diri dalam kegiatan yang baik seperti ini, karena dengan lingkungan yang bersih dan sehat segala sesuatu yang akan kita laksanakan pasti berakhir dengan baik.

Saya juga menghimbau kepada seluruh warga agar bersama-sama kita berkerja untuk memajukan calon Ibu Kota Negara (IKN) ini satu langkah kedepan, demi mewujudkan masyarakat yang aman, maju dan sejahtera,” tuturnya.

Dalam kegiatan kerja bakti dihadiri 300 personel diantaranya Waka Polres PPU Kompol Budy Heryawan S.Sos, Para Kabag, Kasat serta personel Polsek di Polres PPU, satu Pleton personel Kodim/0913 PPU dan Personil TNI Lanal Penajam. (A.Cahyadi)
Share:

Buka Operasi Gaktib dan Yustisi 2020, Pangdam XII Tanjungpura Harapkan Zero Pelanggaran

Targethukumonline. Pontianak - Panglima Kodam XII Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad pagi tadi memimpin upacara Pembukaan Gelar Operasi Penegakan Ketertiban (Gaktib) dan Operasi Yustisi Polisi Militer Tahun 2020. Upacara berlangsung di depan Mapomdam XII Tanjungpura.

Mayjend TNI Muhammad Nur Rahmad pimpin upacara di Mapomdam Tanjungpura.

Operasi Gaktib dan Yustisi ini digelar bertujuan untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan hukum prajurit TNI dan PNS TNI.

Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2020 yang mengangkat tema, "Dengan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA 2020, Polisi Militer Siap Meningkatkan Ketaatan hukum, Disiplin dan Tata Tertib Prajurit Guna Membangun TNI yang Profesional dan Menjadi Kebanggaan Rakyat Menuju
Indonesia Maju" diikuti oleh pasukan dari TNI AD, AU, AL, Polri, Dishub serta Satpol PP.

Upacara juga dihadiri oleh Kapolda Kalbar, Danlanud Supadio, Danlantamal XII Pontianak, Kabinda Kalbar, Ketua DPRD Prov. Kalbar, Walikota Pontianak, Kadis Perhubungan Prov. Kalbar PJU Kodam dan Polda serta para Komandan Polisi Militer.

Pelaksanaan Operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer Tahun 2020 ditandai dengan pernyataan resmi serta penyematan tanda dimulainya operasi oleh Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad kepada perwakilan.

Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, pelaksanaan Gaktib dan Operasi Yustisi harus dikembangkan kearah peningkatan profesionalitas petugas dan subjek hukum melalui upaya edukasi. 

Hal ini karena esensi operasi adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi prajurit dan PNS TNI.

Usai pelaksanaan upacara pada awak media Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad menyampaikan, melalui operasi Gaktib dan Yustisi prajurit akan mencerminkan suatu sikap yang baik dihadapan masyarakat sehingga ini juga akan meningkatkan citra TNI di masyarakat.

"Jadi dengan TNI yang profesional dan disiplin, tentunya akan menjadi kebanggaan rakyat sehingga itulah modal dalam rangka mendukung Indonesia maju kedepan," ujarnya.

"Kita mengharapkan dengan operasi ini tentunya menumbuhkan kesadaran prajurit akan disiplin, kepatuhan terhadap hukum maupun tata tertib yang berlaku di lingkungan TNI, dengan kesadaran itulah maka diharapkan pula pelanggaran yang terjadi dikalangan prajurit ini tidak ada. Jadi zero pelanggaran, ini harapan kita," tambahnya.

Selanjutnya menyampaikan, operasi Gaktib dan Yustisi ini akan dilaksanakan sepanjang tahun dan untuk yang dilibatkan dalam operasi ini adalah semua unsur yang meliputi Polisi Militer, provost-provost satuan, baik itu angkatan darat, laut dan udara.

Sementara saat ditanya terkait pelanggaran yang dilakukan personelnya. Pangdam menyampaikan operasi Gaktib dan Yustisi ini cukup berhasil mengurangi pelanggaran yang dilakukan prajurit dan PNS TNI.

"Alhamdulillah untuk pelanggaran tahun ini dari beberapa data cenderung menurun artinya operasi ini juga mencapai sasaran," terang Pangdam XII Tanjungpura.

Sedangkan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Dr. Remigius Sigid Tri Hardjanto, S.H., M.Si. menanggapi dilaksanakannya operasi Gaktib dan Yustisi Tahun 2020 yang dilaksanakan Polisi Militer, dirinya sangat mendukung.

"Saya sangat mendukung untuk operasi kali ini, itu untuk menunjukan bahwa TNI akan menjadi teladan bagi masyarakat khususnya dalam tertib hukum dan patuh hukum," kata Kapolda Kalbar.

Selain memimpin upacara pada kesempatan sebelumnya, Pangdam XII/Tpr, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad meninjau serta berkesempatan langsung melaksanakan pembuatan SIM TNI. 

Selain itu juga menyaksikan demo motoris oleh personel Kowad Pomdam XII/Tpr.

Pada kesempatan tersebut Pangdam XII/Tpr juga meresmikan pengoperasian 2 unit Mobil Patwal milik Pomdam XII Tanjungpura.

Peresmian ditandai dengan memecahkan kendi ke mobil. Kendaraan tersebut merupakan bantuan dari komando atas dan bantuan dari Pemkab Landak.

Untuk mobil bantuan dari Pemkab Landak diserahkan oleh Bupati Landak, Karolin Margret Natasa yang diwakili oleh Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kab. Landak, Benediktus, SE., M.Si. (Ujang Palupi)
Share:

Dandim Madiun Pimpin Sertijab Danramil dan Pelepasan Personil Pindah Satuan

Targethukumonline. Madiun - Komando Distrik Militer 0803 Madiun menggelar apel korps raport serah terima jabatan (sertijab) pejabat Danramil dan Pasi jajaran Kodim 0803 Madiun serta Pelepasan personel pindah satuan, (15/02/20).

Dandim Madiun pimpin sertijab sebagai penyegaran & rotasi jabatan.

Acara digelar di Aula Makodim 0803 Madiun, Jl. Pahlawan No. 25 Madiun, Jumat pagi.

Komandan Kodim 0803 Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., sebagai pemimpin apel mengatakan, bahwa proses jabatan menjadi modal berharga dalam mengemban tugas dan tanggung jawab yang lebih besar.

"Bahwa jabatan disemua tingkatan tidaknya dimaknai sebagai mana yang harus dipertanggungjawabkan, sekaligus sebagai peluang untuk menghasilkan karya seni kita," katanya.

"Pergantian jabatan di satuan jajaran Kodim 0803 Madiun ini merupakan hal biasa sebagai wujud penyegaran personil serta memberi kesempatan kepada anggota untuk mengemban tugas dan tanggung jawab," terangnya.

Dikatakan Dandim, semakin tinggi jabatan yang diemban semakin besar pula tanggung jawab. 

"Selamat bertugas kepada anggota yang telah diberikan amanah jabatan baru dan personil yang pindah satuan dengan satuan dan jabatan yang baru, semoga silaturahmi ini tetap terus terjalin," tutupnya. (Budhy Fajar)
Share:

Bupati Haryanto Kukuhkan 50 Kepala Sekolah Dasar

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto, hari ini mengukuhkan 50 kepala sekolah jenjang sekolah dasar di wilayah kabupaten Pati. 

50 kepala sekolah dasar dikukuhkan oleh Bupati Pati.

Pengukuhan di Ruang Pragolo Setda, juga dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Disdikbud serta Sekretaris BKPP, Jum'at tgl (14/02/20).

Dari 50 kepala sekolah yang dikukuhkan tersebut, 4 diantaranya merupakan promosi dan yang lainnya ialah kepala sekolah yang dimutasi.

Bupati menyebut bahwa dilaksanakannya pengukuhan ataupun pelantikan ini memang suatu kebutuhan yang harus dikerjakan.

Haryanto juga menambahkan bahwa, dikuhkuhkannya para kepala sekolah ini, sudah melalui berbagai pertimbangan yang ada.

"Pemindahan kepala sekolah itu ada mekanismenya, tidak boleh kurang dari dua tahun. Harus dua tahun dulu.

Dengan perpindahan tersebut, kepala sekolah sudah semestinya menunjukkan bahwa mampu," jelas Bupati.

Bupati menyebut bahwa ada kewajiban yang harus dilaksanakan dalam pemindahan kepala sekolah, yaitu yang sudah aktif selama 8 tahun.

Perpindahan kepala sekolah, lanjut Bupati merupakan hasil usulan dari Kepala Disdikbud kabupaten Pati dari 2019.

Ia menjelaskan baru terlaksana sekarang karena melalui tahapan verifikasi terlebih dahulu.

"Kerja itu harus dinikmati. Juga harus mampu menunjukkan prestasi. Jadi mutasi kepala sekolah ini memang melalui pertimbangan," ujar Bupati.

Bupati juga mengungkapkan, kendati perpindahan kepala sekolah di lingkup SD ini umumnya tidak lazim lantaran menjabatnya rata - rata lama.

Namun ia menekankan bahwa mutasi, rotasi maupun promosi itu hal yang biasa.

Bupati mengingatkan, usai dilakukan mutasi maupun rotasi ini, hal penting yang perlu dilakukan ialah kenali dulu lingkungan.

Sebab lingkungan yang lama dan yang baru jelas ada perbedaan. 

Khususnya karakter siswanya, gurunya, orang tua murid dan seterusnya harus dipelajari.

"Harus selalu belajar agar di tempat yang baru dapat diterima oleh semua pihak," tandasnya. (ROI)
Share:

Wujud Nyata Kemanunggalan TNI - Rakyat, Anggota Koramil Mayong Bantu Kerja Bakti

Targethukumonline. Jepara -. Babinsa Muryolobo Serda Muslikhun bersama 3 anggota Koramil Mayong membantu warga kerja bakti bersihkan jalan dukuh Mojo Desa Muryolobo, Nalumsari, Jumat tgl (14/02/20).

Serda Muslikun bersama tiga rekannya bantu warga bersihkan pohon tumbang.

Serda Muslikhun mengatakan, kerja bhakti kali ini di karenakan sudah banyaknya rumput yang tumbuh liar, ranting pohon yang menjulur ke jalan dan adanya pohon yang tumbang.

“Ini kan jalan ramai. Kalau jalannya kotor, semrawut, banyak rumput kan nggak enak di pandang mata. Jadi harus segera dibersihkan,” ujarnya.

Selain itu, kata Muslikhun, dengan kehadiran anggota Koramil, dapat memberikan semangat dan motivasi bagi warga, dimana dengan bertambahnya pasukan kerja bhakti, pekerjaan pembersihan jalan dapat segera selesai.

“Saya yakin warga senang dengan kehadiran kami. Inilah wujud nyata kemanunggalan TNI rakyat, karena TNI berasal dari rakyat dan untuk rakyat,” terang Muslikhun.

Babinsa juga menghimbau kepada warga, agar terus meningkatkan semangat gotong royong ditengah - tengah masyarakat, sehingga kerukunan antar warga tetap terjaga, sehingga kondusifitas wilayah menjadi kondusif. (Abrori)
Share:

Babinsa Kerso Dampingi Petugas Kesehatan Beri Pengobatan Gratis

Targethukumonline. Jepara - Babinsa Desa Kerso Koramil 02 Kedung Serda Agus Santoso melakukan pendampingan membantu petugas kesehatan dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga di Balai Desa Kerso, Kedung, Jumat tgl (14/02/20).

Serda Agus Santoso dampingi petugas kesehatan.

Pengobatan gratis ini dilaksanakan secara rutin setiap bulannya oleh Puskesmas Kedung dan Bidan desa, guna memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat desa Kerso.

Dalam Yankes gratis ini, antusias warga cukup tinggi. Sebagian besar warga yang berobat adalah Lansia, dan ibu rumah tangga.

Mereka memanfaatkan momen ini untuk berkonsultasi tentang masalah kesehatan.

Bidan Desa Lailatul Hakaziyyah menuturkan, pelayanan kesehatan yang diberikan tersebut meliputi cek gula darah, cek kolesterol, cek asam urat, flu, demam dan yang lainnya.

“Jika penyakitnya berat, ya kita sarankan untuk di rujuk ke Puskesmas atau rumah sakit, sehingga dapat segera ditangani dengan serius,” tuturnya.

Dijelaskannya, pelayanan gratis tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal.

“Pemberian pelayanan kesehatan secara teratur dengan harapan masyarakat yang sudah lanjut usia tetap memiliki kesehatan yang baik dan bisa beraktivitas seperti biasa,” jelas Laili.

Bidan berusia 40 tahun ini juga menyampaikan terima kasih kepada Babinsa Koramil 02 Kedung yang telah membantu pihaknya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada warga.

“Dengan adanya pendampingan seperti ini kami benar-benar merasa terbantu dan berharap kedepannya agar pendampingan seperti ini dapat terus dilakukan,” tandasnya. ($.aries)
Share:

Jum'at Berkah Persit Kartika Chandra Kirana Kodim Pati, Berbagi Untuk Sesama

Targethukumonline. Pati - Puluhan pengguna jalan yang melintas di depan Markas Koramil 05 Jakenan terkejut dan tidak sedikit pula yang putar balik dari arah timur sehingga tidak melanjutkan perjalanan.

Saling berbagi & menaburkan bunga kasih sayang kepada sesama.

Pasalnya mereka terkejut  melihat puluhan anggota TNI dan Polri yang sibuk menghentikan kendaraan tepat di depan Koramil Jakenan.

Mereka mengira ada razia yang sedang digelar karena banyak pengguna jalan khususnya sepeda motor yang tidak menggunakan helm.

Tapi ternyata, usut punya usut, puluhan petugas dari anggota Koramil Jakenan dan Polsek Jakenan ini sedang melaksanakan pengamanan jalan serta membantu menghentikan kendaraan yang sedang melintas untuk membantu mempermudah pembagian sebanyak 105 nasi kotak oleh Persit KCK Cabang XXXIX Kodim Pati bersama Persit Ranting 06 Koramil Jakenan dan Women Crisis Centre yang turut hadir dalam acara tersebut, Jumat tgl (14/02/20).

Tidak membutuhkan waktu lama untuk menghabiskan 105 paket nasi kotak yang telah disediakan oleh Persit Ranting 06 Koramil Jakenan.

Hanya 15 menit saja paket nasi tersebut sudah habis terbagi kepada pengguna jalan yang sedang melintas sekitar pukul 08.35 WIB.

Pembagian nasi kotak tersebut adalah dalam rangka acara jumat berkah yang sudah rutin diselenggarakan oleh Persit Cabang XXXIX Kodim Pati pada minggu ke-2 setiap bulannya. 

Hal ini disampaikan oleh ketua Persit KCK Cabang XXXIX Kodim Pati Ny. Iing Adi Ilham Zamani pada saat selesai acara.

“Kegiatan ini sudah kita laksanakan rutin pada minggu ke-2 setiap bulan secara bergantian diseluruh wilayah koramil jajaran Kodim Pati, ” Imbuhnya.

“Ini merupakan gerakan saling berbagi rejeki kita yang sengaja  dilakukan untuk membantu sesama dengan mengharap berkah dari Allah Yang Maha Kuasa,” kata Iing.

Iing berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan tidak hanya hari jumat saja, namun kalau bisa dihari - hari yang lainpun bisa dilaksanakan.

Lebih lanjut, Ketua Persit Kodim Pati juga menyampaikan terimakasih kepada Danramil Jakenan Kapten Inf Mujima beserta seluruh anggota dan Persit, Polsek jakenan yang juga turut membantu dalam kelancaran kegiatan, dan juga dari Women Crisis Centre yang turut juga dalam kegiatan tersebut.

"Semoga dapat membawa manfaat serta berkah untuk kita semua," harapnya. (ROI)
Share:

Awak Media Kembali Menanyakan Kelanjutan Aduan Warga Karangaji Terkait Dugaan Pungli Pada Program PRONA

Targethukumonline. Jepara - Para awak media kembali menanyakan kembali kelanjutan aduan warga  Desa Karangaji terkait dugaan pungli pada program Prona (Proyek Operasi Nasional Agraria ) tahun 2017, (14/02/20).

Dok/Targethukumonline/J-TEAM

Perlu diketahui bahwa pada tanggal 20-11-2019 warga masyarakat desa Karangaji kecamatan Kedung, kabupaten Jepara, membuat pengaduan ke Kejaksaan Negeri Jepara terkait biaya pembuatan sertifikat program Prona yang di duga melebihi biaya yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Namun pelaporan itu dirasa oleh warga lambat respon, maka berkali - kali perwakilan warga dengan di dampingi rekan rekan media mendatangi kejaksaan untuk meminta penjelasan jalannya proses pelaporan tersebut.

Saat ditemui di kantor kejaksaan, awak media  menanyakan sejauh mana proses aduan warga Desa Karangaji, Kasintel Kejaksaan Negeri Jepara, Yoga, S, S.H. menegaskan bahwa aduan tersebut tetap di tindak lanjuti dan proses permintaan data maupun keterangan masih tetap berlanjut.

"Karena kasus prona itu melibatkan banyak pihak maka di butuhkan waktu dan bukti atau data - data otentik sehingga bisa memenuhi unsur. 

Mengingat keterbatasan tenaga dimohon semua pihak bersabar, dipastikan prosesnya saat ini tetap berjalan".

Dalam waktu dekat ini segera mengundang pihak-pihak yang terkait dengan penyelenggara program prona tersebut supaya data data yang dibutuhkan bisa diserahkan guna proses lebih lanjut," ungkap Kasintel Kejaksaan Yoga S S.H.

Beliau juga menambahkan "Kami berusaha secepatnya proses ini segera selesai
agar bisa jelas status hukumnya".

Semoga apa yang disampaikan oleh kasintel kejaksaan dapat terpenuhi sehingga harapan warga masyarakat akan terwujud. (J-Team)
Share:

Kamis, 13 Februari 2020

Bertolak ke Yogyakarta, Presiden Akan Sambangi Taman Nasional Gunung Merapi

Targethukumonline. Jakarta - Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana pada hari ini, kamis, 13 Februari 2020, bertolak menuju Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) guna melakukan kunjungan kerja.

Sesaat Presiden Jokowi dalam kunjungannya ke Yogyakarta.

Dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, Presiden dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 17.25 WIB dan tiba di Pangkalan TNI AU Adisucipto, kabupaten Sleman, sekitar pukul 18.25 WIB.

Tampak menyambut Presiden dan Ibu Iriana yaitu Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Gubernur DIY Hamengkubuwana X, Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, dan Kapolda DIY Irjen Pol Asep Suhendar.

Besok, Presiden diagendakan untuk meninjau Taman Nasional Gunung Merapi Jurang Jero, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah. Presiden juga akan melakukan penanaman pohon Pulai (Alstonia scholaris) bersama masyarakat serta melepaskan burung Elang Jawa.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara dalam penerbangan menuju Provinsi DIY antara lain, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, dan Staf Khusus Presiden Fadjroel Rachman. (Teguh)
Share:

Inovator Bioreaktor Kapal Selam Berpeluang Raih Kalpataru

Targethukumonline. Pati - Nama Muhammad Sobri, inovator Bioreaktor Kapal Selam, kembali menjadi sorotan setelah hari ini mendapatkan kunjungan dari Tim Verifikasi Lapangan Calon Penerima Penghargaan Kalpataru Tahun 2020.

Muhammad Sobri inovator Bioreaktor kandidat Kalpataru.

Sobri menjadi salah satu dari 14 nominator peraih Kalpataru tingkat Jateng, setelah sebelumnya namanya diusulkan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kabupaten Pati, Kamis tgl (13/02/20).

"Memang DLH yang mengusulkan Pak Sobri, karena memang aturannya penghargaan Kalpataru ini harus diusulkan bukan nominatornya yang mengajukan diri", terang Purwadi, Kepala DLH Pati.

Lebih lanjut, Purwadi menjelaskan bahwa Sobri masuk nominator pada kategori Pembina Lingkungan.

"Yang berhak mendapat penghargaan pada kategori ini ialah seseorang yang mampu melestarikan fungsi lingkungan
hidup, kemudian juga mempunyai pengaruh dan prakarsa untuk penyadaran dan peringkatan peran
masyarakat, ataupun juga mampu menemukan teknologi baru yang ramah lingkungan", jelasnya.

Pemilihan Sobri, bukan tanpa alasan, sebab menurut Kepala DLH kabupaten Pati, sebelumnya Sobri dan inovasi Bioreaktor Kapal Selamnya juga sudah sering mengharumkan nama Pati baik di tingkat Jateng maupun nasional.

Mulai dari penghargaan lomba krenova teknologi tepat guna Jateng, penghargaan Kemenristekdikti, hingga ia pun sukses mengantarkan Desa Langse terpilih sebagai wakil Jateng dalam lomba desa mandiri energi. 

Bahkan sejumlah daerah pun tertarik untuk mempelajari temuannya.

Siang tadi, tim verifikasi pun mendatangi Desa Langse dan meninjau hasil inovasi Sobri sambil menyimak paparan Sobri tentang dampak teknologi temuannya bagi lingkungan sekitar.

Tim Verifikasi Jateng yang datang hari ini berasal dari berbagai unsur, seperti dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Setda Provinsi Jateng, Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng, serta perwakilan dari LSM maupun Akademisi di lingkungan Propinsi Jateng.

Sobri pun dengan penuh percaya diri mengenalkan sistem pengolahan limbah pertanian dan peternakan yang telah mengantarkannya menjadi juara dalam kompetisi tingkat nasional tersebut.

Alat ciptaannya Sobri rupanya mampu mengubah sampah kotoran ternak seperti sapi, kambing, ayam, dan kelinci menjadi beragam hal yang bermanfaat.

Setidaknya ada tiga produk yakni pupuk, gas metana, dan dekomposer.

"Pupuk yang dihasilkan berbentuk cair dan padat. Dan bisa digunakan untuk kebutuhan 10 hektare lahan di sekitar bioreaktor", papar Sobri.

Sementara itu, lanjutnya, metana pun memiliki manfaat yang sangat besar.

Doktor lulusan Institut Pertanian Bogor (IPB) ini lantas menjelaskan bahwa gas hasil pengolahan kotoran ternak itu bisa diubah menjadi berbagai energi, baik untuk listrik maupun bahan bakar traktor.

"Selain untuk penerangan di sekitar lokasi bioreaktor, gas metana itu juga bisa menghidupkan 32 lampu jalan", imbuh Muhammad Sobri.

Alhasil, jalan Langse-Gembong yang awalnya gelap sekarang terang benderang.

Metana tersebut juga dimanfaatkan untuk memasak dan sebagai bahan bakar traktor.
Selain itu, juga untuk menghidupkan pompa air dan mesin diesel dengan daya 10 ribu watt.

”Mungkin ini bisa menjadi solusi untuk peternakan. Persoalan bau kotoran bisa teratasi, kotoran bisa digunakan untuk sumber energi.

Tentu lebih hemat energi, tidak perlu menggunakan elpiji. Sangat efisien,” lanjut Sobri.

Produk lain yang dihasilkan bioreaktor itu adalah dekomposer, yakni mikroba yang bisa menghancurkan sampah organik.

Pembuatan alat ini berawal dari keresahan Sobri melihat kondisi para petani.

Ia berpandangan, petani Indonesia memiliki modal besar untuk bertarung di kompetisi global.

Namun, pertanian di Tanah Air kurang efisien sehingga menyebabkan biaya produksi yang tinggi.

Efisiensi inilah yang dikejarnya. Dia berharap bioreaktor kapal selam tersebut bisa memperkuat peran petani, dengan biaya seminim mungkin, mereka bisa sejahtera.

Dengan demikian, imbuh Sobri, impian berdikari dalam bidang pangan bisa terwujud.

”Sebab, semua produk pertanian dan peternakan bisa dimanfaatkan, limbah peternakan bisa jadi pupuk untuk pertanian.

Limbah organik pun bisa dimanfaatkan menjadi metana sebagai bahan bakar. Semua bermanfaat, semua bisa efisien,” papar Sobri.

Dibandingkan sistem pengolahan limbah dan kotoran lainnya, Sobri mengklaim alat buatannya memiliki banyak kelebihan.

Misalnya, jika bocor akan terdeteksi, lantaran di sekitar reaktor dikelilingi air. Jadi, akan muncul gelembung saat bocor.

”Tekanan gas juga tinggi, jadi tidak perlu ditambah kompresor dan blower untuk menghidupkan genset atau mesin lainnya, selain itu gas bisa dialirkan hingga lebih dari 10 kilometer.

Bahkan untuk menyalakan 100 kompor berbarengan pun bisa, karena dikelilingi air, jadi cukup aman,” tambahnya.

Sebenarnya dia menggagas bioreaktor kapal selam itu sejak 10 tahun lalu.

Hanya, saat diajukan belum ada yang menerima. Banyak yang meminta bukti terlebih dahulu, karena itulah sejak 2014 dia mulai menggagas dan melakukan riset.

Hingga akhirnya pada 2014 Sobri mengembangkan teknologinya di Desa Langse bersama kelompok yang dibinanya.

Selain di Langse, proyek Sobri ini juga dikembangkan di Tlogowungu, Ngemplak, Sinomwidodo dan di Malang, Jawa Timur.

”Lalu di tahun 2017 temuan itu saya patenkan, baik merek maupun teknologinya", lanjut Sobri.

Karena inovasinya tersebut, berbagai daerah pun berbondong - bondong melakukan studi banding.

Tercatat perwakilan dari Trenggalek, Pekalongan, Temanggung, Nganjuk, Malang, Lampung, Kalimantan hingga Papua pernah datang untuk melihat temuannya itu.

Selain dikenal dengan Bioreaktor Kapal Selam, Sobri juga termasuk getol mengembangkan dan memasyarakatkan pertanian organik.

Menurutnya, pertanian organik tidak hanya baik untuk kesehatan saja, melainkan juga mampu menjadi jawaban atas persoalan degradasi lingkungan hidup.

Hal yang membuat pertanian organik sulit berkembang, salah satunya karena produk organik dianggap sebagai produk premium.

Harganya mahal, hanya tersedia di outlet-outlet kaum elit, akibatnya hanya segelintir kalangan yang sanggup membelinya secara terus - menerus.

Berangkat dari kenyataan ini, Sobri merasa tertantang. 

Menurutnya pangan organik seharusnya bisa diakses oleh semua kalangan.

Toh, nenek moyang bangsa Indonesia  sejak jaman dahulu sudah terbiasa mengkonsumsi pangan organik dengan harga yang tak mahal.

Ia pun menyulap satu hektar lahan pertanian di daerah Langse Margorejo menjadi rintisan pertanian organik.  

Mereka pun getol mengkampanyekan pangan organik dan bahkan bersedia memberikan bimbingan  bagi petani yang tertarik memulai pertanian organik.

Di desa Langse, ia menjadi salah satu penggagas pertanian organik ini.

Ia memulainya dengan menunjuk Kelompok Tani Kembang Joyo di bawah kepemimpinan Siti Nur Khalimah untuk mengolah lahan pertanian yang ada menjadi pertanian organik.

Saat ditanya tentang perbedaan antara  hasil panen dari sistem organik dan non organik, Sobri pun punya jawaban menarik.

"Jelas berbeda, dari segi kualitas jelas beda. Kalau dari organik tidak mengandung bahan kimia berbeda dengan non organik.

Lalu untuk sayuran organik lebih cepat lunak ketika dimasak", imbuhnya.

Mengenai lahan, menurutnya,  semua lahan bisa digunakan sebagai pertanian organik, namun perlakuan pada tanah akan berbeda, apalagi jika lahan sebelumnya selalu memakai pupuk non-organik.

Ia pun tak menolak jika ada petani yang berminat belajar dan mengunjungi kebun organik Langse sekaligus berkonsultasi dengan tim.

"Bila petani yang belum mencoba pertanian organik saya harap tidak takut untuk mencoba.

Pertanian organik tak selalu identik dengan modal yang mahal dan besar, tinggal kemauan petani saja untuk beralih ke organik", ujarnya.

Menariknya, Sobri pun lantas menggagas wisata petik tanaman organik di daerah tersebut.

Dan yang tak kalah seru, pengelola juga berencana memperkenalkan para wisatawan dengan reaktor biogas penunjang pertanian organik. (ROI)
Share:

Dandim 0909 Sangatta Pimpin Lepas Pindah Satuan dan Masa Persiapan Pensiun

Targethukumonline. Sangatta - Dandim 0909 Sangatta Letkol Czi Pabate, memimpin langsung kegiatan upacara pindah satuan dan masa persiapan pensiun (MPP) yang diselenggarakan di Makodim 0909 Sangatta komplek perkantoran Bukit Pelangi kecamatan Sangatta Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Provinsi kalimantan timur (Kaltim), Kamis tgl (13/02/20).

Letkol Czi Pabate : rotasi jabatan sebagai penyegaran di tubuh TNI.

Dalam sambutannya, orang nomor satu di Kodim 0909 Sangatta itu menegaskan rotasi jabatan merupakan hal yang sudah biasa di jajaran satuan TNI AD.

Di samping itu, tradisi pelepasan bagi anggota merupakan salah satu wujud upaya untuk menanamkan rasa kebanggaan terhadap satuan yang ditinggalkan.

Adapun salah satu anggota Kodim 0909 Sangatta yang dilepas pindah satuan adalah Letda Arh Hendri ke satuan baru Arhanud Rudal 002 Bontang (Babinsa Koramil 0909- 06/Bengalon Pangkat Serma) dan yang memasuki masa pensiun adalah Pelda Susanto jabatan terakhir Babinsa Koramil 0909-07/Teluk Pandan.

“Saya selaku komandan Kodim 0909 Sangatta mengucapkan terima kasih kepada Letda Arh Hendri yang pindah satuan. 

Tetap jaga nama baik kesatuan yang lama dan cepat menyesuaikan ke tempat tugas yang baru,” ungkapnya.

Dandim menambahkan, pindah satuan ini bertujuan untuk penyegaran di jajaran satuan.

Di samping itu, pindah satuan merupakan kebijakan pimpinan yang sejalan dengan kebutuhan organisasi satuan guna mendukung kinerja prajurit yang profesional.

Sementara, kepada Pelda Susanto yang telah mengakhiri masa dinas aktif dan memasuki masa persiapan pensiun (MPP), Dandim mengimbau agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Atas nama keluarga besar Kodim 0909 Sangatta juga mengucapkan terima kasih kepada anggota yang melaksanakan masa persiapan pensiun (MPP) atas pengabdian dan loyalitas yang ditunjukkan terhadap Kodim, TNI AD, dan bangsa selama ini.

”Perlu diingat, walaupun saudara telah MPP, saudara masih sebagai militer aktif dan saya berharap ikuti aturan militer yang berlaku.

Selama masa MPP, tetap jaga netralitas TNI, jangan sampai ikut dalam kegiatan politik,” tegasnya. (Johani Arifin)
Share:

Peran Koperasi Kartika C 07 Pati Dalam Menunjang Kesejahteraan Prajurit dan PNS TNI AD

Targethukumonline. Pati - Rapat Anggota Tahunan (RAT) Primer koperasi Kartika C 07 Pati ke 50 dan Tutup buku Tahun 2019 bertemakan “Dengan semangat kebersamaan kemandirian dan kinerja yang baik kita tingkatkan peran koperasi kartika dalam menunjang kesejahteraan prajurit dan PNS TNI AD” digelar di Aula Suluh Bhakti Kodim 0718 Pati. Kamis tgl (13/02/20).

Peran koperasi kartika dalam menunjang kesejahteraan prajurit & PNS TNI AD.

Acara RAT kali ini dimulai pada pukul 08.10 wib hingga pukul 13.30 wib yang diikuti oleh sebanyak 450 anggotanya yang terdiri dari Prajurit serta PNS TNI AD dari Kodim Pati dan satuan Dinas Jawatan TNI AD yang berada di wilayah kabupaten Pati.

Dalam acara RAT tersebut juga dihadiri oleh Ketua Puskop Kartika Diponegoro yang diwakili oleh Letkol Caj.Udi Wijayanto (sekretaris umum), Dandim 0718 Pati Letkol CZI.Adi Ilham zamani S.E (pembina primkop Kartika C 07 Pati), Kepala dinas koperasi dan usaha  yang diwakaili oleh Kabid koperasi Dewi Kartina sari, SE, MM.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris umum Puskop Kartika Diponegoro Letkol Caj Udi Wijayanto merasa bersyukur dapat hadir dalam kegiatan Rapat Anggota Tahunan Primer Koperasi C 0 7 yang ke-55 dan tutup buku tahun anggaran 2019.

“Koperasi kedepan akan berkolaborasi dengan hypermart sehingga harga bisa lebih murah dibanding toko atau swalayan, namun kalau nanti kenyataannya lebih mahal tolong laporkan ke puskop,” ujar Wijayanto.

Dalam kesempatan itu Letkol Udi Wijayanto juga menyampaikan salam kepada kepala pengurus koperasi dan UMKM kabupaten Pati. 

Wijayanto berharap apabila ada program pelatihan- pelatihan tentang koperasi diwilayah Pati, agar para pengurus Primer Koperasi C 07 bisa diikutkan, dan bukan hanya pengurus saja namun termasuk anggota koperasi juga.

“Saya berharap bukan hanya pengurus, namun anggota koperasipun supaya bisa diikutkan mengikuti acara - acara pelatihan dengan tujuan agar bisa disiapkan regenarasi pengurus koperasi pada periode berikutnya,” terangnya.

Sementara itu pembina Primkop Kartika C 07 Pati Letkol CZI Adi Ilham zamani, S.E menyampaikan bahwa koperasi itu suatu organisasi ekonomi yang digalakkan oleh pemerintah yang dahulu diinisiasi atau di dimunculkan oleh Bapak Muhammad Hatta wakil presiden yang pertama sedangkan modalnya itu berasal dari seluruh anggota dari koperasi.

“Saya menghimbau kepada seluruh anggota, karena koperasi Kita kan menyediakan barang-barang kebutuhan sehari - hari seperti sabun, sikat gigi, pasta gigi, dan masih banyak lagi.

Ini mengingatkan dulu waktu saya masih berpangkat Letnan Dua, saya  mengarahkan, mengajak seluruh anggota saya untuk berbelanja di koperasi masing - masing dengan tujuan menghidupkan koperasi sendiri,” ucap Adi.

“Namun pada kenyataannya masih banyak yang memilih belanja di swalayan yang merupakan tempat usaha diluar koperasi kita, padahal apabila belanja lebih bagus dikoperasi kita karena keuntungannya nantinya akan kembali untuk kita lagi sebagai anggota koperasi,” terangnya.

“Kalau misalnya ada pinjaman-pinjaman yang kira - kira tidak terlalu besar bisa diarahkan ke koperasi dan tentunya juga memang lebih besar dari segi bungannya dibandingkan dengan perbankan nasional, tetapi bunga tersebut nanti kembalinya ke kita lagi yang mungkin berupa cashback atau doorprise,” ungkapnya.

Letkol Adi juga berharap kepada ketua dan pengurus agar lebih bisa berinovasi, khususnya dalam marketing, bagaimana caranya mengatur atau menyiapkan tokonya agar dapat menyedot konsumen supaya mau berbelanja di koperasi C07 Pati.

Diahir acara RAT dilaksanakan pemberian hadiah bingkisan kepada anggota koperasi yang memiliki tabungan dan SHU terbesar di koperasi serta disediakan sejumlah doorprize yang diberikan oleh Primer koperasi kartika C07 kepada anggota untuk memotivasi dengan cara diundi. (ROI)
Share:

Tertarik Berinvestasi di Pati, PT Sucofindo Sampaikan Paparan di Hadapan Wabup dan Sekda

Targethukumonline. Pati - Bertempat di ruang Joyokusumo Setda Pati, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin hari ini menerima tamu dari PT Sucofindo yang menyampaikan paparan terkait tawaran pengelolaan sampah di kabupaten Pati, Kamis tgl (13/02/20).

Sucofindo siap berinvestasi di kabupaten Pati.

Acara tersebut di hadiri juga oleh Sekda Pati Suharyono, Kepala DLH, dan Kepala DPUTR Pati.

Kepala Bagian Layanan Publik Sumber Daya Alam dan Investasi di PT Sucofindo, Ido JH Simatupang saat paparan di hadapan Wabup, mencoba menawarkan pengelolaan sampah secara modern di kabupaten Pati.

"Sucofindo menawarkan pengolahan sampah modern dengan mesin pemilah sampah. Dan untuk biaya - biaya operasionalnya nanti didapat dari hasil pengolahan sampah tersebut", terang Safin.

Selain memberikan kesempatan paparan terkait alternatif pengolahan sampah, Sucofindo juga dipersilahkan untuk langsung survey ke lokasi.

"Lokasinya biar disurvey dulu baik yang ada di TPA Sukoharjo, Plosojenar dan Sleko. Kalau memang alatnya cocok, kita support. 

Apalagi kita punya lahan, dan perijinan kita juga siap, dan Pemkab tidak mengeluarkan biaya sedikit pun", jelas Wabup.

Jika memang akan membawa teknologi ke Pati yang bagus, Safin akan menerima. 

"Tapi kalau Pemkab Pati harus mengeluarkan budget untuk alat pengelolaan sampah ini, kami tidak ada anggaran", imbuhnya.

Dan paling penting, lanjutnya, tenaga kerja yang sudah ada di pengolahan sampah yang sudah ada agar jangan dipangkas.

"Kita terbuka saja, TPA dan TPS mana saja yang mau di-survey Monggo. Dan kalau memang jadi, keuntungan untuk Pemkab Pati,  kita akan beruntung karena sampah ini akan diolah dengan baik dan tidak ada sisa sama sekali atau zero waste, karena mereka nantinya sudah menyiapkan alat untuk pemilah sampah. 

Intinya ya kita welcome untuk kemajuan kabupaten Pati", tutur Wabup panjang lebar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah kabupaten Pati Suharyono menambahkan jika Pemkab punya satu TPA besar dan dua TPS kecil.

"Monggo di survey dulu kalo sekiranya layak dan bisa menguntungkan kabupaten Pati ya bagus apalagi menambah PAD untuk kabupaten Pati", pungkasnya. (ROI)
Share:

Rabu, 12 Februari 2020

Kekurangan Guru, Sertu Deni Arya Bantu Mengajar di Sekolah Perbatasan

Targethukumonline. Merauke - Kekurangan tenaga pendidik menjadi salah satu faktor penyebab tidak berjalan lancar kegiatan belajar mengajar, sehingga hal itu menjadi permasalahan sendiri bagi sekolah yang ada diperbatasan.

Sertu Deni pengabdian tanpa batas, merajut mimpi dan cita-cita.

Melihat kondisi tersebut, prajurit TNI Satgas Pamtas RI-PNG di Sektor Selatan, khususnya di kabupaten Merauke, Papua, terpanggil untuk turut membantu kelancaran aktivitas belajar mengajar dengan menjadi tenaga guru bantu di sekolah wilayah binaan.

Seperti yang dilakukan Sertu Deni Arya, anggota Yonif Mekanis Raider 411/PDW Kostrad Pos Komando Utama (Kout), membantu mengajar mata pelajaran Penjas kepada siswa-siswi di MI Al Ma'arif Sota, kampung Sota, Distrik Sota, kab. Merauke, Papua. Rabu tgl (12/02/20).

Berbekal pengalaman saat pelaksanaan latihan Pratugas ketika di home base melalui pembekalan dan tata cara mengajar yang baik serta mudah dipahami oleh siswa, sehingga dapat diaplikasikan langsung saat membantu kegiatan mengajar.

"Materi Penjas diberikan sesuai dengan buku panduan pelajaran dari sekolah, sehingga memudahkan saya menjadi guru bantu yang tidak memiliki riwayat mengajar sebelumnya, tentunya kita senang bisa ikut membantu memajukan pendidikan di sekolah yang ada ditapal batas ini," ucap Sertu Deni.

Sementara itu, Ibu Fatonah, Kepala Sekolah MI Al Ma'arif Sota, menyampaikan ucapan terimakasih kepada anggota Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Kout atas waktu yang diberikan untuk membantu mengajar.

"Kami sangat berterimakasih sudah dibantu mengajar materi Penjas dari bapak TNI yang sedang melaksanakan Satgas Pamtas, disini hanya ada 6 orang guru saja, tentunya kehadiran Sertu Deni sangat membantu dalam kegiatan belajar mengajar," pungkasnya. (Herman Usman)
Share:

Blog Archive