Jumat, 03 April 2020

Merauke Bersatu Lawan Corona, Ribuan Liter Disinfektan Disemprotkan di PLBN Sota

Targethukumonline. Merauke - Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad turut membantu Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Merauke melakukan penyemprotan disinfektan di wilayah perbatasan RI-PNG tepatnya di PLBN Sota, kampung Sota, Distrik Sota.

Antisipasi penyebaran virus Corona, 6000 liter disinfektan disemprotkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Dansatgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, kabupaten Merauke, Papua, Jumat tgl (03/04/20).

Dansatgas mengungkapkan, pada hari kamis kemarin sebanyak 5 personel Satgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Kout Sota yang dipimpin oleh Pasiter Satgas Kapten Arm Imam Ari Setiawan, turut membantu Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Merauke melakukan penyem-protan disinfektan.

Lanjutnya, kegiatan penyemprotan dikawasan perbatasan RI-PNG Kampung Sota, diawali dengan apel gabungan di depan gerbang PLBN Sota dipimpin Bapak Elyas Mite, Kepala BPPD (Badan Pengelolaan Perbatasan) Daerah kabupaten Merauke selaku koordinator lapangan.

Diikuti oleh sekitar 60 orang dari Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Merauke, unsur CIQS Merauke, TNI-Polri, pemerintah distrik Sota, pemerintah kampung Sota, puskesmas Sota dan masyarakat Sota.

"Ada sekitar 6000 liter cairan disinfektan disemprotkan dikawasan PLBN Sota dan juga jalan utama kampung Sota dengan menggunakan mobil pemadam kebakaran kabupaten Merauke, kendaraan yang dilengkapi dengan kompresor dan juga tanki semprot," terangnya.

Tambah Mayor Inf Rizky, sebagai Satgas Pamtas RI-PNG sektor selatan kabupaten Merauke, tentunya kami selalu siap untuk membantu Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Merauke dalam memutuskan mata rantai penyebaran Virus Corona, baik melalui sosialisasi maupun menyemprotkan cairan disinfektan khususnya diwilayah perbatasan RI-PNG.

Sementara itu usai penyemprotan, Elyas Mitte Kepala BPPD kab. Merauke selaku kordinator lapangan menyampaikan ucapan terimakasih kepada TNI-Polri, unsur CIQS Wilker Sota, Pemerintah Distrik dan kampung Sota serta masyarakat Sota yang telah membantu kelancaran Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Merauke melaksanakan penyemprotan disinfektan di wilayah perbatasan RI-PNG kampung Sota.

Turut hadir dalam kegiatan penyemprotan, Kepala BPPD Merauke, Kepala Imigrasi Merauke, Kepala Bea Cukai Merauke, Kepala Karantina Ikan Merauke, Kepala Karantina Pertanian Merauke, Kepala KKP Merauke, Dinas Kominfo Merauke, Damkar Merauke, Dishub Merauke, Danramil Sota, Pasiter Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad, Kapolsek Sota, Kapuskesmas Sota, Pejabat Distrik Sota dan kampung Sota. (Herman Usman)
Share:

Formades Minta Gencarkan Sosialisasi Covid-19, Bagi Masyarakat Awam

Targethukumonline. Jepara - Forum masyarakat desa (Formades) terus berbenah untuk lebih profesionalnya meningkatkan sumber daya manusia anggota di setiap desa atau kelurahan, Jum'at tgl (03/04/20).

Bersatu kita kuat, mari bergandengan tangan untuk maju bersama Formades.

Negara kita ingin lebih cepat maju dan berkembang, jika Bupati, Camat dan Kepala Desa mampu bersinergi untuk menentukan kriteria Ketua RT/RW yang mempunyai kemapuan memimpin dan mempunyai pendidikan yang standar agar bisa berpikir jauh kedepan dan berwawasan luas sehingga bisa memakmurkan desa sesuai sumber daya alam dan sumber daya manusia yang dimiliki oleh desa dengan manajemen dan tata kelola yang terarah dan tepat.

Khusus bidang Adminitrasi akan menjadi fokus perhatian Ketua utama POSKONAS Forum masyarakat desa (Formades) diantaranya adalah kartu tanda anggota dan sertifikat pengabdian anggota, serta pendataan anggota yang aktif yang di kuatkan Surat Keputusan serta manajemen organisasi agar lebih profesional," ujar ketua utama Poskonas Adv. H. Heni Purwadi, SH.

Dan terus selalu berbenah untuk lebih baik sesuai komitmen Formades "Dari Masyarakat untuk masyarakat", dan fokus pula pada  pendampingan masyarakat khususnya Investigasi, Advokasi hukum dan perlindungan hukum masyarakat, serta sosialisasi virus Corona/Covid-19, agar masyarakat awam tidak jadi korban ketidak tahuan informasi pendemi covid-19," imbuhnya.

FORMADES sangat berharap mampu mengakomodir kepentingan masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam banyak hak, kalau khususnya berupa advokasi hukum dan perlindungan masyarakat, tutupnya. (J-TEAM)
Share:

Dandim Solo Cek TMMD Sengkuyung Tahap I Ta. 2020

Targethukumonline. Surakarta - Dandim 0735/Surakarta (Solo) Letkol Inf Wiyata S. Aji SE. MDS. melaksanakan pengecekan pengerjaan pembuatan saluran air TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2020 di RT 2/36 Mipitan kelurahan Mojosongo kecamatan Jebres Surakarta, Jum'at tgl (03/04/20).

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung jalan terus di tengah wabah Corona.

Didampingi Danramil 04 Jebres Kapten Inf Paidi Dandim Solo menyisir seluruh titik sasaran TMMD yang sedang dikerjakan oleh anggota Koramil 04 Jebres, relawan Lembaga Da'wah Islam Indonesia (LDII) dan masyarakat sekitar.

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud TNI dalam membantu masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraan warga sekitar lokasi dan sebagai akselerasi pemerataan pembangunan.

Saya mengapresiasi antusias masyarakat dan anggota TNI yang selalu bergotong royong tak mengenal lelah berkerja untuk mempersiapkan pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2020,” ujar Dandim.

Dan menyikapi perkembangan sekarang ini yang berkaitan dengan Covid- 19 agar tidak menyebar ke seluruh personel yang sedang melaksanakan TMMD, Dandim menyampaikan agar tetap jaga kesehatan, cuci tangan dengan sabun pada saat mau makan dan minum, jaga jarak antar personel, berjemur 10-15 menit tiap hari sehingga pelaksanaan tetap berjalan sesuai dengan waktu dan target yang ditentukan. (B.fajar)
Share:

Tangani Covid-19, Danrem 081/DSJ Vicon Dengan Dansat Jajarannya

Targethukumonline. Madiun - Danrem 081/DSJ Kolonel Inf Masduki, S.E., M.Si. melakukan video conference (Vicon) dengan Dansat jajarannya, bertempat di Posko Penanganan Covid 19 Makorem, Jl. Pahlawan No. 50 kota Madiun, Jumat tgl (03/04/20).

Upaya terus dilakukan untuk mencegah penyebaran covid-19.

Dalam vicon tersebut, Danrem menyampaikan berbagai penekanan terkait langkah-langkah atau upaya penanganan Covid 19.

Danrem berharap, seluruh jajarannya dapat aktif untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, agar mereka mempunyai kesadaran, kepedulian dan kewaspadaan untuk bersama-sama mencegah penyebaran virus corona atau Covid 19 di wilayahnya.

Karena ia menilai, dalam penanganan Covid 19 yang telah menjadi pandemi saat ini, tentunya diperlukan peran serta dari seluruh pihak dan bukan hanya dari Pemerintah saja.

Selanjutnya, terkait kemungkinan adanya pemudik yang berasal dari daerah yang termasuk zona merah dalam penyebaran virus corona, Kolonel Inf Masduki menyampaikan penekanan khusus kepada jajarannya.

Ia ingin hal itu dapat diwaspadi dan diambil langkah yang baik dalam penanganannya, dengan senantiasa berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait. ($.aries)
Share:

Tak Hentinya, Prajurit dan Tamu Masuk Markas Korem Wajib Disemprot Disinfektan

Targethukumonline. Samarinda - Setiap hari Korem 091 Aji Surya Natakusuma (ASN) melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan, baik prajurit serta PNS maupun pengunjung Makorem di Jalan Gajah Mada kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur, Jum'at tgl (03/04/20).

Antisipasi penyebaran virus Corona, anggota dan tamu lakukan tes suhu maupun penyemprotan disinfektan.

Saat masuk ke markas menggunakan kendaraan roda dua dan empat wajib disemprot disinfektan dan pengecekan suhu tubuh dan dan masuk ruang bilik penyemprotan disinfektan.

Pengecekan dilakukan tim dari Denkesyah 06.04.01 Samarinda, menggunakan thermometer infrared atau pengukur suhu tubuh.

Mereka yang datang juga diwajibkan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, pasca melakukan kegiatan atau memegang suatu benda.

Kapenrem 091/ASN, Kapten Arh Azrul Azis menuturkan "Personel dan tamu nantinya diwajibkan masuk ke dalam ruangan disinfektan, serta kendaraan-kendaraan dan dari personel akan melakukan penyemprotan.

"Jadi ini wajib dilakukan dan ini salah satu langkah pencegahan penyebaran virus corona," terangnya.

Korem menghimbau dengan situasi saat ini pihaknya berharap seluruh prajurit maupun masyarakat tidak perlu panik, tetapi malah justru melawan dengan menjaga kesehatan dan rajin mencuci tangan. Terpenting menjauh keramaian dan memberlakukan sicial distancing.

"Pola hidup sehat dan keluar rumah kalau memang benar-benar penting," ujar Azrul. (B.fajar)
Share:

Kamis, 02 April 2020

TMMD Wujud Kebersamaan TNI - RAKYAT, Ditengah Wabah Covid-19

Targethukumonline. Pati - Pelaksanaan kegiatan Program TMMD Sengkuyung Tahap I Ta. 2020 Kodim 0718 Pati yang berlangsung di desa  Sumberagung kecamatan Jaken dan di desa Porangparing kecamatan Sukolilo sudah berlangsung sampai hari ke-18, Jum'at tgl (03/04/20).

Pelaksanaan betonisasi jalan wujud yang akan dicapai untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan pembangunan infrastruktur jalan sebagai sasaran utama yang dikerjakan di dua desa berjalan lancar sesuai dengan yang diharapkan.

Sampai dengan hari kamis kemarin, inilah hasil atau progres hari ke-18 program TMMD yaitu desa Porangparing kecamatan sukolilo dengan sasaran pokok betonisasi jalan ukuran 800 M X 3M X 15 CM hasil 575 M (71,8 %) hingga saat ini.

Sedangkan sasaran tambahan berupa rehab rumah tidak layak huni (RTLH) yaitu rumah milik Warsini dengan hasil 70 %, rumah milik Suyanto dengan hasil 85 %, rumah milik Rubinah dengan hasil 87 %.

Juga sasaran pengembangan pembuatan tugu prasasti TMMD Sengkuyung Tahap I Ta. 2020 mencapai 68 %.

Sementara itu program TMMD di desa Sumberagung kecamatan Jaken untuk sasaran pokok pengerasan jalan ukuran 3000 M X 3M X 15 cm hasil 2400 M (80 %) yang sebentar lagi akan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Sasaran tambahan rehab RTLH rumah milik Jasemin bantuan dari BAZNAS kabupaten Pati dan swadaya desa mencapai hasil 50 %, sedangkan dua rumah RTLH bantuan dari Disperkim kabupaten Pati yakni rumah milik Suyanti dan rumah milik Kartono belum dikerjakan walupun material sudah dikirim dari dinas terkait sejak hari selasa dan rabu kemarin.

Sasaran pengembangan pembuatan tugu prasasti TMMD Sengkuyung Tahap I Ta. 2020 sudah mencapai mencapai 50 %, sebagai tonggak sejarah pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pelaksanaan pembongkaran serta rehab dua rumah tersebut rencana akan dikerjakan hari selasa minggu depan oleh Satgas TMMD Sengkuyung Kodim Pati bersama warga setempat dan dibantu oleh masyarakat.

Ini dikarenakan masih terkendala dengan adat istiadat penduduk setempat yang masih memegang erat tradisi jawa dengan mencari hari baik untuk memulai pekerjaan, agar selamat tidak terkena sengkolo atau wabah musibah saat ini.

“Rencana dua rumah yang belum dikerjakan akan kita mulai bongkar hari selasa minggu depan," terangnya.

Ini karena masih terkendala oleh tradisi masyarakat kami yang masih menerapkan tradisi dengan hitungan Jawa mencari hari baik untuk melaksanakan pekerjaan tersebut sehingga dari hasil kesepakatan dimulai pada hari selasa depan,” imbuhnya.

“Saya optimis dua rumah yang kita kerjakan secara bersamaan ini dapat dirampungkan semuanya, mengingat sekitar tanggal 15 April 2020 program TMMD Sengkuyung tahap I Ta. 2020 akan ditutup,” terang Sukawi kades Sumberagung kecamatan Jaken.

TMMD bisa berjalan dengan lancar ditengah pendemik Covid-19, dengan kita bersama, bersatu padu dan saling menguatkan insyaallah akan menuai hasil yang maksimal dalam keadaan baik dan sehat untuk seluruh tim yang terlibat dalam program TMMD sekarang ini," tutupnya. (ROI)
Share:

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jepara, Tentang Penyemprotan Disinfektan Bahaya Atau Tidak

Targethukumonline. Jepara - Fenomena penyemprotan disinfektan yang akhir akhir ini menjadi kegiatan massal masyarakat untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan masing masing warga Jepara, Kamis tgl (02/04/20).

Kadis Kesehatan Jepara Mudrikatun, SSIT. SKM. MMKes. MH.

Akan menjadi salah kaprah ketika disinfectan disemprot secara sembarangan karena disinfectan dibuat dari bahan yang seharusnya tidak di semprotkan secara langsung kepada manusia.

Saat dimintai penjelasan tentang bahaya disinfectan Kepala Dinas Kesehatan kab. Jepara Mudrikatun SSIT, SKM MMkes, MH, menyampaikan bahwa,  "kurangnya pemahaman terhadap disinfectan menjadi berbahaya bagi warga sendiri, karena disinfectan tidak digunakan secara langsung terhadap mahluk hidup hal ini dikhawatirkan nantinya akan menimbulkan iritasi bahkan alergi terhadap kulit, bisa jadi mengganggu pernafasan dan apabila ada anggota tubuh yang kebetulan luka akan menjadi sangat berbahaya.

Jadi saran kami untuk lebih baik nya sering cuci tangan dengan air mengalir dan sabun itu sudah cukup karena disinfectan hanya bertahan pada hitungan jam saja lebih di utamakan berpola hidup bersih", ujar beliau.

Saat di singgung oleh awak media target hukum tentang mengenai masker yang saat ini sulit di dapatkan dan di produksi oleh perajin rumahan dan tentang standar masker yang sesuai dengan ketentuan.

Beliau juga menjelaskan mengingat saat ini masker di pasaran sangat sulit sekali di dapatkan kalaupun ada harganya pun tinggi "Kami menghimbau kepada para warga masyarakat untuk menggunakan masker yang sesuai standar kesehatan yaitu masker yang di produksi di pabrik karena telah melewati proses sterilisasi, jadi tidak sembarangan juga untuk memilih menggunakan masker.

Saat ini juga sudah ada pabrik mitra Pemkab yang berada di Mayong Jepara yang memproduksi masker yang sudah standar dari Kementerian Kesehatan," imbuh beliau.

Ditambahkan juga oleh Humas Dinkes Muslimin SKM. MMkes, bahwa masker yang saat ini beredar juga wajib diawasi karena kualitasnya yang belum memenuhi standar diakibatkan hanya akan membahayakan para warga masyarakat Jepara.

Jadi untuk penggunaan masker yang sesuai adalah sekali pakai dan apabila telah selesai lebih baiknya di gunting atau di rusak di khawatirkan nanti akan di salah gunakan oleh pihak yang mengambil keuntungan dari musibah virus Covid-19 ini".

Beliau juga sangat menghimbau kepada seluruh warga masyarakat jepara yang baru saja mudik/pulang kampung dari kota besar atau perantauan. untuk dapat mengisolasi diri sendiri di rumah selama 14 hari.

Juga dengan tinggal di kamar sendiri, alat makan dan minum, alat tidur, alat mandi pun di pisahkan dari anggota keluarga yang lain, jaga jarak (Social Distancing/Phisycal Distancing) terhadap anggota keluarga dan handai taulan untuk sementara waktu, utamakan hidup sehat dan bersih yaitu berjemur di pagi hari tetap berolah raga, makan yang bergizi (4 sehat 5 sempurna) dan hindari stres yang berlebihan.

Dan apabila merasakan gejala sakit segera menghubungi tenaga kesehatan tingkat desa, puskesmas atau satgas covid-19 kab. Jepara melalui WA atau telepon", pungkas Ibu kepala Dinas Kesehatan kab. Jepara. (J-Team)
Share:

Usai Rapat Kepokmas, Bupati Haryanto Umumkan Operasi Pasar Gula Pasir dan Covid-19

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto beserta Forkompimda dan instasi terkait, hari ini menghadiri rapat terbatas terkait kebutuhan bahan pokok masyarakat atau Kepokmas di tengah wabah Covid-19, di ruang Joyo Kusumo Setda kabupaten Pati, Kamis tgl (02/04/20).

Rapat terbatas, kebutuhan pokok masyarakat masih tercukupi hingga enam bulan ke depan.

Selain Bupati, Forkompimda yang turut hadir diantaranya, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Suharyono, Ketua DPRD kabupaten Pati, Kapolres Pati, Dandim 0718 Pati, Kejaksaan Negeri Pati, Bulog Pati, OPD terkait, dan perwakilan dari pabrik gula Trangkil dan pabrik gula Pakis.

"Yang perlu kami sampaikan bahwa berdasarkan hasil rapat dengan Bulog maupun Forkompimda dengan OPD terkait, kebutuhan bahan pokok yang ada di kabupaten Pati saat lebih dari cukup.

Insya Allah kebutuhan bahan pokok khususnya beras kita cukup sampai dengan 6 bulan yang akan datang, terlebih para petani pada saat ini juga sedang panen", terang Bupati.

Haryanto juga mengungkapkan bahwa kebutuhan bahan pokok yang lain juga masih tercukupi dengan harga yang masih terkendali.

"Tapi ada yang cukup menjadi sorotan yakni kenaikan bahan pokok gula pasir yang saat ini harganya meningkat dibandingkan dengan yang lain. 

Namun ini bukan hanya persoalan di Kabupaten Pati saja akan tetapi sudah menjadi persoalan nasional", terang Bupati.

Guna mengatasi hal itu sejumlah langkah diambil oleh Bupati beserta Forkompimda diantaranya dengan mengagendakan operasi pasar khususnya gula pasir.

"Dengan rincian, gula pasir yang disediakan oleh Bulog sejumlah 15 ton, Pabrik Gula Trangkil 200 ton dan Pabrik Gula Pakis sejumlah 28 ton", ungkapnya.

Upaya ini, menurut Bupati, perlu dilakukan agar bisa meringankan beban masyarakat yang kurang mampu.

"Dan tehnis penyalurannya nanti akan dirapatkan kembali oleh tim sehingga penyalurannya tidak berdesak - desakan dan tetap menjaga physical distancing", tegas Haryanto.

Kemudian terkait dengan perkembangan penanganan Covid-19 di kabupaten Pati, per  tanggal 2 April 2020 pukul 13.00 WIB, menurut Bupati, jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) ada sebanyak 2 orang, dengan rincian, satu orang di RSUD Soewondo Pati, dan satu orang lagi di RSU Ketileng Wongsonegoro. 

"Sedangkan untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 572 orang, adapun yang sudah tertangani ada 407 orang dan ini masa inkubasinya sudah selesai.

Adapun 165 orang lagi masih dalam pemantauan, sehingga sampai dengan sekarang sesuai dengan website corona provinsi Jawa Tengah, kabupaten Pati masih zona kuning", tegas Bupati.

Haryanto pun mengajak masyarakat untuk tetap semangat dan tidak boleh panik. 

"Terapkan pola hidup sehat, dan sering - seringlah cuci tangan memakai sabun saat beraktifitas apapun dan Stop Corona!", pungkasnya. (ROI)
Share:

Kabaharkam Polri : Ekonomi Masyarakat Harus Tetap Berjalan Ditengah Wabah Covid-19

Targethukumonline. Jakarta - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto SH, MH, selaku Kaopspus Aman Nusa II 2020 mengatakan bahwa perekonomian masyarakat harus tetap berjalan, apalagi sektor mikro.

Komjen Pol Agus Andrianto, SH. MH perekonomian masyarakat harus tetap berjalan.

Hal ini disampaikan saat memimpin pelaksanaan penempelan striker imbauan pencegahan pandemi virus Corona baru (Covid-19) pada kendaraan dinas Polri, bertempat di Mako Baharkam Polri, Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis, 2 April 2020.

Kabaharkam Polri mengatakan bahwa kita harus disiplin dan tegas dalam penerapan physical distancing dan social distancing, Ini untuk kita semuanya.

"Biarlah kami yang bekerja, masyarakat diam dirumah dan keluar jika kondisi mendesak dengan tetap mematuhi anjuran pemerintah dalam menjaga jarak," ujar Komjen Pol Agus Andrianto.

Lebih lanjut Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan masyarakat harus memahami bahwa tidak semua tempat tersedia ahli kesehatan, begitu juga sarana dan prasarana kesehatan, untuk itu kehadiran TNI-Polri membantu jangan disalah artikan, kehadiran TNI-Polri juga representasi kehadiran negara ditengah-tengah masyarakat, apalagi situasi bencana non-alam seperti saat ini.

"Payung hukum dalam pencegahan dan penanggulangan wabah covid-19 ini juga sangat jelas," ujar Komjen Pol Agus Andrianto
Bapak Kapolri juga sudah menginstruksikan kepada seluruh jajaran melalui maklumat dan 8 perintah penting, itu semua untuk menjaga agar roda perekonomian masyarakat tetap berputar.

Kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga ada tata cara dan mekanismenya, sesuai dengan Keppres No 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat COVID-19, dimana Kementerian Kesehatan yang berhak menetapkan berdasarkan usulan dari Pemerintah Daerah, BNPB dan BPBD.

Setelah ditetapkannya area atau wilayah pembatasan sosial skala besar (PSBB) merupakan kewenangan yang dilimpahkan pemerintah kepada pemerintah daerah, selebihnya merupakan kewenangan pemerintah pusat.

Dalam PP No 11 Tahun 2020 juga jelas mengatur tidak ada istilah lain, apalagi istilah-istilah yang menimbulkan keresahan dimasyarakat, cuma 1 yaitu Pembatasan Sosial Skala Besar (PSBB).

"Hanya dengan ketegasan dan kedisiplinan masyarakat serta kepatuhan wabah ini dapat kita lawan, semua untuk kebaikan masyarkat", tutup Komjen Pol Agus Andrianto. (Abrori)
Share:

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Anggota Kodim Pati Berjemur di Halaman Makodim 0718 Pati

Targethukumonline. Pati - Untuk memelihara kesehatan serta kebugaran anggota Kodim 0718 Pati,para Prajurit maupun PNS TNI AD Kodim Pati melaksanakan berjemur dibawah sinar matahari.

Antisipasi penyebaran virus Corona, anggota Kodim Pati berjemur matahari.

Kegiatan berjemur dihalaman Makodim Pati pagi tadi dilaksanakan selama 15 menit mulai pukul 10.00 WIB yang bertujuan untuk menyerap vitamin D yang berasal dari sinar matahari untuk menjaga kesehatan serta memperkuat sistem Imun.

"Berjemur atau dalam bahasa Jawa (DEDE) dulu menjadi kebiasaan orang tua kita ternyata tanpa kita sadari memiliki manfaat luar biasa.

"Ini kita lakukan karena ahir-ahir ini kegiatan olahraga yang biasa kita lakukan seminggu dua kali selasa dan kamis di stadion joyokusumo kabupaten Pati kita pending untuk mematuhi himbauan penerapan Physical Distancing dan menghindari kerumunan untuk menghindari penyebaran serta memutuskan rantai penyebaran virus Corona, "ucap Kapten Inf Munawar Pasi Ops Kodim Pati saat memimpin kegiatan, Kamis tgl (02/04/20).

Alhasil selama 15 menit berjemur, terlihat butiran keringat mulai keluar dari tubuh sehingga membuat lebih bugar sehingga para prajurit dapat melanjutkan kegiatan sesuai bidang staf masing masing.

"Rencana kegiatan berjemur seperti ini akan kita terapkan seminggu dua kali yakni hari selasa dan kamis sebagai pengganti kegiatan olah raga yang kita pending selama penanganan merebaknya wabah Covid-19 ini," terang Munawar. (ROI)
Share:

Rabu, 01 April 2020

Kasiter Rem 081/DSJ Apresiasi Kerjasama Satgas TMMD Dengan Masyarakat

Targethukumonline. Ngawi - Kasiter 081/DSJ Letkol Inf Udjiono meninjau berbagai sasaran fisik yang dikerjakan pada TMMD Ke-107 di desa Sekarputih, kec. Widodaren, kab. Ngawi, Rabu tgl (01/04/20).

Letkol Inf Udjiono tinjau langsung pogres TMMD di desa Sekarputih.

Melihat semangat yang ditunjukkan oleh anggota Satgas TMMD, Kasiter optimis semua sasaran dapat selesai dengan tepat waktu dan sesuai target.

“Apalagi ditambah dengan adanya kerjasama yang baik antara anggota Satgas TMMD 105 dengan masyarakat setempat, tentu hal itu menjadi nilai tambah yang patut kita apresiasi," ungkapnya.

Terkait tujuan diadakannya TMMD itu sendiri, Kasiter menjelaskan, jika hal itu sebagai upaya untuk membantu pemerintah guna mempercepat pembangunan dan terwujudnya kemanunggalan TNI - Rakyat.

Ia berharap, berbagai sasaran fisik yang terus dikebut saat ini, nantinya akan mampu memberikan dampak positif bagi meningkatnya kesejahteraan masyarakat.

Seperti diketahui, Satgas TMMD 107 Kodim 0805 Ngawi melaksanakan berbagai sasaran fisik, seperti rabat jalan, rehab RTLH, pemplesteran dinding Mushola, serta pembuatan MCK, Poskamling dan atap TPA. (Johani Arifin)
Share:

Polda Banten Terapkan Pola Hidup Sehat Dengan Senam AW S3 Setelah Apel Pagi

Targethukumonline. Banten - Pola hidup sehat terus digencarkan oleh Kepolisian Daerah Banten. Salah satunya dengan menerapkan senam AW S3 yang diciptakan oleh Adrie Wongso setelah melaksanakan Apel pagi di Lapangan Mapolda Banten, Rabu tgl (01/04/20) pukul 08.00 WIB.

Polda Banten terapkan senam sehat AW S3.

"Ya, Alhamdulillah setelah apel pagi di lapangan Polda Banten kita AW S3 terus kita terapkan setelah apel pagi di Mapolda Banten ini," terang Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Edy Sumardi P SIK MH.

Diterangkan Edy Sumardi, seperti yang disampaikan Andri Wongso, senam AW S3 ini merupakan senam untuk pencegahan dan penyembuhan sakit lutut, pencegahan osteoporosis dan pengapuran tulang, serta memelihara kesehatan fisik yang prima. 

Gerakannya praktis dan sederhana, bermanfaat bagi semua kalangan, baik anak-anak, muda-mudi, dewasa, dan lansia.

Senam AW S3 yang dilakukan oleh Polda Banten, diterangkan Edy Sumardi berguna untuk mengoptimalkan gerakan Senam AW S3, bukan saja menjadikan diri kita sehat, juga dapat mencegah terjangkitnya Covid -19.

"Hayo, mari kita bersama kita terapkan pola hidup sehat untuk menjaga kesehatan tubuh sehingga terhindar dari virus Covid-19 serta penyakit - penyakit yang menyerang ke diri kita sendiri," tutup Kabid Humas Polda Banten. (Haryo)
Share:

Kabupaten Pati di Zona Kuning, Pelaksanaan Sholat Jum'at Berpedoman Pada Imbauan MUI

Targethukumonline. Pati - Pemerintah kabupaten Pati menggelar rapat koordinasi terkait penyelenggaraan sholat Jum'at bertempat di Ruang Joyo Kusumo, Rabu tgl (01/04/20).

Sholat jumJum tunggu imbauan dari MUI.

Bupati Pati Haryanto memimpin jalannya rakor yang dihadiri oleh Wakil Bupati, Sekda, Forkopimda, Pengurus ormas NU, Muhammadiyah, MUI dan OPD terkait.

Sekda Pati Suharyono mengatakan, penetapan tanggap darurat di Kabupaten Pati pada tanggal 16 Maret 2020, dengan status zona kuning.

Artinya, untuk pelaksanaan sholat Jumat pada 3 April 2020 di wilayah Kabupaten Pati tetap mengacu pada surat edaran dari MUI sebelumnya, yang berisikan imbauan untuk meniadakan sholat Jumat dan melakukan sholat Duhur di rumah.

"Nanti akan dibuat redaksi imbauan kepada masyarakat dan takmir masjid berdasarkan rapat koordinasi pada hari ini.

Kecuali kalau nanti dalam waktu dekat ada ketentuan lain yang lebih tinggi dari provinsi atau pusat," terang Suharyono.

Dalam rapat ini, disepakati bahwa sholat Jumat tetap bisa dilaksanakan asalkan di desa tersebut tidak ada warga yang terindikasi covid-19 atau tidak ada ODP maupun PDP.

Namun di jalur Pantura, untuk sementara pelaksanaan sholat Jumat ditiadakan dan diganti sholat Duhur di rumah.

Sementara itu Bupati menyampaikan penanganan virus Corona di kabupaten Pati. 

Pasien dalam pengawasan (PDP) berjumlah 2 yaitu di RSUD RAA Soewondo, Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 520 yang sudah tertangani 399 yang belum tertangani 121.

"Melihat website Corona Jateng, kabupaten Pati termasuk zona kuning, bagi masyarakat jangan panik tetap waspada berpola hidup sehat, olahraga, dan cuci tangan pakai sabun.

Kalau aktivitas dan makan makanan bergizi serta berjauhan dengan kontak fisik dengan berkumpul dengan masyarakat banyak," imbaunya.

Haryanto menegaskan, agar masyarakat tidak saling menyalahkan. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama dalam menghadapi musibah ini.

"Namun juga harus memperhatikan kesehatan masing-masing. Jangan sampai nanti kita menolong orang malah celaka, kalau dirasa itu resiko ya jangan dilakukan," pesan Bupati.

Pada peserta rapat, Bupati juga mengajak untuk menginformasikan pada warga perantau yang ada di luar daerah baik seperti di Jakarta, Tangerang, Bekasi maupun di luar Jawa agar tidak mudik di tengah wabah corona ini.

"Kalau sayang pada keluarga pada ayah, ibunya pada anaknya pada istrinya dan saudara- saudaranya jangan pulang dulu.

Lebih baik tinggal di tempat saja, sambil menunggu kondisi sudah baik. Nanti bisa berkumpul dengan keluarga bisa menikmati suasana yang lebih baik," tandas Bupati. (ROI)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19, Polres Jepara dan Forkompinda Lakukan Penyemprotan Disinfektan Serentak

Targethukumonline. Jepara - Covid-19 mendunia, saat ini Indonesia sudah mencapai angka 1.528 kasus positif Corona. Perlu kesadaran yang tinggi bagi semua pihak  untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Antisipasi penyebaran virus Corona, Polres Jepara dan Tim gabungan lakukan penyemprotan serentak.

Polres Jepara beserta Polsek dan jajarannya bekerjasama dengan TNI dan Pemerintah Daerah kab. Jepara, melakukan kegiatan penyemprotan disinfektan serentak, Selasa tgl (31/03/20).

Dalam apel Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto S.H., S.I.K., M.H.menyampaikan puji syukur kepada kehadirat Allah SWT. 

Atas rahmat dan ridhoNya kita bisa melaksanakan giat apel Gerakan Serentak Penyemprotan Disinfektan ini,” himbau Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto S.H., S.I.K., M.H.

“Kegiatan Gerakan Serentak Penyemprotan Disinfektan dalam rangka mencegah penyebaran virus Covid -19 dilaksanakan seluruh Indonesia dalam hal ini Polres Jepara beserta Polsek jajaran bekerja sama dengan TNI Kodim 0719 dan Pemda kab. Jepara,” lanjutnya.

Lebih lanjut beliau menjelaskan,” terkait dengan kegiatan ini akan kita bagi dua kelompok, adapun kelompok pertama di wilayah Kota Jepara dan kelompok kedua di wilayah kec. Tahunan dan kec. Pecangan. 

Dalam kesempatan Apel Dandim 0719 Jepara memberikan arahan, dalam kegiatan ini saya minta untuk jaga diri dan keamanan masing masing, jangan sampai kita yang melaksanakan tugas malah tidak selamat," terangnya.

Dan cari sasaran atau ditempat tempat orang berkumpul dan tempat tempat orang yang melakukan aktivitas untuk saling mengingatkan pentingnya himbauan dari pemerintah," ujarnya.

Kemudian Kegiatan Penyemprotan dibagi menjadi dua Tim/kelompok dengan sasaran sebagai berikut ;

Untuk Tim I di pimpin Kapolres Jepara dengan sasaran wilayah kec. Jepara kota melaksanakan penyemprotan dengan rute start dimulai dari Polres Jepara ke jalan Ks. Tubun Jepara - jalan Dr. Wahidin - Pasar Apung Bulu - jalan Letjen Suprapto - jalan Kol. Sugiono - perempatan panden kiri - jalan Dr. Sutomo - jalan MT. Haryono - Pasar Jepara 2 - Pasar Jepara 1 - jalan Pattimura - SCJ - jalan Yos.Sudarso - jalan Diponegoro - Alun alun 1 Jepara - jalan Kartini - jalan Ks. Tubun Jepara dan finish Polres Jepara.

“Tim II di pimpin Kabag Ops Polres Jepara dengan sasaran wilayah kec. Tahunan dan kec. Pecangaan melaksanakan penyemprotan dengan rute sebagai berikut dimulai start Polres Jepara ke jalan Ks. Tubun Jepara - jalan Pemuda Jepara - taman pekeng Saripan - jalan Wakhid Hasyim - RSU Kartini Jepara - jalan Soekarno Hatta - Pasar Tahunan - jalan Soekarno Hatta - Bunderan Ngabul -  Pasar Ngabul - jalan Sultan Hadlirin - jalan Ratu Kalinyamat dan selanjutnya kembali ke Mako Polres Jepara,” jelasnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto S.H., S.I.K., M.H., Dandim 0719 Jepara Letkol Arm Suharyanto S.Sos, personel gabungan terdiri dari anggota Kodim 0719 Jepara, Polres Jepara, Dinas Satpol PP Damkar Jepara, Dishub kab. Jepara, dan BPBD kab. Jepara.

Kegiatan di awali dijalan kol. Sugiono - perempatan Panden Kiri - jalan Dr. Sutomo - jalan MT. Haryono - Pasar Jepara 2 - Pasar Jepara 1 - jalan Pattimura - SCJ - jalan Yos. Sudarso - jalan Diponegoro - Alun alun 1 Jepara - jalan Kartini - jalan Ks. Tubun Jepara dan finish Polres Jepara.

Pada kegiatan ini disediakan cairan disinfektan sebanyak 20.000 liter, dan juga pembagian masker kepada masyarakat sebanyak 5.000 buah.

Setelah pelaksanaan penyemprotan dilanjutkan dengan Konferensi Pers oleh Kapolres Jepara dan Dandim 0719 Jepara, menyampaikan pesan kepada masyarakat agar mengurangi aktivitas diluar / berkerumun dan menjaga pola hidup bersih dan sehat.

Serta menyampaikan upaya yang sudah dilakukan oleh Polres Jepara dan Kodim 0719 Jepara dalam mengantisipasi penyebaran Virus Covid 19 di kab. Jepara.

Kegiatan di tutup dengan apel konsolidasi di halaman Mapolres Jepara bersama seluruh jajaran anggota. (J-TEAM )
Share:

Selasa, 31 Maret 2020

Pemdes Dan Pemuda Pancasila Sikasur Turunkan Tim Reaksi Cepat, Siaga Covid-19

Targethukumonline. Pemalang - Dalam rangka antisipasi penyebaran virus Covid 19, pemerintah desa Sikasur mengadakan penyemprotan masal yang di lakukan dari ujung barat desa Sikasur hingga ujung timur desa Sikasur, (01/04/20).

Tim Gabungan Pemdes Sikasur antisipasi penyebaran virus Corona.

Kegiatan ini di lakukan oleh pemerintah desa Sikasur dengan di dukung dari unsur TNI yang di wakili oleh Babinsa, POLRI yang dalam hal ini di wakili oleh Bhabinkamtibmas dan Pemuda Pancasila ranting Sikasur di bawah komando ketua ranting Mr. Tri Pujiono, SE dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang selalu tanggap darurat dan bergerak cepat untuk mengatasi penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini langsung di bawah komando kepala desa Sikasur Kusin SPd, beliau Kusin SPd langsung memberikan penjelasan kepada seluruh warga desa Sikasur agar sama sama menjaga kebersihan diri, kebersihan lingkungan sekaligus kebersihan desa.

Pola hidup sehat perlu di kedepankan, biasakan cuci tangan sebelum melakukan kegiatan atau setelah melakukan kegiatan, karena ini adalah salah satu cara efektif menjauhkan virus corona.

Tujuan kegiatan ini dilakukan sengaja untuk menanggulangi sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid - 19 khususnya di desa Sikasur.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Pemuda Pancasila, terus bergerak cepat antisipasi penyebaran Covid-19.

Kedepannya situasi darurat dengan karantina wilayah akan meminimalisir terjadinya penyebaran virus Corona tersebut, hingga kini masyarakat desa Sikasur masih aman dari dampak virus Corona sampai hari ini," tegas Mas Tri. (Tri.P)
Share:

Muhamad Aliyanto Benar Wartawan Dari Media Rajawali News

Targethukumonline. Bekasi - Ali Sopyan, Pimpinan Umum Rajawalinews menjelaskan bahwa Nama Muhammad Aliyanto adalah benar wartawan dari Media Rajawalinews untuk wilayah kalimantan dan  Muhamat Ali Yanto Bukan Wartawan Gadungan hal itu dibuktikan dengan surat tugas dan id card yang dimilikinya yang sahkan langsung oleh Media Rajawalinews. 

Dok/RN_Media.

"Muhammad Aliyanto adalah wartawan kami, dia wartawan untuk wilayah Kalimantan", tegas Ali Sopyan.

Jelas disebutkan bahwa UU ITE tak akan jerat jurnalis. Ketus Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, menyatakan UU ITE tidak akan mengganggu kinerja wartawan dalam kegiatan jurnalistiknya. Dewan Pers, lanjut Yosep, sedang mengupayakan kerja sama dengan Kemenkominfo guna meminimalisir adanya kriminalisasi UU ITE kepada wartawan.

"Karena UU ITE menyebut, 'barang siapa tanpa hak mengambil dan menyebarkan'. Kalau wartawan kan punya hak. Pasal 9 UU Pers mengatakan, bahwa wartawan dalam pekerjaan dilindungi oleh hukum. 

Jadi tidak mungkin jadi sasaran UU ITE," tegasnya usai menggelar diskusi publik bertemakan Kebebasan Pers di Bawah Bayang-bayang Kriminalisasi Hukum Siber di Gedung Dewan Pers, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hak jawab dan hak koreksi serta langkah yang harus dilakukan terhadap pemberitaan semestinya dilakukan sesuai dengan UU yang berlaku khususnya pada wartawan yang memiliki UU Pers.

Perlu kami jelaskan bahwa Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers (“UU Pers”) adalah lex specialis (hukum yang lebih khusus) terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPer”) dan juga terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”). Sehingga dalam hal terdapat suatu permasalahan yang berkaitan dengan pemberitaan pers, peraturan perundang-undangan yang digunakan adalah UU Pers. 

Terhadap hal-hal yang tidak diatur di dalam UU Pers, baru kita merujuk kepada ketentuan-ketentuan di dalam KUHPer atau KUHP.

Penegasan mengenai hal tersebut juga ditegaskan Hinca IP Panjaitan dan Amir Effendi Siregar dalam buku yang berjudul Menegakkan Kemerdekaan Pers: “1001” Alasan, Undang-Undang Pers Lex Specialis, Menyelesaikan Permasalahan Akibat Pemberitaan Pers. 

Mereka menulis bahwa UU Pers adalah ketentuan khusus yang mengatur tentang pelaksanaan kegiatan jurnalistik: mulai dari mencari, memilah, dan memberitakannya sampai ke mekanisme penyelesaian permasalahan yang timbul akibat pemberitaan pers (hal. xvii). 

Oleh karena itu, menurut mereka, dalam menjalankan kegiatan jurnalistiknya, wartawan tidak dapat dihukum dengan menggunakan KUHP sebagai suatu ketentuan yang umum (lex generali). 

Dalam hal ini berlakulah asas yang universal berlaku, lex specialis derogate legi generali. 

Ketentuan khusus mengesampingkan ketentuan yang umum.

Mengenai siapa yang bertanggung jawab terhadap pemberitaan yang merugikan pihak lain, di dalam buku tersebut (hal. 147) Hinca dan Amir menjelaskan bahwa secara teknis hukum, perusahaan pers harus menunjuk penanggung jawabnya, yang terdiri dari 2 (dua) bidang yaitu, penanggung jawab bidang usaha dan penanggung jawab bidang redaksi. 

Mekanisme pertanggungjawaban yang dilakukan oleh wartawan diambilalih oleh perusahaan pers yang diwakili oleh penanggung jawab itu.

Hal tersebut sesuai dengan Pasal 12 UU Pers yang mengatakan bahwa perusahaan pers wajib mengumumkan nama, alamat danpenanggung jawab secara terbuka melalui media yang bersangkutan. 

Yang dimaksud dengan "penanggung jawab" adalah penanggung jawab perusahaan pers yang meliputi bidang usaha dan bidang redaksi.

Mekanisme penyelesaian yang dapat ditempuh dalam hal terdapat pemberitaan yang merugikan pihak lain adalah melalui hak jawab(Pasal 5 ayat [2] UU Pers) dan hak koreksi (Pasal 5 ayat [3] UU Pers). 

Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya, sedangkan hak koreksi adalah hak setiap orang untuk mengoreksi atau membetulkan kekeliruan informasi yang diberikan oleh pers, baik tentang dirinya maupun tentang orang lain.

Hinca dan Amir dalam buku tersebut juga menjelaskan bahwa mekanisme penyelesaian permasalahan akibat pemberitaan pers adalah sebagai berikut (hal. 149-152, sebagaimana kami sarikan dan sesuaikan dengan adanya kode etik wartawan yang baru).

Pertama-tama dengan menggunakan pemenuhan secara sempurna pelayanan Hak Jawab dan Hak Koreksi. 

Hal ini dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang secara langsung kepada redaksi yang dalam hal ini mewakili perusahaan pers sebagai penanggungjawab bidang redaksi wajib melayaninya.

Orang atau sekelompok orang yang merasa dirugikan nama baiknya akibat pemberitaan itu harus memberikan data atau fakta yang dimaksudkan sebagai bukti bantahan atau sanggahan pemberitaan itu tidak benar.

Implementasi pelaksanaan Hak Jawab tersebut dapat dilihat pada Pasal 10 Peraturan Dewan Pers Nomor: 6/Peraturan-DP/V/2008 tentang Pengesahan Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 03/SK-DP/III/2006 tentang Kode Etik Jurnalistik sebagai Peraturan Dewan Pers (“Kode Etik Jurnalistik”)(sebagai kode etik wartawan yang baru), yang menyatakan bahwa “Wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa”.
Selain itu, pelaksanaan Hak Jawab dan Hak Koreksi dapat dilakukan juga ke Dewan Pers (Pasal 15 ayat [2] huruf d UU Pers). 

Dikatakan bahwa salah satu fungsi Dewan Pers adalah memberikan pertimbangan dan mengupayakan penyelesaian pengaduan masyarakat atas kasus-kasus yang berhubungan dengan pemberitaan pers.

Permasalahan akibat pemberitaan pers dapat juga diajukan gugatan perdata ke pengadilan atau dilaporkan kepada polisi. 

Namun demikian, karena mekanisme penyelesaian permasalahan akibat pemberitaan pers diatur secara khusus di UU Pers muaranya adalah pada pemenuhan Hak Jawab atau Hak Koreksi, maka pengadilan (dalam kasus perdata) maupun penyidik atau jaksa atau hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut tetap menggunakan UU Pers dengan muaranya adalah pemenuhan Hak Jawab dan atau Hak Koreksi.

Tanggapan dari pers atas Hak Jawab dan Hak Koreksi tersebut merupakan kewajiban koreksi sebagaimana terdapat dalam Pasal 1 angka 13 UU Pers. Kewajiban Koreksi adalah keharusan melakukan koreksi atau ralat terhadap suatu informasi, data, fakta, opini, atau gambar yang tidak benar yang telah diberitakan oleh pers yang bersangkutan. 

Kewajiban koreksi ini juga merupakan bentuk tanggung jawab pers atas berita yang dimuatnya.

Pada praktiknya, penggunaan hak jawab ini dinilai berfungsi untuk menyelesaikan permasalahan secara damai, sebagaimana terdapat dalam artikel Hak Jawab Dimuat, Hendropriyono Tak Akan Tuntut The Jakarta Post.

Selain itu, Kode Etik Jurnalistik juga menyebutkan bahwa penilaian akhir atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan Dewan Pers. 

Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan atau perusahaan pers.

Pada sisi lain, pihak yang dirugikan oleh pemberitaan pers tetap punya hak untuk mengajukan masalahnya ke pengadilan, secara perdata atau pidana. 

Dalam perkara pidana menyangkut pers, hakim yang memeriksa perkara tersebut harus merujuk pada Surat Edaran Mahkamah Agung No. 13 Tahun 2008 tentang Meminta Keterangan Saksi Ahli ("SEMA 13/2008"). 

Sebagaimana ditulis dalam artikel Aparat Penegak Hukum Diminta Merujuk pada SEMA No. 13 Tahun 2008, berdasarkan SEMA No. 13 Tahun 2008 dalam penanganan/pemeriksaan perkara-perkara yang terkait dengan delik pers, majelis hakim hendaknya mendengar/meminta keterangan saksi ahli dari Dewan Pers, karena merekalah yang lebih mengetahui seluk beluk PERS tersebut secara teori dan praktek. (RED)
Share:

Jaga Keindahan Kampung, Satgas 411 Kostrad dan Warga Kondo Gelar Karya Bhakti

Targethukumonline. Merauke - Sebagai wujud kepeduliannya terhadap keindahan dan kebersihan kampung, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Kondo dan warga kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, melaksanakan kegiatan Karya Bhakti.

Bersih-bersih jalan kampung utama, Yonif MR 411 bersama warga.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, kabupaten Merauke, Papua, (01/04/20).

Diungkapkan Dansatgas, Karya Bhakti pembersihan jalan utama di Kampung Kondo dilaksanakan selasa (31/03) pagi, oleh 7 personel Pos Kondo yang dipimpin Danpos Kondo Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi dan warga Kampung Kondo.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas Pamtas.

"Karya bhakti bersama-sama dengan warga Kampung Kondo merupakan wujud implementasi kebersaman dalam menjaga keindahan kampung, khususnya untuk membersihkan jalan yang telah di tumbuhi rumput-rumput liar, yang mana merupakan akses utama digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari," ucapnya.

Sambungnya, melalui kegiatan karya bhakti juga untuk membangun semangat gotong royong yang merupakan budaya bangsa Indonesia sejak dulu, selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi guna terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat.

Sementara itu, Elissa Banggu (48 thn) kepala kampung Kondo yang turut hadir dalam karya bhakti, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad khususnya Pos Kondo, yang telah bersama-sama dengan masyarakat melaksanakan pembersihan jalan.

"Kami semua sangat senang atas kehadiran bapak-bapak TNI dari Pos Kondo yang telah membantu pembersihan jalan
menjaga keindahan Kampung Kondo, semoga melalui kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat," ucapnya. ($.aries)
Share:

Untuk Mengetahui Kesiapsiagaan Penanganan Covid-19, Anggota DPD RI Kunjungi Kodam Kasuari

Targethukumonline. Manokwari - Anggota Komite I DPD RI, Dr. Filep Wamafma, SH., M.Hum., C.L.A. Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat bersama Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Dr. Andi Mulyono, SH.,M.Hum., C.L.A., selasa kemarin, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kodam XVIII Kasuari, guna mengetahui sejauh mana kesiapsiagaan Kodam dalam hal penanganan Virus Corona (Covid-19) di lingkungan Kodam XVIII Kasuari, (01/04/20).

Kunjungan kerja anggota DPD RI diterima oleh Kasdam Kasuari.

Kunker anggota DPD RI dan Dosen STIH tersebut diterima Kasdam XVIII Kasuari, Brigjen TNI Ferry Zein, yang mewakili Pangdam XVIII Kasuari.
Kepada Dr. Filep Wamafma, Kasdam menyampaikan bahwa di jajaran Kodam XVIII Kasuari terdapat tiga Batalyon yang berada di Kabupaten Manokwari, Kaimana dan Kota Sorong.

Ketiga satuan tersebut telah diperintahkan untuk selalu siap siaga terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi terkait dengan dampak dari wabah virus Corona (Covid-19), termasuk apabila timbul kerusuhan sosial, misalnya karena masyarakat kekurangan logistik karena dampak dari adanya suatu kebijakan yang diterapkan untuk menangani penyebaran virus Corona.

"Itu sudah kami antisipasi, kita sudah punya kontingensi, maka langkah-langkah tindakan preventif sudah kita siapkan untuk ke depan, terutama di Provinsi Papua Barat ini," ungkap Brigjen TNI Ferry Zein.

Kodam XVIII Kasuari, dalam hal ini melalui Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XVIII Kasuari, selalu melakukan pemantauan terhadap dinamika situasi wilayah tugas Kodam XVIII Kasuari.

"Tentang korban setiap hari, di kantor Aster selalu memonitor tentang data beberapa korban yang terinfeksi itu. Kami dapat laporan-laporan dari beberapa satuan jajaran Kodam khususnya melalui Kodim-Kodim yang tersebar,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam XVIII Kasuari Kolonel Inf Wahyu Handoyo,S.I.P. menyampaikan pesan Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau bahwa memang seyogyanya kita sudah menyiapkan penanganan tentang masalah ini sejak jauh hari, termasuk menyiapkan rumah sakit.

"Kami juga ingin menyampaikan masukan sebagai pesan kepada bapak sebagai yang  berwenang dengan ini.

Setelah sekian tahun menjadi provinsi, seyogyanya Papua Barat sudah memiliki rumah sakit daerah yang berkemampuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bukan hanya bangunannya saja yang ditingkatkan, tetapi peralatan dan kemampuan tenaga medisnya juga agar lebih ditingkatkan," ujar Asintel.

Ditambahkan Kasdam, fasilitas rumah sakit Kodam yang melayani BPJS, saat ini tidak hanya menerima pasien dari kalangan personel Kodam saja namun juga warga masyarakat.

"Kita sudah menyiapkan tanah di daerah Warmare, namun sampai saat ini anggarannya belum turun. Seyogyanya untuk Kodam sendiri minimal punya rumah sakit tingkat 2.

Saat ini yang ada, rumah sakit kita tingkat 4, itu pun kalau dilihat standar dokter, fasilitas, obat-obatan, dan alat peralatanya, sebetulnya belum sampai tingkat 4," ungkapnya.

Aster Kasdam XVIII Kasuari,  Kolonel Inf Susanto Dwi Asmara, S.H. pada kesempatan itu menyampaikan bahwa menurut laporan para Komandan Kodim (Dandim), secara umum kondisi wilayah di jajaran Kodam XVIII Kasuari kondusif dan terdapat dua wilayah yang saat ini melakukan lockdown, dengan pertimbangannya yang berbeda-beda.

"Sebagai contoh kabupaten Fakfak. Pertimbangannya mungkin bukan karena takut kedatangan masyarakat dari luar, namun lebih utama adalah karena pertimbangan kemampuan sarana dan prasarana rumah sakit berikut tenaga medisnya yang sangat terbatas, sehingga Bupati mempertimbangkan kalau muncul dua atau tiga kasus Covid-19 saja, mereka akan kewalahan dan sudah tidak mampu menanganinya.

Hal ini berbeda dengan kabupaten Sorong, yang mungkin memiliki pertimbangan yang lain, namun untuk rumah sakit barangkali cukup bagus," ucap Aster.

“Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) telah bersinergi dengan personel Polri di wilayah untuk bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Selain itu, kita mempertajam kagiatan social distancing yakni melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga masyarakat hingga ke pedalaman, dan ini cukup efektif," tambahnya.

Menanggapi penyampaian Kasdam XVIII Kasuari, anggota DPD RI Dr. Filep Wamafma mengatakan, tidak ada solusi lain apabila terkait dengan peningkatan sarana prasarana rumah sakit, maka akan bersama-sama didorong dan akan dibicarakan secara bersama dengan Pemda Provinsi atau Gubernur, Bupati, dan pihak TNI.

"Bilamana sudah ada dokumen pengusulan, misalnya dari Kodam sudah pernah mengusulkan namun belum sempat dilihat, kita nanti akan rapatkan. Aspirasi ini akan saya bawa dan kawal," katanya. ($.budhi)
Share:

Aparat Gabungan Kodim 0803 Madiun dan Polres Bubarkan Kerumunan Warga

Targethukumonline. Madiun - Komando Distrik Militer 0803 Madiun dan Polri bersinergi menerjunkan jajarannya untuk berpatroli di berbagai wilayah.

Aparat gabungan bubarkan kerumunan warga.

Mereka mengimbau warga agar tidak berkerumun untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, selasa malam.

Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., mengatakan patroli kali ini ke tempat-tempat yang di duga menjadi kerumunan warga. 

Aparat gabungan akan melakukan pembubaran terhadap warga yang bergerombol.

"Kita mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumahnya masing-masing, karena wabah Covid-19 ini masih sangat masif di masyarakat," kata Dandim di kantor Makodim, Rabu tgl (01/04/20).

"Hal ini harus di sadari bersama, maka kami meminta kesadaran dari masyarakat untuk tidak berkumpul. Serta tidak keluar rumah apabila keperluan tak mendesak," tegasnya.

"Kami juga akan menindak tegas apabila ada warga yang membandel dan melawan petugas pada saat melakukan tugasnya," pungkas Letkol Czi Nur Alam Sucipto. (Ujang Palupi)
Share:

Hadapi Corona, Bupati Pati Keluarkan Kebijakan Stimulus Pembiayaan

Targethukumonline. Pati - Tak dapat dipungkiri, merebaknya wabah Virus Corona di Indonesia turut berdampak pada sektor industri keuangan di kabupaten Pati. 

Bupati Haryanto keluarkan kebijakan stimulus bagi debitur.

Karena itu, Bupati Pati mengeluarkan kebijakan stimulus pembiayaan guna mengatasi dampak yang ditimbulkan, Selasa tgl (31/03/20).

Dalam surat Bupati yang dikirimkan kepada para pelaku usaha industri jasa keuangan se-kabupaten Pati, Haryanto menjelaskan bahwa seluruh Bank Umum Konvensional (BUK), Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), Bank Perkreditan Rakyat (BPR), dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang berada di wilayah kabupaten Pati diminta untuk memberikan stimulus kredit bagi debitur yang terdampak penyebaran Covid-19 sebagaimana ketetapan dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai kebijakan Countercyclical dampak penyebaran Coronavirus Disease 2019.

"Pemberian stimulus tersebut dapat dilakukan dengan melakukan relaksasi atau restrukturisasi kredit kepada debitur pada sektor-sektor yang terdampak penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), antara lain di sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian dan pertambangan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan mekanisme pemantauan sesuai ketentuan yang berlaku", ujarnya dalam surat tersebut.

Ia pun menekankan perlunya dilakukan sosialisasi, edukasi dan literasi kebijakan stimulus kredit tersebut dengan memasang pengumuman  di seluruh Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu / Unit dan Kantor Kas, sesuai ketentuan teknis yang berlaku di masing-masing pelaku Industri Jasa Keuangan.

"Kebijakan pemberian stimulus kredit tersebut mulai berlaku sejak 13 Maret 2020 sampai dengan 31 Maret 2021", tegas Bupati.

Bank pun diminta menyampaikan laporan berkala atas penerapan kebijakan stimulus kredit tersebut kepada Bupati Pati sejak posisi data akhir bulan April 2020.

Semua itu, menurut Bupati perlu dilakukan dalam rangka mendorong optimalisasi fungsi intermediasi perbankan, menjaga stabilitas industri jasa keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kabupaten Pati yang terdampak penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

"Sebab hal itu juga berdampak secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kinerja dan kapasitas debitur, termasuk debitur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)", pungkasnya. (ROI)
Share:

Soliditas TNI, Kodim Pati Bersama Forkompinda Laksanakan Penyemprotan Serentak

Targethukumonline. Pati - Pencegahan penyebaran virus Corona tak henti hentinya dilakukan di wilayah kabupaten Pati, Selasa tgl (31/03/20).

TIM HAR Pati turut seras dalam penyemprotan disinfektan serentak.

Bukan hanya diwilayah sekitar kota Pati saja namun gerakan penyemprotan cairan disinfektan juga dilakukan diseluruh wilayah sampai ke desa desa.

Penyemprotan serentak yang diikuti oleh seluruh unsur TNI, Polri, Pemda dan instansi yang terkait pada hari selasa pagi Pukul 08.45 WIB bertempat dihalaman markas polres Pati diawali dengan kegiatan apel bersama yang dihadiri oleh forkopimda kabupaten Pati.

Upaya pencegahan yang dilakukan secara masif dan terus menerus ini diharapkan dapat mengurangi resiko penyebaran virus Covid-19 sehingga dapat menciptakan kondusifitas ditengah kegelisahan seputar isu corona dilingkungan masyarakat.

Disamping itu juga tentunya juga dengan menggencarkan himbauan serta sosialisasi kepada masyarakat oleh berbagai pihak (lintas sektoral) sehingga membuat masyarakat menjadi paham tentang kondisi seputar Covid-19 saat ini.

Turut aktif dalam kegiatan penyemprotan disinfektan pagi tadi adalah dari Dinas Jawatan TNI AD (Tim Har Pati) dibawah Detasemen Peralatan 03 Salatiga dengan mengoperasikan mobil dinas TNI yang sudah dimodifikasi tersebut juga ikut andil dalam kegiatan penyemprotan disinfektan.

“Hari ini Tim pemeliharaan peralatan Angkatan Darat Pati bersama Polsek, Koramil, puskesmas Pati telah melaksanakan penyemprotan disinfektan di terminal Pati dan sekitarnya, GOR Puri Pati, kantor Den Zibang TNI AD, Rumkitban Marga Husada Pati, Kantor Subdenpom Pati, wilayah seputar markas Tim Har Pati dan markas kodim 0718 Pati,” Hal ini diungkapkan Letnan Satu Cpl Supardi ketua Tim Har Pati saat melaksanakan penyemprotan di markas kodim Pati.

Supardi juga menambahkan bahwa penyemprotan yang dilaksanakan hari ini meghabiskan disinfektan sebanyak 1000 liter, sedangkan untuk pelaksanaan penyemprotan akan dilaksanakan setiap seminggu sekali.

“Apabila kita diminta bantuan dari instansi manapun, baik dari dinas kesehatan Pati, Kodim dan Koramil, kita siap untuk membantu, karena kami sudah memiliki alat hasil dari modifikasi teman-teman sendiri dengan dua penyemprot bertekanan yang cukup tinggi sehingga dapat memperlancar selama kegiatan penyemprotan,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Staf Kodim Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag, M.Si mengatakan, “Pagi ini Markas Kodim Pati juga disemprotkan disinfektan dari Tim Har Pati untuk pencegahan penyebaran Covid-19. 

Kodim Pati juga sudah memiliki peralatan Sprayer (alat semprot elektrik) yang setiap saat kita operasikan apabila ada kegiatan penyemprotan serentak seperti hari ini maupun penyemprotan yang dilaksanakan secara mandiri oleh Kodim dan Koramil diwilayah binaan masing-masing,” terangnya.

“Hari ini kita mendukung sebanyak 20 personel siaga beserta alat semprot dari Kodim Pati dalam kegiatan penyemprotan disinfektan serentak yang dilaksanakan di kabupaten Pati,” ucap Sholihin. (ROI)
Share:

Rakoord Kesiapan Lokasi Karantina Covid-19, Ini Yang Disampaikan Dandim Solo

Targethukumonline. Surakarta - Bertempat di Balai Tawang Arum komplek Balaikkota Surakarta jalan Jend Soedirman No. 2 kel. Kampung Baru kec. Pasar Kliwon kota Surakarta Dandim 0735 Surakarta (Solo) Letkol Inf Wiyata S Aji, SE, MDS ikuti rapat koordinasi (Rakoord) dalam rangka persiapan lokasi untuk karantina wilayah bagi OPD/PDP yang menuju Kota Surakarta dalam rangka antisipasi penyebaran Covid -19 Surakarta pimpinan rapat oleh Rahmat (Asisten Administrasi umum) yang dihadiri 40 orang, Selasa tgl (31/03/20).

Antisipasi penyebaran covid-19, antisipasi karantina wilayah.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah sebagai berikut Kombes Pol Andi Rifai, S.IK. MH (Kapolresta Surakarta), Ir. Ahyani, MA (Sekda kota Surakarta), Kinkin Sultanul Hakim (Asisten Pemerintah Kota Surakarta) Drs. Hari Prihatno (Kadishub Kota Surakarta), Rahmad (Asisten Administrasi umum), Dr. Siti Wahyuningsih (Kadis DKK Kota Surakarta), Kentis (Diskominfo kota Surakarta) dan Hendardi, SH. MH (Kakesbangpol).

Adapun hasil rapat menyampaikan bahwa tempat untuk Karantina OPD Covid-19 wilayah kota Surakarta antara lain di Joyokusuman, Joyosuhartan dan Graha wisata.

Sedangkan untuk tempat pengawasan umum di Pendapi Gedhe balaikota Surakarta, kelengkapan yang di siapkan dapur umum WC, kamar mandi.

Untuk selama di karantina antara lain  tempat beribadah, olahraga, wawasan kebangsaan, Parinting dinas pariwisata kegiatan karantina selama 14 hari.

Karantina bertujuan untuk membuat sok terapi para pemudik yang akan pulang kampung dan agar yang lain tidak pulang kampung selama masih adanya pandemi Covid 19 untuk pengawasan keluar masuk pemudik yang mau pulang kampung diserahkan ke Kodim dan Polres.

Dandim Solo menyampaikan dalam rapat bahwa Intinya " Kodim siap membantu program pemerintah daerah dalam rangka kegiatan pengawasan terhadap para pemudik yang mau pulang kampung melalui bandara, terminal, stasiun yang bertujuan untuk memutus mata rantai Covid-19 dan siap mendukung sarana prasarana antara lain tempat tidur (Valbet)".

Sedangkan Penyampaian dari Kapolresta Surakarta, Polres siap membantu Program pemerintah daerah salah satunya dalam pelaksanaan pengawasan kedatangan pemudik di bandara, terminal  stasiun selama Covid-19 dan siap membantu pelaksanaan pekerjaan di dapur umum.

Penyampaian dari Kadishub kota Surakarta setiap kedatangan para pemudik di terminal, Stasiun harus semua tercatat alamat tinggal nomor hp dan tempat tujuan, di dalam pengawasan kedatangan pemudik dishub minta pendampingan dari TNI maupun Polri dan Dinkes, semua kendaraan Buss wajib masuk ke terminal dan mendeteksi atau pengawasan perbatasan yg naik kendaraan pribadi perlu pengawasan ekstra. (B.fajar)
Share:

Senin, 30 Maret 2020

Aktivis Muda HMI Meulaboh Angkat Bicara Soal Pembelajaran Kuliah Sistem Daring

Targethukumonline. Aceh Barat - Aktivis Muda Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Meulaboh, Suwardy, S.Pd menurutnya, Kampus di kabupaten Aceh Barat harus punya strategi khusus pemanfaat anggaran seperti Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk kemakmuran mahasiswa dalam upaya pencegahan Covid-19 di wilayah setempat, Senin tgl (31/03/20).

Mr. Suwardy, SPd aktifis muda HMI.

"Setiap kampus di Aceh Barat ada Anggaran khusus dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah kabupaten seperti anggaran DIPA dan disana ada beberapa formasi seperti, anggaran perjalanan dinas Rektor, anggaran kegiatan kemahasiswaan dan anggaran lainnya, semestinya anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk pencegahan virus COVID-19, Atau digunakan untuk kemakmuran Mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan sistem Daring (online) dengan berbagai macam tugas yang diberikan," ungkap Suwardy, Kabid Perguruan Tinggi, Kepemudaan dan Kemahasiswaan HmI Cabang Meulaboh.

Selain itu, lanjut Suwardy, dalam menghadapi situasi sulit seperti ini. Mahasiswa dipaksa harus harus mengikuti kuliah sistem online, apalagi ada beberapa mahasiswa di pelosok Aceh Barat yang tidak memiliki sinyal internet, dan terkendala dengan kuota internet terutama mahasiswa yang tingkat pendapatan ekonomi orang tuanya ke bawah.

"Kalau kuliah online yang diberlakukan sekarang, banyak menyulitkan mahasiswa  dan terutama mahasiswa pelosok Aceh Barat yang tidak memiliki sinyal internet, pihak kampus harus meninjau permasalahan yang hadapi mahasiswanya," jelasnya.

Ia menambahkan, pasca penerapan kuliah Daring menyebabkan mahasiswa gagal faham, metode pembelajaran yang diterapkan selama ini, hanya terfokus pada Pemberian tugas semata, seakan dosen kehabisan metode dalam melakukan perkuliahan sekarang," tambah Suwardy.

Suwardy berharap, setiap kampus yang ada di Aceh Barat punya strategi jitu dalam memanfaatkan Anggaran Kampus, dari pada harus dikembalikan lagi ke pusat, selain itu, katanya, Jika harus diberlakukan Kuliah online haruslah meninjau beberapa permasalahan yang sedang dihadapi oleh mahasiswa dimasa Lockdown yang disebabkan oleh pandemi virus Covid-19 ini. (Mahlil)
Share:

Cegah Covid-19, Kantor Direksi PTPN IV Medan Disemprot Disinfektan

Targethukumonline. Medan - Kantor Direksi PTPN IV jalan Letjend Suprapto No. 2 Medan disemprot cairan disinfektan, yang dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kota Medan, TNI dan Satpol PP, senin kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

Antisipasi penyebaran virus Corona, kantor PTPN IV dilakukan penyemprotan disinfektan.

Dan terlihat ada 32 petugas yang melakukan penyemprotan, sebut Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN IV Riza Fahlevi Naim, (31/03/20).

Disebutkan Riza Fahlevi Naim,  hal ini dilakukan sebagai langkah preventif pencegahan penularan Virus Covid-19, khususnya di Kantor Direksi PTPN IV Medan, dan kehadiran tim gabungan ini dibawah komando Ilham (BPBD) dan Wahyudi (Yon Zipur 1/DD), dinilai sangat membantu PTPN IV Medan dalam upaya mencegah penularan dan menekan angka penyebaran Virus Covid-19.

Apalagi, cairan disinfektan yang mereka miliki terdiri dari komposisi bahan yang baik dan cukup efektif.

Dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan sejumlah peralatan pendukung sesuai standard tugas lainnya, sebut Riza Fahlevi Naim.

Riza Fahlevi Naim berharap program ini dapat mencegah penularan Virus Covid-19 di lingkungan Kantor Direksi PTPN IV Medan, dan “Alhamdulillah, Pemko Medan dibantu TNI melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Ini menjadi salah satu langkah preventif yang dilakukan untuk mencegah penularan Virus Covid-19”, ungkapnya.

Atas nama manajemen PTPN IV, Riza Fahlevi Naim mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan kota Medan berikut jajarannya yang telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Kantor Direksi PTPN IV Medan.

Disebutkan Riza Fahlevi Naim bahwa manajemen PTPN IV tetap berpesan dan mengimbau kepada seluruh keluarga besar PTPN IV agar tetap tenang dan tidak panik.

Selain itu juga, “mari kita meningkatkan kesadaran diri untuk segera melaporkan kondisi tubuh ke fasilitas layanan kesehatan terdekat jika merasa tubuh dalam keadaan yang kurang baik”, tutup Riza Fahlevi Naim.

Sebelumnya tim juga telah menyemprot di berbagai lokasi keramaian seperti pasar dan perkantoran sejak kamis (19/03/20).

"Disinfektan kami dari BPBD kota Medan, dan kami hari ini akan melakukan penyemprotan di 4 titik termasuk Kantor Direksi PTPN IV", ujar salah seorang petugas penyemprotan. (Herman Usman)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Purwogondo Semprot Disinfektan ke Fasilitas Umum

Targethukumonline. Jepara - Guna mencegah penyebaran virus Corona atau yang sering disebut COVID-19, Babinsa desa Purwogondo Koramil 04 Pecangaan Sertu Laman, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Kalinyamatan didampingi Petinggi dan perangkat desa melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah masjid, perkantoran dan sekolah-sekolah di desa Purwogondo, kecamatan Kalinyamatan, kabupaten Jepara, (31/03/20).

Antisipasi penyebaran Covid-19, sejumlah fasilitas di semprot disinfektan.

Sertu Laman mengatakan, kegiatan penyemprotan ini dilakukan sebagai wujud tekad dan semangat kuat untuk melawan wabah virus Corona yang semakin hari penularannya semakin memprihatinkan, bahkan semakin banyak memakan korban jiwa.

“Ini semua kita lakukan demi mencegah penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China ini. Demi menjaga kesehatan warga masyarakat desa Purwogondo, kita akan semprot beberapa fasilitas umum yang ada,” ujar Sertu Laman.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa penyemprotan disinfektan hanya salah satu upaya kecil dalam pencegahan penyebaran virus Corona.

Yang lebih utama adalah masing-masing person, harus selalu rajin mencuci tangan menggunakan sabun, harus selalu makan makanan yang bergizi, olahraga yang teratur, berjemur di panas matahari selama 20 menit dan konsumsi vitamin guna meningkatkan imun tubuh.

“Yang terpenting sosial distansing dengan menghindari kerumunan orang, menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, tidak bersalam-salaman, dan selalu gunakan masker. 

Lebih baik diam diri di rumah, keluar bila hanya mendesak, itu pencegahan yang terbaik,” tandasnya. (J-TEAM)
Share:

Minggu, 29 Maret 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Personel Kodim Madiun di Semprot Disinfektan

Targethukumonline. Madiun - Kodim 0803 Madiun melakukan berbagai tindakan preventif guna mencegah masuknya penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Antisipasi penyebaran virus corona, Kodim Madiun lakukan penyemprotan disinfektan.

Salah satunya berupa prosedur penyemprotan disinfektan terhadap personel yang akan masuk kantor Makodim 0803 Madiun di jalan Pahlawan No. 25 Madiun.

"Setiap tamu maupun personel Kodim 0803 Madiun yang akan memasuki kantor wajib mengikuti proses penyemprotan tubuh dengan cairan disinfektan di bilik yang telah disiapkan di halaman Pos Provoost," ucap Dandim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., dalam keterangannya, Senin tgl (30/03/20).

"Selain penyemprotan disinfektan, personel Kodim 0803 Madiun dan para tamu yang mengunjungi Kodim 0803 Madiun juga wajib mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan hand sanitizer yang telah disediakan diseluruh akses pintu masuk ruang kerja," terangnya.

"Penyemprotan disinfektan akan dilakukan setiap hari sampai wabah virus corona berhasil diatasi dan sebagai antisipasi timbulnya penyakit di Kodim 0803 Madiun," tegasnya.

Dandim juga memerintahkan kepada seluruh personel agar selalu menjaga kebersihan lingkungan kerja dan melakukan giat bersih sebelum melaksanakan tugas. (Abrori)
Share:

Bhakti Kepada Ibu Pertiwi, PT Eben Haezer Logam Juwana Serahkan Bantuan Alat Sprayer ke Kodim Pati

Targethukumonline. Pati - Turut berpartisipasi aktif mendukung pemerintah dalam kegiatan penaggulangan penyebaran Covid-19 (Corona) khususnya diwilayah Kabupaten Pati, PT Eben Haezer Logam Juwana menyerahkan bantuan berupa alat semprot electrik sebanyak 18 unit.

18 unit bantuan alat sprayer diserahkan ke Dandim Pati. 

Bantuan yang diserahkan di aula Suluh Bhakti Kodim 0718 Pati oleh Agus Suriyanto direktur PT Eben Haezer Logam Juwana diterima langsung oleh Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE yang disaksikan oleh perwakilan Danramil dan perwakilan komunitas relawan Pati, Senin tgl (30/03/20).

“Saya pribadi dan sebagai Komandan Kodim bersama relawan Pati mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, saat ini alat semprot elektrik sangat dibutuhkan dalam rangka untuk mencegah dan memutus penyebaran virus Corona, semoga bantuan alat semprot ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Pati umumnya dan bagi kodim Pati khususnya,” tutur Dandim.

Letkol Adi juga menambahkan bahwa alat semprot elektrik ini akan dipergunakan untuk membantu masyarakat dalam kegiatan penyemprotan cairan disinfektan diseluruh wilayah kabupaten Pati guna menanggulangi penyebaran virus Corona.

“Kami berharap masyarakat juga berdisiplin mentaati himbauan dari pemerintah sehingga dapat mempercepat proses penanggulangan wabah Covid-19 ini,” imbuhnya.

Alat semprot elektrik sebanyak 18 unit ini akan diperuntukkan mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0718 Pati dan komunitas relawan kabupaten Pati dalam kegiatan penanggulangan penyebaran virus Corona diwilayah kabupaten Pati.

Dalam kesempatan tersebut Agus suriyanto langsung menyerahkan alat semprot elektrik tersebut kepada komunitas relawan kabupaten Pati sebanyak 5 unit dan kepada perwakilan Komandan Koramil serta markas Kodim menerima sebanyak 13 unit alat semprot (sprayer). (ROI)
Share:

Blog Archive