Jumat, 31 Januari 2020

Karang Taruna Pati Bhaksos Peduli Korban Bencana Puting Beliung

Targethukumonline. Pati - Tim pengurus KarangTaruna Kab Pati melakukan baksos di Desa Tegalombo kec. Dukuhseti yang berdampak musibah puting beliung kemarin, (01/02/20).

Berbagi untuk bersama wujud kepedulian pada sesama.

Karang Taruna bersama komunitas berbagi Yuk menyerahkan bantuan sembako yang dibutuhkan warga yang terdampak dan diterima Kades Adi Santosa desa Tegalombo kecamatan Dukuhseti.

Aris Heru Prasetya selaku Waketum Karang Taruna kabupaten Pati menyampaikan bahwa kegiatan ini atas amanah Ketum Karang Taruna kabupaten Pati H. Saiful Arifin yang dilakukan dalam kepedulian pemuda untuk berbagi kepada saudara kita yang terkena dampak bencana di kabupaten Pati.

Karang Taruna Kabupaten Pati sangat apresiasi terbuka kerjasama dengan komunitas lain untuk berbagi kepedulian, dimana saat ini KarangTaruna sudah menyiapkan stok bantuan di posko siaga tanggap bencana di kecamatan Tayu maupun di sekretariat karang taruna kabupaten Pati.

Pemuda Karang Taruna Pati diharapkan berperan aktif bersama masyarakat dengan kreatifitas dan kepedulian untuk memajukan kabupaten Pati serta tetap menjaga keguyub rukunan bersama. ($.hadi)
Share:

Pangdam I/BB Hadiri Pelepasan Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-Q MONUSCA ke Kongo

Targethukumonline. Jakarta - Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. Fadhilah hadiri  Pelepasan Satgas Kompi Zeni TNI Konga XX-Q MONUSCO ke Kongo pada hari ini di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, (01/02/20).

Selamat bertugas Satgas Kompi Zeni TNI Konga.

Pada kesempatan tersebut Panglima TNI Marsekal TNI Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P, diwakili Kasum TNI Letjen TNI Joni Supriyanto memimpin upacara pemberangkatan Pasukan Garuda yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI, Konga XX-Q MONUSCO misi PBB di Kongo, Afrika.

Pasukan TNI Satgas Kizi MONUSCO yang akan menggantikan Satgas Kizi TNI Konga XX-P MONUSCO adalah Satgas Kizi TNT Konga XX-Q MONUSCO dengan mainbody pasukan dari Detasemen Zeni Tempur 2/Prasada Sakti, Padang, Sumatera Barat di bawah pimpinan Letkol Czi M.P.Sibuea, S.H., M.Han., sebagai Dansatgas, Pasukan Satgas Kizi TNI Konga XX-Q MONUSCO.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam amanatnya yang dibacakan Kasum TNI Letjen Joni Supriyanto mengungkapkan, sebagai pasukan pemelihara perdamaian dunia, TNI membawa misi negara, baik dari aspek militer, politik, diplomasi maupun budaya.

“Misi tersebut menjadikan para prajurit berkewajiban mengemban nama baik dan kehormatan bangsa dan negara.

Untuk itu, laksanakan tugas dengan penuh semangat, dedikasi dan loyalitas, serta tetap perhatikan faktor keamanan dan kesiapsiagaan.

Antisipasi setiap perkembangan situasi di wilayah para prajurit bertugas.

Setiap pembekalan dan pelatihan yang telah diterima agar menjadi acuan sehingga dapat memperkecil peluang terjadinya insiden yang tidak perlu terjadi dalam pelaksanaan tugas nantinya,” ucap Panglima TNI.

Panglima TNI menambahkan, berbagai penugasan prajurit TNI dalam misi perdamaian dunia selalu menuai keberhasilan, termasuk pendekatannya kepada masyarakat dalam rangka mendukung pencapaian tugas pokok.

“Oleh karena itu, pelajarilah pengalaman satuan - satuan terdahulu, juga satuan-satuan dari negara lain, ambil poin - poin positif dan kembangkan demi keberhasilan satuan tugas, serta atasi segala kendala dengan bijak.

Jadikan kesempatan ini sebagai sarana menimba pengalaman dan memperluas wawasan,  catat hal - hal penting sebagai bahan perbaikan dan pelajaran berharga bagi penugasan-penugasan berikutnya,” terangnya.

Mengakhiri amanatnya, Panglima TNI mengucapkan terima kasih kepada para Kepala Staf Angkatan, jajaran staf Mabes TNI dan Komandan PMPP TNI beserta staf atas penyiapan Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XX-Q TA. 2020 ini.

Usai memberikan amanat, terlihat Kasum TNI berserta Para Pangkotama tampak diantaranya Pangdam I/BB Mayjen TNI MS. 

Fadhilah menyalami satu per satu personil yang akan berangkat ke Kongo dan merapihkan baret mereka, Setelah upacara selesai, seluruh pasukan yang akan berangkat ke Kongo melakukan yel - yel penyemangat. (Teguh)
Share:

Kasad Terima Medali Kehormatan dari Amerika Serikat

Targethukumonline. Amerika Serikat. - Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menerima penganugerahan Medali The Legion of Merit, degree of Commander, dari Pemerintah Amerika Serikat (ditanda tangani oleh Menteri Pertahanan AS).

Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa menerima medali The Legion Of Merit.

Medali Kehormatan tersebut disematkan secara langsung oleh Jenderal James C. Mc Conville, Kasad AS, pada Upacara Resmi Penyambutan di Whipple Field, Arlington, Amerika Serikat pada tanggal 30 Januari 2020.

Dalam sertifikat Medali The Legion of Merit, degree of Commander disebutkan bahwa dalam masa jabatannya sebagai Kasad, Jenderal TNI Andika Perkasa telah memberikan jpengabdian yang luar biasa dan memperkuat hubungan kedua Angkatan Darat, sehingga memberikan kontribusi positif bagi stabilitas keamanan kawasan Indo Pasifik.

Demikian pula atas inisiatif Jenderal TNI Andika Perkasa telah dimulai pertukaran latihan satuan pada bulan November 2019 dan pengiriman satuan TNI AD yang lebih besar untuk berlatih di Joint Readiness Training Center (JRTC) Fort Polk, Louisiana, Amerika Serikat pada bulan November 2020. 

Beliau juga memberikan dukungan bagi penguatan kerja sama satuan Helikopter Apache, Skuadron 11/Serbu Penerbad dengan US Army 16 Combat Aviation Brigade.

Pada akhirnya, upaya dan inisiatif di atas telah menjadikan hubungan kedua Angkatan Darat semakin erat, baik pada tingkat individu maupun satuan.
Medali The Legion of Merit dianugerahkan dalam empat Mtingkatan (degree), Chief Commander degree, Commander degree, Officer degree dan Legionnaire degree. (ROI)
Share:

Sisa Konflik Afrika, Tiga Fuse Mortir 81 Diamankan Satgas Kizi TNI Konga Minusca

Targethukumonline. Afrika - Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-F Minusca kembali mengamankan bahan peledak sisa konflik di Afrika, jenis fuse mortir 81 mm yang diserahkan warga kota Bangui, Republik Afrika Tengah, sabtu tgl (01/02/20).

Satgas Kizi Konga temukan mortir 81 mm.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Kizi TNI Konga XXXVII-F Minusca CAR Letkol Czi Irsyad dalam keterangan tertulisnya di Afrika Tengah. Jumat siang.

Dansatgas mengatakan, Satgas menerima barang bukti di kantor Polisi lokal (Gendarmerie), Simpang 4 Avenue de France, Kota Bangui, Republik Afrika Tengah, pada Rabu sore.

“Seluruhnya berjumlah tiga butir fuse Mortir 81 mm yang diterima oleh tim EOD Indoengcoy pimpinan Kapten Czi Yonart Pragolo, didampingi personel FPU 1 Indonesia,’’ ujar Irsyad.

“Fuse Mortir 81 mm sisa konflik tersebut ditemukan warga lokal saat pembersihan pemukiman warga komplek 200 Villa, Avenue des Martyrs, kemudian diserahkan kepada Polisi lokal (Gendarmerie),’’ jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, berdasarkan informasi yang diperoleh dari warga, tim langsung berangkat dari camp Indoengcoy menuju lokasi menempuh waktu 20 menit perjalanan.

‘’Saat tiba di lokasi, tim melakukan pengecekan sesuai prosedur selanjutnya melakukan pengamanan, demi keselamatan masyarakat sekitar,’’ tuturnya.

“Kita bersyukur, warga memiliki kesadaran dan percaya kepada Satgas. Kesadaran masyarakat ini merupakan wujud nyata dari berbagai kegiatan kemanusiaan yang kita (Satgas) lakukan guna mewujudkan perdamaian di Afrika Tengah,” tandasnya.

Sesuai prosedur UN, tiga butir fuse mortir 81 mm, saat ini telah diamankan di EOD Storage IEC markas Garuda Camp Indoengcoy. (ROI)
Share:

Moratorium Penambangan di Pegunungan Kendeng Tidak Sesuai Peraturan

Targethukumonline. Pati - Usulan moratorium (pencabutan izin dan penghentian) tambang di Pegunungan Kendeng sebagaimana yang tertuang dalam KLHS Kendeng Jilid 2, tidak mungkin dilaksanakan.
Hal itu disampaikan Kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kabupaten Pati Ir. Purwadi di kantor dinas setempat, senin kemarin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup kab. Pati, Ir. Purwadi MM.

Keterangan tersebut menanggapi hasil rekomendasi KLHS Kendeng Jilid 2 versi JMPPK (Jaringan Masyarakat Peduli Pegunungan Kendeng) saat audiensi, beberapa waktu lalu, dengan Komisi C DPRD dan Pansus Revisi Perda Kabupaten Pati Nomor 5 Tahun 2011 tentang RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah).

JMPPK mengklaim bahwa KLHS Kendeng Jilid 2 mendasarkan atas perintah Presiden RI dan meminta agar dilaksanakan oleh Pemerintah kabupaten Pati.
Purwadi menjelaskan, sesuai amanat undang - undang, KLHS itu ada 2 macam, yaitu yang disebut mandatory dan non mandatory.

KLHS Mandatory, lanjutnya, diperuntukkan sebagai back up penyusunan KRP (Kerangka Rencana Program), misal Revisi RTRW.

Menjawab pertanyaan mengapa JMPPK tidak diundang atau dilibatkan dalam pembahasan revisi perda tersebut, Purwadi mengatakan bahwa proses menuju revisi perda itu telah melalui prosedur, mekanisme dan aturan.

"Perlu saya sampaikan, JMPPK bukan organisasi kemasyarakatan yang mempunyai struktur pengurus, tidak memiliki AD/ART dan tidak terdaftar di Kesbangpol kabupaten Pati", terang Purwadi.

Jadi, menurutnya, JMPPK tidak bisa mengikuti acara - acara resmi yang diselenggarakan oleh Pemerintah kabupaten Pati.
"Mereka tidak bisa menuntut hal itu, bahwa itu haknya. Tidak bisa", tegas Purwadi.

Ia menambahkan, ketidakikutsertaan JMPPK dalam forum konsultasi publik dan pembahasan terkait RTRW, tidak mengurangi keabsahan proses dan mekanisme yang dilaksanakan dalam revisi RTRW, karena telah sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa kebijakan revisi RTRW adalah untuk menjamin adanya kepastian hukum.

"Saya meyakinkan bahwa kebijakann revisi RTRW akan berpegangteguh pada jaminan kepastian hukum", ujarnya.

Sehingga, sebut Purwadi, tidak mungkin aturan yang terdahulu terkait hal tersebut akan ditabrak, sebagaimana tuntutan JMPPK untuk dilakukannya moratorium tambang di Pegunungan Kendeng.

Masih sebut Purwadi, kalaupun dalam KLHS Kendeng Jilid 2 terdapat rekomendasi harus ada moratorium penambangan di KBAK (Kawasan Bentang Alam Kars) Sukolilo, itupun sudah dilaksanakan karena pihaknya tidak pernah memberi atau mengeluarkan izin penambangan di daerah KBAK.

"Jadi sudah tidak masalah sebetulnya. Kalau JMPPK mengacu pada KLHS Jilid 2, saya pun tidak bisa memahami karena KLHS tersebut tidak jelas arahnya", ungkap Purwadi.

KBAK Sukolilo secara administrasi berada di 3 wilayah kecamatan, yaitu Sukolilo, Tambakromo dan Kayen. Namun demikian, tidak serta - merta seluruh wilayah tersebut adalah KBAK.

"KBAK hanya sebagian kecil yang ada di Pegunungan Kendeng. Yang selainnya masih ada kawasan yang dapat dibudidayakan", jelasnya lagi.

Purwadi juga menegaskan bahwa KLHS bukan instrumen peraturan sehingga tidak ada kewajiban konstitusional Pemerintah kabupaten Pati untuk mematuhi rencana melaksanakan KLHS Kendeng Jilid 2.

"Dan, hal itu sejalan dengan sikap Pemprov Jateng yang tidak menerima atau menolak KLHS Kendeng Jilid 2", tegas Purwadi. (RM. Usman)
Share:

Soliditas TNI, Koramil Dukuhseti Bersama TIM Gabungan Perbaiki Rumah Warga Yang Terdampak Puting Beliung

Targethukumonline. Pati - Angin puting beliung yang menyapu dua desa di Kecamatan Dukuhseti kamis kemarin yakni desa Puncel dan desa Tegalombo meninggalkan kerusakan puluhan rumah milik warga. 

TNI - POLRI, Banser dan tim gabungan bahu membahu perbaiki rumah warga yang terdampak angin puting beliung.

Dilaporkan oleh Danramil 10/Dukuhseti Kapten Cba Kistono ada dua rumah yang roboh di desa Puncel dan satu rumah roboh di desa Tegalombo. 

Bahkan yang lebih ngeri lagi satu rumah milik Paini Rt.04 RW 05 warga Puncel ini tersisa puing dan lantai saja karena material rumah berukuran 6 X 8 M yang terbuat dari kayu, dinding dari anyaman bambu (gedhek) atap asbes ini lenyap terbawa oleh angin.

Untuk meringankan beban korban bencana  hari ini jumat tanggal 31/01/20 mulai pukul 08.00 WIB dilaksanakan secara serentak didua desa yang dilaksanakan secara bergotong royong oleh anggota TNI dari Koramil 10 Dukuhseti, pleton siaga bencal Kodim Pati, Shabara Polres Pati, Polsek Dukuhseti, dinas Instansi kecamatan Dukuhseti, Relawan Tunggul Wulung, BPBD kab Pati, Banser NU, Relawan Kokam Muhamadyah bersama Masyarakat desa Puncel dan Tegalombo.

Kegiatan kerja bhakti yang digelar hari ini adalah membersihkan puing - puing bangunan serta genting yang banyak berserakan serta memperbaiki genteng yang melorot yang dialami puluhan rumah di dua desa tersebut.

Tentunya banyak kendala yang dihadapi dilapangan karena banyak sekali genteng yang pecah sehingga sampai saat ini tim relawan gabungan bersama masyarakat memanfaatkan sisa genting yang masih dapat terpakai sambil menunggu bantuan genteng dari pemerintah maupun dari donatur lainnya.

Kalak BPBD Kabupaten Pati M. Budi Prastya, S.Sos, Danramil 10 Dukuhseti Kapten Cba Kistono, Camat Wahyu Wuriyantoro, S.T.T.P, Kaplosek Iptu Wandoyo, SH, Kades Puncel terpilih  Sutiyono juga turut terjun dilokasi untuk memberikan support.

Dihubungi melalui telepon, Danramil 10 Dukuhseti Kapten Cba Kistono dilokasi bencana menyampaikan bahwa kegiatan dilapangan terkendala oleh material yang tersedia yang saat ini dibutuhkan segera yakni genteng rumah untuk mengantisipasi perubahan cuaca apabila terjadi hujan.

“Saya dilapangan bersama relawan gabungan hari ini melaksanakan perbaikan rumah milik warga, sebatas membantu perbaikan rumah yang mengalami kerusakan ringan, seperti genteng dan dinding rumah yang rusak serta pembersihan sisa puing akibat angin puting beliung yang menyapu kamis kemarin,” imbuhnya.

“Untuk sementara perbaikan rumah yang roboh di dua desa masih menunggu material yang belum tersedia,” ujarnya.

“Baru satu rumah milik pak Matono ukuran 5 x 7 yang sudah ada bahan material berupa  kayu dan asbes sumbangan dari yayasan YA UMMI Fatimah Pati dan warga.

Sedangkan tehnis pekerjaan pertukangan dikerjakan bersama - sama TNI, Polri, relawan Banser NU serta warga dimulai hari ini,” ucap kistono.

Danramil juga menambahkan bahwa untuk kegiatan kerja bhakti ini masih berlanjut sambil menunggu bahan serta material yang tersedia untuk mendirikan rumah yang roboh serta tambal sulam genteng yang masih kurang.

Sesuai data kemarin kerusakan rumah yang diakibatkan oleh angin puting beliung di kecamatan Dukuhseti dihimpun dari laporan Koramil 10 Dukuhseti yang ada di dua desa yaitu desa Puncel dan desa Tegalombo sudah terdata baik yang kategori rusak ringan maupun rusak berat, untuk segera mendapatkan bantuan material yang ada sesuai kebutuhan di lapangan. (ROI)
Share:

Penemuan Lahan Ganja Saat Patroli Keamanan Satgas Raider 300

Targethukumonline. Keerom - Papua. - Personel Pos Waris dipimpin Letda Inf Dzakiy bersama 8 Personel melaksanakan patroli keamanan di daerah perbatasan yaitu di kampung Banda, Distrik Waris, kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Kamis tgl (30/01/20).

Penemuan ganja oleh satgas 300 Raider.

Hal tersebut yang di laporkan Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno S.I.P dalam release tertulisnya di kab. Keerom, Jumat tgl (31/01/20).

Pelaksanaan patroli yang dilaksanakan selama 3 hari yaitu dari hari selasa tanggal 28 sampai hari kamis tanggal 30 akhirnya membuahkan hasil, Tim Patroli menemukan areal lahan yang ditanami ganja secara menyebar di sela - sela pohon, Letda Inf Dzakiy selaku Danpat memerintahkan timnya melaksanakan pengamanan lokasi lahan ganja tersebut.

Adapun tanaman ganja yang ditemukan berjumlah 143 batang terdiri dari 48 batang pohon ganja tinggi 2-3 meter, 63 batang pohon ganja tingggi 1 meter dan 32 batang ganja tinggi 50 Cm.

Selanjutnya Danpat Letda Inf Dzakiy memerintahkan anggotanya melaksanakan pembersihan di sekitar lokasi penemuan ganja untuk memantau kondisi sekitar mengantisipasi kemungkinan pemilik lahan yang ditanami ganja masih berada di seputaran lokasi.

Letda Inf Dzakiy melaporkan penemuan tanaman ganja tersebut kepada Dansatgas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno S.I.P, selanjutnya Dansatgas memerintahkan kepada tim patroli untuk melaksanakan ambush selama 2 hari di lokasi tersebut dengan tujuan menunggu pemilik tanaman ganja tersebut kemungkinan muncul untuk melaksanakan panen ganja.

Setelah 2 hari dilaksanakan ambush dan tidak ada tanda-tanda kemunculan pemilik tanaman ganja tersebut, Letda Inf Dzakiy memerintahkan anggotanya untuk mencabut dan mengumpulkan tanaman ganja tersebut untuk dibawa ke Pos.

Satgas Raider 300 langsung berkoordinasi dengan Polsek Waris untuk menyerahkan hasil temuan tanaman ganja tersebut, serta menemui Kepala Kampung Banda Bapak Jhony May guna mencari info tentang kemungkinan masyarakat setempat yang menanam ganja tersebut.

Masyarakat Kampung Banda sangat bangga dengan kinerja yang di laksanakan oleh Satgas Raider 300, karena dengan penemuan lahan ganja ini dapat menciptakan keamanan di wilayah perbatasan khususnya di kampung Banda. ($.budi)
Share:

Kenalkan Sejarah Sejak Dini, Anak TK Kartika XIV-5 Langsa Kunjungi Museum Kota Langsa

Targethukumonline. Langsa - Guna mengenalkan sejarah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) khususnya sejarah kepahlawanan dari daerah Aceh, anak taman kanak - kanak (TK) Kartika XIV-5 Langsa kunjungi museum Kota Langsa, yang bertempat di Gampong Jawa, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Jum’at tgl (31/01/20).

Memupuk jiwa nasionalisme sejak usia dini.

Kepala sekolah TK Kartika XIV-5 Langsa Nana Suzanna, S.Pd yang membawa rombongan mengatakan bahwa, mengenalkan sejarah dan kebudayaan kepada generasi bangsa sangat perlu dilakukan, supaya para generasi muda ini dapat mengenal bagaimana perjalanan sejarah dan kebudayaan bangsa dan negerinya sehingga nantinya mereka memiliki sikap dan karakter," katanya kepada awak media.

Ketua Yayasan Kartika Jaya XIV-5 Ny. Yessi Hasanul Arifin Siregar saat mendampingi kegiatan tersebut juga mengatakan, dengan mengunjungi museum kota Langsa ini bertujuan, agar anak - anak dapat melihat langsung benda benda sejarah dan kebudayaan Aceh sebagai pembelajaran sejak dini sehingga anak didik menjadi faham," ujarnya.

Selain sebagai pengetahuan, sejarah merupakan catatan rentetan peristiwa, sehingga terdapat hikmah atau pelajaran yang bisa kita ambil untuk menentukan masa depan. 

Waktu paling tepat untuk memperkenalkan sejarah adalah sejak usia dini," tegasnya.
Tak hanya sekolah yang memberikan pendidikan sejarah kepada si kecil, orang tua pun sebaiknya sudah mengenalkan sejarah pada si kecil sejak dini.

Mengenalkan sejarah kepada anak sejak dini, ibarat menanam bibit yang baik, sehingga akarnya akan kuat dan kelak akan menghasilkan pohon yang baik," tandas Ibu ketua yayasan yang ramah itu. ($.aries)
Share:

Fun Bike Forkopinda Jabar dan Pangdam III Siliwangi Tanam Sejuta Pohon

Targethukumonline. Bandung - Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., Gubernur Jabar DR (HC) H.M. Ridwan Kamil, Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi bersama jajararan Forkopimda Jabar melakukan olah raga bersama Fun Bike dan tanam sejuta pohon.

Sejuta pohon demi keselamatan lingkungan dan kelestarian alam.

Pelaksanaan Fun Bike diawali dari Gedung Sate Jl. Diponegoro, Jl Dago melintasii Jl. R.E. Martadinata, Jl. Laswi, Jl. Pelajar Pejuang, Jl. Buah Batu, Jl. Bojongsoang dan Finish di Jembatan Biru wilayah Sektor 6 Satgas Citarum Harum Bojongsoang Kabupaten Bandung, Jum'at tgl (31/01/20).

Setibanya di Finish, peserta Fun Bike rehat sejenak kemudian kegiatan dilanjutkan dengan penanaman tanaman Vertiver di bantaran sungai Citarum yang dlakukan secara simbolis oleh Pangdam III Siliwangi, Gubernur Jabar dan Kapolda Jabar diikuti juga oleh peserta Fun Bike lainnya yang didampingi oleh Dansektor 6 Satgas Citarum Harum Kolonel Arh Dodo Irwanto.

Gubernur Jabar mengatakan, " kami Forkopimda Jabar melaksanakan kegiatan - kegiatan rehabilitasi lingkungan, arahan Presiden kami terjemahkan bahwa dihari ini yaitu hari Jum'at melakukan penanaman tanaman yang bisa membantu menahan terjadinya longsor yaitu tanaman vertiver dirangkai dengan kegiatan yang sangat baik yaitu bersepeda santai atau fun bike antara forkopimda dan keluarga besar jajarannya ".

Lebih lanjut kata Gubernur, " setelah ini Presiden akan turun langsung di Sukaraja Bogor, karena lahannya curam-curam dan semua diarahkan dengan tanaman yang luar biasa yaitu vertiver.

Tanaman kalau sudah dewasa mencabutnya saja oleh 5 orang tidak bisa karena akarnya bisa tembus sampai 5 meter, berarti cocok untuk keseimbangan alam yang sifatnya tanah miring ".

"Ini bagian yang kita laksanakan juga Program Citarum Harum, alhamdulillah mudah - mudahan komitmen kami Forkopimda Jawa Barat telah hadapi rehabilitasi lingkungan ini menghasilkan kualitas lingkungan yang lebih baik mengurangi banjir juga dan mengurangi kerusakan lingkungan," jelasnya.

Kemudian dalam waktu bersamaan, TNI juga sudah melakukan rehabilitasi, normalisasi situ-situ yang jumlahnya ada 100 sudah selesai 1 sampai 6 untuk mengembalikan volume air yang seharusnya, sehingga air bisa diparkir di 101 danau hampir 1 juta kubik menguragi potensi kearah Jakarta, kearah Bekasi dan lain-lain'l," ungkapnya.

Menurut Gubernur, tugas kita adalah menyeimbangkan antara peradaban manusia dengan kearifan lingkungan. 

Saya mengapresiasi para Dansektor yang telah memperlihatkan perubahan luar biasa bersama Tim Citarum Harum.

Perpres Citarum Harum yang harus diselesaikan dalam kurun waktu lima sampai tujuh tahun sehingga dengan waktu dekat siap - siap Presiden akan datang ke Jawa Barat untuk mendengarkan update Citarum Harum.

Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., menambahkan bahwa, " tanaman Vertiver yang ditanam di Sektor 6 ini sudah 1.5 tahun, jadi 1.5 tahun itu akarnya sudah cukup dalam sudah 3 sampai 5 meter apalagi jalau sudah lama lagi bisa sampai 8 meter, tanaman ini baik sekali untuk menahan tanah longsor ".

"Danau diseluruh Jawa Barat ini ada sekitar 101 danau, kita sedang normalisasi baru ada 5 atau 6 danau, tahun ini akan melaksanakan lagi normalisasi danau-danau itu yang biasanya lebarnya 5 Ha akan tetapi kalau musim kemarau tinggal 3 Ha karena kering, nanti kita gali lagi supaya bisa menampung air sehingga tidak semuanya langsung ke Jakarta minimal kalau ada 101 danau di Jawa Barat ini, satu situ dengan 5 Ha kemudian kedalaman 3 meter bisa menampung 1,5 juta meter kubik air, " pungas Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A. (teguh)
Share:

Safin Harapkan Cakades Terpilih Ajak Pemuda Kembangkan Potensi Desa

Targethukumonline. Pati - Bersama Bupati Pati Haryanto, Wakil Bupati Saiful Arifin memberikan arahan dalam acara Diklat Pengarahan dan Pembekalan kepada kepala desa terpilih Pilkades serentak kabupaten Pati tahun 2019 gelombang III, Kamis (30/01) di Hotel New Merdeka.

Pemuda diharapkan mampu memberikan kontribusi besar pada potensi yang ada di desa.

Pengarahan dan pembekalan ini dilaksanakan dalam 2 tahap (angkatan), untuk angkatan pertama dilaksanakan mulai tanggal 27 Januari - 1 Februari 2020 dengan peserta 65 Kepala desa terpilih.

Wakil Bupati yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Pati mengatakan tercapainya sebuah pembangunan merupakan kontribusi semua pihak.

Tidak terkecuali peranan pemuda dalam menopang pembangunan di daerah itu sendiri.

Lebih lanjut ia menekankan peran pemuda sangat penting. 

Menurutnya tidak hanya pemerintah saja tetapi pemuda juga harus ikut bertanggungjawab terhadap kelangsungan pembangunan baik itu di desanya, kabupaten sampai negara.

"Kita menggantungkan harapan perubahan kepada mereka, hal yang perlu kita lakukan adalah menyiapkan penerus yang lebih baik, yang lebih mumpuni, dan lebih bisa menjaga amanah sebagai pemimpin," tegasnya.

Wabup yang akrab disapa Safin itu, menjelaskan pembangunan sekarang dimulai dari desa.

"Sudah saatnya kita bersama sama dalam pembangunan, Kabupaten Pati dengan wilayah yang cukup luas tentunya mempunyai potensi baik SDM dan juga potensi pasarnya," imbuhnya.

Safin juga mengatakan bahwa pemuda memiliki energi yang produktif.

Dari tenaga produktif inilah yang mempunyai potensi energi untuk menciptakan inovasi baru dan mengembangkan potensi yang ada.

"Sebagai tenaga yang produktif pemuda bisa berperan sebagai mesin penggerak Iaju roda pembangunan.

Dengan potensi yang dimilikinya diharapkan dapat menghasilkan kontribusi yang positif bagi pembangunan itu sendiri," tegas Safin.

Untuk itu kepada para kepala desa terpilih Safin berpesan untuk lebih bisa memberdayakan para pemuda, jangan malah merasa disaingi.

"Apalah artinya sumber daya alam atau kekayaan negara yang berlimpah apabila di kemudian hari tidak ada generasi penerus yang dapat mengelolanya, kenali potensi yang kita punyai untuk dikembangkan bersama sama," tandas Safin. (ROI)
Share:

Kamis, 30 Januari 2020

Beri Pembekalan Cakades Terpilih, Bupati Haryanto Minta Pemerintah Desa Dijalankan Sesuai Regulasi

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto Kamis malam ikut memberikan pengarahan dan pembekalan untuk para Calon Kepala Desa (Cakades) terpilih hasil Pilkada serentak gelombang III tahun 2019, yang diselenggarakan pada tanggal 27 Januari - 1 Februari 2020 di Hotel New Merdeka Pati.

Pembekalan Diklat kades terpilih sangat penting untuk menjalankan roda pemerintahan di desa.

Diklat yang diikuti 65 Calon kepala desa terpilih itu diselenggarakan agar mereka mampu menjalankan pemerintahan desa sesuai regulasi yang ada.

Selain itu pelatihan dapat menjauhkan mereka dari persoalan hukum, Jum'at tgl (31/01/20).

"Kalau kegiatan peningkatan kapasitas dan kapabilitas kepala desa akan dilakukan setelah mereka dilantik. 

Hal itu untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan sehingga para kepala desa tidak perlu menghadapi persoalan hukum", jelasnya.

Lebih lanjut Bupati menuturkan bahwa pemerintah desa saat ini menerima alokasi anggaran dalam jumlah luar biasa.

"Tentu Kepala Desa harus mempunyai pemahaman terhadap fungsi pengelolaan keuangan desa dan wewenang kepala desa", ujarnya.

Di samping itu, imbuh Haryanto, kepala desa harus mempunyai perilaku dan tindakan personal yang baik, sehingga bisa merepresentasikan figure seorang pemimpin yang segala perilakunya dapat dipertanggungjawabkan.

Mereka juga diminta menjalin sinergi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, dan lembaga-lembaga lainnya.

"Juga harus bisa menyinkronisasikan Rencana Kerja Pembangunan Desa (RKPDes) dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) untuk mengoptimalisasi anggaran agar tidak berjalan sendiri-sendiri", pungkasnya. (ROI)
Share:

Bertolak ke Yogyakarta, Presiden Akan Resmikan Underpass Yogyakarta Internasional Airport

Targethukumonline. Jakarta - Presiden Joko Widodo diagendakan untuk meresmikan underpass Yogyakarta International Airport (YIA), pada Jumat, 31 Januari 2020.

Presiden Jokowi bertolak ke Yogyakarta untuk resmikan YIA.

Acara tersebut merupakan salah satu agenda dalam kunjungan kerja Presiden ke Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Presiden bersama rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada Kamis, 30 Januari 2020, sekitar pukul 17.00 WIB.

Setibanya di Pangkalan TNI AU Adi Sucipto, Kabupaten Sleman, Presiden akan langsung menuju Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta.

Sebelum meresmikan underpass YIA, besok Presiden juga diagendakan untuk menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat. 

Rencananya, acara tersebut akan digelar di Gedung Taman Budaya, Kecamatan Pengasih, Kabupaten Kulon Progo.

Pada sore harinya, Presiden akan menuju YIA untuk meninjau fasilitas bandara tersebut sebelum kemudian lepas landas kembali ke Jakarta.

Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta antara lain, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio, dan Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono.

Selain itu turut pula Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin, serta Staf Khusus Presiden Ayu Kartika Dewi. (ROI)
Share:

Dua Rumah Roboh dan Hancur Akibat Hujan Deras Disertai Angin Puting Beliung

Targethukumonline. Pati - Angin puting beliung petang tadi sekira pukul 17.00 WIB menyapu desa Puncel dan Tegalombo kecamatan Dukuhseti Pati, kamis tgl (30/01/20).

Dua rumah roboh dan puluhan hancur akibat terjangan angin puting beliung.

Hujan disertai dengan angin puting beliung pada pukul 17.00 WIB di wilayah desa Tegal Ombo mengakibatkan rumah milik Diran 52 tahun RT 6 RW 3 roboh, dan di desa Puncel rumah milik Martono RT 5 RW 1 juga roboh disapu angin.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, dua orang mengalami luka ringan atas nama mbah Paini lecet akibat kejatuhan genteng dan Sarbi kepala mengalami luka robek yang juga tertimpa genteng yang tersapu oleh angin.

Sedangkan di desa Tegalombo kerusakan rumah di RT 3, 4,5,6 / RW 3 berjumlah 32 rumah genteng melorot dan berhamburan adalah milik warga atas nama Supani RT 3 RW 3, Garbi Sarip RT 5 RW 3, Tari RT 4 RW 3, Toni RT 3 RW 3, Sumani RT 4 RW 3, Sugi RT 5 RW 3, Simon RT 4 RW 3, Parno RT 4 RW 3, Jati RT 4 RW 3, Marlan RT 3 RW 3, Kuseni RT 5 RW 3, Sumi RT 5 RW 03, Yogo RT 3 RW 3, Rusadi di RT 5 RW 3, Kunardi RT 5 RW 3, Aris RT 5 RW 3, legi RT 3 RW 3, Oen RT 5 RW 3, Nawi RT 5 RW 3, Utomo RT 5 RW 3, Udin RW 6 RW 3, Sumarsih RT 6 RW 3, Diran RT 6 RW 3, Wasis RT 5 RW 3, Lilik RT 6 RW 3, Sariban RT 6 RW 3, Bahari RT 5 RW 3, Anis RT 5 RW 3, Paidin RT 7 RW 3, Jamari RT 8 RW 3 dan Sunarto RT 8 RW 3 yang juga terkena dampak dari angin puting beliung.

Sampai pukul 19.15 WIB anggota Koramil 10 Dukuhseti bersama relawan Tunggul Wulung dan masyarakat desa Puncel mendatangi lokasi bencana angin puting beliung dan membantu evakuasi, namun cuaca tidak memungkinkan sehingga proses evakuasi dihentikan sementara, penerangan dari listrik PLN padam sehingga kondisi gelap dan tidak memungkinkan dilanjutkan kegiatan.

Sedangkan warga korban puting beliung sementara istirahat di rumah tetangga yang tidak terkena bencana, untuk selanjutnya besok pagi diupayakan bersama warga dan masyarakat untuk kerja bakti atau gotong royong. (ROI)
Share:

Bupati Haryanto : Gudang Garam Nasional Solusi Atasi Anjloknya Harga Garam

Targethukumonline. Pati - Gudang Garam Nasional (GGN) yang berada di Desa Sambilawang kecamatan Trangkil, digadang-gadang menjadi salah satu solusi ampuh dalam mengatasi anjloknya harga garam.

GGN menjadi solusi tepat guna untuk mengatasi anjloknya harga garam.

Hal itu disampaikan Bupati Pati Haryanto kepada Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, saat peresmian GGN, Kamis siang (30/01/20).

“Para petani garam di Pati sangat terpuruk, karena harganya sangat anjlok, yakni Rp 200-350 per kilogram,” ungkap Haryanto.

Karena itu, imbuh Bupati, dengan adanya GGN ini, nantinya garam yang yang belum laku bisa ditimbun di GGN. Dan jika harganya sudah normal, kemudian garam baru di jual ke pasar.

Dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Saiful Arifin (Safin) tersebut, Haryanto pun menambahkan bahwa produksi garam di Pati pada 2019 sudah mencapai 350 ribu ton.

“Kalau sekarang harganya rendah, kan kasihan para petani garam. Apalagi, garam kita (Pati) ini terbaik setelah Madura,” tutur Bupati.

Haryanto berharap, pemerintah pusat bisa memberi solusi terbaik terkait persoalan ini. Bila memungkinkan, lanjutnya, sebaiknya ada harga eceran terendah, atau harga dasar untuk garam.

Senada dengan Bupati, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin yang juga hadir di acara tersebut menyampaikan bahwa petani garam perlu diselamatkan terlebih Jawa Tengah penyumbang garam nasional kedua setelah Jawa Timur.

"Dan produksi terbesar dan terbaik itu ada di Kabupaten Pati," paparnya.

Sementara itu Menteri Kelautan dan Perikanan dalam sambutannya mengatakan bahwa total ada enam Gudang Garam Nasional di tempat berbeda yang diresmikan secara bersamaan.

Selain di Pati, ada pula di Kabupaten Aceh Utara, Indramayu, Demak, Jepara, dan Pamekasan.

Masing - masing gudang ini berkapasitas dua ribu ton, sehingga total kapasitas keenamnya ialah dua belas ribu ton.

“Ini merupakan upaya pemerintah membantu petambak garam di lapangan, dan memberi akses infrastruktur pada mereka.

Selama ini mereka mengalami kesulitan menyimpan garam setelah panen. 

Saya harap gudang ini bisa digunakan menyimpan garam, sehingga kualitasnya terjaga,” ungkap Edhy.

Terkait penempatan Gudang Garam Nasional di Pati, Bupati mengatakan, ini adalah keputusan yang tepat, sebab, Pati memang merupakan produsen garam berskala besar.

“Dengan adanya gudang ini, para petani bisa menyimpan garamnya, dikelola oleh koperasi, kalau harga jual sudah sesuai harapan, bisa dijual.

Mudah-mudahan segera ada solusi terbaik dalam rangka memberi pemberdayaan ekonomi pada petani garam,” tandas Haryanto.

Menyikapi harapan Bupati, Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan, pemerintah tidak akan membiarkan para petambak garam sengsara.

“Yang penting kita tidak boleh emosi. Ini semua bisa kita tangani dengan komunikasi yang baik.

Saya sudah koordinasi dengan Menko Perekonomian, juga Menteri Perindustrian dan Perdagangan untuk memecahkan masalah ini", ujarnya.

Lebih lanjut Edhy mengungkapkan bahwa meresmikan GGN hanyalah sebagian kecil dari rangkaian agenda kerjanya di Jawa Tengah.

Adapun agenda utamanya, menurut Edhy, ialah dalam rangka mengecek langsung situasi pernelayanan di Jawa Tengah.

"Kami ingin melihat apa saja yang menjadi kendala di Jawa Tengah, termasuk juga soal budidaya garam", ujarnya.

Menurut, Menteri Kelautan dan Perikanan, budidaya garam juga akan menjadi prioritas Kementeriannya. 

Tujuannya agar perekonomian di sekitar wilayah laut dapat semakin maju.

“Industri garam di Jawa Tengah ini cukup maju, kami juga sudah komitmen untuk memajukan industri garam ini,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Pati juga menuturkan bahwa kunjungan Kementerian Kelautan dan Perukanan merupakan momentum yang langka.

"Sehingga ini bisa jadi kesempatan bagi para petani garam untuk menanyakan tentang sejumlah kebijakan kepada Menteri Kelautan", tutur Bupati.

Tak hanya petani garam, lanjut Haryanto, nelayan Pati juga kini mulai gelisah lantaran sudah mendekati akhir perpanjangan izin alat tangkap cantrang.

Terlebih pada Februari nanti, cantrang dikabarkan sudah tidak boleh beroperasi.

Menanggapi hal itu, Edhy Prabowo mengaku perlu mengkaji kembali penggunaan alat tangkap ikan tersebut.

Sebab, oleh sejumlah kalangan, cantrang dianggap bisa merusak lingkungan.

Menteri Kelautan dan Perikanan pun mengaku tidak bisa serta merta melegalkan alat tangkap cantrang.

Karenanya, Edhy beserta jajarannya lebih memilih untuk  mendengarkan terlebih dahulu aspirasi para nelayan, sebelum akhirnya mengambil keputusan.

"Aspirasi cantrang, saya masih minta waktu dulu, karena cantrang ini, ada yang minta dihidupkan, ada yang minta dilarang karena merusak lingkungan.

Saya ke Pati ini adalah dalam rangka untuk menyerap aspirasi dan mengajak dialog para nelayan yang ada di Jawa Tengah,” ujarnya.

Edhy juga mengungkapkan, selama menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan, pihaknya sudah diberikan amanat oleh Presiden Joko Widodo untuk memperbaiki komunikasi dengan para nelayan.

"Nelayan harus dibantu dan harus diperhatikan", tegasnya.

Setelah mendengarkan aspirasi dan mengajak dialog para nelayan, selanjutnya, pihak Kementerian akan memutuskan langkah yang harus diambil, termasuk legalitas cantrang dan proses perizinan kapal.

“Karena saya dengar, mendekati Februari ini sudah banyak nelayan yang teriak, nasib cantrang bagaimana Pak? izin kapal bagaimana Pak? semua itu masih kami kaji,” jelasnya.

Ia pun menambahkan, semua proses itu saat ini sedang menuju penyempurnaan, termasuk masalah izin kapal yang diperbolehkan untuk melaut.

“Kami usahakan, akhir Februari masalah izin ini sudah selesai,” pungkasnya. (ROI)
Share:

Penghuni Rusunawa Kyai Mojo Blok A - B Jepara, Menderita Kekurangan Air Bersih

Targethukumonline. Jepara - Air merupakan kebutuhan pokok setiap manusia, bahkan juga setiap makhluk hidup, kekurangan air terutama air bersih untuk minum, masak, mandi dan lainnya aktifitas sehari - hari sangatlah merepotkan dan menyusahkan.

Warga rusunawa yang menderita karena kekurangan air bersih.

Demikian juga yang dialami saudara - saudara kita yang menghuni Rusunawa Kyai Mojo, Jepara blok A dan B.

Derita penghuni rusunawa Kyai Mojo semakin menjadi karena aliran air dari PDAM Jepara sudah hampir 6 bulan ini tidak lancar.

Selain harus membeli air dari luar atau sekedar mengambil air dari blok c yang akhir - akhir ini juga debit air dari pompa milik upt pengelola rusunawa itu juga menurun.

Sehingga kesulitan air yang di alami oleh warga penghuni rusunawa semakin bertambah.

Sebagai luapan rasa kecewa atas pelayanan air PDAM Jepara para penghuni sengaja tidak membayar/ menunggak 3 - 5 bulan tagihan PDAM, tetapi justru pihak PDAM menjawab dengan menyegel meteran air bahkan ada yang sampai di cabut oleh PDAM Jepara.

Akhirnya para penghuni rusun sebagai pelanggan beramai - ramai mendatangi PDAM Jepara, untuk meminta tanggung jawab PDAM.

Dari beberapa penghuni rusunawa menyampaikan bahwa sesuai kesepakatan dulu waktu rapat, PDAM setiap hari akan mensuplai 6 tangki air untuk kebutuhan warga, tetapi faktanya suplai air 6 tangki di bagi 2 blok bahkan terkadang hanya beberapa tangki saja tidak genap 6 tangki air, dan pada prakteknya air mengalir 2 hari sekali kadang lebih mas.

Bahkan yang bulan kemarin - kemarin malah lebih parah lagi mas bisa sampai seminggu baru hidup sekali itupun cuma hitungan jam saja sudah habis," ungkap Takim penghuni rusunawa blok B Jepara.

Saat di konfirmasi langsung oleh rekan media kepala pelayanan PDAM Jepara kota Juwadi menyatakan "setiap hari PDAM mengirim suplai 6 tangki dan soal penunggak juga sudah ada kesepakatan dengan pengelola dan penghuni bahwa yang menunggak akan di segel, menurutnya, selama tidak ada tambahan sumur maka kebutuhan air untuk masyarakat di kota akan tetap sulit terpenuhi".

Menurut salah satu warga saat dimintai keterangan oleh media,
"Air saja tidak lancar sudah beberapa bulan mas, apa yang mau di bayar kemarin di segel ya mau tidak mau saya harus bayar tetapi nyatanya tiga hari ini air tidak mengalir.

Yang katanya setiap hari 6 tangki tetapi minggu 27-01-20 hanya 2 tangki. Mau sampai kapan warga di rugikan mas!"," ketus warga penghuni yang tidak mau di sebut namanya.

Saat penghuni menemui Suyanto, bagian pengaduan PDAM Jepara di aula PDAM Jepara dengan di dampingi team media dan ormas LMPI Jepara senin 27 januari 2020, mengatakan kesulitan air karena kurangnya debit air untuk wilayah kota dan solusinya hanya penambahan sumur pompa PDAM.

Suyanto juga berjanji akan membantu warga rusunawa kyai mojo blok A dan B dengan memasang kembali meteran yang telah di cabut dengan syarat dan ketentuan bahkan akan mensuplai air 8 tangki/hari selama aliran air belum kembali normal".

Semoga janji dapat dipenuhi oleh pihak PDAM Jepara, jadi penderitaan para penghuni rusunawa dapat teratasi.

Dan semoga pihak - pihak terkait terutama PLT Bupati Jepara dapat membantu mengatasi permasalahan ini, dan warga penghuni rusunawa tidak di anak tirikan karena semuanya adalah sama hak sebagai masyarakat kabupaten Jepara. (J-team)
Share:

Rabu, 29 Januari 2020

Dandim Pati Berikan Pembekalan di Diklat Cakades Se - Kabupaten Pati

Targethukumonline. Pati - Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE sebagai narasumber dalam kegiatan pembekalan calon kepala desa terpilih gelombang II desember tahun 2019 mulai pukul 16.15 WIB di gedung pertemuan lantai 3 Hotel New Merdeka jalan Dipenogoro No.69 Pati, Rabu tgl (29/01/20).

Materi wasbang dan hankamrata di Diklat Cakades.

Kegiatan pembekalan tersebut dihadiri pula Plt Kabag Tapem dengan peserta diklat calon kades terpilih sebanyak 70 orang, sedangkan maksud dan tujuan diklat calon kades terpilih ini yang merupakan kegiatan rutin agar kades yang baru dan belum pernah menjabat atau sudah pernah menjabat mendapatkan ilmu sehingga bisa diterapakan dimasyarakat. 

Dalam materi yang di sampaikan oleh Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE adalah seputar modernisasi kekuatan militer, perkembangan lingkungan strategis, serta permasalahan kebangsaan dengan adanya gerakan - gerakan yang merongrong keutuhan NKRI seperti GAM di Aceh, RMS di Maluku, OPM di Papua, terorisme, isu sara dan komunisme.

Letkol Adi juga mengulas tentang perkembangan lingkungan strategis diantaranya yakni perubahan iklim global, bencana alam, keamanan pangan, air dan energi, penyebaran virus penyakit Sars, Corona dan Mers.

Perkembangan lingkungan strategis lainnya berupa ancaman yang pada hakikatnya merupakan faktor utama dalam penyusunan sistem pertahanan negara berdasarkan analisa strategis dan Identifikasi terhadap hakikat ancaman kemungkinan terjadinya penggabungan dari berbagai ancaman non militer, militer, hibrida, nyata dan belum nyata.

Tidak ketinggalan pula materi tentang sistem Pertahanan Negara juga diberikan dalam pembekalan tersebut.

Sistem pertahanan semesta yang dianut oleh Negara Republik Indonesia dengan melibatkan seluruh warga negara, wilayah, segenap sumber daya dan sarana prasarana nasional yang dipersiapkan secara dini oleh pemerintah, serta diselenggarakan secara total, terpadu, terarah & berlanjut.

Dipenghujung materinya, Dandim Pati juga mengulas tentang tugas pokok TNI serta pelaksanaan tugas pokok TNI yang diemban sesuai dengan tupoksi masing - masing.

Sedangkan organisasi kowil, komando kewilayahan yang terdiri dari Kodam, Korem, Kodim sampai tingkat Koramil yang bertugas pembinan Teritorial.

Menutup acara, Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE menyampaikan, “Saya berharap kepada saudara kepala desa yang terpilih ini agar bisa bersinergi dengan rekan - rekan diwilayah nantinya untuk bersama - sama membangun semangat untuk kemajuan wilayah masing - masing, terutama demi kabupaten Pati dan yang lebih umun demi bangsa dan Negara,” terangnya.

“Langkah yang sangat penting nantinya dalam memimpin adalah dengan membangun sinergi dengan aparat kewilayahan lainnya yang dikenal dengan tiga pilar yakni Kepala desa, Bhabinkamtibmas dan Babinsa karena mereka bertiga ini merupakan ujung tombak di Institusi masing-masing,” jelas Adi. (ROI)
Share:

Pangdam III Siliwangi Bersama Gubernur dan Kapolda Jabar Sambut Kedatangan Presiden RI

Targethukumonline. Bandung - Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., M.M., Q.I.A., bersama Gubernur H.M. Ridwan Kamil dan Kapolda Jabar Irjen Pol Drs. Rudy Sufahriadi sambut kedatangan Presiden RI Joko Widodo di Bandara Husein Sanstranegara kota Bandung, Rabu tgl (29/01/20).

Kedatangan Presiden di sambut oleh Pangdam & Kapolda Jabar.

Kedatangan Presiden RI Joko Widodo didampingi para Menteri Kabinet Indonesia Maju ke wilayah Jawa Barat dalam rangka kunjungan kerja sekaligus peresmian Curug Jompong di kabupaten Bandung.

Selain itu, Pangdam III Siliwangi bersama Forkopimda Provinsi Jabar juga mendampingi Presiden RI mengunjungi Techno Park Cimahi dalam rangka meresmikan gerakan eleminasi TBC 2030 di kota Cimahi.

Setelah itu Presiden RI dan rombongan mengunjungi puskesmas kecamatan Cimahi Selatan dalam rangka meninjau stanting.

Usai dari Puskesmas, Presiden RI dan rombongan juga Pangdam III Siliwangi serta Forkopimda Provinsi Jabar menuju Lapangan Rajawali Kota Cimahi menghadiri acara penyerahan Program Keluarga Harapan Tahap I yang diberikan kepada 2500 orang ibu - ibu berasal dari Kota Bandung, Kota Cimahi, kabupaten Bandung dan kabupaten Bandung Barat.

Pada acara tersebut, Presiden RI Joko Widodo berpesan bahwa, dana yang diberikan agar dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan yang benar, diantaranya untuk perlengkapan atau kebutuhan anak sekolah bukan untuk beli pulsa.

Apabila gizi anak diperhatikan akan mempengaruhi pertumbuhan serta perkembangan anak dan akan menjadi pintar.

Tak kalah pentingnya, perhatikan gizi bagi ibu yang sedang hamil agar ibu dan anak dikandungan jadi sehat selain itu untuk menghindari anak lahir stanting atau tumbuh kerdil.

Usai dari rangkaian kegiatan tersebut, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, S.I.P., MM., Q.I.A., Gubernur dan Kapolda Jabar mengantar Presiden RI Joko Widodo dan rombongan untuk bertolak kembali ke Jakarta di Bandara Husein Sastranegara. ($.budi)
Share:

Jajaran Wing 1 Korpaskhas Laksanakan Latihan Terjun Penyegaran di Lanud Suryadarma

Targethukumonline. Subang - Lanud Suryadarma menjadi tempat dilaksanakannya terjun penyegaran, latihan terjun taktis statik satuan jajaran Wing 1 Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Korpaskhasau), Rabu tgl (29/01/20).

Para penerjun sedang melaksanakan penerjunan dari pesawat Hercules C-130 di Runway Grass Trip Lanud Suryadarma.

Kegiatan penerjunan ini dilaksanakan selama 2 (dua) hari dari mulai selasa (28/01) dan berakhir hari ini rabu, latihan penerjunan ini dilaksanakan pada pagi hari dan malam hari (terjun malam) semuanya terlaksana dengan aman.

Menurut Komandan Wing 8 Lanud Suryadarma, Kolonel Pnb Khairun Aslam yang mewakili Komandan Lanud Suryadarma Marsma TNI I Wayan Sulaba, S.Sos., M.Sc. menyampaikan Terjun penyegaran (jungar) ini merupakan agenda rutin seluruh prajurit Paskhas khususnya di jajaran Wing 1 Paskhas yang dilaksanakan di Lanud Suryadarma.

“Tujuannya adalah  untuk memelihara kecakapan, meningkatkan kemampuan dan profesionalisme Prajurit Paskhas agar selalu siap menghadapi tugas - tugas latihan ataupun operasi dalam setiap penugasan,” jelasnya saat melihat penerjunan di Runway Grass Trip Lanud Suryadarma.

Sementara itu Komandan Wing 1 Paskhas Kolonel Pas Visnu Hermawan, S.E., M.M. menyampaikan bahwa sasaran dari latihan terjun payung adalah guna mewujudkan kemampuan dan keterampilan Prajurit dalam menerapkan Prosedur Terjun Statik dan free Fall dan terbentuknya kesiapan dan kemampuan satuan dalam pelaksanaan pembinaan latihan satuan serta meningkatkan rasa percaya diri pada anggota untuk melaksanakan penerjunan.

“Ini adalah program dari Komando atas dan diwajibkan seluruh anggota Paskhas yang berada di Wing 1 Paskhas untuk latihan terjun penyegaran,” tegas Alumni AAU 95 ini.

Penerjunan melibatkan 602  peterjun diterjunkan dari pesawat Hercules C-130 Skadron Udara 31 dengan nomor registrasi A-1317 di Runway Grass Trip Lanud Suryadarma dengan ketinggian 1500 feet diatas permukaan tanah.

Latihan penerjunan ini dipimpin langsung oleh Danwing 1 Paskhas. (Abrori)
                                                                                                       
Share:

Resmikan Jembatan Noto Gung Wedi, Bupati Haryanto Apresiasi Kontruksi Tak Sumbat Arus Sungai

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto menyebut, dari sekian banyak peristiwa banjir yang terjadi di Kabupaten Pati sekitar satu bulan belakangan, kebanyakan disebabkan tersumbatnya aliran sungai oleh sampah.

Jembatan Noto Gung Wedi sebagai memudahkan roda perekonomian desa.

"Kunci pencegahan banjir ada pada kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

Namun demikian, tidak juga ada beberapa peristiwa banjir juga disebabkan adanya beberapa jembatan yang konstruksinya terlalu rendah, terlalu dekat dengan permukaan sungai, sehingga menghambat aliran air ketika terjadi hujan deras," jelas Bupati

Bupati menyebut, Jalan Raya Pati - Juwana sudah lima kali dibanjiri air dari luapan Sungai Simo.

Hal ini disebabkan tersumbatnya aliran sungai di bawah jembatan depan PT Lotus Prima Energi oleh tumpukan sampah.

"Jembatan itu memang tidak ada izinnya (tidak ber-IMB), terlalu rendah, sehingga ketika ada hujan lebat di Pegunungan Muria, sampah mudah menyumbat dan air dari Sungai Simo meluap sampai ke jalan.

Namun, atas koordinasi Wabup, pemilik perusahaan membolehkan jembatan itu untuk dijebol," jelas Haryanto dalam acara Peresmian Jembatan Noto Gung Wedi di desa Pagerharjo, kecamatan Wedarijaksa, Rabu tgl (29/01/20).

Haryanto mengapresiasi pembangunan Jembatan Noto Gung Wedi yang menurutnya konstruksinya tidak menghambat arus Sungai Gung Wedi di bawahnya.

"Memang sebaiknya kalau membuat jembatan jangan hanya lurus, mesti ditinggikan supaya sampah tidak nyangkut, seperti jembatan ini kan tinggi.

Kalau infrastruktur dibangun, dibiayai pemerintah, nilainya cukup besar, tiba-tiba rusak karena bencana, kan, eman - eman, makanya harus diantisipasi," tegas Bupati.

Haryanto kembali mengingatkan warga setempat, yang hidup di bantaran sungai, agar tidak membuang sampah di sungai. 

Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama merawat jembatan yang telah dibangun.

Menurut Kepala Desa Pagerharjo Iwan Harnoto, Jembatan Noto Gung Wedi memiliki panjang 8,35 meter dan lebar 3,05 meter.

"Dengan ketinggian lima meter, jembatan ini tidak mengganggu aliran sungai," ucapnya.

Ia menyebut, pembangunan jembatan yang menghubungkan desa Pagerharjo dengan desa Jontro dan Ngurenrejo ini menghabiskan anggaran Rp 200 juta yang bersumber dari APBD Perubahan Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2019.

"Kami harap, adanya jembatan ini dapat memberi manfaat langsung pada masyarakat, antara lain dalam peningkatan konektivitas dan penghematan waktu perjalanan," imbuhnya. (ROI)
Share:

Resmikan Terowongan Nanjung, Presiden Jokowi : Efektif Kurangi Dampak Banjir di Bandung Selatan

Targethukumonline. Bandung - Presiden Joko Widodo meresmikan terowongan Nanjung yang berada di kawasan hulu Citarum di Curug Jompong, kabupaten Bandung, Jawa Barat pada Rabu, 29 Januari 2020.

Presiden resmikan terowongan Nanjung.

Terowongan "kembar" tersebut menjadi bagian dari instrumen pengendali banjir di sekitar wilayah Sungai Citarum.

Pembangunan terowongan tersebut menjadi salah satu dari sekian banyak pekerjaan besar pemerintah dalam upaya pengendalian banjir yang biasa terjadi di cekungan Bandung. 

Sejumlah instrumen lain seperti proyek floodway Cisangkuy di desa Sukamukti, embung Gedebage, hingga kolam retensi Cieunteung terus dikerjakan dan segera diselesaikan.

"Sistem pengendali banjir di cekungan Bandung ini terdiri atas banyak pekerjaan besar, yaitu normalisasi di hulu sungai, pembangunan embung Gedebage, pembangunan kolam retensi Cieunteung, hingga pembangunan floodway di Cisangkuy," kata Presiden saat memberikan sambutan.

Untuk diketahui, terowongan Nanjung dibangun sebagai solusi untuk mengatasi penyempitan alur Sungai Citarum di titik tersebut akibat kontur berbatu kanal Curug Jompong.

Akibatnya, aliran air dari hulu menuju hilir hingga ke Waduk Saguling di Kabupaten Bandung Barat sering terhambat.

Pembangunan dua terowongan dengan panjang masing - masing 230 meter dan berdiameter 8 meter tersebut diharapkan dapat menanggulangi banjir di sejumlah wilayah, utamanya di sekitar daerah Dayeuhkolot, Baleendah, dan Bojongsoang.

Sebelum adanya terowongan tersebut, luas genangan akibat banjir yang biasa terjadi di sekitar wilayah tersebut bisa mencapai 490 hektare seperti pada tahun 2016 lalu.

Kini, setelah terowongan mulai dioperasikan, luas genangan sebagai dampak banjir dapat dikurangi hingga menjadi 80 hektare.

"Tadi sudah disampaikan Pak Gubernur bahwa tahun ini genangan banjirnya surut sangat drastis dari (luas genangan) 490 hektare menjadi 80 hektare. 

Dari yang dulunya terkena dampak 159 ribu (jiwa) menjadi 77 ribu. Ini juga turunnya sangat drastis," tuturnya.

Meski demikian, Presiden mengatakan bahwa pembangunan sistem pengendali banjir secara menyeluruh di wilayah tersebut masih akan terus dilanjutkan.

Pihaknya akan terlebih dahulu memberikan perhatian penuh bagi penataan wilayah hulu Citarum sebelum beranjak menuju bagian hilirnya.

"Ada satu - dua pembangunan yang ingin kita selesaikan pada tahun ini, yang masih menjadi PR, yaitu satu sodetan dan satu kolam retensi.

Kalau ini sudah bisa diselesaikan insyaallah nanti setelah tahun 2020 banjir yang dulunya selalu terjadi di cekungan Bandung ini insyallah tidak terjadi pada tahun-tahun mendatang," ujarnya.

Di samping itu, Presiden mengharapkan agar pembangunan infrastruktur pengendali banjir ini juga diikuti secara paralel oleh pekerjaan - pekerjaan pendukung lain seperti rehabilitasi lahan, reboisasi, dan lain sebagainya.

"Satu - satu dan memerlukan waktu. Ini kan sudah dikerjakan tiga tahunan sampai tahun ini, nanti kemudian menuju hilirnya.

Memang enggak bisa dikerjakan di hulunya atau hilirnya saja, semuanya dikerjakan baik fisik infrastruktur maupun rehabilitasi lahan, reboisasi, semuanya," ucapnya saat meninjau terowongan tersebut.

Tampak hadir mendampingi Presiden dalam acara peresmian di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, serta dua Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar dan Angkie Yudistia. (ROI)
Share:

Selasa, 28 Januari 2020

Soliditas TNI, Kodim Pati Bersama Forkompimda Tanam 5000 Bibit Mangrove di Pesisir Pantai Kertomulyo

Targethukumonline. Pati - Kegiatan Bhakti Sosial Kodim 0718 Pati penanaman pohon mangrove dipesisir pantai desa Kertomulyo kecamatan Trangkil kabupaten Pati yang diikuti 300 orang dimulai pukul 07.30 WIB, Rabu tgl (29/01/20).

Mangrove dapat mengurangi emisi karbon 4 hingga 5 kali lipat.

Dalam kegiatan penanaman bibit mangrove sebanyak 5000 bibit yang melibatkan TNI, Polri, Dinas Kehutanan, Persit Kodim Pati, karang taruna kabupaten Pati, KOPPI, komunitas mangrove, perangkat desa, dan masyarakat desa Kertomulyo dihaluhui dengan kegiatan apel pagi yang dipimpin oleh komandan Kodim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE.

Turut hadir dalam kegiatan tanam mangrove pada hari ini adalah Bupat Pati H. Haryanto, SH. MM, M.Si, Wakil Bupati Pati H. Saiful Arifin, SE, Kapolres Pati diwakili Kabagren Kompol Budi, Kasdim Pati, Direktur PT eben haezer logam juwana, muspika trangkil, perwakilan Danramil dan anggota, perwakilan Perwira staf Kodim, kepala cabang dinas kehutanan wilayah II, Adm perhutani Pati, kadis lingkungan hidup kabupaten Pati, kepala desa Kertomulyo dan Ketua Persit KCK XXXIX Kodim Pati.

Dalam sambutannya Dandim Pati menyampaikan bahwa Indonesia memiliki mangrove kurang lebih 3,7 juta hektar merupakan yang terluas di asia bahkan di dunia.

Hutan mangrove mempunyai keistimewaan dalam berbagai hal baik dari aspek fisik, ekologi dan ekonomi.

Dari sisi fisik mangrove mempunyai akar yang banyak dan batangnya kokoh sehingga mampu mencegah gelombang tsunami, ombak dan abrasi air laut.

Dari sisi ekologi mangrove mampu berfungsi sebagai filter polusi air dan udara karena dapat tumbuh pada kondisi tanah berlumpur / limbah dan menyerap polutan / asap dari udara.

Mangrove sebagai habitat tempat hidup dan berkembang biaknya berbagai jenis ikan dan biota laut lainya.

Adi juga menjelaskan manfaat mangrove dari sisi ekonomi mangrove menghasilkan kayu untuk bahan bangunan dan arang serta menghasilkan buah atau biji untuk dibuat berbagai panganan serta minuman, kulit pohon mangrove sangat baik untuk bahan baku pewarna batik.

Selanjutnya keberadaan hutan mangrove berpotensi besar untuk dikembangkan menjadi wisata alam.

“Menurut berbagai penelitian hutan mangrove mampu menyerap emisi karbon sebesar 4 - 5 kali lebih besar dari pada hutan di daratan.

Dengan demikian keberadaan hutan mangrove sangat mendukung upaya penurunan emisi gas rumah kaca, dimana dalam program - program pembangunan kementerian kehutanan termasuk didalamnya pengelolaan,” ucap Letkol Adi.

“Pada kesempatan ini tak lupa saya mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya atas peran dari Kepala Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II, Bupati Pati selaku pemerintah daerah, Kapolres Pati dan jajarannya, kepala dinas lingkungan hidup kabupaten Pati, Adm. Perhutani kab. Pati, Muspika kec. Trangkil, Pimpinan PT Eben Haezer Logam Juwana, kepala desa Kertomulyo dan seluruh warganya yang bersinergi bahu membahu untuk mensukseskan acara penanaman penghijauan pohon mangrove kali ini,” imbuh Adi.

Setelah kegiatan apel pagi dilanjutkan gerakan tanam mangrove bersama Bupati, wakil Bupati, Dandim Pati, tak ketinggalan Ketua Persit KCK Cabang XXXIX Kodim pati Ny.Iing Adi ilham Zamani  bersama anggota persit juga terjun langsung ke pantai yang berlumpur sehingga tak jarang para pimpinan di tingkat kabupaten Pati dan ibu - ibu harus bersusah payah kaki terbenam lumpur hingga kedalaman lutut orang dewasa di pantai desa Kertomulyo kecamatan trangkil Pati.

Bupati Pati H. Haryanto, SH, M.M M.Si dalam kesempatan tersebut juga mengajak kepada masyarakat untuk bersama - sama menanam mangrove untuk kelestarian alam dan sebagai warisan anak cucu kelak dikemudian hari. (ROI)
Share:

Sinergitas Cipta Kondusif, Kapolres Jepara Bertemu Dengan Tokoh Agama

Targethukumonline. Jepara - Bertempat di aula Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jepara
Kapolres Jepara AKBP Nugroho Tri Nuryanto, S.H., S.I.K., M.H, didampingi seluruh pejabat utama Polres Jepara,
jalin silaturahmi dengan pimpinan daerah Muhammadiyah Jepara, Selasa tgl (28/01/20).

Pertemuan beberapa tokoh agama & masyarakat untuk bersinergi ciptakan kondisi yang aman.

Hadir dalam pertemuan tersebut ketua PDM K.H. Fachrurrozi, SE, beserta jajarannya.

Sebagai pejabat baru dilingkungan polres jepara, Kapolres memperkenalkan diri sekaligus mengajak peran serta ketua Muhammadiyah selaku tokoh agama untuk membantu Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Jepara.

Kapolres Jepara juga berharap peran serta tokoh agama dapat memberi himbauan kepada umat untuk tetap menjaga silaturahmi antar umat beragama, menjaga sikap toleransi serta agar dalam penyampaian ceramah agama ataupun tausiyah yang dilaksanakan dapat disisipkan pesan kamtibmas untuk mencegah terjadinya kenakalan remaja maupun bahaya pengaruh radikalisme.

Ketua PDM dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kapolres jepara, kami segenap jajaran muhammadiyah siap bersinergi dan bekerja sama dengan Polres Jepara untuk ikut serta ciptakan jepara aman dan kondusif.

Diakhir acara Kapolres memberikan cinderamata kepada ketua PDM sebagai simbol tali silaturrami dengan Polres Jepara. ($.aries)
Share:

Cek Kelengkapan Administrasi, Kasdim Tulungagung Pimpin Pelaksanaan Pemeriksaan Kendaraan

Targethukumonline. Tulungagung - Kodim 0807 Tulungagung gelar pemeriksaan kendaraan bermotor baik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi yang dipakai oleh para anggota.

Kasdim cek kendaraan bermotor kelengkapan surat.

Kegiatan tersebut digelar di halaman Makodim Tulungagung Jl. Jaksa Agung Suprapto No 17 Kelurahan Kampungdalem kecamatan Tulungagung kabupaten Tulungagung Jawa Timur, Selasa tgl (28/01/20).

Pemeriksaan kendaraan ini dimaksudkan untuk menjaga kedisiplian anggota terutama dalam berkendara.

Kepala Staf Kodim Tulungagung Mayor Inf Muji Wahono memimpin langsung pelaksanaan kegiatan.

Dalam pelaksanaannya, Kasdim didampingi Pasi Intel dan Pasi Log Kodim 0807 Tulungagung serta para anggota Staf Intel, Staf Log dan Provost Kodim.

Kasdim menuturkan bahwasanya pelaksanaan pemeriksaan administrasi kendaraan bermotor tersebut merupakan program rutin Kodim 0807 Tulungagung.

Selain itu juga untuk mengecek kelengkapan administrasi para anggota Kodim Tulungagung dalam berkendara.

Seperti yang diketahui bahwa kelengkapan administrasi diri dan kendaraan merupakan salah satu cermin kedisiplinan prajurit dalam mematuhi peraturan yang berlaku.

"Kegiatan ini merupakan program rutin guna mengingatkan kepada seluruh anggota akan kelengkapan administrasi maupun kendaraan yang dimiliki," ungkap Kasdim.

Dengan adanya kelengkapan administrasi berkendaraa dan kondisi kendaraan yang baik, para anggota diharapkan mampu menjadi contoh dalam mematuhi hukum tata tertib maupun disiplin berlalulintas. (Abrori)
Share:

Tandatangani MoU, Bupati Haryanto Soroti Dampak Keterlambatan Pembayaran Listrik

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto hari ini menandatangani perjanjian kerjasama dengan PT PLN UP3 Kudus dan RS Mitra Bangsa di ruang Penjawi Setda Pati, selasa tgl (28/01/20).

MoU antara PLN UP3 kydus & RS Mitra Bangsa.

Adapun maksud ditandatanganinya MoU antara Pemkab dan PT PLN UP3 Kudus tersebut ialah untuk meningkatkan kerjaasama dalam rangka pemungutan dan penyetoran pajak penerangan jalan serta pembayaran rekening listrik pemerintah daerah.

Sedangkan untuk kerjasama antara Pemkab dengan RS Mitra Bangsa ialah untuk optimalisasi pelayanan publik di bidang kesehatan.

"Maksudnya ialah, sebagai landasan kerjasama untuk mengakomodir kepentingan maupun hak dan kewajiban dalam hal pelayanan publik di bidang kesehatan kepada masyarakat Kabupaten Pati", imbuh Bupati.

Dalam kesempatan tersebut Haryanto juga mengatakan, bahwa adanya kerjasama dengan PT PLN ini dimaksudkan untuk menjamin kelancaran penerimaan pendapatan Asli Daerah Kabupaten Pati yang berasal dari Pajak Penerangan Jalan.

Selain itu juga untuk melakukan pengawasan dan penertiban Penerangan Jalan Umum (PJU) yang tidak resmi.

"Dan juga untuk meningkatkan efisiensi pembayaran rekening listrik Pemkab Pati melalui meterisasi PJU", imbuhnya.

Menurut Bupati, beberapa waktu lalu, pihaknya juga diminta tolong untuk membuat pernyataan secara tertulis terkait batas akhir pembayaran listrik setiap bulannya yaitu tanggal 20.

"Lha itu pemahaman masyarakat bahwa lewat tanggal sekian, maka listrik akan diputus selama satu bulan. 

Itu saya malah dimarahi warga karena tak ada pemberitahuan", keluhnya.

Oleh karena itu dalam kesempatan ini, Bupati mengimbau kepada pihak terkait yakni PT PLN, agar apabila terjadi kasus - kasus seperti itu, supaya dilakukan pemberitahuan terlebih dahulu, tujuannya agar dapat mengurangi banyaknya keluhan.

"Sebab ada warga yang memiliki urusan di luar daerah beberapa hari, dan pulangnya terjadi masalah demikian. Itu seringkali terjadi.

Makanya ada yang komplain ke saya, bahwa pernyataan yang saya buat, digunakan legitimasi bagi pihak terkait untuk melakukan pemutusan listrik", jelas Haryanto.

Bupati berharap agar hal semacam ini dapat dikomunikasikan dengan baik agar tidak timbul masalah - masalah yang lain.

"Terlebih bahwa saat ini ada program Indonesia Terang, yaitu dalam rangka memberikan bantuan dengan memanfaatkan tenaga surya. Semoga ini nanti dapat terealisasi di kabupaten Pati", lanjutnya.

Ia pun menyampaikan bahwa baik PT PLN UP3 Kudus maupun RS Mitra Bangsa dapat menjalin koordinasi dengan dinas terkait.

"Misalkan PT PLN dengan DPUTR sedangkan RS Mitra Bangsa yang ada urusannya dengan data kependudukan berkoordinasi dengan Disdukcapil Pati", pungkasnya. (ROI)
Share:

Dari Pelatihan Batik, Wabub Harapkan Muncul Inovasi Batik Khas Pati

Targethukumonline. Pati - Wakil Bupati Saiful Arifin membuka pelatihan membatik tulis berbasis kompetensi onsite angkatan 1 yang dilaksanakan di pusat produksi sekaligus Wisata Edukasi Batik Pati Jalan Sunan Ngerang desa Langgenharjo, kecamatan Juwana, kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Diklat diharapkan mampu memberikan corak tersendiri.

Diklat ini diselenggarakan oleh Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Rajasa dan berlangsung tanggal 27 Januari - 13 Februari 2020.

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin menyambut baik penyelenggaraan diklat ini. 

Ia menyebut, selama ini batik identik berasal dari Solo dan Pekalongan.

Penyelenggaraan diklat batik disini, menurutnya, dapat menunjukkan bahwa sebetulnya Pati juga memiliki sentra batik, khususnya di Juwana dan Tambakromo.

"Pelatihan ini memang diadakan di daerah penghasil batik, karena masing - masing diharapkan bisa saling memberikan satu inovasi atau memberikan satu marketing yang baik, jika sudah bisa menguasai produk bisa lebih maksimal dalam penjualannya," ujar Wabup yang biasa disapa Safin itu.

Kepada para peserta Safin berpesan untuk fokus pada materi pelatihan, sehingga nantinya bisa meningkatkan kualitas batik yang dihasilkan. 

Ia mengungkapkan akan percuma pelatihan seperti ini apabila tidak fokus dalam mengikuti pelatihan.

"Saya berharap bukan program pelatihan batik saja, tetapi program pelatihan lain dari pusat bisa dibawa ke Pati.

Program seperti ini tinggal kita arahkan sesuai bidang yang diinginkan seperti bidang pertanian, peternakan dan lainnya," harap Safin.

Dengan pelatihan ini, Wabup juga berharap sentra produksi di Pati semakin bertambah.

Sementara itu Kepala Seksi Penyelenggaraan Diklat BDI Jakarta, Tedy Hermawan mengatakan kegiatan ini diikuti 50 peserta.

"Ini merupakan diklat 3 in 1, meliputi pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja", jelasnya.

Tedy juga mengatakan seluruh peserta berasal dari Pati, khususnya berasal dari lingkungan sekitar pengusaha. 

"Sebab, banyak pengusaha batik yang agak kesulitan mencari pengrajin, sehingga terbatas kapasitas produksinya. 

Dengan banyaknya pengrajin di sekitar pengusaha, akan memudahkan mereka ketika mendapat order besar", pungkasnya. (ROI)
Share:

Minggu Militer Kodim Pati Laksanakan Ketahanan Mars dan Latihan Dasar Militer

Targethukumonline. Pati - Ratusan Prajurit dari Kodim 0718 Pati hari selasa pagi mulai pukul 07.30 WIB melaksanakan kegiatan Minggu Militer dengan materi Ketahanan Mars yang  mengambil lokasi di desa Soneyan kecamatan Margoyoso kabupaten Pati, (28/01/20).

Ketahanan Mars & latihan dasar dasar militer sebagai penyegaran olah keprajuritan.

Pelaksanaan apel pagi yang dipimpin oleh Pasi Ops Kodim 0718 Pati Lettu Kav Budi Karyadi, SE menyampaikan, bahwa dalam pelaksanakan kegiatan hansmars ini mari kita laksanakan dengan rasa senang dan ikhlas agar terasa ringan serta dapat menyehatkan,” terangnya.

“Sebelum kita melaksanakan kegiatan apabila ada yang sakit jangan dipaksakan dalam pelaksanaanya, silahkan periksa tensi darah kepada Tim kesehatan lapangan dari Dinas kesehatan Tentara Rumah sakit Marga Husada Pati yang nanti akan selalu mengawal kita,” ucap Budi.

Setelah diadakan gerakan pemanasan yang dipimpin oleh Sertu Handik dari staf Ops Kodim Pati, Ketahanan Mars ahirnya diberangkatkan dari titik start di lapangan sepak bola desa Soneyan oleh Kepala Staf kodim 0718 Pati Mayor Inf Much. 

Sholihin, S.Ag, M.Si bersama Muspika Margoyoso dan kepala desa Soneyan Margoyoso yang menempuh jarak 8 km menyusuri jalan dan perkebunan ketela serta hutan disekitar desa Soneyan.

Tidak hanya memberangkatkan ketahanan mars saja, dalam kesempatan tersebut Kasdim bersama muspika Margoyoso juga mengikuti kegiatan tersebut mulai dari start sampai finish di lapangan desa Soneyan Margoyoso.

Diahir kegiatan, Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE juga turut hadir dalam kegiatan yang diikuti oleh 250 Prajurit Kodim Pati serta dari Ikatan Keluarga Pencak Silat Indonesia (IKPSI) Kera sakti sebanyak 15 orang yang turut mengikuti kegiatan tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Muspika Margoyoso, kepala desa Soneyan yang telah membantu serta menyediakan tempat dalam pelaksanaan kegiatan Hansmars,” imbuhnya.

“Mohon maaf tadi tidak dapat mengikuti kegiatan hanmars karena pagi tadi ada undangan pemusnahan miras yang dilaksanakan dihalaman Pendopo Kabupaten Pati,” ucap Adi.

“Saya mengingatkan kepada seluruh Prajurit bahwa kegiatan Minggu Militer yang sudah terjadwal setiap minggu terahir dalam setiap bulan, bertujuan untuk mengingatkan kepada kita kembali tentang dasar - dasar militer mulai dari PBB, PPM, PDG maupun PUDD dan juga ada kegiatan fisik yang kirannya bisa menyehatkan kita semua, dan saya mengucapkan terimakasih tadi saya lihat sudah dilaksanakan dengan baik , dilaksanakan penuh gembira dan semangat,” terang Dandim. (ROI)
Share:

Blog Archive