Senin, 06 Januari 2020

Anak Hilang Tiga Hari Ditemukan Meninggal di Tepian Sungai

Targethukumonline. Jepara - Setelah sempat dikabarkan hilang selama tiga hari, Jefri Ahmad Fatir (11th) Kelas 4 Sd, Desa Buaran Rt 03 RW 01 kec. Mayong Jepara di temukan dalam keadaan telah meninggal dunia saat bermain ditepian sungai.

Almarhum Jefri Ahmad Fatir.Dok/TH.

Diketahui Jum’at, 03 Januari 2020 korban sepulang bermain bersama temanya sekitar pukul 15.30 WIB berpisah di depan masjid Buaran Kedungombo, karena menjelang malam korban belum juga pulang kemudian pihak keluarga menanyakan kepada teman korban namun menurut keterangan teman - teman korban setelah berpisah tidak diketahui lagi keberadaannya, semalam keluarga sudah melakukan pencarian namun hasilnya masih nihil.

Namun pada jumat sore warga sekitar sungai Sabrangan sebelah Utara Desa Jatisari, Nalumsari, Jepara menemukan sendal, baju dan celana milik anak tersebut, kemudian diserahkan kepada keluarga pagi ini Sabtu  04 Januari 2020 sekitar pukul 08.30 WIB.

Kemudian pihak BPBD kab. Jepara segera melakukan pencarian dilokasi yang diduga anak tersebut hilang, namun sampai sore belum bisa menemukan anak tersebut, karena cuaca yang tidak mendukung maka pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB.

Kemudian paginya, minggu, 05 januari 2020 mulai pukul 06.00 WIB tim SAR gabungan bekerja kembali mencari keberadaan anak tersebut.

Dengan sangat teliti tim SAR gabungan berusaha menyisir tiap jengkal sungai, namun hingga malam ternyata pencarian masih nihil, belum berhasil menemukan Jefri Ahmad Fatir.

Pada hari Senin, 6 Januari 2020, proses pencarian di hari ke-3 di mulai pukul 08.00 WIB, dengan menerjunkan 50 personil tim SAR Gabungan yang terbagi dalam 3 SRU.

Dan akhirnya setelah Tim berjuang, tepat pada pukul 10.25 WIB, korban ditemukan oleh tim SRU 2 kurang lebih berjarak 2 KM dari Bendung rombong yang terletak di desa Jatisari Nalumsari Jepara.

Korban ditemukan di bibir sungai di antara sampah eceng gondok di bawah rumpun pohon bambu dalam kondisi meninggal dunia.

Selanjutnya korban dibawa kerumah duka oleh Tim SAR Gabungan, untuk dilakukan visum Tim kesehatan DKK.
($.Budi)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive