Sabtu, 04 Januari 2020

Do'a Umi Untuk Anakmu Yang Tersayang Ini

Targethukumonline. Jendela Hati - Ibu... sepenggal kalimat yang selalu kurindukan di lubuk hatiku yang paling dalam, hari ibu telah lewat bulan lalu namun kasih dan sayangmu takkan pernah tergantikan sepanjang masa, mungkin juga sepanjang hidup ku, selalu terselip wajahmu dan senyuman mu ibu, (05/01/20)

Ibu kasih sayang Mu takkan pernah tergantikan.

Mungkin terasa sepiiiiiiiiiiii hidup ini tanpa belaian kasih sayang Mu, seperti malam tanpa bulan purnama, seperti siang tanpa sinar matahari, karena engkaulah matahariku dan cahaya hidupku.

Ibu maafkan anakmu ini yang masih bandel dan kurang tawadhu kepada Mu, hari ini kita masih bersama menikmati keindahan dunia ini, saling bercanda dan tawa bersama, selama takdir masih bersama ku ingin berpegangan erat pada ibu.

Hanya do'a lah yang bisa kusematkan setiap sepertiga malam agar kita selalu diberikan kesehatan sampai umur menua nanti, perih dan getir seorang perjuangan ibu lah yang dapat membesarkan putra-putrinya agar kelak hidup bahagia.

Ibu jangan pernah marah dan meneteskan air mata dalam khusyuk do'a Mu, aku tahu akan semua nya, akan cibiran para tetangga, darimu lah kesabaran dan keikhlasan tentang hidup ini adalah sebuah proses akan getir pahitnya kehidupan ini.

Senyum lah ibu biarlah derita ini aku yang tanggung, walau kadang kala tak terasa air mata pun mengalir di pipi... jangan lagi ada derita dalam kalimat Mu ibu, anakmu akan terus berjuang demi kebahagiaan Mu.

Biar lah rindu ini kan menepi, seperti alunan sholawat dan tasbih dalam hembusan dzikir Mu, sehat selalu ibu hanya bekal do'a yang bisa kupanjatkan dalam hari hariku, anakmu yang selalu menyusahkan Mu, aku sayang kepada Mu ibu.

Aku tahu takkan terputus kasih dan sayang Mu kepada ku, biarkanlah orang lain yang menilai akan kebahagiaan yang tak pernah pudar ini, Umi...umi... peluklah anakmu ini. (Wulan)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive