Sabtu, 29 Februari 2020

Disambut Rintik Hujan, 850 Peserta Le Velo de Pati Jelajahi Alam

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto bersama Wakil Bupati Saiful Arifin dan Forkopimda Pati melepas keberangkatan peserta Le Velo de Pati di alun- alun Pati, Minggu tgl (01/03/20).

Ayo genjot terus, sehat bersama Le Velo de Pati.

Le Velo de Pati merupakan event balap sepeda jelajah Pati diikuti oleh 850 peserta baik dari lokal Pati maupun luar daerah, dengan mengambil start di alun alun Pati pukul 06.15 WIB.

Sebelum melepas peserta Bupati mengucapkan selamat datang bagi para peserta Le Velo. 

Ia mengatakan, meskipun disambut rintik hujan namun menurutnya adalah berkah. 

Bupati pun optimistis hujan tak akan menjadi persolaan dalam event besar ini.

"Insya Allah tidak ada persoalan, awal kita disambut hujan rintik pertanda bahwa alam di kabupaten Pati bersahabat, semoga saja nanti tidak ada hujan," ujarnya.

Bupati mengatakan, selain berolahraga event ini juga dapat dijadikan peserta untuk berekreasi.

Dengan memanfaatkan waktu menikmati wisata alam di Kabupaten Pati, 118 km sepanjang rute peserta bisa temukan wisata alam yang cukup bagus maupun wisata kuliner setempat.

"Terima kasih kepada peserta yang telah datang dari berbagai daerah ikut menyemarakkan event Le Velo ini, baik komunitas sepeda, TNI Polri maupun masyarakat, terima kasih dan hormat saya kepada alumni SMA Negeri 1 Pati sebagai penyelenggara," tuturnya.

Jarak tempuh rute Le Velo de Pati adalah 118 km dengan melintasi 11 kecamatan dan 88 desa.

Para peserta bisa berhenti di beberapa titik cek point diantaranya kantor Camat Juwana, parkir lapangan sepak bola Safin FC desa Mojoagung, juga waduk gunung rowo.

Para peserta Le Velo de Pati usai jelajah wilayah Kabupaten Pati bisa mencapai garis finish di halaman stadion joyo kusumo antara jam 10.00 hingga pukul 11.00 WIB siang. (ROI)
Share:

Viraall, Azizah Menemukan Penangkal Virus Corona

Targethukumonline. Jakarta - Pecinta musik dangdut di tanah air, mungkin sudah tidak asing lagi dengan nama AZIZAH Maumere, wanita cantik kelahiran Maumere 6 November 1997 yang punya banyak prestasi wanita jebolan kompetisi pencarian bakat KDI dan D'Academy, Sabtu tgl (29/02/20).

Azizah menggoyang virus Corona.

Kali ini Azizah hadir dengan membawa penangkal Virus Corona yaitu "Bukan Virus Corona".

Sebuah single lagu yang dapat membuat semua orang bergoyang dan bernyanyi jika mendengarkannya.

Penyuka segala jenis makanan ini, mengaku tertantang membawakan lagu yang di tulis oleh Bagas You ini.

"Saat itu aku di tawari untuk membawakan lagu ini, yang bikin aku tertantang karena aransemen lagunya gabungan genre pop, dangdut, koplo, dan juga reggae," kata wanita cantik yang dari kecil sudah bercita cita jadi artis ini.

Aransemen lagu ini digarap apik oleh Gilang RK, seorang arranger bertangan dingin.

Lagu Bukan Virus Corona sendiri bercerita tentang ketulusan cinta seseorang kepada kekasihnya yang di gambarkan tidak seperti virus corona yang mematikan, melainkan ketulusan cinta yang selalu memberikan kebahagiaan.

Azizah yang sempat menjadi idola di ajang KDI & D'Academy, membawakan lagu ini dengan enerjik dan penuh penjiwaan yang luar biasa, seluruh pesan dari lagu tersebut, tersampaikan dengan baik dan bisa di tonton di youtube.

Lagu Bukan Virus Corona sendiri di produksi oleh MusikQu Entertaiment, dan di bawah management artis Pelangi Enterprises, Azizah sudah memberikan warna di industri musik tanah air, semoga karyanya bisa diterima pecinta musik Indonesia. (EKO)
Share:

Ringankan Derita Warga Kerawang Yang Terkepung Banjir, Kodim Pati Kirimkan Bantuan

Targethukumonline. Pati - Bencana banjir yang melanda 14 Kecamatan di wilayah kabupaten Karawang Jawa Barat saat ini mengundang empati dari berbagai pihak karena mengakibatkan penderitaan warganya yang sampai saat ini tercatat sudah ribuan orang yang mengungsi, Sabtu tgl (29/02/20).

Sesaat setelah penyortiran terkumpul 20 karung.

Karawang yang merupakan salah satu lumbung padi di Provinsi Jawa Barat ini mengalami bencana banjir terparah dikarenakan hampir separo wilayah ini terkepung oleh air yakni sebanyak 14 dari 30 kecamatan di Karawang.

Inilah yang membuat Kodim 0718 Pati sehingga tergerak untuk membantu para korban banjir dengan mengirimkan bantuan berupa pakaian layak pakai untuk orang dewasa dan anak - anak, pembalut wanita serta untuk kebutuhan untuk balita.

Ditemui media, Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE menyampaikan bahwa pengiriman bantuan tersebut berasal dari anggota Kodim Pati dan para donatur di Kabupaten Pati yang dikoordinir oleh Kodim.

“Hari ini kita akan mengirim bantuan berupa pakaian layak pakai, pembalut wanita serta kebutuhan untuk balita kepada saudara kita di kabupaten Karawang Jawa Barat yang saat ini terkena bencana banjir,” terangnya.

“Terimakasih kepada seluruh anggota Kodim Pati dan para donatur yang telah menyumbangkan pakaian layak pakai serta kebutuhan lainnya, semoga bantuan ini dapat bermanfaat,” kata Dandim.

Perwira Seksi Teritorial Kodim Pati Kapten Inf Kusmiyanto selaku koordinator kegiatan menambahkan, “untuk bantuan yang rencana hari ini kita kirim akan kita salurkan melalui Kodim 0604 karawang, sedangkan penyaluran kepada korban banjir teknisnya akan diatur oleh pihak kodim setempat,” tuturnya.
 
Kegiatan penyortiran serta pengemasan pakaian layak pakai yang dilaksanakan hari ini oleh para prajurit serta Persit yang dipimpin langsung oleh ketua Persit cabang XXXIX Kodim Pati Ny. Iing Adi Ilham Zamani terkumpul sebanyak 20 karung atau paket yang rencana akan disalurkan melalui kodim 0604 karawang hari ini. (ROI)
Share:

Joko Prakoso Terpilih Sebagai Ketua PPD Kab. Jepara Periode 2020 - 2025

Targethukumonline. Jepara - Bertempat di restouran maribu, Paguyuban Pamong Desa (PPD) menyelenggarakan musyawarah daerah, dalam acara tersebut Joko Prakoso Petinggi desa Banyu Putih kecamatan Kalinyamatan kabupaten Jepara terpilih menjadi ketua Paguyuban Pamong Desa (PPD) baru periode 2020 - 2025, Sabtu tgl (29/02/20).

Joko Prakoso terpilih sebagai ketua PPD kab. Jepara.

Hadir dalam acara tersebut, PLT Jepara Dian Kristiandi, Polres diwakilkan, Disospermades, Kodim dihadiri oleh Kasdim 0719 Jepara Mayor Inf Nurul Chabibi, SH., dan kepala desa se- kabupaten Jepara.

Joko Prakoso dalam kesempatannya mengatakan mengajak untuk selalu berkoordinasi, dan berjanjinya untuk mempersatukan petinggi di Jepara, sekaligus mengajak seluruh petinggi untuk bersama - sama bergandeng tangan demi terciptanya kesepahaman antar petinggi, menyatukan visi misi dan arah pandang ke depan.

Guyub rukun saling bergotong royong semua dibicarakan secara kekeluargaan dan segala beban menjadi beban bersama.

Petinggi adalah pelayan masyarakat jadi mengutamakan kepentingan masyarakat diatas kepentingan pribadi, dalam hal membangun desa.

Kita harus merangkul masyarakat dan ciptakan kondusifitas sehingga masyarakat itu merasa diperhatikan, dilayani serta merasa aman dalam menjalakan aktifitasnya.

Petinggi harus mengajarkan kemandirian kepada warga, dan juga mengharap masyarakat agar sigap dan tanggap akan segala kebijakan dan peraturan pemerintah dan undang undang, seperti taat pajak, menjaga kebersihan lingkungan, toleransi dan saling perduli antar warga.

Joko juga menegaskan "bahwa antar petinggi harus selalu terjalin komunikasi dan koordinasi, antara Media, LSM, dan lain lain kita jadikan satu, kita kerja sama membangun Jepara, tidak ada kekuatan tanpa persatuan jadi janganlah kita merasa tidak membutuhkan teman dan merasa sudah kuat.

Untuk membangun Jepara tidak mungkin mengandalkan salah satu desa atau petinggi tetapi perlu kebersamaan dan kekompakan, saling bahu membahu dan bergotong royong agar kelemahan salah satu akan terbantu dengan yang lain, yang lemah kita kuatkan yang jatuh kita bangkitkan yang sakit kita kasih semangati, jadi saling bergandeng tangan sehingga kita kuat dan mampu membangun jepara ke depan akan lebih baik dan maju.

Kita harus siap menjawab tantangan sekarang, dalam hal transparansi yang bersih dan akuntabel.

Kota yang maju adalah jika rakyatnya makmur, dan kita mulai dari desa kita masing masing, terang beliau "sekali lagi saya butuh bantuan dan kerja samanya agar cita cita Jepara makmur bisa terwujud diantaranya melalui kesatuan dan kekompakan kita semua," imbuh, Joko Prakoso ketua terpilih Persatuan Pamong Desa Jepara. (J-Team)
Share:

Berikan Bantuan Masker, Bupati Haryanto Tegaskan Tak Ada TKI Asal Pati Terjangkit Corona

Targethukumonline. Pati - Sebagai bentuk antisipasi terhadap virus COVID - 19 atau yang dikenal virus corona, Pemkab Pati hari ini memberikan bantuan masker untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan, Sabtu tgl (29/02/20).

Bantuan masker 6.660 sefseg dikirim ke Taiwan.

Penyerahan masker tersebut dilakukan di ruang pringgitan pendopo kabupaten Pati oleh Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) kabupaten Pati, Tri Hariyama kepada Bupati Pati Haryanto.

Ditemui usai penyerahan bantuan masker tersebut, Bupati Pati Haryanto mengatakan bahwa masker yang akan dikirimkan sebanyak 6.660 yang terbagi menjadi sekitar 133 kardus.

"Memang cukup kesulitan mencari masker sebanyak ini. Namun jika dirasa kedepan ada kekurangan, kami pun akan berupaya untuk mengirim kembali.

Sehingga, ini bentuk pencegahan yang saat ini bisa kami lakukan, yaitu melalui bantuan masker ini", tutur Haryanto.

Menurut Bupati, hingga saat ini para tenaga ahli dan tenaga medis masih terus melakukan pendeteksian serta upaya penyembuhan terhadap virus tersebut.

"Oleh karena itu saya berpesan kepada warga saya yang di luar negeri agar berhati - hati, apabila hal tersebut beresiko jangan dilakukan.

Sedangkan apabila dilarang ya jangan dilanggar. Atas hal tersebut pula, sebanyak 22 negara pun belum diperkenankan melaksanakan ibadah umroh.

Meski awal Maret 2020 sudah  diperkenankan kembali", jelasnya.

Bupati juga menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan adanya Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Pati yang terjangkit virus corona.

"Meskipun demikian, memang timbul kekhawatiran sebab selain pendeteksiannya yang tidak mudah, daya tahan fisik yang lemah pun bisa menjadi faktor tertularnya virus", ujarnya.

Menurut Bupati, warga Pati yang di Taiwan cukup banyak, ada sekitar 2.400-an. "Apabila masker sebanyak 6.660 ini dibagi ya kurang lebih per orang hanya mendapat dua saja", tuturnya.

Bupati pun menekankan bahwa untuk mendapatkan masker dalam jumlah besar, bukanlah terkendala dalam masalah anggarannya, namun pengadaan barangnya yang tidak mudah.

"Tapi ketika kemarin saya mengikuti rapat koordinasi Paguyuban PMI Wilayah 1 Jateng, Ketua Umum PMI Jusuf Kalla telah memesan masker sebanyak 50 juta.

Apabila bantuan masker kita pada warga Pati yang di Taiwan kurang, akan saya upayakan untuk mendapat bantuan dari PMI Provinsi", pungkasnya. (ROI)
Share:

Jumat, 28 Februari 2020

Tak Hanya Larang Kantong Plastik di Toko Modern, Bupati Haryanto Ajak Masyarakat Bawa Tumbler

Targethukumonline. Pati - Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2020, Bupati Pati Haryanto dan Wakil Bupati Saiful Arifin mengikuti kegiatan Gerakan Pungut Sampah dan Penanaman Mangrove di Pantai Kertomulyo, kecamatan Trangkil, Jumat tgl (28/02/20).

Gerakan pungut sampah dan penanaman bibit mangrove di pantai Kertomulyo.

Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama sejumlah pihak, yakni Pemerintah Kabupaten Pati, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, BP DASHL Pemali Jratun, TNI-Polri, PT Misaja Mitra, serta masyarakat.

Dalam kegiatan pungut sampah, terkumpul sampah seberat 700 kilogram. Adapun jumlah bibit mangrove yang ditanam ada sekitar lima ribu.

Bupati Pati Haryanto mengatakan, mayoritas sampah yang terkumpul ialah sampah plastik.

Karena itu, ia berharap kegiatan ini menjadi motivasi untuk mengurangi sampah plastik.

“Mari bersama - sama kita berupaya mengurangi sampah plastik, salah satu caranya, setiap ada kegiatan kita membawa tumbler (tempat minum) sendiri,” ujar Haryanto.

Ia menegaskan, persoalan sampah plastik ini juga menjadi perhatian serius bagi Pemkab Pati.

Oleh karena itu, pihaknya sudah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) yang melarang penggunaan kantong plastik di toko - toko modern.

“Paling tidak, ini jadi upaya melestarikan lingkungan alam yang ada,” tutur dia.

Haryanto optimistis, kesadaran masyarakat Pati untuk menjaga lingkungan kian meningkat. Hal ini ditunjukkan dengan mulai maraknya kegiatan menanam mangrove di wilayah pesisir.

Selain itu, lanjut dia, di Pati, kegiatan pungut sampah dalam rangka memperingati HPSN 2020 ini tidak hanya dilaksanakan di Pantai Kertomulyo, melainkan juga di berbagai daerah lain di seluruh kabupaten Pati.

Sementara, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Provinsi Jawa Tengah Peni Rahayu yang hadir mewakili Gubernur Ganjar Pranowo menegaskan, persoalan sampah sejatinya merupakan tanggung jawab personel.

“Sampah yang ada di sekitar kita, mulanya adalah sampah rumah tangga. Berasal dari diri kita sendiri,” ucap dia.

Ia berharap, masyarakat bisa membiasakan perilaku mengurangi sampah plastik.

“Paling tidak, ibu - ibu PKK, ibu - ibu RT, kalau selama ini biasa pakai air kemasan plastik gelas, tinggalkan kebiasaan itu. 

Kemudian, kalau belanja ke pasar bawa keranjang belanja sendiri,” ungkapnya.

Dalam hal penanganan sampah plastik, lanjut Peni, dirinya mengapresiasi kebijakan bupati yang melarang penggunaan kantong plastik di toko modern. (ROI)
Share:

Wisata Kali Bening, Sorga Tersembunyi di Desa Tanjung Kab. Jepara

Targethukumonline. Jepara - Wisata Kali Bening sorga tersembunyi di kawasan wisata Jepara saat ini, wisata satu ini cukup diminati oleh masyarakat kota Jepara baik wisatawan lokal domestik maupun dari luar kota, baik dari kudus, pati, demak dan sekitarnya, Jum'at tgl (28/02/20).

Destinasi wisata Kali Bening ramai dikunjungi oleh para wisatawan lokal.

Wisata kali bening identik dengan alur aliran sungai dengan air cukup bening dan deras dengan pemandangan alam pegunungan maupun hamparan sawah yang menghijau menjadi objek yang cukup menarik sejuk di pandang mata.

Kali Bening sendiri cukup dekat dari kota terletak di dukuh Ngrebo desa Tanjung kecamatan Pakis Aji kabupaten Jepara, jika perjalanan dari kota cukup setengah jam atau dari kec. Pakis Aji desa Prajan yang ada simbol Gong Perdamaian Dunia hanya berjarak sekitar 10 menitan.

Pengunjung masuk ke lokasi wisata dengan tiket dikenakan biaya per orang hanya 5000 rupiah, harga yang cukup terjangkau buat kantong masyarakat yang ingin menikmati Kali Bening dengan fasilitas kolam renang yang hampir mirip dengan wisata Umbul Mulyo di Bandungan.

Tersedia juga warung atau kedai kopi yang ada di sekitar tempat wisata dengan harga yang cukup terjangkau dengan aneka gorengan dan jajanan lainnya.

Salah satu warung milik bu Ngatriah dengan kedai kopi winong menjadi tempat favorit untuk sekedar nongkrong dan menikmati secangkir kopi khas winong kopi lokal dengan rasa yang tak kalah dengan kopi Starbucks.

Juga banyaknya komunitas alam maupun komunitas trader Mashadi Fx yang baru kopi darat sambil menikmati pemandangan alam dan air terjun tersebut, sekedar untuk nongkrong dan membahas perkembangan para trader yang ada di Muria Raya.

Komunitas trader Mashadi Fx kopi darat semuria raya.

Adalah wisata Kali Bening yang dikelola oleh pemilik Amin Ayaubi menjadi sorga tersembunyi dan destinasi wisata air terjun yang fenomenal saat ini di kota Jepara khususnya. (Hadynata)
Share:

Kamis, 27 Februari 2020

Didukung Sistem Online, Permudah Masyarakat Bayar Pajak

Targethukumonline. Pati - Pemerintah kabupaten Pati terus berupaya meningkatkan kesadaran para wajib pajak untuk membayar kewajibannya demi kelangsungan pembangunan, Kamis tgl (27/02/20).

Aplikasi Pajak'e Go menjadi solusi tepat guna untuk pelayanan pajak online.

Salah satunya dengan memanfaatkan teknologi IT, seperti pelayanan pajak di kabupaten Pati melalui aplikasi Pajak'e-Go oleh BPKAD.

Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pati Suharyono saat menghadiri Taxpayer Gathering di Hotel New Merdeka.

Tak hanya aplikasi untuk membayar pajak secara online, bahkan untuk pembayaran berbagai transaksi di OPD, Pemkab Pati sudah dilakukan dengan sistem online.

"Sudah dua tahun transaksi non tunai dengan sistem online di Kabupaten Pati sudah berjalan dan alhamdulillah baik pendapatan maupun pembayaran belanja sudah dilaksanakan secara non tunai," jelas Sekda di acara yang juga dihadiri Bupati Rembang, Kepala Kantorr Wilayah DJP Jateng 1, Forkopimda Pati dan Rembang serta para pengusaha dan wajib pajak.

Suharyono mengatakan bahwa kegiatan Taxpayer patut mendapatkan apresiasi.

Menurutnya acara ini merupakan ajang silaturahmi sekaligus momentum bagi Pemkab Pati dan Direktorat Jenderal Pajak melalui KPP Pratama Pati untuk mengenal dengan saudara wajib pajak secara lebih dekat.

"Sekaligus kesempatan bagi kami untuk menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang sebesar - besarnya atas peran Saudara semua dalam percepatan pembangunan di Kabupaten Pati," jelasnya.

Sekda juga berharap gathering ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesepahaman antara wajib pajak dan Direktorat Jenderal Pajak serta pemangku kepentingan lainnya terkait masalah perpajakan.

Di samping itu juga diharapkan akan meningkatkan kesadaran masyarakat wajib pajak untuk taat dan tepat waktu dalam membayar pajak sesuai peraturan yang ada.

Ia menjelaskan Pemkab Pati selalu berupaya untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat termasuk bidang pajak.

Tak lama lagi akan dibuka mall pelayanan publik termasuk bidang pajak ada di dalamnya.

Begitu juga untuk intergrasi antara aplikasi Siskeudes dengan aplikasi OM SPAN di KPPN, oleh BPKP, Suharyono menyatakan bahwa Kabupaten Pati menjadi salah satu kabupaten di Indonesia yang sistemnya sudah terintegrasi dan bahkan hanya satu-satunya di Provinsi Jawa Tengah. 

"Semoga kedepan Siskeudes bisa dilaksanakan di semua desa dan pelayanan perpajakan semakin meningkat," pungkasnya.

Acara ini juga dilakukan penyerahan penghargaan bagi para wajib pajak dengan kontribusi terbesar, penghargaan meliputi beberpa kategori yaitu dinas / instansi (satuan kerja), badan usaha, desa, serta perorangan. (ROI)
Share:

Kodim Pati Berbagi Ceria Bersama Anak Yatim Piatu dan Penyandang Disabilitas

Targethukumonline. Pati - Bhakti sosial bertajuk "Berbagi ceria bersama anak yatim dan penyandang disabilitas" merupakan gerakan berbagi kepada sesama yang diprakarsai oleh Kodim 0718 Pati dilaksanakan sore tadi mulai pukul 15.30 WIB di aula suluh Bhakti Kodim, Kamis tgl (27/02/20).

Ketua Persit KCK Kodim Pati Ny. Adi Ilham Zamani berbagi dengan Disabilitas.

Kegiatan Berbagi ceria bersama anak yatim dan penyandang disabilitas tersebut merupakan program dari PIC (Pati Inspiration Club) yang didukung oleh Bank Jateng dikoordinir oleh Kodim 0718 Pati ini memberikan santunan kepada 150 orang anak yatim dan bantuan kepada penyandang disabilitas.

Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, S.E, hadir di dampingi oleh Ketua Persit Kartika Candra Kirana Cabang XXXIX Kodim Pati Ny Adi Ilham Zamani, Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag, M.Si, Wakapolres Pati Kompol I. Wayan Tudy S. S.H., M.Pd.H, Asisten 1 Setda kab. Pati, toga dan tomas kab Pati, Pimpinan Bank BRI, Pimpinan Bank Mandiri, Pimpinan Bank BPN, Pimpinan PT Dua kelinci Pati.
Acara yang berlangsung sore tadi diliputi dengan suka cita bercampur dengan perasaan haru  menyaksikan penyerahan santunan kepada ratusan anak yatim.

Ketua PIC kabupaten Pati KH. Heppy Irianto dalam sambutannya mengatakan, dengan adanya komunitas PIC mari kita ciptakan suasana Pati yang kondusif dan guyub rukun," ujarnya.

"Kegiatan ini merupakan inspirasi dari Kodim 0718 Pati, dan juga program PIC semoga dapat membantu anak - anak agar bisa memberikan semangat, bahwa kalian tidak sendiri, dan semoga cita - cita kalian dapat terwujud," ucap kyai Heppy.

Yi Heppy juga menyampaikan bahwa kegiatan PIC yang juga dipelopori bersama ibu Dandim 0718 sebagai ketua Persit kodim Pati telah mengundang dari perbankan untuk bisa membantu kegiatan ini.

"Kebetulan saya muslim, kebersihan sebagian daripada iman, membersihkan hati, membersihkan jiwa dan apabila sedekah akan terbawa sampai aherat.

"Mudah mudahan bantuan untuk anak yatim dan penyandang disabilitas ini bermanfaat, dan mudah -  mudahan diridhoi oleh Allah," imbuhnya.

Sementara itu Dandim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, S.E menyampaikan, "Kegiatan ini diselenggarakan oleh kawan - kawan dari PIC, Kodim Pati hanya mengkoordinir saja," kata Adi.

"Banyak pihak yang sudah membantu dan mendukung Kodim, saya mengucapkan terimakasih yang sebesar - besarnya kepada bapak dan ibu yang sudah memberikan santunan kepada anak - anak yatim," terangnya.

Dandim Pati juga berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin dan ada suport dari semua pihak.

"Bagi teman - teman penyandang Disabilitas, kekurangan bukan menjadikan halangan namun harus disyukuri, karena dibalik kekurangan pasti ada kelebihan," tutur Dandim. (ROI)
Share:

Motekar DP3AKB Sebagai Ujung Tombak Kabupaten Indramayu

Targethukumonline. Indramayu - Keluarga adalah hal penting dan utama dalam membina maupun menjaga kesejahteraan hidup bersosialisasi di masyarakat pada umumnya.

Motekar mampu memberikan kontribusi terhadap DP3AKB.

Sesuai dengan tujuan pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat khususnya, bagaimana cara yang tepat dan terbaik dalam menjalani sebuah keluarga kecil yang sempurna dan bahagia.

Untuk itu telah diadakan rapat bulanan membahas kinerja Motekar (motivator ketahanan keluarga) wilayah kabupaten Indramayu, Kamis tgl (27/02/20).

Dibawah naungan DP3AKB dinas perlindungan, pemberdayaan, perempuan dan anak keluarga berencana provinsi Jawa Barat dimana tugas pokok Motekar adalah mengidentifikasi, memotivasi, memediasi, mendidik, merencanakan dan mengadvokasi.

Diharapkan kedepannya kinerja Motekar akan semakin baik dan mengedepankan inovasi yang berkesinambungan," ungkap kordinator wilayah kabupaten Indramayu Sopandi di sela - sela rapat.

Selama ini kinerja Motekar sebagai ujung tombak DP3AKB provinsi Jawa barat adalah salah satu provinsi dengan jumlah penduduk terpadat di Indonesia, dan sangat membantu menyelesaikan masalah yang ada di masyarakat melalui pendekatan.

Sehingga harapan kedepannya melalui Motekar mampu memberikan kontribusi besar terhadap lingkungan dan permasalahan yang ada selama ini, yang seharusnya keluarga merupakan nomer satu sebab dalam kabinet Indonesia maju juga Nawacita dari Presiden Jokowi tentunya mempunyai program kedepannya sebagai keluarga berencana yang seutuhnya yang mandiri dan sejahtera. (Johani Arifin)
Share:

Kejati Sumut Ajak Generasi Millenial SMA N 17 Medan Kenali Hukum dan Jauhi Hukuman

Targethukumonline. Medan - Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Dr Amir Yanto, SH,MM, MH melalui Kasi Penkum Kejatisu Sumanggar Siagian, SH, MH menyampaikan bahwa penyuluhan hukum yang dilaksanakan di SMA N 17 Jalan Jamin Ginting Medan, kamis pagi adalah program jaksa masuk sekolah, (27/02/20).

Penyuluhan hukum sangat penting untuk generasi muda.

Acara Penyuluhan Hukum dalam Program Jaksa Masuk Sekolah di SMA N 17 Jalan Jamin Ginting Medan, diawali dengan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars SMA N 17 Medan.

Kasi Penkum Sumanggar Siagian menyampaikan bahwa negara kita adalah negara hukum.

Kedatangan Tim Penkum menyapa generasi millenial ke sekolah tersebut adalah untuk memberikan penyuluhan hukum agar siswa mengenali hukum dan menjauhkan diri dari hukuman.

"Kedatangan kami ke sekolah adalah untuk pencegahan agar siswa dalam mewujudkan cita - citanya tidak sampai terlibat atau tersandung dengan masalah hukum," papar Sumanggar.

Kepala Sekolah SMA N 17 Medan Soagahon Simanungkalit menyambut baik dilaksanakannya Penyuluhan Hukum di sekolahnya.

Semoga dengan penyuluhan hukum ini siswa mereka lebih mengenal hukum.

Juliana PC Sinaga dalam materinya menyampaikan tentang narkoba, cyber bulying dan aspek hukumnya.

Juliana mengajak siswa agar tidak mudah terpengaruh dengan hal - hal yang bisa menjerumuskan dan mengganggu masa depan siswa.

Dalam acara penyuluhan hukum juga disampaikan tentang bahaya menyebarkan berita hoax, paham radikal dan bully.

Setelah penyampaian materi, Kasi Penkum Sumanggar Siagian dan Ghufran Tanjung memandu acara tanya jawab dan kepada siswa yang berhasil menjawab dan memberikan kesan pesannya terkait penyuluhan hukum diberikan apresiasi dan hadiah.

Pada kesempatan itu, Kejati Sumut yang diwakili Koordinator Adung Sutranggono dan Kasi Penkum menyerahkan bantuan alat-alat olahraga yang diterima langsung kepala sekolah.

Kepala sekolah SMA N 17 menyerahkan plakat cenderamata ke Tim Penyuluhan Hukum dari Kejati Sumut dan dilanjutkan dengan foto bersama. (Johani Arifin)
Share:

Kabupaten Pati Tuan Rumah Paguyuban PMI Wilayah I Jateng

Targethukumonline. Pati - Kabupaten Pati hari ini menjadi tuan rumah rakor paguyuban Palang Merah Indonesia (PMI) Wilayah I Jateng, Kamis tgl (27/02/20).

Pati menjadi tuan rumah PMI Wilayah I Jateng.

Dalam Rakor yang dilaksanakan di ruang peringgitan Pendopo kabupaten Pati itu, Bupati Pati Haryanto mengharapkan agar  rapat koordinasi tersebut memberikan kemanfaatan bersama dan dapat digunakan sebagai ajang untuk saling ngangsu kaweruh keberhasilan masing - masing kabupaten.

"Kegiatan ini bisa untuk menimba ilmu. Kita tidak usah malu, sebab kalau ada yang sukses, bisa kita adopsi, kita sempurnakan dengan izin dulu kepada yang membuat prakarsa itu", terang Haryanto.

Dalam sambutannya, Bupati juga menceritakan kiprahnya sebagai ketua umum PMI Pati yang dilalui dengan tidak mudah karena harus siap siaga di seluruh wilayah di kabupaten Pati yang terdiri dari 401 desa,  21 kecamatan dan 5 kelurahan.

"Mulai dari bencana kekeringan yang terjadi setiap tahun, PMI selalu memberikan bantuan air bersih di daerah - daerah yang terdampak.

Kemudian bencana kebakaran, PMI juga turut memberikan bantuan sosial kepada para korban, serta bencana - bencana yang lain seperti banjir, longsor dan seterusnya", terang Bupati yang juga Ketua PMI Kabupaten Pati ini.

Sementara itu Ketua PMI Provinsi Jawa Tengah Imam Riyanto yang berkesempatan hadir dalam musyawarah ini mengatakan bahwa kegiatan ini memang digelar secara rutin.

"Terlebih bahwa musyawarah ini di Jawa Tengah terbagi menjadi 3 regional mengikuti Bakorwil yang dulu.

Namun saat ini, sebutannya berubah menjadi koordinator wilayah. 

Dimana wilayah 1 terdiri atas Karesidenan Semarang dan Karesidenan Pati.

"Ini merupakan kegiatan periodik setiap dua bulan sekali, tujuaannya tak lain ialah untuk saling berbagi, sambung rasa, sambung kawruh dan saling perhatian," ujarnya.

Ia berharap agar dalam kegiatan ini dapat senantiasa terjalin komunikasi dan kolaborasi.

"Hal khusus yang selalu menjadi perhatian PMI ialah agar tetap menjaga kesiapsiagaan bencana. 

Selain itu, dari pusat yaitu pak JK (Jusuf Kalla) menginstruksikan agar apabila terjadi suatu kejadian bencana, maksimal 6 jam PMI harus sudah tiba di lokasi. Selain itu, posko PMI kita pun memang selalu ready 24 jam", tegasnya.

Imam juga menambahkan bahwa hal itu dilakukan untuk mempersiapkan segala sesuatu yang mungkin dibutuhkan.

"Sementara untuk hal khususnya ialah kaitannya dengan pemberian bantuan dan seterusnya", pungkasnya. (ROI)
Share:

Rabu, 26 Februari 2020

Kadisdik Batu Bara, Ilyas Sitorus PPKD Merupakan Landasan Kebijakan Pembangunan Kebudayaan Daerah

Targethukumonline. Batubara - Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Bidang Kebudayaan di Grand Sahid Jaya Jakarta tanggal 26 hingga 29 February 2020.

Rakornas bidang kebudayaan di Grand Sahid Jaya Jakarta.

Pembukaan Rakornas Bidang Kebudayaan ini diikuti dan dihadiri oleh Dinas yang menangani atau yang membidangi kebudayaan provinsi dan kabupaten kota seluruh Indonesia berjumlah 1.023 orang.

Hal tersebut disampaikan Kadisdik Kabupaten Batu Bara, Ilyas Sitorus usai mengikuti pembukaan rakornas bidang Kkebudayaan di Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta, Rabu Malam.

Menurut Ilyas Sebagai informasi, Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) kabupaten/kota adalah dokumen yang memuat kondisi faktual dan permasalahan yang dihadapi daerah dalam upaya Pemajuan Kebudayaan beserta usulan penyelesaiannya.

Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah Kabupaten/Kota merupakan landasan kebijakan pembangunan Kebudayaan di daerah," ujarnya.

Pertemuan dengan jajaran kepala dinas yang membidangi Kebudayaan ini bertujuan untuk mengintegrasikan alur perencanaan kebudayaan dari tingkat daerah hingga pusat, mempercepat upaya pemajuan kebudayaan di daerah, membentuk kesepahaman antara pemerintah pusat dan daerah mengenai arah pemajuan kebudayaan 5 tahun ke depan,” jelas Ncekli safaan akrab Kadisdik Batubara.

Masih menurut Ilyas ke depan akan terwujud sinkronisasi perencanaan dan aksi pemajuan kebudayaan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Dalam Rakor tersebut juga diharapkan dapat menjadi ajang musyawarah untuk mufakat secara luas dan sebagai arena diskusi bagi pemerintah pusat serta pemerintah daerah guna mendapatkan penyelesaian tentang permasalahan dan upaya pemajuan kebudayaan di daerah.

Rakor Bidang Kebudayaan di Buka oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim mengharapkan budaya itu agar dapat mengerakkan ekonomi dan menjadi kebanggan bagi masyarakat setempat.

Disamping itu juga dapat berubah paradigma kebudayaan dari defensif ke ovensif, dengan demikian kedepan perlu kerjasama dengan Bidang Pariwisata, ujar Mas Menteri.

Hadir pada kesempatan tersebut selain Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, juga hadir Ketua Komisi X DPR RI, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI, Hilman Farid dan Kepala Dinas yang menangani atau membidangi kebudayaan provinsi dan kabupaten kota seluruh Indonesia serta Dari Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Civitas Akademisi, Asosiasi dan Komunitas Budaya dan perwakilan organisasi pemerhati bidang kebudayaan, Balai pelestarian cagar budaya, Balai pelestarian nilai budaya, Balai pelestarian situs manusia purba sangiran, Balai konservasi borobudur, Balai museum se indonesia, Galeri nasional indonesia. Taman budaya serta Musiem Nasional. (Herman Usman)
Share:

Kabupaten Pati Dapat Penghargaan Kategori Memuaskan Bidang Kearsipan

Targethukumonline. Pati - Kabupaten Pati hari ini mendapat penghargaan kategori "memuaskan" di bidang kearsipan.

Pati mendapatkan penghargaan memuaskan di bidang kearsipan.

Penghargaan dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) ini diserahkan langsung kepada Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) dalam acara Penganugerahan Pengawasan Kearsipan tahun 2019 di The Sunan Hotel Surakarta, Rabu tgl (26/02/20).

Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) mengatakan bahwa kehadirannya dalam acara tersebut merupakan bukti bahwa dalam penataan arsip, kabupaten Pati sudah cukup baik.

"Kami berharap dengan diperolehnya penghargaan ini, teman - teman di instansi ke depan dapat semakin baik dalam mengelola kearsipan.

Terlebih bahwa nantinya arsip tersebut akan berbentuk digital", ujar Safin usai menerima penghargaan.

Safin pun menginginkan agar arsip digital ini, dapat bermanfaat dan berguna apabila dibutuhkan dan dibuka setiap saat.

Tak hanya itu, lanjut Wabup, Kabupaten Pati pun mendapat apresiasi atas didapatnya penghargaan ini.

Sebab di Indonesia, hanya 25 Kabupaten saja yang menerima penghargaan ini.

"Tentunya ini menjadi salah satu motivasi khususnya bagi teman - teman yang menangani kaersipan. Kalau keseluruhan di Jawa Tengah, kabupaten Pati menduduki peringkat 5. 

Ini tentunya jadi pemacu kita bersama untuk bisa lebih lagi", jelasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Kearsipan Nasional, M. Taufik dalam sambutannya mengatakan bahwa saat ini, kearsipan telah bergeser ke dunia teknologi informasi, karena itu, lanjutnya, peran arsip haruslah di depan.

"Saya mengutip kata - kata dari seorang tokoh besar yang isinya, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai arsip, jadi segala aktivitas anak bangsa ini, harus terekam.

Rekam jejak baik dari pemerintah maupun non pemerintah itu harus ada", ucapnya.

Oleh karena itu paradigma kedepan terkait kearsipan, lanjut dia, itu ada dua yaitu tata kelola dan mengurus budaya.

"Artinya tata kelola ialah, segala sesuatu harus dapat terarsip, arsip harus dapat menjadi knowledge", tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan  (Arpus) kabupaten Pati Suwanto bersyukur atas diraihnya penghargaan ini.

Ia kemudian mengaku pihaknya tentu akan mempunyai PR besar atas penghargaan yang telah diraih tersebut.

"Semoga ke depan dapat lebih baik lagi, yaitu dengan kerja keras memperbaiki kekurangan yang ada mulai dari SDM serta prasarana - prasarana yang ada", pungkasnya. (ROI)
Share:

Selasa, 25 Februari 2020

Back to Basic di Minggu Militer, Kodim Pati Laksanakan Hanmars

Targethukumonline. Pati - Memelihara kemampuan dasar para prajurit Kodim 0718 Pati melaksanakan program latihan Ketahanan Mars (Hanmars) dalam kegiatan minggu militer pada bulan Februari 2020 sebagai wujud kegiatan Back to Basic prajurit dengan rute sejauh 6,5 km, menelusuri jalan desa Kedungwinong kecamatan Sukolilo kabupaten Pati, Rabu tgl (26/02/20).

Hanmars di minggu militer sebagai Back to Basic.

Dalam kegiatan apel pagi,  Danramil 05 Jakenan Kapten inf Mujima sebagai komandan latihan menyampaikan, kegiatan Hanmars yang dilaksanakan para prajurit ini merupakan bentuk profesionalitas prajurit yang tetap berlatih dengan ilmu dasar keprajuritan.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mengingat kembali dan melatih ilmu dasar keprajuritan sebagai upaya menjaga kemampuan dasar para prajurit," terangnya.

Sedangkan tujuan hanmars adalah dalam rangka membina dan memelihara fisik agar terhindar dari berbagai permasalahan kesehatan.

"Selama pelaksanaan kegiatan, jaga faktor keamanan dan hindari perbuatan yang dapat mencederai hati masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Moch Sholihin, S.Ag, MSi selaku pengendali latihan dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada muspika Sukolilo dan anggota yang telah bersama - sama mengikuti kegiatan Hanmars.

"Dengan semangat dan penuh gembira latihan Hanmars juga dapat meningkatkan soliditas satuan serta kebersamaan antar prajurit dan anggap saja ini rekreasi," kata Sholihin.

Kasdim Pati juga mengucapkan terimakasih kepada kepala desa dan perangkatnya yang telah membantu dalam pelaksanaan Hanmars, sehingga berjalan dengan lancar dan tertib, karena kegiatan ini merupakan program bulanan dalam menjaga fisik Prajurit untuk menunjang tugas sehari - hari.

"Semoga dalam pelaksanaan kegiatan ini menjadi amal ibadah kita semuanya serta meningkatkan kualitas kesehatan kita,” tegas Kasdim. (ROI)
Share:

Kabupaten Pati Dapatkan Alokasi Bankeu Pemdes Terbanyak Se Jawa Tengah

Targethukumonline. Pati - Dibanding kabupaten lain di Jawa Tengah, kabupaten Pati mendapat alokasi Bankeu Pemdes terbanyak, yakni mencapai lebih dari Rp 152 miliar.

Bankeu kab. Pati terbesar se- Jawa Tengah.

"Itu yang terbesar untuk Jawa Tengah, karena memang jumlah desa di Pati paling banyak, namun, jangan sampai bankeu ini malah menambah beban bagi para kades.

Jangan ada pungutan atau praktik korupsi, pastikan semua tepat sasaran", jelas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, Sugeng Riyanto, saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam forum Sosialisasi Bankeu Pemdes tahun 2020 Se- Eks karesidenan Pati, hari ini, di Pendopo kabupaten Pati.

Hal serupa juga disampaikan Bupati Pati Haryanto, menurutnya, pada 2020 ini, Kabupaten Pati memang mendapat alokasi Bankeu Pemdes dari Pemprov Jateng dengan nominal terbesar dibanding kabupaten lain.

"Ada Rp 152,8 miliar. Itu belum termasuk KPMD yang ada Rp 2,005 miliar. Sehingga kalau ditotal ada Rp 154,8 miliar. Kami sangat terbantu dengan hal ini, sekalipun sudah ada dana desa", terang Bupati.

Haryanto juga menegaskan, adanya sosialisasi bantuan keuangan yang diikuti kabupaten kabupaten se- Eks Karesidenan Pati ini merupakan langkah baik agar penggunaan Bankeu tepat sasaran, tepat mutu, dan tepat guna.

Haryanto berharap, seluruh Bankeu yang diberikan Pemprov Jateng dapat direalisasikan dengan baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Bukan sebaliknya, malah menimbulkan persoalan", harap Haryanto.

Terkait hal ini, Bupati menegaskan, dirinya kerap mewanti - wanti pada kepala desa untuk sangat berhati-hati dalam mengelola uang.

"Dana desa, alokasi dana desa, bankeu provinsi maupun kabupaten, penggunaannya harus sesuai perencanaan, jangan tumpang tindih.

Misal, sudah dianggarkan di DD, SPJ-nya di Bankeu, kalau seperti ini akan ketahuan, jangan sampai terjadi", terang Bupati.

Haryanto pun menjelaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini dimaksudkan agar para Kades paham dan tidak terbelit persoalan di kemudian hari.

"Jangan merasa, karena ketika nyalon Kades habis uang banyak, kemudian dikira uang DD bisa dikantongi untuk mengganti biaya pencalonan, padahal tidak bisa, yang memonitor banyak, transparan.

Sekalipun ada potensi di sana, masyarakat sekarang juga tidak bisa dibohongi. 

Hati-hati kades jangan sampai kena masalah, kena kasus, kemudian akhirnya terpaksa berhenti menjadi Kades. Ini tidak kita kehendaki", tegas Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Dispermadesdukcapil Provinsi Jawa Tengah, Sugeng Riyanto, juga menyampaikan, pada 2019 lalu, rata - rata capaian pencairan Bankeu ialah 98 persen.

"Artinya, ada dua persen yang tidak mencairkan Bankeu. Kenapa kok tidak dicairkan? Saya harap tahun ini semua bantuan yang diberikan 100 persen dicairkan", ujarnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, lanjut Sugeng, kini mengucurkan triliunan rupiah untuk Bantuan Keuangan (Bankeu) Pemerintah Desa se-Jawa Tengah.

Bankeu tersebut, menurutnya, meliputi beberapa jenis.
Pertama, untuk operasional Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) di 7.809 desa. 

Dengan total anggaran Rp 39 miliar, masing-masing desa akan menerima Rp 5 juta.

Kedua, untuk Pengembangan Kawasan Perdesaan untuk 53 desa di 12 kabupaten, masing - masing desa menerima Rp 50 juta, sehingga total anggarannya Rp 2,6 miliar.

Ketiga, untuk Sarana dan Prasarana Perdesaan di 5.382 titik, dengan total anggaran Rp 941,2 miliar.

Keempat, untuk Peningkatan Ketahanan Masyarakat Desa bagi 3.764 desa di 29 kabupaten, masing - masing Rp 50 juta, sehingga totalnya Rp 188,2 miliar.

Dari anggaran Rp 50 juta yang diterima masing - masing, Rp 30 juta untuk perbaikan 3 unit rumah tidak layak huni.

Adapun sisanya Rp 20 juta untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat.

Di samping itu, lanjut dia, tahun ini ada tambahan satu jenis Bankeu, yaitu pengembangan desa wisata yang diampu Disporapar Jateng. 

"Bankeu ini tidak didapat seluruh desa. Terkait hal ini akan ada sosialisasi lebih lanjut", pungkasnya. (ROI)
Share:

Kapolres Tanjung Balai Pimpin Sertijab Kasat Reskrim dan Kasat Bimmas

Targethukumonline. Tanjung Balai - Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK, MH mimpin serah terima jabatan atau (Sertijab) Kasat Reskrim dan Kasat Bimmas, dilapangan apel Mapolres Tanjung Balaii, Selasa tgl (25/02/20) pukul 08.00 WIB.

Sertijab di lingkungan Mapolres Tanjung Balai.

"Terang AKBP Putu Yudha Prawira.SIK.MH, jabatan Kasat Reskrim yang Selama ini dijabat oleh AKP Selamat Kurniawan S.Pd, MH sebagai pejabat yang lama diserah terimakan kepada pejabat yang baru AKP Rapi Pinakri SH, SIK dan jabatan Kasat Bimmas yang selama ini dipimpin oleh AKP Sahnur Siregar sebagai pejabat yang lama diserah terimakan kepada pejabat yang baru AKP Daniel Ropinus Rajagukguk.

Waka Polres Tanjung Balai Kompol Edi Bona Sinaga SH, Para Kabag, Para Kasat, Para Kapolsek, Para Perwira, Brigadir, ASN Polres Tanjung Balai serta para pengurus Bhayangkari cabang Tanjung Balai.

Juga turut hadir dalam upacara sertijab yang di pimpin oleh Kapolres Tanjung Balai.
Kapolres AKBP Putu Yudha Prawira. SIK. MH, dalam sambutan dan arahan menyampaikan bahwa mutasi jabatan adalah hal yang biasa kita laksanakan, mutasi jabatan adalah untuk perkembangan karier anggota Polri dan untuk kebutuhan organisasi.

Kepada Pejabat yang serah terima Jabatan saya ucapkan selamat dan Succes buat rekan - rekan, kepada pejabat yang lama saya ucapkan terimakasih yang sudah mengabdi dan atas sumbangan tenaga dan pikiran dalam memimpin satuan Reskrim dan Satuan Bimmas selama ini.

Kapolres Tanjung Balai juga mengucapkan selamat kepada pejabat yang baru, Kasat Reskrim dan Kasat Bimmas segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tugasnya dan kota Tanjung Balai secara umum, program - program yang baik selama ini yang telah dilaksanakan oleh pejabat yang lama silahkan diteruskan dan dikembangkan lagi, buat terobosan terobosan yang baru untuk membuat satuan kerja yang lebih lebih baik lagi.

Kapolres Tanjung Balai Juga mengucapkan terima kasih banyak kepada Ibu Bhayangkari yang selama ini telah mendukung suaminya dalam bertugas di Polres Tanjung Balai ini dan juga Telah membantu Tugas Ibu Ketua Cabang Bhayangkari, saya mengucapkan terimakasih atas dukungan dan bantuannya, semoga AKP Selamat Kurniawan dan AKP Sahnur Siregar ditempat tugasnya yang baru harus lebih berkarir lagi.

AKBP Putu Yudha Prawira. SIK. MH juga menambahkan kepada ibu Bhayangkari Pejabat Kasat Reskrim dan Kasat Bimmas yang baru, silahkan dukung suaminya dalam bertugas di Polres Tanjung Balai ini agar bisa sukses nantinya menjalankan atau melaksanakan tugasnya. ($.akbar)
Share:

Kapolres Sergai Bareng Anggota DPRD Sumut, Kombur Kombur Serap Aspirasi Masyarakat

Targethukumonline. Serdang Bedagai - Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang, SH., M.Hum bersama Jajaran dan anggota DRPD Sumut Ir. Loso Mena melaksanakan Program kombur kombur dengan masyarakat di warung Wagimun yang berlokasi di dusun I desa Jambur Pulau kecamatan Perbaungan, Sergai, Senin tgl (24/02/20) malam.

Menyerap aspirasi masyarakat & menjalin silaturahmi.

Dalam kesempatan itu, Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang mengatakan bahwa kegiatan Kombut kombur ini dilaksanakan bertujuan untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat kabupaten Serdang Bedagai khususnya masyarakat di desa Jambur Pulau serta ingin mengetahui langsung permasalahan yang terjadi ditengah - tengah masyarakat terkait dengan Kamtibmas.

Untuk itu, Kapolres mengajak masyarakat yang hadir di warung kombur kombur pak Wagimun ini khususnya masyarakat desa Jambur Pulau untuk tetap menjaga Kamtibmas yang kondusif menjelang pelaksanaan Pilkada Tahun 2020.

"Mari bersama - sama kita Jaga Kamtibmas dan memerangi kejahatan Narkoba, Judi dan Kejahatan Jalanan karena hal ini merupakan Kejahatan yang merusak tatanan keluarga  yang merupakan Atensi Kapolda Sumut”, bilang Kapolres Robin
Sebab "jika masyarakat dan Polisi bersama-sama memerangi kejahatan Narkoba, Judi dan Kejahatan Jalanan mustahil kalau desa kita ini tidak bisa bersih dari Narkoba", tambahnya.

“Polres Sergai akan bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Desa untuk menempatkan Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa di setiap Kantor Desa untuk memudahkan masyarakat menyampaikan informasi yang terjadi di masyarakat," kata mantan Kapolres Batubara AKBP Robin.

Selanjutnya kapolres yang akrab disapa dengan Robin ini mengajak masyarakat yang hadir di warung kombur kombur untuk menjaga kerukunan beragama, Hindari Intoleransi antara masyarakat yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polres Sergai,” ungkap Kapolres Sergai.

Kepala Desa Jambur Pulau Selamat juga menyampaikan rasa senang, bahagia atas kedatangan Kapolres Sergai ke warung yang kecil ini, karena baru kali Ini, ada Kapolres di Serdang Bedagai datang ke warung yang kecil sambil melaksanakan Kombur kombue dengan masyarakat", terangnya.

"Tentunya dengan kedatangan kapolres kedesa ini semakin menambah kekuatan bagi pemerintah desa dan masyarakat Jambur Pulau untuk mendukung program Kapolres dalam meningkatkan Kamtibmas dilingkungan desanya khususnya disetiap dusun," tambahnya.

Senada juga dikatakan Rijal yang mewakili masyarakat Desa Jambur Pulau dan merupakan ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di desa setempat,  mengucapkan banyak terima kasih kepada Kapolres Serdang Bedagai yang telah menjaga Kamtibmas di kabupaten Serdang Bedagai dalam keadaan aman dan kondusif serta telah banyak melakukan penindakan terhadap kejahatan Narkoba, Judi dan Kejahatan lainnya.

Kami masyarakat desa jambur Pulau yang hadir di warung Kombur kombur siap mendukung kinerja bapak Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang dalam hal menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta membersihkan Narkoba dari desa jambur pulau.

Masyarakat berharap kedepannya pihak Polres Serdang Bedagai dan Jajaran semakin dekat lagi dan tetap menjalin silaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat yang ada di kabupaten Serdang Bedagai sehingga program-program yang telah dibuat dapat terlaksana dan terus berkelanjutan,” tutupnya. (A.Cahyadi)
Share:

Didukung Infrastruktur Memadai, Bupati Haryanto Optimis Le Velo de Pati Sukses

Targethukumonline. Pati - Jelang event besar skala nasional Le Velo de Pati, Bupati Pati Haryanto mengatakan bahwa momen ini tidak hanya untuk ajang balapan bagi peserta saja, namun juga sebagai momen menikmati kondisi alam sekitar di kabupaten Pati.

Event Le Velo  de Pati ajang pengenalan pariwisata.

"Dalam ajang tersebut, kita berusaha menunjukkan berbagai macam kuliner khas Pati yang ada.

Kemudian fasilitas infrastruktur yang sudah memadai serta sejumlah lokasi pariwisata yang bisa dinikmati.

Diantaranya wisata Gunung Rowo dan Agro Wisata Jollong", ujar Haryanto saat memimpin rapat persiapan koordinasi persiapan event Le Velo de Pati, selasa siang di ruang rapat Penjawi, (25/02/20).

Bupati menjelaskan, berdasarkan pengalamannya mengikuti event serupa beberapa waktu lalu di luar daerah, ia menegaskan bahwa di Le Velo de Pati, akan berusaha semaksimal mungkin melengkapi kekurangan yang ada.

"Hal ini agar momen tersebut akan meninggalkan kesan yang bagus bagi semua yang terlibat.

Sebab jika telah meninggalkan kesan yang bagus, ke depan dimungkinkan dapat menggelar acara serupa", jelasnya.

Selain itu, Bupati menyebut bahwa animo masyarakat maupun peserta yang mengikuti begitu terasa. 

Hal ini lantaran banyaknya komunitas sepeda yang ada di kabupaten Pati.

"Kemarin saja ketika mengikuti event di luar daerah, saya mengajak kurang lebih 15 orang dari komunitas balap sepeda. 

Dan juga sekitar 40 an orang dari komunitas sepeda biasa", ungkapnya.

Tak hanya itu, event ini pun sebagai salah satu momen untuk mempromosikan investasi Kabupaten Pati. 

Sebab selain para pemuda dari luar daerah yang partisipasi sebagai peserta, namun juga banyak dari kalangan pejabat.

"Hal ini juga tentunya melihat infrastruktur yang bagus dan memadai, lokasi - lokasi wisata yang mendukung serta berbagai macam kuliner khas Pati yang tentunya tak kalah dengan daerah lain", pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa berbeda dengan perencanaan sebelumnya yang mana Le Velo de Pati akan menempuh jarak 110 Km, dalam rapat koordinasi yang bertempat di ruang Penjawi Setda Pati, jarak yang ditempuh berubah menjadi 118 Km.

Bupatipun mengimbau kepada semua pihak terkait mulai dari desa, camat, polsek, koramil dan seterusnya agar event skala nasional ini dapat benar - benar dipersiapkan dengan baik. (ROI)
Share:

Senin, 24 Februari 2020

Pasi Ops Lettu Budi Karyadi SE : Santi Aji dan Sumpah Prajurit Harus Terus Ditanamkan Dalam Jiwa Anggota TNI

Targethukumonline. Pati - Apel kegiatan Minggu Militer Prajurit Kodim 0718 Pati dipimpin oleh Pasi Ops Lettu Kav Budi Karyadi, SE dengan membacakan Santiaji "Sumpah Prajurit" dan "Delapan Wajib TNI" yang ditirukan oleh seluruh peserta apel, Selasa tgl (25/02/20).

Minggu militer mengasah kembali Back to Basic olah keprajuritan.

Pembacaan Santi Aji yang dilaksanakan setiap apel pagi ini bertujuan untuk menanamkan serta memperkuat doktrin kepada seluruh prajurit agar dalam pelaksanaan tugas di satuan teritorial selalu berpegang teguh dengan doktrin yang sudah ditanamkan sejak lahir menjadi prajurit.

Sedangkan kegiatan minggu militer yang digelar pada minggu ke-4 setiap bulan ini bertujuan untuk melatih serta mengasah naluri Prajurit Kodim 0718 Pati (Back To Basic).

Hari kedua kegiatan minggu militer bulan februari pagi tadi diisi dengan materi Peraturan Baris Berbaris (PBB) mulai dari gerakan ditempat, perubahan arah sampai dengan gerakan berjalan dan materi PPM (Peraturan Penghormatan Militer).

"Jadwal hari ini kita isi dengan latihan Baris berbaris dan latihan penghormatan militer," imbuhnya.

"Latihan seperti ini sangat penting, karena para Babinsa diwilayah sering diminta bantuan untuk membekali serta melatih siswa di sekolah," ucap Budi.

Budi juga menambahkan bahwa jadwal kegiatan yang sudah ditentukan oleh staf ops Kodim selaku koordinator kegiatan latihan dibuat bervariasi agar Prajurit juga tidak jenuh.

"Selain materi yang bersifat tehnis, nantinya akan diberikan juga yang berhubungan dengan materi taktis langsung praktek dilapangan," tutupnya. (ROI)
Share:

Kapolres Batu Bara, Apresiasi Kabag Sunda Polres Batubara Lulus Studi S3

Targethukumonline. Batubara - Selesai menempuh Studi S3 di Universitas Sumatera Utara (USU), Medan, Kabag Sunda Polres Batu Bara, Kompol Dr. Sri Pinem SH.MKn resmi meraih gelar Doktor setelah melaksanakan wisuda, Pada hari Senin tgl (24/02/20).

Kabag Sunda resmi raih gelar Doktor.

Dalam prosesi wisudah, Kompol Dr. Sri Pinem SH.Mkn. tidak sendiri ada lagi beberapa pejabat Polda Sumut dan di Kota Medan melaksanakan Wisuda Gelar Doktor.

Perwira Polwan Kompol Dr. Sri Pinem SH.Mkn adalah salah seorang perwira terbaik di Satuan Polres Resor Batu Bara yang sekarang ini menjabat sebagai Kabag Sumda di Polres Batu Bara dan selalu aktif di masyarakat dalam bidang sosial, sinergiritas dan sosok polwan yang murah senyum serta energik.

Mantan Kanit Regident Sat lantas Polrestabes Medan ini mengaku sangat berbahagia dan mengucapkan syukur atas keberhasilannya meraih gelar S3.

Mengetahui ada personilnya yang berhasil menyelesaikan study akhir S3, Kapolres Batu Bara, AKBP H.Ikhwan Lubis, SH.MH mengapresiasi tentang kelulusan study S3 yang baru di selesaikan oleh anggotanya.

"Pentingnya pendidikan bagi seluruh Perwira kepolisian, agar kita bisa menjadi polisi yang berpendidikan (ADHI MAKAYASA), harus bisa menyelesaikan pendidikan tertinggi.

Ini semua  untuk menjadikan para anggota kepolisian yang profesional agar kita bisa mengemban tugas - tugas sebagai penegak hukum yang menjadi tanggung jawab di Kepolisian.

Saya sebagai Kapolres Batu bara "Mengucapkan selamat kepada Kompol Dr. Sri Pinem SH.Mkn yang sudah menyelesaikan gelar Doktornya," tandas Kapolres AKBP H. Ikhwan, SH, MH. (Johani Arifin)
Share:

Kapolres AKBP Putu Yudha Prawira SIK. MH Kunker ke Empat Polsek di Tanjung Balai

Targethukumonline. Tanjung Balai - Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK, MH, didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ny Ditha Prawira kunjungan kerja ke 4 Polsek, Senin tgl (24/02/20) sekira pukul 09.00 WIB.

Kunjungan kerja Kapolres Tanjung Balai sebagai wujud peduli & sinergi bersama.

Dalam Kegiatan Kunjungan Kerja Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira SIK, MH, yang Didampingi Waka Polres Tanjung Balai Kompol Edi Bona Sinaga SH, para PJU serta Pengurus Bhayangkari Cabang Tanjung Balai.

"Terang Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yuda Prawira SIK. MH, menjelaskan hari ini yang dikunjungi 4 Polsek yaitu Polsek Tanjung Balai Utara, Polsek Teluk Nibung, Polsek Seitualang Raso, Polsek Datuk Bandar.

Kapolres AKBP Putu Menerangkan, dalam Kunjungan pertama adalah ke Polsek Tanjung Balai Utara Pada Pukul 10.30 WIB, kemudian melanjutkan ke Polsek Teluk Nibung pada Pukul 11.30 WIB, kunjungan yang ketiga Polsek Sei Tualang Raso pada Pukul 14.00 WIB dan kunjungan yang ke empat ke Polsek Datuk Bandar pada pukul 14.30 WIB.

Dalam kunjungan kerja disetiap Polsek, Pertemuan juga dihadiri oleh para Muspika dan Tokoh Masyarakat setiap Kecamatan.

Kapolres Tanjung Balai AKBP Putu Yudha Prawira, S.I.K.,M.H. dalam arahannya diseluruh Polsek yang dikunjungi menyampaikan ucapan terimakasih kepada masing - masing Polsek yang dikunjungi atas penyambutan kunjungan kerja ke Polsek yang dikunjungi.

Menyampaikan arahan dan bimbingan agar polsek bekerjasama dengan rekan muspika yang dikecamatannya masing - masing dan agar membangun sinergitas untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kita harus merawat bangunan kantor Polsek masing-masing meskipun bangunannya adalah bangunan lama, layani masyarakat dengan baik, jangan mempersulit, gunakan 3 S (senyum, sapa, salam), seluruh anggota jangan ada yamg terlibat narkoba, apabila terindikasi maka akan dilakukan tindakan tegas, kita harus kompak dalam melaksanakan tugas agar tidak tergoyahkan, kegiatan siskamling agar ditingkatkan, hati - hati dalam menggunakan media sosial, Budayakan Toleransi Beragama serta laksanakan Program Polisi Rindu Masyarakat (PRM) secara door to door.

Selamat bertugas jangan lupa jaga kesehatan, jaga kekompatan serta tetap semangat dalam melaksanakan tugasnya. (Teguh)
Share:

Ronny Hariyanto : Potong Tangan Koruptor Aceh Timur

Targethukumonline. Aceh Timur - Aktivis Front Anti Kejahatan Sosial (FAKSI) Aceh, Ronny Hariyanto, mendesak DPRK Aceh Timur membuat qanun, agar kedepannya diberlakukan hukum potong tangan bagi koruptor di Aceh Timur.

Ronny Hariyanto aktivis Front Anti Kejahatan Sosial.

Hal itu disampaikan Ronny pasca tiga terpidana perjudian menjalani eksekusi cambuk di Halaman Masjid Agung Darussalihin, Gampong Jawa, Idi Rayeuk, Aceh Timur, pada Hari Senin tgl (24/02/20).

"Miris sekali, sepertinya selama ini hanya rakyat kecil saja yang dicambuk, sementara para koruptor tidak tersentuh hukum syariat sama sekali, jika benar - benar menerapkan hukum islam, maka koruptor harus dipotong tangannya, tapi mengapa tidak terjadi, benar - benar tidak adil," kata Ronny, Senin 24 Februari 2020.

Ronny menilai penerapan hukum syariat di Aceh Timur hanya sandiwara pencitraan,  terkesan tebang pilih dan hanya menyasar kaum lemah saja.

"Kita ini merasa paling beriman dan mengaku menerapkan hukum agama, tapi kita pura - pura buta dan tidak sadar, jika telah menista agama, dengan hanya menerapkannya pada kaum lemah saja, rasanya benar - benar tidak adil, jika para pejabat korup dan menyimpang santai - santai saja tidak tersentuh hukum syariat ini," ujar putera Idi Rayeuk berdarah Aceh - Minang itu.

Ronny berharap para ulama mengawasi nilai - nilai keadilan dalam penerapan hukum syariat di Aceh Timur.

"Kita mohon para ulama kita, memperhatikan apakah pemerintah telah berlaku adil terhadap rakyat dalam hal penerapan hukum syariat di sini, karena para ulama punya otoritas besar dalam hal ini untuk mengingatkan lembaga penegak hukum," sebut Ronny.

Ronny mengingatkan, jika hukum syariat hanya diberlakukan bagi kaum lemah, maka para pemimpinlah yang  akan menanggung akibat dari ketidakadilan tersebut dan akan terus kehilangan kepercayaan dari rakyat selamanya.

"Jika para pemimpin berlaku tidak adil dalam hukum ini, itu namanya zalim, dan mereka akan mempertanggung jawabkannya di akhirat nanti," pungkas eks Ketua Forum Pers Independen Indonesia (FPII) Aceh itu menutup keterangannya. (Dody CP)
Share:

Hujan Deras Mengguyur Wilayah Indramayu, Mengakibatkan Banjir di Desa Bugis

Targethukumonline. Indramayu - Cuaca yang tidak menentu di wilayah Indramayu, bahkan hujan deras mengguyur di beberapa wilayah sejak hari minggu kemarin mengakibatkan terjadinya banjir di beberapa tempat di kabupaten Indramayu, Senin tgl (24/02/20).

Banjir kiriman dari sungai yang meluap menyebabkan banjir di desa Bugis kecamatan Anjatan kabupten Indramayu.

Di berbagai titik yang terpantau oleh awak media targethukum terjadi banjir karena curah hujan tinggi di desa Bugis dengan datangnya hujan sehari semalam yang mencapai debit ketinggian air di pemukiman warga mecapai satu meter lebih.

Juga di karenakan ada penyumbatan gorong - gorong yang dibangun dari jaman Belanda atau saluran air drainase menuju sungai mampet disebabkan sampah yang menumpuk yang akhirnya meluapnya air di beberapa sungai desa.

Seperti yang terpantau dan monitor oleh awak media targethukum dilapangkan, masyarakat sudah mempompa air atau banjir kiriman dengan pompa air hingga tiga kali untuk mengurangi debit air tersebut.

Namun hingga kini banjir kiriman masih menggenang di desa Bugis kecamatan Anjatan kabupten Indramayu, harapannya masyarakat Bugis meminta kepada dinas terkait agar gorong-gorong atau drainase tersebut dibangun atau dinormalisasi oleh pemerintah atau Pemda kabupaten Indramayu.

Dari beberapa wawancara oleh awak media targethukum dari keterangan warga, Kudi dan Badar yang tinggal di RT 13 yang mewakili masyarakat Bugis kecamatan Anjatan mengharapkan kepada pemerintah kabupaten Indramayu atau dinas terkait atau BPBD kab. Indramayu agar segera membenahi alur DAS daerah aliran sungai untuk segera diperbaiki, agar drainase alur sungai bisa lancar kembali. (Ujang Palupi)
Share:

Polres Tanjung Balai, Police Go To School di SMP N 12 kota Tanjung Balai

Targethukumonline. Tanjung Balai - Bertempat di SMP N12 Kota Tanjung Balai Pada hari Senin, tanggal 24 pebruari 2020 pukul 07.30 WIB Polres Tanjung Balai melaksanakan kegiatan Police Go To School, Senin tgl (24/02/20).

Police Go to School siap tertib berlalu lintas.

Pada kegiatan tersebut Sekaligus dalam acara upacara hari senin dan sebagai Inspektur upacara Kanit Reg Indent Sat Lantas Iptu M. Tanjung SH didampingi personil satuan lalulintas.

Turut hadir dalam kegiatan, kepala sekolah SMP N12, para guru pengajar dan Staf Serta seluruh pelajar SMP N12 kota Tanjung Balai.

Iptu M. Tanjung Mengatakan, sebelum pelaksanaan kegiatan ini, Kami sudah terlebih dahulu berkoordibasi tentang pelaksanaan kegiatan ini, dan pihak sekolah sangat mendukung.

Dalam pelaksanaan upacara, Iptu M. Tanjung, menyampaikan salam dari Kapolres Tanjung Balai, mengucapkan terimakasih kepada kepala sekolah yang telah mendukung memberikan kesempatan kepada Polres Tanjung Balai untuk melaksanakan program kegiatan Police Go To School di SMP N12 ini.

Kepada Para Peserta Upacara, Kanit Reg Ident menghinbau agar para pelajar fokus dalam belajar, meningkatkan prestasi, iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta menghormati kepala sekolah dan para guru dalam menggapai cita citanya.

Agar para pelajar selalu   mentaati peraturan dan tata tertib sekolah, janji siswa serta peraturan hukum yang lainnya.

Agar mentaati peraturan berlalu lintas, tidak melibatkan diri dalam kebut kebutan dijalan dan balap liar.

Dan tidak Menyebarkan Berita2 HOAX dan Menolak Faham Radikalisme, tidak mengendarai kendaaran karna belum memiliki SIM.

Juga agar Menjauhi Narkoba/tidak melibatkan diri dalam Penyalahgunaan dan jaringan Peredaran narkoba.
Diahir Kegitan, Kepala Sekolah SMPN 12 mengucapkan terimakasih kepada Polres Tanjung Balai yang telah ikut berperan memberikan bimbingan dan penyuluhan kepada pelajar SMPN 12. (Ujang Palupi)
Share:

Minggu, 23 Februari 2020

Kedatangan Tim Wasrik BPK, Pangdam IV Minta Berikan Data Obyektif dan Transparan

Targethukumonline. Semarang - Meningkatnya kinerja dan profesionalisme prajurit Kodam IV Diponegoro merupakan konsekwensi logis dari dukungan anggaran program kerja Kodam IV Diponegoro TA. 2019.

Pangdam IV Diponegoro terima kunjungan fard Tim Wasrik BPK RI.

Penggunaan anggaran harus benar - benar tepat guna, tepat sasaran dan tepat waktu tanpa melupakan kepatuhan dan ketaatan terhadap peraturan perundang - undangan yang berlaku.

“Hasil audit BPK RI terhadap Laporan Keuangan Unit Organisasi TNI AD memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Kodam IV Diponegoro sebagai bagian dari TNI AD, akan terus berusaha untuk mempertahankan opini tersebut dengan melakukan reformasi birokrasi dan tertib administrasi”, ungkap Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. pada Taklimat Awal Pengawasan dan Pemeriksaan (Wasrik) Tim BPK RI, di Ruang Rapat Kodam IV Diponegoro, Senin tgl (24/02/20).

Dikatakan pula, kedatangan Tim Pemeriksa BPK RI di Kodam IV Diponegoro ini sangat besar artinya bagi para pejabat di satuan dalam meningkatkan kinerja guna mempertanggungjawabkan setiap anggaran yang diterima secara transparan dan akuntabel.

Kepada para pejabat terkait, Pangdam perintahkan untuk  mendukung kelancaran Tim Pemeriksa dalam rangka melaksanakan tugasnya.

“Berikan data secara obyektif dan transparan, sehingga kita dapat mengetahui segala sesuatu yang perlu diperbaiki guna meningkatkan pelaksanaan tugas di masa mendatang”, tegas orang nomor satu di Kodam IV Diponegoro.

Hadir dalam acata tersebut, wakil penanggung jawab I dari Tim BPK RI  Edy Witono, S.E., M.M., Ak., CA, CFE., CSFA., Kasdam IV Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, Danrem 072/Pmk Brigjen TNI M. Zamroni, dan Danrem 074/Wrt Brigjen TNI Rafael Granada Baay, Irdam para Danrem, Danrindam IV Diponegoro, para Asisten, Danbrigif 4/DR, para Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam IV Diponegoro. (B.fajar)
Share:

Satgas Raider 300 Selalu Ada Bersama Sama Masyarakat

Targethukumonline. Keerom - Dalam hal ini Pos Kalipay dipimpin oleh Serda Imam bersama anggota pos membantu membangun rumah impian di kampung Pund, Distrik Waris, kabupaten Keerom, Papua, Senen tgl (24/02/20).

Serda Imam bersama warga wujudkan rumah impian.

Propinsi Papua adalah propinsi yang memerlukan banyak pembangunan baik dari segi industri maupun perumahan, seperti yang sedang dilaksanakan pembangunan rumah yang mendapat bantuan dari pemerintah untuk warga Kp pund, Dana yang turun haruslah berbentuk nyata pada pembangunan dikampung-kampung atau di suatu wilayah seluruh papua.

Di setiap kampung yang berada di wilayah Papua akan mendapatkan suatu ke istimewaan dimana kampung tersebut akan diberikan dukungan berupa dana kampung, dimana dana ini di berikan kepada masyarakat guna untuk membangun kampung yang ditinggali dengan sebaik - baiknya.

Dalam hal ini sebagai wujud pembinaan terhadap masyarakat desa binaan Kp. pund Anggota Pos Kalipay ikut serta dalam gotong - royong membangun rumah impian bagi warga kurang mampu di daerah kampung binaan, melalui kerja nyata turut serta membangun bersama sama masyarakat.

Dalam pelaksanaannya bersama dengan masyarakat senantiasa saling membantu mengangkat bahan bangunan dan menyusun satu demi satu bagian perbagian sampai terbantuknya sebuah rumah yang indah untuk di tempati.

Eliyas Amo selaku kepala kampung mengucapkan banyak terima kasih kepada Satgas Raider 300 khususnya Pos Kalipay telah meluangkan waktu untuk mengulurkan tenaga dalam bantuan pembuatan rumah. (Herman Usman)
Share:

Safin Siap Jadi Konsultan Gratis Untuk Muslimat NU

Targethukumonline. Pati - Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) menyatakan siap untuk menjadi konsultan gratis bagi Muslimat NU kabupaten Pati.

Konferensi cabang muslimat NU di Ballroom hotel safin.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Konferensi Cabang Muslimat NU kabupaten Pati VII periode 2015-2020 di Muria Ballroom Hotel Safin, Minggu tgl (23/02).

"Saya siap dijadikan konsultan gratis agar Muslimat bisa berwirausaha dengan profesional", tuturnya.

Hal itu diungkapkan Wabup lantaran menurutnya, Muslimat NU sangat potensial karena anggotanya tersebar luas sampai pelosok desa.

"Karena itu, pembangunan desa tentunya butuh peran aktif Muslimat. 

Maka kami sangat berharap peran Muslimat dalam membawa kabupaten Pati untuk lebih maju lagi", imbuhnya.

Wabup bahkan mengharapkan Muslimat bisa mempengaruhi atau berkomunikasi kepada pihak pemerintah desa. 

"Agar Pemdes bisa bekerja sama dengan Muslimat dalam hal apa saja misalnya saja kerjasama dalam bentuk wirausaha", tutur Wabup.

Selain menyarankan untuk berwirausaha, Safi pun mendorong Muslimat untuk berinvestasi.

"Dan terakhir saya berharap semoga konferensi ini dapat berjalan dengan baik dan dapat terpilih pemimpin yang baik tahun 2020 - 2025. 

Saya selaku pribadi siap di kritik dan tentu saja di berikan solusi. Mari kita bersama-sama diskusi untuk kemajuan kabupaten Pati", harapnya.

Selain dihadiri Wabup, kegiatan yang mengambil tema "Hidmah Muslimat NU jaga Aswaja Teguhkan Bangsa" ini juga dihadiri oleh Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah Ismawati, juga Kyai Aniq Muhammadun, Ketua Pimpinan Cabang NU kabupaten Pati Yusuf Hasyim, Ketua FKUB, ketua MUI, perwakilan Forkopimda dan perwakilan anggota DPRD kabupaten Pati.

Dalam sambutanya, Ketua Panitia Umi Hanik yang juga merupakan Ketua I Muslimat NU Kabupaten Pati mengucapkan selamat datang kepada seluruh undangan, dan berharap agar kehadiran para tamu dapat membawa angin segar dalam peningkatan kualitas Muslimat NU kabupaten Pati.

"Semoga tema ini menjadikan ibu - ibu Muslimat tambah taqwa kepada Allah SWT dan semakin membangkitkan rasa nasionalisme terhadap tanah air Indonesia", tuturnya.

Sementara itu, Yusuf Hasyim Pimpinan Cabang NU Kabupaten Pati saat sambutannya mengucapkan selamat dan terima kasih setinggi - tingginya kepada Muslimat NU masa khidmat 2015 - 2020 yang sudah bersama - sama berjuang bersama NU dalam menjaga ahli sunnah waljamaah dan menjaga NKRI.

Kemudian Pimpinan Wilayah Muslimat NU Jawa Tengah Ismawati juga mengatakan bahwa Muslimat NU kabupaten Pati merupakan penyelenggara konferensi cabang pertama di seluruh Jawa tengah.

"Jadi Pati ini yang pertama kali menyelenggarakan. Pati tetap yang terbaik di Pantura karena Pantura termasuk daerah yang gemuk untuk Muslimat NU.

Dan kami mengucapkan penghargaan dan terima kasih yang sebesar - besarnya untuk Muslimat NU Kabupaten Pati.

Ini semua tercapai karena ada kerukunan, kebersamaan, dan kesatuan di antara kita. 

Mari kita kuatkan ukhuwah Nahdiyah, ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathoniyah", harapnya. (ROI)
Share:

Blog Archive