Kisah Inspiratif Warung Mobile Nasi Sedekah 2000 di Jepara

Targethukumonline. Jepara - Berawal dari ide membuat warung konvensional untuk bersedekah, Pak Zaki mencoba mendiskusikan kepada teman-teman yang akhirnya di buatlah warung sedekah 2000 dengan cara berkeliling tempat menggunakan mobil, Minggu tgl (16/02/20).

Warung mobile sedekah sarana berbagi untuk sesama.

"Ya ide itu berawal dari keinginan membuat warung sedekah dan saya diskusikan kepada teman - teman maka jadilah warung sedekah dengan konsep warung mobile yang dapat di gunakan untuk berkeliling," ujar Zaki.

Dengan harga Rp.2.000 per porsi warga masyarakat jepara sudah dapat menikmati nasi yang berlauk telur dadar, kering dan sayur tahu, dalam hitungan jam saja 60 porsi nasi sudah habis.

"Karena sifatnya sedekah jadi nominal yang kami tetapkan cukup sebatas 2.000 saja mas, dan gratis bagi yang benar - benar membutuhkan makan siang tetapi tidak mempunyai uang, alhamdulillah ada juga yang memberikan uang lebih kami juga menerima dengan hati terbuka.

Dan kami membuka selebar lebarnya bantuan dari para donatur yang ingin membantu warung sedekah ini agar setiap hari buka untuk melayani warga masyarakat di jepara karena keterbatasan modal maka warung buka dua hari sekali dengan berpindah pindah tempat mulai dari pasar ratu jepara, komplek rusunawa jepara dan pinggiran desa ujung batu," terang Jiok yang juga ikut membantu mengelola warung sedekah 2000.

Sebuah kisah inspiratif ini  semoga dapat memberikan rasa empati dan kepedulian sosial terhadap sesama manusia dan berharap warung - warung sedekah lain nya akan bermunculan di jepara. (J-Team)