Selasa, 31 Maret 2020

Pemdes Dan Pemuda Pancasila Sikasur Turunkan Tim Reaksi Cepat, Siaga Covid-19

Targethukumonline. Pemalang - Dalam rangka antisipasi penyebaran virus Covid 19, pemerintah desa Sikasur mengadakan penyemprotan masal yang di lakukan dari ujung barat desa Sikasur hingga ujung timur desa Sikasur, (01/04/20).

Tim Gabungan Pemdes Sikasur antisipasi penyebaran virus Corona.

Kegiatan ini di lakukan oleh pemerintah desa Sikasur dengan di dukung dari unsur TNI yang di wakili oleh Babinsa, POLRI yang dalam hal ini di wakili oleh Bhabinkamtibmas dan Pemuda Pancasila ranting Sikasur di bawah komando ketua ranting Mr. Tri Pujiono, SE dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang selalu tanggap darurat dan bergerak cepat untuk mengatasi penyebaran Covid-19.

Kegiatan ini langsung di bawah komando kepala desa Sikasur Kusin SPd, beliau Kusin SPd langsung memberikan penjelasan kepada seluruh warga desa Sikasur agar sama sama menjaga kebersihan diri, kebersihan lingkungan sekaligus kebersihan desa.

Pola hidup sehat perlu di kedepankan, biasakan cuci tangan sebelum melakukan kegiatan atau setelah melakukan kegiatan, karena ini adalah salah satu cara efektif menjauhkan virus corona.

Tujuan kegiatan ini dilakukan sengaja untuk menanggulangi sekaligus memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid - 19 khususnya di desa Sikasur.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Pemuda Pancasila, terus bergerak cepat antisipasi penyebaran Covid-19.

Kedepannya situasi darurat dengan karantina wilayah akan meminimalisir terjadinya penyebaran virus Corona tersebut, hingga kini masyarakat desa Sikasur masih aman dari dampak virus Corona sampai hari ini," tegas Mas Tri. (Tri.P)
Share:

Muhamad Aliyanto Benar Wartawan Dari Media Rajawali News

Targethukumonline. Bekasi - Ali Sopyan, Pimpinan Umum Rajawalinews menjelaskan bahwa Nama Muhammad Aliyanto adalah benar wartawan dari Media Rajawalinews untuk wilayah kalimantan dan  Muhamat Ali Yanto Bukan Wartawan Gadungan hal itu dibuktikan dengan surat tugas dan id card yang dimilikinya yang sahkan langsung oleh Media Rajawalinews. 

Dok/RN_Media.

"Muhammad Aliyanto adalah wartawan kami, dia wartawan untuk wilayah Kalimantan", tegas Ali Sopyan.

Jelas disebutkan bahwa UU ITE tak akan jerat jurnalis. Ketus Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo, menyatakan UU ITE tidak akan mengganggu kinerja wartawan dalam kegiatan jurnalistiknya. Dewan Pers, lanjut Yosep, sedang mengupayakan kerja sama dengan Kemenkominfo guna meminimalisir adanya kriminalisasi UU ITE kepada wartawan.

"Karena UU ITE menyebut, 'barang siapa tanpa hak mengambil dan menyebarkan'. Kalau wartawan kan punya hak. Pasal 9 UU Pers mengatakan, bahwa wartawan dalam pekerjaan dilindungi oleh hukum. 

Jadi tidak mungkin jadi sasaran UU ITE," tegasnya usai menggelar diskusi publik bertemakan Kebebasan Pers di Bawah Bayang-bayang Kriminalisasi Hukum Siber di Gedung Dewan Pers, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hak jawab dan hak koreksi serta langkah yang harus dilakukan terhadap pemberitaan semestinya dilakukan sesuai dengan UU yang berlaku khususnya pada wartawan yang memiliki UU Pers.

Perlu kami jelaskan bahwa Undang-Undang No. 40 Tahun 1999 tentang Pers (“UU Pers”) adalah lex specialis (hukum yang lebih khusus) terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPer”) dan juga terhadap Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (“KUHP”). Sehingga dalam hal terdapat suatu permasalahan yang berkaitan dengan pemberitaan pers, peraturan perundang-undangan yang digunakan adalah UU Pers. 

Terhadap hal-hal yang tidak diatur di dalam UU Pers, baru kita merujuk kepada ketentuan-ketentuan di dalam KUHPer atau KUHP.

Penegasan mengenai hal tersebut juga ditegaskan Hinca IP Panjaitan dan Amir Effendi Siregar dalam buku yang berjudul Menegakkan Kemerdekaan Pers: “1001” Alasan, Undang-Undang Pers Lex Specialis, Menyelesaikan Permasalahan Akibat Pemberitaan Pers. 

Mereka menulis bahwa UU Pers adalah ketentuan khusus yang mengatur tentang pelaksanaan kegiatan jurnalistik: mulai dari mencari, memilah, dan memberitakannya sampai ke mekanisme penyelesaian permasalahan yang timbul akibat pemberitaan pers (hal. xvii). 

Oleh karena itu, menurut mereka, dalam menjalankan kegiatan jurnalistiknya, wartawan tidak dapat dihukum dengan menggunakan KUHP sebagai suatu ketentuan yang umum (lex generali). 

Dalam hal ini berlakulah asas yang universal berlaku, lex specialis derogate legi generali. 

Ketentuan khusus mengesampingkan ketentuan yang umum.

Mengenai siapa yang bertanggung jawab terhadap pemberitaan yang merugikan pihak lain, di dalam buku tersebut (hal. 147) Hinca dan Amir menjelaskan bahwa secara teknis hukum, perusahaan pers harus menunjuk penanggung jawabnya, yang terdiri dari 2 (dua) bidang yaitu, penanggung jawab bidang usaha dan penanggung jawab bidang redaksi. 

Mekanisme pertanggungjawaban yang dilakukan oleh wartawan diambilalih oleh perusahaan pers yang diwakili oleh penanggung jawab itu.

Hal tersebut sesuai dengan Pasal 12 UU Pers yang mengatakan bahwa perusahaan pers wajib mengumumkan nama, alamat danpenanggung jawab secara terbuka melalui media yang bersangkutan. 

Yang dimaksud dengan "penanggung jawab" adalah penanggung jawab perusahaan pers yang meliputi bidang usaha dan bidang redaksi.

Mekanisme penyelesaian yang dapat ditempuh dalam hal terdapat pemberitaan yang merugikan pihak lain adalah melalui hak jawab(Pasal 5 ayat [2] UU Pers) dan hak koreksi (Pasal 5 ayat [3] UU Pers). 

Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya, sedangkan hak koreksi adalah hak setiap orang untuk mengoreksi atau membetulkan kekeliruan informasi yang diberikan oleh pers, baik tentang dirinya maupun tentang orang lain.

Hinca dan Amir dalam buku tersebut juga menjelaskan bahwa mekanisme penyelesaian permasalahan akibat pemberitaan pers adalah sebagai berikut (hal. 149-152, sebagaimana kami sarikan dan sesuaikan dengan adanya kode etik wartawan yang baru).

Pertama-tama dengan menggunakan pemenuhan secara sempurna pelayanan Hak Jawab dan Hak Koreksi. 

Hal ini dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang secara langsung kepada redaksi yang dalam hal ini mewakili perusahaan pers sebagai penanggungjawab bidang redaksi wajib melayaninya.

Orang atau sekelompok orang yang merasa dirugikan nama baiknya akibat pemberitaan itu harus memberikan data atau fakta yang dimaksudkan sebagai bukti bantahan atau sanggahan pemberitaan itu tidak benar.

Implementasi pelaksanaan Hak Jawab tersebut dapat dilihat pada Pasal 10 Peraturan Dewan Pers Nomor: 6/Peraturan-DP/V/2008 tentang Pengesahan Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 03/SK-DP/III/2006 tentang Kode Etik Jurnalistik sebagai Peraturan Dewan Pers (“Kode Etik Jurnalistik”)(sebagai kode etik wartawan yang baru), yang menyatakan bahwa “Wartawan Indonesia segera mencabut, meralat, dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca, pendengar, dan atau pemirsa”.
Selain itu, pelaksanaan Hak Jawab dan Hak Koreksi dapat dilakukan juga ke Dewan Pers (Pasal 15 ayat [2] huruf d UU Pers). 

Dikatakan bahwa salah satu fungsi Dewan Pers adalah memberikan pertimbangan dan mengupayakan penyelesaian pengaduan masyarakat atas kasus-kasus yang berhubungan dengan pemberitaan pers.

Permasalahan akibat pemberitaan pers dapat juga diajukan gugatan perdata ke pengadilan atau dilaporkan kepada polisi. 

Namun demikian, karena mekanisme penyelesaian permasalahan akibat pemberitaan pers diatur secara khusus di UU Pers muaranya adalah pada pemenuhan Hak Jawab atau Hak Koreksi, maka pengadilan (dalam kasus perdata) maupun penyidik atau jaksa atau hakim yang memeriksa dan mengadili perkara tersebut tetap menggunakan UU Pers dengan muaranya adalah pemenuhan Hak Jawab dan atau Hak Koreksi.

Tanggapan dari pers atas Hak Jawab dan Hak Koreksi tersebut merupakan kewajiban koreksi sebagaimana terdapat dalam Pasal 1 angka 13 UU Pers. Kewajiban Koreksi adalah keharusan melakukan koreksi atau ralat terhadap suatu informasi, data, fakta, opini, atau gambar yang tidak benar yang telah diberitakan oleh pers yang bersangkutan. 

Kewajiban koreksi ini juga merupakan bentuk tanggung jawab pers atas berita yang dimuatnya.

Pada praktiknya, penggunaan hak jawab ini dinilai berfungsi untuk menyelesaikan permasalahan secara damai, sebagaimana terdapat dalam artikel Hak Jawab Dimuat, Hendropriyono Tak Akan Tuntut The Jakarta Post.

Selain itu, Kode Etik Jurnalistik juga menyebutkan bahwa penilaian akhir atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan Dewan Pers. 

Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan atau perusahaan pers.

Pada sisi lain, pihak yang dirugikan oleh pemberitaan pers tetap punya hak untuk mengajukan masalahnya ke pengadilan, secara perdata atau pidana. 

Dalam perkara pidana menyangkut pers, hakim yang memeriksa perkara tersebut harus merujuk pada Surat Edaran Mahkamah Agung No. 13 Tahun 2008 tentang Meminta Keterangan Saksi Ahli ("SEMA 13/2008"). 

Sebagaimana ditulis dalam artikel Aparat Penegak Hukum Diminta Merujuk pada SEMA No. 13 Tahun 2008, berdasarkan SEMA No. 13 Tahun 2008 dalam penanganan/pemeriksaan perkara-perkara yang terkait dengan delik pers, majelis hakim hendaknya mendengar/meminta keterangan saksi ahli dari Dewan Pers, karena merekalah yang lebih mengetahui seluk beluk PERS tersebut secara teori dan praktek. (RED)
Share:

Jaga Keindahan Kampung, Satgas 411 Kostrad dan Warga Kondo Gelar Karya Bhakti

Targethukumonline. Merauke - Sebagai wujud kepeduliannya terhadap keindahan dan kebersihan kampung, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/PDW Kostrad Pos Kondo dan warga kampung Kondo, Distrik Naukenjerai, melaksanakan kegiatan Karya Bhakti.

Bersih-bersih jalan kampung utama, Yonif MR 411 bersama warga.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif MR 411/PDW Kostrad Mayor Inf Rizky Aditya S.Sos., M.Han., dalam rilis tertulisnya di Distrik Eligobel, kabupaten Merauke, Papua, (01/04/20).

Diungkapkan Dansatgas, Karya Bhakti pembersihan jalan utama di Kampung Kondo dilaksanakan selasa (31/03) pagi, oleh 7 personel Pos Kondo yang dipimpin Danpos Kondo Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi dan warga Kampung Kondo.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) Satgas Pamtas.

"Karya bhakti bersama-sama dengan warga Kampung Kondo merupakan wujud implementasi kebersaman dalam menjaga keindahan kampung, khususnya untuk membersihkan jalan yang telah di tumbuhi rumput-rumput liar, yang mana merupakan akses utama digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari," ucapnya.

Sambungnya, melalui kegiatan karya bhakti juga untuk membangun semangat gotong royong yang merupakan budaya bangsa Indonesia sejak dulu, selain itu juga untuk mempererat tali silaturahmi guna terwujudnya kemanunggalan TNI-Rakyat.

Sementara itu, Elissa Banggu (48 thn) kepala kampung Kondo yang turut hadir dalam karya bhakti, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Satgas Yonif MR 411/PDW Kostrad khususnya Pos Kondo, yang telah bersama-sama dengan masyarakat melaksanakan pembersihan jalan.

"Kami semua sangat senang atas kehadiran bapak-bapak TNI dari Pos Kondo yang telah membantu pembersihan jalan
menjaga keindahan Kampung Kondo, semoga melalui kegiatan ini semakin mempererat tali silaturahmi antara TNI dan masyarakat," ucapnya. ($.aries)
Share:

Untuk Mengetahui Kesiapsiagaan Penanganan Covid-19, Anggota DPD RI Kunjungi Kodam Kasuari

Targethukumonline. Manokwari - Anggota Komite I DPD RI, Dr. Filep Wamafma, SH., M.Hum., C.L.A. Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat bersama Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Manokwari, Dr. Andi Mulyono, SH.,M.Hum., C.L.A., selasa kemarin, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kodam XVIII Kasuari, guna mengetahui sejauh mana kesiapsiagaan Kodam dalam hal penanganan Virus Corona (Covid-19) di lingkungan Kodam XVIII Kasuari, (01/04/20).

Kunjungan kerja anggota DPD RI diterima oleh Kasdam Kasuari.

Kunker anggota DPD RI dan Dosen STIH tersebut diterima Kasdam XVIII Kasuari, Brigjen TNI Ferry Zein, yang mewakili Pangdam XVIII Kasuari.
Kepada Dr. Filep Wamafma, Kasdam menyampaikan bahwa di jajaran Kodam XVIII Kasuari terdapat tiga Batalyon yang berada di Kabupaten Manokwari, Kaimana dan Kota Sorong.

Ketiga satuan tersebut telah diperintahkan untuk selalu siap siaga terhadap berbagai kemungkinan yang terjadi terkait dengan dampak dari wabah virus Corona (Covid-19), termasuk apabila timbul kerusuhan sosial, misalnya karena masyarakat kekurangan logistik karena dampak dari adanya suatu kebijakan yang diterapkan untuk menangani penyebaran virus Corona.

"Itu sudah kami antisipasi, kita sudah punya kontingensi, maka langkah-langkah tindakan preventif sudah kita siapkan untuk ke depan, terutama di Provinsi Papua Barat ini," ungkap Brigjen TNI Ferry Zein.

Kodam XVIII Kasuari, dalam hal ini melalui Asisten Teritorial (Aster) Kasdam XVIII Kasuari, selalu melakukan pemantauan terhadap dinamika situasi wilayah tugas Kodam XVIII Kasuari.

"Tentang korban setiap hari, di kantor Aster selalu memonitor tentang data beberapa korban yang terinfeksi itu. Kami dapat laporan-laporan dari beberapa satuan jajaran Kodam khususnya melalui Kodim-Kodim yang tersebar,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Asisten Intelijen (Asintel) Kasdam XVIII Kasuari Kolonel Inf Wahyu Handoyo,S.I.P. menyampaikan pesan Pangdam XVIII Kasuari Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau bahwa memang seyogyanya kita sudah menyiapkan penanganan tentang masalah ini sejak jauh hari, termasuk menyiapkan rumah sakit.

"Kami juga ingin menyampaikan masukan sebagai pesan kepada bapak sebagai yang  berwenang dengan ini.

Setelah sekian tahun menjadi provinsi, seyogyanya Papua Barat sudah memiliki rumah sakit daerah yang berkemampuan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Bukan hanya bangunannya saja yang ditingkatkan, tetapi peralatan dan kemampuan tenaga medisnya juga agar lebih ditingkatkan," ujar Asintel.

Ditambahkan Kasdam, fasilitas rumah sakit Kodam yang melayani BPJS, saat ini tidak hanya menerima pasien dari kalangan personel Kodam saja namun juga warga masyarakat.

"Kita sudah menyiapkan tanah di daerah Warmare, namun sampai saat ini anggarannya belum turun. Seyogyanya untuk Kodam sendiri minimal punya rumah sakit tingkat 2.

Saat ini yang ada, rumah sakit kita tingkat 4, itu pun kalau dilihat standar dokter, fasilitas, obat-obatan, dan alat peralatanya, sebetulnya belum sampai tingkat 4," ungkapnya.

Aster Kasdam XVIII Kasuari,  Kolonel Inf Susanto Dwi Asmara, S.H. pada kesempatan itu menyampaikan bahwa menurut laporan para Komandan Kodim (Dandim), secara umum kondisi wilayah di jajaran Kodam XVIII Kasuari kondusif dan terdapat dua wilayah yang saat ini melakukan lockdown, dengan pertimbangannya yang berbeda-beda.

"Sebagai contoh kabupaten Fakfak. Pertimbangannya mungkin bukan karena takut kedatangan masyarakat dari luar, namun lebih utama adalah karena pertimbangan kemampuan sarana dan prasarana rumah sakit berikut tenaga medisnya yang sangat terbatas, sehingga Bupati mempertimbangkan kalau muncul dua atau tiga kasus Covid-19 saja, mereka akan kewalahan dan sudah tidak mampu menanganinya.

Hal ini berbeda dengan kabupaten Sorong, yang mungkin memiliki pertimbangan yang lain, namun untuk rumah sakit barangkali cukup bagus," ucap Aster.

“Aparat Komando Kewilayahan (Apkowil) telah bersinergi dengan personel Polri di wilayah untuk bersama-sama menghadapi pandemi Covid-19 ini.

Selain itu, kita mempertajam kagiatan social distancing yakni melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) dengan warga masyarakat hingga ke pedalaman, dan ini cukup efektif," tambahnya.

Menanggapi penyampaian Kasdam XVIII Kasuari, anggota DPD RI Dr. Filep Wamafma mengatakan, tidak ada solusi lain apabila terkait dengan peningkatan sarana prasarana rumah sakit, maka akan bersama-sama didorong dan akan dibicarakan secara bersama dengan Pemda Provinsi atau Gubernur, Bupati, dan pihak TNI.

"Bilamana sudah ada dokumen pengusulan, misalnya dari Kodam sudah pernah mengusulkan namun belum sempat dilihat, kita nanti akan rapatkan. Aspirasi ini akan saya bawa dan kawal," katanya. ($.budhi)
Share:

Aparat Gabungan Kodim 0803 Madiun dan Polres Bubarkan Kerumunan Warga

Targethukumonline. Madiun - Komando Distrik Militer 0803 Madiun dan Polri bersinergi menerjunkan jajarannya untuk berpatroli di berbagai wilayah.

Aparat gabungan bubarkan kerumunan warga.

Mereka mengimbau warga agar tidak berkerumun untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona, selasa malam.

Komandan Kodim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., mengatakan patroli kali ini ke tempat-tempat yang di duga menjadi kerumunan warga. 

Aparat gabungan akan melakukan pembubaran terhadap warga yang bergerombol.

"Kita mengimbau masyarakat untuk kembali ke rumahnya masing-masing, karena wabah Covid-19 ini masih sangat masif di masyarakat," kata Dandim di kantor Makodim, Rabu tgl (01/04/20).

"Hal ini harus di sadari bersama, maka kami meminta kesadaran dari masyarakat untuk tidak berkumpul. Serta tidak keluar rumah apabila keperluan tak mendesak," tegasnya.

"Kami juga akan menindak tegas apabila ada warga yang membandel dan melawan petugas pada saat melakukan tugasnya," pungkas Letkol Czi Nur Alam Sucipto. (Ujang Palupi)
Share:

Hadapi Corona, Bupati Pati Keluarkan Kebijakan Stimulus Pembiayaan

Targethukumonline. Pati - Tak dapat dipungkiri, merebaknya wabah Virus Corona di Indonesia turut berdampak pada sektor industri keuangan di kabupaten Pati. 

Bupati Haryanto keluarkan kebijakan stimulus bagi debitur.

Karena itu, Bupati Pati mengeluarkan kebijakan stimulus pembiayaan guna mengatasi dampak yang ditimbulkan, Selasa tgl (31/03/20).

Dalam surat Bupati yang dikirimkan kepada para pelaku usaha industri jasa keuangan se-kabupaten Pati, Haryanto menjelaskan bahwa seluruh Bank Umum Konvensional (BUK), Bank Umum Syariah (BUS), Unit Usaha Syariah (UUS), Bank Perkreditan Rakyat (BPR), dan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) yang berada di wilayah kabupaten Pati diminta untuk memberikan stimulus kredit bagi debitur yang terdampak penyebaran Covid-19 sebagaimana ketetapan dalam POJK Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional sebagai kebijakan Countercyclical dampak penyebaran Coronavirus Disease 2019.

"Pemberian stimulus tersebut dapat dilakukan dengan melakukan relaksasi atau restrukturisasi kredit kepada debitur pada sektor-sektor yang terdampak penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19), antara lain di sektor pariwisata, transportasi, perhotelan, perdagangan, pengolahan, pertanian dan pertambangan dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan mekanisme pemantauan sesuai ketentuan yang berlaku", ujarnya dalam surat tersebut.

Ia pun menekankan perlunya dilakukan sosialisasi, edukasi dan literasi kebijakan stimulus kredit tersebut dengan memasang pengumuman  di seluruh Kantor Cabang, Kantor Cabang Pembantu / Unit dan Kantor Kas, sesuai ketentuan teknis yang berlaku di masing-masing pelaku Industri Jasa Keuangan.

"Kebijakan pemberian stimulus kredit tersebut mulai berlaku sejak 13 Maret 2020 sampai dengan 31 Maret 2021", tegas Bupati.

Bank pun diminta menyampaikan laporan berkala atas penerapan kebijakan stimulus kredit tersebut kepada Bupati Pati sejak posisi data akhir bulan April 2020.

Semua itu, menurut Bupati perlu dilakukan dalam rangka mendorong optimalisasi fungsi intermediasi perbankan, menjaga stabilitas industri jasa keuangan dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kabupaten Pati yang terdampak penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

"Sebab hal itu juga berdampak secara langsung ataupun tidak langsung terhadap kinerja dan kapasitas debitur, termasuk debitur Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)", pungkasnya. (ROI)
Share:

Soliditas TNI, Kodim Pati Bersama Forkompinda Laksanakan Penyemprotan Serentak

Targethukumonline. Pati - Pencegahan penyebaran virus Corona tak henti hentinya dilakukan di wilayah kabupaten Pati, Selasa tgl (31/03/20).

TIM HAR Pati turut seras dalam penyemprotan disinfektan serentak.

Bukan hanya diwilayah sekitar kota Pati saja namun gerakan penyemprotan cairan disinfektan juga dilakukan diseluruh wilayah sampai ke desa desa.

Penyemprotan serentak yang diikuti oleh seluruh unsur TNI, Polri, Pemda dan instansi yang terkait pada hari selasa pagi Pukul 08.45 WIB bertempat dihalaman markas polres Pati diawali dengan kegiatan apel bersama yang dihadiri oleh forkopimda kabupaten Pati.

Upaya pencegahan yang dilakukan secara masif dan terus menerus ini diharapkan dapat mengurangi resiko penyebaran virus Covid-19 sehingga dapat menciptakan kondusifitas ditengah kegelisahan seputar isu corona dilingkungan masyarakat.

Disamping itu juga tentunya juga dengan menggencarkan himbauan serta sosialisasi kepada masyarakat oleh berbagai pihak (lintas sektoral) sehingga membuat masyarakat menjadi paham tentang kondisi seputar Covid-19 saat ini.

Turut aktif dalam kegiatan penyemprotan disinfektan pagi tadi adalah dari Dinas Jawatan TNI AD (Tim Har Pati) dibawah Detasemen Peralatan 03 Salatiga dengan mengoperasikan mobil dinas TNI yang sudah dimodifikasi tersebut juga ikut andil dalam kegiatan penyemprotan disinfektan.

“Hari ini Tim pemeliharaan peralatan Angkatan Darat Pati bersama Polsek, Koramil, puskesmas Pati telah melaksanakan penyemprotan disinfektan di terminal Pati dan sekitarnya, GOR Puri Pati, kantor Den Zibang TNI AD, Rumkitban Marga Husada Pati, Kantor Subdenpom Pati, wilayah seputar markas Tim Har Pati dan markas kodim 0718 Pati,” Hal ini diungkapkan Letnan Satu Cpl Supardi ketua Tim Har Pati saat melaksanakan penyemprotan di markas kodim Pati.

Supardi juga menambahkan bahwa penyemprotan yang dilaksanakan hari ini meghabiskan disinfektan sebanyak 1000 liter, sedangkan untuk pelaksanaan penyemprotan akan dilaksanakan setiap seminggu sekali.

“Apabila kita diminta bantuan dari instansi manapun, baik dari dinas kesehatan Pati, Kodim dan Koramil, kita siap untuk membantu, karena kami sudah memiliki alat hasil dari modifikasi teman-teman sendiri dengan dua penyemprot bertekanan yang cukup tinggi sehingga dapat memperlancar selama kegiatan penyemprotan,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala Staf Kodim Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag, M.Si mengatakan, “Pagi ini Markas Kodim Pati juga disemprotkan disinfektan dari Tim Har Pati untuk pencegahan penyebaran Covid-19. 

Kodim Pati juga sudah memiliki peralatan Sprayer (alat semprot elektrik) yang setiap saat kita operasikan apabila ada kegiatan penyemprotan serentak seperti hari ini maupun penyemprotan yang dilaksanakan secara mandiri oleh Kodim dan Koramil diwilayah binaan masing-masing,” terangnya.

“Hari ini kita mendukung sebanyak 20 personel siaga beserta alat semprot dari Kodim Pati dalam kegiatan penyemprotan disinfektan serentak yang dilaksanakan di kabupaten Pati,” ucap Sholihin. (ROI)
Share:

Rakoord Kesiapan Lokasi Karantina Covid-19, Ini Yang Disampaikan Dandim Solo

Targethukumonline. Surakarta - Bertempat di Balai Tawang Arum komplek Balaikkota Surakarta jalan Jend Soedirman No. 2 kel. Kampung Baru kec. Pasar Kliwon kota Surakarta Dandim 0735 Surakarta (Solo) Letkol Inf Wiyata S Aji, SE, MDS ikuti rapat koordinasi (Rakoord) dalam rangka persiapan lokasi untuk karantina wilayah bagi OPD/PDP yang menuju Kota Surakarta dalam rangka antisipasi penyebaran Covid -19 Surakarta pimpinan rapat oleh Rahmat (Asisten Administrasi umum) yang dihadiri 40 orang, Selasa tgl (31/03/20).

Antisipasi penyebaran covid-19, antisipasi karantina wilayah.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah sebagai berikut Kombes Pol Andi Rifai, S.IK. MH (Kapolresta Surakarta), Ir. Ahyani, MA (Sekda kota Surakarta), Kinkin Sultanul Hakim (Asisten Pemerintah Kota Surakarta) Drs. Hari Prihatno (Kadishub Kota Surakarta), Rahmad (Asisten Administrasi umum), Dr. Siti Wahyuningsih (Kadis DKK Kota Surakarta), Kentis (Diskominfo kota Surakarta) dan Hendardi, SH. MH (Kakesbangpol).

Adapun hasil rapat menyampaikan bahwa tempat untuk Karantina OPD Covid-19 wilayah kota Surakarta antara lain di Joyokusuman, Joyosuhartan dan Graha wisata.

Sedangkan untuk tempat pengawasan umum di Pendapi Gedhe balaikota Surakarta, kelengkapan yang di siapkan dapur umum WC, kamar mandi.

Untuk selama di karantina antara lain  tempat beribadah, olahraga, wawasan kebangsaan, Parinting dinas pariwisata kegiatan karantina selama 14 hari.

Karantina bertujuan untuk membuat sok terapi para pemudik yang akan pulang kampung dan agar yang lain tidak pulang kampung selama masih adanya pandemi Covid 19 untuk pengawasan keluar masuk pemudik yang mau pulang kampung diserahkan ke Kodim dan Polres.

Dandim Solo menyampaikan dalam rapat bahwa Intinya " Kodim siap membantu program pemerintah daerah dalam rangka kegiatan pengawasan terhadap para pemudik yang mau pulang kampung melalui bandara, terminal, stasiun yang bertujuan untuk memutus mata rantai Covid-19 dan siap mendukung sarana prasarana antara lain tempat tidur (Valbet)".

Sedangkan Penyampaian dari Kapolresta Surakarta, Polres siap membantu Program pemerintah daerah salah satunya dalam pelaksanaan pengawasan kedatangan pemudik di bandara, terminal  stasiun selama Covid-19 dan siap membantu pelaksanaan pekerjaan di dapur umum.

Penyampaian dari Kadishub kota Surakarta setiap kedatangan para pemudik di terminal, Stasiun harus semua tercatat alamat tinggal nomor hp dan tempat tujuan, di dalam pengawasan kedatangan pemudik dishub minta pendampingan dari TNI maupun Polri dan Dinkes, semua kendaraan Buss wajib masuk ke terminal dan mendeteksi atau pengawasan perbatasan yg naik kendaraan pribadi perlu pengawasan ekstra. (B.fajar)
Share:

Senin, 30 Maret 2020

Aktivis Muda HMI Meulaboh Angkat Bicara Soal Pembelajaran Kuliah Sistem Daring

Targethukumonline. Aceh Barat - Aktivis Muda Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Meulaboh, Suwardy, S.Pd menurutnya, Kampus di kabupaten Aceh Barat harus punya strategi khusus pemanfaat anggaran seperti Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk kemakmuran mahasiswa dalam upaya pencegahan Covid-19 di wilayah setempat, Senin tgl (31/03/20).

Mr. Suwardy, SPd aktifis muda HMI.

"Setiap kampus di Aceh Barat ada Anggaran khusus dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah kabupaten seperti anggaran DIPA dan disana ada beberapa formasi seperti, anggaran perjalanan dinas Rektor, anggaran kegiatan kemahasiswaan dan anggaran lainnya, semestinya anggaran itu bisa dimanfaatkan untuk pencegahan virus COVID-19, Atau digunakan untuk kemakmuran Mahasiswa dalam mengikuti perkuliahan sistem Daring (online) dengan berbagai macam tugas yang diberikan," ungkap Suwardy, Kabid Perguruan Tinggi, Kepemudaan dan Kemahasiswaan HmI Cabang Meulaboh.

Selain itu, lanjut Suwardy, dalam menghadapi situasi sulit seperti ini. Mahasiswa dipaksa harus harus mengikuti kuliah sistem online, apalagi ada beberapa mahasiswa di pelosok Aceh Barat yang tidak memiliki sinyal internet, dan terkendala dengan kuota internet terutama mahasiswa yang tingkat pendapatan ekonomi orang tuanya ke bawah.

"Kalau kuliah online yang diberlakukan sekarang, banyak menyulitkan mahasiswa  dan terutama mahasiswa pelosok Aceh Barat yang tidak memiliki sinyal internet, pihak kampus harus meninjau permasalahan yang hadapi mahasiswanya," jelasnya.

Ia menambahkan, pasca penerapan kuliah Daring menyebabkan mahasiswa gagal faham, metode pembelajaran yang diterapkan selama ini, hanya terfokus pada Pemberian tugas semata, seakan dosen kehabisan metode dalam melakukan perkuliahan sekarang," tambah Suwardy.

Suwardy berharap, setiap kampus yang ada di Aceh Barat punya strategi jitu dalam memanfaatkan Anggaran Kampus, dari pada harus dikembalikan lagi ke pusat, selain itu, katanya, Jika harus diberlakukan Kuliah online haruslah meninjau beberapa permasalahan yang sedang dihadapi oleh mahasiswa dimasa Lockdown yang disebabkan oleh pandemi virus Covid-19 ini. (Mahlil)
Share:

Cegah Covid-19, Kantor Direksi PTPN IV Medan Disemprot Disinfektan

Targethukumonline. Medan - Kantor Direksi PTPN IV jalan Letjend Suprapto No. 2 Medan disemprot cairan disinfektan, yang dilakukan oleh tim gabungan dari BPBD Kota Medan, TNI dan Satpol PP, senin kemarin sekitar pukul 10.00 WIB.

Antisipasi penyebaran virus Corona, kantor PTPN IV dilakukan penyemprotan disinfektan.

Dan terlihat ada 32 petugas yang melakukan penyemprotan, sebut Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN IV Riza Fahlevi Naim, (31/03/20).

Disebutkan Riza Fahlevi Naim,  hal ini dilakukan sebagai langkah preventif pencegahan penularan Virus Covid-19, khususnya di Kantor Direksi PTPN IV Medan, dan kehadiran tim gabungan ini dibawah komando Ilham (BPBD) dan Wahyudi (Yon Zipur 1/DD), dinilai sangat membantu PTPN IV Medan dalam upaya mencegah penularan dan menekan angka penyebaran Virus Covid-19.

Apalagi, cairan disinfektan yang mereka miliki terdiri dari komposisi bahan yang baik dan cukup efektif.

Dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) dan sejumlah peralatan pendukung sesuai standard tugas lainnya, sebut Riza Fahlevi Naim.

Riza Fahlevi Naim berharap program ini dapat mencegah penularan Virus Covid-19 di lingkungan Kantor Direksi PTPN IV Medan, dan “Alhamdulillah, Pemko Medan dibantu TNI melakukan penyemprotan cairan disinfektan.

Ini menjadi salah satu langkah preventif yang dilakukan untuk mencegah penularan Virus Covid-19”, ungkapnya.

Atas nama manajemen PTPN IV, Riza Fahlevi Naim mengucapkan terima kasih kepada pemerintahan kota Medan berikut jajarannya yang telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Kantor Direksi PTPN IV Medan.

Disebutkan Riza Fahlevi Naim bahwa manajemen PTPN IV tetap berpesan dan mengimbau kepada seluruh keluarga besar PTPN IV agar tetap tenang dan tidak panik.

Selain itu juga, “mari kita meningkatkan kesadaran diri untuk segera melaporkan kondisi tubuh ke fasilitas layanan kesehatan terdekat jika merasa tubuh dalam keadaan yang kurang baik”, tutup Riza Fahlevi Naim.

Sebelumnya tim juga telah menyemprot di berbagai lokasi keramaian seperti pasar dan perkantoran sejak kamis (19/03/20).

"Disinfektan kami dari BPBD kota Medan, dan kami hari ini akan melakukan penyemprotan di 4 titik termasuk Kantor Direksi PTPN IV", ujar salah seorang petugas penyemprotan. (Herman Usman)
Share:

Cegah Penyebaran Covid-19, Babinsa Purwogondo Semprot Disinfektan ke Fasilitas Umum

Targethukumonline. Jepara - Guna mencegah penyebaran virus Corona atau yang sering disebut COVID-19, Babinsa desa Purwogondo Koramil 04 Pecangaan Sertu Laman, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Kalinyamatan didampingi Petinggi dan perangkat desa melakukan penyemprotan disinfektan ke sejumlah masjid, perkantoran dan sekolah-sekolah di desa Purwogondo, kecamatan Kalinyamatan, kabupaten Jepara, (31/03/20).

Antisipasi penyebaran Covid-19, sejumlah fasilitas di semprot disinfektan.

Sertu Laman mengatakan, kegiatan penyemprotan ini dilakukan sebagai wujud tekad dan semangat kuat untuk melawan wabah virus Corona yang semakin hari penularannya semakin memprihatinkan, bahkan semakin banyak memakan korban jiwa.

“Ini semua kita lakukan demi mencegah penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China ini. Demi menjaga kesehatan warga masyarakat desa Purwogondo, kita akan semprot beberapa fasilitas umum yang ada,” ujar Sertu Laman.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, bahwa penyemprotan disinfektan hanya salah satu upaya kecil dalam pencegahan penyebaran virus Corona.

Yang lebih utama adalah masing-masing person, harus selalu rajin mencuci tangan menggunakan sabun, harus selalu makan makanan yang bergizi, olahraga yang teratur, berjemur di panas matahari selama 20 menit dan konsumsi vitamin guna meningkatkan imun tubuh.

“Yang terpenting sosial distansing dengan menghindari kerumunan orang, menjaga jarak minimal 1 meter dari orang lain, tidak bersalam-salaman, dan selalu gunakan masker. 

Lebih baik diam diri di rumah, keluar bila hanya mendesak, itu pencegahan yang terbaik,” tandasnya. (J-TEAM)
Share:

Minggu, 29 Maret 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Personel Kodim Madiun di Semprot Disinfektan

Targethukumonline. Madiun - Kodim 0803 Madiun melakukan berbagai tindakan preventif guna mencegah masuknya penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Antisipasi penyebaran virus corona, Kodim Madiun lakukan penyemprotan disinfektan.

Salah satunya berupa prosedur penyemprotan disinfektan terhadap personel yang akan masuk kantor Makodim 0803 Madiun di jalan Pahlawan No. 25 Madiun.

"Setiap tamu maupun personel Kodim 0803 Madiun yang akan memasuki kantor wajib mengikuti proses penyemprotan tubuh dengan cairan disinfektan di bilik yang telah disiapkan di halaman Pos Provoost," ucap Dandim 0803/Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., dalam keterangannya, Senin tgl (30/03/20).

"Selain penyemprotan disinfektan, personel Kodim 0803 Madiun dan para tamu yang mengunjungi Kodim 0803 Madiun juga wajib mencuci tangan dengan menggunakan sabun dan hand sanitizer yang telah disediakan diseluruh akses pintu masuk ruang kerja," terangnya.

"Penyemprotan disinfektan akan dilakukan setiap hari sampai wabah virus corona berhasil diatasi dan sebagai antisipasi timbulnya penyakit di Kodim 0803 Madiun," tegasnya.

Dandim juga memerintahkan kepada seluruh personel agar selalu menjaga kebersihan lingkungan kerja dan melakukan giat bersih sebelum melaksanakan tugas. (Abrori)
Share:

Bhakti Kepada Ibu Pertiwi, PT Eben Haezer Logam Juwana Serahkan Bantuan Alat Sprayer ke Kodim Pati

Targethukumonline. Pati - Turut berpartisipasi aktif mendukung pemerintah dalam kegiatan penaggulangan penyebaran Covid-19 (Corona) khususnya diwilayah Kabupaten Pati, PT Eben Haezer Logam Juwana menyerahkan bantuan berupa alat semprot electrik sebanyak 18 unit.

18 unit bantuan alat sprayer diserahkan ke Dandim Pati. 

Bantuan yang diserahkan di aula Suluh Bhakti Kodim 0718 Pati oleh Agus Suriyanto direktur PT Eben Haezer Logam Juwana diterima langsung oleh Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE yang disaksikan oleh perwakilan Danramil dan perwakilan komunitas relawan Pati, Senin tgl (30/03/20).

“Saya pribadi dan sebagai Komandan Kodim bersama relawan Pati mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan, saat ini alat semprot elektrik sangat dibutuhkan dalam rangka untuk mencegah dan memutus penyebaran virus Corona, semoga bantuan alat semprot ini dapat bermanfaat bagi masyarakat Pati umumnya dan bagi kodim Pati khususnya,” tutur Dandim.

Letkol Adi juga menambahkan bahwa alat semprot elektrik ini akan dipergunakan untuk membantu masyarakat dalam kegiatan penyemprotan cairan disinfektan diseluruh wilayah kabupaten Pati guna menanggulangi penyebaran virus Corona.

“Kami berharap masyarakat juga berdisiplin mentaati himbauan dari pemerintah sehingga dapat mempercepat proses penanggulangan wabah Covid-19 ini,” imbuhnya.

Alat semprot elektrik sebanyak 18 unit ini akan diperuntukkan mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh Kodim 0718 Pati dan komunitas relawan kabupaten Pati dalam kegiatan penanggulangan penyebaran virus Corona diwilayah kabupaten Pati.

Dalam kesempatan tersebut Agus suriyanto langsung menyerahkan alat semprot elektrik tersebut kepada komunitas relawan kabupaten Pati sebanyak 5 unit dan kepada perwakilan Komandan Koramil serta markas Kodim menerima sebanyak 13 unit alat semprot (sprayer). (ROI)
Share:

Tim Reaksi Cepat (TRC) Desa Sukorukun Serbu, Lawan Covid-19

Targethukumonline. Pati - Genderang perang yang ditabuh untuk melawan Covid-19 (Virus Corona) sampai juga diwilayah pedesaan tepatnya di desa Sukorukun kecamatan Jaken Pati.

Genderang perang ditaburkan, TRC desa Sukorukun siap diterjunkan.

TRC mengerahkan puluhan orang untuk melaksanakan penyemprotan menggunakan cairan disinfektan keseluruh fasilitas kantor desa, tempat ibadah, warung dan seluruh rumah milik wargapun tidak luput dari serbuan tim (TRC) penyemprot disinfektan, (30/03/20).

Tim yang dibentuk oleh Suselo kepala desa Sukorukun ini berjumlah sebanyak 15 orang yang telah dibagi sektor dalam melaksanakan penyemprotan sehingga kegiatan tersebut dapat rampung dengan cepat karena desa Sukorukun hanya terdiri dari dua dukuh yakni dukuh Sobo dan dukuh Telanaan dengan jumlah 10 RT dan 2 RW dengan jumlah penduduk sebanyak 2.700 jiwa dan 1.090 KK.

Menurut penuturan Kepala desa Sukorukun, untuk kegiatan penyemprotan yang dilaksanakan hari ini senin pagi merupakan murni swadaya dari pemerintah desa Sukorukun untuk mendukung pemerintah melawan penyebaran virus Corona khususnya diwilayah desanya.

“Ini merupakan gerakan serentak yang kita lakukan demi menjaga masyarakat kami apabila ada virus yang menempel dan masih hidup diharapkan dapat mati karena semprotan disinfektan yang kami lakukan.

Rencana penyemprotan cairan disinfektan ini akan kita laksanakan secara rutin tergantung kondisi serta situasi yang akan kita bicarakan kembali bersama tim,” ungkap Suselo.

Kades juga menyampaikan bahwa untuk mengkoordinir kegiatan penyemprotan seperti ini diwilayahnya tergolong mudah dilaksanakan karena penduduk didesanya yang mayoritas berprofesi sebagai petani sehingga banyak yang memiliki alat semprot (Sprayer) sehingga dari pemdes tinggal menyediakan cairan disinfektan saja.

Upaya yang dilakukannya bukan itu saja, namun himbauan juga sudah disampaikan bersama perangkat desa, Babinsa serta Bhabinkamtibmas kepada masyarakat untuk menerapkan Physical Distancing (jaga jarak aman) juga sudah diserukan seperti melarang kerumunan orang dalam jumlah banyak.

Juga mendata warganya yang datang dari merantau atau bepergian dari luar wilayah serta menghimbau untuk tetap dirumah selama 14 hari selama masa inkubasi virus tersebut untuk menjaga kemungkinan terpaparnya virus Corona sehingga tindakan prefentif tersebut dapat memutus rantai penularan. (ROI)
Share:

Tepis Isu Negatif di Media Sosial, Bupati Haryanto Berikan Klarifikasi

Targethukumonline. Pati - Bupati Pati Haryanto memberikan klarifikasi terkait isu penyebaran covid-19 yang berkembang di media sosial, didampingi Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, Asisten 2 dan Kepala Dinas Kesehatan, klarifikasi dilakukan di Pendopo Kantor Bupati, Minggu tgl (29/03/20).

Klarifikasi Bupati Pati terkait isu yang beredar di masyarakat.

Bupati menjelaskan terkait dengan tindak lanjut meninggalnya Anggota DPR RI Imam Suroso yang terdampak Covid - 19.

Ia mengungkapkan Pemerintah kabupaten Pati telah menetapkan tanggap darurat sejak tanggal 16 Maret 2020.

Dengan kejadian meninggalnya anggota DPR RI Imam Suroso, pemkab mengambil langkah- langkah sebagai berikut ;

Pertama, pemkab telah melakukan tracking kepada semua yang berhubungan langsung dengan beliau pada saat melakukan sosialisasi keberadaan covid-19.

Baik di pasar puri baru, juga di desa Puncel maupun desa Tegalombo maupun juga tempat tempat yang lain di luar itu.

"Kami pun juga mengadakan tracking kepada petugas kesehatan maupun masyarakat yang mendampingi dan kita jelaskan untuk tracking petugas kesehatan adalah petugas yang mendata langsung dampak covid 19 yang selama ini mengikuti kegiatan almarhum," jelas Bupati.

Kedua, Pemerintah kabupaten Pati mengadakan penyemprotan fasilitas umum diantaranya adalah pasar puri baru yang menjadi tempat kegiatan bakti sosial pembagian masker.

Bupati juga mengatakan sejak sabtu 29 maret hingga Sselasa 31 Maret 2020, Pemkab Pati menutup pasar puri untuk dilakukan sterilisasi dan penyemprotan disinfektan setiap hari.

Bupati juga meminta kepada masyarakat yang telah ditelusuri dan diketahui memiliki kontak dengan almarhum sebelum meninggal, disarankan untuk mengisolasi diri atau melakukan karantina mandiri di rumah masing - masing.

"Kepada masyarakat kabupaten Pati adanya isu yang berkembang tentang dokter yang mendampingi, yaitu dokter Widi dan keluarga, dikatakan sekarang diisolasi di RS Karyadi itu adalah tidak benar, Dokter Widi mengisolasi diri di rumah dan telah dilakukan rapid test.

Sampai saat ini (hasilnya) negatif namun demikian tetap mengisolasi diri atau karantina mandiri di rumah," jelas Bupati.

Terkait dengan keluarga almarhum, ajudan dan sopirnya yang dikatakan meninggal, Bupati menegaskan isu itu juga tidak benar.

Faktanya, Umar Yadi adalah anggota Polri yang meninggal namun tidak ada kaitannya dengan covid-19.

"Hanya kebetulan memang dekat dengan almarhum Imam Suroso, (Umar) meninggal karena sudah punya riwayat sakit yang cukup lama dan kebetulan meninggalnya berurutan," tegas Haryanto.

Bupati pun menerangkan untuk ibu Asih maupun dua anaknya telah mengisolasi diri di rumah dan hari ini Bupati menugaskan tim kesehatan mengadakan rapid test kepada keluarganya.

Demikian juga dengan supir almarhum, tim Dinas Kesehatan telah melakukan pendataan dan meminta yang bersangkutan untuk isolasi mandiri di rumah.

"Nanti insya Allah akan didatangi dari petugas Dinas Kesehatan untuk dilakukan rapid test," imbuh Bupati.

Selain keluarga dan orang terdekat, Pemkab Pati juga akan melakukan rapid test pada beberapa wartawan yang mendampingi almarhum saat bakti sosial di pasar puri.

Kepada seluruh masyarakat, Bupati meminta agar tidak percaya dengan berita yang tidak pasti juga berita hoaks yang menyesatkan. 

Ia menegaskan pemerintah kabupaten Pati sampai dengan sekarang tidak mengadakan lockdown karena yang mempunyai kewenangan lockdown adalah pemerintah pusat.

"Sehingga kita bersama-sama masih melaksanakan kegiatan sebagaimana biasa menyesuaikan peraturan yang ada terkait penanganan covid- 19," jelasnya.

Di setiap kegiatan Bupati terus menyampaikan untuk cuci tangan pakai sabun, membiasakan hidup sehat makan yang bergizi dan sering memakai masker dan hand sanitizer juga menjaga jarak dan tidak berkumpul.

"Sayangi keluarga, kalau misal ingin berkumpul (silahturahmi) dengan keluarganya lebih baik tidak keluar ke mana-mana dan tetap di rumah.

Tetap semangat kita tidak usah panik, ayo tolak corona," imbau Bupati.

Tak lupa Bupati menyampaikan bahwa masyarakat yang telah ditelusuri dan didata sebagai ODP dari Dinas Kesehatan nantinya tetap akan menjalani rapid tes covid-19.

"Masyarakat diharap tetap tenang. Mengingat alat yang terbatas jadi harus bersabar dan bergantian dalam pemeriksaan secara bertahap," pungkas Bupati. (ROI)
Share:

Soliditas TNI, Koramil Kayen Bersama Warga Jimbaran Bantu Pembongkaran Rumah Ibu Sukilah

Targethukumonline. Pati - Babinsa desa Jimbaran Koramil 04 Kayen Kopda Siswanto bersama Babinkamtibmas Bribka Eko, pemerintah desa serta masyarakat desa Jimbaran melaksanakan pembongkaran rumah milik Sukilah (63) warga desa Jimbaran RT 09 RW 02 kecamatan kayen kabupaten Pati.

Sinergitas Babinsa & Bhabinkamtibmas bersama warga bantu rumah tidak layak huni.

Rumah milik Sukilah berukuran 5 X 6 meter dengan kondisi kurang layak dikarenakan belum memenuhi syarat kesehatan sebagai rumah sehat karena lantainya masih tanah, dindingnya berbahan dari bambu (gedhek) serta genteng yang sudah usang sehingga bocor disana sini apabila hujan turun sehingga menyebabkan lantai dari tanah tersebut menjadi lembab.

Untuk mewujudkan harapan Sukilah, kepala desa Jimbaran Sulistyo Agung bersama Babinsa, Babinkamtibmas dan warga bergotong royong melaksanakan pembongkaran rumah yang dilaksanakan pagi tadi, Minggu tgl (29/03/20).

Menurut penuturan  Danramil 04 Kayen melalui Babinsa Jimbaran Kopda Siswanto bahwa dengan berbekal bantuan dana dari BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) kabupaten Pati sebesar 10 juta rupiah serta dibantu swadaya dari desa serta masyarakat setempat rumah milik Sukilah akan dibangun dengan ukuran semula dengan bangunan permanen sehingga memenuhi standar kesehatan sebagai hunian sehat.

"Hari ini kita mulai melaksanakan pembongkaran rumah yang kita kerjakan secara bergotong royong bersama warga," terangnya.

"Proses awal sudah kita mulai dengan pembongkaran dan langsung akan kita lanjutkan pembangunan rumah.

Saya sebagai Babinsa siap membantu kepala desa dalam setiap kegiatan seperti yang kita laksanakan hari ini, semoga selalu diberikan kelancaran sampai dengan selesai pembangunan," ucap Siswanto. (ROI)
Share:

Sabtu, 28 Maret 2020

Penertiban Lapak Aduan Burung Merpati Oleh Personil Koramil Pondok Gede

Targethukumonline. Bekasi - Kepedulian Personil Koramil-702 Pondok Gede Kodim 0507 Bekasi guna pencegahan, penyebaran serta penularan virus Corona melalui penerapan pemahaman social dan Physikal Distancing kepada masyarakat diwilayah binaannya terus dilakukan.

Cegah dan antisipasi penyebaran Covid-19 harus terus digalakkan.

Hal ini dilaksanakan melalui tahapan yang dimulai dari kegiatan sosialisasi kepada perangkat diwilayah, pemberian himbauan kepada masyarakat melalui sarana yang ada, sampai dengan pelaksanaan tindakan yang dilakukan secara terukur dan humanis.

Dalam kegiatannya personil Koramil telah melakukan himbauan dan dengan terpaksa melakukan tindakan berupa penertiban serta penutupan tempat tempat yang disinyalir dapat membuat berkumpulnya masa dimana salah satunya adalah arena tempat aduan Balap Burung Merpati yang terletak di tanah lapang belakang Komplek Perumahan Umum Betawi Permai RT 02 RW 14 kel. Jati Rangga Kecamatan Jati Sampurna kota Bekasi, Sabtu tgl (28/03/20).

Kegiatan lomba balap burung merpati yang tidak mempunyai ijin dari lingkungan serta aparatur terkait lainnya dan sudah berjalan hampir Satu tahun ini berada diatas lahan fasilitas umum, dengan terpaksa ditertibkan oleh personil Koramil dengan dibantu oleh perangkat wilayah serta tokoh masyarakat setempat.

Hal tersebut dilakukan, karena kegiatannya dianggap dapat membuat resah warga masyarakat sekitar ditengah-tengah sedang mewabahnya Covid 19 atau yang lebih dikenal sebagai virus Corona, ditambah lagi kemungkinan tindakan pelanggaran hukum lainnya, seperti perjudian, pencurian serta tindakan yang merugikan masyarakat.

Kejadian itu bermula berawal dari Babinsa Kelurahan Jati Rangga Serda Sutarman mendapatkan telepon dari warganya dengan dilengkapi foto dokumen kegiatan yang berisi, bahwa di TKP orang - orang sudah mulai berkumpul untuk bermain balapan burung, kepada Babinsa tolong agar ditertibkan, kami warga resah ditengah tengah wabah Corona tidak seharusnya mereka berkumpul kumpul karena itu dapat dengan mudah menular kepada siapapun, kami juga melihat bahwa lomba tersebut suka dijadikan ajang judi.

Mendapat laporan tersebut, Babinsa segera melaporkannya kepada Wadanramil Kapten Arm. Catur Anang Wibowo dimana Wadanramil adalah sebagai yang tertua pada pelaksanaan karya bakti penyemprotan cairan disinfektan diwilayah kelurahan Jati Raden kecamatan Jati Sampurna, untuk kemudian memberi perintah kepada Babinsa serta personilnya agar segera berangkat ke TKP dan menghentikan segala bentuk kegiatan disana sambil memberikan himbauan kepada orang orang yang di sana agar segera kembali kerumahnya masing masing untuk mencegah penularan virus Corona dan jika memang ada bukti perjudian, agar para pelaku segera diamankan serta kita serahkan ke pihak kepolisian.

Sesampainya di TKP, melihat kedatangan personil Koramil, masa yang berkumpul dengan jumlah sekitar 20 orangan segera melarikan diri dan meninggalkan barang bukti berupa kurungan burung merpati.

Tidak berapa lama, ketua RT yang di dampingi oleh tokoh masyarakat lingkungan mendatangi personil Koramil, dan memberi tau bahwa inisial (F) adalah sebagai orang yang bertugas untuk menjaga serta merawat lapak aduan burung tersebut dan kemudian Babinsa memerintahkan kepada ketua RT untuk segera memanggil inisial (F).

Setelah dipanggil dan diberi himbauan, inisial (F) tidak merespon dan tidak mengakui jika baru saja lapak tersebut digunakan untuk menjadi tempat berkumpulnya orang-orang.

Karena tidak ingin terlibat perdebatan yang panjang, maka tokoh masyarakat dan ketua RT setempat meminta kepada Babinsanya untuk merobohkan tiang tiang gawang lapak tersebut serta memusnahkan barang barang yang ditinggalkan oleh para pelakunya yang disetujui oleh inisial (F) sebagai pengurus lapak tersebut.

Tampak hadir dalam kegiatan penertiban tersebut Babinsa Kelurahan Jati Rangga Serda Sutarman beserta personil Koramil 702 Pondok Gede Kodim 0507/BKS, ketua RT 02 RW 14 kelurahan Jati Rangga Gunawan, tokoh masyarakat lingkungan Timin, inisial (F) sebagai pengurus lapak. ($.aminto)
Share:

Sinergitas Babinsa Koramil Sepaku dan Bhabinkamtibmas Mencegah Penyebaran Wabah Covid-19

Targethukumonline. Penajam - Dalam rangka mencegah  penyebaran virus Covid - 19, Babinsa Wonosari Serda Syamsul Anwar bersama Bhabinkamtibmas Wonosari Bripka Ahmad Zainuri bersinergi lakukan penyemprotan desinfektan di fasilitas umum di desa Wonosari iecamatan Sepaku kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Sabtu tgl (28/03/20).

Cegah penyebaran Covid-19, Babinsa & Bhabinkamtibmas lakukan penyemprotan disinfektan.

Dalam keterangannya Serda Syamsul Anwar menjelaskan, ”kami Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta aparatur pemerintahan desa Wonosari serta seluruh warga bersinergi bersama melaksanakan penyemprotan cairan desinfektan di kantor desa, tempat ibadah, pasar desa, sekolah dan fasilitas umum lainnya dan rumah-rumah warga dengan tujuan untuk meminimalisir merebahnya virus Covid-19,  dan memutus mata rantai Virus tersebut,” terang Babinsa.

Lanjut Babinsa dalam penyemprotan desinfektan ini terdiri dari material, pembersih lantai merk SOS, Pemutih pakaian merk BAYCLIN dan Pembersih toilet merk HARPIC.

Sementara itu Danramil 0913-04/Sepaku Kapten Inf Andik Supratikto mengutarakan ke awak media, dan kami memerintahkan semua Babinsa untuk turun ke wilayah bersinergi bersama Bhabinkantibmas guna memerangi penyebaran virus Corona yang sudah mendunia, tapi yang lebih utama adalah faktor kesehatan sendiri yang harus tetap di jaga jangan sampai tertular”, ujarnya. (Herman Usman)
Share:

Upaya Cegah Virus Covid-19, Prajurit Kodim Madiun di Jemur

Targethukumonline. Madiun - Berjemur di bawah sinar matahari dapat menghasilkan vitamin D yang baik bagi tubuh Anda. Vitamin satu itu sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh Anda, terlebih di tengah penyebaran virus korona (Covid-19).

Berjemur, antisipasi penyebaran virus Corona.

Seperti halnya yang dilakukan oleh Prajurit Kodim 0803 Madiun, melaksanakan perintah komando atas, setiap hari wajib melaksanakan berjemur di bawah sinar matahari langsung pukul 09.00-10.00 WIB selama 10-15 menit.

Komandan Kodim 0803 Madiun Letkol Czi Nur Alam Sucipto, S.Sos., mengatakan, kita berupaya mencegah penyebaran Virus Corona, oleh karenanya mari kita harus berjemur di bawah sinar matahari setiap jam 10.00 pagi minimal selama 15 menit.

"Karena sinar matahari pagi merupakan sumber vitamin D yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita dan bisa memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya sumber kekebalan tubuh manusia," terangnya, Sabtu tgl (28/03/20).

"Sinar matahari dapat mematikan virus-virus yang menempel di badan termasuk virus corona, ini merupakan langkah-langkah antisipasi dari penyebaran virus corona,” jelasnya.

Selain itu juga kepada seluruh anggota, agar dapat saling mengingatkan, untuk berhati-hati, waspada terhadap virus corona dengan melihat perkembangan situasi saat ini, termasuk keluarga masing-masing dan masyarakat lainnya, disarankan tidak perlu keluar rumah, untuk menghindari virus corona.

“Semua ini jangan dianggap remeh, apalagi tantangan tugas TNI semakin berat, untuk itu agar anggota menjaga kesehatan dan kebugaran fisik dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” pungkasnya. ($.akbar)
Share:

Jumat, 27 Maret 2020

Satgas Raider 300 Peduli Kesehatan Masyarakat

Targethukumonline. Keerom Papua - Satgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Pos Kout di pimpin Serda Chris beserta 5 orang berikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di kampung kwimi, Distrik Arso.

Tim kesehatan Yonif Raider 300/BJW berikan pelayanan gratis kepada masyarakat.

Hal tersebut yang di sampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Raider 300/Bjw, Letkol Inf Ary Sutrisno S.I.P dalam rilis tertulisnya di kabupaten Keerom, Papua, Sabtu tgl (28/03/20).

Dikatakan Dansatgas, berikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat binaan pos sangatlah penting, sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitasnya dengan baik.

"Dalam kehidupan sehari-hari dalam melaksanakan aktivitas paling utama yaitu karena faktor kesehatan yang prima, sehingga pelaksanaan kegiatan masyarakat dalam bekerja dapat terlaksana dengan baik dan lancar," tuturnya.

Pelayanan kesehatan yang di berikan oleh Pos Kout yaitu pengecekan tensi dan berikan obat-obatan berupa vitamin dan obat yang sesuai dengan keluhannya.

Dalam pelayanan kesehatan banyak diantaranya merupakan orang tua yang sudah lanjut usia yang dalam keluhannya kebanyakan penyakit kulit dan gangguan pernafasan.

Pelayanan kesehatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sehingga diharapkan tercipta hubungan yang harmonis antara personel Satgas Raider 300 dengan masyarakat kampung Kwimi.

Masyarakat Kampung Kwimi Bapak Stevanus Swo (49) mengucapkan banyak terima kasih kepada personel Satgas Raider 300 yang selalu berikan pelayanan kesehatan yang sangat berguna bagi masyarakat. (B.fajar)
Share:

Soliditas TNI, Kodim Pati Bersama Gusdurian Bersatu Melawan Covid-19

Targethukumonline. Pati - NKRI Bersatu melawan Corona itulah tema spanduk yang terpampang didepan Markas Kodim 0718 Pati dan juga terpasang diseluruh Koramil jajaran Kodim 0718 Pati yang berisikan himbauan serta ajakan untuk selalu Waspada terhadap merebaknya wabah Covid-19.

Bersama, bersatu dan saling menguatkan cegah penyebaran virus corona.

Tema yang diambil tersebut sangatlah tepat karena dibutuhkan kesungguhan serta kekompakan seluruh komponen dinegeri ini secara bersama - sama mulai dari TNI, Polri, pemerintah daerah serta komponen masyarakat untuk menanggulangi penyebaran virus Corona khususnya diwilayah kabupaten Pati.

Kesungguhan tekad yang kuat tersebut tercermin dengan aksi nyata bukan hanya dari pemerintah saja, namun itu semua juga terbukti dengan aksi yang ditunjukkan oleh komunitas GUSDURIAN kabupaten Pati yang memberikan bantuan sebanyak 10 unit alat semprot (Sprayer) kepada Kodim 0718 Pati yang diserahkan oleh tokoh Gusdurian Pati Edi Siswanto dan KH. Heppy Irianto di markas Kodim Pati, Jumat tgl (27/03/20).

Kepada media Edi Siswanto mengatakan bahwa, "Dengan adanya penyakit virus Corona ini kita ketuk hati masyarakat Pati, kita bekerja sama dengan Kodim dan Polres Pati, hari ini kita serahkan bantuan alat sprayer 10 unit untuk Kodim Pati dan untuk Polres Pati sebanyak 10 unit alat sprayer serta satu unit mesin semprot yang difungsikan penyemprotan diarea yang luas," ucap Edi Siswanto.

Edi juga berharap masyarakat Pati khususnya supaya mematuhi apa yang menjadi himbauan pemerintah agar tetap dirumah dan apabila keluar rumah hanya untuk keperluan yang sangat penting saja.

Sementara itu Komandan Kodim 0718 Pati Letkol Czi Adi Ilham Zamani, SE didampingi oleh Kasdim 0718 Pati Mayor Inf Much Sholihin, S.Ag. Msi menyampaikan terima kasih kepada Gusdurian Pati yang telah memberikan bantuan berupa 10 unit alat semprot (Sprayer) Kepada Kodim Pati.

"Kami dari Kodim Pati menyampaikan banyak terima kasih kepada rekan rekan Gusdurian Pati atas bantuan 10 unit alat semprot ini yang akan kami pergunakan untuk penyemprotan disinfektan diwilayah Kodim Pati ini baik itu di Koramil maupun sarana umum yang dimiliki masyarakat seperti mushola, masjid, gereja dan tempat ibadah lain.

"Kami berharap dengan adanya bantuan ini kita dapat melaksanakan penyemprotan secara masif dan terus menerus untuk mengantisipasi atau mencegah merebaknya Covid-19," tutur Adi.

Letkol Adi juga menyampaikan bahwa himbauan telah disampaikan secara terus menerus kepada masyarakat guna pencegahan virus Corona yakni dengan menerapkan  social distancing, mencuci tangan dan yang lainnya oleh jajaran Kodim bekerja sama dengan kepolisian dan dinas kesehatan kabupaten Pati serta puskesmas diseluruh kabupaten Pati.

"Selain itu juga kita memasang banner atau poster - poster yang berisi tentang himbauan agar masyarakat dapat mengikuti dan harapannya kita dapat memutus rantai penyebaran virus Corona," tandas Dandim. (ROI)
Share:

Pemuda Pancasila Ranting Desa Sikasur PAC Belik MPC Pemalang Tanggap Corona

Targethukumonline. Pemalang - Wabah endemik virus Covid-19 yang menyebar dengan cepat ke seluruh penjuru dunia, mampu memberikan efek yang luar biasa bagi kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, Jum'at tgl (27/03/20).

Pemuda Pancasila ranting Sikasur siap sebagai garda terdepan.

Bahkan negara negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura sudah sejak minggu kemarin lockdown, seperti halnya negara adidaya England atau Inggris ataupun Spanyol dengan angka kematian yang cukup tinggi.

Hal inilah yang diantisipasi oleh Pemuda Pancasila dengan kegiatan yang di lakukan anggota Pemuda Pancasila ranting desa Sikasur meliputi penyemprotan terhadap rumah warga dan masyarakat setempat.

Kegiatan lain yang dilakukan anggota Pemuda Pancasila ranting desa Sikasur telah memberlakukan jam malam yang bekerja sama dengan pihak pemdes dan berbagai element masyarakat desa, jangan sampai lalai yang akan mengakibatkan kematian berkepanjangan karena wabah virus Covid-19 ini.

Begitu juga dengan melakukan pemblokiran jalan yang menuju desa Sikasur, dan dua jalur jalan masuk menuju desa Sikasur akan di lakukan pemblokiran secara permanen untuk jangka waktu yang tidak di tentukan.

Pintu masuk ke desa Sikasur kecamatan belik hanya satu pintu, dengan tujuan semua warga serta pendatang dari luar akan terdeteksi awal dari terpaparnya virus Corona.

Semua pendatang baik yang menggunakan sepeda motor ataupun mobil wajib berhenti di pintu masuk utama desa Sikasur dan dilakukan sterilisasi berupa penyemprotan motor maupun mobil, begitu juga dengan penumpangnya.

Bahkan pemberlakuan libur panjang juga telah diumumkan oleh BNPB Nasional Letjend Doni Morado yang sepakat dengan pemerintah libur nasional hingga 29 Mei 2020 hingga habis lebaran nanti.

Dampaknya tentu luar biasa bagi warga dan masyarakat juga bagi negara, yang tentunya akan memikirkan langkah langkah penanggulangan sebagai antisipasi kedepannya.

Antisipasi penyebaran virus Corona, pemuda Pancasila terus lakukan penyemprotan disinfektan.

Setelah dilakukan strilisasi para penumpang di wajibkan melakukan sreening di balaidesa Sikasur dengan tujuan mendeteksi awal dari penularan virus Corona.

Sebagai salah satu tokoh Pemuda Pancasila Tri Pujiono, SE menyampaikan bahwa ini saatnya kita bersatu padu, bahu membahu saling menguatkan satu sama lainnya agar kita terhindar dari bencana ini," tandasnya.

Semoga langkah ini mendapat suport dari seluruh lapisan warga desa Sikasur, dan dengan cara ini penyebaran virus Covid-19 dapat di putus mata rantainya," ungkapnya. (Tri.P)
Share:

Kembali Gelar Konferensi PERS, Bupati Haryanto Tegaskan Jumlah PDP Hanya Tinggal Satu Orang

Targethukumonline. Pati - Bertempat di Pendopo kabupaten Pati, Bupati Pati Haryanto, jumat pagi, kembali memberi keterangan resmi terkait perkembangan penyebaran covid-19 di kabupaten Pati, Jum'at tgl (27/03/20).

Bupati Pati ajak masyarakat untuk selalu berdoa dan tetap semangat saluns menguatkan.

Hadir pula dalam kegiatan ini, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), Ketua Gugus Tugas Covid-19 Suharyono, Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Pati.

"Kami perlu menyampaikan ini agar masyarakat tidak menerima informasi yang berbeda-beda," jelas Bupati.

Wawancara dengan kalangan pers ini, diakui Bupati, juga sekaligus untuk menindaklanjuti penjelasan dari Sekda selaku Ketua Gugus Penanganan Corona.

"Bahwa jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) berjumlah lima orang. Satu orang yang ada di Karyadi sudah dipulangkan karena setelah diadakan pengecekan hasil lab-nya negatif.

Kemudian ada pula satu PDP yang dirujuk dari rumah sakit Fastabiq ke Rumah Sakit Wongsonegoro, yang akhirnya meninggal dunia, yang meninggal ini hasil lab pertamanya negatif.

Dan saat ini kita masih menunggu satu sampai dua hari untuk hasil lab yang kedua," terang Haryanto.

Sedangkan 3 ODP masih di rawat di rumah sakit Soewondo, dua di antaranya sudah keluar hasil labnya dan dinyatakan negatif sehingga PDP nya sekarang tinggal ada satu pasien.

Sementara itu, data per 27 Maret pukul 09.00 WIB, untuk ODP lama ada 238 orang. 

Adapun yang sudah melewati masa inkubasi sebanyak 138 orang, sehingga yang masih masuk masa pantau ada 100 orang. "Dan saat ini tambah lagi 171 ODP baru", imbuhnya.

Bupati juga memerintahkan para camat, kepala desa, dan bidan desa, untuk menyisir desa-desa guna mendata warganya yang baru pulang dari luar daerah / luar negeri untuk segera dilaporkan.

"Jumlahnya kemungkinan akan selalu berkembang mengingat kepulangannya yang tidak bersamaan, berbeda dengan pada saat hari raya Idul Fitri", lanjutnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan tetap berupaya melakukan langkah pencegahan.

"Sementara ini kita masih belum ada yang positif terinfeksi virus covid 19, semoga saja hasil lab kedua dari PDP yang meninggal kemarin tetap negatif.

Meskipun mempunyai riwayat penyakit paru yang sudah lama namun karena saat ini berhubungan dengan  mewabahnya virus corona kita harus tetap menunggu hasil lab", jelasnya.

Ia pun lantas menyampaikan prediksi dari Kepala Dinas Kesehatan dan Asisten Sekda Bidang Ekonomi dan Pembangunan dimana jika hasil tes pertama negatif maka biasanya untuk hasil selanjutnya cenderung negatif.

Kepada masyarakat, bupati menghimbau agar tidak usah  terlalu panik.

"Tetap bekerja seperti biasa tetapi tetap waspada", harapnya.

Menurut Haryanto, Tim dari kepolisian, Satpol PP kemudian juga dari kecamatan sudah sering menyampaikan hal itu, hanya saja ada saja masyarakat yang menganggap itu sepele.

"Kita harus betul betul memperhatikan social distancing, kalau nggak punya kepentingan yang sangat mendesak di rumah saja.

Karena  kita ini masing masing punya kekebalan tubuh yang berbeda beda," tegas Bupati.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin) juga mengajak masyarakat untuk bersama - sama memerangi virus ini.

"Jadi jangan sampai ada yang justru saling menyalahkan dan mengkritik, kita harus melakukan apa yang bisa kita lakukan dengan sebaik - baiknya.

Sebab bangsa Indonesia saat ini sedang diuji jadi kita mengikuti pemerintah pusat bahwa yang paling penting kita tidak boleh saling menyalahkan. Ayo kita bersama tanggulangi wabah ini," tegas Safin.

Wabup meyakini dengan kebersamaan dan persatuan, wabah ini cepat berlalu.

"Apalagi di masing masing desa sudah ada posko pengaduan. 

Kalau ada masyarakat yang merantau didata, lalu dianjurkan untuk 14 hari mengurung diri di rumah supaya tidak terjangkit, nanti dari puskesmas bisa memeriksa.

Karena itulah, kepala desa harus proaktif mendata melaporkan ke Dinas Kesehatan atau Puskesmas terdekat untuk di cek", ujar Safin.

Karangtaruna, lanjutnya, tanpa ada biaya, bekerjasama dengan masing masing desa untuk menyemprot tempat ibadah.

"Dan itu menurut saya sangat luar bisa membantu pemerintah dan saya sangat berterima kasih mereka yang bisa berbuat yang terbaik untuk mengatasi wabah ini', pungkasnya. (ROI)
Share:

Masuki Area Sekretariat Daerah, Karyawan dan Tamu Wajib Dicek Suhu Badan

Targethukumonline. Pati - Upaya pencegahan menyebarnya virus corona (covid-19) terus dilakukan Pemerintah kabupaten Pati, (27/03/20).

Cek suhu pada karyawan dan tamu yang memasuki halaman Setda.

Mulai jumat pagi diterapkan pengecekan suhu badan kepada seluruh karyawan dah tamu yang memasuki halaman Sekretariat Daerah kabupaten Pati.

Sekretaris Daerah Suharyono yang juga merupakan Ketua Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Pati, mengungkapkan petugas pengecekan suhu berasal dari Dinas Kesehatan Pati.

Selain itu, petugas dari Satpol PP juga ikut menertibkan antrian pengecekan suhu, agar tidak mengganggu lalu lintas di depan Setda.

Suharyono mengatakan bahwa pengecekan suhu tubuh merupakan salah satu langkah Pemkab, dalam penanganan covid-19.

"Pagi ini kami berlakukan pengecekan suhu baik karyawan maupun seluruh tamu yang memasuki Setda.

Misalkan ada karyawan atau tamu yang suhu tubuhnya melebihi 37,5 maka kami perbolehkan untuk pulang," jelasnya.

Sekda juga menjelaskan, tidak ada perlakuan khusus bagi karyawan ataupun tamu.

Ia menegaskan semua orang yang masuk ke area Sekretariat Daerah harus melakukan pengecekan suhu badan.

"InsyaAllah penyebaran virus corona di kabupaten Pati akan terhambat," ujarnya optimis. (ROI)
Share:

Kamis, 26 Maret 2020

Cegah Covid-19, Koramil Bandongan Bantu Warga Sterilkan Lingkungan

Targethukumonline. Magelang - Seluruh anggota Koramil 03 Bandongan bersama - sama warga terus melakukan pencegahan Virus Corona (Covid -19) di setiap wilayah binaan dengan cara penyemprotan disinfektan di tempat - tempat sarana umum dan rumah warga, Jum'at tgl (27/03/20).

Antisipasi penyebaran Covid-19 anggota Koramil Bandongan lakukan penyemprotan disinfektan.

Seperti yang dilakukan oleh Bintara Urusan Dalam (Batuud) Koramil 03 Bandongan Serma Didik Dirgaantoro, dirinya bersama - sama warga wilayah desa Sidorejo melaksanakan penyemprotan disinfektan dengan menggunakan alat penyemprot lingkungan untuk mengantisipasi Covid -19.

"Penyemprotan Disinfektan ini sebagai langkah antisipasi guna memastikan penyebaran Virus Corona tidak masuk di Daerah kami," terang Didik.

Selain melakukan penyemprotan, Didik juga memberi himbauan kepada masyarakat agar tidak panik namun tetap waspada sesuai anjuran pemerintah untuk tidak keluar rumah, menjaga kesehatan, rajin berolahraga serta mengkonsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk meningkatkan meningkatkan imunitas tubuh.

H.Sukosim (62) salah satu tokoh Agama Dusun Jelapan Desa Sidorejo Kecamatan Bandongan, menyambut baik kegiatan tersebut, dirinya berharap anggota Koramil 03 Bandongan terus bergerak serta memberikan sosialisasi maupun himbauan kepada warga masyarakat agar mengikuti anjuran pemerintah untuk tidak keluar rumah dan selalu waspada dengan virus Corona (Covid -19).

"Himbauan itu sangat perlu dan penting mengingat situasi saat ini benar benar rawan," tutur H. Sukosim.

Di tempat terpisah, Danramil Bandongan Kapten Inf Winarya mengatakan bahwa Koramil memberikan perhatian kusus terhadap penyebaran Covid-19.

"Sesuai petunjuk Komando, kami memerintahkan kepada seluruh anggota untuk terus berupaya membantu masyarakat, bersinergi dengan petugas kesehatan untuk melakukan kegiatan pencegahan Covid -19," terang Winarya. (B.fajar)
Share:

Cegah Corona, Anggota Korem 081/DSJ Tingkatkan Imunitas Tubuh Dengan Berjemur

Targethukumonline. Madiun - Saat ini, berbagai upaya tengah dilakukan masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh yang semakin baik, agar nantinya dapat mencegah berbagai virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh, seperti virus corona yang sedang mewabah saat ini.

Cegah penyebaran Covid-19 anggota Korem Dhirotsaha Jaya.

Hal itu, seperti yang dilakukan oleh anggota Korem 081/DSJ, begitu waktu sudah memasuki pukul 10.00 WIB, mereka dengan sadar keluar dari ruang kerjanya masing masing untuk berjemur di halaman Makorem, jalan pahlawan No. 50 kota Madiun, Jumat tgl (27/03/20).

Dikonfirmasi kepada Kapenrem 081/DSJ Mayor Arm T.M. Hartoyo, S.Pd., berjemur semacam itu merupakan hal rutin yang dilakukan oleh anggota Korem 081/DSJ di saat virus corona menjadi pandemi global seperti sekarang ini.
Dari segi medis, menurut Kapenrem, berjemur semacam itu sangat dianjurkan selama 15 - 20 menit setiap harinya.

Ia menjelaskan, jika hal itu dilakukan untuk mendapatkan ultraviolet B yang sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk meningkatkan daya tahan tubuh yang semakin baik.

Namun Kapenrem mengungkapkan, berjemur pada waktu seperti itu sebaiknya jangan sampai melebihi dari 20 menit, agar terhindar dari ultraviolet A yang dipancarkan oleh sinar matahari, yang nantinya dapat menyebabkan kanker kulit.

Kapenrem berharap, dengan kebiasaan berjemur yang dilakukan itu, akan mampu mencegah anggotanya terhindar dari virus corona dan memutus rantai penyebarannya. (Abrori)
Share:

Blog Archive