Kamis, 02 April 2020

Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jepara, Tentang Penyemprotan Disinfektan Bahaya Atau Tidak

Targethukumonline. Jepara - Fenomena penyemprotan disinfektan yang akhir akhir ini menjadi kegiatan massal masyarakat untuk menekan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan masing masing warga Jepara, Kamis tgl (02/04/20).

Kadis Kesehatan Jepara Mudrikatun, SSIT. SKM. MMKes. MH.

Akan menjadi salah kaprah ketika disinfectan disemprot secara sembarangan karena disinfectan dibuat dari bahan yang seharusnya tidak di semprotkan secara langsung kepada manusia.

Saat dimintai penjelasan tentang bahaya disinfectan Kepala Dinas Kesehatan kab. Jepara Mudrikatun SSIT, SKM MMkes, MH, menyampaikan bahwa,  "kurangnya pemahaman terhadap disinfectan menjadi berbahaya bagi warga sendiri, karena disinfectan tidak digunakan secara langsung terhadap mahluk hidup hal ini dikhawatirkan nantinya akan menimbulkan iritasi bahkan alergi terhadap kulit, bisa jadi mengganggu pernafasan dan apabila ada anggota tubuh yang kebetulan luka akan menjadi sangat berbahaya.

Jadi saran kami untuk lebih baik nya sering cuci tangan dengan air mengalir dan sabun itu sudah cukup karena disinfectan hanya bertahan pada hitungan jam saja lebih di utamakan berpola hidup bersih", ujar beliau.

Saat di singgung oleh awak media target hukum tentang mengenai masker yang saat ini sulit di dapatkan dan di produksi oleh perajin rumahan dan tentang standar masker yang sesuai dengan ketentuan.

Beliau juga menjelaskan mengingat saat ini masker di pasaran sangat sulit sekali di dapatkan kalaupun ada harganya pun tinggi "Kami menghimbau kepada para warga masyarakat untuk menggunakan masker yang sesuai standar kesehatan yaitu masker yang di produksi di pabrik karena telah melewati proses sterilisasi, jadi tidak sembarangan juga untuk memilih menggunakan masker.

Saat ini juga sudah ada pabrik mitra Pemkab yang berada di Mayong Jepara yang memproduksi masker yang sudah standar dari Kementerian Kesehatan," imbuh beliau.

Ditambahkan juga oleh Humas Dinkes Muslimin SKM. MMkes, bahwa masker yang saat ini beredar juga wajib diawasi karena kualitasnya yang belum memenuhi standar diakibatkan hanya akan membahayakan para warga masyarakat Jepara.

Jadi untuk penggunaan masker yang sesuai adalah sekali pakai dan apabila telah selesai lebih baiknya di gunting atau di rusak di khawatirkan nanti akan di salah gunakan oleh pihak yang mengambil keuntungan dari musibah virus Covid-19 ini".

Beliau juga sangat menghimbau kepada seluruh warga masyarakat jepara yang baru saja mudik/pulang kampung dari kota besar atau perantauan. untuk dapat mengisolasi diri sendiri di rumah selama 14 hari.

Juga dengan tinggal di kamar sendiri, alat makan dan minum, alat tidur, alat mandi pun di pisahkan dari anggota keluarga yang lain, jaga jarak (Social Distancing/Phisycal Distancing) terhadap anggota keluarga dan handai taulan untuk sementara waktu, utamakan hidup sehat dan bersih yaitu berjemur di pagi hari tetap berolah raga, makan yang bergizi (4 sehat 5 sempurna) dan hindari stres yang berlebihan.

Dan apabila merasakan gejala sakit segera menghubungi tenaga kesehatan tingkat desa, puskesmas atau satgas covid-19 kab. Jepara melalui WA atau telepon", pungkas Ibu kepala Dinas Kesehatan kab. Jepara. (J-Team)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

Blog Archive